Tag: Sudirman

  • Pulang ke Sulsel, Paskibraka Nasional 2025 Dapat Hadiah Tabungan Pendidikan

    Pulang ke Sulsel, Paskibraka Nasional 2025 Dapat Hadiah Tabungan Pendidikan

    Seleksi ketat dari tingkat kota hingga provinsi sudah ia lalui, hingga akhirnya melangkah ke barisan elit nasional. Bagi Aliah, Paskibraka bukan sekadar baris-berbaris, melainkan sekolah kedisiplinan dan persiapan mental untuk masa depan.

    Berbeda dengan Aliah, Nadhif Infanteri Ibha, siswa SMAN 1 Gowa, membawa semangat lain. Putra seorang anggota TNI ini sudah terbiasa dengan disiplin sejak kecil. Selain aktif di karate dan renang, ia menilai Paskibra adalah jalan mulia.

    “Ini kesempatan bagi anak muda yang ingin mengabdi. Saya bersyukur bisa sampai di tahap ini,” ucapnya mantap.

    Kebahagiaan itu tentu juga milik keluarga. Azmach Febriany, ibu Aliah, tak bisa menutupi rasa haru melihat putrinya berdiri tegak di Istana Negara. Begitu pula dengan Iqbal Basar, ayah Nadhif, yang menilai pencapaian anaknya adalah hasil kerja keras sejak kecil.

    Pemerintah daerah pun turut memberi apresiasi. Muhammad Annas Sudirman, Pelaksana DPPI Makassar, menegaskan bahwa keberhasilan Aliah dan Nadhif membuktikan proses seleksi berlapis berjalan objektif—mulai dari administrasi, psikotes, wawasan kebangsaan, hingga wawancara.

    Pertemuan malam itu ditutup dengan tawa, obrolan ringan, dan semangat yang terasa menular. Bahkan Aliah sempat menyebut sosok Wagub Fatmawati sebagai pribadi yang ramah dan humoris.

    “Rasanya seperti berbincang dengan orang tua sendiri. Kami bisa sharing pengalaman dan bercanda bersama. Terima kasih atas perhatian ini. Semoga anak-anak muda Sulsel terus berprestasi,” kata Aliah.

  • Simak! 16 Titik Kantong Parkir Pacu Jalur di Teluk Kuantan Kuansing

    Simak! 16 Titik Kantong Parkir Pacu Jalur di Teluk Kuantan Kuansing

    Kuantan Singingi

    Polda Riau menyiapkan sejumlah kantong parkir untuk kelancaran Festival Pacu Jalur di Tepian Narosa, Teluk Kuantan, Kuantan Singingi (Kuansing). Ada belasan kantong parkir yang disebar di wilayah Kecamatan Teluk Kuantan, Kuansing.

    Berdasarkan data dari Polda Riau, total ada 16 titik kantong parkir yang diperuntukkan bagi motor, mobil, dan bus. Berikut lokasi tersebut:

    Stadion Sport Center Kuantang Singingi (untuk mobil dan bus)Samsat Teluk Kuantan, Jalan Proklamasi (untuk mobil)Rumah Dinas Polri Jalan Proklamasi (untuk mobil)Lapangan Pelangi Waterpark, Jalan Proklamasi (mobil)Pasar Modern (mobil dan bus)Lapangan Depan Ponpes KH Ahmad Dahlan, Jalan Belibis (mobil dan bus)Terminal Eks Pasar Lumpur, Jalan Imam Munandar (motor)Eks Pasar Lumpur Jalan Imam Munandar (mobil dan bus)Pasar Rakyat (motor)Jalur Dua Jalan Diponegoro (mobil)Halaman Baznas, Jalan Jenderal Sudirman (motor)Halaman Poskeswan, Jalan Jenderal Sudirman (motor)Lapangan Asiong, Jalan Jenderal Sudirman (motor, mobil, dan bus)SMAN Pintar (motor dan mobil)Jalur Dua Karak (mobil dan bus)Jalan Diponegoro

    Rekayasa Lalin di Kuansing

    Direktorat Lalu Lintas Polda Riau melakukan rekayasa lalin menuju ke Kabupaten Kuantang Singingi (Kuansing). Rekayasa lalin dilaksanakan demi kelancaran Festival Pacu Jalur di Tepian Narosa, Teluk Kuantan, Kuantan Singingi (Kuansing).

    Dikutip dari Instagram Ditlantas Polda Riau, rekayasa lalu lintas diberlakukan sejak 18-25 Agustus 2025. Rekayasa lalu lintas dilakukan di beberapa titik, mulai dari Pekanbaru, Kuansing, Indragiri Hulu (Inhu), Siak, hingga Bengkalis.

    “Rekayasa lalu lintas dan pembatasan jam operasional truk dilaksanakan dalam rangka event Pacu Jalur 2025 di Kuansing,” tulis Ditlantas Polda Riau, dikutip detikcom, Selasa (19/8/2025).

    “Kendaraan bertonase berat, terhitung tanggal 18-25 Agustus 2025 hanya bisa melintas pada pukul 23.59 WIB sampai dengan pukul 05.00 WIB,” tulis Ditlantas Polda Riau.

    Pengalihan arus di Indragiri Hulu (Inhu):

    Pengalihan arus di Rengat:

    1. Kendaraan dari arah Rengat, Inhu yang akan ke Kota Pekanbaru dapat melintasi Jalan Simpang PTPT Desa Sentajo-TL RUmdin Bupati Kuansing-belok kanan ke Jalan Teluk Kuantan Kota Pekanbaru
    2. Sebaliknya, kendaraan dari arah Pekanbaru menuju Rengat di TL Rumdin Bupati belok kiri ke Jalan Abdur Rauf-Simpang PTPT Desa Sentajo

    Pengalihan arus di Kota Pekanbaru:

    1. Jalan Lintas Pekanbaru-Kuantan Singingi-Simpang TL Rumdin Bupati Kuansing-belok kanan ke Jalan Merbau Kota Kari-Jalan Lintas Teluk Kuantan Sumatera Barat.
    2. Sebaliknya, dari Sumatera Barat ke Pekanbaru, kendaraan dialihkan ke Jalan Merbau Kota Kari-Tugu Carano-Jalan Lintas Teluk Kuantan Pekanbaru.

    (mei/dhn)

  • Gubernur Sumut Tekankan Pentingnya Kolaborasi BPS dan Pemprov

    Gubernur Sumut Tekankan Pentingnya Kolaborasi BPS dan Pemprov

    Bisnis.com, MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyebutkan sinergitas pengelolaan Satu Data antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dan Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut adalah keharusan.

    Sebab data dan informasi statistik sangat penting, dan menjadi dasar dalam pengambilan keputusan dan penyusunan kebijakan pembangunan daerah.

    Hal itu terungkap pada pertemuan Gubernur Sumut Bobby Nasution bersama Kepala BPS Sumut Asim Saputra di Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan, Selasa (19/8/2025). Pertemuan ini juga sebagai tindak lanjut, penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Gubernur Sumut dengan Kepala BPS Sumut, terkait Sinergi Penyelenggaraan Satu Data Indonesia dan Penyelenggaraan Statistik Sektoral, baru-baru ini.

    “Pelaksanaan Satu Data Daerah merupakan upaya untuk mewujudkan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan melalui standar data yang seragam, metadata yang jelas, serta keterpaduan antar-perangkat daerah,” ucapnya. Hal itu dapat terwujud melalui sinergi dan kolaborasi yang baik antara seluruh pemangku kepentingan yaitu Pemerintah daerah dan BPS di daerah.

    Penerapan kebijakan ini sangat penting untuk mendukung penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah yang lebih berkualitas. Dengan data yang valid dan terintegrasi, proses perencanaan dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran, terukur, dan akuntabel.

    Sementara, Kepala BPS Sumut Asim Saputra menyampaikan, dalam waktu dekat akan ada pertemuan seluruh kepala BPS di Provinsi Sumut. Pada pertemuan itu, akan menyinkronkan serta menyelaraskan program Satu Data, termasuk untuk Provinsi Sumut.

    “Kami sudah bangun aplikasinya dengan berkolaborasi bersama Dinas Kominfo Sumut sebagai Walidata. Nantinya semua data bisa diakses melalui program Satu Data, seperti data penerima Bansos, kesehatan, termasuk data infrastruktur,” ucapnya.

    Turut hadir pada pertemuan tersebut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Sumut Effendy Pohan, Plt Kepala Bappelitbang Sumut Dikky Anugerah, Kepala Dinas Kominfo Sumut Erwin Hotmansah Harahap, Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumut Poppy Marulita Hutagalung, serta pimpinan BPS Sumut.

  • Bendera One Piece Berkibar di Tengah Demo Penolakan Kenaikan PBB 300% di Bone

    Bendera One Piece Berkibar di Tengah Demo Penolakan Kenaikan PBB 300% di Bone

    Sebelumnya, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman telah menanggapi keluhan masyarakat terkait kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang melonjak hingga 300 persen di Kabupaten Bone, sehingga masyarakat dan mahasiswa melakukan aksi protes.

    Menurutnya, persoalan ini masih dalam tahap koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) serta menindaklanjuti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

    “Pada prinsipnya, ini masih kita koordinasikan dengan Kemendagri karena memang ada juga temuan dari BPK. Selama ini banyak tanah yang dipajaki hanya sebatas tanah, padahal di atasnya sudah berdiri rumah-rumah mewah. Bahkan ada yang satu surat tanah, tapi bangunannya empat atau lima rumah, namun PBB yang dibayar hanya tanahnya saja,” kata Andi Sudirman, Minggu (17/8).

    Dia juga menyebut kondisi tersebut saat ini menjadi dilema, karena selama puluhan tahun masyarakat Kabupaten Bone hanya membayar pajak tanah, sementara bangunannya tidak terhitung.

    “Padahal, nilai bangunan cukup signifikan dan seharusnya masuk dalam objek pajak,” ujarnya.

    Meski demikian, kata Andi Sudirman memastikan bahwa pemerintah provinsi akan mengkaji kembali kebijakan tersebut dengan berpedoman pada arahan pemerintah pusat.

    “Kita akan koordinasi lagi, bagaimana arahan pusat, tentu kita ikut,” tuturnya.

    Menanggapi rencana aksi demo terkait kenaikan PBB, Gubernur Sulsel menilai hal itu sebagai bentuk dinamika masyarakat yang wajar. Ia menyebut hampir setiap kebijakan publik selalu ada respons berupa aksi protes.

    “Kalau demo, semua kasus ada demonya. Kemarin ada demo MBG, ada demo ojol, dan sekarang pajak. Justru ini bagus karena ada respons yang bisa menjadi bahan pemerintah untuk mereview kembali kebijakan. Itu tidak ada masalah,” dia memungkasi.

  • PBB di Bone Sulsel Melonjak 300 Persen, Ribuan Orang Gelar Demo di Kantor Bupati

    PBB di Bone Sulsel Melonjak 300 Persen, Ribuan Orang Gelar Demo di Kantor Bupati

    Sebelumnya, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman telah menanggapi keluhan masyarakat terkait kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang melonjak hingga 300 persen di Kabupaten Bone, sehingga masyarakat dan mahasiswa melakukan aksi protes.

    Menurutnya, persoalan ini masih dalam tahap koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) serta menindaklanjuti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

    “Pada prinsipnya, ini masih kita koordinasikan dengan Kemendagri karena memang ada juga temuan dari BPK. Selama ini banyak tanah yang dipajaki hanya sebatas tanah, padahal di atasnya sudah berdiri rumah-rumah mewah. Bahkan ada yang satu surat tanah, tapi bangunannya empat atau lima rumah, namun PBB yang dibayar hanya tanahnya saja,” kata Andi Sudirman, Minggu (17/8/2025).

    Dia juga menyebut kondisi tersebut saat ini menjadi dilema, karena selama puluhan tahun masyarakat Kabupaten Bone hanya membayar pajak tanah, sementara bangunannya tidak terhitung.

    “Padahal, nilai bangunan cukup signifikan dan seharusnya masuk dalam objek pajak,” ujarnya.

    Meski demikian, kata Andi Sudirman memastikan bahwa pemerintah provinsi akan mengkaji kembali kebijakan tersebut dengan berpedoman pada arahan pemerintah pusat.

    “Kita akan koordinasi lagi, bagaimana arahan pusat, tentu kita ikut,” tuturnya.

    Menanggapi rencana aksi demo terkait kenaikan PBB, Gubernur Sulsel menilai hal itu sebagai bentuk dinamika masyarakat yang wajar. Ia menyebut hampir setiap kebijakan publik selalu ada respons berupa aksi protes.

    “Kalau demo, semua kasus ada demonya. Kemarin ada demo MBG, ada demo ojol, dan sekarang pajak. Justru ini bagus karena ada respons yang bisa menjadi bahan pemerintah untuk mereview kembali kebijakan. Itu tidak ada masalah,” katanya menambahkan.

  • TMII Jadi Pilihan Warga Jakarta Berolahraga di Ruang Terbuka Hijau
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        18 Agustus 2025

    TMII Jadi Pilihan Warga Jakarta Berolahraga di Ruang Terbuka Hijau Megapolitan 18 Agustus 2025

    TMII Jadi Pilihan Warga Jakarta Berolahraga di Ruang Terbuka Hijau
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com —
    Kebutuhan ruang terbuka hijau yang nyaman dan terjangkau bagi masyarakat Jakarta terus meningkat.
    Taman Mini Indonesia Indah (TMII) menjadi salah satu alternatif bagi warga yang ingin berolahraga, bersantai, atau menikmati suasana alam di tengah padatnya kota.
    Pantauan
    Kompas.com
    pada Senin (18/8/2025), sejumlah pengunjung memanfaatkan TMII untuk berolahraga di tengah libur cuti bersama HUT ke-80 RI.
    Salah satunya, Febri (42), yang datang bersama istri dan ketiga anaknya untuk berolahraga di area hijau TMII.
    “Ini pertama kalinya sih nyobain ke sini (TMII) buat olahraga. Enak juga. Biasanya (di TMII) cuma jalan-jalan aja,” ujar Febri.
    Ia mengaku memilih TMII karena area yang luas, hijau, dan bebas asap kendaraan, sehingga lebih nyaman untuk beraktivitas bersama keluarga.
    “Kami kan mau olahraga, biar sehat, bawa anak. Kami butuh area yang hijau, yang bebas asap kendaraan,” tambahnya.
    Febri menyoroti minimnya ruang terbuka hijau di Jakarta, terutama untuk area olahraga dan kegiatan keluarga yang bebas dari polusi udara.
    Ia membandingkan dengan
    car free day
    (CFD) di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, yang menurut dia masih tercampur dengan jalur kendaraan bermotor di beberapa titik.
    “Yang pasti, saat ini di Jakarta tuh kurang banget area-area kayak gini. Kami tuh butuh zona yang
    fresh
    kayak gini,” katanya.
    Hal serupa juga diungkapkan Rizki (26), yang tengah beristirahat setelah
    jogging
    . Ia merasa nyaman berolahraga di TMII, apalagi setelah renovasi yang meningkatkan kualitas fasilitas.
    “Buat saya, sudah lebih dari cukup ini (TMII) buat olahraga. Apalagi, sekarang sih udah bagus ya setelah direnovasi,” ucap Rizki.
    Selain sebagai tempat olahraga, TMII juga menawarkan berbagai hiburan dan atraksi wisata, sehingga pengunjung dapat menikmati aktivitas fisik sekaligus bersantai dan menikmati suasana taman yang asri.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Ribuan petugas angkut 79,29 ton sampah sisa perayaan HUT RI di Jakarta

    Ribuan petugas angkut 79,29 ton sampah sisa perayaan HUT RI di Jakarta

    Jakarta (ANTARA) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta mengerahkan ribuan petugas untuk mengangkut 79,29 ton sampah sisa kegiatan Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 RI yang berlangsung Minggu (17/8) di berbagai lokasi di Jakarta.

    “Jumlah personel yang dikerahkan sebanyak 1.800 orang,” jelas Humas DLH DKI Jakarta Yogi Ikhwan saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

    Adapun rincian 1.800 orang itu terdiri dari 400 orang ditempatkan di Jakarta Pusat, 200 orang di Jakarta Utara, 200 orang di Jakarta Timur, 200 orang di Jakarta Selatan dan 200 orang di Jakarta Barat.

    Selain itu, diterjunkan pula 100 orang di Unit Pengelola Sampah Terpadu (UPST) dan 500 orang di Unit Pengolahan Sampah (UPS) Badan Air.

    Sementara itu, sarana dan prasarana yang dikerahkan untuk menangani sampah sisa perayaan HUT RI, antara lain 12 unit truk anorganik, 10 unit mini dump truk atau mobil lintas, 12 unit truk compactor, 14 unit mobil penyapu jalan atau road sweeper dan 40 unit dust bin.

    Sebelumnya, Kepala DLH DKI Jakarta Asep Kuswanto mengatakan 1.800 petugas tersebut bekerja dalam dua sesi di sejumlah titik keramaian, mulai dari Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Kawasan Monas, Balai Kota, hingga rute karnaval di kawasan Sudirman-Thamrin.

    Tak hanya sarana dan prasarana kebersihan, fasilitas sanitasi berupa mobil toilet turut disebar di berbagai titik, di antaranya 10 unit di kawasan Monas, tiga unit di depan Hotel Kempinski, tiga unit di depan Hotel Pullman, dua unit di Taman Sumenep, serta masing-masing satu unit di kawasan Dukuh Atas dan Sampoerna Strategic.

    DLH juga menerjunkan tim kebersihan di area tenda UMKM, baik di dalam area Monas (Silang Selatan, Silang Timur, dan Silang Barat) maupun di luar area Monas, seperti Jalan Sunda, Jalan Pamekasan, Jalan Tanjung Karang, Jalan Galunggung, Jalan Karet Pasar Baru Timur III, dan Wisma Danantara.

    Sedangkan kendaraan penyapu jalan difokuskan di area dalam Monas dan sepanjang rute karnaval.

    Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Pengamanan lalu lintas selama HUT RI berjalan lancar

    Pengamanan lalu lintas selama HUT RI berjalan lancar

    Kepala Korlantas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho. (ANTARA/HO-Divisi Humas Polri)

    Korlantas: Pengamanan lalu lintas selama HUT RI berjalan lancar
    Dalam Negeri   
    Editor: Novelia Tri Ananda   
    Senin, 18 Agustus 2025 – 13:51 WIB

    Elshinta.com – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mengatakan pengamanan lalu lintas pada perayaan HUT Ke-80 RI pada Minggu (17/8) melalui Operasi Merdeka Jaya 2025 berjalan lancar.

    “Operasi Merdeka Jaya ini bagian daripada atensi Bapak Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo sehingga all out dari Mabes Polri dan Polda Metro Jaya memantau dan alhamdulillah berjalan dengan lancar,” kata Kepala Korlantas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

    Agus mengatakan, suasana di jalan sekitar Monas hingga Sudirman, Jakarta Pusat, berjalan kondusif dengan masyarakat yang hadir menunjukkan antusiasme tinggi untuk mengikuti perayaan.

    “Masyarakat juga riang gembira. Anggota juga dengan semangat di lapangan, loyalitas demi Merah Putih,” katanya.

    Meski volume kendaraan meningkat tajam selama pelaksanaan acara, kondisi lalu lintas dapat dikendalikan karena Polantas telah menyiapkan langkah antisipasi untuk menghadapi lonjakan arus kendaraan di sejumlah titik.

    “Memang ada peningkatan traffic counting-nya. Jadi, peningkatan jumlah kendaraan, peningkatan massa yang hadir. Namun, alhamdulillah kita sudah mempersiapkan dengan sebaik-baiknya,” katanya.

    Ia menambahkan, pengamanan lalu lintas telah dirancang sejak awal melalui Tactical Floor Game (TFG), termasuk skenario pengalihan arus, pengawalan, hingga penutupan kegiatan. Selain itu, dilakukan pula langkah penutupan lalu lintas di sekitar lokasi acara secara situasional dan fleksibel.

    Meski beberapa ruas jalan ditutup saat puncak acara, jalur alternatif tetap disiapkan untuk menjaga kelancaran mobilitas.

    “Jalan pada prinsipnya hanya buka-tutup ya. Jadi tidak absolut untuk ditutup. Jadi, rekayasa lalu lintas ini tergantung kegiatan, termasuk juga jumlah kendaraan,” katanya.

    Agus mengatakan, dengan berakhirnya seluruh rangkaian perayaan, arus lalu lintas di kawasan Monas hingga Jalan Sudirman kini pun telah kembali normal.

    Sumber : Antara

  • Polri Pastikan Lalu Lintas Jakarta Kembali Normal Usai Perayaan HUT ke-80 di Monas – Page 3

    Polri Pastikan Lalu Lintas Jakarta Kembali Normal Usai Perayaan HUT ke-80 di Monas – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia (HUT ke-80 RI) di kawasan Monas sampai Bundaran HI, Jakarta berjalan aman dan tertib pada Minggu 17 Agustus 2025.

    Meski sempat menimbulkan kepadatan, polisi memastikan lalu lintas Jakarta kembali normal usai acara berakhir.

    Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho mengatakan, pengamanan HUT ke-80 RI berlangsung sesuai rencana lewat Operasi Merdeka Jaya 2025.

    “Operasi Merdeka Jaya ini bagian daripada atensi Bapak Kapolri, sehingga all out dari Mabes Polri dan Polda Metro sampai malam ini untuk memantau dan alhamdulillah berjalan dengan lancar,” ujar Agus dalam keterangan tertulis, Senin (18/7/2025).

    Dia mengatakan, jumlah kendaraan sempat terjadi lonjakan di sejumlah titik, namun hal tersebut sudah diantisipasi sebelumnya.

    “Memang ada peningkatan traffic counting-nya. Jadi peningkatan jumlah kendaraan, peningkatan massa yang hadir. Tetapi alhamdulillah kita sudah mempersiapkan dengan sebaik-baiknya,” terang Agus.

    Polisi pun, kata dia, telah menyiapkan berbagai skenario, namun dilakukan secara situasional dan fleksibel saat perayaan HUT ke-80 RI.

    “Jalan pada prinsipnya hanya buka-tutup ya. Jadi tidak absolut untuk ditutup. Jadi rekayasa lalu lintas ini tergantung kegiatan, termasuk juga jumlah kendaraan,” ucap Irjen Agus.

    Dia menegaskan, meski beberapa ruas jalan ditutup saat puncak acara, jalur alternatif tetap disiapkan untuk menjaga kelancaran mobilitas.

    Sepanjang malam, suasana di lapangan disebut kondusif. Ribuan warga yang hadir larut dalam kegembiraan menyaksikan parade budaya, kendaraan hias, sampai pesta kembang api.

    “Masyarakat juga riang gembira. Anggota juga dengan semangat di lapangan, loyalitas demi Merah Putih. Dengan berakhirnya seluruh rangkaian perayaan, arus lalu lintas di kawasan Monas hingga Sudirman kini telah kembali normal,” tandas Agus.

     

    Semarak perayaan HUT RI 17 Agustus masih terasa sepanjang bulan Agustus ini. Beberapa momen heroik tertangkap kamera kala upacara berlangsung, seperti aksi tangkas paskibra berikut. Seorang paskibra berhasil menyelamatkan momen sakral upacara kala be…

  • Hari ini tak ada ganjil genap di Jakarta

    Hari ini tak ada ganjil genap di Jakarta

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meniadakan sistem ganjil-genap untuk kendaraan pribadi di berbagai ruas jalan wilayah Jakarta pada Senin.

    “Sehubungan dengan diputuskannya 18 Agustus 2025 sebagai Hari Cuti Bersama berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga Menteri Nomor 3 tahun 2025, pelaksanaan sistem Ganjil Genap di berbagai ruas jalan di Jakarta ditiadakan,” demikian disampaikan Dinas Perhubungan DKI Jakarta melalui laman Instagram resmi yang dikutip Senin.

    Peniadaan sistem ganjil genap itu juga sesuai dengan Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 88 tahun 2019 Pasal 3 ayat 3 yang menyebutkan sistem ganjil genap tidak diberlakukan pada hari Sabtu, Minggu, dan libur nasional yang ditetapkan dengan Keputusan Presiden.

    Meski demikian, Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengimbau warga agar tetap menjaga keselamatan dan mematuhi rambu lalu lintas.

    Seperti diketahui, sistem ganjil genap diterapkan di 25 lokasi di Jakarta untuk mengendalikan penggunaan kendaraan pribadi, alih-alih kebijakan sistem jalan berbayar secara elektronik atau Electronic Road Pricing (ERP).

    Di Jakarta Pusat, ganjil genap diterapkan di Jalan Gajah Mada, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Majapahit, Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan MH Thamrin dan Jalan Jenderal Sudirman.

    Kemudian, Jalan Salemba Raya sisi barat dan Jalan Salemba Raya sisi timur (mulai dari Simpang Jalan Paseban Raya sampai Jalan Diponegoro), Jalan Kramat Raya, Jalan Stasiun Senen, Jalan Pintu Besar Selatan dan Jalan Gunung Sahari.

    Di Jakarta Selatan, yakni Jalan Sisingamangaraja, Jalan Panglima Polim, Jalan Fatmawati, Jalan Balikpapan, Jalan Kyai Caringin, Jalan Suryopranoto, Jalan Gatot Subroto dan Jalan HR Rasuna Said.

    Sementara di Jakarta Barat dan Jakarta Timur, yakni Jalan Tomang Raya, Jalan Jenderal S Parman, Jalan MT Haryono, Jalan DI Pandjaitan dan Jalan Jenderal A Yani.

    Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.