Tag: Sudin

  • Kebakaran di Kebayoran Lama Jaksel, Menewaskan Kuli Bangunan Berusia 60 Tahun – Halaman all

    Kebakaran di Kebayoran Lama Jaksel, Menewaskan Kuli Bangunan Berusia 60 Tahun – Halaman all

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kebakaran hebat terjadi di Jalan Terusan Hang Lekir, Grogol Selatan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan merenggut korban jiwa.

    Korban tewas bernama Hobin (60) tewas.

    Kepala Sektor Kebayoran Lama Sudin Gulkarmat, Paryo mengonfirmasi Hobin adalah seorang pekerja bangunan.

    “Iya, korban meninggal dunia satu orang itu pekerja bangunan,” ungkap Paryo di lokasi kejadian.

    Menurut informasi yang disampaikan oleh Kapolsek Kebayoran Lama, Kompol Widya Agustiono, kebakaran terjadi sekitar pukul 16:22 WIB.

    Diketahui bahwa rumah tersebut sedang dalam tahap renovasi, khususnya di area lantai dua.

    “Betul, untuk rumah ini sedang dalam proses renovasi,” tambah Paryo.

    Kebakaran ini diperkirakan disebabkan oleh korsleting listrik yang terjadi di lantai dua rumah tersebut.

    Penghuni rumah berusaha untuk memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun usaha tersebut tidak berhasil.

    “Karena tidak bisa dipadamkan, kemudian mereka meminta pertolongan kepada warga sekitar,” jelas Mohammad Slamet, perwira piket Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Gulkarmat Jakarta Selatan.

    Setelah menerima laporan dari sekuriti setempat, sebanyak 12 unit mobil pemadam kebakaran dan 48 personel dikerahkan ke lokasi kebakaran.

    Tim pemadam kebakaran berjuang selama kurang lebih 15 jam untuk memadamkan kobaran api dan berhasil melakukannya sekitar pukul 17:45 WIB.

    Taksiran kerugian akibat kebakaran ini mencapai sekitar Rp 674 juta.

     

  • Rumah Terbakar di Kebayoran Lama, Pekerja Bangunan Tewas
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        3 Januari 2025

    Rumah Terbakar di Kebayoran Lama, Pekerja Bangunan Tewas Megapolitan 3 Januari 2025

    Rumah Terbakar di Kebayoran Lama, Pekerja Bangunan Tewas
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Pekerja bangunan bernama Hobin (60) tewas dalam kebakaran di sebuah rumah tinggal di Jalan Terusan Hang Lekir, Grogol Selatan, Kebayoran Lama, Jumat (3/1/2025).
    “Untuk korban satu orang. Itu korban meninggal dunia satu orang, itu pekerja bangunan,” kata Kasektor Sudin Gulkarmat Kebayoran Lama, Paryo saat ditemui di lokasi, Jumat (3/1/2025).
    Rumah yang terbakar saat itu sedang direnovasi.
    Hobin adalah pekerja bangunan yang bekerja merenovasi bangunan tersebut.
    Ia terjebak di dalam rumah yang sedang terbakar.
    “Iya benar (terjebak di dalam rumah). Yang bersangkutan masih di dalam,” kata Paryo.
    Hobin telah dibawa ke RS Polri untuk diidentifikasi lebih lanjut.
    “Untuk korban dibawa ke Rumah Sakit Polri. Jadi dimulai tim dari unit palang hitam untuk mengambil identifikasi dari kepolisian,” imbuh dia.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Perebutan Lahan Parkir Diduga Jadi Pemicu Dua Pria Tewas Tenggelam di Kali Ancol
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        3 Januari 2025

    Perebutan Lahan Parkir Diduga Jadi Pemicu Dua Pria Tewas Tenggelam di Kali Ancol Megapolitan 3 Januari 2025

    Perebutan Lahan Parkir Diduga Jadi Pemicu Dua Pria Tewas Tenggelam di Kali Ancol
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – D (25) dan A (23), nekat melompat ke Kali Ancol, Jakarta Utara usai diserang orang tak dikenal. Diduga kakak beradik itu nekat melompat ke kali usai terlibat perkelahian akibat perebutan lahan parkir.
    Hal itu disampaikan oleh saksi sekaligus Satgas SDA bernama Aftian Kharis (35).
    “Jadi- kalau menurut saya, itu untuk dugaannya (perebutan lahan parkir). Ada penyerangan, lalu dia (korban menghindar)” ujar saksi mata, Haris (35) saat diwawancarai Kompas.com, Kamis (2/1/2025).
    Haris menceritakan, sebelum tewas tenggelam, D, A, dan satu rekannya, tengah bekerja sebagai juru parkir di jalan arah masuk Tol Ancol.
    Kemudian, tiba-tiba ada sekelompok orang bersenjata tajam (sajam) menyerang salah satu juru parkir.
    “Korbannya lagi parkir, tiba-tiba ada datang 6 atau 5 orang lagi bawa sajam jenis parang,” ucap Haris.
    Saat diserang, para korban sempat melakukan perlawanan. Namun, karena kalah jumlah D dan A memutuskan melarikan diri hinga akhirnya dikejar para pelaku.
    Akhirnya, diantara salah satu diantara mereka melompat ke Kali Ancol untuk menyelamatkan diri.
    “Datang lah temen anak-anak parkiran niat untuk menolong. Dia loncat, ternyata tenggelam juga,” ungkap Haris.
    Usai melompat D dan A dikabarkan hilang tenggelam di Kali Ancol. Keduanya tenggelam sekitar pukul 17.20 WIB.
    Mendapat laporan itu, petugas pemadam kebakaran (damkar) langsung melakukan pencarian dengan perahu karet. Namun, hingga pukul 22.00 WIB, D dan A juga tidak ditemukan.
    Ke esokan harinya, sekitar pukul 08.00 WIB, petugas damkar kembali melakukan pencarian dan kedua korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
    “Kedua korban berhasil ditemukan dengan kondisi sudah meninggal dunia,” kata Kasi Ops Sudin Gulkarmat, Jakarta Utara Gatot Sulaeman, saat diwawancarai, Kamis.
    Gatot mengatakan, kedua korban ditemukan tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP).
    A ditemukan sekitar pukul 08.59 WIB. Dia ditemukan sekitar lima meter dari tempat pertama kali dia melompat.
    Sedangkan D ditemukan tewas sekitar pukul 09.13 WIB. D ditemukan tak jauh dari lokasi penemuan jasad A.
    Jasad keduanya dievakuasi petugas pemadam kebakaran menggunakan perahu karet. Usai ditemukan, jasad D dan A langsung dibawa ke rumah sakit untuk divisum.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Top 5 News: 2 Jasad di Kali Ancol Ditemukan hingga Kasus Suap Terkait Hasto

    Top 5 News: 2 Jasad di Kali Ancol Ditemukan hingga Kasus Suap Terkait Hasto

    Jakarta, Beritasatu.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebut pasar modal penting untuk dukung pertumbuhan ekonomi nasional dan jasad dua korban tenggelam di Kali Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, berhasil ditemukan menjadi berita terpopuler atau top 5 news sepanjang Kamis (2/1/2025).

    Berita lainnya yang tidak kalah menarik, yaitu Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan menghapus persyaratan ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold 20 persen, hingga tantangan dan peluang ekonomi Indonesia pada 2025.

    Berikut lima berita terpopuler atau top 5 news di Beritasatu.com yang dirangkum pada Jumat (3/12/2025). 

    1. OJK Sebut Pasar Modal Penting untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional

    Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar mengatakan, kinerja pasar modal yang positif penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

    Adapun nilai kapitalisasi pasar (market cap) mencapai Rp 12.300 triliun atau tumbuh 6% yang apabila dibandingkan dengan ekonomi nasional mencapai 56% dari produk domestik bruto (PDB).

    2. Jasad 2 Korban Tenggelam di Kali Ancol Ditemukan, Diduga Dikejar Gerombolan Pemotor

    Jasad dua korban tenggelam di Kali Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, berhasil ditemukan oleh petugas gabungan pada Kamis (2/1/2025). Jenazah korban, Alfiansah dan Dwi Triyono, langsung dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses autopsi.

    Petugas gabungan yang terdiri dari BPBD Jakarta, Kantor SAR, dan Sudin Gulkarmat Jakarta Utara melakukan pencarian intensif menggunakan perahu karet dan alat pendeteksi bawah air, termasuk aqua eye. Setelah pencarian selama satu jam pada Kamis pagi, kedua jenazah akhirnya ditemukan.

    3. Breaking News! MK Hapus Presidential Threshold 20 Persen

    MK memutuskan menghapus persyaratan ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold 20 persen kursi di DPR sebagaimana diatur dalam Pasal 222 UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu juga menjadi top 5 news Beritasatu.com

    Putusan itu dibacakan Ketua MK Suhartoyo dalam sidang pamungkas atas perkara 62/PUU-XXII/2024 yang diajukan Enika Maya Oktavia di gedung MK, Jakarta Pusat, Kamis (2/1/2025).

    4. Kasus Suap Terkait Hasto, Wahyu Setiawan Minta Jadwal Ulang Pemeriksaan KPK

    Mantan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan (WS), tidak memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (2/1/2025). Wahyu dijadwalkan diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap penetapan anggota DPR periode 2019-2024 serta dugaan perintangan penyidikan.

    Menurut Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika, Wahyu meminta agar pemeriksaannya dijadwalkan ulang pada Senin (6/1/2025) karena memiliki agenda yang tidak bisa ditinggalkan.

    5. Ini 6 Tantangan dan Peluang Ekonomi Indonesia pada 2025

    Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR Said Abdullah mengatakan, Indonesia akan menghadapi ekonomi 2025 dengan penuh optimistis. Pasalnya, seluruh proyeksi lembaga kredibel terhadap ekonomi makro Indonesia pada 2025, tampak tidak berbeda jauh dengan target target APBN 2025.

    Hanya saja, kata Said, Indonesia perlu mengantisipasi sejumlah tantangan dan memanfaatkan peluang yang ada agar perubahan-perubahan proyeksi ekonomi 2025 tidak terlalu berdampak signifikan, tetapi justru menjadi peluang untuk melompat lebih maju lagi.

    Demikian top 5 news Beritasatu.com yang menarik perhatian pembaca. Namun, terdapat update berita lainnya tak kalah menarik, informatif, serta menghibur yang bisa pembaca simak lebih lanjut. 

  • Sudinsos Jakbar salurkan bantuan bagi korban kebakaran di Kembangan

    Sudinsos Jakbar salurkan bantuan bagi korban kebakaran di Kembangan

    Jakarta (ANTARA) – Suku Dinas Sosial Jakarta Barat menyalurkan bantuan logistik kepada korban kebakaran di Jalan H. Merin RT 01 RW 04 Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta Barat, pada Kamis.

    Bantuan itu antara lain berupa kaos oblong, biskuit, satu pakaian muslim, sikat WC, selimut, air mineral, celana, minyak goreng, gayung, dorongan karet, mi instan, alat pel, handuk, ikan dan beras.

    “Semua bantuan itu sudah diserahkan untuk meringankan beban hidup warga yang terdampak kebakaran,” kata Kepala Suku Dinas Sosial (Sudinsos) Jakarta Barat Suprapto saat dikonfirmasi di Jakarta pada Kamis.

    Bantuan itu diserahkan melalui Satuan Pelaksana Sudin Sosial Kecamatan Kembangan kepada korban.

    Lurah Meruya Selatan Gufri Facthani berharap adanya kewaspadaan dini warga terhadap potensi timbulnya kebakaran.

    “Perlu hati-hati dengan kompor gas, listrik dan bakaran sampah. Yang namanya api, kecil jadi temen, gede jadi musuh. Saya mengimbau kepada warga untuk berhati-hati,” katanya.

    Kebakaran melanda rumah milik Andri Rahman di Jalan H Merin RT 01 RW 04 Kelurahan Meruya Selatan, Kamis (2/1) dini hari.

    Kebakaran tersebut diduga terjadi akibat pemilik rumah bermain korek api gas. Namun, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

    Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

  • Teguh angkat bicara soal kebakaran di Cilincing akibat petasan

    Teguh angkat bicara soal kebakaran di Cilincing akibat petasan

    Jakarta (ANTARA) – Penjabat Gubernur Provinsi DKI Jakarta Teguh Setyabudi mengatakan prihatin dengan kebakaran yang melanda enam rumah dan dua kapal di Jalan Cakung Drain, Cilincing di akibat petasan pada malam Tahun Baru 2025.

    Tak hanya itu, dia juga mengatakan akan mengevaluasi kejadian tersebut.

    “Tidak ada gading yang tak retak. Ada saja hal tersebut. Tentu saja kami prihatin, walaupun itu bisa kita lokalisir. Tapi kita prihatin dan ini menjadi pengalaman kita juga, pembelajaran kita semuanya untuk evaluasi,” kata Teguh di Jakarta, Kamis.

    Di sisi lain, pihaknya sudah menyampaikan imbauan kepada seluruh jajarannya termasuk perangkat wilayah, wali kota, bupati, sampai camat, RW/RT untuk mengedukasi masyarakat soal bahaya petasan.

    “Kemudian masalah petasan juga sudah kami sampaikan, juga kehatian-kehatian dan sebagainya,” kata Teguh.

    Sebelumnya, Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman menjelaskan, petugas pemadam kebakaran mendapat informasi awal kebakaran ini pada pukul 00.20 WIB.

    Petugas pemadam kebakaran (damkar) langsung mengerahkan 8 unit mobil pemadam dengan jumlah personel 40 orang.

    Selain 6 rumah, ia mengatakan, kapal-kapal di lokasi tersebut juga ikut hangus karena letaknya dekat dengan rumah warga. “Kapal hanya 1 atau 2 karena menempel dengan rumah warga,” katanya.

    Seorang pria berusia 70 tahun yang menjadi korban mengalami luka bakar. Ia pun dirujuk ke RSUD Cilincing.

    Gatot menjelaskan kebakaran bermula dari petasan yang mengenai rumah gubuk. Api kemudian merambat.

    Kerugian dari kejadian itu mencapai Rp294 juta. Di sisi lain, sebanyak 6 keluarga yang terdiri dari 15 jiwa bisa diselamatkan.

    Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

  • Kepulauan Seribu giatkan “urban farming” untuk ketahanan pangan

    Kepulauan Seribu giatkan “urban farming” untuk ketahanan pangan

    Jakarta (ANTARA) – Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Kepulauan Seribu menggiatkan pertanian perkotaan (urban farming) dengan melibatkan masyarakat di wilayah tersebut sebagai upaya dalam meningkatkan ketahanan pangan.

    “Kepulauan Seribu memiliki potensi yang luar biasa untuk memanfaatkan lahan sempit,” kata Kepala Suku Dinas (Sudin) KPKP Kepulauan Seribu, Nurliati di Jakarta,Kamis.

    Ia mengatakan bahwa masyarakat dapat memanfaatkan lahan kosong untuk menanam tanaman karena wilayah ini memiliki sinar matahari yang penuh. “Ini yang diperlukan oleh tanaman,” kata dia.

    Ia mencontohkan adanya penanaman sayur hidroponik di docking kapal, RT 01/01 Pulau Lancang, Kelurahan Pulau Pari, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan yang hari ini bisa dipanen 10 kilogram (kg) sayuran.

    Sayuran yang dipanen berupa pakcoy dan kangkung dibagikan kepada warga sekitar dan dikonsumsi oleh petugas docking yang merawat dan menanam.

    “Hasil panen totalnya ada 10 kilogram yang terdiri kangkung sebanyak 5 kilogram dan pakcoy sebanyak 5 kilogram,” kata dia.

    Ia menjelaskan, kegiatan panen ini juga sebagai upaya mengajak masyarakat untuk menjaga ketahanan pangan di Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta.

    “Kami berharap ke depan kebutuhan sayuran masyarakat bisa terpenuhi secara mandiri melalui ‘urban farming’,” kata dia

    Warga Pulau Lancang, Manih (42) mengaku senang karena sayuran yang dibagikan kepada warga. Sayuran yang dihasilkan di area docking bagus-bagus, hijau dan segar.

    “Sayurannya bagus dan hijau-hijau. Ini dapat mengurangi pengeluaran belanja rumah tangga untuk membeli sayuran sekaligus meningkatkan asupan gizi keluarga,” kata dia.

    Pewarta: Mario Sofia Nasution
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

  • 6
                    
                        2 Jukir yang Tewas Tenggelam di Kali Ancol merupakan Kakak-Adik
                        Megapolitan

    6 2 Jukir yang Tewas Tenggelam di Kali Ancol merupakan Kakak-Adik Megapolitan

    2 Jukir yang Tewas Tenggelam di Kali Ancol merupakan Kakak-Adik
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Sebanyak dua pria berinisial D (25) dan A (23) yang tewas tenggelam di Kali Ancol  merupakan kakak beradik yang berprofesi sebagai juru parkir (jukir).
    “Infonya keduanya kakak beradik,” ujar Petugas Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) RW 01, Pademangan Barat, Jakarta Utara Dedi Permana, saat dikonfirmasi
    Kompas.com,
    Kamis (2/1/2024).
    Satgas SDA sekaligus saksi bernama Aftian Kharis (35) mengatakan, D dan A biasa markir di jalan raya arah masuk Tol Ancol.
    Saat kejadian, D, A, dan satu rekannya tengah markir seperti biasa.
    Namun, tiba-tiba diserang oleh sekelompok orang tak dikenal (OTK) yang membawa senjata tajam (sajam) jenis parang.
    Sekelompok OTK ini menyerang salah satu korban dan sempat terjadi perkelahian.
    Kemudian, korban yang diserang melarikan diri dengan melompat ke Kali Ancol.
    Kemudian, satu orang lagi ikut melompat ke kali berniat menolong saudaranya.
    “Datang lah teman anak-anak parkiran ini, temennya datang, niat untuk menolong. Dia loncat, ternyata tenggelam juga,” kata Kharis.
    Sebelumnya diberitakan, D dan A tenggelam di Kali Ancol, Jalan RE Martadinata, Pademangan Jakarta Utara, Rabu (1/1/2025) sekitar pukul 17.25 WIB.
    Usai mendapat laporan, petugas damkar berjumlah tujuh orang langsung melakukan pencarian menggunakan perahu karet.
    Pada Kamis pagi, D dan A ditemukan tewas, tidak jauh dari tempat kejadian (TKP) awal tenggelam.
    “Kedua korban berhasil ditemukan dengan kondisi sudah meninggal dunia,” kata Kasi Ops Sudin Gulkarmat Jakarta Utara, Gatot Sulaeman, saat diwawancarai, Kamis.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 2 Tewas Tenggelam di Kali Depan Hotel RE Martadinata Jakut

    2 Tewas Tenggelam di Kali Depan Hotel RE Martadinata Jakut

    loading…

    Petugas damkar mengevakuasi 3 orang yang tercebur di kali depan hotel Jalan RE Martadinata, Jakarta Utara, Kamis (2/1/2025). Dua orang di antaranya dalam kondisi tewas. Foto: Ist

    JAKARTA – Petugas pemadam kebakaran mengevakuasi 3 orang yang tercebur di kali depan hotel Jalan RE Martadinata, Jakarta Utara, Kamis (2/1/2025). Dua orang di antaranya ditemukan dalam kondisi tewas .

    “Dua korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Kasi Ops Sudin Gulkarmat Jakarta Utara Gatot Sulaeman, Kamis (2/1/2025).

    Dua korban berinisial A dan DW (39) yang awalnya tenggelam di kali depan hotel Jalan RE Martadinata, Jakarta Utara. Pencarian korban dilakukan sejak Rabu (1/1/2025).

    Untuk korban A ditemukan pukul 08.59 WIB pada jarak 5 meter dari titik awal tenggelam. “Sementara korban DW ditemukan pukul 09.13 WIB juga pada jarak 5 meter dari titik awal,” katanya.

    Sedangkan, satu orang lain yang dievakuasi yakni remaja asal Pademangan berusia 18 tahun. Awalnya damkar dalam perjalanan untuk mengevakuasi 2 pria yang tenggelam di kali depan hotel.

    “Tepatnya di depan Stasiun Ancol diberhentikan oleh sekuriti Ancol karena ada percobaan orang bunuh diri dengan melompatkan diri ke kali Ancol dari atas jembatan Ancol,” ungkapnya.

    Korban laki-laki berusia 18 tahun diduga hendak melakukan bunuh diri. “Petugas melakukan penyelamatan korban percobaan bunuh diri seorang remaja laki-laki berusia sekitar 18 tahun yang merupakan warga Pademangan,” katanya.

    (jon)

  • Kronologi 2 Pria Tenggelam di Kali Ancol, Sedang Jaga Parkir Tiba-tiba Dikejar OTK Bersajam
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        2 Januari 2025

    Kronologi 2 Pria Tenggelam di Kali Ancol, Sedang Jaga Parkir Tiba-tiba Dikejar OTK Bersajam Megapolitan 2 Januari 2025

    Kronologi 2 Pria Tenggelam di Kali Ancol, Sedang Jaga Parkir Tiba-tiba Dikejar OTK Bersajam
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – D (25) dan A (23), dua pria warga Pademangan Barat, Jakarta Utara, sedang menjaga lahan parkir sesaat sebelum dilaporkan tenggelam dan hilang di Kali Ancol, Pademangan, Rabu (1/1/2025).
    Di lahan parkir itu, D, A, dan satu teman mereka tiba-tiba didatangi oleh orang tak dikenal (OTK) yang membawa senjata tajam (sajam).
    “Pada Rabu (01/01/2025) pukul 17.00 WIB, tiga orang sedang jaga parkir. Tiba-tiba mereka di kejar orang tak dikenal dan membawa barang sajam yang sedang rebutan lahan parkir,” ujar Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kebencanaan BPBD Provinsi Jakarta Mohamad Yohan saat dihubungi
    Kompas.com
    , Kamis (2/1/2025).
    Dikejar OTK bersajam, ketiganya pun panik dan berupaya menyelamatkan diri dengan cara melompat ke Kali Ancol.
    “Kemudian tiga orang tersebut panik dan lompat ke kali. Satu orang selamat dan dua orang tenggelam,” ujarnya.
    D dan A saat ini masih dalam proses pencarian. Sementara, satu korban lainnya selamat.
    “Saat ini dua orang korban masih dalam proses pencarian SAR gabungan,” kata Yohan.
    Sebelumnya diberitakan, D dan A tenggelam di Kali Ancol, Jalan RE Martadinata, Pademangan Jakarta Utara, Rabu (1/1/2025) sekitar pukul 17.25 WIB.
    Usai mendapat laporan, petugas damkar berjumlah tujuh orang langsung melakukan pencarian menggunakan perahu karet.
    Namun, hingga pukul 22.00 WIB, kedua korban belum juga ditemukan. Proses pencarian korban pun dilanjutkan hari ini, Kamis (2/1/2025).
    “Belum ketemu, (pencarian) akan dilanjutkan pagi ini,” kata Kasi Ops Sudin Gulkarmat, Jakarta Utara, Gatot Sulaeman, saat dihubungi
    Kompas.com.
    Pencarian dimulai sejak pukul 08.00 WIB. Para petugas pemadam kebakaran melakukan pencarian dari titik awal kejadian.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.