Tag: Sudin

  • 5 Korban Tewas Kebakaran Maut Glodok Plaza Ditemukan di Ruangan Karaoke

    5 Korban Tewas Kebakaran Maut Glodok Plaza Ditemukan di Ruangan Karaoke

    loading…

    Kebakaran Glodok Plaza, Jakarta Barat pada Rabu (15/1/2025) menelan korban jiwa. Foto/iNews

    JAKARTA – Kebakaran Glodok Plaza , Jakarta Barat pada Rabu (15/1/2025) menelan korban jiwa. Hingga Jumat (17/1/2025) pagi ini, terdapat lima korban yang ditemukan dan berhasil dievakuasi.

    “Jadi sebetulnya, kita luruskan (jumlah korban ditemukan) lima, tiga (ditemukan) kemarin sudah dibawa ke rumah sakit dan tadi baru dua (ditemukan), sementara yang lain belum baru pencarian,” kata Kasi Ops Sudin Gulkarmat Jakarta Barat Syarifuddin di Glodok Plaza, Jumat (17/1/2025).

    Syarifuddin menyebut lima korban itu seluruhnya ditemukan di lantai 8. Dia menuturkan, lantai 8 merupakan area ruang karaoke.

    Baca Juga

    “Dari lima korban yang ditemukan semua berada di lantai 8 karena memang lantai 9 sudah roboh, atapnya juga sudah roboh dari baja ringan dan spandex,” jelas dia.

    Lima jenazah itu dikirimkan ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk diidentifikasi. Seluruh korban, tidak dapat diidentifikasi di lokasi lantaran kondisinya yang mengenaskan.

    “(kondisi jenazah) Sudah potongan-potongan saja karena memang ke bawah sudah panas sedemikian jadi sudah tidak bisa dikenali sama sekali,” tuturnya.

    (rca)

  • Area Luas hingga Tumpukan Puing-puing

    Area Luas hingga Tumpukan Puing-puing

    loading…

    Kasi Ops Sudin Gulkarmat Jakarta Barat Syarifuddin. Foto/Jonathan Simanjuntak

    JAKARTA – Suku Dinas Penanggulangan dan Penyelematan Kebakaran (Gulkarmat) Jakarta Barat masih melakukan operasi pencarian terhadap korban kebakaran di Glodok Plaza hingga Jumat (17/1/2025) siang. Operasi pencarian terhadap korban ternyata memiliki sejumlah kendala.

    Kasi Ops Sudin Gulkarmat Jakarta Barat Syarifuddin menjelaskan salah satu kendalanya ialah area cakupan yang luas. Sebab, dalam kejadian ini ada tiga lantai Glodok Plaza hangus terbakar.

    “Kendalanya pertama adalah areanya cukup luas, karena memang material yang ada di karaoke di lantai 7, 8, dan 9 itu mudah terbakar,” kata Syarifuddin kepada wartawan, Jumat (17/1/2025).

    Belum lagi tumpukan puing-puing material turut menutupi lantai-lantai Glodok Plaza. Kondisi ini membuat jalur evakuasi tertutup bahkan tumpukan puing juga membuat korban tak terlihat.

    “Lantai 9 atapnya rubuh semua yang dari baja ringan serta spandex jadi menutupi (jalan dan korban). Ini jadi mempersulit kita mencari korban atau pun dalam penuntasan pemadaman,” sambungnya.

    Meski demikian, Syarifuddin mengharapkan proses pemadaman serta pencarian korban hari ini rampung dilakukan. Ia menjelaskan bahwa kondisi di dalam lebih membaik untuk pencarian dibandingkan hari sebelumnya.

    “Sekarang masih juga ada asap (di dalam Glodok Plaza) tapi tidak setebal kemarin. Sehingga diharapkan pencarian korban selesai hari ini,” tuturnya.

    Syarifuddin juga menyebut sebanyak lima korban tewas telah ditemukan atas insiden kebakaran itu. Sementara laporan jumlah orang yang hilang terdapat 14 orang.

    (rca)

  • Jaktim optimistis program “Rawita Peti” mampu stabilkan harga pangan

    Jaktim optimistis program “Rawita Peti” mampu stabilkan harga pangan

    kami terus mengimbau masyarakat dalam memanfaatkan lahan-lahan yang ada

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur optimistis program “Rawita Peti” yang merupakan akronim dari Pedaskan Timur yang dihadirkan sejak tahun 2023 mampu menjaga ketersediaan stok pangan dan menstabilkan harganya.

    “Sejak 2023, kami berkolaborasi dengan PT East Seed West Indonesia (produsen benih) melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (corporate social responsibility/ CSR) dan Suku Dinas Lingkungan Hidup memiliki program Rawita Peti (Pedaskan Timur) untuk meningkatkan ketahanan pangan dan menekan inflasi pangan,” kata Kepala Suku Dinas (Sudin) Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur Taufik Yulianto saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Jumat.

    Program ini diharapkan bisa menjadi solusi keluhan warga terkait naiknya harga cabai di pasar, karena umumnya rumah tangga membutuhkan cabai untuk dikonsumsi saban hari.

    Program ini berupa gerakan menanam cabai rawit di lahan kosong, termasuk pemanfaatan lahan di 76 lokasi rumah ibadah.

    Kegiatan ini telah sukses menurunkan inflasi sebanyak tiga persen melalui budidaya cabai di seluruh kelurahan dan kecamatan.

    Lalu, sejak 2024, Sudin KPKP Jakarta Timur terus menggerakkan partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan lahan yang ada dengan kegiatan pertanian perkotaan (urban farming) dengan menanam tanaman cabai, bawang merah, sayuran daun, dan tanaman buah-buahan.

    Upaya tersebut digerakkan bersama Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) Jakarta Timur mulai dari jajaran kelurahan, kecamatan, Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), penggiat urban farming, kelompok tani, dan pemangku kepentingan (stakeholders).

    “Kami terus mengimbau masyarakat dalam memanfaatkan lahan-lahan yang ada dan pekarangan rumah untuk menanam kebutuhan dapur seperti cabai, bawang merah, terong, tomat, sayuran, buah-buahan, dan komoditas pertanian lainnya,” ujar Taufik.

    Menurut Taufik, masyarakat bisa menanam cabai ataupun tanaman lainnya di lahan konvensional maupun dengan hidroponik melalui program pertanian perkotaan sebagai salah satu upaya mewujudkan ketahanan pangan.

    Harga komoditas cabai rawit merah di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur mencapai Rp70 ribu per kilogram (kg) atau mengalami kenaikan tiga kali lipat dibandingkan harga sebelumnya.

    “Kalau harga cabai rawit merah baru sebulan ini naik jadi Rp60-70 ribu per kilogram. Sebelumnya normalnya sebesar Rp25-30 ribu per kilogram, bahkan sempat Rp20 ribu per kilogram. Pokoknya udah bukan dua kali lipat aja, tapi tiga kali lipat,” kata salah satu pedagang cabai di Pasar Induk Kramat Jati, Carsim (47) di Jakarta Timur, Rabu (15/1).

    Harga cabai merah besar juga mengalami kenaikan sejak Desember 2024 hingga saat ini menjadi Rp40.000 per kilogram dibandingkan pada Oktober-November 2024 yang berkisar Rp10-20 ribu per kilogram.

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Ganet Dirgantara
    Copyright © ANTARA 2025

  • Sosok DJ Leony Ang Disebut Tewas dalam Kebakaran Glodok Plaza, dari SPG Jadi Disjoki – Halaman all

    Sosok DJ Leony Ang Disebut Tewas dalam Kebakaran Glodok Plaza, dari SPG Jadi Disjoki – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Sosok Disjoki (DJ) Leony Ang yang dikabarkan meninggal dunia dalam kebakaran di Plaza Glodok, Tamansari, Jakarta Barat pada Rabu (15/1/2025).

    Kabar itu telah dibantah sendiri oleh DJ Leony Ang melalui akun media sosial miliknya.

    Ia mengabarkan kalau dirinya tidak tewas dalam insiden itu.

    “Masih idup gw,” tulisnya.

     

    DJ Leony Ang sendiri diketahui bernama Leony Anggraenie yang akrab disapa Leony Ang atau Ony.

    Ia merintis karir sebagai DJ sejak tahun 2010.

    Sebelum menjadi DJ, Leony Ang sempat bekerja sebagai SPG.

    Namun kecintaannya pada musik membuat ia berniat untuk belajar menjadi DJ.

    Leony lantas menemukan kebahagiaan kala bermain musik dan menjadi DJ.

    Ia merasa bahagia setiap kali bisa memixing lagu dengan apik.

    Leony juga ingin membuktikan bahwa profesi DJ tidak selalu lekat dengan hal negatif seperti alkohol atau narkoba.

    Ia menilai musik yang ia hasilnya dari menjadi DJ adalah curahan hati dan gambaran dari berbagai perasaannya.

     

    TikTok DJ Leony Ang Ramai Ucapan Duka

    Dalam unggahannya, DJ Leony Ang menyebut jika korban meninggal bernama Maudy.

    Maudy disebut-sebut sebagai DJ wanita di diskotek di Plaza Glodok.

    Namun netizen salah menduga dan mengira bahwa DJ Leony Ang yang meninggal dunia.

    Bahkan akun TikTok DJ Leony Ang pun ramai dikomentari ucapan duka oleh netizen.

    “Ka oniiii,” tulis akun DJ Thalia dengan emoji menangis.

    J Leony Ang, Diduga Meninggal di Kebakaran Glodok Plaza, Beri Klarifikasi: Gue Masih Hidup. (Kolase foto TribunTrens)

    Kemudian DJ Leony Ang pun membalas komentar netizen yang menyebut dirinya meninggal dunia.

    Ia mengabarkan kalau dirinya tidak tewas dalam insiden itu.

    “Masih idup gw,” tulisnya.

    Rupanya DJ Leony Ang merupakan DJ yang cukup terkenal di Golden Crown yang kini bernama Tiyara.

    “Gais klarifikasi yah. Saya masih sehat dan tidak sedang di kawasan itu, turut berduka cita,” lanjutnya menegaskan.

     

    Kasir diskotek hilang

    Dinas Penggulangan Kebakaran dan Penyelamat (Gulkarmat) sedang melakukan pencarian satu orang kasir diskotek yang diduga terjebak dalam kebakaran.

    Keluarga kasir itu datang sekitar pukul 03.00 WIB dan melaporkan bahwa korban belum ditemukan.

    “Itu kasih di salah satu diskotek yang sampai sekarang belum ada beritanya,” kata Kasie Operasi Sudin Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat, Syarifudin.

    Saat ini pihaknya sedang melakukan pencarian terhadap kasi tersebut dan empat orang lain yang diduga terjebak di dalam Glodok Plaza saat kebakaran.

    “Dalam masa pencarian, sementara yang melapor di kita di posko di sini lima untuk yang belum ditemukan,” ungkapnya.

     

  • TikToknya Ramai Ucapan Duka Disebut Tewas Kebakaran Glodok Plaza, DJ Leony Ang: Gais Gue Masih Hidup – Halaman all

    TikToknya Ramai Ucapan Duka Disebut Tewas Kebakaran Glodok Plaza, DJ Leony Ang: Gais Gue Masih Hidup – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Disjoki (DJ) Leony Ang dikabarkan meninggal dunia dalam kebakaran di Plaza Glodok, Tamansari, Jakarta Barat pada Rabu (15/1/2025).

    Bahkan akun TikTok DJ Leony Ang ramai dikomentari ucapan duka oleh netizen.

    “Ka oniiii,” tulis akun DJ Thalia dengan emoji menangis.

    Terkini kabar tersebut dibantah langsung oleh DJ Leony Ang melalui akun media sosial miliknya.

    Dalam unggahannya, DJ Leony Ang menyebut jika korban meninggal bernama Maudy.

    Maudy disebut-sebut sebagai DJ wanita di diskotek di Glodok Plaza.

    Namun netizen salah menduga dan mengira bahwa DJ Leony Ang yang meninggal dunia.

    DJ Leony Ang pun membalas komentar netizen yang menyebut dirinya meninggal dunia.

    Ia mengabarkan kalau dirinya tidak tewas dalam insiden itu.

    “Masih idup gw,” tulisnya.

     

    Rupanya DJ Leony Ang merupakan DJ yang cukup terkenal di Golden Crown yang kini bernama Tiyara.

    “Gais klarifikasi yah.

    Saya masih sehat dan tidak sedang di kawasan itu, turut berduka cita,” lanjutnya menegaskan.

     

    DJ Leony Ang sendiri diketahui bernama Leony Anggraenie yang akrab disapa Leony Ang atau Ony.

    Ia merintis karir sebagai DJ sejak tahun 2010.

    Sebelum menjadi DJ, Leony Ang sempat bekerja sebagai SPG.

    Namun kecintaannya pada musik membuat ia berniat untuk belajar menjadi DJ.

    Leony lantas menemukan kebahagiaan kala bermain musik dan menjadi DJ.

    Ia merasa bahagia setiap kali bisa memixing lagu dengan apik.

    Leony juga ingin membuktikan bahwa profesi DJ tidak selalu lekat dengan hal negatif seperti alkohol atau narkoba.

    Ia menilai musik yang ia hasilnya dari menjadi DJ adalah curahan hati dan gambaran dari berbagai perasaannya.

     

    Kebakaran Plaza Glodok, 7 Orang Hilang

    Sementara itu, hingga saat ini belum ada kabar soal korban meninggal dunia dalam kebakaran Glodok Plaza.

    Namun sebanyak tujuh orang dilaporkan hilang dalam peristiwa kebakaran di Gedung Glodok Plaza, Mangga Besar, Tamansari, Jakarta Barat.

    xz (Tribunnews)

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengatakan, tujuh orang yang hilang itu telah dilaporkan ke posko yang didirikan di Polsek Tamansari.

    “Di posko tersebut menerima tujuh laporan dari keluarga yang dikabarkan hilang,” kata Ade Ary dikutip dari Kompas.com, Kamis (16/1/2025).

    Hingga saat ini tim gabungan masih terus mencari keberadaan para korban.

    “Untuk pastinya tim saat ini masih bekerja dan proses pendinginan masih berlangsung,” tandasnya.

     

    Kasir diskotek hilang

    Dinas Penggulangan Kebakaran dan Penyelamat (Gulkarmat) sedang melakukan pencarian satu orang kasir diskotek yang diduga terjebak dalam kebakaran.

    Keluarga kasir itu datang sekitar pukul 03.00 WIB dan melaporkan bahwa korban belum ditemukan.

    “Itu kasih di salah satu diskotek yang sampai sekarang belum ada beritanya,” kata Kasie Operasi Sudin Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat, Syarifudin.

    Saat ini pihaknya sedang melakukan pencarian terhadap kasi tersebut dan empat orang lain yang diduga terjebak di dalam Glodok Plaza saat kebakaran.

    “Dalam masa pencarian, sementara yang melapor di kita di posko di sini lima untuk yang belum ditemukan,” ungkapnya.

     

  • DKI kemarin, kebakaran Glodok hingga stok pangan jelang Ramadhan

    DKI kemarin, kebakaran Glodok hingga stok pangan jelang Ramadhan

    Glasswool’ itu adalah peredam, busa di dalam peredam itu. Ketika kena panas itu gampang sekali menyalanya

    Jakarta (ANTARA) –

    Sejumlah peristiwa di DKI Jakarta yang terjadi pada Kamis (16/1) masih layak untuk disimak kembali Jumat antara lain Glasswool” di ruang karaoke sebabkan api di Glodok Plaza cepat besar hingga stok pangan Jakarta selama Ramadhan dan lebaran aman.

    Berikut rangkumannya:

    1. “Glasswool” di ruang karaoke sebabkan api di Glodok Plaza cepat besar

    Jakarta (ANTARA) – Petugas pemadam kebakaran mengungkapkan bahwa “glasswool”, yakni material peredam suara ruangan karaoke di dalam diskotek di lantai 7 Glodok Plaza menjadi penyebab api cepat merambat ke lantai lain.

    “‘Glasswool’ itu adalah peredam, busa di dalam peredam itu. Ketika kena panas itu gampang sekali menyalanya. Perambatan (api) cepat sekali,” ungkap Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Syarifudin kepada wartawan di lokasi kebakaran Glodok Plaza pada Kamis.

    Baca selengkapnya di sini

    2. 5 orang dilaporkan hilang dalam kebakaran Glodok Plaza

    Jakarta (ANTARA) – Sebanyak lima orang yang terdiri atas empat wanita berinisial AA, Z, SA dan A serta pria berinisial M dilaporkan hilang dalam kebakaran Glodok Plaza, Tamansari, Jakarta Barat, Kamis.

    Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Syarifudin menyebutkan bahwa orang hilang pertama berinisial AA bekerja sebagai kasir diskotik.

    Baca selengkapnya di sini

    3. Stok pangan Jakarta selama Ramadhan dan Lebaran aman

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan bahwa stok pangan untuk kebutuhan Ramadhan hingga Lebaran 1446 Hijriah aman dengan harga tetap terkendali meskipun terdapat beberapa pangan yang mengalami kenaikan harga.

    “Selalu kami pastikan dan sampaikan kepada masyarakat bahwa stok ketersediaan kita aman, sehingga harga pun akan terkendali,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Suharini Eliawati saat dihubungi di Jakarta, Kamis.

    Baca selengkapnya di sini

    4. Jakpus tertibkan kabel udara jaringan utilitas di tiga ruas jalan

    Jakarta (ANTARA) – Suku Dinas (Sudin) Bina Marga Kota Administrasi Jakarta Pusat menertibkan kabel udara jaringan utilitas di tiga ruas jalan pada awal Januari ini agar tidak semrawut.

    “Awal tahun ini ada tiga lokasi yaitu di Jalan Hos Cokroaminoto, Teluk Betung, dan Senen Raya,” kata Kepala Sudin Bina Marga Jakpus, Muhammad Soleh di Jakarta, Kamis.

    Menurut dia, pada penertiban kali ini petugas memotong kabel udara jaringan utilitas yang berada di Jalan Teluk Betung, Kelurahan Kebon Melati, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

    Baca selengkapnya di sini

    5. Empat mayat ditemukan dalam kebakaran Glodok Plaza

    Jakarta (ANTARA) – Petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta menemukan empat mayat dalam kebakaran di gedung Glodok Plaza, Tamansari, Jakarta Barat, dan telah dievakuasi, pada Kamis.

    “Jadi total yang telah kita evakuasi itu ada empat jenazah, empat korban. Tadi satu sudah kita turunkan. Nah, tadi juga sama-sama kita saksikan ada dua kantong jenazah (diturunkan),” kata Pelaksana tugas (Plt) Kepada Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Satriadi Gunawan kepada wartawan di Jakarta, Kamis.

    Baca selengkapnya di sini

    Pewarta: Mario Sofia Nasution
    Editor: Agus Salim
    Copyright © ANTARA 2025

  • Gulkarmat Jaktim kerahkan 40 personel tangani kebakaran di SMPN 188

    Gulkarmat Jaktim kerahkan 40 personel tangani kebakaran di SMPN 188

    Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur memadamkan api di kantin sekolah di SMP Negeri 188, Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (16/1/2025). ANTARA/HO-Sudin Gulkarmat Jakarta Timur.

    Gulkarmat Jaktim kerahkan 40 personel tangani kebakaran di SMPN 188
    Dalam Negeri   
    Editor: Calista Aziza   
    Kamis, 16 Januari 2025 – 11:35 WIB

    Elshinta.com – Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur mengerahkan sebanyak 40 personel untuk menangani kebakaran di kantin SMP Negeri 188, Rambutan, Ciracas.

    “Kami mengerahkan sebanyak 8 unit mobil pemadam kebakaran dengan 40 personel untuk memadamkan kebakaran di SMPN 188, Ciracas,” kata Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur Muchtar Zakaria saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.

    Muchtar menyebutkan, pihaknya menerima informasi kebakaran sekitar pukul 07.12 WIB. Lalu, pemadaman dimulai pukul 07.22 WIB.

    “Awal pemadaman dilakukan pukul 07.22 WIB, lalu api dilokalisir pukul 07.27 WIB, proses pendinginan mulai 07.27 WIB. Sekarang masih dalam proses pendinginan,” ujar Muchtar.

    Hingga saat ini, petugas Gulkarmat Jakarta Timur masih melakukan pendataan sehingga belum diketahui berapa total kerugian, korban, dan penyebab dari kebakaran tersebut.

    Sumber : Antara

  • Bertambah, Kini 10 Orang Dilaporkan Hilang dalam Kebakaran Glodok Plaza
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        16 Januari 2025

    Bertambah, Kini 10 Orang Dilaporkan Hilang dalam Kebakaran Glodok Plaza Megapolitan 16 Januari 2025

    Bertambah, Kini 10 Orang Dilaporkan Hilang dalam Kebakaran Glodok Plaza
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat kembali menerima dua laporan orang hilang dalam kebakaran
    Glodok
    Plaza.
    Dua orang yang dilaporkan hilang tersebut bernama Intan Mutiara (26) dan Desty.
    Dengan bertambahnya laporan ini, total daftar orang hilang dalam
    kebakaran Glodok
    Plaza menjadi 10 orang.
    “Malam ini nambah lagi dua. Jadi total yang belum kita evakuasi, belum kita
    update
    itu 10 orang,” kata Perwira Piket Sudin Gulkarmat Jakarta Barat, Joko Susilo, di
    Glodok Plaza
    , Kamis (16/1/2025).
    Selain laporan orang hilang tersebut, sejauh ini Dinas Gulkarmat telah mengevakuasi empat korban jiwa dari
    kebakaran Glodok
    Plaza. 
    “Untuk jenazah sudah ditemukan empat, prediksi masih enam jiwa lagi,” kata Joko.
    Namun, belum dapat dipastikan apakah keempat jasad itu masuk dalam daftar sepuluh orang yang dilaporkan hilang di Glodok Plaza saat kebakaran atau bukan. 
    “Karena posisi jasad ini sudah tidak bisa dikenali, bahkan Inafis sendiri tidak bisa memproses sidik jari,jadi nanti dari dokter forensik (RS Polri),”kata Joko.
    Berikut sepuluh orang yang dilaporkan hilang karena diduga terjebak
    kebakaran Glodok Plaza
    :
    Sebelumnya diberitakan,
    kebakaran di Glodok Plaza
    , Jakarta Barat, terjadi pada Rabu (15/1/2025) sekitar pukul 21.30 WIB.
    Pada Kamis (16/1/2025) pukul 05.30 WIB petugas pemadam kebakaran sudah mulai melakukan pendinginan.
    Sebanyak 230 personel dan 45 unit mobil pemadam dikerahkan untuk memadamkan
    kebakaran Glodok Plaza
    ini.
    Kobaran api diduga pertama kali muncul dari diskotek yang berada di lantai 7 gedung tersebut. Kemudian, api merambat ke lantai 6, 8 dan 9 gedung. Belum diketahui secara pasti apa penyebab kebakaran di Glodok Plaza ini.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 6 Perempuan Hilang dalam Kebakaran Glodok Plaza, 1 Kasir Diskotek, 4 Jenazah Telah Ditemukan – Halaman all

    6 Perempuan Hilang dalam Kebakaran Glodok Plaza, 1 Kasir Diskotek, 4 Jenazah Telah Ditemukan – Halaman all

     

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA –  Sebanyak 8 orang hilang akibat kebakaran di Glodok Plaza, Jakarta, Kamis (16/1/2025) dini hari.

    Hal itu berdasarkan laporan masyarakat.

    Sejauh ini 4 diantara 8 orang yang hilang itu sudah ditemukan dan dievakuasi.

    Mereka ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan jenazahnya sulit diidentifikasi karena terbakar.

    Tim pemadam kebakaran masih terus menyisir lokasi kebakaran hingga menjelang malam ini.

    “Total yang sudah berhasil dievakuasi 4 orang, satu yang pertama, kedua dua (jenazah) satu lagi masih kita lakukan evakuasi,” kata  Plt Kadis Gulkamart DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, di lokasi kebakaran.

    Semua korban dievakuasi dari lantai 8 menggunakan kantong jenazah berwarna merah.

    Lantai 8 diketahui merupakan kafe, bar, dan tempat karaoke.

    Sampai saat ini Satriadi memastikan belum bisa mengidentifikasi empat jenazah yang ditemukan. 

    Sebab semua jenazah yang ditemukan dalam kondisi tidak utuh.

    “Korban sudah tidak utuh jadi identifikasi sulit. Perlu dilakukan investigasivatau inafis. Korban sudah sudah menyatu dengan material terbakar,” ujar Satriadi. 

    “Tadi ditemukan di lantai 8 sama dengan yang awal,” lanjutnya.

    Jenazah korban kebakaran Glodok Plaza kemudian akan dibawa ke rumah sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur untuk dilakukan identifikasi lebih lanjut.

    Sampai saat ini tim pemadam kebakaran masih melakukan evakuasi untuk mencari 4 korban hilang lainnya yang belum ditemukan.

    “Kapan tuntasnya belum bisa dipastikan karena area cukup luas. Kita juga masih memastikan titik-titik api yang masih berpotensi, pantang pulang sebelum padam,” bebernya.

    Kendala proses pendinginan dan pencarian korban sempat terkendala karena struktur bangunan yang sudah rapuh akibat kebakaran.

    “Kendala bangunan sudah tidak stabil, sudah runtuh,” tandasnya.

    Adapun data identitas korban yang diduga terjebak dalam kebakaran Glodok Plaza, yakni sebagai berikut:

    Ade Aryati (29)
    Sinta Amelia (20)
    Aldrinas (29)
    Aulia Belinda (28)
    Odina Yukari (25)
    Indira Seviana Bela (25)
    Keren Shalom J (21)
    Dery (25).

    Kasir Masih Dicari

    Salah satu korban yang dicari adalah  seorang kasir diskotek yang diduga terperangkap dalam kebakaran di Glodok Plaza itu.
     

    Syarifuddin, Kepala Seksi Operasi Sudin Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat, mengatakan, info itu berawal dari laporan keluarga kasir ke petugas.

    “Keluarganya (korban) datang sekitar jam 03.00 WIB, bahwa melaporkan seorang wanita itu sampai sekarang belum ada. Itu kasir di salah satu diskotek yang sampai sekarang belum ada beritanya,” kata Syarifuddin di Glodok Plaza, Kamis (16/1/2025).

    “Hingga saat ini, kami masih mencari informasi mengenai keberadaannya,” tuturnya.

    Gulkarmat Jakarta Barat tidak hanya melakukan pencarian terhadap kasir tersebut, tetapi juga mencari korban  lainnya yang diduga terjebak di dalam gedung pada saat kebakaran terjadi.

    Pihaknya menegaskan bahwa tim pencari dan penyelamat sedang bekerja secara aktif, melakukan penyisiran di lokasi kejadian.

    “Tim rescue kami saat ini sedang beroperasi, dengan fokus tidak hanya pada pendinginan area yang terbakar, tetapi juga mencari korban,” tambahnya.

    Dia juga mengungkapkan bahwa penyisiran area yang terbakar sudah dimulai.

    “Kami telah memasuki gedung untuk pendinginan dan penyisiran. Area ini cukup luas, jadi kami melakukan pemeriksaan secara teliti untuk memastikan tidak ada sisa api yang menyala,” katanya.

    Sebelumnya, kebakaran di Glodok Plaza, Jakarta Barat, terjadi pada Rabu (15/1/2025) sekitar pukul 21.30 WIB. 

    Pada Kamis (16/1/2025) pukul 05.30 WIB petugas pemadam kebakaran sudah mulai melakukan pendinginan.

    Tercatat, sebanyak 230 personel dan 45 unit mobil pemadam dikerahkan untuk memadamkan kebakaran Glodok Plaza ini.

    Kobaran api diduga pertama kali muncul dari diskotek yang berada di lantai 7 gedung tersebut.

    Kemudian, kobaran api merambat ke lantai 6, 8 dan 9 gedung tersebut.

    Belum diketahui secara pasti apa penyebab kebakaran di Glodok Plaza ini.

    Sumber: Tribunnews.com/Kompas.com

     

  • Video Pemicu Utama Kebakaran Dahsyat Glodok, Glasswool Karaoke & Diskotek Mudah Menyebarkan Api – Halaman all

    Video Pemicu Utama Kebakaran Dahsyat Glodok, Glasswool Karaoke & Diskotek Mudah Menyebarkan Api – Halaman all

    Peredam suara atau glasswool dari tempat diskotek dan karaoke disebut menjadi pemicu kebakaran  di Glodok Plaza semakin menyebar dengan cepat.

    Tayang: Kamis, 16 Januari 2025 18:42 WIB

    TRIBUNNEWS.COM – Peredam suara atau glasswool dari tempat diskotek dan karaoke disebut menjadi pemicu kebakaran di Glodok Plaza semakin menyebar dengan cepat pada Rabu (15/1/2025) malam.

    Lapisan busa di diskotek tersebut, jadi pemicu utama menjalarnya api ke seluruh lantai.

    Kasi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Barat, Syarifudin di lokasi kejadian, Kamis (16/1/2025), menyampaikan hal tersebut.(*)

    Berita selengkapnya simak video di atas.

    “);
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast;
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:’2′,img:’thumb2′}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast + 1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.c_url) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }
    else{
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    $(“#test3”).val(“Done”);
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else if (getLast > 150) {
    if ($(“#ltldmr”).length == 0){
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    }
    }
    }
    });
    });

    function loadmore(){
    if ($(“#ltldmr”).length > 0) $(“#ltldmr”).remove();
    var getLast = parseInt($(“#latestul > li:last-child”).attr(“data-sort”));
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast ;
    if($(“#test3”).val() == ‘Done’){
    newlast=0;
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest”, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast + 1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.c_url) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;
    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }else{
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else{
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:sectionid,img:’thumb2′,total:’40’}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast+1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }else{
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    }

    Berita Terkini