Tag: Sugiono

  • Ganjar Pastikan PDIP Tolak Wacana Pilkada Lewat DPRD

    Ganjar Pastikan PDIP Tolak Wacana Pilkada Lewat DPRD

    Bisnis.com, JAKARTA — PDI Perjuangan (PDIP) menyampaikan sikap terkait dengan usulan pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui DPRD. Partai dengan lambang banteng ini dengan tegas menolak usulan tersebut.

    Ketua DPP PDIP, Ganjar Pranowo menyatakan PDIP lebih condong memilih kepala daerah secara langsung dibandingkan dengan DPRD.

    “Sikap PDI perjuangan sangat jelas. Kita dukung pemilihan kepala daerah secara langsung,” kata Ganjar di sela Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDIP, Jakarta, Sabtu (10/1/2026).

    Dia menjelaskan, pemilihan kepala daerah di Tanah Air memiliki historis panjang. Misalnya, pemilihan kepala daerah melalui DPRD sudah ada sejak era orde baru.

    Setelah itu, mekanisme pemilihan kepala daerah dipilih secara langsung oleh rakyat setelah era reformasi. Tepatnya, pada era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

    “Nah pada saat itu ujian-ujian, judicial review ke Mahkamah Konstitusi juga sudah mengatur bahwa ini rezim pemilu, maka langsung,” pungkasnya.

    Sekadar informasi, sejumlah partai politik memilih mekanisme pemilihan kepala daerah melalui DPRD. Salah satu partai itu adalah Gerindra.

    Gerindra mendukung usulan pemilihan kepala daerah, baik gubernur, bupati, maupun wali kota, melalui mekanisme DPRD karen lebih efisien.

    Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, Sugiono mengatakan salah satu alasan pemilihan itu karena pemilihan melalui DPRD dapat memangkas berbagai tahapan, mulai dari proses dan waktu penjaringan kandidat, mekanisme pelaksanaan, hingga kebutuhan anggaran dan ongkos politik secara keseluruhan.

    “Gerindra ada dalam posisi mendukung upaya ataupun rencana untuk melaksanakan pemilukada ini oleh DPRD di tingkat bupati, wali kota ataupun di tingkat gubernur,” ujar Sugiono dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (29/12/2025).

  • 5
                    
                        Peta Dukungan Ide Pilkada via DPRD: 5 Partai di Parlemen Setuju, PDIP Menolak
                        Nasional

    5 Peta Dukungan Ide Pilkada via DPRD: 5 Partai di Parlemen Setuju, PDIP Menolak Nasional

    Peta Dukungan Ide Pilkada via DPRD: 5 Partai di Parlemen Setuju, PDIP Menolak
    Penulis
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Ide pemilihan kepala daerah oleh DPRD semakin dinamis setelah Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia mengutarakan usulannya tersebut di hadapan Presiden Prabowo Subianto.
    Di hadapan Prabowo pada peringatan HUT ke-61
    Golkar
    , Bahlil menyatakan bahwa pihaknya telah mengkaji dan mengusulkan agar
    kepala daerah
    dipilih oleh
    DPRD
    .
    “Khusus menyangkut
    pilkada
    , setahun lalu kami menyampaikan kalau bisa pilkada dipilih lewat DPRD saja. Banyak pro kontra, tapi setelah kita mengkaji, alangkah lebih baiknya memang kita lakukan sesuai dengan pemilihan lewat DPR kabupaten/kota biar tidak lagi pusing-pusing. Saya yakin ini perlu kajian mendalam,” kata Bahlil dalam sambutannya di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (5/12/2025) malam.
    Bahlil menilai, pembahasan RUU bidang politik dapat dimulai tahun depan. Namun, ia mengingatkan agar pembahasan dilakukan secara komprehensif.
    “RUU ini harus melalui kajian yang mendalam,” ujar Bahlil.
    Kini, terdapat lima partai di parlemen yang menyatakan dukungannya terhadap usulan tersebut. Siapa saja partai tersebut? Berikut rangkumannya dari Kompas.com:
    Partai berlambang pohon beringin pimpinan Bahlil menjadi yang terdepan dalam mendukung pilkada melalui DPRD.
    Bahkan, usulan tersebut termaktub dalam hasil rapat pimpinan nasional (Rapimnas) Partai Golkar pada Desember 2025.
    “Adapun sepuluh pernyataan politik Rapimnas I Partai Golkar tahun 2025 di antaranya adalah Partai Golkar mengusulkan pilkada melalui DPRD sebagai wujud pelaksanaan kedaulatan rakyat, dengan menitik beratkan pada keterlibatan dan partisipasi publik dalam proses pelaksanaannya,” demikian bunyi siaran pers Partai Golkar, Minggu (21/12/2025).
    Setelah Bahlil mengutarakan usulannya itu di hadapan Prabowo, Partai Gerindra pun menyampaikan dukungannya terhadap usulan agar kepala daerah dipilih oleh DPRD.
    Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Sugiono menyampaikan bahwa kepala daerah yang dipilih oleh DPRD akan lebih efisien dari sisi anggaran.
    Selain dari sisi anggaran, kepala daerah yang dipilih DPRD juga lebih efisien dalam penjaringan kandidat, mekanisme, anggaran, ongkos politik, hingga pemilihan terlaksana.
    “Gerindra ada dalam posisi mendukung upaya ataupun rencana untuk melaksanakan pemilukada ini oleh DPRD di tingkat bupati, wali kota ataupun di tingkat gubernur,” ujar Sugiono dalam keterangannya, Senin (29/12/2025).
    Dokumentasi Partai Gerindra Sugiono (tengah) usai resmi menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) baru Partai Gerindra menggantikan Ahmad Muzani, Jumat (1/8/2025).
    Sugiono pun mencontohkan pada 2015, ketika dana hibah dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk pelaksanaan pilkada menyentuh hampir Rp 7 triliun.
    Angka tersebut meningkat pada 2024, di mana dana hibah dari APBD untuk pelaksanaan pilkada meningkat menjadi lebih dari Rp 37 triliun.
    Di samping itu, ia menyorot ongkos politik calon kepala daerah yang cenderung mahal dan kerap menjadi hambatan bagi sosok yang berkompeten.
    Oleh karena itu, Partai Gerindra dalam posisi mendukung usulan agar DPRD yang memilih gubernur, bupati, maupun wali kota.
    “Dari sisi efisiensi, baik itu proses, mekanisme, dan juga anggarannya kami mendukung rencana untuk melaksanakan
    pilkada lewat DPRD
    ,” ujar Sugiono.
    Sebelum menjadi perbincangan di akhir tahun, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sudah menyatakan dukungan untuk pilkada lewat DPRD pada pertengahan 2025.
    Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar mengatakan, kepala daerah semestinya ditunjuk oleh pemerintah pusat atau dipilih oleh DPRD di masing-masing daerah.
    “Saatnya
    pemilihan kepala daerah
    dilakukan evaluasi total, manfaat dan mudaratnya,” kata Cak Imin dalam acara Hari Lahir ke-27 PKB di JICC, Jakarta, 23 Juli 2025.
    “Kalau tidak ditunjuk oleh pusat, maksimal pemilihan kepala daerah dipilih oleh DPRD-DPRD di seluruh tanah air,” sambungnya.
    Sementara itu, Fraksi Partai Nasdem DPR menilai pemilihan kepala daerah oleh DPRD masih sesuai konstitusi dan demokrasi.
    Oleh karena itu, Partai Nasdem menjadi salah satu yang mendukung usulan DPRD memilih kepala daerah.
    Ketua Fraksi Partai Nasdem DPR Viktor Laiskodat mengatakan, konstitusi Indonesia tidak menetapkan satu model tunggal dalam demokrasi elektoral di tingkat daerah.
    ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO A Ilustrasi pemungutan suara ulang (PSU).
    Sehingga mekanisme gubernur, bupati, dan wali kota dipilih DPRD dapat dipandang sebagai bentuk demokrasi perwakilan yang sah dan konstitusional.
    “Konstitusi kita tidak mengunci demokrasi pada satu model. Pilkada melalui DPRD memiliki dasar konstitusional yang sah dan tetap berada dalam koridor demokrasi,” ujar Viktor dalam keterangannya, Senin (29/12/2025).
    Perubahan mekanisme pilkada dinilai tidak bertujuan melemahkan demokrasi, melainkan untuk memastikan proses demokrasi tetap berlangsung secara sehat dan tidak sekadar menjadi agenda rutin setiap lima tahun.
    Fraksi Partai Nasdem memandang, demokrasi tidak seharusnya dipahami hanya sebagai prosedur pencoblosan, melainkan sebagai sarana untuk menghadirkan kepemimpinan daerah yang berintegritas, efektif, serta mampu merespons aspirasi masyarakat.
    “Demokrasi yang hidup adalah demokrasi yang mampu beradaptasi, memperbaiki diri, dan tetap menjamin keterwakilan rakyat. Selama prinsip partisipasi, akuntabilitas, dan kontrol publik dijaga, demokrasi tidak sedang dimatikan, tetapi justru diperkuat,” ujar Viktor.
    Terbaru, Partai Demokrat menyatakan dukungannya terhadap usulan
    kepala daerah dipilih DPRD
    .
    Padahal pada masa lalu, sistem pemilihan itu digagalkan oleh Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
    Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Herman Khaeron mengatakan, partainya berada pada barisan yang sama dengan Presiden Prabowo dalam menyikapi wacana tersebut.
    Posisi Partai Demokrat, kata Herman, didasarkan pada ketentuan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 yang memberikan kewenangan kepada negara, untuk mengatur mekanisme pemilihan kepala daerah melalui undang-undang.
    “Karena itu, baik pemilihan langsung maupun melalui DPRD merupakan pilihan yang sah dalam sistem demokrasi Indonesia,” kata Herman dalam keterangan resminya, Selasa (6/1/2026).
    “Demokrat berada dalam satu barisan dengan Presiden Prabowo Subianto dalam menyikapi sistem pemilihan kepala daerah,” sambungnya.
    Di antara delapan partai politik yang duduk di parlemen, sejauh ini baru Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (
    PDIP
    ) yang terang-terangan menolak gagasan pilkada melalui DPRD.
    Bahkan, PDI-P mengakui adanya ajakan dan pembicaraan dari partai-partai koalisi pemerintah agar mendukung wacana pilkada melalui DPRD.
    Namun, PDI-P menegaskan sikap partai tidak berubah dan tetap menolak pilkada tidak langsung.
    Ketua DPP PDI-P Deddy Sitorus mengatakan, komunikasi informal sudah terjadi, meski belum masuk tahap lobi resmi atau pembahasan formal.
    “Lobi-lobi, saya kira pembicaraan-pembicaraan, ngobrol-ngobrol sudah. Tapi kan memang belum ada jadwal resmi kapan dimulai pembahasan,” ujar Deddy, Rabu (7/1/2025).
    “Dan, sikap kita kan sudah tegas dari awal, kita enggak akan berubah. Bahwa itu adalah hak rakyat yang tidak bisa diwakilkan pada segelintir orang di DPRD,” sambungnya menegaskan.
    PDI-P Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
    Secara matematis posisi PDI-P di DPR memang minoritas, karena partai-partai lain seperti Golkar, PAN, PKB, Gerindra sudah menyatakan sikap dukungan.
    Kendati demikian, Deddy menilai dinamika politik tidak hanya ditentukan oleh jumlah kursi di parlemen. Dia meyakini suara masyarakat dan kelompok yang tidak terwakili di legislatif tetap akan berpengaruh.
    “Tapi kan pasti akan ada dinamika, pasti akan ada suara-suara masyarakat, suara kelompok lain yang tidak terwakilkan di legislatif,” ujar Deddy.
    Sementara itu, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN) merupakan dua partai di parlemen yang belum mengambil sikap tegas terkait usulan tersebut.
    Sekretaris Jenderal PKS, Muhammad Kholid mengatakan bahwa partainya masih mencari sistem terbaik terkait pemilihan kepala daerah (pilkada).
    Oleh karena itu, PKS masih melakukan kajian terkait usulan kepala daerah dipilih oleh DPRD, bukan lagi oleh rakyat lewat pilkada langsung.
    “Kami sedang mengkajinya mana yang terbaik buat masyarakat dan masa depan demokrasi kita,” ujar Kholid kepada Kompas.com, Senin (29/12/2025).
    PKS, kata Kholid, terlebih dahulu akan mendiskusikan usulan tersebut dengan partai-partai yang berada dalam koalisi.
    Selain itu, masyarakat, pakar, tokoh bangsa, organisasi kemasyarakatan (ormas), hingga kampus akan didengarkan PKS dalam proses kajian tersebut.
    “Kita juga ingin dengarkan masukan dari para ahli, dari masyarakat sipil, ormas, kampus, dan tokoh-tokoh bangsa,” ujar Kholid.
    KOMPAS.com/RODERICK ADRIAN Sejumlah kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih mengikuti kirab ke Istana Kepresidenan, Jakarta, untuk dilantik pada, Kamis (20/2/2025). Presiden Prabowo Subianto melantik serentak 961 kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih pada Pilkada 2024.
    Sedangkan Wakil Ketua Umum PAN, Eddy Soeparno menilai, usul kepala daerah dipilih DPRD layak dipertimbangkan.
    Ia politik uang atau money politics dan politik dinasti justru semakin intens terjadi dengan sistem pemilihan langsung.
    “Kami melihatnya itu adalah sebuah usulan yang memang layak dipertimbangkan. Kami melihat adanya peningkatan intensitas di berbagai hal. Satu, money politics. Dua, politik dinasti. Dan pada saat itu ada politik identitas yang sangat besar intensitasnya, ketika pilkada itu dilaksanakan secara langsung (dipilih rakyat),” ujar Eddy dalam Refleksi Akhir Tahun 2025 di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin.
    Pilkada langsung dinilainya memang berdampak negatif terhadap pendidikan politik bagi masyarakat karena adanya praktik politik uang untuk memilih kandidat tertentu.
    Meskipun begitu, Eddy juga mengakui bahwa sistem pilkada lewat DPRD akan mengambil hak rakyat dalam memilih pemimpin di daerahnya.
    “Memang saya akui bahwa jika masyarakat publik sudah diberikan hak untuk memilih langsung, dan kemudian haknya diambil, saya kira akan menimbulkan berbagai masukan yang menghendaki agar itu tetap melekat pada mereka,” kata dia.
    Oleh sebab itu, Eddy menegaskan bahwa wacana pilkada lewat DPRD layak untuk dikaji demi memperbaiki kualitas demokrasi Indonesia.
    Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Bengkel Tambal Ban di Gresik Dilalap Api, Dua Unit Motor Turut Terbakar

    Bengkel Tambal Ban di Gresik Dilalap Api, Dua Unit Motor Turut Terbakar

    Gresik (beritajatim.com) –  Kebakaran kembali terjadi di wilayah Kabupaten Gresik di Januari 2026. Kali ini yang dilalap api adalah bengkel tambal ban milik Agus, warga Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, Rabu malam (7/1/2026).

    Bengkel tempat mata pencahariannya terbakar gara-gara lupa mematikan kompor. Api yang menjalar dengan cepat juga menghanguskan dua unit motor yang diparkir di dalam bengkel. Beruntung kejadian yang mengagetkan warga ini tidak menimbulkan korban jiwa.

    Kronologi kebakaran tersebut bermula saat Agus lupa mematikan kompor yang ditinggal pergi sebentar. Api yang semula kecil, tiba-tiba membesar membuat warga di sekitar tempat kejadian kaget.

    Kobaran api yang terus membesar akibat tiupan angin., merembet ke bagian ruangan. Warga dan pemilik bengkel tidak berbuat banyak. Terlebih lagi, bengkel tersebut berada di pinggir jalan raya. Tanpa banyak berpikir, warga melaporkan kebakaran ini ke Ketua RT, Suandi dan dilanjutkan ke pos Damkar Menganti Gresik.

    Petugas damkar yang menerima laporan kebakaran meluncur ke lokasi. Tiba di lokasi kebakaran, petugas lansung melakukan pemadaman. Proses pemadaman juga dibantu Damkar Lakarsantri Surabaya. Setelah berjibaku selama dua jam lebih, api yang melalap bangunan semi permanen bengkel tambal ban berhasil dipadamkan.

    Petugas piket Damkar Gresik Sugiono mengatakan kebakaran ini pukul 21.00 WIB. Kemudian api berhasil dipadamkan dua jam kemudian. Ini karena banyak material di dalam bengkel yang mudah dilalap api.

    “Sewaktu anggota kami memadamkan api ada dua unit motor, tiga kompresor, dua alat press ban dan ban terbaru turut hangus terbakar,” katanya, Kamis (8/1/2026).

    Tiga unit mobil damkar serta satu unit mobil suplai air, dan sebelas petugas damkar turut dikerahkan untuk memadamkan api.

    “Kerugian material akibat kejadian ini ditaksir sekitar Rp500 juga. Setelah dinyatakan tidak ada titik api. Petugas kami kembali ke pos masing-masing,” pungkas Sugiono.  [dny/suf]

  • Prabowo Kumpulkan Pejabat di Hambalang 8 Jam, Begini Hasil Lengkap Retret Kabinet Merah Putih

    Prabowo Kumpulkan Pejabat di Hambalang 8 Jam, Begini Hasil Lengkap Retret Kabinet Merah Putih

    Bisnis.com, BOGOR — Retret Kabinet Merah Putih yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto di kediaman pribadinya di Desa Bojongkoneng, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, kemarin Selasa (6/1/2026), menghasilkan sejumlah keputusan strategis dan penegasan arah kebijakan pemerintah pada awal 2026.

    Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan pertemuan yang berlangsung sekitar delapan jam itu difokuskan pada evaluasi kinerja satu tahun pemerintahan serta percepatan program prioritas nasional.

    “Kurang lebih selama delapan jam, retreat yang dipimpin langsung oleh Bapak Presiden dalam rangka memberikan pembekalan kepada seluruh jajaran Kabinet Merah Putih telah selesai dilaksanakan,” ujarnya dalam konferensi pers.

    Dia mengungkap sejumlah menteri memaparkan capaian program. Menteri Sosial Saifullah Yusuf melaporkan perkembangan Sekolah Rakyat yang telah beroperasi di 166 lokasi. Pembangunan Sekolah Rakyat baru juga tengah berjalan di 104 titik dan ditargetkan berlanjut pada 2026.

    Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono memaparkan strategi penguatan ketahanan pangan, termasuk percepatan swasembada dan pemenuhan kebutuhan protein.

    Prasetyo menyebut, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia melaporkan capaian lifting minyak 2025 sesuai target APBN, yakni 600.000 barel per hari. Untuk 2026, pemerintah menyiapkan peningkatan produksi melalui eksplorasi dan penemuan sekitar 75 blok minyak baru yang diharapkan mulai dilelang bulan depan.

    Untuk Kementerian ESDM, dia menyebut Presiden menyoroti masih adanya sekitar 5.700 desa yang belum terlistriki. Sepanjang 2025, pemerintah mengaliri sekitar 1.400 desa, dan diminta percepatan agar seluruh desa segera mendapatkan akses listrik.

    Selanjutnya Menteri Luar Negeri Sugiono memaparkan perkembangan situasi di Gaza dan langkah diplomasi Indonesia, termasuk kemungkinan pengiriman pasukan perdamaian. Sementara itu, Kapolri melaporkan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat yang relatif stabil sepanjang 2025, serta langkah antisipasi pada 2026.

    Akselerasi hilirisasi

    Pada penutupan retret, Presiden menekankan percepatan pelaksanaan program strategis, terutama hilirisasi. Dari enam proyek yang siap groundbreaking pada Januari 2026, Presiden meminta percepatan agar total 18 proyek hilirisasi dapat mulai dikerjakan paling lambat Februari atau Maret mendatang.

    Kepada jajaran kementerian dan lembaga, Presiden menekankan pentingnya kerja lintas sektor dan meninggalkan ego sektoral. “Seluruh jajaran diminta bekerja cepat, cerdas, tidak normatif, dan mampu berpikir out of the box untuk menemukan terobosan,” kata Prasetyo.

    Keputusan retret lain ialah pembentukan Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ketua satgas ditunjuk Tito Karnavian Hendris, didampingi Wakil Ketua Hicak Tamboh Golon, dengan Dewan Pengarah dipimpin Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

    Satgas difokuskan pada tahap rehabilitasi dan rekonstruksi, berbeda dengan BNPB yang menangani masa tanggap darurat. Prioritas meliputi pembangunan hunian sementara serta perbaikan jalan dan jembatan. “Untuk target kerja Satgas tidak ditetapkan batas waktu tertentu, namun diminta secepat-cepatnya,” ujar Prasetyo.

    Hampir seluruh kementerian dan lembaga, termasuk kepolisian dan Kementerian PUPR, dilibatkan dalam pendataan kerusakan serta pembangunan hunian bagi warga terdampak.

  • Mensesneg Sebut Prabowo Tak Bahas Khusus Konflik AS vs Venezuela di Retret Kabinet

    Mensesneg Sebut Prabowo Tak Bahas Khusus Konflik AS vs Venezuela di Retret Kabinet

    Bisnis.com, BOGOR — Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan Presiden Prabowo Subianto tidak memberikan arahan khusus terkait gejolak politik di Venezuela dalam Retret Kabinet Merah Putih yang digelar di Desa Bojongkoneng, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026).

    Prasetyo menjelaskan isu Venezuela hanya disinggung secara umum dalam konteks dinamika global dan tidak menjadi pembahasan utama dalam forum tersebut.

    “Beliau [Prabowo] hanya memberikan gambaran saja secara umum,” ujar Prasetyo saat menjawab pertanyaan wartawan dalam konferensi pers jeda retret.

    Terkait sikap Indonesia atas situasi politik di Venezuela, Prasetyo menegaskan pemerintah telah menyampaikan sikap melalui Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono.

    Menurut dia, posisi Indonesia konsisten menghormati kedaulatan masing-masing negara.

    “Kan sudah disampaikan juga oleh Pak Menlu,” katanya.

    Prasetyo menambahkan bahwa Presiden Prabowo meminta jajaran kabinet tetap memfokuskan perhatian pada agenda dan kepentingan domestik.

    “Kita lebih baik konsentrasi di dalam. Sudah disampaikan oleh Pak Menlu bahwa itu menjadi urusan masing-masing negara,” pungkas Prasetyo.

    Sebelumnya,

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meyakini eskalasi geopolitik yang dipicu penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro oleh Amerika Serikat (AS) tidak akan berdampak signifikan ke perekonomian dunia maupun domestik.

    Airlangga menjelaskan bahwa dampak langsung yang akan terasa yaitu kenaikan harga minyak dunia. Kendati demikian, dia meyakini efeknya tidak terlalu mengkhawatirkan.

    “Nanti dampak pasti ke harga minyak. Tapi sekarang kan dampaknya masih terbatas,” kata Airlangga di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (5/1/20225).

    Ketika ditanya mengenai potensi dampak rambatan ke perekonomian nasional, terutama kenaikan imbal hasil (yield) surat berharga negara (SBN) akibat ekspektasi peningkatan ketidakpastian global, politisi Partai Golkar itu juga mengaku tidak panik. “Sementara belum [ada efeknya ke yield SBN],” ucap Airlangga.

  • Komisi II DPR Siap Bahas Berbagai Usulan Mekanisme Pilkada, Termasuk via DPRD
                
                    
                        
                            Nasional
                        
                        1 Januari 2026

    Komisi II DPR Siap Bahas Berbagai Usulan Mekanisme Pilkada, Termasuk via DPRD Nasional 1 Januari 2026

    Komisi II DPR Siap Bahas Berbagai Usulan Mekanisme Pilkada, Termasuk via DPRD
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Komisi II DPR RI menyatakan siap membahas berbagai usulan mekanisme pemilihan kepala daerah (pilkada) yang berkembang belakangan ini, termasuk wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD.
    “Kami secara kelembagaan
    Komisi II
    DPR RI sebagai komisi yang selama ini diberikan urusan konstitusional di bidang kepemiluan tentu siap untuk kemudian melakukan pembahasan terhadap berbagai usul mekanisme pemilihan
    kepala daerah
    yang sekarang berkembang,” kata Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda, Kamis (1/1/2026).
    Rifqinizamy menjelaskan, pembahasan tersebut masih berkaitan dengan agenda revisi undang-undang kepemiluan yang telah diamanahkan kepada Komisi II DPR RI pada 2026.
    “Prolegnas 2026 mengamanahkan kepada Komisi II DPR RI untuk menyusun naskah akademik dan RUU revisi terhadap Undang-Undang 7 Tahun 2017 tentang
    Pemilu
    ,” jelas Rifqinizamy.
    Politikus Nasdem itu menjelaskan, jika dicermati secara normatif, Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 hanya mengatur dua jenis pemilu, yakni pemilihan presiden dan pemilihan legislatif.
    Sementara itu, pemilihan kepala daerah diatur dalam rezim peraturan perundang-undangan yang berbeda, yakni Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016,
    “Kalau kita baca hitam-putih,
    black and white
    , isinya hanya dua jenis pemilu, yaitu pemilihan umum presiden dan pemilihan umum legislatif,” kata Rifqinizamy.
    “Adapun pemilihan kepala daerah diatur dalam rezim yang lain, yaitu di dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016,” sambungnya.
    Dia berpandangan langkah tersebut dibutuhkan untuk melakukan penataan sistem pemilu dan pemilihan di Indonesia ke depan.
    “Jika memungkinkan pembahasannya dilakukan dalam bentuk kodifikasi hukum kepemiluan atau kodifikasi hukum pemilihan kita ke depan, maka bisa jadi nanti dijadikan satu antara revisi Undang-Undang Pemilu dengan revisi undang-undang lain, termasuk Undang-Undang Pemilihan Gubernur, Bupati, Wali Kota,” pungkas Rifqinizamy.
    Diberitakan sebelumnya, wacana pemilihan kepala daerah melalui
    DPRD
    kembali mencuat setelah disuarakan Presiden Prabowo Subianto dan Partai Golkar.
    Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengusulkan agar mekanisme pemilihan kepala daerah pada pemilu mendatang dilakukan melalui DPRD.
    Usulan tersebut disampaikan langsung di hadapan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat perayaan HUT ke-61 Partai Golkar di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (5/12/2025).
    “Khusus menyangkut
    pilkada
    , setahun lalu kami menyampaikan kalau bisa pilkada dipilih lewat DPRD saja. Banyak pro kontra, tapi setelah kita mengkaji, alangkah lebih baiknya memang kita lakukan sesuai dengan pemilihan lewat DPRD kabupaten/kota biar tidak lagi pusing-pusing. Saya yakin ini perlu kajian mendalam,” kata Bahlil.
    Partai Gerindra juga menyatakan dukungan terhadap usulan tersebut. Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Sugiono mengatakan, partainya mendukung pemilihan kepala daerah oleh DPRD di semua tingkatan.
    “Gerindra ada dalam posisi mendukung upaya ataupun rencana untuk melaksanakan pemilukada ini oleh DPRD di tingkat bupati, wali kota ataupun di tingkat gubernur,” ujar Sugiono dalam keterangannya, Senin (29/12/2025).
    Sugiono menilai, pemilihan kepala daerah melalui DPRD lebih efisien dari sisi anggaran dibandingkan pilkada langsung.
    Sementara itu, Wakil Ketua Umum PAN Eddy Soeparno mengakui bahwa mekanisme pilkada melalui DPRD berpotensi mengurangi hak pilih rakyat. Meski demikian, ia menilai usulan tersebut tetap layak untuk dipertimbangkan.
    “Kami melihatnya itu adalah sebuah usulan yang memang layak dipertimbangkan. Kami melihat adanya peningkatan intensitas di berbagai hal. Satu, politik uang. Dua, politik dinasti. Dan pada saat itu ada politik identitas yang sangat besar intensitasnya, ketika pilkada itu dilaksanakan secara langsung (dipilih rakyat),” ujar Eddy dalam Refleksi Akhir Tahun 2025 di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (29/12/2025).
    Eddy menambahkan, pengembalian sistem pilkada melalui DPRD berpeluang menekan berbagai ekses negatif tersebut.
    “Memang saya akui bahwa jika masyarakat publik sudah diberikan hak untuk memilih langsung, dan kemudian haknya diambil, saya kira akan menimbulkan berbagai masukan yang menghendaki agar itu tetap melekat pada mereka,” kata Eddy.
    Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Prabowo Bertolak ke Aceh Tamiang, Cek Pembangunan Hunian untuk Korban Banjir
                
                    
                        
                            Nasional
                        
                        1 Januari 2026

    Prabowo Bertolak ke Aceh Tamiang, Cek Pembangunan Hunian untuk Korban Banjir Nasional 1 Januari 2026

    Prabowo Bertolak ke Aceh Tamiang, Cek Pembangunan Hunian untuk Korban Banjir
    Tim Redaksi
    TAPANULI SELATAN, KOMPAS.com
    – Presiden RI Prabowo Subianto melanjutkan peninjauan korban banjir dan longsor ke Aceh Tamiang, Aceh, pada Kamis (1/1/2026).
    Pantauan
    Kompas.com
    di lokasi, Prabowo tampak terbang dengan menggunakan Helikopter Caracal TNI AU dari Helipad PTPN Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.
    Prabowo tampak menyalami sejumlah pejabat yang mengawal kepergiannya dari Tapanuli Selatan, seperti Dansat Brimob Polda Sumatera Utara Kombes Rantau Isnur Eka, Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan, dan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution.
    Ia tampak cukup lama berbincang dan menepuk pundak Kombes Rantau. Lalu, ketika menyalami Bobby, menantu Presiden ke-7 Joko Widodo itu langsung membungkukkan badan seraya memberi hormat.
    Selanjutnya, Prabowo langsung masuk ke dalam helikopter. Prabowo didampingi oleh Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono, dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo.
    Berdasarkan informasi yang diterima, helikopter Prabowo akan terbang menuju ke Bandara Silangit, Tapanuli Utara terlebih dahulu.
    Dari Silangit, Prabowo terbang dengan pesawat ke Suwondo. Setelahnya, Prabowo kembali menaiki helikopter menuju Aceh Tamiang.
    Di Aceh Tamiang, Prabowo akan mengecek pembangunan hunian sementara (huntara) yang dilakukan oleh Danantara.
    Sebelumnya, Prabowo merayakan Tahun Baru 2026 bersama pengungsi korban terdampak bencana banjir dan longsor di Tapanuli Selatan.
    Prabowo bahkan menginap di Tapanuli Selatan terlebih dahulu tadi malam.
    Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Alam Harus Kita Jaga, Tak Boleh Dirusak

    Alam Harus Kita Jaga, Tak Boleh Dirusak

    Presiden Prabowo Subianto merayakan tahun baru 2026 bersama masyarakat terdampak bencana banjir di posko pengungsian di Desa Batu Hela, Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara. Kehadiran Prabowo disambut antusias oleh masyarakat setempat.

    Berdasarkan pantauan Liputan6.com dari Youtube Sekretariat Presiden, Prabowo tiba di posko pengungsian Rabu (31/12/2025), sekitar pukul 23.30 WIB. Ratusan warga yang sedang menonton layar tancap telah menunggu kehadiran Prabowo untuk merayakan tahun bersama.

    Saat Prabowo hadir, masyarakat pun langsung berteriak memanggil nama Kepala Negara. Beberapa masyarakat mengabadikan kehadiran Prabowo di malam tahun baru menggunakan handphone.

    Prabowo menyalami sejumlah masyarakat yang telah menunggu kehadirannya. Lalu, dia duduk ditengah-tengah keramaian masyarakat untuk bersama-sama menyambut tahun baru 2026.

    Dia mengatakan awalnya ingin berkujung ke lokasi bencana di Aceh, namun batal karena cuaca buruk. Kendati begitu, Prabowo senang dapat menghabiskan malam pergantian tahun bersama masyarakat di Tapanuli Selatan.

    “Tadinya saya ingin berangkat ke Aceh tapi karena cuaca akhirnya dialihkan akhirnya datang ke Tapanuli Selatan,” kata Prabowo mengawali pidatonya.

    Prabowo lantas mengajak masyarakat untuk bersama-sama menyanyikan lagu Tanah Airku, sembari menunggu tahun berganti di jam 00.00 WIB.

    “Oke tiga menit lagi ya? Bagaimana coba kalau kita ber sama-sama kita nyanyi Tanah Airku,” ujar Prabowo.

    Menteri Luar Negeri Sugiono memimpin dengan menyanyikan lagu Tanah Airku dan Rayuan Pulau Kelapa. Masyarakat juga ikut bernyanyi bersama-sama.

    Saat tahun berganti, Prabowo langsung memberikan ucapan selamat tahun baru 2026. Dia berharap Tuhan Maha Kuasa memberikan yang terbaik untuk rakyat Indonesia.

    “Sudah masuk, selamat tahun baru tahun 2026 semoga Yang Mana Kuasa selalu memberi yang terbaik kepada kita semua,” ucap Prabowo.

  • Prabowo Perkenalkan Menteri ke Korban Banjir Sumut, Heran Seskab Teddy Disambut Riuh
                
                    
                        
                            Nasional
                        
                        1 Januari 2026

    Prabowo Perkenalkan Menteri ke Korban Banjir Sumut, Heran Seskab Teddy Disambut Riuh Nasional 1 Januari 2026

    Prabowo Perkenalkan Menteri ke Korban Banjir Sumut, Heran Seskab Teddy Disambut Riuh
    Tim Redaksi
    TAPANULI SELATAN, KOMPAS.com –
    Presiden RI Prabowo Subianto sempat memperkenalkan sejumlah menterinya kepada para korban banjir dan longsor di Posko Desa Batu Hula, Batang Toru, Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, menjelang Tahun Baru 2026, Rabu (31/12/2025) malam.
    “Saudara-saudara sekalian, saya hari ini datang ke sini tadi didampingi beberapa pejabat, beberapa pembantu saya, beberapa menteri-menteri,” ujar Prabowo di Posko Desa Batu Hula.
    Prabowo awalnya memperkenalkan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Ketiganya berdiri saat namanya disebut.
    Selanjutnya, Presiden memperkenalkan Menteri Luar Negeri Sugiono, Dia menyebut Sugiono sebagai putra Aceh.
    “Beliau lahir di Takegon, Aceh. Tadinya saya ingin berangkat ke Aceh tapi karena cuaca akhirnya dialihkan, akhirnya datang ke Tapanuli Selatan,” jelasnya.
    Selanjutnya, Prabowo memperkenalkan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai orang Jawa Tengah.
    Setelah itu, Prabowo memanggil Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah Angga Raka Prabowo.
    Meski memiliki nama yang sama, Kepala Negara berkelakar mereka bukanlah saudara.
    “Hadir juga Kepala Bakom Pemerintah, Saudara Angga Raka Prabowo. Namanya Prabowo juga. Tapi bukan saudara langsung, rupanya nama Prabowo itu banyak juga rupanya,” kata Prabowo.
    Terakhir, Prabowo memperkenalkan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya. Pengungsi langsung bersorak ramai ketika nama Teddy diperkenalkan.
    “Hadir juga Seskab Saudara Teddy Indra Wijaya. Kok yang teriak itu emak-emak semua ya, gimana,” imbuhnya.
    Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Prabowo Perkenalkan Menteri ke Korban Banjir Sumut, Heran Seskab Teddy Disambut Riuh
                
                    
                        
                            Nasional
                        
                        1 Januari 2026

    Prabowo Perkenalkan Menteri ke Korban Banjir Sumut, Heran Seskab Teddy Disambut Riuh Nasional 1 Januari 2026

    Prabowo Perkenalkan Menteri ke Korban Banjir Sumut, Heran Seskab Teddy Disambut Riuh
    Tim Redaksi
    TAPANULI SELATAN, KOMPAS.com –
    Presiden RI Prabowo Subianto sempat memperkenalkan sejumlah menterinya kepada para korban banjir dan longsor di Posko Desa Batu Hula, Batang Toru, Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, menjelang Tahun Baru 2026, Rabu (31/12/2025) malam.
    “Saudara-saudara sekalian, saya hari ini datang ke sini tadi didampingi beberapa pejabat, beberapa pembantu saya, beberapa menteri-menteri,” ujar Prabowo di Posko Desa Batu Hula.
    Prabowo awalnya memperkenalkan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Ketiganya berdiri saat namanya disebut.
    Selanjutnya, Presiden memperkenalkan Menteri Luar Negeri Sugiono, Dia menyebut Sugiono sebagai putra Aceh.
    “Beliau lahir di Takegon, Aceh. Tadinya saya ingin berangkat ke Aceh tapi karena cuaca akhirnya dialihkan, akhirnya datang ke Tapanuli Selatan,” jelasnya.
    Selanjutnya, Prabowo memperkenalkan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai orang Jawa Tengah.
    Setelah itu, Prabowo memanggil Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah Angga Raka Prabowo.
    Meski memiliki nama yang sama, Kepala Negara berkelakar mereka bukanlah saudara.
    “Hadir juga Kepala Bakom Pemerintah, Saudara Angga Raka Prabowo. Namanya Prabowo juga. Tapi bukan saudara langsung, rupanya nama Prabowo itu banyak juga rupanya,” kata Prabowo.
    Terakhir, Prabowo memperkenalkan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya. Pengungsi langsung bersorak ramai ketika nama Teddy diperkenalkan.
    “Hadir juga Seskab Saudara Teddy Indra Wijaya. Kok yang teriak itu emak-emak semua ya, gimana,” imbuhnya.
    Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.