Tag: Suhartono

  • Pelindo Bidik Peningkatan Volume Lalu Lintas Barang Lewat Pelabuhan Terintegrasi

    Pelindo Bidik Peningkatan Volume Lalu Lintas Barang Lewat Pelabuhan Terintegrasi

    Bisnis.com, JAKARTA — PT Pelabuhan Indonesia (persero) Pelindo berupaya menaikkan volume lalu lintas arus barang dengan mendorong pembangunan pelabuhan terintegrasi di tengah kondisi ekonomi global dan Indonesia yang cenderung stagnan.

    Direktur Utama Pelindo, Arif Suhartono menuturkan untuk membangun ekosistem logistik nasional dibutuhkan perbaikan layanan dalam mengatasi arus barang di pelabuhan. Salah satunya, lanjut dia, melakukan pengembangan kawasan industri yang terintegrasi dengan pelabuhan.

    Saat ini, tuturnya, Pelindo mulai bergerak dari pelayanan pelabuhan (gateway) yang efisien menuju traffic stimulator yang tujuannya adalah menciptakan biaya logistik yang lebih efisien dan sekaligus mendorong penguatan ekonomi kawasan.

    “Dengan kondisi ekonomi global dan Indonesia yang cenderung stagnan, lalu lintas arus barang akan meningkat terbatas. Karena itu, Pelindo berkepentingan menaikkan volume lalu lintas arus barang dengan mendorong pelabuhan yang terintegrasi dengan kawasan industri [hinterland] agar pertumbuhan perusahaan bisa meningkat lebih tinggi,” ujarnya melalui keterangan resmi, Sabtu (2/11/2024).

    Group Head Sekretariat Perusahaan Pelindo, Ardhy Wahyu Basuki mengatakan bahwa kenaikan arus barang nonpetikemas pada Semester I/2024 didukung oleh tren positif kinerja operasional terutama di Pelabuhan Balikpapan, Gresik, Kotabaru, Tanjung Perak dan Belawan.

    Pelindo, lanjutnya, berupaya meningkatkan produktivitas dan kapasitas komersial dengan melakukan transformasi berfokus pada standardisasi dan sistemasi layanan di terminal bongkar muat, komersial di terminal, efisiensi pengelolaan terminal, dan memperkuat bisnis melalui interkoneksi terminal serta kolaborasi dengan pemilik kargo.

    Selain itu, Pelindo juga mencatat kenaikan dari sisi arus petikemas, kapal dan penumpang. Arus petikemas naik sebesar 5% atau sebesar 8,8 juta TEUs. Hal yang sama terjadi pada arus kapal dan penumpang yang sama-sama naik 9% di periode yang sama tahun lalu, arus kapal sebesar 674 juta GT dan arus penumpang sebanyak 9,9 juta orang.

    Dia berharap dengan pesatnya perkembangan industri di Indonesia, sektor logistik nasional diharapkan dapat mencapai tingkat efisiensi yang lebih tinggi pada tahun-tahun mendatang.

    Salah satu pendorong utama transformasi ini adalah pengembangan kawasan industri terintegrasi yang terletak di Gresik, Jawa timur, Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE).  Langkah PT Pelabuhan Indonesia Persero atau Pelindo ini memainkan peran penting dalam upaya pengintegrasian sektor logistik dan industri, yang diharapkan dapat meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia di pasar global.

    JIIPE, yang telah ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), merupakan kawasan yang terintegrasi antara pelabuhan laut dalam, kawasan industri, dan perumahan. Infrastruktur ini menyediakan solusi logistik yang efisien dan cepat, khususnya bagi industri yang berorientasi ekspor.

    Dia optimistis keberadaan JIIPE ini, memiliki peran dalam memperkuat rantai pasok nasional dengan menyediakan fasilitas pelabuhan yang mampu menangani kapal besar serta mempercepat arus barang baik domestik maupun internasional. Melalui JIIPE, Pelindo berharap dapat ikut ambil bagian secara aktif dalam memperbaiki sektor logistik nasional melalui peningkatan efisiensi operasional.

    Adapun pemerintah juga telah menargetkan penurunan biaya logistik dari 14,29% menjadi 8% dari Produk domestik bruto (PDB) pada periode 2024-2045, guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih efisien dan kompetitif.

  • Diduga Bermasalah, Kejari Kota Blitar Usut Sewa Tanah Pemkot

    Diduga Bermasalah, Kejari Kota Blitar Usut Sewa Tanah Pemkot

    Blitar (beritajatim.com) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Blitar mengusut sewa aset tanah milik Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar yang diduga bermasalah. Sejumlah pihak pun telah dipanggil untuk dimintai keterangan.

    Dari informasi yang dihimpun, beberapa pihak terkait memang sudah ada yang dipanggil Kejari Kota Blitar. Mulai dari pihak kelurahan, kecamatan, hingga dinas yang menangani sewa aset daerah

    “Iya benar, kita melakukan penyelidikan terkait itu (sewa aset tanah Pemkot Blitar). Sudah meminta keterangan beberapa orang, jumlahnya berapa masih belum tahu pasti. Karena proses sedang berjalan,” kata Kasi Intel Kejari Kota Blitar, Prabowo Saputro, Kamis (26/9/2024).

    Dalam tahap awal ini, Kejari Kota Blitar masih meminta keterangan mulai dari Pemkot hingga pihak swasta. Langkah ini dilakukan untuk mengetahui secara detail seperti apa proses sewa menyewa aset Pemkot Blitar itu.

    Ditanya indikasi pelanggaran yang ditemukan dalam kasus sewa aset tanah Pemkot Blitar ini, Prabowo mengaku belum bisa menyampaikan.

    “Belum bisa disampaikan, karena proses penyelidikan sedang berjalan. Masih awal kan, jadi belum bisa disampaikan,” pungkasnya.

    Seperti diberitakan sebelumnya, dari data dalam surat persetujuan sewa Barang Milik Daerah (BMD) No. 000.2.3.2/176.410.202.7/2024 tertanggal 19 Juni 2024 yang ditandatangani Walikota Blitar, Santoso disetujui permohonan sewa oleh pengusaha AW alias S.

    Dengan nilai sewa sebesar Rp68,3 juta selama lima tahun, peruntukannya kegiatan usaha perdagangan UMKM, home industri dan pergudangan non permanen.

    Selanjutnya ditindaklanjuti dengan perjanjian sewa tanah aset Pemkot Blitar, No. 970/77/410.403.2/2024 tertanggal 24 Juni 2024, tertulis Sekda Kota Blitar, Priyo Suhartono (sebagai pihak pertama) selaku pengelola Barang Daerah mewakili Pemkot Blitar dan pengusaha AW alias S (sebagai pihak kedua) atau penyewa.

    Sepakat melakukan perjanjian kerja sama, dengan beberapa poin diantaranya memberikan hak sewa atas tanah aset tersebut diatas selama 5 tahun sejak 24 Juni 2024 sampai 24 Juni 2029. Kemudian perjanjian dapat diperpanjang lagi sesuai kesepakatan, selain biaya sewa juga dibebani pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) atas aset tanah yang disewa.

    Belakangan diketahui jika aset tanah tersebut digunakan tidak sesuai peruntukannya dan belum memiliki izin Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Pendirian Bangunan Gedung (PBG).

    Hal ini terungkap dari hasil pengecekan di lokasi aset, berupa tanah milik Pemkot Blitar yang berlokasi Jalan Klampis, Kelurahan Tlumpu, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar. Tepat berada di sebelah barat Kantor Kelurahan Tlumpu yang baru, di mana informasinya akan digunakan menjadi tempat usaha kraser (penghancuran batu) dan gudang. [owi/beq]

  • 346 Warga Sooko Mojokerto Terima Beras Bantuan Cadangan Pangan

    346 Warga Sooko Mojokerto Terima Beras Bantuan Cadangan Pangan

    Mojokerto (beritajatim.com) – Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati bersama Perum Bulog kembali menyalurkan Cadangan Bantuan Pangan (CBP) untuk 346 warga yang masuk dalam program Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Kali ini, penyaluran CBP dilaksanakan di Balai Desa Wringinrejo, Kecamatan Sooko.

    Selain itu, para KPM yang tercatat dalam Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) tersebut akan menerima bantuan CBP berupa beras sebanyak 10 kilogram. Penyaluran bantuan CBP tersebut merupakan alokasi bantuan untuk bulan April sehingga untuk data penerima akan selalu di cek dan di update.

    Dalam sambutannya, Bupati perempuan pertama di Kabupaten Mojokerto ini mengungkapkan, jika bantuan dari pusat tersebut turun dan tidak cocok maka pemerintah desa yang memiliki kewenangan untuk mengubah data. Penyaluran CBP kali ini, telah sesuai data yang telah tervalidasi.

    “Sehingga dalam penyaluran bantuan pangan dapat dipertanggungjawabkan. Anda menerima beras itu rezeki dari Allah SWT sehingga Anda harus selalu bersyukur karena penyaluran bantuan cadangan pangan ini merupakan keberkahan yang telah diberikan oleh Allah SWT,” katanya.

    Turut hadir dalam penyaluran bantuan CPP tersebut Kepala Dinas Pangan dan Perikanan (Dispari) Kabupaten Mojokerto M Riduwan, jajaran Forkopimca Sooko, serta Kepala Desa (Kades) Wringinrejo, Suhartono. [tin/ian]

  • Warga Pungging Mojokerto Tuntut PTSL dan Tilap Dana Diusut

    Warga Pungging Mojokerto Tuntut PTSL dan Tilap Dana Diusut

    Mojokerto (beritajatim.com) – Puluhan warga Desa Pungging, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, menggelar aksi spontanitas di balai desa setempat pada Senin (20/5/2024). Aksi tersebut bertujuan untuk mendukung program sertifikat tanah massal (PTSL) dan menolak dugaan penggelapan dana bantuan dari pabrik.

    Massa aksi tiba di depan Balai Desa Pungging sekitar pukul 10.00 WIB dengan membawa poster yang bertuliskan, “Usut tuntas perangkat desa yang tidak mendukung progam PTSL Desa Pungging”, “Pecat oknum perangkat desa yang membuat gaduh progam desa”, dan “Kami masyarakat Desa Pungging tidak terima panitia PTSL dilaporkan”.

    Setelah menyampaikan orasinya, massa aksi melakukan mediasi dengan pihak Pemerintah Desa (Pemdes) Pungging. Dalam mediasi tersebut, perwakilan warga, Suhartono, menyampaikan tuntutannya untuk mengusut terkait pengadaan sertifikat massal dan penggelapan dana bantuan dari pabrik.

    “Masyarakat Desa Pungging secara penuh mendukung progam kerja Desa Pungging utamanya terkait dengan progam kerja pengadaan sertifikat massal atau PTSL. Masyarakat Desa Pungging akan melawan oknum-oknum yang sengaja menimbulkan kegaduhan dalam birokrasi pemerintahan di Desa Pungging,” ungkapnya.

    Menanggapi tuntutan warga, Kades Pungging, Paiman, mengatakan bahwa pihaknya menerima aspirasi dari masyarakat Desa Pungging tersebut. “Semua proses akan kita jalani dengan tetap berpegang teguh pada aturan yang ada,” tegasnya.

    Setelah mendengarkan pernyataan dari Kades Pungging, Paiman, massa aksi menerima pernyataan Kades Pungging tersebut dan membubarkan diri dengan tertib. [tin/beq]

  • Kementerian ESDM Hibahkan 3.000 Lampu LED ke Masyarakat Blitar

    Kementerian ESDM Hibahkan 3.000 Lampu LED ke Masyarakat Blitar

    Blitar (beritajatim.com) – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menghibahkan 3.000 unit lampu Light Emitting Diode (LED) untuk masyarakat Kota Blitar. Ribuan lampu itu diberikan kepada warga yang berpenghasilan rendah serta memiliki rumah tidak layak huni.

    Penyerahan hibah lampu LED dilakukan secara simbolis oleh Sekda Kota Blitar Priyo Suhartono bersama Koordinator Komponen III Project ADLIGHT, Kementerian ESDM, Amanda Justicia.

    Dalam keterangannya, Amanda Justicia menjelaskan hibah lampu LED ini diberikan untuk 5 daerah di wilayah Jawa Timur, salah satunya di Kota Blitar. Langkah ini menjadi bentuk komitmen Kementerian ESDM dalam mewujudkan konservasi energi lewat penggunaan lampu rumah tangga.

    “Sasarannya diutamakan bagi warga berpenghasilan rendah dan memiliki rumah tidak layak huni,” kata Amanda, Sabtu (27/4/2024).

    Amanda menyebut, lampu LED dari Kementerian ESDM memiliki kelebihan mengurangi 50 persen lebih daya lampu pijar, neon maupun CFL. Pihaknya berharap bantuan hibah ini dapat memberikan penerangan yang cukup di rumah warga dengan penggunaan daya rendah.

    “Kita berikan hibah berupa 3.000 unit lampu LED untuk masyarakat berpenghasilan rendah hingga rumah tidak layak huni” tegas Amanda.

    Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Blitar Priyo Suhartono menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan 3.000 lampu LED dari Kementrian ESDM. Menurutnya, rimbuan lampu LED itu memiliki daya 10 – 50 watt.

    Priyo akan segera berkoodinasi dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kota Blitar untuk menyiapkan teknis penyalurannya ke masyarakat. “Pagi ini tim Kementerian SDM yang memberikan bantuan hibah berupa lampu LED sebanyak 3.000 unit lampu mulai 10 watt hingga 50 watt” terang Priyo. [owi/suf]

  • Pemkot Blitar Gelar Selawat Akbar Bersama Habib Ja’far

    Pemkot Blitar Gelar Selawat Akbar Bersama Habib Ja’far

    Blitar (beritajatim.com) – Pemkot (Pemerintah Kota) Blitar menggelar sholawat dan pengajian akbar bersama Habib Ja’far Bin Utsman Al Jufri, Sabtu (27/4/2024) malam. Kegiatan yang digelar di Alun-alun Kota Blitar itu dihadiri ribuan Ja’far Mania Community (JMC).

    Sholawat akbar ini merupakan rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Blitar yang ke-118. Pada momen hari jadi ini, Pemkot Blitar ingin semua umat muslim yang ada di Bumi Bung Karno menunjukkan rasa cintanya kepada Nabi Muhammad SAW, dengan cara berselawat.

    Selain itu kegiatan selawat akbar ini juga diharapkan bisa memberikan keberkahan bagi Kota Blitar saat usianya sudah menginjak 118 tahun. Sehingga Kota Blitar bukan maju secara pembangunan namun juga selalu diberikan keberkahan dan oleh Allah.

    “Kegiatan ini selaras dengan visi misi Kabupaten Blitar, menciptakan kota yang keren, unggul, makmur dan bermartabat. Keren adalah keberagaman, religius dan nasionalis. Maka ini merupakan perwujudan bahwa Kota Blitar religius,” kata Sekda Kota Blitar, Priyo Suhartono.

    Kegiatan sholawat akbar ini juga upaya Pemerintah Kota Blitar untuk menciptakan persatuan dan kesatuan antarwarga. Acara ini diharapkan bisa lebih mendekatkan lagi antara pemerintah dengan ulama serta masyarakat.

    “Melalui kegiatan ini mohon doanya kepada seluruh jamaah yang hadir dan para kiai agar agar program pelaksanaan Kota Blitar berjalan baik dan bermanfaat,” tegasnya.

    Acara ini bukan hanya dihadiri ribuan JMC, namun juga ratusan guru ngaji se-Kota Blitar. Kegiatan tersebut sekaligus digunakan sebagai ajang halal bihalal Pemkot Blitar dengan para guru ngaji yang ada di Bumi Bung Karno. [owi/suf]

  • Mobil Angkut Siswa MI dan SMP Kecelakaan di Jalan Blitar-Malang

    Mobil Angkut Siswa MI dan SMP Kecelakaan di Jalan Blitar-Malang

    Blitar (beritajatim.com) – Mobil pengangkut siswa MI Bustanul Arifin dan SMP Islam Hasanuddin kecelakaan beruntun di jalur Blitar-Malang. Dalam kejadian itu, sopir dan 5 siswa MI mengalami luka.

    Sebagian besar korban mengalami luka ringan dan lecet di bagian kepala. Keseluruhan korban langsung dibawa ke Puskesmas Kesamben, Blitar.

    “Kecelakaan di simpang 4 Perhutani Kesamben, ada tiga mobil yang terlibat kecelakaan,” kata AKP Suhartono, Kapolsek Kesamben, Blitar, Selasa (23/4/2024).

    Selain sopir dan siswa, pengemudi dua mobil lainnya juga mengalami luka. Mereka dilarikan ke Puskesmas terdekat.

    Kecelakaan ini bermula saat mobil Daihatsu Grand Max melaju dari arah utara ke selatan. Saat tiba di perempatan Perhutani Kesamben, Grand Max tersebut justru melaju kencang tanpa memperhatikan lalu lintas yang ada.

    Akibatnya, Grand Max tersebut menabrak mobil Daihatsu Hijet 1000 yang mengangkut siswa MI Bustanul Arifin dan SMP Islam Hasanuddin. Usai bertabrakan, mobil Hijet 1000 itu oleng dan langsung ditabrak mobil Nissan Grand Livina dari arah timur ke barat.

    “Seluruh korban dibawa ke puskesmas dan kondisi tiga mobil tersebut mengalami rusak,” imbuhnya.

    Kecelakaan beruntun ini sempat membuat macet jalur Blitar-Malang. Arus lalu lintas bisa berjalan lancar kembali usai semua kendaraan yang terlibat kecelakaan dievakuasi.

    Kini Satlantas Polres Blitar tengah melakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi. Hal itu dilakukan untuk memastikan penyebab kecelakaan.

    Polres Blitar juga langsung berkomunikasi dengan pihak sekolahan karena para korban adalah murid. Seluruh korban juga telah dipastikan mendapatkan perawatan medis di puskesmas terdekat.

    “Kasus ini masih diselidiki lebih lanjut oleh Satlantas Polres Blitar,” tutupnya. [owi/beq]

  • Pemuda Gresik Ditemukan Meninggal di Tengah Sawah

    Pemuda Gresik Ditemukan Meninggal di Tengah Sawah

    Gresik (beritajatim.com) – Warga Desa Wotan, Kecamatan Panceng, Gresik, digegerkan dengan adanya penemuan mayat atas nama Sobikhul Alim (20), asal Desa Ima’an, Kecamatan Dukung, di tengah sawah.

    Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh Suhartono (46) warga desa setempat saat melintas di sawah. Sebelum melintas, saksi berhenti di tengah jalan karena melihat ada orang terlentang di tanah. Sewaktu didekati posisi korban ada di sebelah barat gubuk dengan kondisi sudah tak bernyawa.

    Mengetahui ada jenazah di tengah sawah, saksi kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Panceng. “Memang benar ada penemuan mayat di tengah sawah dan sudah diidentifikasi asalnya,” ujar Kapolsek Panceng Iptu Nasuka, Selasa (26/3/2024).

    Perwira pertama Polri itu menambahkan, saat berada di tempat kejadian perkara (TKP), anggota di lapangan langsung memasangi garis polisi atau police line. Selanjutnya, jenazah Sobikhul Alim dibawa ke RSUD Ibnu Sina untuk pemeriksaan lebih lanjut.

    “Mengenai apakah ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, kami belum bisa memastikan karena masih dalam penyelidikan,” imbuhnya. [dny/suf]

  • Keluarga Korban Kapal Tenggelam Bangkalan Minta Perusahaan Tanggung Jawab

    Keluarga Korban Kapal Tenggelam Bangkalan Minta Perusahaan Tanggung Jawab

    Bangkalan (beritajatim.com) – Keluarga korban Kapal Keoyoung asal Korea Selatan yang tenggelam, Agung Suhartono (25), warga Jalan Pelabuhan, Kelurahan, Pangeranan, Kabupaten Bangkalan, meminta pertanggungjawaban perusahaan. Sebab, insiden tenggelamnya kapal tersebut di perairan Shimonoseki, Jepang, pada Rabu (20/3/2024) itu seharusnya bisa diantisipasi.

    Ayah korbam, Muhammad Munir menegaskan, masalah cuaca yang disebut sebagai penyebab tenggelamnya kapal bisa diantisipasi sejak awal. Apalagi saat ini sudah banyak alat canggih untuk mendeteksi cuaca.

    “Seharusnya bisa diantisipasi sebelumnya, sekarang kan alat sudah canggih, mestinya bisa memprediksi cuaca sebelum berlayar,” terangnya, Sabtu (23/3/2024).

    Pihaknya meminta perusahaan pemilik kapan bertanggungjawab atas kematian putra bungsunya itu. Apalagi, Agung meninggalkan seorang istri yang baru dinikahi.

    “Perusahaan harus bertanggungjawab dan harus memenuhi kewajibannya. Apalagi anak saya punya isteri yang pernikahnya belum sampai satu tahun,” imbuhnya.

    Seperti yang diberitakan sebelumnya, warga Kabupaten Bangkalan, diduga menjadi korban tengelamnya kapal tanker di perairan laut kerajaan Jepang, Rabu (20/3/2024) kemarin.

    Korban yakni Muhammad Munir Agung Suhartono (25), warga Jalan Pelabuhan, Kelurahan Pangeranan, Kabupaten Bangkalan. Ia bekerja di sebuah kapal bernama Keoyoung Sun asal Korea Selatan.

    Isteri Agung, Nabila mengatakan kebenaran kabar tersebut ia peroleh setelah tadi malam pihak management tempat Agung bekerja menghubungi dirinya. Bahwa, membenarkan jika Agung menjadi salah satu korban terbaliknya kapal Keoyoung.

    “Tadi malam selepas Isya’ saya dihubungi dari kantor dan dipastikan kalau Mas Agung menjadi salah satu korban yang meninggal,” ujarnya, Kamis (21/3/2024).

    Diketahui, Kapal tanker tersebut membawa 980 ton asam akrilat. Kabarnya, kapal ini berangkat dari pelabuhan Himeji di Jepang pada hari Senin (18/3/2024) dan sedang dalam perjalanan ke pelabuhan Ulsan. Namun, kapal ini berlabuh di dekat Pulau Mutsure karena gelombang tinggi dan angin kencang.

    Dilaporkan Yonhap pada Kamis (21/3/2024) pagi, awak kapal terdiri dari dua warga negara Korea Selatan, termasuk kapten kapal, serta delapan WNI, dan satu warga Tiongkok.

    Kapal itu melakukan panggilan darurat kepada penjaga pantai Jepang pada Rabu sekitar pukul 07,00. waktu setempat. Kapal tersebut kemudian miring sebelum terbalik sekitar pukul 08.00 pagi.

    Delapan dari sebelas awak kapal, meninggal dunia setelah kapal Keoyoung Sun terbalik di perairan dekat pulau di lepas kota Shimonoseki di Prefektur Yamaguchi.

    Sebelumnya, sembilan dari sebelas total jumlah awak kapal ini, berhasil diselamatkan oleh petugas dan dievakuasi ke rumah sakit. Sayangnya, delapan dari sembilan orang itu meninggal dunia. Termasuk satu warga Korea Selatan. Pada saat ini penjaga pantai masih melakukan operasi penyelamatan untuk mencari dua orang yang hilang, termasuk satu warga Korea Selatan. [sar/beq]

  • Warga Bangkalan Diduga Jadi Korban Kapal Tanker Terbalik di Laut Jepang

    Warga Bangkalan Diduga Jadi Korban Kapal Tanker Terbalik di Laut Jepang

    Bangkalan (beritajatim.com) – Warga di Kabupaten Bangkalan diduga menjadi korban tengelamnya kapal tanker di perairan laut kerajaan Jepang, Rabu (20/3/2024) kemarin.

    Korban yakni Muhammad Munir Agung Suhartono (25), warga Jalan Pelabuhan, Kelurahan Pangeranan, Kabupaten Bangkalan. Ia bekerja di sebuah kapal bernama Keoyoung Sun asal Korea Selatan.

    Istri Agung, Nabila, mengatakan bahwa kabar tersebut ia peroleh setelah tadi malam pihak management tempat Agung bekerja menghubungi dirinya. Menginfokan jika Agung menjadi salah satu korban terbaliknya kapal Keoyoung.

    “Tadi malam selepas isya’ saya dihubungi dari kantor dan dipastikan kalau Mas Agung menjadi salah satu korban yang meninggal,” terangny, Kamis (21/3/2024).

    Diketahui, kapal tanker tersebut membawa 980 ton asam akrilat. Kabarnya, kapal ini berangkat dari pelabuhan Himeji di Jepang pada hari Senin (18/3/2024) dan sedang dalam perjalanan ke pelabuhan Ulsan. Namun, kapal ini berlabuh di dekat Pulau Mutsure karena gelombang tinggi dan angin kencang.

    Dilaporkan Yonhap pada Kamis (21/3/2024) pagi, awak kapal terdiri dari dua warga negara Korea Selatan, termasuk kapten kapal, serta delapan WNI, dan satu warga Tiongkok.

    Kapal itu melakukan panggilan darurat kepada penjaga pantai Jepang pada Rabu sekitar pukul 07,00. waktu setempat. Kapal tersebut kemudian miring sebelum terbalik sekitar pukul 08.00 pagi.

    Delapan, dari sebelas awak kapal, meninggal dunia setelah kapal Keoyoung Sun terbalik di perairan dekat pulau di lepas kota Shimonoseki di Prefektur Yamaguchi.

    Sebelumnya, sembilan dari sebelas total jumlah awak kapal ini berhasil diselamatkan oleh petugas dan dievakuasi ke rumah sakit. Sayangnya, delapan dari sembilan orang itu meninggal dunia. Pada saat ini penjaga pantai masih melakukan operasi penyelamatan untuk mencari dua orang yang hilang. [sar/but]