Tag: Sudirman

  • Hasil Evaluasi Lokasi CFD Ponorogo Pindah, Jalan Bhayangkara dan Dr Sutomo Bakal Dua Arah Saat Event

    Hasil Evaluasi Lokasi CFD Ponorogo Pindah, Jalan Bhayangkara dan Dr Sutomo Bakal Dua Arah Saat Event

    Laporan Wartawan Tribunjatim.com, Pramita Kusumaningrum 

    TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO – Jalan Bhayangkara dan Jalan dr Sutomo Ponorogo bakal menjadi dua arah selama berlangsungnya Car Free Day (CFD) di Jalan HOS Cokroaminoto dan Jalan Jendral Sudirman setiap hari Minggu.

    Ini setelah pihak Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (FLLAJ) melakukan rapat evaluasi perpindahan CFD Ponorogo. Diketahui CFD Ponorogo semula di Jalan Suromenggolo atau biasa dikenal dengan nama Jalan Baru.

    Kemudian dipindah ke Jalan HOS Cokroaminoto dan Jalan Jendral Sudirman Ponorogo pada Minggu 9 Februari 2025 lalu. Rapat digelar di aula kantor Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM (Diperdagkum) Ponorogo.

    “Dalam rapat itu hasilnya memang Jalan Bhayangkara dan Jalan dr Sutomo menjadi dua arah. Tetapi selama CFD saja,” ungkap KBO Satlantas Polres Ponorogo, Iptu Wawan Aprilia, Senin (17/2/2025).

    Dia menjelaskan bahwa dua kali CFD, ada beberapa hal dievaluasi oleh FLLAJ.  Khususnya terkait emergency, baik RS maupun jemaah gereja. 

    “Tadi kita rapat koordinasi dengan instansi terkait dan juga perwakilan masyarakat yang ada di sekitar lokasi CFD,” kata mantan KBO Satintel Polres Ponorogo ini.

    Kesepakatannya, bahwa di Jalan dr Sutomo karena ada 2 rumah sakit (Rumah Sakit Umum Aisyiyah dan Rumah Sakit Darmayu) diberlakukan dua arah.

    “Jalan dr Sutomoni, ada 2 RS diberlakukan dua arah, dari arah timur dan barat selama CFD. Jadi mulai jam 5-9 diberlakukan dua arah, tujuannya untuk. Mempermudah akses yang menuju ke RS biar tidak terlalu jauh,” urainya.

    Pun dengan Jalan Bhayangkara juga disepakati bersama, khusus jalur ke gereja itu diberlakukan dua arah selama CFD.

    “Tadi sudah disepakati bersama bhw akses masuk diutamakan. Agar tidak ada miss komunikasi , pihak gereja memberikan tanda pengenal atau id bagi jemaat. Termasuk pelajar ketika ada acara ekstrakurikuler karena di lokasi ada beberapa sekolah,” terangnya 

    Kepala Disperdagkum Ponorogo, Ringga Dwi Heri Irawan menjelaskan bahwa secara umum CFD di Jalan HOS Cokroaminoto dan Jalan Jendral Sudirman aman, ramai dan lancar.

    “Karena disitu banyak pihak, kita undang. Seperti gereja di Jalan Jendral Sudirman. Juga ada rumah sakit di Jalan dr Sutomo. Dan sekolah juga ada,” tegasnya.

    Bahwa, mereka menanyakan tentang akses. Dan semua menurutnya telah disepakati bagaimana untuk mengclearkan akses tersebut.

    “Sudah kita jelaskan bagaimana akses ke gereja ke sekolah ke rumah sakit semua sudah klir. Akses jalan selama CFD di dr Sutomo dan bhayangkara kontra flow dua arah,” terangnya.

    Sementara untuk sekolah seperti SMPN 1, 6, 3, 4 maupun 5 dikasih kartu indentitas termasuk jamaah Gereja.

    “Insyaallah duduk bersama sudah klir. Termasuk parkir,” pungkas mantan Camat Badegan ini,

  • Transjakarta akan tempatkan petugas di perlintasan KA

    Transjakarta akan tempatkan petugas di perlintasan KA

    Arsip – TransJakarta melintas saat berlangsungnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di kawasan Jenderal Sudirman, Jakarta, Sabtu (3/7/2021). (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

    Transjakarta akan tempatkan petugas di perlintasan KA
    Dalam Negeri   
    Editor: Calista Aziza   
    Senin, 17 Februari 2025 – 09:38 WIB

    Elshinta.com – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) akan menempatkan petugas di perlintasan kereta api (KA) guna membantu pengaturan lalu lintas di jalur perlintasan KA.

    “Transjakarta akan menempatkan petugas khusus untuk membantu pengaturan lalu lintas di jalur perlintasan kereta api,” kata Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT Transjakarta, Tjahyadi Dermawan dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin.

    Keputusan ini menyusul kejadian pada Sabtu (15/2) sekitar pukul 13.00 WIB, saat armada bus listrik Transjakarta milik operator Bianglala Metropolitan dengan nomor BMP 240364 sempat terhambat perjalanannya di pintu lintasan rel KA di Green Garden arah Pasar Baru pada saat melintasi rel dan sirine berbunyi.

    Tjahyadi merujuk hasil investigasi internal mengatakan tidak ada kendala teknis pada bus saat kejadian tersebut.

    Berdasarkan investigasi, laju bus terhambat setelah melewati sebagian rel kereta, lalu lampu lalu lintas menunjukkan indikator merah dan ada kendaraan lain di bus.

    “Bus sudah melintasi sebagian rel kereta, sebelum sirine berbunyi dan palang pintu perlintasan kereta ditutup,” ujar Tjahyadi.

    Setelah lampu merah selesai, kata dia, kendaraan di depan bus berjalan dan bus lalu melaju dengan normal.

    Tjahyadi mengakui saat itu kepanikan terjadi karena penumpang memaksa turun dan memecahkan kaca samping sebelah kiri.

    “Kami memohon maaf atas ketidaknyamanannya. Hal ini menjadi perhatian serius Transjakarta untuk melakukan evaluasi SOP pramudi khususnya pada rute-rute yang melintasi rel kereta api,” katanya.

    Sumber : Antara

  • Tim Pemecah Kemacetan Mempercepat Arus Lalu Lintas Keluar Masuk Jakarta, Ini Titik-titiknya – Halaman all

    Tim Pemecah Kemacetan Mempercepat Arus Lalu Lintas Keluar Masuk Jakarta, Ini Titik-titiknya – Halaman all

     

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman menyampaikan tim pemecah kemacetan berfungsi untuk mempercepat arus lalu lintas keluar masuk Jakarta.

    Latif telah melakukan penempatan sejumlah petugas di beberapa titik.

    “Personel sudah saya kirim untuk plottingannya sambil lihat situasi nanti laporan dari wilayah mana tempat-tempat yang memang ada muncul kemacetan tim urai ini bergerak,” ucap Latif kepada wartawan di Jakarta, Senin (17/2/2025).

    Tim pemecah kemacatan bergerak dinamis menggunakan sepeda motor melihat situasi di lapangan.

    Untuk pagi hari, tim urai beroperasi mulai dari jam 06.00 WIB sampai dengan jam 08.30 WIB.

    “Jadi upayanya adalah mempercepat arus yang akan masuk dari Jakarta, seperti mulai dari Cakung, mulai dari Kalimalang, mulai dari Depok yang dari Trakindo, mulai dari Lenteng Agung, dari Ciputat masuk ke Pondok Indah, terus dari Daan Mogot,” sambung dia.

    Personel ditugaskan di pintu-pintu masuk ke Jakarta terutama di jalan arteri pada pagi hari.

    Pun demikian pada sore hari, petugas juga akan menempati titik-titik yang sudah ditentukan untuk yang akan keluar Jakarta. 

    Sama seperti titik tadi,  jalur Sudirman-Thamrin sama jalur Gatot Subroto menjadi titik konsentrasi.

    “Bagaimana kendaraan-kendaraan ini kan menumpuknya di situ pada sore hari, yaitu mulai jam 16.00 WIB sampai nanti jam sekitar jam 21.00 WIB,” tuturnya.

    Namun petugas lalu lintas di lapangan akan tetap bersiaga hingga pukul 22.00 WIB sampai arus kendaraan sudah terurai.

    Kapolda Cek Lokasi

    Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto turun langsung mengecek kerja tim pemecah kemacetan Polda Metro Jaya untuk memastikan kelancaran lalu lintas pada Jumat (14/2/2025) malam.

    Karyoto melakukan pengecekan tepatnya di traffic light (lampu merah) Kuningan dan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan pada saat jam sibuk yakni dimulai dari pukul 18.30 WIB.

    “Kami ingin memastikan bahwa tim ini siap bertugas dengan maksimal dalam mengatasi kepadatan lalu lintas. Oleh karena itu, pengecekan langsung di lapangan sangat penting untuk menilai efektivitas strategi yang telah disiapkan,” kata Karyoto.

    Dalam pengecekan itu, Karyoto menemukan indikasi pelanggaran lalu lintas yang menjadi penyebab kemacetan.

    Kebiasaan buruk pengendara mulai dari menerobos lampu merah, parkir sembarangan, hingga menggunakan trotoar sebagai jalur alternatif.

    “Hal-hal seperti ini yang sering memperparah kondisi lalu lintas. Oleh karena itu, kami minta masyarakat untuk lebih sadar dan tidak melakukan pelanggaran yang bisa mengganggu kelancaran arus kendaraan,” ungkapnya.

    Meski tim pengurai kemacetan ini sudah bekerja dengan optimal, namun hal itu akan sia-sia jika tidak adanya kesadaran pengendara untuk bisa tertib berlalu lintas.

    “Kami terus berupaya mengatasi kemacetan dengan berbagai strategi di lapangan. Namun, upaya ini tidak akan berhasil tanpa kesadaran dan kerja sama dari masyarakat. Kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk tetap disiplin dan mengutamakan keselamatan,” tuturnya.

    Nantinya, Karyoto akan melakukan pengecekan secara berkala untuk mempersiapkan sejumlah strategi mengatasi kemacetan di Jakarta.

    “Kami akan terus melakukan evaluasi dan perbaikan agar strategi penguraian kemacetan semakin efektif. Harapannya, Jakarta bisa memiliki lalu lintas yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi semua pengguna jalan,” tukasnya.

     

  • Tes Kesehatan, Gubernur Sulsel Terpilih Andi Sudirman: Kolesterol Agak Tinggi Sedikit – Page 3

    Tes Kesehatan, Gubernur Sulsel Terpilih Andi Sudirman: Kolesterol Agak Tinggi Sedikit – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Gubernur dan Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Selatan (Sulsel) terpilih periode 2025-2030, Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati Rusdi (Andalan Hati) merampungkan pemeriksaan kesehatan di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta. Dalam pemeriksaan tersebut, Andi mengaku kesehatannya dalam kondisi normal.

    “Semua normal-normal saja mungkin kolesterol agak tinggi sedikit mungkin makanannya harus dijaga Insyaallah fit mengikuti tahapan selanjutnya,” kata Andi di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Senin (17/2/2025).

    Dia mencatat, kolesterolnya mencapai angka 212 mg/dL. Dia pun bercanda tingginya kolesterol diakibatkan usai menyantap sop konro.

    “Kolesterol batasnya 200, saya 212 agak sedikit, mungkin habis makan konro hehe,” canda adik kandung dari Menteri Pertanian Amran Sulaiman ini.

    Andi memastikan, usai pemeriksaan kesehatan dirinya akan tetap berada di Jakarta. Sebab dalam beberapa hari menjelang pelantikan 20 Februari 2025, akan ada gladi resik dan gladi kotor.

    “Kita tunggu sampai pelantikan karena ada beberapa kali gladi, besok dan lusa,” ungkap dia.

    Terkait pelantikan, dia mengaku tidak ada persiapan khusus. Begitu juga retret yang dilakukan setelahnya.

    “Tidak ada persiapan khusus jelang retret dan pelantikan. Kalau persiapan retret seperti pakaian seragam boleh bawa apa dan tidak boleh bawa apa tapi paling penting kita ikuti semuanya,” ungkap dia.

    Andi menegaskan, fisiknya dalam keadaan prima karena dia memiliki program Sulsel anti malas gerak yang mewajibkan 10 ribu langkah per hari.

    “Kita ada program di Sulsel program nanti anti malas gerak, jadi jalan kaki 10 ribu langkah setiap hari,” tutur dia.

    Andi menambahkan, ada hal-hal yang boleh dan tidak selama retret. Dia memastikan bakal mengikuti sesuai prosedur.

    “Yang tidak boleh bawa itu istri hehe, handphone masih boleh dibawa, ajudan tidak boleh, fitting pakaian sudah kita kasih saja ukuran biasanya kalau pakai lapangan kan sudah standar besar-besar sedikit kurang sedikit plus minus bisa dipakai, jadwal sudah ada diawali pembukaan diawali penutupan,” tandas Andi Sudirman.

     

  • Catat, 6 Rekomendasi Tempat Makan Pempek Legendaris di Palembang

    Catat, 6 Rekomendasi Tempat Makan Pempek Legendaris di Palembang

    1. Pempek Ek Dempo 103

    Pempek Ek Dempo 103 dikenal sebagai salah satu tempat makan pempek legendaris dan memiliki cita rasa khas. Tempat ini telah berdiri sejak 1982 dan menggunakan ikan belida sebagai bahan baku utamanya.

    Namun tidak jarang rumah makan ini juga menggunakan jenis ikan lain tetapi masih dengan cita rasa khas yang dibuatnya. Adapun tempat makannya menyediakan beragam menu pempek seperti pempek lenjer kecil, telur kecil, dan paket lainnya.

    Lokasi Pempek Ek Dempo 103 berada di Jalan Lingkaran No.60-357E, 15 Ilir, Ilir Timur I, Kota Palembang, Sumatera Selatan. Tempatnya buka setiap hari pada pukul 08.00 hingga 18.00 WIB.

    2. Pempek Nony 168

    Pempek Nony 168 merupakan salah satu tempat yang wajib dikunjungi untuk mencicipi sajian pempek. Terdapat pilihan varian yang bisa dicoba seperti pempek telur kecil, lenjer kecil, adaan, kulit, dan lain-lain.

    Tempat makan ini juga menyediakan menu paket yang bisa dinikmati mulai dari ukuran kecil hingga besar. Saat ini Pempek Nony 168 memiliki sejumlah cabang di kota Palembang dan yang paling populer berada di Sudirman.

    Lokasinya yang berada di Sudirman beralamatkan di Jl. Jend. Sudirman No. 952, 20 Ilir D. III, Kec. Ilir Tim. I, Kota Palembang, Sumatera Selatan. Tempatnya buka setiap hari pukul 07.00 hingga 18.00 WIB.

  • 9 Kuliner di Purwokerto yang Menggugah Selera, dari Menu Kekinian hingga Legendaris

    9 Kuliner di Purwokerto yang Menggugah Selera, dari Menu Kekinian hingga Legendaris

    PIKIRAN RAKYAT – Purwokerto dikenal dengan berbagai kuliner yang menggugah selera. Berbagai pilihan hidangan mulai dari makanan tradisional yang legendaris hingga menu kekinian yang sedang tren, bisa ditemukan di setiap sudut kota ini.

    Kuliner di Purwokerto tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga mengajak pengunjung untuk merasakan keunikan cita rasa yang menjadi ciri khas dari daerah ini. Jika sedang merencanakan perjalanan ke Purwokerto, pastikan untuk mengunjungi tempat-tempat makan yang sudah terkenal dan wajib dicicipi ini.

    Bagi pecinta kuliner, Purwokerto adalah surga yang menyajikan berbagai pilihan menu menggoda. Dari soto legendaris yang sudah ada sejak puluhan tahun hingga warung makan dengan konsep kekinian yang menyajikan berbagai macam menu modern, semuanya ada di sini.

    Tidak hanya menawarkan rasa yang lezat, namun juga pengalaman kuliner yang akan memuaskan keinginan akan kelezatan dan kenikmatan berbagai hidangan lokal.

    Tidak hanya soal rasa, tempat-tempat makan ini juga menawarkan atmosfer yang berbeda, mulai dari suasana makan di pinggir jalan yang nyaman hingga tempat yang lebih elegan dan instagramable untuk menikmati hidangan.

    Jadi, tidak heran jika Purwokerto menjadi salah satu destinasi kuliner yang kian diminati oleh wisatawan lokal maupun luar kota. Berbagai kuliner yang ditawarkan sangat menggambarkan kekayaan budaya Banyumas, menjadikannya tujuan kuliner yang penuh cerita.

    1. RM. Cahaya Mas

    Berlokasi di Jl. Overste Isdiman No.10, Cigrobak, Purwokerto Lor, RM. Cahaya Mas menawarkan pengalaman kuliner khas Banyumas yang begitu memikat. Rumah makan ini terkenal dengan berbagai hidangan nasi campur yang menggugah selera.

    Salah satu menu andalannya adalah nasi campur ayam yang dilengkapi dengan sambal khas, sayuran segar, dan lauk pauk pilihan yang membuat setiap suapan semakin nikmat.

    Suasana di RM. Cahaya Mas sangat nyaman, cocok untuk makan bersama keluarga atau teman-teman. Selain itu, harga yang terjangkau menjadikan tempat ini sebagai pilihan favorit banyak orang.

    2. Soto Sokaraja

    Jika berbicara tentang soto legendaris di Purwokerto, Soto Sokaraja adalah salah satu yang paling dikenal. Terletak di Jl. Jend. Sudirman No.58, Purwokerto, soto ini sudah ada sejak bertahun-tahun lalu dan menjadi salah satu ikon kuliner di Banyumas.

    Soto Sokaraja memiliki cita rasa yang khas dengan kuah bening yang gurih, lengkap dengan potongan daging ayam atau sapi yang empuk dan irisan lontong. R

    asanya yang ringan namun kaya rempah membuat soto ini sangat digemari oleh banyak orang. Tidak hanya nikmat, Soto Sokaraja juga menjadi pilihan yang tepat untuk sarapan atau makan siang.

    3. Sate Bebek Tambak

    Ilustrasi sate.

    Bagi pecinta sate, Sate Bebek Tambak yang terletak di Jl. Raya Barat Tambak No.19, Kec. Tambak adalah tempat yang wajib dicoba.

    Sate bebek yang disajikan di sini memiliki tekstur daging yang empuk dan gurih. Bumbu kacang yang digunakan memiliki rasa manis gurih yang pas, memberikan sensasi rasa yang berbeda dari sate pada umumnya.

    Tempat ini sangat cocok bagi yang mencari pengalaman makan sate dengan bahan daging yang lebih unik dan lezat.

    4. Bakso Pekih

    Terletak di Jl. Pekih, Purwokerto, Bakso Pekih adalah tempat yang menawarkan bakso dengan cita rasa yang tidak biasa. Bakso di sini memiliki bola bakso besar dengan isian daging yang sangat padat dan kenyal. Kuahnya yang gurih dan segar membuat setiap suapan semakin nikmat.

    Bakso Pekih juga terkenal dengan pelayanannya yang cepat dan ramah, menjadikannya sebagai tempat favorit bagi banyak warga lokal maupun wisatawan.

    5. Es Duren NIKI ECO Purwokerto

    Untuk yang mencari kesegaran di tengah panasnya kota Purwokerto, Es Duren NIKI ECO adalah pilihan yang tepat. Berlokasi di Jl. Jend. Sudirman No.320, tempat ini menyajikan es duren yang segar dan lezat dengan tambahan berbagai topping menarik.

    Durian yang digunakan selalu dalam kondisi segar dan manis, memberikan cita rasa es duren yang menggoda. Suasana yang nyaman dan modern menjadikan tempat ini juga cocok untuk bersantai sambil menikmati hidangan manis.

    6. Bakmi Gareng Purwokerto

    Berlokasi di Jl. S. Parman, Bakmi Gareng adalah tempat makan yang menawarkan mie dengan cita rasa khas Banyumas. Bakmi di sini disajikan dengan berbagai pilihan topping, mulai dari ayam, hingga sayuran segar.

    Tekstur mie yang kenyal dan kuah yang gurih membuat Bakmi Gareng menjadi salah satu favorit di Purwokerto. Tempat ini cocok bagi yang ingin menikmati mie yang lezat dalam suasana yang santai.

    Lokasi kuliner ini masuk jajaran kuliner legendaris yang sudah ada sejak tahun 1950 dan tetap eksis sampai saat ini, bahkan tidak pernah sepi pengunjung.

    7. Bakso & Soto “Sami Asih”

    Jika mencari tempat yang menyajikan kombinasi bakso dan soto dalam satu tempat, Bakso & Soto “Sami Asih” di Jl. Pramuka No.23, Purwokerto adalah pilihan yang tepat.

    Kuliner ini memiliki rasa yang sangat nikmat dan cocok bagi yang ingin menikmati bakso dan soto dengan cita rasa khas. Baik bakso maupun soto di sini memiliki cita rasa yang penuh rempah, memberikan sensasi yang berbeda dari tempat lainnya.

    8. Rumah Djago Djowo

    Rumah Djago Djowo yang terletak di Jl. Gelora Indah I, Mangunjaya, menawarkan pengalaman makan dengan menu-menu khas Jawa Tengah. Dengan konsep interior yang unik dan nyaman, rumah makan ini sangat cocok untuk acara makan bersama keluarga atau teman-teman.

    Menunya terdiri dari berbagai hidangan khas Jawa yang sangat lezat, seperti nasi liwet dan aneka olahan ikan laut.

    9. Soto Ayam Jalan Bank

    Soto Ayam Jalan Bank di Jl. RA Wiryaatmaja No.14-15 adalah pilihan sempurna bagi penggemar soto ayam.

    Kuah soto yang kaya akan rempah dan disajikan dengan potongan ayam yang empuk, dipadu dengan lontong atau nasi, menjadikan hidangan ini sangat nikmat. Tempat ini sudah terkenal sejak lama, dan menjadi destinasi kuliner favorit di Purwokerto Barat.

    Itulah 9 tempat kuliner di Purwokerto yang wajib dicoba. Dari menu kekinian hingga makanan legendaris, semuanya menawarkan cita rasa yang unik dan mengesankan. Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk menjelajahi kuliner khas Purwokerto yang menggugah selera ini.***

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • Razia saat Momen Valentine di Kaltara, 30 Orang Terciduk, 5 Pasangan di Antaranya Bukan Suami Istri – Halaman all

    Razia saat Momen Valentine di Kaltara, 30 Orang Terciduk, 5 Pasangan di Antaranya Bukan Suami Istri – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, TARAKAN – Total 30 orang diciduk tim gabungan dari berbagai hotel dan penginapan di wilayah Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara), Jumat (14/2/2025) malam.

    Lima pasangan di antara ke-30 orang yang diamankan itu ternyata bukan suami istri.

    Razia dilakukan bertepatan pada momen hari kasih sayang (Valentine), Jumat (14/2/2025) malam dan dipimpin Satpol PP Kota Tarakan berlangsung mulai pukul 21.00 hingga Sabtu (15/2/2025) pukul 00.10 dini hari Wita. 

    Tidak kurang 40 personel gabungan terdiri dari Satpol PP, Polres Tarakan, Pomal, TNI AL, BNNK Tarakan, Dinas Pariwisata, Disdukcapil, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak merazia hotel dan losmen.

    Dalam razia gabungan tersebut, menyasar sekitar 11 tempat penginapan terdiri dari hotel dan losmen di Kota Tarakan.

    Hasilnya setelah mendatangi beberapa hotel di Tarakan, Kalimantan Utara didapati 30 orang terjaring razia.

    Lima orang pasangan muda mudi di antaranya bukan pasutri atau belum menikah diamankan tim gabungan.

    Kepala Satpol PP dan PMK Tarakan, Sofyan melalui Rohimansyah, Kasi Pembinaan Pengawasan dan Penyuluhan mengatakan, 11 tempat penginapan didatangi rata-rata hotel, termasuk losmen.

    “Malam ini kami laksanakan kegiatan kepatuhan terhadap pelaksanaan Perda dan Perwali Tarakan tahun 2025,” ujar Rohimansyah.

    Perda yang dijadikan dasar untuk kegiatan adalah Perda Nomor 21 Tahun 2000 tentang Asusila, Perda Nomor 13 tentang Trantibmum, Perda Nomor 9 Tahun 2011 tentang Usaha Kepariwisataan, Perda Nomor 2 Tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan, Perda Nomor 8 Tahun 2012 tentang Perlindungan dan Pemenuhan Hak-Hak Anak.

    “Pada giat malam ini, objek sasarannya adalah hotel. Dari kegiatan ini, kami di dalam tim melibatkan unsur TNI Polri, OPD terkait termasuk BNNK, Pengadilan dan Kejaksaan terlibat dalam tim.”

    DIANGKUT SATPOL PP – Lima pasangan bukan suami istri kedapatan ngamar di hotel wilayah Tarakan, Kalimantan Utara saat razia gabungan, Jumat (14/2/2025) malam hingga dini hari, Sabtu (15/2/2025). Total 30 orang diamankan dalam razia gabungan ini.

    “Hasilnya didapatkan atau diamankan 30 orang. Terdiri 15 perempuan dan 15 laki-laki,” ujarnya.

    Untuk yang berpasangan ditemukan di dalam kamar ada lima pasang dari hotel berbeda.

    Di antaranya Hotel B berada di Jalan Jenderal Sudirman, Hotel M di Jalan Jenderal Sudirman. 

    Lalu ada juga di TL , salah satu losmen, kemudian di Hotel TT Jalan Mulawarman.

    Di hotel TT didapati 1 pasangan bukan suami istri dan satu kamar berisi 7 anak tengah berkumpul.

    Menyusul di Hotel GC Jalan Mulawarman ditemukan satu pasangan. 

    Selanjutnya, di Hotel A masih di Jalan Mulawarman didapati satu pasangan.

    Di hotel M berada di Jalan Hasanuddin didapati dua pasangan. 

    Tim juga menyasar ke losmen C 1 dan C 2, Hotel F di Jalan Yos Sudarso, dan Hotel G di Jalan Gajah Mada. 

  • Jelang Konser Linkin Park, Berikut Cara ke Stadion Madya GBK Naik Transportasi Umum

    Jelang Konser Linkin Park, Berikut Cara ke Stadion Madya GBK Naik Transportasi Umum

    Jakarta: Linkin Park siap menggelar konser di Stadion Madya, Kompleks GBK, Jakarta, pada Minggu, 16 Februari 2025. Sudah tahu bagaimana cara menuju venue jika menggunakan transportasi umum?

    Stadion Madya yang terletak di Kompleks Gelora Bung Karno (GBK) ini bisa diakses dengan transportasi umum loh. Ini cocok bagi penonton Linkin Park yang tidak ingin ribet cari tempat parkir atau terjebak macet saat menuju ke venue.

    Cara ke Stadion Madya
    Ada sejumlah transportasi umum yang bisa dimanfaatkan mulai dari Transjakarta, MRT dan KRL Commuter Line. Berikut detailnya:

    TransJakarta

    Untuk menuju ke Stadion Madya GBK, pengunjung dapat memilih koridor:
    1 Blok M-Kota, turun di Halte Senayan Bank DKI
    3F Kalideres-GBK, turun di Halte Senayan Bank DKI
    4C Pemuda Merdeka – Bundaran Senayan, turun di Gelora Bung Karno 1
    6M St. Manggarai-Blok M, turun di Halte Senayan Bank DKI
    9C Rute Pinang Ranti-Bundaran Senayan, turun di Halte Senayan Bank DKI
     

     

    MRT

    Bagi yang naik MRT bisa turun di Stasiun MRT Istora Mandiri. Setelah itu bisa dilanjutkan dengan jalan kaki kaki menuju Pintu 6 atau 7 GBK, melalui Plaza Tenggara kemudian Plaza Barat dan masuk Pintu 1 ke Stadion Madya.
    KRL Commuter Line

    Apabila naik KRL kamu bisa turun di Stasiun KRL Sudirman lalu transit dengan kereta MRT dari Stasiun MRT Dukuh Atas BNI. Selanjutnya turun di Stasiun MRT Istora Mandiri.

    Jakarta: Linkin Park siap menggelar konser di Stadion Madya, Kompleks GBK, Jakarta, pada Minggu, 16 Februari 2025. Sudah tahu bagaimana cara menuju venue jika menggunakan transportasi umum?
     
    Stadion Madya yang terletak di Kompleks Gelora Bung Karno (GBK) ini bisa diakses dengan transportasi umum loh. Ini cocok bagi penonton Linkin Park yang tidak ingin ribet cari tempat parkir atau terjebak macet saat menuju ke venue.

    Cara ke Stadion Madya
    Ada sejumlah transportasi umum yang bisa dimanfaatkan mulai dari Transjakarta, MRT dan KRL Commuter Line. Berikut detailnya:

    TransJakarta

    Untuk menuju ke Stadion Madya GBK, pengunjung dapat memilih koridor:
    1 Blok M-Kota, turun di Halte Senayan Bank DKI
    3F Kalideres-GBK, turun di Halte Senayan Bank DKI
    4C Pemuda Merdeka – Bundaran Senayan, turun di Gelora Bung Karno 1
    6M St. Manggarai-Blok M, turun di Halte Senayan Bank DKI
    9C Rute Pinang Ranti-Bundaran Senayan, turun di Halte Senayan Bank DKI
     

     

    MRT

    Bagi yang naik MRT bisa turun di Stasiun MRT Istora Mandiri. Setelah itu bisa dilanjutkan dengan jalan kaki kaki menuju Pintu 6 atau 7 GBK, melalui Plaza Tenggara kemudian Plaza Barat dan masuk Pintu 1 ke Stadion Madya.

    KRL Commuter Line

    Apabila naik KRL kamu bisa turun di Stasiun KRL Sudirman lalu transit dengan kereta MRT dari Stasiun MRT Dukuh Atas BNI. Selanjutnya turun di Stasiun MRT Istora Mandiri.

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (RUL)

  • KCI Luncurkan Kartu Disabilitas, Bisa Jadi Kartu Multitrip KRL
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        14 Februari 2025

    KCI Luncurkan Kartu Disabilitas, Bisa Jadi Kartu Multitrip KRL Megapolitan 14 Februari 2025

    KCI Luncurkan Kartu Disabilitas, Bisa Jadi Kartu Multitrip KRL
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) meluncurkan
    Kartu Disabilitas
    untuk kaum difabel yang akan mengakses kereta rel listrik (KRL) Commuter Line. 
    Hal ini agar penyandang disabilitas mudah dikenali.
    “Tidak hanya sekadar untuk menandai teman-teman disabilitas, tetapi mengundang
    security
    dan
    passenger service
    untuk segera mengenali dan membantu penyandang disabilitas,” kata Asdo di acara Grand Launching Kartu Disabilitas, Jumat (14/2/2025).
    Apalagi, penyandang disabilitas merupakan salah satu pengguna prioritas.
    Selain sebagai identitas penyandang disabilitas, kartu tersebut bisa digunakan sebagai Kartu Multi Trip (KMT) untuk transaksi pembayaran KRL.
    Proses pembuatan dan peresmian Kartu Disabilitas ini memakan waktu yang panjang.
    “Kami tidak mau ada ketersinggungan dari penyandang disabilitas sehingga kami melibatkan komunitas, termasuk pemerintah daerah dan pemerintah kota, agar semua bisa terlayani,” kata dia.
    Kartu Disabilitas akan dikalungkan bersamaan dengan kartu pembayaran KRL.
    Kartu ini bertuliskan “Disabilitas” yang berisi 12 gambar penyandang disabilitas.
    Di bawah kartu ini juga terdapat tulisan “Jangan Biarkan Kami Berdiri.”
    Peningkatan layanan ini juga sesuai dengan Undang-Undang No. 8 Tahun 2016 Pasal 18 tentang penyandang disabilitas serta Standar Pelayanan Minimum (SPM) yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri.
    Kartu Disabilitas bisa diperoleh dengan mendaftarkan dan registrasi secara online melalui
    barcode.
    Kemudian, akan dihubungi petugas untuk proses pengambilan Kartu Disabilitas di Stasiun Bogor, Juanda, Sudirman, Tanah Abang, Duri, dan Stasiun Bekasi.
    Sebelumnya, KAI Commuter juga telah meluncurkan layanan khusus disabilitas di nomor 081296605747 yang sudah ada sejak akhir tahun 2019.
    Dengan menghubungi nomor tersebut, pengguna dengan disabilitas dapat meminta bantuan petugas stasiun saat akan naik menggunakan Commuter Line.
    Tercatat, sepanjang tahun 2024 lalu, pengguna dengan disabilitas yang menggunakan fasilitas tersebut sebanyak 883 pengguna.
    Angka tersebut meningkat 19 persen dari total pengguna disabilitas dalam menggunakan fasilitas tersebut pada tahun 2023 yaitu sebanyak 741 pengguna.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemecah Kemacetan, Lemkapi: Kita Dukung Untuk Kenyamanan Warga Jakarta – Halaman all

    Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemecah Kemacetan, Lemkapi: Kita Dukung Untuk Kenyamanan Warga Jakarta – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Upaya Polda Metro Jaya mengurai kemacetan di wilayah Jakarta mendapat apresiasi.

    Diketahui Polda Metro Jaya baru-baru ini membentuk Tim Pemecah Kemacetan dalam rangka memperlancar arus lalu lintas di sejumlah jalan rawan macet.

    Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Dr Edi Hasibuan menyambut baik hadirnya Tim Pemecah Kemacetan yang diinisiasi Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya.

    Ia berharap hadirnya Tim Pemecah Kemacetan bisa menekan angka kemacetan di berbagai tempat yang selama ini rawan macet.

    “Kita sambut baik pembentukan Tim Pemecah Kemacetan yang digagas Ditlantas Polda Metro Jaya ini. Semoga kehadiran polisi lalu lintas ini bisa memperlancar arus lalu lintas di Jakarta,” kata Edi Hasibuan kepada Tribunnews.com di Jakarta, Jumat (14/2/2025).

    Menurut Edi Hasibuan kehadiran Tim Pemecah Kemacetan setiap pagi dan sore di wilayah Jakarta tentu sangat dibutuhkan masyarakat.

    Setiap jam sibuk khususnya jam masuk kantor pada pagi hari dan jam pulang kantor pada sore hari  masyarakat harus berjuang melawan macet di hampir seluruh jalanan Jakarta.

    Dengan kehadiran polisi lalu lintas di setiap ruas jalanan Jakarta, diharapkan bisa memberikan kenyamanan kepada masyarakat dan kemacetan bisa terurai.

    “Kehadiran Tim Pemecah Kemacetan menunjukkan bahwa polisi telah hadir sebagai pelayan, pelindung, dan pengayom masyarakat,” kata  ketua Program Studi Magister Hukum Universitas Bhayangkara Jakarta ini.

    Menurut Edi Hasibuan, hasil riset Lemkapi menunjukkan masyarakat kerap mengeluh soal kemacetan di Jakarta saat berangkat dan pulang sekolah serta saat berangkat dan pulang bekerja.

    Kemacetan terjadi karena warga yang tinggal di Bekasi, Tangerang, Depok, dan Bogor banyak yang bekerja di Jakarta.

    Keluhan masyarakat ini ternyata bisa dibaca Polda Metro Jaya dengan membentuk Tim Pemecah Kemacetan.

    “Kita dukung Tim Pemecah Kemacetan ini untuk kenyamanan masyarakat Jakarta,” ucap mantan anggota Kompolnas ini.

    Sebelumnya Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto menegaskan pembentukan tim ini bertujuan untuk mengurangi titik-titik rawan macet, terutama di jam sibuk.

    Ia pun meninjau langsung personelnya yang bekerja mengurai kemacetan di sejumlah titik.

    “Kami ingin memastikan bahwa tim ini siap bertugas dengan maksimal dalam mengatasi kepadatan lalu lintas. Karena itu, pengecekan langsung di lapangan sangat penting untuk menilai efektivitas strategi yang telah disiapkan,” ujar Irjen Karyoto, Jumat (14/2/2025).

    Dari hasil patroli, terlihat bahwa tim telah bergerak cepat dalam mengurai kepadatan, mengatur arus lalu lintas, serta memberikan imbauan kepada pengendara.

    Ke depan, Polda Metro Jaya akan terus memantau dan mengevaluasi pelaksanaan Tim Pemecah Kemacetan guna meningkatkan efisiensi dan memastikan kelancaran mobilitas masyarakat di Jakarta.

    Polda Metro Jaya berkomitmen untuk terus meningkatkan efektivitas pengelolaan lalu lintas demi kelancaran mobilitas masyarakat di Jakarta.

    “Kegiatan pengawasan seperti ini akan terus dilakukan secara berkala guna memastikan kondisi lalu lintas yang lebih baik,” ujarnya.

    Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi menuturkan kegiatan berlangsung dalam dua sesi yakni pukul 06.00-08.30 WIB dan 16.00-22.00 WIB.

    Menurutnya, operasi Tim Pemecah Kemacetan fokus pada persimpangan dan jalur-jalur padat kendaraan.

    Ade berujar langkah ini merupakan bagian dari strategi kepolisian dalam mengatasi kepadatan lalu lintas, terutama saat jam sibuk, dan akhir pekan.

    “Kami telah menempatkan 90 personel di beberapa titik rawan macet, bersama dengan tim Sabhara dan Brimob. Selain itu, 45 unit motor dinas juga dikerahkan agar petugas dapat lebih cepat mengatur arus lalu lintas,” ujarnya.

    Tim ini tidak hanya bertugas mengurai kemacetan, tetapi juga memastikan keamanan di sekitar lokasi padat kendaraan.

    Untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas di masing-masing titik ada 10 personel yang ditugaskan sesuai kebutuhan dan kegiatan dilakukan secara stasioner.

    Selanjutnya petugas akan mengatur siklus lampu lalu lintas secara manual.

    Jalur dengan antrean kendaraan lebih panjang akan mendapatkan prioritas lebih lama dibanding jalur yang lebih lengang.

    “Jika antrean di satu jalur mencapai satu kilometer, sementara jalur lain hanya 100 meter, maka jalur yang lebih panjang akan kami dahulukan dua kali lipat,” tambahnya.

    Selain itu, pengeras suara (TOA) akan digunakan untuk memberikan informasi langsung kepada pengendara, sehingga mereka lebih cepat memahami situasi di lapangan dan dapat menyesuaikan perjalanan.

    Berikut sejumlah titik operasi tim pemecah kemacetan:

    Pos Pagi:

    Cawang (Offramp Bukopin) – Memprioritaskan arus kendaraan dari tol dalam kota ke arah barat.

    TL Pancoran (Ende 4) – Mengatur kendaraan dari arah timur menuju TL Kuningan.

    Tegal Parang (Offramp Tegal Parang) – Menerapkan sistem buka-tutup kendaraan dari tol ke jalan arteri.

    TL Kuningan (Ende 3) – Menarik arus kendaraan dari Tegal Parang menuju Semanggi dan Rasuna Said.

    Offramp Semanggi – Mengelola lalu lintas dari tol dan arteri ke TL Kuningan dan Semanggi.

    Pos Sore:

    Mangkuluhur Artotel – Mengatur arus kendaraan dari Slipi dan Sudirman menuju Cawang.

    TL Slipi & TL Tomang – Rekayasa lalu lintas kendaraan dari arah Semanggi dan Harmoni.

    Turunan Layang Antasari – Mengontrol arus kendaraan menuju Ragunan dan Cilandak.

    Bundaran Senayan & Bundaran HI – Mengurai kepadatan di sekitar kawasan bisnis dan perkantoran.