Tag: Sugianto Kusuma

  • Menteri Ara Ingin Pengusaha Bantu Program 3 Juta Rumah per Tahun – Page 3

    Menteri Ara Ingin Pengusaha Bantu Program 3 Juta Rumah per Tahun – Page 3

    Sebelumnya, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait meresmikan pembangunan rumah yang nantinya akan dibagikan kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Desa Sukawali, Kabupaten Tangerang, Banten. Presmian pembangunan Rumah Gratis untuk masyarakat miskin ini ditandai dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) pada Jumat (1/10/2024).

    “Hari ini kita akan groundbreaking progam Rumah Gratis untuk Rakyat,” kata Menteri Ara panggilan akrabnya di lokasi.

    Maruarar Sirait menyebut proyek rumah gratis ini menjadi contoh sukses kolaborasi antara pemerintah dengan dunia usaha untuk mengatasi terbatasnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dalam penyediaan rumah murah. Dalam kerja sama ini, pemerintah cukup menyediakan tanah sedangkan proses pembangunan dilakukan oleh pengembang. 

    Untuk proyek yang di Tangerang ini, Menteri Ara menggandeng pengembang Agung Sedayu Group. “Nah, ini contohnya. Kita niatnya baik, tapi caranya enggak baik,” tandasnya.

    Dalam groundbreaking ini hadir juga pendiri Agung Sedayu Group yaitu Sugianto Kusuma atau Aguan.

    Groundbreaking ini lebih cepat dari jadwal semula pada 10 November 2024 mendatang. Total terdapat 250 unit rumah tapak gratis dengan tipe 36 yang dibangun di tanah milik perusahaan Menteri Ara.

    “Mohon maaf groundbreaking ini lebih cepat dari jadwal seharusnya, ini lebih cepat, tapi kami minta maaf karena tidak sesuai janji,” tegas dia.

    Menteri Ara menegaskan, rumah ini diberikan secara gratis bagi masyarakat yang membutuhkan. Dia pun meminta masyarakat yang menghuni untuk tidak memperjualbelikan rumah tapak gratis tersebut.

    “Ini murni rakyat memiliki. Jadi tidak nyewa, tapi juga jangan dijual. Baru dikasih 1 bulan, dijual, digadein, makanya kita mesti mikirin utuh. Jadi misalnya, berapa tahun tidak boleh dijual, tidak boleh digadein. Itu kan bagian yang kita masih bangun,” paparnya.

    Reporter: Sulaeman

    Sumber: Merdeka.com

     

     

  • Bocoran Bos Pulauintan Soal Izin Bandara Singkawang, Bakal Beroperasi Tahun Depan?

    Bocoran Bos Pulauintan Soal Izin Bandara Singkawang, Bakal Beroperasi Tahun Depan?

    Bisnis.com, JAKARTA – Pendiri PT Pulauintan Bajaperkasa Konstruksi atau Pulauintan, Pui Sudarto mengungkap proyek saweran para konglomerat mulai dari Sugianto Kusuma (Aguan) hingga Franky Widjaja yakni Bandara Singkawang bakal mulai beroperasi tahun depan. 

    Pui menjelaskan, saat ini Bandara Singkawang masih menunggu proses dikeluarkannya surat izin operasi. Dia menargetkan, surat izin operasi tersebut bakal rampung pada Desember 2024.

    “Masih menunggu izin penerbangan, itu harusnya Desember ini selesai,” jelasnya kepada Bisnis saat ditemui di Tangerang, Banten, Jumat (1/11/2024).

    Selain itu, Pui juga menjelaskan bahwa saat proses pengoperasian Bandara Singkawang masih menunggu pembangunan jalan akses rampung dikerjakan. 

    Di mana, para konsorsium telah melakukan land clearing dan hanya menunggu pemerintah merampungkan proses pengaspalan. Apabila dua komponen utama tersebut telah rampung seluruhnya, Pui optimis Bandara Singakwang dapat mulai diperasikan pada tahun depan.

    Dia membocorkan, di tahap awal hanya bakal ada satu maskapai yang melayani perjalanan dari dan menuju Bandara Singkawang tersebut. Hal itu dilakukan guna meminimalisir potensi kerugian yang bakal ditanggung oleh penyedia penerbangan.

    “Itu [maskapainya] lagi banyak penawaran sih yang mana yang bersedia. Kita kan memang tidak undang terlalu banyak ya maskapainya, mungkin satu dulu sih,” pungkasnya.

    Untuk diketahui sebelumnya, Bandara Singkawang telah diresmikan oleh Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) pada 20 Maret 2024. Namun, hingga kini bandara tersebut masih belum beroperasi.

    Bandara Singkawang dibangun menggunakan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Di mana, sebesar Rp272 miliar dikucurkan lewat AOBN dan melalui bantuan dana dari pengusaha Rp155 miliar.

    Bandara saweran delapan konglomerat RI mulai dari Sugianto Kusuma atau Aguan hingga Pui Sudarto memiliki landasan pacu (runway) sepanjang 1400 m x 30 m, taxiway 200 m x 18 m, apron 100 m x 50 m, dan terminal kargo seluas 312 meter persegi.

    Kemudian, spesifikasi gedung terminal penumpang luasnya mencapai 8.000 meter persegi dan perpanjangan runway menjadi 2.000 meter. Dengan runway sepanjang 2.000 meter, Bandara Singkawang dapat didarati pesawat Airbus A320.

  • Top 5 News BisnisIndonesia.id: Kontraksi Manufaktur Hingga Rumah Gratis

    Top 5 News BisnisIndonesia.id: Kontraksi Manufaktur Hingga Rumah Gratis

    Bisnis.com, JAKARTA – Purchasing Manager’s Index (PMI) manufaktur Indonesia pada Oktober 2024 masih terjebak di zona kontraksi. Kebijakan bebas impor dituding menjadi penyebab utamanya.

    Indeks manufaktur nasional itu telah terkontraksi sejak Juli 2024 di level 49,3 atau kontraksi pertama sejak 34 bulan ekspansif di atas 50, sementara pada Agustus merosot ke angka 48,9.

    Dalam laporan S&P Global terbaru, operasional manufaktur Indonesia masih mengalami penurunan dari sisi produksi, permintaan baru, dan ketenagakerjaan.

    Selain soal indeks manufaktur, terdapat berita komprehensif lainnya yang menjadi pilihan redaksi BisnisIndonesia.id pada Sabtu (2/11/2024). Di antaranya adalah:

    1. Membarui Peta Jalan Penghiliran

    Penghiliran menjadi salah satu dari delapan misi Asta Cita Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dalam upaya meningkatkan nilai tambah di dalam negeri, untuk menuju Indonesia Emas 2045.

    Pemerintah juga membidik rata-rata pertumbuhan ekonomi mencapai 8% dalam 5 tahun ke depan. Dengan dilakukannya penghiliran, diyakini dapat membawa Indonesia menjadi negara maju yang mampu mengolah sumber daya alamnya sehingga memberikan nilai tambah yang sebesar-besarnya bagi kesejahteraan rakyat.

    Sejalan dengan itu, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) tengah menyempurnakan peta jalan atau roadmap penghiliran menjadi 28 komoditas prioritas.

    2. Sebab di Balik Level Konstraksi 4 Bulan PMI Manufaktur RI

    Economics Director S&P Global Market Intelligence Paul Smith mengatakan, hal tersebut karena aktivitas pasar yang belum bergairah karena ketidakpastian geopolitik yang menyebabkan klien waspada dan tidak bergerak.

    Kondisi pasar yang lesu membuat penumpukan pekerjaan baru turun karena perusahaan mampu menyelesaikan pekerjaan, sedangkan stok barang jadi meningkat.

    Kepercayaan diri pelaku industri tentang perkiraan mendatang secara keseluruhan masih bertahan positif, meskipun turun ke posisi terendah dalam 4 bulan.

    3. Gebrakan Pertama Menteri Maruarar Bangun Rumah Gratis Kolaborasi Swasta
    Belum genap dua minggu Maruarar Sirait dilantik sebagai Menteri Perumahan dan Permukiman Rakyat, namun sudah membuat gebrakan pertamanya dalam melaksanakan Gerakan Nasional Gotong Royong Bangun Rumah untuk Rakyat sebagai bagian dari program pembangunan 3 juta rumah per tahun Presiden Prabowo Subianto.

    Pada Jumat (1/10/2024), Maruarar bersama dengan Chairman Agung Sedayu Group dan Presiden Direktur PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) Sugianto Kusuma atau Aguan dan Komisaris Utama PT Bumi Samboro Sukses Antonio melakukan groundbreaking proyek perumahan rakyat untuk kalangan masyarakat berpenghasilan rendah di kawasan Desa Sukawali, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Banten.

    Pada awalnya, Maruarar menjadwalkan groundbreaking rumah gratis yang lokasinya sekitar 20 kilometer dari Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta tersebut pada 10 November 2024 mendatang, namun dimajukan menjadi tanggal 1 November.

    4. Kinerja Perbankan: Kredit Melandai, Kualitas Aset Membaik

    Kinerja industri perbankan dari sisi pertumbuhan penyaluran kredit tercatat lebih landai secara tahunan pada September 2024 dibandingkan dengan Agustus 2024. Sementara itu, pada kualitas kredit cenderung membaik.

    Berdasarkan paparannya dalam konferensi pers Rapat Dewan Komisioner (RDK) OJK bulanan, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae mengatakan bahwa pertumbuhan kredit hingga bulan kesembilan tahun ini mencapai 10,85% secara tahunan (year-on-year/YoY) dengan nilai Rp7.579,25 triliun. Pertumbuhan ini lebih landai dibandingkan dengan realisasi pada Agustus 2024 dengan 11,4% YoY.

    Di sisi lain, Dian menyebut bahwa kualitas kredit bank tetap terjaga dengan rasio kredit macet alias non-performing loan (NPL) gross pada September 2024 tercatat sebesar 2,21%, turun dibanding bulan lalu yang sebesar 2,26%. NPL nett masih stagnan pada angka 0,78% seperti bulan sebelumnya.

    5. Tiga Emiten Jumbo Siap Masuk Bursa

    Bursa Efek Indonesia bakal kedatangan tiga emiten baru yang memiliki ukuran jumbo, memeriahkan aksi penggalangan dana di pasar modal pada pengujung tahun 2024.

    Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman mengungkapkan tiga perusahaan jumbo atau mercusuar bakal menggelar penawaran umum saham perdana kepada publik (initial public offering/IPO) pada sisa tahun ini. Iman mengatakan tiga perusahaan mercusuar atau dengan kriteria kapitalisasi pasar minimal Rp3 triliun dan satu di antaranya berasal dari sektor energi.

    Meski demikian, dia belum dapat memerinci informasi tersebut. Begitupun dengan informasi dua calone emiten lainnya. Sementara itu, BEI sebelumnya melaporkan terdapat 16 perusahaan skala besar yang masuk dalam pipeline penawaran saham perdana ke publik.

  • Aguan Buka-bukaan Progres Proyek Jalan Tol Kolaborasi Grup Salim

    Aguan Buka-bukaan Progres Proyek Jalan Tol Kolaborasi Grup Salim

    Bisnis.com, JAKARTA – Bos Agung Sedayu Group (ASG), Sugianto Kusuma atau Aguan, buka suara soal nasib jalan tol garapannya bersama dengan Grup Salim yakni Tol Kamal – Teluknaga – Rajeg senilai Rp23 triliun.

    Aguan menyebut saat ini proyek tersebut tengah dalam proses konstruksi tahap 1. Di mana, nantinya ruas tol tersebut bakal terintegrasi langsung dengan Kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2.

    “Ini kita tahap satu selesaikan dulu, kalau sudah jalan baru kita tahap kedua. [Untuk lahan] Sekarang saya rasa sudah semua, ada timnya masing-masing kerja,” jelasnya kepada Bisnis, saat ditemui di Tangerang, Banten, Jumat (1/11/2024).

    Lebih lanjut, Aguan menargetkan bahwa konstruksi ruas Tol Kamal – Teluknaga – Rajeg tersebut bakal rampung pada kuartal pertama tahun depan.

    “Untuk target [kami] coba di Kuartal I/2025 bisa buka,” jelasnya singkat.

    Untuk diketahui, tol yang akan menghubungkan DKI Jakarta dengan sisi utara Banten tersebut nilai konstruksinya dilaporkan mencapai Rp23,22 triliun. 

    Konsesi Jalan Tol Kamal – Teluknaga – Rajeg digenggam oleh PT Duta Graha Karya (DGK) selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT). Di mana, perusahaan tersebut merupakan badan usaha swasta milik dua konglomerat raksasa yakni Agung Sedayu milik Aguan-Sugianto Kusuma dan Grup Salim milik Anthoni Salim.

    Mayoritas kepemilikan saham PT DGK saat ini digenggam oleh Agung Sedayu dengan porsi mencapai 99%. 

    Sisanya, sebesar 1% digenggam oleh PT Kukuh Mandiri Lestari yang merupakan perusahaan yang berada di bawah payung Agung Sedayu dan Salim Group dengan porsi kepemilikan 50:50.

    Jalan Tol Kamal – Teluknaga – Rajeg itu bakal dibagi dalam 4 seksi, yakni seksi 1 yakni Sedyatmo – Rajeg (6,7 km) ditargetkan dapat mulai beroperasi pada Maret 2025.

    Kemudian, Seksi 2  Kosambi – Teluknaga (3,7 km) beroperasi pada April 2025. Selanjutnya, seksi 3 Teluknaga – Tanjung Pasir (3,1km) dan seksi 4 Tanjung Pasir – Kohod (3,6 km) dibidik mulai beroperasi pada Desember 2025. Sementara itu, 4 seksi lainnya yang membentang dari Kohod – Jareg ditargetkan akan mulai beroperasi pada Juni 2026.

    Adapun, Penandatanganan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) Jalan Tol Kamal – Teluknaga – Rajeg telah dilaksanakan pada 1 Agustus 2023. Dalam perinciannya, jalan tol ini memiliki total panjang mencapai 38,60Km dan merupakan proyek Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) atas Prakarsa Badan Usaha (unsolicited project). 

    Apabila telah rampung sepenuhnya, tol Kamal – Teluknaga – Rajeg disebut akan memangkas waktu tempuh dari semula 150 menit menjadi 30 menit. 

  • 1.000 Ha Tanah Koruptor di Banten Bakal Dibangun Rumah Rakyat, Gratis? – Page 3

    1.000 Ha Tanah Koruptor di Banten Bakal Dibangun Rumah Rakyat, Gratis? – Page 3

    Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengungkapkan bahwa rumah gratis di Desa Sukawali, Kabupaten Tangerang yang saat ini tengah dibangun pemerintah dan swasta diprioritaskan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang belum memiliki rumah.

    “Kita memprioritaskan masyarakat yang belum punya rumah,” kata Maruarar dalam kegiatan groundbreaking Rumah Gratis di Desa Sukawali, Kabupaten Tangerang, Jumat (1/11/2024).

    Menteri PKP yang akrab disapa Ara itu juga mengungkapkan bahwa ia sudah menyampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto terkait pembangunan ekosistem terbaik di perumahan gratis tersebut.

    “Saya sudah sampaikan kepada Presiden (Prabowo Subianto) dua hari lalu, menurut saya nantinya harus terbangun ekosistem yang baik di sini,” ungkapnya.

    “Saya berharap (penghuni) dari 250 rumah itu ada unsur TNI pangkat Tamtama dan Bintara yang mungkin belum pernah bermimpi bisa punya rumah. Ada polisi yang berpangkat rendah. Ada ASN golongan bawah serta ada juga guru-guru,” imbuhnya.

    Sebagai informasi, Menteri PKP Maruarar Sirait melakukan groundbreaking atau peletakan semen dan batu pertama Rumah Gratis bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) sumbangan dari Swasta/Filantropi dalam rangka pencanangan Gerakan Nasional Gotong Royong Membangun Rumah untuk Rakyat.

    Proyek rumah 250 unit yang berlokasi di Desa Sukawali, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Banten itu merupakan hibah dari Bumi Samdoro Sukses sebagai penyedia lahan.

    Pembangunan rumah gratis seluas 2,5 hektare itu akan digarap oleh Agung Sedayu Group serta PIK 2 Development milik pengusaha Sugianto Kusuma atau Aguan.

    Adapun 250 unit rumah tapak ini nantinya memiliki luas tanah 60 m2 dan tipe rumah 36.

    Kompleks perumahan tersebut juga akan dilengkapi fasilitas umum mulai dari mushola, taman, hingga sekolah.

    Maruarar menyebut, rumah gratis ini nantinya bersertifikat hak milik.

    Ia menargetkan pembangunan 250 unit rumah gratis itu rampung pada 28 Oktober 2025 mendatang.

  • Momen Menteri Ara Terampil Aduk Semen di Gerakan Gotong Royong – Page 3

    Momen Menteri Ara Terampil Aduk Semen di Gerakan Gotong Royong – Page 3

    Sebelumnya, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait bersama Pendiri Agung Sedayu Group, Sugianto Kusuma (Aguan) meresmikan peletakan batu pertama (groundbreaking) Pembangunan Rumah Gratis bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Desa Sukawali, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (1/10).

    Dalam acara tersebut, Menteri Maruarar Sirait mengaku pernah bekerja di perusahaan milik Aguan. Namun, kini dia berhasil menduduki posisi diatas Aguan dengan menjadi Menteri PKP.

    “Dulu saya harus jujur ya, saya pernah kerja di tempatnya Pak Aguan jadi advisor, tapi roda itu berputar,” ucap Menteri Ara panggilan akrabnya.

    Kisah yang sama juga terjadi pada mantan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan yang pernah menjadi komandan Presiden Prabowo. Namun, sekarang Luhut harus rela menjadi pembantu Presiden Prabowo Subianto.

    “Saya minta maaf ya, kayak waktu kita di Akmil kan, ada Pak Wiranto, ada Pak Luhut, dan waktu itu Pak Prabowo bilang gini, dulu Pak Luhut komandan saya. Pak Wiranto senior saya,” kata Menteri Ara disambut tepuk tangan penonton.

    Menteri Ara memastikan akan tetap profesional dalam bermitra dengan Agua. Meskipun, Ia pernah bekerja di perusahaan Aguan.

    “Jadi hidup itu bisa begitu ya. Jadi kita harus profesional, betul ya?,” tegas dia.

  • Menteri PKP: Rumah gratis di Tangerang bagi MBR yang belum punya rumah

    Menteri PKP: Rumah gratis di Tangerang bagi MBR yang belum punya rumah

    Tangerang, Banten (ANTARA) – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengungkapkan 250 unit rumah tapak gratis di Kabupaten Tangerang diprioritaskan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang belum memiliki rumah.

    “Tentu kita memprioritaskan adalah masyarakat yang belum punya rumah. Itu prioritas pertama, yang belum punya rumah,” ujar Maruarar dalam acara groundbreaking di Desa Sukawali, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang pada Jumat.

    Dirinya sudah menyampaikan kepada Presiden RI Prabowo Subianto bahwa harus terbangun ekosistem yang baik di perumahan gratis tersebut.

    “Saya sudah sampaikan kepada Presiden pada dua hari lalu, menurut saya harus terbangun nanti ekosistem yang baik di sini,” katanya.

    Maruarar juga berharap agar 250 unit rumah tapak gratis itu juga bisa dihuni dari unsur-unsur TNI-Polri berpangkat rendah hingga para guru.

    “Saya berharap (penghuni) dari 250 rumah itu ada unsur TNI pangkat Tamtama dan Bintara yang mungkin belum pernah bermimpi bisa punya rumah. Ada polisi yang berpangkat rendah. Ada ASN golongan bawah serta ada juga guru-guru,” katanya.

    Maruarar juga meminta agar perumahan yang dibangun di Desa Sukawali, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang tersebut bersifat eksklusif, serta dapat dihuni oleh beberapa komponen masyarakat yang heterogen dan mewakili berbagai macam latar belakang.

    “Kemudian juga saya berharap di sini, supaya ada dinamika nanti dibuat Wakil Menteri PKP Bapak Fahri Hamzah agar terdapat anak-anak muda juga yang mungkin baru menikah, baru punya anak satu, umur-umur 30-35 tahun yang bergerak di dunia usaha. Pak Aguan (Sugianto Kusuma) dari Agung Sedayu Group tolong jangan lupa ada mushola, buat mushola, buat beribadah. Kita pikirkan itu semua dengan utuh,” ujarnya.

    Menteri PKP Maruarar Sirait melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama Rumah Gratis bagi MBR Sumbangan dari Swasta/Filantropi dalam rangka pencanangan Gerakan Nasional Gotong Royong Membangun Rumah untuk Rakyat di lahan yang berlokasi Desa Sukawali, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Banten.

    Lahan tersebut seluas 2,5 hektare merupakan sumbangan dari PT Bumi Samboro Sukses.

    Sedangkan pembangunannya perumahan tersebut sumbangan dari Agung Sedayu Group yang merupakan perusahaan pengembang milik pengusaha Sugianto Kusuma atau Aguan.

    Total rumah yang dibangun sebanyak 250 unit rumah tapak dengan luas tanah 60 m2 dan tipe rumah yakni Tipe 36.

    Kompleks perumahan tersebut juga nantinya dilengkapi fasilitas berupa sekolah, one gate system dan lapangan serbaguna.

    Desain rumahnya sendiri mengusung konsep inklusif dan hijau bagi MBR. Rumah tersebut terdiri dari dua kamar tidur, satu kamar mandi, ruang keluarga, dapur dan garasi untuk parkir mobil dan parkir motor.

    Maruarar menyampaikan bahwa rumah gratis tersebut nantinya bersertifikat hak milik.

    “Ini tidak besar, tapi kita mau mulai cepat. Jadi kita membangun ekosistemnya,” katanya.

    Dirinya menargetkan pembangunan 250 unit rumah gratis di Desa Sukawali, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang dapat selesai pada 28 Oktober 2025 atau bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.

    “Sumpah Pemuda 28 Oktober 2025 paling lama ya,” katanya.

    Menurut Maruarar, pembangunan rumah gratis l tersebut merupakan wujud dari gotong royong dalam mewujudkan penyediaan rumah bagi rakyat.

    “Dari kita, untuk kita, kita rakyat Indonesia, ini bukan waktunya kita basa-basi ngomong gotong royong, gotong royong, tapi tidak pernah gotong royong. Ini waktunya kata dan tindakan sama,” ujarnya.

    Baca juga: Menteri PKP minta dukungan BPKP dampingi Program 3 Juta Rumah

    Baca juga: Menteri PKP yakini gotong royong atasi persoalan minim anggaran
     

    Pewarta: Aji Cakti
    Editor: Evi Ratnawati
    Copyright © ANTARA 2024

  • Menteri Maruarar Minta Maaf Pencanangan Program Rumah Gratis Dimajukan Jadi 1 November 2024

    Menteri Maruarar Minta Maaf Pencanangan Program Rumah Gratis Dimajukan Jadi 1 November 2024

    Tangerang, Beritasatu.com – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Ucapan maaf itu terlontar saat mencanangkan proyek perdana rumah gratis di Sukawali, Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Banten pada Jumat (1/11/2024).

    Kegiatan ini sekaligus menandai dimulainya gerakan nasional gotong-royong membangun rumah untuk rakyat. Ara, sapaan Maruarar, menyebut pencanangan program dilakukan lebih cepat dari seharusnya.

    “Saya minta maaf kepada semuanya karena semestinya kita canangkan pada 10 November, tetapi maju lebih cepat jadi pada 1 November. Apa pun alasannya karena tidak sesuai saya minta maaf,” kata Ara.

    Dalam acara itu turut hadir juga Sugianto Kusuma atau Aguan selaku pengembang proyek rumah gratis ini. Selain itu, hadir juga perwakilan direksi PT Bumi Samboro Sukses sebagai penghibah tanah lokasi proyek.

    Lahan yang disiapkan untuk pembangunan rumah gratis di Kabupaten Tangerang ini memiliki luas sekitar 2,5 hektare. Rumah yang akan dibangun adalah tipe 36 dengan perkiraan luas 60 meter persegi.

    Total akan ada 250 unit rumah yang akan dibangun dalam komplek dengan sistem satu gerbang. Selain itu, di dalamnya akan terdapat rumah ibadah berupa masjid dan lapangan olahraga.

  • Video: Bos Agung Sedayu Group Ikut Bangun Program 3 Juta Rumah

    Video: Bos Agung Sedayu Group Ikut Bangun Program 3 Juta Rumah

    Jakarta, CNBC Indonesia –Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait membocorkan bos Agung Sedayu Group Sugianto Kusuma alias Aguan bakal melaksanakan Groundbreaking (peletakan batu pertama) program tiga juta rumah yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Ara mengungkapkan pembangunannya akan dilaksanakan di Tangerang, Banten, pada November mendatang.

    Selengkapnya dalam program Property Point CNBC Indonesia, Rabu (30/10/2024).

  • Ada Aguan! Daftar 5 Konglomerat RI Diajak Bangun 3 Juta Rumah Prabowo

    Ada Aguan! Daftar 5 Konglomerat RI Diajak Bangun 3 Juta Rumah Prabowo

    GELORA.CO –  Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait mengungkapkan pemerintah mengajak para konglomerat di Indonesia untuk berpartisipasi membangun program perumahan sebanyak 3 juta rumah. Aguan hingga Prajogo Pangestu masuk ke dalam daftar.

    Pria yang akrab disapa Ara ini menyebut, bahkan ia telah mengumpulkan 4 konglomerat alias pemilik perusahaan besar untuk ikut memberikan rumah gratis kepada rakyat yang tidak kesulitan dalam membeli rumah.

    “Saya tadi malam mengumpulkan 4 perusahaan besar di antaranya, Agung Sedayu, Barito pak Prajogo, ada Boy Tohir, ada Pak Frenky (Franky Oesman Widjaja) dari Sinar Mas,” ujarnya saat ditemui di gedung DPR RI Jakarta, Selasa (30/10).

    Pada tanggal 10 November 2024 mendatang, ia akan hadir pada agenda groundbreaking perumahan milik Agung Sedayu Group di Kabupaten Tangerang.

    “Nanti mungkin dibangun berapa ratus rumah, dan itu akan diberikan gratis kepada rakyat. Tanah dari pengusaha, yang ngebangun pengusaha,” sebutnya.

    Ara mengapresiasi para pengusaha yang ikut berkontribusi pada pemenuhan kebutuhan rumah rakyat. “Barusan saya mendapatkan telepon dari Pak Lawrence Barki dari grup Harum Energi. Dia mengatakan, dia juga siap membantu,” imbuhnya.

    Ia menyatakan tidak masalah apabila swasta ikut membangun rumah rakyat dengan berbagai skema dan bentuknya. Hal yang penting adalah bagaimana bantuan hunian tersebut benar-benar diberikan kepada rakyat yang membutuhkan dan tepat sasaran.

    “Macam-macam bentuknya. Kalau dari swasta tanahnya yang bangun rumah juga swasta kan bisa intinya dikasih ke rakyat yang tepat dan jangan sampai salah sasaran. Kita ngasih BLT aja sering tidak tepat. Nanti data base penerima bantuan kalau perlu buat sendiri saja lah,” terangnya.

    Maruarar berharap rencana kerjanya berjalan lancar di lapangan.Selain itu, dirinya juga berharap ke depan tidak ada lagi lokasi pembangunan rumah yang eksklusif. Namun harus dihuni dari berbagai kalangan.

    “Tolong doain ya semoga berhasil. Rencana saya di situ ada guru berpenghasilan rendah, TNI berpenghasilan, Polisi berpenghasilan rendah karena TNI dan Polisi kalau yang bintara atau tamtama jarang pindah tempat. Intinya jangan jadi hunian eksklusif dan variasi ada ASN dan masyarakat juga sehingga bisa jadi role model atau percontohan rumah gratis,” kata Maruarar.

    Berikut Daftar 5 Konglomerat RI:

    Sugianto Kusuma alias Aguan dari Agung Sedayu GroupPrajogo Pangestu dari Grup BaritoFrangky Wijadja dari Grup Sinar MarGaribaldi “Boy” Thohir dari Grup AdaroLawrence Barki dari Grup Harum Energi