Tag: Supriyanto

  • 98 Resolution Network salurkan 1.000 paket sembako ke warga Jakarta

    98 Resolution Network salurkan 1.000 paket sembako ke warga Jakarta

    Jakarta (ANTARA) – Komunitas aktivis 1998 dan alumni Kelompok Cipayung, 98 Resolution Network menyalurkan 1.000 paket sembako kepada sejumlah warga Jakarta sebagai wujud kepedulian menghadapi tantangan ekonomi.

    Juru Bicara 98 Resolution Network Sulaiman Haikal mengatakan aksi penyaluran sembako itu dilakukan sebagai tahap kedua untuk membantu masyarakat Jakarta yang membutuhkan di tengah gejolak ekonomi yang terjadi.

    “Kita tadinya ada situasi warga jaga warga, sekarang menjadi warga peduli warga. Jadi, seluruh warga tidak akan ditinggal sendirian dalam menghadapi tantangan-tantangan ekonomi ke depan,” kata Haikal dalam keterangan di Jakarta, Minggu.

    Aksi yang dilakukan pada Sabtu (20/9), bertajuk #WargaPeduliWarga itu menyasar warga Kelurahan Kwitang, Jakarta Pusat, dan komunitas driver ojol di daerah Rawamangun, Jakarta Timur.

    Haikal menjelaskan pemberian bantuan itu difasilitasi BUMN PT Adhi Karya dengan total 1.000 paket sembako, yang mana 500 paket disalurkan ke warga Kwitang dan 500 paket untuk mitra ojol. Adapun sembako yang diberikan terdiri atas beras 5 kg, minyak goreng, gula dan komoditas pangan lainnya.

    Ia menegaskan aksi itu akan terus berjalan selama dibutuhkan, sejalan dengan dorongan Presiden Prabowo yang telah menginstruksikan percepatan penyaluran jaring pengaman sosial melalui Kementerian Sosial.

    Menurutnya, kegiatan ini menjadi pesan terang bagi masyarakat bahwa mereka tidak akan dibiarkan sendiri menghadapi tantangan ekonomi, karena pemerintah hadir bersama program social safety net yang meringankan beban rakyat.

    Haikal juga menilai banyak warga yang peduli dan bermurah hati tanpa memandang latar belakang kelompok, suku, maupun agama, sehingga solidaritas gotong royong terus hidup untuk membantu rakyat yang membutuhkan.

    “Kegiatan ini juga memberi pesan terang kepada seluruh rakyat bahwa mereka tidak akan dibiarkan sendiri dalam menghadapi tantangan ekonomi,” tegas Haikal mantan Ketua Umum Pijar Indonesia.

    Sementara itu, Koordinator Panitia #WargaPeduliWarga Eli Salomo Sinaga menambahkan program itu menyasar seluruh wilayah Indonesia meskipun kini baru bisa dilaksanakan di Jakarta.

    “Karena kita menghadapi situasi ekonomi yang tidak mudah, artinya ini perlu kehadiran negara dan bukan cuma negara, semua pihak. Baik BUMN, swasta, maupun kelompok-kelompok sosial yang lain,” kata Eli.

    Eli menegaskan prinsip gotong royong akan terus diperluas, dimulai dari Jakarta sebagai tahap awal sebelum menjangkau berbagai wilayah lain sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan.

    Ia memastikan pihaknya siap memfasilitasi proses perluasan mitra gotong royong ke berbagai daerah, agar solidaritas sosial semakin meluas dan mampu menjangkau lebih banyak warga membutuhkan.

    “Kita mulai dulu dari Jakarta, nanti akan meluas di wilayah-wilayah lain karena kita prinsipnya gotong royong,” jelas Eli.

    Pada kesempatan itu hadir perwakilan PT Adhi Karya dan sejumlah pemrakarsa 98 Resolution Network, seperti Haris Rusly Moti, Wahab Talaohu, Supriyanto, Gigih Guntoro, Joehanes Marbun, Urai Zulhendri dan lainnya.

    Pewarta: Muhammad Harianto
    Editor: Kelik Dewanto
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Kriminal kemarin, dukun pengganda uang lalu Tempo digugat 

    Kriminal kemarin, dukun pengganda uang lalu Tempo digugat 

    Jakarta (ANTARA) – Sejumlah berita kriminalitas pada Senin (15/9) antara lain kasus penipu mengaku dukun pengganda uang, pelaku perusak fasilitas umum saat demo akhir Agustus 2025 diringkus, dan Tempo digugat Mentan karena pemberitaan beras.

    Berikut rangkumannya:

    1. Penipu mengaku dukun pengganda uang di Jaksel aslinya tukang pijat

    Jakarta (ANTARA) – Kepolisian mengungkap pria berinisial H alias Romo (45) yang melakukan penipuan berkedok dukun pengganda uang di Jakarta Selatan (Jaksel) ternyata seorang tukang pijat.

    “Untuk dasarnya sendiri dari tersangka Romo ini, dari hasil pemeriksaan, yang bersangkutan merupakan tukang pijat untuk pekerjaan sehari-harinya,” kata Kanit Resmob Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKP Bima Sakti kepada wartawan di Jakarta, Senin.

    Baca selengkapnya di sini

    2. Polres Metro Jakpus tangkap pengedar ganja seberat 53 kilogram

    Jakarta (ANTARA) – Polres Metro Jakarta Pusat menangkap dua orang pengedar narkotika jenis ganja dengan barang bukti seberat 53,75 kilogram.

    “Penangkapan dilakukan pada Rabu (10/9) sekitar pukul 16.45 WIB,” kata Kasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Wisnu S. Kuncoro di Jakarta, Senin.

    Baca selengkapnya di sini

    3. 16 tersangka perusakan fasilitas umum diringkus kepolisian

    Jakarta (ANTARA) – Polda Metro Jaya meringkus 16 orang tersangka perusakan fasilitas umum saat berlangsungnya unjuk rasa pada 28-31 Agustus 2025.

    Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri menyebutkan ke-16 tersangka itu ditangkap di empat lokasi berbeda.

    Baca selengkapnya di sini

    4. Mentan gugat Tempo Rp200 miliar terkait pemberitaan beras busuk

    Jakarta (ANTARA) – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menggugat PT. Tempo Inti Media, Tbk sebesar Rp200 miliar terkait pemberitaan dengan sampul berjudul “Poles-poles Beras Busuk” yang diunggah melalui media sosial pada Jumat (16/5).

    “Oleh karena itu, wajar bila penggugat mengajukan tuntutan secara immateril sebesar Rp200 miliar,” kata kuasa hukum Mentan Chandra Muliawan dalam sidang pembacaan gugatan perdata di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin.

    Baca selengkapnya di sini

    5. Polisi ungkap motif penganiayaan mahasiswi hingga tewas di Jaktim

    Jakarta (ANTARA) – Polisi mengungkap motif penganiayaan seorang mahasiswi berinisial IM (23) oleh kekasihnya sendiri hingga tewas di indekos Jalan H Yusin, Gang Muchtar, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur (Jaktim).

    “Pelaku datang ke indekos pada Kamis (11/9) sekitar pukul 23.45 WIB, dan terjadilah cekcok antara korban dan pelaku. Pelaku merasa cemburu terhadap korban yang jalan dengan laki-laki lain,” kata Kapolsek Ciracas Kompol Rohmad Supriyanto saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

    Baca selengkapnya di sini

    Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
    Editor: Evi Ratnawati
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Polisi ungkap kondisi mayat korban yang dianiaya kekasihnya di Jaktim

    Polisi ungkap kondisi mayat korban yang dianiaya kekasihnya di Jaktim

    Jakarta (ANTARA) – Polisi mengungkap kondisi mayat seorang mahasiswi berinisial IM (23) yang menjadi korban penganiayaan oleh kekasihnya sendiri di indekos Jalan H. Yusin, Gang Muchtar, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur (Jaktim).

    “Hasil pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP), di tubuh korban ditemukan tanda-tanda kekerasan,” kata Kapolsek Ciracas Kompol Rohmad Supriyanto saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

    Dia menyebutkan pihak kepolisian juga menemukan satu unit telepon genggam (handphone) yang diduga milik korban.

    Sementara dari hasil pemeriksaan luar, sambung dia, tubuh korban mengalami sejumlah luka mencurigakan.

    “Ada luka bagian leher, luka lebam bekas cekikan, bagian mata sebelah kiri, bagian mulut korban mengeluarkan darah dan dagu luka lebam dan tangan sebelah kiri luka lebam,” jelas Rohmad.

    Jenazah korban dibawa ke RS Polri Kramat Jati dan dilakukan Visum et Repertum (VeR) untuk mengetahui penyebab kematiannya.

    Lebih lanjut, polisi juga mengungkap kronologi kejadian itu diawali dengan kedatangan pelaku di indekos korban pada Kamis (11/9) sekitar pukul 23.45 WIB. Kemudian, terjadi cekcok antara korban dan pelaku. Pelaku merasa cemburu terhadap korban yang jalan dengan laki-laki lain.

    Lalu, korban merasa takut dan berteriak memanggil teman korban yang bernama Yasmin. Karena korban berteriak, pelaku FF (16) merasa panik dan langsung mencekik korban sampai lemas.

    Akhirnya, teman korban yang bernama Yasmin itu menyuruh korban untuk keluar, dan saat pelaku keluar, teman korban langsung menutup pintu dari luar.

    Keesokan harinya pada Jumat (12/9), sekitar pukul 11.00 WIB, pelaku datang lagi ke indekos korban untuk memastikan keadaan korban.

    Saat pelaku melihat korban sudah tidak bergerak, pelaku kemudian memindahkan posisi kepala korban dan menutupinya dengan selimut sehingga seolah-olah nampak sedang tertidur.

    Polisi kemudian menangkap remaja pria berinisial FF (16) tersebut pada Sabtu (13/9), sekitar pukul 00.15 WIB, saat ia sedang berada di rumah tinggalnya di kawasan Makasar, Jakarta Timur.

    Korban bernama IM (23) merupakan mahasiswi asal Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Sementara itu, terduga pelaku FF (16) dibawa ke Polres Metro Jakarta Timur dan masuk dalam kategori kasus anak berhadapan dengan hukum (ABH).

    Perkara tersebut selanjutnya ditangani oleh Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA). Pelaku juga didampingi orang tua saat dibawa ke Polres Metro Jakarta Timur untuk pengusutan lebih lanjut.

    Sebelumnya, temuan mayat IM (23) di indekos lantai dua, Jalan H Yusin, Ciracas, itu viral di media sosial @info.jakartatimur.

    Dalam unggahan tersebut, terlihat petugas Polres Metro Jakarta Timur bersama warga sekitar membawa kantong jenazah berwarna oranye.

    Sampai dengan saat ini, polisi masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap FF, sedangkan mayat korban dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk diperiksa secara medis sehingga diketahui penyebab kematiannya.

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Polisi ungkap motif penganiayaan mahasiswi hingga tewas di Jaktim

    Polisi ungkap motif penganiayaan mahasiswi hingga tewas di Jaktim

    Jakarta (ANTARA) – Polisi mengungkap motif penganiayaan seorang mahasiswi berinisial IM (23) oleh kekasihnya sendiri hingga tewas di indekos Jalan H Yusin, Gang Muchtar, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur (Jaktim).

    “Pelaku datang ke indekos pada Kamis (11/9) sekitar pukul 23.45 WIB, dan terjadilah cekcok antara korban dan pelaku. Pelaku merasa cemburu terhadap korban yang jalan dengan laki-laki lain,” kata Kapolsek Ciracas Kompol Rohmad Supriyanto saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

    Kemudian, korban merasa takut dan berteriak memanggil teman korban yang bernama Yasmin. Karena korban berteriak, pelaku FF (16) merasa panik dan langsung mencekik korban sampai lemas.

    “Akhirnya, teman korban yang bernama Yasmin menyuruh korban untuk keluar, dan saat pelaku keluar, teman korban langsung menutup pintu dari luar,” ujar Rohmad.

    Keesokan harinya pada Jumat (12/9), sekitar pukul 11.00 WIB, pelaku datang lagi ke indekos korban untuk memastikan keadaan korban.

    Saat pelaku melihat korban sudah tidak bergerak, pelaku kemudian memindahkan posisi kepala korban dan menutupinya dengan selimut sehingga nampak seolah-olah sedang tertidur

    “Posisi kepala korban IM dipindahkan, terus ditutup dengan selimut jadi seolah-olah IM sedang tertidur. Kemudian, pelaku kembali ke rumah dan menutup sedikit pintu indekos korban,” ucap Rohmad.

    Polisi kemudian menangkap remaja pria berinisial FF (16) tersebut pada Sabtu (13/9), sekitar pukul 00.15 WIB, ketika ia sedang berada di rumah tinggalnya di kawasan Makasar, Jakarta Timur.

    “Saat diinterogasi petugas, pelaku mengakui perbuatannya yang telah menganiaya korban hingga meninggal dunia. Pelaku kemudian dibawa ke Polsek Ciracas,” terang Rohmad.

    Korban bernama IM (23) merupakan mahasiswi asal Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Sementara itu, terduga pelaku FF (16) dibawa ke Polres Metro Jakarta Timur dan masuk dalam kategori kasus anak berhadapan dengan hukum (ABH).

    Perkara tersebut selanjutnya ditangani oleh Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA). Pelaku juga didampingi orang tua saat dibawa ke Polres Metro Jakarta Timur untuk pengusutan lebih lanjut.

    Sebelumnya, temuan mayat IM (23) di indekos lantai dua, Jalan H Yusin, Ciracas, itu viral di media sosial @info.jakartatimur.

    Dalam unggahan tersebut, terlihat petugas Polres Metro Jakarta Timur bersama warga sekitar membawa kantong jenazah berwarna oranye.

    Sampai dengan saat ini, polisi masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap FF, sedangkan mayat korban dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk diperiksa secara medis agar diketahui penyebab kematiannya.

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Masih Berjalan, Pemenang Diumumkan Oktober

    Masih Berjalan, Pemenang Diumumkan Oktober

    Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyebutu proses lelang frekuensi 1,4 GHz masih berjalan dengan target selesai pada Oktober 2025. 

    Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Komdigi, Wayan Toni Supriyanto, memastikan proses lelang masih terus berjalan.

    “Masih berjalan, tetap berjalan,” kata Wayan usai rapat bersama Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (15/9/2025).

    Dia menegaskan, pengumuman pemenang lelang tetap sesuai jadwal, yakni pada Oktober mendatang. 

    Saat ini, tahapan lelang menunggu pemasukan dokumen dari peserta, setelah sebelumnya dokumen seleksi dapat diunduh secara daring.

    “Iya, sesuai jadwal [pemenang akan diumumkan Oktober]. Sekarang menunggu pemasukan dokumen,” katanya.

    Komdigi sebelumnya resmi membuka seleksi pengguna pita frekuensi 1,4 GHz melalui Pengumuman Nomor: 1/SP/TIMSEL1,4/KOMDIGI/2025 pada 28 Juli 2025. Frekuensi yang dilelang berada pada rentang 1.432–1.512 MHz untuk layanan Time Division Duplexing (TDD) di sejumlah wilayah Indonesia.

    Pada 14 Agustus 2025, Komdigi melalui Tim Seleksi mengumumkan tujuh perusahaan yang mengambil akun e-auction sebagai syarat kepesertaan, yaitu:

    1. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk.

        2. PT XLSMART Telecom Sejahtera

        3. PT Indosat Tbk.

        4. PT Telemedia Komunikasi Pratama

        5. PT Netciti Persada

        6. PT Telekomunikasi Selular

        7. PT Eka Mas Republik

    Pengambilan akun e-auction dilakukan pada 11–13 Agustus 2025 di Sekretariat Tim Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 1,4 GHz, Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat. Sementara itu, dokumen seleksi dapat diunduh secara daring pada 11–20 Agustus 2025.

    Komdigi menegaskan, seleksi ini bertujuan menentukan pengguna pita frekuensi radio 1,4 GHz di seluruh regional, sesuai Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 13 Tahun 2025 tentang Penggunaan Spektrum Frekuensi Radio pada pita 1,4 GHz. Seleksi ini juga ditujukan untuk mengoptimalkan pemanfaatan spektrum bagi layanan akses nirkabel pita lebar.

    Melalui lelang tersebut, pemerintah berharap dapat memperluas jangkauan akses internet berbasis jaringan pita lebar tetap (fixed broadband), menghadirkan layanan dengan harga terjangkau sesuai rata-rata konsumsi rumah tangga telekomunikasi di wilayah perdesaan, meningkatkan kecepatan unduh, serta mempercepat penggelaran jaringan serat optik.

  • Potret Peluncuran Satelit Nusantara Lima dengan Roket Falcon 9 SpaceX – Page 3

    Potret Peluncuran Satelit Nusantara Lima dengan Roket Falcon 9 SpaceX – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN), perusahaan satelit swasta pertama di Indonesia, sukses meluncurkan Satelit Nusantara Lima (SNL) ke orbit melalui roket Falcon 9 milik SpaceX di Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat, Kamis (11/9) waktu setempat. Keberhasilan ini diraih setelah tiga kali penundaan akibat cuaca buruk.

    SNL memiliki kapasitas 160 Gigabit per Second (Gbps), menjadikannya satelit terbesar di Asia untuk layanan broadband. Dengan teknologi Very High Throughput Satellite (VHTS), satelit berbobot 7,8 ton ini mampu menyediakan internet berkecepatan tinggi di seluruh Indonesia, bahkan hingga Filipina dan Malaysia.

    Direktur Utama PSN, Adi Rahman Adiwoso, menegaskan peluncuran ini menjadi tonggak penting bagi kedaulatan antariksa nasional.

    “Kesuksesan ini menunjukkan Indonesia mampu membangun infrastruktur layanan internet modern. Dengan semangat kemerdekaan ke-80 tahun, kami berharap SNL membawa dampak signifikan bagi masyarakat dan mendukung kedaulatan antariksa Indonesia,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (13/9/2025).

    Peluncuran SNL juga disaksikan Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Digital, Wayan Toni Supriyanto, bersama para mitra strategis. Adi menambahkan, penundaan peluncuran adalah hal wajar dalam misi antariksa.

    “PSN mendukung penuh keputusan SpaceX untuk menjamin keamanan sistem dan keberhasilan misi,” katanya.

     

  • Bocah 6 Tahun Ditemukan Tewas di Waduk Pondok Ngawi

    Bocah 6 Tahun Ditemukan Tewas di Waduk Pondok Ngawi

    Ngawi (beritajatim.com) – Seorang bocah bernama FG (6), warga Dusun Gandong, Desa Gandong, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi, ditemukan meninggal dunia di Waduk Pondok, Kamis (11/9/2025) sore.

    Kasi Penyelamatan dan Evakuasi Damkar Ngawi, Rochmat Angga Permadi, membenarkan adanya laporan temuan jenazah tersebut. Awalnya, korban diketahui meninggalkan rumah sekitar pukul 12.00 WIB tanpa pamit kepada neneknya, Yatmi (55). Pihak keluarga sempat melakukan pencarian bersama warga.

    Sekitar pukul 15.30 WIB, saksi Supriyanto (50), warga setempat, menemukan sepasang sandal yang diduga milik korban di tepi waduk. Saat diperiksa, korban terlihat mengapung tak jauh dari lokasi tersebut. Penemuan itu kemudian dilaporkan kepada perangkat desa Heri Priyo (45) yang selanjutnya meneruskan laporan ke Polsek Bringin.

    Petugas gabungan dari Polsek Bringin, Satreskrim Polres Ngawi, tim identifikasi, tim medis Puskesmas Bringin, perangkat desa, serta tim SAR Kabupaten Ngawi dan Senkom Mitra Polri diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi serta olah TKP.

    Dari hasil pemeriksaan medis oleh dr. Titin Khasanah dari Puskesmas Bringin, tidak ditemukan luka pada tangan maupun kaki korban.

    Barang bukti berupa sandal hitam, celana pendek biru, dan kaos biru milik korban turut diamankan. Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan dan berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Ngawi untuk memastikan penyebab pasti kematian bocah malang tersebut. [fiq/aje]

     

  • Nusantara Lima Bersiap Meluncur, Komdigi Ungkap Kebutuhan Satelit bagi Indonesia

    Nusantara Lima Bersiap Meluncur, Komdigi Ungkap Kebutuhan Satelit bagi Indonesia

    Bisnis.com, FLORIDA – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyebut kebutuhan infrastruktur satelit untuk mendukung pengembangan teknologi dan jaringan komunikasi di Tanah Air masih sangat besar. 

    Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Wayan Toni Supriyanto mencontohkan kebutuhan data berbasis satelit untuk wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) mencapai 1,3 terabit per detik. Adapun kapasitas satelit berbendera Indonesia yang ada saat ini baru ada sekitar 360 Gbps. 

    Kapasitas ini baik dari satelit yang sudah meluncur maupun tambahan dari Nusantara Lima milik PT Pasific Satelit Nusantara (PSN) yang direncanakan diterbangkan pada Selasa, 9 September 2025 pukul 08.02 WIB atau setara dengan Senin (8/9) pukul 20.02 waktu Florida, Amerika Serikat.

    “Artinya ini kapasitas satelit Indonesia total baru 360 Gbps, masih banyak kebutuhan,” katanya di sela Welcome Dinner Peluncuran Nusantara Lima di Florida, Minggu (7/9/2025) waktu setempat.

    Wayan menekankan pemanfaatan infrastruktur satelit sangat dibutuhkan, terutama bagi Indonesia yang berbentuk kepulauan. “Dengan peluncuran Nusantara 5 kami berharap bermanfaat untuk bangsa dan negara,” kata Wayan.

    Satelit yang diluncurkan dengan roket Falcon 9 itu memiliki kapasitas hingga 160 gigabit per detik, menjadikannya satelit dengan kapasitas terbesar di Asia. “Dengan munculnya Nusantara 5 ini juga menjadi penyemangat Indonesia Digital 2045,” katanya.

    Lebih lanjut, ia menjelaskan sebagai regulator, Komdigi memastikan agar industri satelit nasional dapat bersaing secara adil dengan pemain global. “Komdigi itu adalah regulator. Harus menciptakan level playing field dan equal treatment yang sama. Semua penyelenggara komunikasi di Indonesia, kalau sudah sesuai aturan, harus diperlakukan sama,” tegasnya.

    Selain itu, Komdigi juga berperan sebagai administrator negara dalam pengelolaan orbit dan spektrum satelit, termasuk koordinasi dengan International Telecommunication Union (ITU) maupun negara lain. “Kami mengatur filing satelit dan melakukan koordinasi core sat, baik dengan negara asing maupun penyedia satelit GSO maupun non-GSO,” pungkasnya.

  • Kepala Dusun di Bangkalan Ditangkap Saat Keliling Jualan Sabu

    Kepala Dusun di Bangkalan Ditangkap Saat Keliling Jualan Sabu

    Bangkalan (beritajatim.com) – Seorang kepala dusun (Kadus) di Desa Buluk Agung, Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan, berinisial MA, ditangkap oleh Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bangkalan pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Penangkapan ini terjadi setelah MA terbukti berkeliling menawarkan sabu kepada calon pembeli di sekitar desa tersebut.

    Polisi yang telah melakukan penyelidikan intensif sebelumnya, langsung menghentikan kendaraan motor yang dikendarai MA dan melakukan pemeriksaan menyeluruh. “Dari hasil penggeledahan, aparat menemukan 11 poket sabu siap edar yang disimpan di dalam motor,” ujar Kasat Narkoba Polres Bangkalan, Iptu Kiswoyo Supriyanto, dalam keterangannya pada Jumat, 5 September 2025.

    Iptu Kiswoyo menambahkan bahwa dalam aksinya, MA menawarkan sabu dengan cara berkeliling dari satu tempat ke tempat lain, bahkan menyediakan paket hemat untuk calon pembeli. “Pelaku ini menawarkan sabu keliling. Paket yang dijual beragam, ada Rp100 ribu, Rp150 ribu hingga Rp200 ribu,” jelasnya.

    Saat ini, MA telah diamankan di sel tahanan Polres Bangkalan untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Barang bukti berupa sabu tersebut juga telah diamankan oleh pihak kepolisian.

    Berdasarkan perbuatannya, MA dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) dan Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman pidana penjara minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun, serta denda antara Rp800 juta hingga Rp10 miliar.

    Kasus ini masih terus dikembangkan. Polisi mendalami kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam peredaran narkotika tersebut, serta jalur pasokan barang haram yang selama ini digunakan oleh MA untuk menyebarkan sabu di wilayah tersebut. [sar/suf]

  • Relawan Prabowo Ajak Masyarakat Tenang, Dukung Aparat Ciptakan Keamanan

    Relawan Prabowo Ajak Masyarakat Tenang, Dukung Aparat Ciptakan Keamanan

    Jakarta

    Arus Bawah Prabowo (ABP), relawan Presiden Prabowo Subianto, mengajak masyarakat tidak gampang terprovokasi dan menjaga persaudaraan di tengah dinamika demonstrasi. Relawan juga mendukung aparat dalam menjaga stabilitas negara.

    “DPP Arus Bawah Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, dan menjaga rasa persaudaraan. Semangat persatuan nasional harus terus dipelihara di atas segala perbedaan pandangan politik,” kata Ketua Umum DPP ABP, Michael Umbas kepada wartawan, Senin (1/9/2025).

    Michael menegaskan seluruh langkah penegakan hukum harus dijalankan dengan proporsionalitas, profesionalitas, dan ukuran yang jelas. Michael menyebut prioritas utama aparat yakni menjaga ketertiban umum sekaligus mencegah timbulnya ketakutan di tengah masyarakat.

    “Menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto, DPP Arus Bawah Prabowo menyatakan dukungan penuh kepada aparat keamanan untuk bertindak tegas terhadap setiap aksi anarkis dan perusakan fasilitas umum yang merugikan rakyat. Kehadiran TNI-Polri adalah garda terdepan dalam menjamin rasa aman seluruh warga bangsa,” katanya.

    Dia meminta kader, anggota, dan simpatisan Arus Bawah Prabowo di seluruh daerah agar hadir di tengah masyarakat untuk membantu terciptana suasana aman, damai, dan kondusif, sekaligus menyerukan penolakan terhadap ajakan-ajakan yang berpotensi memecah belah.

    Sekretaris Jenderal Arus Bawah Prabowo, Ary Nugroho, mengatakan kepercayaan rakyat harus dijaga dengan integritas. Ary menyatakan setiap pejabat maupun aparat wajib mengedepankan etika dan kepentingan rakyat kecil.

    “DPP Arus Bawah Prabowo menegaskan kembali pentingnya gotong royong menjaga keluarga, lingkungan, dan Tanah Air. Jangan biarkan upaya adu domba, fitnah, dan kepentingan politik sesaat merusak persatuan serta stabilitas nasional yang telah kita bangun bersama,” ucap Ary.

    Ketua DPP ABP Supriyanto menambahkan, seluruh elemen bangsa terkhusus anak-anak muda harus ikut berperan aktif menjaga ketenangan dan kestabilan sosial. Dia mengingatkan anak-anak mudah bijak menyikapi isu dan tidak gampang dihasut.

    “Kita harus bijak menyikapi situasi. Jangan mudah termakan isu-isu provokatif yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Mari kita jaga suasana kebangsaan agar tetap kondusif dan harmonis. Tugas kita bersama adalah memastikan Indonesia terus bergerak maju dengan mengedepankan persatuan dan semangat gotong royong,” kata Supriyanto.

    (gbr/tor)