Tag: Sudirman

  • Perayaan Natal, Forkopimda Tuban Lakukan Pengecekan di Gereja

    Perayaan Natal, Forkopimda Tuban Lakukan Pengecekan di Gereja

    Tuban (beritajatim.com) – Untuk memastikan pelaksanaan perayaan ibadah Natal di Gereja serta malam Misa, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tuban melakukan pengecekan di sejumlah pos pengamanan dan gereja.

    Adapun pengecekan dipimpin oleh Plt. Kapolres Tuban Kombespol Agung Setyo Nugroho, S.I.K., bersama Wakil Bupati Tuban Drs. Joko Sarwono, dan Dandim 0811 Tuban Letkol Inf Galih Sakti Pramudyo serta unsur Forkopimda lainnya pada Rabu 24 Desember 2025 malam, yang juga turut dihadiri Kombespol Harries Budiharto Kepala Biro perencanaan umum dan anggaran (Karorena) Polda Jatim.

    Wakil Bupati (Wabup) Tuban, Joko Sarwono saat mendatangi Gereja Kristen Jawa (GKJ) yang terletak di jalan Basuki Rahmat memberikan ucapan selamat merayakan Natal kepada jemaah dan memastikan pelaksanaan Ibadah berjalan aman dan lancar.

    Setelah itu, Wabup bersama rombongan bergeser menuju gereja Santo Petrus yang berada di jalan panglima Sudirman Tuban untuk melaksanakan kegiatan yang sama dan meninjau langsung kesiapan personel pengamanan, sarana dan prasarana di pos pelayanan Operasi Lilin Semeru 2025 yang berlokasi di Alun-alun kabupaten Tuban.

    “Tujuannya untuk memastikan kesiapsiagaan pengamanan perayaan Natal dan tahun baru yang dikomandoi Polres Tuban,” ujar Joko Sarwono. Rabu (24/12/2025).

    Menurutnya, pengamanan tidak berhenti malam ini saja, melainkan pada tanggal 25 Desember 2025 serta malam tahun baru nanti. “Harapannya tetap terjaga kondusifitas di wilayah kabupaten Tuban saat perayaan Natal dan tahun baru,” tambahnya.

    Sementara itu, Plt. Kapolres Tuban Kombespol Agung Setyo Nugroho menyampaikan bahwa pengecekan ini bertujuan memastikan seluruh rangkaian pengamanan Natal berjalan optimal, sehingga umat Kristiani dapat melaksanakan ibadah dengan aman dan khidmat.

    “Alhamdulillah dalam pelaksanaannya semua berjalan dengan lancar,” ucap Kombespol Agung sapanya.

    Selain pengecekan di gereja, pihaknya juga memberikan bingkisan kepada petugas jaga yang ada di pos pengamanan dan pos pelayanan untuk memberikan semangat dalam pengamanan. Sehingga, harapannya perayaan natal dan malam tahun baru berjalan dengan aman, lancar dan kondusif.

    “Kami juga mengimbau kepada masyarakat, sesuai dengan arahan dari pemerintah pusat untuk pelaksanaan malam tahun baru nanti tidak dilakukan secara berlebihan sebagai bentuk rasa empati kepada para korban musibah bencana alam, untuk mendoakan atau berdonasi agar membantu saudara kita yang terkena musibah,” pungkasnya. [dya/ian]

  • Diperiksa Kejagung, Sudirman Said Ungkap Ini

    Diperiksa Kejagung, Sudirman Said Ungkap Ini

    FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Mantan Menteri ESDM Sudirman Said angkat bicara soal pemanggilan yang didapatkannya dari Kejaksaan Agung (Kejagung).

    Adapun pemanggilan yang harus dihadapinya ini sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengadaan minyak mentah oleh Pertamina Energy Trading Ltd. (Petral) tahun 2008–2015

    Lewat cuitan di akun media sosial X pribadinya, Sudirman Said angkat bicara sekaligus memberikan pesan khusus.

    “𝗣𝗘𝗡𝗘𝗚𝗔𝗞𝗔𝗡 𝗛𝗨𝗞𝗨𝗠… Teman-teman sekalian. Saya menerima banyak sekali pertanyaan, atensi, dan support sehubungan dengan pemanggilan saya oleh Kejaksaan Agung,” tulisnya dikutip Rabu (24/12/2025).

    “Benar saya kemarin memenuhi panggilan Kejaksaan Agung untuk memberi keterangan sebagai saksi, dalam suatu kasus di Pertamina dan Petral. Kasus yang oleh publik sering disebut “mafia migas”,” sebutnya.

    Soal pemanggilan ini, ia menyebut dirinya mendapatkan kesempatan untuk memberikan penjelasan.

    Entah itu dari apa yang ia kerjakan, dirirnya alami dan apapun yang ia ketahui terkait hal ini.

    “Saya diminta menjelaskan hal-hal apa yang saya kerjakan, saya alami, dan saya ketahui di sekitar tugas saya sebagai Senior Vice President – Integrated Suply Chain, PT Pertamina (Persero), antara 2008-2009,” paparnya.

    “Tentu saya jelaskan sebaik-baiknya, dengan segala kelengkapan dokumen yang ada,” tambahnya.

    Terkait pemanggilan sebagai sanksi ini, Sudirman tegas mengatakan dirinya akan terus berjuang untuk menegakan hukum dan tentunya memberantas korupsi.

    “Sebagai warga negara yang baik, saya akan terus berjuang dan mendukung segala upaya penegakan hukum dan pemberantasan korupsi,” jelasnya.

  • Jampidsus Sebut Kasus Dugaan Korupsi Petral Ada Keterkaitan dengan Riza Chalid

    Jampidsus Sebut Kasus Dugaan Korupsi Petral Ada Keterkaitan dengan Riza Chalid

    Jakarta

    Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung Febrie Adriansyah menyebut kasus dugaan korupsi pengadaan minyak mentah dan produk jadi kilang minyak oleh Pertamina Energy Trading Limited (Petral) masih berkaitan dengan tersangka dugaan korupsi tata kelola minyak mentah, Riza Chalid. Dia mengatakan akan berkoordinasi dengan KPK mengenai kasus yang ditangani.

    “Nanti kita koordinasikanlah, karena kan di sini ada kaitan dengan pemeriksaan dan tersangka Riza Chalid, nah ini juga terkait Petral makanya kita melihat mana nanti yang bisa dikoordinasikan, mana yang ditangani KPK, mana yang kita,” kata Febrie kepada wartawan di Kompleks Kejagung, Jakarta Selatan, Rabu (24/12/2025).

    Namun, kata Febrie, pihaknya masih belum tuntas menangani kasus Petral dan Riza Chalid tersebut. Febrie mengatakan pihaknya masih mendalami barang bukti.

    “Tetapi itu belumlah, belum sampai ujung, masih sifatnya pendalaman alat bukti, nanti secara keseluruhan kita lihat. Apa modusnya, bentuknya apa,” katanya.

    Sementara itu, Febrie tak membeberkan banyak soal perkembangan pencarian Riza Chalid. Dia hanya memastikan pencarian masih terus dilakukan.

    Diketahui, Kejagung memeriksa mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said terkait kasus dugaan korupsi pengadaan minyak mentah dan produk jadi kilang minyak oleh Petral. Sudirman diperiksa dalam kapasitas sebagai saksi.

    “Ya, saya dipanggil sebagai saksi, untuk memberi keterangan berkaitan dengan penyidikan suatu kasus,” katanya saat dikonfirmasi, Selasa (23/12).

    “Saya tidak bisa menjelaskan substansi diskusi, tetapi saya diminta keterangan sebagai Senior Vice President Kepala Integrated Supplay Chain, PT Pertamina Persero pada tahun 2008-2009,” jelasnya.

    Dia menyebut pemeriksaan oleh Kejagung berlangsung selama lima jam. Sudirman Said memastikan mendukung penegakan hukum yang tengah berproses di kejaksaan.

    “Sebagai warga negara yang baik saya mendukung penegakan hukum dan keterangan yang saya berikan semoga membuat duduk perkara menjadi lebih jelas,” jelas Sudirman.

    (fca/dek)

  • Sudirman Said Buka Suara Usai Diperiksa Kejagung

    Sudirman Said Buka Suara Usai Diperiksa Kejagung

    Bisnis.com, JAKARTA – Sudirman Said buka suara melalui akun media sosialnya usai dipanggil oleh Kejaksaan Agung (Kejagung). 

    Dia tidak menampik bahwa dia dipanggil dan dimintai keterangan oleh Kejaksaan Agung terkait kasus mafia migas. Pemanggilan oleh Kejagung ini membuatnya mendapatkan banyak sekali pertanyaan dari berbagai pihak.

    “Benar saya kemarin memenuhi panggilan Kejaksaan Agung untuk memberi keterangan sebagai saksi, dalam suatu kasus di Pertamina dan Petral.  Kasus yang oleh publik sering disebut mafia migas,” ungkapnya melalui akun X, Rabu (24/12/2025).

    Selama dipanggil oleh Kejagung, Sudirman Said menjelaskan hal-hal apa yang dikerjakannya, sekaligus yang dialaminya.

    “Saya ketahui di sekitar tugas saya sebagai Senior Vice President – Integrated Suply Chain, PT Pertamina (Persero), antara 2008-2009. Tentu saya jelaskan sebaik-baiknya, dengan segala kelengkapan dokumen yang ada,” cuitnya.

    Sebagai warga negara yang baik, Sudirman Said mengatakan bahwa dia terus berjuang dan mendukung segala upaya penegakan hukum dan pemberantasan korupsi. Menurutnya, pemberesan mafia migas adalah salah satu unfinished business artinya berkali diupayakan, berkali pula terhalang oleh kepentingan politik sesaat.

    “Saya percaya, negeri ini sungguh kuat, warganya tangguh, dengan sumber daya alam melimpah. PR kita tinggal tiga saja yakni penegakkan hukum, pemberantasan korupsi,  kepemimpinan yang berintegritas dan kompeten,” ungkapnya

    Bila kita bisa menyelesaikan ketiga PR ini, Indonesia ‘unstoppable’, akan menjadi juara.  

    Baru-baru ini, Kejaksaan Agung (Kejagung) telah memeriksa mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said. Dia menambahkan, Sudirman Said diperiksa atas pengetahuannya terkait pengadaan minyak mentah saat menjadi Menteri ESDM 2014-2016.

    Kapuspenkum Kejagung RI, Anang Supriatna mengatakan pemeriksaan itu berkaitan dengan kasus dugaan korupsi pengadaan minyak mentah di Pertamina Energy Trading Limited (Petral) periode 2008-2015.

    “Iya [Eks Menteri ESDM, Sudirman Said diperiksa],” ujar Anang saat dikonfirmasi, Selasa (23/12/2025).

    Anang juga menegaskan bahwa Sudirman Said masih berstatus saksi dalam perkara pengadaan minyak di Petral itu. “Ya dimintai keterangan sebagai saksi dan pengetahuannya [menjadi Menteri ESDM] saat itu,” pungkasnya.

  • ​Rayakan Natal dengan Nonton 1.200 Penyanyi di Christmas Carol Colossal Sudirman

    ​Rayakan Natal dengan Nonton 1.200 Penyanyi di Christmas Carol Colossal Sudirman

    Jakarta: Kawasan Sudirman akan dipenuhi suasana gembira melalui Christmas Carol Colossal Vol. 2 di hari ini. Acara ini dijadwalkan berlangsung mulai pukul 18.00 WIB, bertempat di jalur pedestrian depan FX Sudirman, Jakarta Pusat.

    Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta secara resmi menggelar acara Christmas Carol Colossal Vol. 2. Acara ini hadir sebagai bentuk perayaan Natal 2025 lewat festival musik di ruang publik, tentu dapat dinikmati oleh semua kalangan yang berkunjung. 

    Tidak tanggung-tanggung, sekitar 1.200 penyanyi siap memeriahkan acara ini bersama warga Jakarta dalam suasana Natal. Kehadiran para penyanyi ini diharapkan bisa jadi suasana yang baru dan hangat di tengah suasana Ibu Kota yang sibuk.

    Tidak hanya di FX Sudirman, perayaan Christmas Carol Colossal akan diadakan di sejumlah titik lainnya. Dalam seluruh rangkaiannya, total ada 100 performer yang akan tampil di 10 lokasi berbeda di Jakarta. 

    Tempat-tempatnya antara lain di Bundaran HI, di Sarinah, Taman Literasi, Terowongan Kendal, dan lima wilayah administratif Jakarta.

    Christmas Carol Colossal 2025 ini merupakan bentuk persembahan dari PAM JAYA yang didukung langsung oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. 

    Pemilihan lokasi di depan FX Sudirman ini karena berada di pusat ekonomi Jakarta, lokasi ini pun sangat mudah diakses melalui moda transportasi publik seperti TransJakarta maupun MRT Jakarta (Stasiun Senayan).
     

    Seiring akan diadakan acara tersebut, ornamen Natal mulai dipasang di daerah Balai Kota Jakarta. Ornamen didominasi dengan warna hijau, merah, dan putih khas warna Natal. 

    Beberapa bunga dipasang langsung di dalam pot dan dipasang sebagai hiasan. Bunga yang ditanam merupakan bunga hidup yang asli dengan tambahan ornamen emas di sekitarnya. 

    Tidak hanya berlangsung meriah di FX Sudirman, perayaan Natal juga bisa dirayakan di beberapa titik di Jakarta. 

    Beberapa tempat yang bisa dikunjungi di Jakarta seperti kawasan SCBD Senayan, Mall Pacific Place, dan Tribeca Park di Mal Central Park.

    Pada beberapa tempat tersebut pun menyediakan beragam spot foto yang menarik, seperti ornamen Natal serta pohon Natal raksasa yang mendukung daya tarik masyarakat berfoto. 

    Kegiatan di atas merupakan bentuk perayaan Hari Natal 2025, termasuk pada agenda utama yaitu Christmas Carol Colossal Vol. 2 di FX hari ini.

    (Syarifah Komalasari)

    Jakarta: Kawasan Sudirman akan dipenuhi suasana gembira melalui Christmas Carol Colossal Vol. 2 di hari ini. Acara ini dijadwalkan berlangsung mulai pukul 18.00 WIB, bertempat di jalur pedestrian depan FX Sudirman, Jakarta Pusat.
     
    Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta secara resmi menggelar acara Christmas Carol Colossal Vol. 2. Acara ini hadir sebagai bentuk perayaan Natal 2025 lewat festival musik di ruang publik, tentu dapat dinikmati oleh semua kalangan yang berkunjung. 
     
    Tidak tanggung-tanggung, sekitar 1.200 penyanyi siap memeriahkan acara ini bersama warga Jakarta dalam suasana Natal. Kehadiran para penyanyi ini diharapkan bisa jadi suasana yang baru dan hangat di tengah suasana Ibu Kota yang sibuk.

    Tidak hanya di FX Sudirman, perayaan Christmas Carol Colossal akan diadakan di sejumlah titik lainnya. Dalam seluruh rangkaiannya, total ada 100 performer yang akan tampil di 10 lokasi berbeda di Jakarta. 
     
    Tempat-tempatnya antara lain di Bundaran HI, di Sarinah, Taman Literasi, Terowongan Kendal, dan lima wilayah administratif Jakarta.
     
    Christmas Carol Colossal 2025 ini merupakan bentuk persembahan dari PAM JAYA yang didukung langsung oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. 
     
    Pemilihan lokasi di depan FX Sudirman ini karena berada di pusat ekonomi Jakarta, lokasi ini pun sangat mudah diakses melalui moda transportasi publik seperti TransJakarta maupun MRT Jakarta (Stasiun Senayan).
     

     
    Seiring akan diadakan acara tersebut, ornamen Natal mulai dipasang di daerah Balai Kota Jakarta. Ornamen didominasi dengan warna hijau, merah, dan putih khas warna Natal. 
     
    Beberapa bunga dipasang langsung di dalam pot dan dipasang sebagai hiasan. Bunga yang ditanam merupakan bunga hidup yang asli dengan tambahan ornamen emas di sekitarnya. 
     
    Tidak hanya berlangsung meriah di FX Sudirman, perayaan Natal juga bisa dirayakan di beberapa titik di Jakarta. 
     
    Beberapa tempat yang bisa dikunjungi di Jakarta seperti kawasan SCBD Senayan, Mall Pacific Place, dan Tribeca Park di Mal Central Park.
     
    Pada beberapa tempat tersebut pun menyediakan beragam spot foto yang menarik, seperti ornamen Natal serta pohon Natal raksasa yang mendukung daya tarik masyarakat berfoto. 
     
    Kegiatan di atas merupakan bentuk perayaan Hari Natal 2025, termasuk pada agenda utama yaitu Christmas Carol Colossal Vol. 2 di FX hari ini.
     
    (Syarifah Komalasari)

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News

    (RUL)

  • 4.296 personel Satpol PP siap amankan Jakarta selama libur Nataru

    4.296 personel Satpol PP siap amankan Jakarta selama libur Nataru

    Jakarta (ANTARA) – Sebanyak 4.296 personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) siap mengamankan Jakarta selama perayaan Natal 2025, malam pergantian tahun hingga Tahun Baru 2026.

    Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan di Balai Kota Jakarta, Selasa, merinci jumlah personel tersebut terbagi atas 2.061 orang untuk mengamankan perayaan Natal di 574 gereja.

    Lalu, 1.692 personel disiagakan saat penyambutan Tahun Baru 2026 di 14 titik panggung hiburan sepanjang Jalan Thamrin-Sudirman dan 10 titik hiburan pada wilayah kota dan kabupaten.

    Sedangkan 543 orang lainnya disiagakan di 87 ruang publik yang akan dijadikan sebagai lokasi yang akan dikunjungi masyarakat saat libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

    “Konsentrasi kami bukan hanya pada saat hari H tetapi pasca-nya, biasanya tempat-tempat hiburan seperti Ragunan, Ancol, TMII, Monas dan sebagainya itu juga menjadi obyek yang perlu kami amankan,” kata Satriadi.

    Sebelumnya, Satriadi saat memimpin apel gelar pasukan kesiapan pengamanan menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, di sisi selatan kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Kamis (18/12) meminta seluruh jajarannya melaksanakan tugas secara profesional dan bertanggung jawab dengan mengedepankan pendekatan humanis.

    Dia juga meminta jajarannya memprioritaskan langkah persuasif dan preventif tanpa mengesampingkan ketegasan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

    Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Kejagung Periksa Eks Menteri ESDM Sudirman Said di Kasus Minyak Mentah

    Kejagung Periksa Eks Menteri ESDM Sudirman Said di Kasus Minyak Mentah

    Bisnis.com, JAKARTA — Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan tengah memeriksa mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said.

    Kapuspenkum Kejagung RI, Anang Supriatna mengatakan pemeriksaan itu berkaitan dengan kasus dugaan korupsi pengadaan minyak mentah di Pertamina Energy Trading Limited (Petral) periode 2008-2015.

    “Iya [Eks Menteri ESDM, Sudirman Said diperiksa],” ujar Anang saat dikonfirmasi, Selasa (23/12/2025).

    Dia menambahkan, Sudirman Said diperiksa atas pengetahuannya terkait pengadaan minyak mentah saat menjadi Menteri ESDM 2014-2016.

    Anang juga menegaskan bahwa Sudirman Said masih berstatus saksi dalam perkara pengadaan minyak di Petral itu.

    “Ya dimintai keterangan sebagai saksi dan pengetahuannya [menjadi Menteri ESDM] saat itu,” pungkasnya.

    Sekadar informasi, kasus Petral sudah naik penyidikan pada Oktober 2025. Kasus dugaan rasuah ini merupakan pengembangan dari perkara tata kelola minyak mentah. Oleh karena itu, terdapat sejumlah tersangka yang telah diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi.

    Adapun, korps Adhyaksa mengendus adanya keterlibatan saudagar minyak tersohor Riza Chalid dalam kasus pengadaan minyak mentah di ini. Namun, Kejagung belum menjelaskan secara detail keterkaitan kasus Petral dengan tersangka di kasus tata kelola minyak itu.

  • 5
                    
                        Kejagung Periksa Sudirman Said dalam Kasus Pengadaan Minyak Mentah
                        Nasional

    5 Kejagung Periksa Sudirman Said dalam Kasus Pengadaan Minyak Mentah Nasional

    Kejagung Periksa Sudirman Said dalam Kasus Pengadaan Minyak Mentah
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa eks Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi minyak mentah dan produk kilang di Pertamina Energy Trading Limited (Petral)/Pertamina Energy Service Pte Ltd (PES) periode tahun 2009-2015.
    “Iya benar,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, kepada
    Kompas.com
    , Selasa (23/12/2025).
    Anang menyampaikan, pemeriksaan terhadap
    Sudirman Said
    masih berlangsung.
    “Masih berlangsung,” ucap dia.
    Anang menyebutkan, Sudirman diperiksa karena ia sedang menjabat sebagai Menteri ESDM ketika kasus korupsi di Petral berlangsung.
    Diberitakan sebelumnya, Kejagung membantah telah melimpahkan penanganan kasus dugaan korupsi minyak mentah dan produk kilang di Pertamina Energy Trading Limited (Petral)/Pertamina Energy Service Pte Ltd (PES) periode tahun 2009-2015 ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
    “Pertama, pelimpahan belum ada, belum ada pelimpahan sama sekali. Yang kedua, tidak ada istilah pertukaran atau tukar guling, enggak ada, enggak ada,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, ditemui di Gedung Kejagung, Jakarta, Jumat (21/11/2025).
    Institusi ini menegaskan penyidikan perkara tersebut hingga kini masih berjalan di internal Kejaksaan.
    Anang menjelaskan, penyidikan kasus Petral di Kejagung mencakup periodisasi 2008-2015, berdasarkan dua surat perintah penyidikan (sprindik) yang diterbitkan.
    Sementara itu, KPK menangani dugaan korupsi yang berada dalam periode 2009-2015.
    “Kebetulan juga KPK menangani perkara yang sama, tapi periodenya Kejaksaan Agung kan ada di 2008 sampai 2015 dan kalau enggak salah ada dua, satu lagi periodenya ada sampai 2017, kalau saya tidak salah,” beber Anang.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 8 Titik Perayaan Tahun Baru di Jakarta, Monas Ditiadakan
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        22 Desember 2025

    8 Titik Perayaan Tahun Baru di Jakarta, Monas Ditiadakan Megapolitan 22 Desember 2025

    8 Titik Perayaan Tahun Baru di Jakarta, Monas Ditiadakan
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menetapkan delapan titik perayaan Tahun Baru 2026 di Ibu Kota. Jumlah ini lebih sedikit dari rencana awal yang semula menyiapkan 14 lokasi.
    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung
    mengatakan, pengurangan titik dilakukan dengan tetap mempertahankan lokasi-lokasi utama yang selama ini menjadi tradisi perayaan tahun baru di Jakarta.
    “Dari segi titik lokasi yang sebelumnya dipersiapkan sebanyak 14 titik, akhirnya diputuskan menjadi 8 titik. Dari titik-titik utama yang selama ini menjadi tradisi yang ada di Jakarta, ada beberapa yang dikurangi, di antaranya adalah Monas,” ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Senin (22/12/2025).
    Menurut Pramono, perayaan tahun baru akan dipusatkan di Bundaran Hotel Indonesia (HI). Di lokasi ini, jajaran pimpinan Pemprov DKI akan hadir langsung.
    “Sehingga dengan demikian, titik utamanya nanti ada di Bundaran HI. Di sana akan hadir Gubernur, Wakil Gubernur, dan Sekretaris Daerah,” tuturnya.
    Adapun delapan titik perayaan yang disiapkan meliputi Lapangan Banteng, kawasan M.H. Thamrin, Sarinah, Bundaran HI, Dukuh Atas, Semanggi, kawasan SCBD, dan FX Sudirman.
    Pramono menyebut, perayaan di Bundaran HI akan menghadirkan grup band D’Masiv sebagai bintang tamu utama.
    Pemprov DKI secara khusus meminta lagu “Jangan Menyerah” dibawakan saat detik-detik pergantian tahun.
    “Kami sudah berpesan yang paling utama adalah pas pergantian itu di Bundaran HI kami minta untuk D’Masiv. Judul lagunya ‘Jangan Menyerah’,” tegas Pramono.
    “Karena untuk mesen lagu seperti ini kan enggak gampang, maka itulah yang kami pilih untuk pergantian tahun,” lanjutnya.
    Selain D’Masiv, sejumlah artis ibu kota lainnya juga dijadwalkan tampil mengisi rangkaian acara di Bundaran HI.
    Pramono menambahkan, perayaan tahun baru di Bundaran HI tidak akan menggunakan kembang api.
    Sebagai gantinya, Pemprov DKI menyiapkan pertunjukan video mapping menggunakan drone yang mengusung pesan empati untuk Sumatera.
    Selain itu, akan digelar doa bersama lintas agama dengan melibatkan para pemuka agama.
    “Jadi ada doa bersama semua agama. Yang jelas, semua agama akan ada di tempat itu, karena kan apa yang terjadi pada kita semua menyangkut kita semua,” tutur Pramono.
    Dalam kesempatan yang sama, Pramono menegaskan larangan penggunaan kembang api dalam perayaan tahun baru di seluruh wilayah Jakarta, baik yang digelar pemerintah maupun swasta.
    Keputusan tersebut diambil dalam rapat persiapan perayaan Tahun Baru 2026 di Balai Kota Jakarta, Senin (22/12/2025).
    “Dalam rapat saya sudah memutuskan untuk wilayah seluruh Jakarta, yang diadakan oleh pemerintah maupun swasta, kami meminta untuk tidak ada kembang api,” ujar Pramono.
    Ia mengatakan, Pemprov DKI akan segera menerbitkan surat edaran (SE) untuk menegaskan larangan tersebut.
    Namun, Pramono menyebut pemerintah tidak bisa melarang perorangan yang menyalakan kembang api secara pribadi.
    “Tetapi yang semua yang memerlukan perizinan, perhotelan maupun di pusat perbelanjaan dan sebagainya, semuanya kita minta untuk tidak ada kembang apinya,” tegas Pramono.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • DKI jajaki investasi bidang pertanian dan peternakan di Sulsel

    DKI jajaki investasi bidang pertanian dan peternakan di Sulsel

    Makassar (ANTARA) – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sedang menjajaki peluang investasi di bidang pertanian, perikanan dan peternakan di Sulawesi Selatan (Sulsel).

    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam keterangannya diterima di Makassar, Sabtu, mengatakan Pemprov DKI Jakarta membuka peluang investasi sebagai bagian dari kerja sama jangka panjang yang berorientasi pada ketahanan pangan nasional.

    “Kita mengetahui bersama bahwa Sulawesi Selatan memiliki produksi ikan dan pertanian yang luar biasa,” katanya.

    Karena itu, dia sudah meminta Biro Kerja Sama Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi DKI Jakarta untuk mendalami peluang tersebut. Jika memungkinkan, seperti daerah lain, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersedia untuk berinvestasi di sektor-sektor itu.

    Pramono juga menyambut baik kunjungan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan menyebut Pemprov DKI Jakarta membuka ruang kerja sama dan pengembangan berbagai sektor strategis bersama Sulsel terutama di bidang kepegawaian, birokrasi, pertanian dan peternakan.

    Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan pentingnya membangun kerja sama jangka panjang, khususnya dalam penguatan sektor pangan serta peningkatan tata kelola pemerintahan.

    Menurut dia, sinergi antardaerah sangat diperlukan untuk menjawab tantangan pembangunan ke depan, baik dari sisi ketahanan pangan, birokrasi hingga pemanfaatan teknologi informasi.

    Kedua pihak membahas kerja sama antardaerah yang berkelanjutan, mulai dari penguatan sektor pangan hingga jangka panjang.

    “Termasuk kolaborasi di bidang birokrasi, pertanian, peternakan, IT, BUMD serta pengembangan sistem aplikasi pemerintahan,” ujarnya.

    Ia mengungkapkan bahwa Sulsel memiliki keunggulan komparatif sebagai salah satu lumbung pangan nasional, sementara DKI Jakarta memiliki kekuatan pada aspek manajemen, pembiayaan dan teknologi.

    “Kami berharap kolaborasi ini mampu menciptakan ekosistem pembangunan yang saling melengkapi dan berdampak langsung bagi masyarakat,” katanya.

    Pewarta: Abdul Kadir
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.