Tag: Sudirman

  • Profil Gamal Albinsaid, Inovator Bidang Kesehatan di Komisi X DPR RI

    Profil Gamal Albinsaid, Inovator Bidang Kesehatan di Komisi X DPR RI

    Jakarta, Beritasatu.com – Gamal Albinsaid adalah sosok inspiratif yang dikenal luas sebagai inovator di bidang kesehatan. Kini, ia mengemban amanah baru sebagai anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

    Perjalanan hidupnya yang sarat nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial menjadi pijakan utama dalam kiprahnya di dunia politik. Berikut profil lengkapnya!

    Sosok Gamal Albinsaid

    Lahir di Kota Malang pada 8 September 1989, Gamal Albinsaid menempuh pendidikan dasar hingga menengah di kampung halamannya. Ia merupakan alumnus Madrasah Ibtidaiyah Jendral Sudirman, SMP Negeri 3 Malang, dan SMA Negeri 3 Malang.

    Lulus pada tahun 2007, Gamal melanjutkan pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya dan menyelesaikan program magister di universitas yang sama.

    Kiprah Inovatif di Bidang Kesehatan

    Nama Gamal Albinsaid mulai dikenal publik berkat dedikasinya dalam menciptakan solusi kesehatan berbasis sosial. Ia adalah pendiri Klinik Asuransi Sampah, InMed, Siapapeduli.id, dan sejumlah platform inovatif lainnya.

    Gagasan-gagasan tersebut muncul dari pengalaman menyentuh, yakni kisah seorang anak pemulung yang meninggal dunia karena diare lantaran tidak mampu mengakses layanan kesehatan.

    Komitmen kuat Gamal terhadap pelayanan kesehatan yang merata membuatnya diganjar berbagai penghargaan, baik nasional maupun internasional.

    Salah satu penghargaan paling bergengsi yang diraihnya adalah HRH The Prince of Wales Young Sustainability Entrepreneur Award pada tahun 2014, yang diserahkan langsung oleh Pangeran Charles di Inggris.

    Langkah Politik di Kursi DPR

    Tahun 2024 menjadi tonggak baru dalam perjalanan hidup Gamal Albinsaid. Ia memutuskan terjun ke dunia politik dengan mencalonkan diri sebagai anggota legislatif dari dapil Jawa Timur V melalui PKS.

    Berbekal rekam jejak positif dan gagasan-gagasan progresif, Gamal berhasil meraih 110.385 suara, yang mengantarkannya duduk di Komisi X DPR RI. Komisi ini membidangi sektor pendidikan, olahraga, kebudayaan, serta riset dan teknologi, yang sejalan dengan kepedulian Gamal selama ini.

    Sebagai anggota legislatif, Gamal Albinsaid berharap dapat terus membawa perubahan positif, khususnya dalam bidang pendidikan dan kesehatan. Ia percaya bahwa kebijakan yang berpihak pada rakyat kecil dapat memperbaiki kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.

    Perjalanan Gamal Albinsaid dari seorang dokter muda hingga menjadi anggota Komisi X DPR RI menunjukkan bahwa kepedulian sosial dapat menjadi kekuatan besar dalam membawa perubahan. Dengan rekam jejak inovatif dan dedikasi tinggi, diharapkan Gamal dapat terus menjadi motor penggerak perubahan yang berdampak luas bagi Indonesia.

  • Pemkab Kudus lelang pengelolaan tujuh lokasi parkir ke swasta

    Pemkab Kudus lelang pengelolaan tujuh lokasi parkir ke swasta

    “Total ada 11 ruas jalan sebagai lokasi parkir tepi jalan umum yang dilelangkan oleh Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten bekerja sama dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Semarang. Sedangkan yang sud

    Kudus (ANTARA) – Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, segera melelangkan kembali tujuh lokasi parkir umum kepada pihak swasta sebagai upaya menggenjot penerimaan asli daerah (PAD), setelah sebelumnya dilelangkan namun belum ada peminatnya.

    “Total ada 11 ruas jalan sebagai lokasi parkir tepi jalan umum yang dilelangkan oleh Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten bekerja sama dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Semarang. Sedangkan yang sudah ada pemenangnya baru lima lokasi parkir,” kata Pelaksana tugas Asisten Administrasi Umum Setda Kudus Dwi Agung Hartono di Kudus, Minggu.

    Sementara sisanya, kata dia, segera dilelangkan kembali, sehingga dengan siswa waktu yang ada pemenang lelang bisa mengelola dengan durasi waktu hingga lima bulan ke depan.

    Kelima ruas jalan yang menjadi objek lelang pengelolaan parkir yang sudah ada pemenangnya, yakni Ruas Jalan Jendral Sudirman Zona I mulai dari depan bimbingan belajar GO sampai barat Traffic Light Pegadaian Kudus, kemudian ruas Jalan Sunan Kudus zona 1 timur Jembatan Kali Gelis sampai traffic light depan toko sepeda.

    Tiga ruas jalan lainnya, yakni Jalan Pemuda, Jalan A. Yani, dan parkir lingkungan gedung Taman Bojana.

    Total hasil lelangnya sebesar Rp226,62 juta dari potensi yang diterima pada tahun 2024 sebesar Rp122,15 juta.

    Kepala BPPKAD Kudus Djati Solechah menambahkan lelang kembali untuk tujuh ruas jalan tersisa akan segera diajukan ke KPKNL, setelah berkas dinyatakan komplit.

    Untuk melelangkan pengelolaan parkir, kata dia, dibutuhkan peta jalan, titik koordinat lokasi parkir, serta surat keputusan bupati.

    “Durasi waktunya tentu bisa berbeda-beda ada yang tujuh bulan dan empat bulan, karena disesuaikan dengan siswa waktu tahun anggaran 2025,” ujarnya.

    Pemenang lelang, kata dia, memiliki hak untuk mengakomodir juru parkir lama dengan kesepakatan bisa memenuhi target. Sedangkan tarif parkirnya tetap harus mengikuti peraturan daerah (Perda) tentang Parkir.

    Sebelum dilelangkan, imbuh dia, sudah ada survei dengan menggandeng Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) untuk melakukan penilaian potensi parkir di setiap ruasnya.

    “Pemenang lelang, tentunya juga sudah melakukan survei sendiri potensi hasil parkirnya sehingga mereka berani menawar dengan nilai yang lebih tinggi dari hasil penerimaan sebelumnya,” ujarnya.

    Pewarta: Akhmad Nazaruddin
    Editor: Agus Setiawan
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • `Soekarno Run 2025` siap hentak Solo, pimpinan PDIP `turun gunung`

    `Soekarno Run 2025` siap hentak Solo, pimpinan PDIP `turun gunung`

    Penyanyi sekaligus pemain film Gisella Anastasia (ketiga kiri) berlari bersama sejumlah peserta menuju garis finish saat Soekarno Night Run 2025 di depan alun-alun Kota Blitar, Jawa Timur, Sabtu (22/2/2025) malam. ANTARA FOTO/Irfan Anshori/nz (ANTARA FOTO/IRFAN ANSHORI)

    `Soekarno Run 2025` siap hentak Solo, pimpinan PDIP `turun gunung`
    Dalam Negeri   
    Editor: Calista Aziza   
    Minggu, 15 Juni 2025 – 06:46 WIB

    Elshinta.com – Kota Solo siap dihentak oleh ribuan pasang kaki dalam gelaran akbar bertajuk “Soekarno Run Solo 2025” pada Minggu, karena itu sederetan nama besar pimpinan dari DPP PDI Perjuangan ikut ‘turun gunung’ ke Solo.

    Pimpinan PDIP yang “turun” antara lain Komaruddin Watubun (Ketua DPP bidang Kehormatan Partai), Djarot Saiful Hidayat (Ketua DPP bidang Ideologi dan Kaderisasi), Ronny Talapessy (Ketua DPP bidang Reformasi Hukum), serta Yoseph Aryo Adhi Dharmo (Wakil Sekretaris Jenderal).

    “‘Soekarno Run’ ini adalah cara kita merayakan semangat Bung Karno, agar kita senantiasa berdiri di atas kaki sendiri,” kata Komaruddin Watubun dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Minggu.

    Politikus yang akrab disapa Bang Komar itu mengatakan “Soekarno Run” digelar di Bulan Juni. Di bulan ini Soekarno lahir (6 Juni), wafat (21 Juni), dan Hari Lahir Pancasila juga diperingati setiap 1 Juni.

    Dia memuji gelora semangat warga Solo “menunjukkan bahwa api nasionalisme dan kecintaan pada tanah air tak pernah padam di Kota Budaya ini”.

    Sedangkan Djarot Saiful Hidayat menyatakan ajang lomba lari ini suatu bentuk implementasi nyata ajaran Bung Karno.

    “Peringatan Bulan Bung Karno melalui ‘Soekarno Run’ bukan sekadar seremonial. Ini adalah perwujudan gotong royong dan kebersamaan dalam semangat Pancasila,” kata Djarot.

    Sementara itu, Ronny Talapessy menyoroti relevansi nilai-nilai Bung Karno bagi generasi muda.

    Peringatan Bulan Bung Karno hendaknya diwujudkan dalam tindakan nyata, bukan sekadar hafalan semata.

    “Kegiatan ‘Soekarno Run’ ini menjadi jembatan bagi generasi muda untuk memahami relevansi gagasan Bung Karno, khususnya mengenai semangat kebangsaan dan perjuangan,” kata Ronny.

    Yoseph Aryo Adhi Dharmo menambahkan, ‘Soekarno Run’ adalah perayaan Bulan Bung Karno sebagai simbol persatuan bangsa, tanpa memandang latar belakang, semua berlari di jalur yang sama, menyuarakan semangat kebangsaan.

    Adhi pun menekankan bahwa bulan Juni adalah penanda penting dalam sejarah bangsa Indonesia, diperingati sebagai Bulan Bung Karno. “Bulan Juni adalah bulannya Bung Karno, bulan lahirnya Pancasila,” kata dia.

    Sejumlah anggota DPR RI dari Fraksi PDIP seperti Aria Bima dan Elfonda “Once” Mekel juga diprediksi hadir memeriahkan acara lari ini agar menjadi sorotan tak hanya sebagai ajang olahraga semata, melainkan juga sebagai momen istimewa untuk mengenang dan merayakan nilai-nilai luhur Bapak Proklamator, Soekarno, di tengah gemuruh semangat nasionalisme.

    Antusiasme warga Solo membludak dengan 5.555 peserta telah terdaftar, menandakan hentakan acara itu begitu kuat di Kota Budaya.

    Komaruddin mengatakan kegiatan “Soekarno Run” menjadi bagian dari kerja internal PDI Perjuangan untuk terus menjaga soliditas partai, khususnya di Jawa Tengah.

    “Melalui acara ini, PDI Perjuangan berupaya memperkuat tali silaturahmi antarkader, menggerakkan seluruh organ partai, dan memastikan semangat gotong royong tetap membara di setiap tingkatan, dari DPD, DPC, hingga ranting,” kata Komaruddin.

    Soekarno Run Solo 2025 juga sebuah kompetisi lari dengan sistem pencatat waktu (timing system) yang akurat.

    Kompetisi itu dibagi menjadi dua kategori utama, yaitu Kategori Anak-anak (800 meter) dan Kategori Umum (lima kilometer):

    Kategori anak-anak diperuntukkan bagi peserta di bawah 13 tahun, dengan rute berputar di sekitar Jalan Jenderal Sudirman, meliputi area dari Gladak, Balai Kota, dan kembali menuju Benteng Vastenburg.

    Sedangkan Kategori Umum terbuka bagi siapa saja yang berusia 13 tahun ke atas. Rute larinya akan menyusuri sejumlah ikon dan jalanan utama Kota Solo, dimulai dari Jalan Supit Urang, Pasar Klewer, Jalan Yos Sudarso, Mangkunegaran, Balai Kota, Pasar Gede, dan akan berakhir atau finish di Benteng Vastenburg.

    Sumber : Antara

  • Gaduh Pembangunan Islamic Center di Jambi, Dewan Minta Aparat Hukum Turun Tangan
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        14 Juni 2025

    Gaduh Pembangunan Islamic Center di Jambi, Dewan Minta Aparat Hukum Turun Tangan Regional 14 Juni 2025

    Gaduh Pembangunan Islamic Center di Jambi, Dewan Minta Aparat Hukum Turun Tangan
    Tim Redaksi
    JAMBI, KOMPAS.com
    – Pembangunan Islamic Center di Jambi menyisakan banyak masalah, mulai dari
    atap bocor
    hingga dugaan tindak pidana korupsi.
    Megaproyek ini menelan dana hingga Rp 150 miliar.
    Selama sebulan terakhir, viral atap gedung yang bocor, kemudian dinding dan interior masjid yang dipasang dengan patokan harga tinggi, tetapi kualitasnya rendah.
    “Pembangunan banyak masalah, sementara pemerintah mau minta tambah anggaran. Maka, kami tegas menolak,” kata anggota Komisi I DPRD Provinsi Jambi, Abun Yani, melalui sambungan telepon, Sabtu (11/6/2025).
    Dengan kegaduhan yang muncul akibat pembangunan Islamic Center ini, dia mendorong aparat hukum untuk turun tangan.
    Menurut dia, hanya penegak hukum yang bisa memastikan benar atau salah sehingga semua terungkap dengan transparan.
    Di tengah kegaduhan ini, pemerintah justru sedang melobi anggota dewan meminta tambahan anggaran sebesar Rp 13 miliar untuk pengadaan interior.
    Padahal, kata dia, interior sudah ada dalam perencanaan awal.
    Sejak awal pembangunan, kata Yani, pihaknya menemukan ada indikasi kegagalan dalam pembangunan Islamic Center.
    Sedikitnya, Yani menemukan sejumlah masalah, seperti perencanaan kurang matang, pekerjaan tidak sesuai jadwal, pemilihan material yang jelek, dan penanganan proyek yang tidak profesional.
    Selain itu, pembuatan addendum yang berbeda dengan dokumen asli. Secara hukum, ada dugaan indikasi pelanggaran.
    “Namun, saya diserang, dibilang pencitraan. Baru sekarang banyak yang sadar kalau pembangunan Islamic Center bermasalah,” kata dia.
    Ia juga menyoroti masa pemeliharaan yang terlalu lama, yakni hingga Januari 2026.
    “Kami minta jangan ada tambahan anggaran lagi karena pekerjaan belum selesai,” kata Yani.
    Sekretaris Daerah Jambi, Sudirman, mengakui ada kebocoran di bagian atap bangunan Islamic Center.
    Kendati demikian, kegagalan proyek tersebut masih menjadi tanggung jawab pihak rekanan karena masih dalam tahap pemeliharaan.
    “Masyarakat jangan khawatir, itu masih tanggung jawab rekanan karena masih dalam tahap pemeliharaan. Kami sudah minta kepada pihak rekanan untuk memperbaiki,” ujarnya.
    Pekerjaan fisik sudah dinyatakan selesai melalui
    provisional hand over
    (PHO) pada Januari 2025.
    Saat ini telah masuk tahap pemeliharaan hingga Januari 2026.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Malam Ini Ada Pemadaman Lampu 1 Jam di Jakarta, Simak Lokasinya

    Malam Ini Ada Pemadaman Lampu 1 Jam di Jakarta, Simak Lokasinya

    Jakarta

    Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup, akan ada gerakan memadamkan lampu dan listrik selama satu jam di Jakarta malam ini. Pemadaman lampu dilakukan di sejumlah titik di Jakarta.

    Mengutip dari laman Instagram Provinsi Jakarta @dkijakarta, pemadaman lampu pada Sabtu (14/6/2025) dilaksanakan pada pukul 20.30 – 21.20 WIB. Berikut lokasi-lokasi pemadaman lampu di Jakarta malam ini.

    1. Seluruh bangunan/gedung Kantor Pemerintah Provinsi DKI Jakarta (kecuali rumah sakit, puskesmas, klinik, dan lain-lain)

    2. Jalan Protokol dan Jalan Arteri di 5 Wilayah

    Jakarta Pusat:
    – Jl. Sudirman (Dukuh Atas sampai Gedung Sampoerna Strategic) dan Jl MH. Thamrin
    – Seputaran Jl. Medan Merdeka (Kec. Medan Merdeka Utara depan Istana Presiden)
    – Jl. Gerbang Pemuda – Jl. Asia Afrika
    – Halaman Kantor Balaikota
    – Kantor Walikota Jakarta PusatJakarta Utara:
    – Jl. Yos Sudarso
    – Komplek Kantor Walikota Jakarta Utara
    – Jl. Perintis KemerdekaanJakarta Barat:
    – Jl. Daan Mogot
    – Jl. Kembangan Raya (depan Kantor Walikota Jakarta Barat)
    – Komplek Kantor Walikota Jakarta BaratJakarta Timur
    – Jl. Dr. Sumarno
    – Jl. Perintis Kemerdekaan
    – Komplek Kantor Walikota Jakarta TimurJakarta Selatan
    – Jl. Prapanca Raya
    – Jl. Gebrang Pemuda – Jl. Asia Afrika
    – Jl. Sudirman (Gedung Sampoerna Strategic – Patung Pemuda)
    – Jl. Rasuna Said

    3. Gedung Balaikota

    4. Patung Pemuda

    6. Monumen Nasional

    7. Patung Pahlawan dan Jenderal Sudirman

    Tujuan Pemadaman Lampu 1 Jam

    Berdasarkan situs WWF Indonesia, setiap 10% warga Jakarta yang ikut dalam aksi mematikan lampu beserta alat elektronik yang tidak digunakan selama 1 jam, bisa memberikan manfaat dalam pemenuhan kebutuhan listrik pada 900 desa dan menyumbang oksigen untuk 534 orang. Dalam waktu satu jam saja, hal tersebut juga dapat mengurangi 267 ton emisi karbon dioksida.

    Meskipun gerakan satu jam mematikan lampu tidak dapat mengubah iklim bumi dengan signifikan, tetapi aksi ini menjadi langkah awal untuk masyarakat agar berpartisipasi dalam mendukung perubahan bumi agar terus membaik.

    (kny/zap)

    Hoegeng Awards 2025

    Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini

  • Kualitas udara Jakarta Sabtu ini tak sehat, BMKG sarankan memakai masker

    Kualitas udara Jakarta Sabtu ini tak sehat, BMKG sarankan memakai masker

    Ilustrasi – Warga melintas memakai masker untuk melindungi diri dari debu, di Jembatan Penyeberangan Sepeda (JPS) sekaligus Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Sudirman, Jakarta. ANTARA FOTO/Reno Esnir/hp/aa.

    Kualitas udara Jakarta Sabtu ini tak sehat, BMKG sarankan memakai masker
    Dalam Negeri   
    Editor: Novelia Tri Ananda   
    Sabtu, 14 Juni 2025 – 08:05 WIB

    Elshinta.com –  Kualitas udara Kota Jakarta tercatat tidak sehat pada Sabtu ini dan masyarakat disarankan mengenakan masker saat keluar rumah, demikian seperti dinyatakan dalam laman IQAir yang diperbaharui pada Sabtu pukul 05.00 WIB. IQAir mencatat kualitas udara Jakarta berada pada poin 158 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 65,6 mikrogram per meter kubik atau 13,1 kali lebih tinggi nilai panduan kualitas udara tahunan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

    Adapun PM 2,5 merupakan partikel berukuran lebih lebih kecil 2,5 mikron (mikrometer) yang ditemukan di udara termasuk debu, asap dan jelaga. Paparan partikel ini dalam jangka panjang dikaitkan dengan kematian dini, terutama pada orang yang memiliki penyakit jantung atau paru-paru kronis.

    Rekomendasi kesehatan mengingat kualitas udara saat ini, yakni menghindari beraktivitas di luar ruangan, mengenakan masker saat berada di luar, menutup jendela demi menghindari udara luar yang kotor, n menyalakan penyaring udara. Kualitas udara Jakarta tercatat berada pada urutan kelima sebagai kota paling berpolusi di Indonesia, selain Tangerang, Banten dengan poin 172; Depok, Jawa Barat (171); Surabaya, Jawa Timur (170); Tangerang Selatan, Banten (164).

    Sementara itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengajak masyarakat ikut tantangan #GerakLebihBersih selama 14 hari mulai dari 7-20 Juni 2025 untuk menjaga kondisi udara sekaligus memperingati perayaan puncak Hari Lingkungan Hidup (HLH) 2025. Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep Kuswanto mengatakan gerakan ini mengajak warga untuk beralih ke transportasi umum, berjalan kaki, bersepeda dan moda transportasi ramah lingkungan lainnya.

    Langkah ini, kata Asep dilakukan untuk mengurangi emisi PM 2.5 dan berkontribusi langsung dalam upaya memperbaiki kualitas udara di Jakarta.

    Sumber : Antara

  • Jelang HUT Bhayangkara, Personel Polres Tuban Bersih-Bersih Tempat Ibadah

    Jelang HUT Bhayangkara, Personel Polres Tuban Bersih-Bersih Tempat Ibadah

    Tuban (beritajatim.com) – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-79 Kepolisian Republik Indonesia (Polri) Polres Tuban menggelar kegiatan bakti sosial religi berupa bersih-bersih tempat ibadah.

    Adapun bersih-bersih tempat ibadah ini diantara lain Klenteng Tjoe Ling Kiong di Jalan Panglima Sudirman, Gereja Beth El Tabernakel di Jalan Sumurgempol Tuban, Pura Sanggah Pamuja di jalan Lukman hakim, Kelurahan Doromukti, Kabupaten Tuban.

    Kegiatan ini juga menyasar area pemakaman umum Mbah Randu yang terletak di belakang Mapolsek Tuban.

    Kasihumas Polres Tuban, AKP J. Mintoro menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian menyambut HUT Bhayangkara ke-79, dengan tujuan mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

    “Kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir di tengah masyarakat tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat yang peduli terhadap lingkungan dan toleransi antar umat beragama,” terang AKP J. Mintoro, Jumat (13/6/2025).

    Selain itu, kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian sosial dan mempererat hubungan Polri dengan masyarakat lintas agama, sekaligus menjadi bagian dari semangat pengabdian.

    “Hal ini juga sesuai arah dari Bapak Kapolres Tuban untuk melakukan aksi nyata kepedulian terhadap lingkungan serta kerukunan antar umat beragama,” pungkasnya. [dya/ted]

  • DKI tutup lebih dari 20 ruas jalan pada 15 Juni terkait half marathon

    DKI tutup lebih dari 20 ruas jalan pada 15 Juni terkait half marathon

    Sumber foto: Antara/elshinta.com.

    DKI tutup lebih dari 20 ruas jalan pada 15 Juni terkait half marathon
    Dalam Negeri   
    Editor: Sigit Kurniawan   
    Jumat, 13 Juni 2025 – 23:56 WIB

    Elshinta.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menutup sekitar 22 ruas jalan yang bersinggungan dengan rute kegiatan LPS Monas Half Marathon pada 15 Juni 2025 yang meliputi Jalan Medan Merdeka Selatan sisi Utara dan Jalan Pattimura.

    Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo di Jakarta, Jumat menyebutkan ruas jalan lain yang akan ditutup yakni Jalan Medan Merdeka Timur, Jalan Perwira, dan Jalan Lapangan Banteng Barat.

    Kemudian, Jalan Taman Penjambon dan Jalan Penjambon, Jalan M.I Ridwan Rais, Jalan Arief Rachman Hakim, Jalan Kramat Kwitang, Jalan Medan Merdeka Selatan sisi selatan.

    Lalu, Jalan M.H Thamrin, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Pattimura sisi timur, Jalan Sultan Hasanudin, Jalan Pattimura sisi barat, Jalan Sisingamangaraja arah utara-selatan dari simpang Jalan Sisingamangaraja, Jalan Raden Patah II.

    Selanjutnya, Jalan Sisingamangaraja arah selatan-utara dari simpang Jalan Sisingamangaraja, Jalan Hang Tuah VII sampai dengan Simpang Jalan Sisingamangaraja, jalan Hak Lekir.

    Terakhir, Kupingan Semanggi, Jalan Gatot Subroto, dan Pintu 8 Gelora Bung Karno (GBK).

    Syafrin mengatakan kegiatan LPS (Lembaga Penjamin Simpanan) Monas Half Marathon akan dimulai pukul 05.00-08.30 WIB dengan rute Monas, Silang Barat Daya, Jalan Merdeka Selatan, Jalan Merdeka Timur, Jalan Perwira, Jalan Taman Penjambon, Jalan Pejambon.

    Kemudian, Jalan Medan Merdeka Timur, Jalan M.I Ridwan Rais, Jalan Arief Rahman Hakim, Jalan Kramat Kwitang, Jalan M.I Ridwan Rais, Jalan Medan Merdeka Selatan.

    Lalu, Jalan M.H Thamrin, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Senopati, Jalan Pattimura, Jalan Hasanudin, berputar di simpang Sisingamangaraja, berputar di simpang Masjid Agung Al-Azhar, Jalan Sisingamangaraja, Jalan Jenderal Sudirman, Kupingan Semanggi, Jalan Gatot Subroto, Pintu masuk 8 GBK, dan anex GBK.

    “Diimbau kepada para pengguna jalan agar menghindari ruas jalan tersebut dan dapat menyesuaikan peraturan lalu lintas yang ditetapkan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, petunjuk petugas di lapangan serta mengutamakan keselamatan di jalan,” ujar Syafrin.

    Dia menambahkan, para pengguna kereta api jarak jauh (KAJJ) yang akan menuju Stasiun Gambir diharapkan dapat menyesuaikan waktu perjalanannya.

    Sumber : Antara

  • Ahok Dukung Wacana Pramono Terapkan Jalan Berbayar: Tarif Diatur Gubernur

    Ahok Dukung Wacana Pramono Terapkan Jalan Berbayar: Tarif Diatur Gubernur

    Jakarta

    Eks Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendukung rencana Pemprov DKI Jakarta menerapkan sistem electronic road pricing (ERP) atau jalan berbayar di Jakarta. Ahok menyebut tarif ERP dapat diatur langsung oleh Gubernur.

    “Saya pikir ERP ini nggak salah, selama tujuan awalnya sama. Harganya bisa diadjust oleh Gubernur setiap saat,” kata Ahok seusai jadi pembicara di Jakarta Future Festival di Taman Ismail Marzuki, Jakpus, Jumat (13/6/2025).

    Ahok menerangkan, sistem ERP berbeda dengan tol. Tol memiliki tarif tetap dan tidak bisa diubah sewaktu-waktu. Penetapan tarif tol juga memerlukan birokrasi yang panjang, sehingga berbeda dengan ERP.

    “Nah dengan cara itu kita pakai ERP untuk mengatur lalu lintas. Misalnya contoh ruas ini agak macet gitu ya, orang kenapa nggak mau masuk ke jalan alternatifnya karena mahal itu. Nah itu bisa diturunin harganya. Kalau tol kan nggak, mahal atau mahal gimana pun macet kita nggak ada pilihan,” jelasnya.

    “Jadi jangan kaget kalau tol kan, saya lihat ada persepsi yang mungkin agak keliru mungkin ya. ‘Wwah ini gila nih, jalan tuh pakai tol udah macet, ERP lagi kena duit, duit kita habis dong’. Nah di situ disediakan bus, kayak Sudirman Thamrim, ada bus gratis, ada apa. Dulu sampai kita berpikir mau siapin parkir yang di gedung-gedung,” sambung dia.

    Ahok berpendapat, setiap jalan di Jakarta ini seharusnya memiliki alternatif. Dengan begitu kemacetan atau kepadatan dapat diurai.

    Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bicara sistem electronic road pricing (ERP) atau jalan berbayar di Jakarta. Sistem ini dinilai sebagai langkah tegas untuk mengurangi kemacetan yang semakin parah.

    Dalam acara Leaders Forum di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Selasa (27/5) malam, Pramono menegaskan ERP bukan sekadar alat pengendali lalu lintas, melainkan bagian dari kebijakan keadilan sosial.

    “Kenapa ERP-nya dipasang? Ya kalau kamu punya duit, mau naik mobil satu, mobil tanganmu sepuluh, bawa semua ke Jakarta nggak apa-apa, bayar semua ERP,” sambungnya.

    Pramono juga menyampaikan bahwa saat ini Pemprov Jakarta telah mulai membangun fondasi sistem transportasi publik yang lebih luas dan inklusif, salah satunya melalui integrasi Transjabodetabek.

    (idn/idn)

    Hoegeng Awards 2025

    Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini

  • Peringati Hari Lingkungan Hidup, Ada Pemadaman Lampu 14 Juni di Jakarta

    Peringati Hari Lingkungan Hidup, Ada Pemadaman Lampu 14 Juni di Jakarta

    Jakarta

    Sebagai aksi hemat energi dan memperingati Hari Lingkungan Hidup, ada gerakan mematikan lampu dan listrik yang tidak diperlukan selama satu jam di Jakarta. Aksi dilakukan pada akhir pekan ini.

    Berikut informasinya.

    Mengutip dari laman Instagram Provinsi Jakarta @dkijakarta, pemadaman lampu di Jakarta merupakan langkah pengurangan emisi karbon. Kegiatan akan dilaksanakan pada:

    Hari, tanggal: Sabtu, 14 Juni 2025Waktu: Pukul 20.30 – 21.30 WIBLokasi Pemadaman Lampu

    Aksi pemadaman lampu di Jakarta akan dilakukan pada sejumlah jalan dan gedung di berbagai wilayah, seperti:

    1. Seluruh bangunan/gedung Kantor Pemerintah Provinsi DKI Jakarta (kecuali Rumah Sakit, Puskesmas, Klinik, dll)

    2. Jalan Protokol dan Jalan Arteri di 5 Wilayah

    Jakarta Pusat:
    – Jl. Sudirman (Dukuh Atas sampai Gedung Sampoerna Strategic) dan Jl MH. Thamrin
    – Seputaran Jl. Medan Merdeka (Kec. Medan Merdeka Utara depan Istana Presiden)
    – Jl. Gerbang Pemuda – Jl. Asia Afrika
    – Halaman Kantor Balaikota
    – Kantor Walikota Jakarta PusatJakarta Utara:
    – Jl. Yos Sudarso
    – Komplek Kantor Walikota Jakarta Utara
    – Jl. Perintis KemerdekaanJakarta Barat:
    – Jl. Daan Mogot
    – Jl. Kembangan Raya (depan Kantor Walikota Jakarta Barat)
    – Komplek Kantor Walikota Jakarta BaratJakarta Timur
    – Jl. Dr. Sumarno
    – Jl. Perintis Kemerdekaan
    – Komplek Kantor Walikota Jakarta TimurJakarta Selatan
    – Jl. Prapanca Raya
    – Jl. Gebrang Pemuda – Jl. Asia Afrika
    – Jl. Sudirman (Gedung Sampurna Strategic – Patung Pemuda)
    – Jl. Rasuna Said

    4. Patung Pemuda

    5. Patung Arjuna Wiwaha

    7. Patung Pahlawan dan Jenderal Sudirman

    8. Bundaran Hotel Indonesia

    Tujuan Pemadaman Lampu 1 Jam

    Berdasarkan situs WWF Indonesia, setiap 10% warga Jakarta yang ikut dalam aksi mematikan lampu beserta alat elektronik yang tidak digunakan selama 1 jam, bisa memberikan manfaat dalam pemenuhan kebutuhan listrik pada 900 desa dan menyumbang oksigen untuk 534 orang. Dalam waktu satu jam saja, hal tersebut juga dapat mengurangi 267 ton emisi karbon dioksida.

    Meskipun gerakan satu jam mematikan lampu tidak dapat mengubah iklim bumi dengan signifikan, tetapi aksi ini menjadi langkah awal untuk masyarakat agar berpartisipasi dalam mendukung perubahan bumi agar terus membaik.

    (kny/imk)

    Hoegeng Awards 2025

    Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini