Tag: Sudin

  • Kebakaran Museum Satriamandala, Sumber Api Diduga dari Dapur – Page 3

    Kebakaran Museum Satriamandala, Sumber Api Diduga dari Dapur – Page 3

    Kebakaran terjadi di Museum Satriamandala, Jakarta Selatan pada Minggu (19/1/2025). Petugas pun dikerahkan.

    Kebakaran dilaporkan ke Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan pada pukul 10:58 WIB. Adapun yang terbakar adalah Museum Satriamandala di Jalan Gatot Subroto No.14, RT.6/RW.1, Kuningan Barat, Mampang Prapatan, Jaksel.

    “Objek terbakar Museum Satriamandala,” ujar Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, Syamsul Huda dalam keteranganya, Minggu.

    Syamsul mengatakan, sebanyak 14 unit mobil dikerahkan untuk padamkan titik api. Saat ini, sedang dalam proses pendinginan.

    “Situasi sedang pendinginan,” ujar dia.

  • Museum Satria Mandala terbakar

    Museum Satria Mandala terbakar

    Jakarta (ANTARA) – Sebanyak 32 personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan memadamkan kebakaran di Museum Satria Mandala.

    “Objek terbakar Museum Satria Mandala,” kata Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Selatan, Syamsul Huda di Jakarta, Minggu.

    Huda mengatakan, petugas mulai memadamkan kobaran api mulai 11.07 WIB dan melakukan pendinginan pukul 11.20 WIB.

    “Pengerahan awal petugas sebanyak lima unit atau 16 personel, kini 32 personel,” ujarnya.

    Hingga kini belum diketahui adanya korban jiwa, kerugian hingga penyebab kebakaran tersebut.

    Saat ini museum yang tepatnya berada di Jalan Gatot Subroto Nomor 14, Kuningan Barat, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, itu masih dalam tahap pendinginan.

    Pewarta: Luthfia Miranda Putri
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

  • Museum Satriamandala di Jakarta Selatan Terbakar – Page 3

    Museum Satriamandala di Jakarta Selatan Terbakar – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Kebakaran terjadi di Museum Satriamandala, Jakarta Selatan pada Minggu (19/1/2025). Petugas pun dikerahkan.

    Kebakaran dilaporkan ke Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan pada pukul 10:58 WIB. Adapun yang terbakar adalah Museum Satriamandala di Jalan Gatot Subroto No.14, RT.6/RW.1, Kuningan Barat, Mampang Prapatan, Jaksel.

    “Objek terbakar Museum Satriamandala,” ujar Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, Syamsul Huda dalam keteranganya, Minggu.

    Syamsul mengatakan, sebanyak 14 unit mobil dikerahkan untuk padamkan titik api. Saat ini, sedang dalam proses pendinginan.

    “Situasi sedang pendinginan,” ujar dia.

  • Pulau Pari menjadi primadona wisatawan pada 2024

    Pulau Pari menjadi primadona wisatawan pada 2024

    Wisatawan menikmati keindahan pesisir pantai di Kabupaten Kepulauan Seribu. ANTARA/HO-Pemkab Kepulauan Seribu

    Pulau Pari menjadi primadona wisatawan pada 2024
    Dalam Negeri   
    Editor: Calista Aziza   
    Sabtu, 18 Januari 2025 – 15:13 WIB

    Elshinta.com – Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Kepulauan Seribu menyebutkan, Pulau Pari menjadi pulau primadona yang dikunjungi wisatawan sepanjang tahun 2024.

    “Jumlah kunjungan di Pulau Pari selama tahun 2024 adalah yang tertinggi dibandingkan empat pulau penduduk lainnya,” kata Kepala Seksi Industri Pariwisata Sudin Parekraf Kepulauan Seribu, Deddy Rustam Simanjuntak di Jakarta,Sabtu.

    Menurut dia, Pulau Pari yang berada di Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan itu menjadi pulau tersibuk selama tahun 2024 dengan jumlah pengunjung sebanyak 103.382 wisatawan mancanegara dan domestik.

    Tingginya jumlah pengunjung di Pulau Pari lantaran di pulau itu menyimpan banyak lokasi wisata yang menjadi primadona wisatawan. Para wisatawan juga bisa menikmati ikon wisata yang sudah dikenal luas, yaitu Pantai Pasir Perawan yang dipenuhi hamparan pasir putih, yang menyelimuti pantai dengan saung di antara pantai dan laut.

    “Kebersihan Pantai Pasir Perawan ini sangat terjaga, di mana ada petugas kebersihan yang merawat agar pengunjung nyaman untuk menikmati pemandangan di sekitarnya,” kata Deddy.

    Selain itu, aktivitas di Pantai Pasir Perawan ini antara lain, snorkeling, barbeque, perahu wisata mengelilingi pantai dan tanaman mangrove, kemping, voli pantai, kano, bersepeda, bermain air dan pasir.

    Pengunjung juga bisa menikmati Pantai Bintang, yang merupakan salah satu pantai untuk berburu sunset atau matahari terbenam.

    “Berada di bagian barat Pulau Pari, pantai ini dinamakan Pantai Bintang karena di pantai terdapat bintang laut yang tersebar di sekitar area pantai,” ujarnya.

    Kemudian jika ingin mengelilingi pulau, kata Deddy, wisatawan juga bisa menggunakan sepeda sambil menikmati suasana pulau yang penuh dengan keberagaman.

    “Untuk wisata bawah laut, Pulau Pari juga menawarkan pemandangan yang indah dengan kegiatan snorkeling dan diving,” tuturnya.

     

     

    Selain Pulau Pari, kata dia, kunjungan wisatawan terbanyak lainnya selama tahun 2024 adalah Pulau Untung Jawa sebanyak 75.748 orang, Pulau Tidung sebanyak 65.258 orang, Pulau Pramuka sebanyak 52.202 orang dan Pulau Harapan sebanyak 36.190 orang.

    Sebagai kawasan yang dekat dengan daratan Jakarta, tambah Deddy, Kepulauan Seribu menawarkan pilihan menarik bagi wisatawan, baik dari sisi pantai, kehidupan bawah laut, flora dan fauna, kuliner serta keindahan lainnya.

    Selain dari sisi keindahan, akses menuju ke wilayah Kepulauan Seribu juga sudah mudah dijangkau, para wisatawan bisa mengakses Dermaga Kali Adem dan Dermaga Marina Ancol dengan tarif yang berbeda-beda.

    Melalui dermaga Kali Adem, para pengunjung bisa memanfaatkan kapal kayu dengan tarif sekitar Rp50 ribu hingga Rp80 ribu. Serta bisa juga menggunakan kapal Dishub DKI Jakarta dengan tarif sekitar Rp44 ribu hingga Rp74 ribu.

    “Sedangkan, melalui dermaga Marina Ancol tarifnya sekitar Rp150 ribu hingga Rp200 ribu,” ucapnya.

    Sumber : Antara

  • Gigi dan Potongan Tubuh Ditemukan di Kitchen Food Golden Crown Glodok Plaza – Halaman all

    Gigi dan Potongan Tubuh Ditemukan di Kitchen Food Golden Crown Glodok Plaza – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Petugas SAR gabungan kembali membawa satu kantong jenazah dari Glodok Plaza, Tamansari, Jakarta Barat pada hari ketiga pencarian korban kebakaran.

    Perwira Piket Sudin Gulkarmat Jakarta Barat, Joko Susilo mengatakan kantong jenazah tersebut sudah dibawa ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Barat untuk proses identifikasi.

    “Sekitaran dipukul setengah 4 atau jam 15.30. Di lokasi kitchen food itu, ya serpihan lah gitu. Tapi bersama DVI tadi, langsung dimasukkan satu kantong. Nanti akan diperiksa lebih lanjut di RS Polri,” kata Joko kepada wartawan di lokasi, Sabtu (18/1/2024).

    Dari pantauan Tribunnews, terlihat kantong jenazah tersebut sangat tipis karena hanya bagian-bagian tubuh yang didapatkan oleh tim gabungan.

    “Ya, (isinya) ada indikasi gigi dan ada indikasi potongan daging dan kulit,” tuturnya.

    Dijelaskannya, bagian tubuh korban itu ditemukan di bagian kitchen food lantai 8 gedung Glodok Plaza.

    Diketahui, selain kitchen food, sejumlah ruang karaoke bagian dari klub Tiyara atau Golden Crown juga berada di lantai 8 yang terbakar. Sementara, lantai 7 merupakan tempat hall utama diskotek dan sejumlah ruang karaoke. 

    Lebih lanjut, Joko mengatakan pihaknya masih menunggu untuk pengelola gedung melakukan pembersihan puing-puing dari bangunan agar mempermudah pencarian.

    “Jadi dari material-material besi yang sudah runtuh menyatu di lantai. Jadi tadi sepakat gitu kalau dibersihkan oleh pengelola bangunan,” ungkapnya.

    Sebelum itu, sebanyak 7 kantong jenazah sudah dibawa terlebih dahulu ke RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur untuk proses identifikasi.

    Meski begitu belum bisa dipastikan ada berapa orang yang menjadi korban tewas dalam peristiwa tersebut karena kondisi jasad yang sudah hancur.

    Selain itu, dari data yang ada, masih ada 14 orang yang disebut hilang dalam insiden kebakaran yang cukup besar tersebut hingga saat ini.

    Golden Crown Pernah Ditutup karena Kasus Nakorba Lalu Ganti Nama

    Gedung Glodok Plaza mengalami kebakaran hebat di lantai 7,8, dan 9 pada Rabu (15/1/2025) malam hingga pagi.

    Area yang terbakar merupakan bagian dari diskotek dan karaoke Golden Crown.

    Dikutip dari Tribun Trend, diskotek Golden Crown sendiri dikenal sebagai tempat hiburan malam yang cukup populer di Jakarta.

    Diskotek ini sudah beroperasi sejak awal tahun 2000an.

    Golden Crown menempati lantai 3 hingga 9 Glodok Plaza dengan berbagai hiburan yang ditawarkannya.

    Mengutip dari akun Instagram resmi mereka, @goldencrown3333, Golden Crown Tiyara menawarkan fasilitas hiburan seperti ruang karaoke, lounge, dan ruang makan privat.

    Selain itu, Golden Crown juga disebut-sebut sebagai tempat penyalahgunaan narkoba.

    Hal itu terbukti saat BNN dan BNNP DKI Jakarta melakukan penggerebekan di tempat hiburan tersebut pada Februari 2020.

    Saat itu, petugas menemukan ratusan pengunjung Golden Crown terindikasi menggunakan narkoba jenis ekstasi hingga sabu.

    Petugas Pemprov DKI Jakarta melakukan penutupan diksotek Golden Crown di Tamansari, Jakarta Barat, Sabtu (8/2/2020). (Kompas.com/Dok. Satpol PP DKI Jakarta)

    Sebagai tindak lanjut temuan tersebut, pihak Pemprov DKI Jakarta mencabut izin usaha dan menutup Golden Crown.

    Namun, rupanya pengelola Golden Crowon, PT Mahkota Aman Sentosa (PT MAS) melakukan perlawanan dengan menggugat pihak putusan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) DKI Jakarta ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta. 

    Dikutip dari Kompas.com, pihak PT MAS saat itu beralasan, pengunjung memakai dan mendapatkan ekstasi bukan di diskotek mereka. Mereka yang datang ke diskotek sudah memakai ekstasi terlebih dahulu.

    Belum diketahui bagaimana akhir gugatan tersebut, namun Golden Crown kembali beroperasi pada tahun 2021 dengan berganti nama Tiara Crown alias Tiyara. 

     

  • RS Polri Kembali Terima Satu Kantong Jenazah Korban Kebakaran Glodok Plaza – Halaman all

    RS Polri Kembali Terima Satu Kantong Jenazah Korban Kebakaran Glodok Plaza – Halaman all

     
    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – RS Polri Kramat Jati kembali menerima satu kantong jenazah korban kebakaran Glodok Plaza, Mangga Besar, Jakarta Barat.

    Satu kantong jenazah itu dibawa menggunakan mobil ambulans Dokpol Biddokes Polda Metro Jaya.

    Kantong jenazah diterima RS Polri pada hari Sabtu (18/1/2025) pukul 17.08 WIB.

    Pantauan Tribunnews.com, kantong jenazah tersebut sangat tipis atau tidak utuh.

    Pihak keluarga tidak terlihat saat proses penyerahan kantong jenazah di Instalasi Kedokteran Forensik RS Polri.

    Sebelumnya, petugas SAR gabungan kembali membawa satu kantong jenazah dari Plaza Glodok, Jakarta Barat pada hari ketiga usai insiden kebakaran.

    Perwira Piket Sudin Gulkarmat Jakarta Barat, Joko Susilo mengatakan saat ini kantong jenazah sudah dibawa ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Barat untuk proses identifikasi. 

    “Sekitaran dipukul setengah empat ya. Setengah empat atau jam 15.30. Di lokasi kitchen food itu, ya serpihan lah gitu. Tapi bersama DVI tadi, langsung dimasukkan satu kantong. Nanti akan diperiksa lebih lanjut di RS Polri,” kata Joko kepada wartawan di lokasi, Sabtu (18/1/2024).

    Terlihat kantong jenazah tersebut sangat tipis karena hanya bagian-bagian tubuh yang didapatkan oleh tim gabungan.

    “Ya, (isinya) ada indikasi gigi dan ada indikasi potongan daging dan kulit,” tuturnya.

    Lebih lanjut, Joko mengatakan pihaknya masih menunggu untuk pengelola gedung melakukan pembersihan puing-puing dari bangunan agar mempermudah pencarian.

    “Jadi dari material-material besi yang sudah runtuh menyatu di lantai. Jadi tadi sepakat gitu kalau dibersihkan oleh pengelola bangunan,” ungkapnya.

    Total saat ini sudah ada delapan kantong jenazah yang diterima RS Polri.

    Meski begitu belum bisa dipastikan ada berapa orang yang menjadi korban tewas dalam peristiwa tersebut karena kondisi jasad yang sudah hancur.

    Selain itu, dari data ada 14 orang yang disebut hilang dalam insiden kebakaran yang cukup besar tersebut hingga saat ini.

  • Cerita Petugas Damkar Berjibaku Padamkan Api Saat Terjadi Kebakaran di Glodok Plaza – Halaman all

    Cerita Petugas Damkar Berjibaku Padamkan Api Saat Terjadi Kebakaran di Glodok Plaza – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Upaya pemadaman Glodok Plaza di Tamansari, Jakarta Barat, Kamis, 16 Januari 2024 tak lepas dari perjuangan para petugas pemadam kebakaran (Damkar) DKI Jakarta.

    Seratusan lebih petugas damkar dengan puluhan unit armada berjibaku memadamkan api selama lebih dari 24 jam sejak kebakaran di Glodok Plaza muncul pada Rabu malam, 15 Januari 2025.

    Salah satu anggota pemadam kebakaran dari Sudin Gulkarmat Jakarta Barat yang terlibat upaya pemadaman api di Glodok Plaza adalah Firmansyah (36).

    Sesaat setelah keluar dari memadamkan api lewat tangga darurat, dia menyandarkan tubuhnya di ruko-ruko kosong depan Glodok Plaza.

    Sembari menghela napas panjang dan meluruskan kakinya yang sudah penuh arang, Firmansyah dengan sigap membuka alat perlindungan diri (APD) serta masker yang menutupi sebagian wajahnya dari asap tebal bekas kebakaran.

    Glodok Plaza di Tamansari, Jakarta Barat, hangus terbakar api, Kamis (16/1/2025) sore.

    Pasalnya, kebakaran Glodok Plaza yang terjadi pada Rabu (15/1/2025) malam, membuat pemadam kerja keras untuk memadamkan api.

    Bahkan, banyaknya material yang mudah terbakar serta area yang luas, membuat pemadaman belum dinyatakan selesai hingga lebih dari 24 jam.

    Kepulan asap tebal yang membumbung di langit-langit dan tiap bangunan plaza, menjadi satu pemandangan yang harus diterobosnya demi menekan perambatan api.

    Kepada Warta Kota, Firmansyah bercerita jika dirinya masuk ke lokasi kebakaran Glodok Plaza pada Kamis (16/1/2025) pagi sekira pukul 08.00 WIB.

    Dia meneruskan kerja rekannya yang telah berjibaku semalaman memadamkan api, sejak Glodok Plaza terbakar.

    Meskipun demikian, hal itu juga bukan perkara mudah.

    Firmansyah harus berperang melawan gas-gas dan derap asap yang terus mengepul hebat.

    “Saya mulai dari pukul 08.00 WIB, aplusan dari sebelumnya,” kata Firmansyah dengan keringat yang masih bercucuran di wajah.

    Pasalnya, ia melakukan pemadaman secara manual dengan menyemprotkan air dari tank-tank pemadam kebakaran.

    “Saya padamin manual, tapi dibantu oleh alat yang kita punya, APD yang kami punya. Jadi enggak kesulitan bernapas walau asap tebal,” jelasnya.

    Petugas damkar membawa kantong jenazah berisi korban kebakaran Glodok Plaza, Tamansari, Jakarta Barat, Kamis (16/1/2025). Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul UPDATE Damkar Kembali Evakuasi 2 Jenazah, Korban Tewas Kebakaran Glodok Plaza Jadi 3 Orang, https://jakarta.tribunnews.com/2025/01/16/update-damkar-kembali-evakuasi-2-jenazah-korban-tewas-kebakaran-glodok-plaza-jadi-3-orang. Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya (Kolase Tribunnews/TribunJakarta.com)

    Firmansyah lantas memperlihatkan barang-barang yang digunakannya selama proses pemadaman.

    Mulai dari tabung oksigen, masker, hingga APD, dan topi pemadam yang berbahan keras.

    Menurut dia, menjadi pemadam kebakaran seperti bertaruh nyawa. Ia pun berprinsip pantang pulang sebelum padam.

    “Saya sudah 20 tahun menjadi pemadam, yang terlama madamin pabrik sendal di Semanan, itu sampai 1 minggu,” ungkap dia.

    Menurutnya, proses pemadaman api yang membakar Glodok Plaza ini bukan yang terparah.

    Namun, dia tidak menampik bahwa upaya pemadaman kali ini menemui banyak kendala karena banyaknya material di dalam gedung yang mudah terbakar.

    Dinas Pemadam Kebakaran DKI Jakarta mengerahkan 36 unit armada pemadam kebakaran dengan total 180 personel untuk memadamkan api di kebakaran yang terjadi di Glodok Plaza di Tamansari, Jakarta Barat sejak pukul 21.30 WIB Rabu malam, 15 Januari 2025. (Kolase Tribunnews)

    “Jadi kami 1 jam sekali keluar, gantian, supaya ada istirahatnya,” jelas dia.

    Meski sudah berjibaku padamkan api, namun tak jarang ia dan rekan-rekannya mendapat perlakuan tak menyenangkan dari masyarakat sekitar. 

    “Ya yang enggak enaknya kadang dari masyarakat kurang menghargai gitu, kami sudah berupaya semaksimal mungkin, kadang suka nyalahin (lambat),” ungkap dia.

    Namun, kerja tulus dan ikhlasnya itu membuat dia bertahan hingga saat ini menjadi seorang pemadam kebakaran. 

    Laporan Reporter: Nuri Yatul Hikmah | Sumber: Warta Kota

  • Pj Gubernur Jamin Pemprov Beri Perhatian Serius soal Kebakaran Glodok Plaza

    Pj Gubernur Jamin Pemprov Beri Perhatian Serius soal Kebakaran Glodok Plaza

    Jakarta

    Kebakaran besar terjadi di Glodok Plaza, Jakarta dan memakan korban jiwa. Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi memastikan peristiwa itu mendapatkan perhatian serius dari Pemprov Jakarta.

    “Secara khusus, kami sudah lewati tapi kami akan cermati lagi. Kami sejak jam 9.25 (21.25 WIB) waktu kebakaran, sudah terus komunikasi, baik dengan Gulkarmat, baik dengan Wali Kota Jakarta Barat, baik dengan Satpol PP, dan semua jajaran kami ikutin,” kata Teguh kepada wartawan di Ecovention Ancol, Jakarta Utara, Jumat (17/1/2025).

    “Dan ini juga terus kami panggil sampai sekarang, jumlah korbannya semuanya, dan pastinya kami juga nanti akan memberikan suatu perhatian yang lebih serius,” lanjutnya.

    Hingga Jumat (17/1) malam sudah ada tujuh korban jiwa yang ditemukan dalam peristiwa kebakaran di Glodok Plaza. Proses pencarian akan dilanjutkan pada Sabtu (18/1) esok karena faktor cuaca.

    Kasiops Sudin Gulkarmat Jakarta Barat Syarifuddin mengatakan petugas kesulitan mengevakuasi korban kebakaran Glodok Plaza, Jakarta Barat. Dia mengatakan banyak tumpukan puing akibat atap roboh.

    “Kendalanya pertama adalah areanya cukup luas, karena memang material yang ada di karaoke di lantai 7, 8, dan 9 itu mudah terbakar. Kemudian lantai 9 atapnya roboh semua yang dari baja ringan serta spandex, jadi nutupi, lantai 9 juga roboh,” ucap Syarifuddin, kepada wartawan di lokasi, Jumat (17/1).

    Damkar memprioritaskan melakukan pencarian korban dan pemadaman di lantai 8. Dia berharap kendala akibat tumpukan puing bisa diselesaikan.

    “Karena, kalau titik api tertutup oleh seng atau puing, itu agak menyulitkan kita untuk memadamkan,” ucapnya.

    (bel/ygs)

  • Pemkot Jakut Minta Pabrik yang Buang Limbah ke Kali Kamal Disanksi
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        17 Januari 2025

    Pemkot Jakut Minta Pabrik yang Buang Limbah ke Kali Kamal Disanksi Megapolitan 17 Januari 2025

    Pemkot Jakut Minta Pabrik yang Buang Limbah ke Kali Kamal Disanksi
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Pemerintah kota (Pemkot) Jakarta Utara meminta pabrik yang terbukti membuang limbah ke
    Kali Kamal
    , diberikan sanksi.
    “Tentunya kalau ada pelaku harus ada sanksi, apabila ada pabrik atau sejenisnya yang membuang limbahnya itu langsung ke sungai,” ungkap Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Juaini Yusuf saat diwawancarai Kompasm.com, Kamis (17/1/2025).
    Namun, Juaini tidak bisa memastikan sanksi apa yang akan diberikan untuk pabrik nakal yang membuang limbah ke Kali Kamal.
    Pasalnya, Dinas Lingkungan Hidup Jakarta yang berhak memberikan sanksi itu.
    “Karena mereka yang punya aturan-aturan terkait dengan pencemaran lingkungan,” ujar Juaini.
    Harusnya, pabrik yang berada di sekitar Kamal Muara memiliki pengelolaan limbah tersendiri agar tidak mencemari lingkungan.
    “Netralisir dulu dari bahan-bahan kimia dan jangan langsung dibuang ke sungai,” tambah Juaini.
    Sejauh ini, Juaini sudah memerintahkan jajarannya untuk mengecek apakah ada pabrik yang membuang limbahnya ke Kali Kamal.
    “Saya udah minta ke Sudin Lingkungan Hidup dan SDA untuk cek di skitar lokasi atau di hulunya apakah ada pabrik atau warga yang membuang limbahnya ke sungai tersebut,” pungkas dia.
    Sebelumnya diberitakan,
    Kali Kamal dipenuhi busa
    berwarna putih, Kamis (16/1/2025).
    Pengamatan di lokasi, busa itu memenuhi permukaan air, yang terlihat muncul dari pompa air di ujung sungai.
    Tidak hanya itu, busa putih tersebut mengeluarkan aroma berbahan kimia yang menyengat.
    Bahkan, busa ini beterbangan ke area jalan yang ada di sekitar lokasi sungai.
    Salah seorang warga bernama Amel menuturkan, kemunculan busa putih sudah ada sejak 2024, saat pompa air pertama kali dioperasikan.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Korban Kebakaran Glodok Plaza Ditemukan Sudah Tak Berbentuk, Damkar Fokus Cari 9 yang Masih Hilang – Halaman all

    Korban Kebakaran Glodok Plaza Ditemukan Sudah Tak Berbentuk, Damkar Fokus Cari 9 yang Masih Hilang – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – Petugas pemadam kebakaran masih melaksanakan pencarian korban dan pendinginginan kebakaran di Glodok Plaza, Jakarta Barat, Jumat (17/1/2025).

    Dua korban kebakaran Glodok Plaza ditemukan pada Jumat pagi.

    Petugas damkar menyebut kondisi korban yang ditemukan sulit teridentifikasi.

    Hal itu diungkapkan Kasi Ops Sudin Gulkarmat Jakarta Barat, Syarifuddin.

    “Korban yang ditemukan itu sudah tidak bisa teridentifikasi, artinya sudah tidak berbentuk utuh seperti layaknya manusia, sudah tinggal tulang dan tengkorak saja,” ungkapnya, Jumat siang, dikutip dari Breaking News Kompas TV.

    Syarifuddin menyebut sembilan orang diduga korban masih menjadi fokus pencarian.

    “Untuk hari ini tadi pagi ditemukan dua lagi, jadi lima. Tinggal sembilan, sesuai dengan data yang masuk ke kami,” ungkapnya.

    210 Personel Dikerahkan

    Syarifuddin menyebut total 210 personel pemadam kebakaran dikerahkan untuk proses pencarian korban dan pendinginan Glodok Plaza.

    “Kami mengerahkan rescue dari lima wilayah, kami buat delapan tim rescue untuk pencarian korban, selain tim pendinginan masih bekerja,” ungkapnya.

    “Keseluruhan 210 personel dikerahkan untuk pendinginan dan pencarian korban,” timpalnya.

    Syarifuddin mengatakan pihaknya berupaya menyelesaikan pencarian korban pada hari ini.

    “Karena areanya cukup luas, ditambah runtuhan atap seng dan baja ringan, ditambah reruntuhan lantai sembilan ke lantai delapan, agak menyulitkan kita untuk evakuasi dan pemadaman.”

    “Di sisi lain pemadaman dari luar tidak efektif karena tertutup baja ringan dan seng-seng untuk atap atas,” urainya.

    Ia berharap kolaborasi pertugas damkar antarwilayah ini dapat membuka seng-seng maupun reruntuhan yang masih menghalangi pencarian.

    “Jangan sampai satu meter pun terlewat,” ungkapnya.

    Korban Dibawa ke RS Polri

    Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Polri Kramat Jati Brigadir Jenderal Polisi Prima Heru Yulihartono menyampaikan telah menerima lima jasad korban kebakaran Glodok Plaza.

    “Kami menerima jenazah lima kantong jenazah dimana sejak kemarin siang jam 16.00 kami terima 1, terus jam 20.00 kami terima 2, nah hari ini kami terima 2 sehingga totalnya ada 5 kantong jenazah,” katanya, Jumat (17/1/2025).

    Karumkit menyebut dari proses identifikasi terhadap jasad korban yang sudah diterima dalam kondisi jenazah terbakar cukup parah.

    Kemungkinan besar proses identifikasi menggunakan metode DNA. 

    Butuh waktu hingga sekitar seminggu baru keluar hasilnya.

    “Pertama pemeriksaan autopsi dulu bisanya bekerjasama dengan biro lab Pusdokses di bid lab DNA karena kita mengajak dari lab DNA untuk pengambilan sampel dari situ baru dilakukan pemeriksaan,” tambahnya.

    Sejauh ini baru satu keluarga yang merasa kehilangan datang ke RS Polri.

    Keluarga yang datang diminta menunjukan data ante mortem bisa meliputi pakaian yang dikenakan, perhiasan, aksesoris, tanda lahir, tato, bekas luka, serta sampel DNA dari anggota keluarga kandung.

    Hal itu agar memudahkan proses identifikasi.

    “Pertama data gigi, mungkin sidik jari, mungkin kita akan mengambil sampel DNA dari pembanding keluarga,” ujarnya lagi.

    Sebelumnya, kebakaran hebat terjadi di diskotek lantai 7 dan merambat ke lantai 6, 8, dan 9. 

    Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Gulkarmat Jakarta Satriadi Gunawan menjelaskan, pihaknya berusaha memblokir gedung agar api tidak menjalar ke lantai bawah. 

    “Kita berusaha memblok, dan jangan sampai perambatan terus ke bawah,” ujarnya.

    (Tribunnews.com/Gilang Putranto, Reynas Abdila)