Tag: Sudin

  • Ribuan wisatawan kunjungi Kepulauan Seribu saat libur panjang

    Ribuan wisatawan kunjungi Kepulauan Seribu saat libur panjang

    Sejumlah pengunjung menikmati matahari terbenam di Pulau Kelapa 2, Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, Jakarta, Selasa (13/2/2024). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/Spt/am.

    Ribuan wisatawan kunjungi Kepulauan Seribu saat libur panjang
    Dalam Negeri   
    Editor: Widodo   
    Senin, 27 Januari 2025 – 20:47 WIB

    Elshinta.com – Ribuan orang mengunjungi kawasan Kepulauan Seribu saat libur panjang Isra Mikraj dan Hari Raya Imlek 2025.

    “Para wisatawan ini datang untuk menikmati masa libur panjang, dengan mengunjungi berbagai tempat wisata yang ada di Kepulauan Seribu,” kata Kepala Seksi Industri Pariwisata Sudin Parekraf Kepulauan Seribu, Dedy Rustam Simanjuntak di Jakarta, Senin.

    Ia mengatakan momen libur panjang yang akan dimulai pada 27 Januari, dimanfaatkan wisatawan untuk mengunjungi daerah ini.

    Berdasarkan data Suku Dinas Pariwisata dan dan Ekonomi Kreatif (Sudin Parekraf) Kepulauan Seribu pada Minggu (26/1) total ada 3.982 wisatawan.

    Mereka terdiri dari 3.903 wisatawan nusantara dan 79 orang wisatawan mancanegara.

    Kemudian pada Senin ini ada 2.469 wisatawan yang datang ke Kepulauan Seribu yang terdiri dari 2.329 wisatawan lokal dan 140 wisatawan mancanegara.

    Ia mengatakan para wisatawan mancanegara dan nusantara tersebut datang dari berbagai pintu masuk, antara lain dari Dermaga Marina Ancol, Dermaga Muara Angke , Dermaga Tanjung Pasir dan Dermaga Cituis.

    “Kunjungan wisatawan ini diprediksi akan semakin bertambah saat libur ini,” kata dia.

    Sebelumnya Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Kepulauan Seribu menyebutkan, Pulau Pari menjadi pulau primadona yang dikunjungi wisatawan sepanjang 2024.

    “Jumlah kunjungan di Pulau Pari selama tahun 2024 adalah yang tertinggi dibandingkan empat pulau penduduk lainnya,” kata Kepala Seksi Industri Pariwisata Sudin Parekraf Kepulauan Seribu, Deddy Rustam Simanjuntak.

    Menurut dia, Pulau Pari yang berada di Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan itu menjadi pulau tersibuk selama 2024 dengan jumlah pengunjung sebanyak 103.382 wisatawan mancanegara dan domestik.

    Tingginya jumlah pengunjung di Pulau Pari lantaran di pulau itu menyimpan banyak lokasi wisata yang menjadi primadona wisatawan.

    Para wisatawan juga bisa menikmati ikon wisata yang sudah dikenal luas, yaitu Pantai Pasir Perawan yang dipenuhi hamparan pasir putih, yang menyelimuti pantai dengan saung di antara pantai dan laut.

    “Kebersihan Pantai Pasir Perawan ini sangat terjaga, di mana ada petugas kebersihan yang merawat agar pengunjung nyaman untuk menikmati pemandangan di sekitarnya,” kata Deddy.

    Sumber : Antara

  • DKI kemarin, penghematan anggaran hingga tantangan atasi kebakaran

    DKI kemarin, penghematan anggaran hingga tantangan atasi kebakaran

    Para wisatawan ini datang untuk menikmati masa libur panjang, dengan mengunjungi berbagai tempat wisata yang ada di Kepulauan Seribu

    Jakarta (ANTARA) – Sejumlah berita seputar DKI Jakarta pada Senin (27/1) masih layak untuk disimak hari ini, mulai dari Pemprov DKI siap jalankan Instruksi Presiden (Inpres) tentang Efisiensi Belanja hingga BPBD DKI menghadapi beberapa tantangan dalam mengatasi kebakaran yang akhir-akhir ini banyak terjadi di Jakarta.

    Berikut lima pemberitaan DKI Jakarta kemarin yang masih dapat dinikmati para pembaca untuk mengawali pagi hari ini:

    1. Pemprov DKI siap jalankan Inpres soal penghematan anggaran daerah

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta siap menjalankan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor: 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025.

    Penjabat (Pj) Gubernur Provinsi DKI Jakarta Teguh Setyabudi menjelaskan, turunan inpres tersebut telah disiapkan dan saat ini tengah dirancang dalam bentuk draf instruksi gubernur (ingub).

    Berita selengkapnya klik di sini

    2. Fokus pembersihan, evakuasi korban kebakaran Glodok berhenti sementara

    Pencarian dan evakuasi korban kebakaran Glodok Plaza, Jakarta Barat, pada Rabu (15/1), dihentikan sementara karena petugas fokus tahap pembersihan tempat kejadian perkara (TKP).

    “Untuk sementara ini arahan dari Kapolsek (Jakarta Barat) dihentikan sampai menunggu arahan polisi,” kata Kepala Pusat Data Informasi (Pusdatin) Kebencanaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Mohammad Yohan di Jakarta, Senin.

    Berita selengkapnya klik di sini

    3. Libur Imlek, Terminal Kalideres sediakan pemeriksaan kesehatan gratis

    Pengelola Terminal Kalideres, Jakarta Barat menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi penumpang selama libur panjang Isra Miraj dan Tahun Baru Imlek 2025.

    Kepala Terminal Kalideres Revi Zulkarnaen di Jakarta Senin, mengatakan bahwa pihaknya bekerja sama dengan Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat dan Puskesmas Kalideres untuk memberikan layanan kesehatan gratis tersebut.

    Berita selengkapnya klik di sini

    4. Libur panjang, ribuan wisatawan kunjungi Kepulauan Seribu

    Ribuan orang mengunjungi kawasan Kepulauan Seribu saat libur panjang Isra Miraj dan Hari Raya Imlek 2025.

    “Para wisatawan ini datang untuk menikmati masa libur panjang, dengan mengunjungi berbagai tempat wisata yang ada di Kepulauan Seribu,” kata Kepala Seksi Industri Pariwisata Sudin Parekraf Kepulauan Seribu, Dedy Rustam Simanjuntak di Jakarta, Senin.

    Berita selengkapnya klik di sini

    5. BPBD DKI ungkap tantangan dalam atasi meningkatnya kasus kebakaran

    Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta menghadapi beberapa tantangan dalam mengatasi kebakaran yang akhir-akhir ini banyak terjadi di Jakarta.

    Kepala Pusat Data Informasi (Pusdatin) Kebencanaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD DKI Jakarta Mohammad Yohan menjelaskan, tantangan yang mereka hadapi salah satunya adalah keterbatasan infrastruktur yang memadai untuk menjangkau lokasi-lokasi sulit.

    Berita selengkapnya klik di sini

    Pewarta: Ilham Kausar
    Editor: M. Tohamaksun
    Copyright © ANTARA 2025

  • Libur Imlek, Terminal Kalideres sediakan pemeriksaan kesehatan gratis

    Libur Imlek, Terminal Kalideres sediakan pemeriksaan kesehatan gratis

    Jakarta (ANTARA) – Pengelola Terminal Kalideres, Jakarta Barat menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi penumpang selama libur panjang Isra Miraj dan Tahun Baru Imlek 2025.

    Kepala Terminal Kalideres, Revi Zulkarnaen di Jakarta, Senin, mengatakan, bahwa pihaknya bekerja sama dengan Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat dan Puskesmas Kalideres untuk memberikan layanan kesehatan gratis tersebut.

    “Jadi, bisa pemeriksaan kesehatannya di terminal. Kita dibantu dari Sudin Kesehatan Jakarta Barat dan Puskesmas Kalideres,” katanya.

    Revi juga meminta agar para penumpang memastikan kesehatan terlebih dahulu sebelum berangkat liburan untuk menghindari terjadi sesuatu yang tidak diinginkan dalam perjalanan.

    Dia mengimbau calon penumpang agar memastikan kondisi kesehatannya sebelum melakukan perjalanan.

    “Pastikan dalam kondisi sehat. Jangan memaksakan diri berangkat dalam kondisi sakit. Di terminal kan kita sudah menyiapkan sarana pemeriksaan kesehatan,” ujarnya.

    Para penumpang pun diminta untuk naik bus di dalam area terminal agar lebih aman dan nyaman.

    “Saya harapkan kepada penumpang itu naiknya dari terminal, supaya dipastikan menunggu dengan aman. Karena petugasnya juga lengkap, ada sarana yang sudah disiapkan,” kata dia,

    Begitu pun saat kembali dari libur panjang juga bisa turun di area Terminal Kalideres.

    “Saat kembali dari liburan agar turunnya juga di terminal. Kebanyakan para penumpang tibanya itu pada dini hari. Jadi, sangat membahayakan keselamatannya bila turun di pinggir jalan,” kata Revi.

    Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

  • Libur panjang, ribuan wisatawan kunjungi Kepulauan Seribu

    Libur panjang, ribuan wisatawan kunjungi Kepulauan Seribu

    Jakarta (ANTARA) – Ribuan orang mengunjungi kawasan Kepulauan Seribu saat libur panjang Isra Mikraj dan Hari Raya Imlek 2025.

    “Para wisatawan ini datang untuk menikmati masa libur panjang, dengan mengunjungi berbagai tempat wisata yang ada di Kepulauan Seribu,” kata Kepala Seksi Industri Pariwisata Sudin Parekraf Kepulauan Seribu, Dedy Rustam Simanjuntak di Jakarta, Senin.

    Ia mengatakan momen libur panjang yang akan dimulai pada 27 Januari, dimanfaatkan wisatawan untuk mengunjungi daerah ini.

    Berdasarkan data Suku Dinas Pariwisata dan dan Ekonomi Kreatif (Sudin Parekraf) Kepulauan Seribu pada Minggu (26/1) total ada 3.982 wisatawan.

    Mereka terdiri dari 3.903 wisatawan nusantara dan 79 orang wisatawan mancanegara.

    Kemudian pada Senin ini ada 2.469 wisatawan yang datang ke Kepulauan Seribu yang terdiri dari 2.329 wisatawan lokal dan 140 wisatawan mancanegara.

    Ia mengatakan para wisatawan mancanegara dan nusantara tersebut datang dari berbagai pintu masuk, antara lain dari Dermaga Marina Ancol, Dermaga Muara Angke , Dermaga Tanjung Pasir dan Dermaga Cituis.

    “Kunjungan wisatawan ini diprediksi akan semakin bertambah saat libur ini,” kata dia.

    Sebelumnya Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Kepulauan Seribu menyebutkan, Pulau Pari menjadi pulau primadona yang dikunjungi wisatawan sepanjang 2024.

    “Jumlah kunjungan di Pulau Pari selama tahun 2024 adalah yang tertinggi dibandingkan empat pulau penduduk lainnya,” kata Kepala Seksi Industri Pariwisata Sudin Parekraf Kepulauan Seribu, Deddy Rustam Simanjuntak.

    Menurut dia, Pulau Pari yang berada di Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan itu menjadi pulau tersibuk selama 2024 dengan jumlah pengunjung sebanyak 103.382 wisatawan mancanegara dan domestik.

    Tingginya jumlah pengunjung di Pulau Pari lantaran di pulau itu menyimpan banyak lokasi wisata yang menjadi primadona wisatawan.

    Para wisatawan juga bisa menikmati ikon wisata yang sudah dikenal luas, yaitu Pantai Pasir Perawan yang dipenuhi hamparan pasir putih, yang menyelimuti pantai dengan saung di antara pantai dan laut.

    “Kebersihan Pantai Pasir Perawan ini sangat terjaga, di mana ada petugas kebersihan yang merawat agar pengunjung nyaman untuk menikmati pemandangan di sekitarnya,” kata Deddy.

    Pewarta: Mario Sofia Nasution
    Editor: Edy Sujatmiko
    Copyright © ANTARA 2025

  • 268 hewan di Cakung Barat divaksinasi untuk cegah rabies

    268 hewan di Cakung Barat divaksinasi untuk cegah rabies

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Kota Jakarta Timur sudah melakukan vaksinasi terhadap hewan penular rabies (HPR) sebanyak 268 hewan milik warga Cakung Barat.

    “Layanan vaksinasi di Kelurahan Cakung Barat dilakukan selama sembilan hari kerja mulai 13-23 Januari 2025 itu Hasilnya ada 268 HPR yang divaksin,” kata Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur Taufik Yulianto saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

    Dari 268 hewan yang divaksin ini rinciannya, yakni kucing 235 ekor, anjing 31 ekor dan musang dua ekor.

    Layanan vaksinasi ini sebagai upaya untuk mencapai target vaksinasi rabies terhadap 13.112 ekor HPR sepanjang 2025.

    Taufik menyebutkan, layanan vaksinasi dilakukan dengan sistem jemput bola. Petugas mendatangi sekretariat RW yang ada di Kelurahan Cakung Barat.

    “Layanan vaksinasi di Kelurahan Cakung Barat dilakukan selama sembilan hari kerja. Hasilnya ada 268 HPR yang divaksin,” ujar Taufik.

    Layanan vaksinasi ini digelar di sekretariat RW 01 hingga RW 09 sehingga warga pemilik hewan peliharaannya lebih mudah menjangkaunya.

    Selain itu, Taufik mengatakan layanan ini juga gratis diberikan demi pencegahan penularan penyakit rabies dari hewan jenis tersebut.

    Adapun pelayanan ini melibatkan dua dokter hewan dari Suku Dinas (Sudin) KPKP Jakarta Timur yang dibantu dari Satuan Pelaksana (Satpel) KPKP kecamatan dan pengurus RT/RW, Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) dan kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) setempat.

    Layanan vaksinasi akan terus digelar dengan menyasar ke pemukiman warga di wilayah lainnya yang ada di 65 kelurahan.

    Sudin KPKP Jakarta Timur menargetkan vaksinasi rabies terhadap 13.112 ekor HPR sepanjang 2025.

    “Pelaksanaan vaksinasi rabies sudah dimulai pada Senin (13/1) di beberapa kecamatan. Pelaksanaan vaksinasi dilakukan bertahap hingga Desember 2025, dengan target 13.112 ekor HPR, yang meliputi anjing, kucing, kera dan musang,” kata Kepala Sudin KPKP Jakarta Timur Taufik Yulianto saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (14/1).

    Sepanjang 2024, Sudin KPKP Jakarta Timur (Jaktim) telah memberikan layanan vaksinasi rabies terhadap 14.645 ekor HPR yang merupakan hewan peliharaan warga.

    Sebanyak 14.645 ekor hewan yang divaksin itu terdiri atas anjing 2.363 ekor, kucing 12.126 ekor, kera 104 ekor dan musang 52 ekor.

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

  • Transpuan yang Marah-marah di Apotek Kembangan Pernah Ditangkap Dinsos 2 Kali
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        26 Januari 2025

    Transpuan yang Marah-marah di Apotek Kembangan Pernah Ditangkap Dinsos 2 Kali Megapolitan 26 Januari 2025

    Transpuan yang Marah-marah di Apotek Kembangan Pernah Ditangkap Dinsos 2 Kali
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – T (33),
    transpuan
    yang videonya viral di media sosial karena marah-marah di sebuah apotek di Kembangan, Jakarta Barat, pernah ditangkap Suku Dinas Sosial Jakbar. 
    T pernah ditangkap dua kali pada 2023 dan September 2024.
    “(T) sudah pernah kita jangkau sebelumnya,” kata Koordinator Pelayanan, Pengawasan, dan Perlindungan Sosial (P3S) Sudin Sosial Jakarta Barat, Amir, saat dihubungi Kompas.com, Minggu (26/1/2025).
    Pada 2023, Sudin Sosial Jakbar menangkap T untuk pertama kalinya bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
    Saat itu, T ditangkap karena warga Meruya Selatan melaporkan gangguan kenyamanan. 
    “Kalau yang pertama itu informasi memang ada laporan warga dengan kasus yang sama. Yang pertama di tahun 2023 itu di wilayah Meruya Selatan,” tambah dia.
    Sementara, penangkapan kedua bukan berasal dari laporan dari warga. T ditangkap karena terjaring penertiban gabungan Sudin Sosial dengan Satpol PP Kalideres.
    “Itu kita lagi kegiatan penertiban bersama Satpol PP di wilayah Kalideres,” kata dia.
    T sempat diserahkan ke panti sosial setelah ditangkap. Namun, tak dijelaskan berapa lama T dibina di panti sosial.
    “Kalau itu pembinaannya ada di panti,” tambah dia.
    Diberitakan sebelumnya, seorang transpuan dua kali marah-marah di sebuah apotek di Kembangan, Jakarta Barat.
    Video transpuan marah-marah itu viral di media sosial. Dalam video yang diunggah akun Instagram @Jakartabarat24jam, tampak transpuan tersebut berdebat dengan seseorang di sebuah ruangan. Namun, belum jelas apa yang mereka perdebatkan.
    Seseorang yang merekam perdebatan kemudian didatangi oleh transpuan tersebut lantaran kesal.
    Sambil menunjukkan kunci mobil kepada perekam video, transpuan tersebut juga mengaku memiliki mobil.
    “Viralin, Mbak. Yang penting kita enggak nyopet. Viralin buruan. Ada b*nc*ng gila gitu. Bawa mobil. Tapi, aku enggak maksa ya (minta-minta). Maksa, ya? Viralin. Ada hukum enggak coba? Tapi yang maksa punya mobil enggak Mbak? Jawab m*mp*s,” kata transpuan tersebut kepada perekam video, dikutip Jumat (24/1/2025).
    Keterangan video menyebutkan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (22/1/2025).
    Dalam narasi video itu dijelaskan, transpuan tersebut sempat meminta uang kepada petugas apotek dan ditolak. Karena tak diberi uang, pelaku pun marah.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Transpuan yang Marah-marah di Apotek Kembangan Pernah Ditangkap Dinsos 2 Kali
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        26 Januari 2025

    Transpuan yang Marah-marah di Apotek Kembangan Pernah Ditangkap Dinsos 2 Kali Megapolitan 26 Januari 2025

    Transpuan yang Marah-marah di Apotek Kembangan Pernah Ditangkap Dinsos 2 Kali
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – T (33),
    transpuan
    yang videonya viral di media sosial karena marah-marah di sebuah apotek di Kembangan, Jakarta Barat, pernah ditangkap Suku Dinas Sosial Jakbar. 
    T pernah ditangkap dua kali pada 2023 dan September 2024.
    “(T) sudah pernah kita jangkau sebelumnya,” kata Koordinator Pelayanan, Pengawasan, dan Perlindungan Sosial (P3S) Sudin Sosial Jakarta Barat, Amir, saat dihubungi Kompas.com, Minggu (26/1/2025).
    Pada 2023, Sudin Sosial Jakbar menangkap T untuk pertama kalinya bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
    Saat itu, T ditangkap karena warga Meruya Selatan melaporkan gangguan kenyamanan. 
    “Kalau yang pertama itu informasi memang ada laporan warga dengan kasus yang sama. Yang pertama di tahun 2023 itu di wilayah Meruya Selatan,” tambah dia.
    Sementara, penangkapan kedua bukan berasal dari laporan dari warga. T ditangkap karena terjaring penertiban gabungan Sudin Sosial dengan Satpol PP Kalideres.
    “Itu kita lagi kegiatan penertiban bersama Satpol PP di wilayah Kalideres,” kata dia.
    T sempat diserahkan ke panti sosial setelah ditangkap. Namun, tak dijelaskan berapa lama T dibina di panti sosial.
    “Kalau itu pembinaannya ada di panti,” tambah dia.
    Diberitakan sebelumnya, seorang transpuan dua kali marah-marah di sebuah apotek di Kembangan, Jakarta Barat.
    Video transpuan marah-marah itu viral di media sosial. Dalam video yang diunggah akun Instagram @Jakartabarat24jam, tampak transpuan tersebut berdebat dengan seseorang di sebuah ruangan. Namun, belum jelas apa yang mereka perdebatkan.
    Seseorang yang merekam perdebatan kemudian didatangi oleh transpuan tersebut lantaran kesal.
    Sambil menunjukkan kunci mobil kepada perekam video, transpuan tersebut juga mengaku memiliki mobil.
    “Viralin, Mbak. Yang penting kita enggak nyopet. Viralin buruan. Ada b*nc*ng gila gitu. Bawa mobil. Tapi, aku enggak maksa ya (minta-minta). Maksa, ya? Viralin. Ada hukum enggak coba? Tapi yang maksa punya mobil enggak Mbak? Jawab m*mp*s,” kata transpuan tersebut kepada perekam video, dikutip Jumat (24/1/2025).
    Keterangan video menyebutkan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (22/1/2025).
    Dalam narasi video itu dijelaskan, transpuan tersebut sempat meminta uang kepada petugas apotek dan ditolak. Karena tak diberi uang, pelaku pun marah.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Transpuan yang Marah-marah di Apotek Kembangan Pernah Ditangkap Dinsos 2 Kali
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        26 Januari 2025

    Dinsos Cari Transpuan yang Marah-marah di Apotek Kembangan Megapolitan 26 Januari 2025

    Dinsos Cari Transpuan yang Marah-marah di Apotek Kembangan
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Suku Dinas (Sudin) Sosial Jakarta Barat tengah mencari keberadaan T (33),
    transpuan
    yang viral di media sosial karena marah-marah di sebuah apotek di Kembangan.
    Hingga kini, keberadaan T belum dapat diidentifikasi oleh Sudin Sosial Jakarta Barat.
    “Kita memang dapat informasi (T) sering muter di daerah Meruya, Taman Aries, tapi memang kita belum mendapatkan orangnya, (T) sedang dicari,” kata Koordinator Pelayanan, Pengawasan, dan Perlindungan Sosial (P3S) Sudin Sosial Jakarta Barat, Amir, saat dihubungi
    Kompas.com
    , Minggu (26/1/2025).
    Selain oleh Sudin Sosial, T juga sedang dicari pihak kepolisian karena korban melaporkan insiden marah-marah tersebut ke pihak berwajib. 
    Amir mengatakan, mobilitas T tidak menentu. Hal itu menjadi hambatan pihaknya melacak keberadaan T.
    “Cuma enggak tentu mobilitasnya, kadang di daerah Ciledug, Kembangan, kadang di Kalideres,” tambah Amir.
    Amir juga mengungkapkan, pihaknya telah dua kali menangkap T dalam operasi Sudin Sosial bersama Satpol PP sejak 2023 lalu.
    T juga sempat dipindahkan ke panti sosial hingga akhirnya dia dilaporkan kembali atas kejadian kemarin.
    Diberitakan sebelumnya, seorang transpuan dua kali marah-marah di sebuah apotek di Kembangan, Jakarta Barat.
    Video transpuan marah-marah itu viral di media sosial. Dalam video yang diunggah akun Instagram @Jakartabarat24jam, tampak transpuan tersebut berdebat dengan seseorang di sebuah ruangan.
    Namun, belum jelas apa yang mereka perdebatkan. Seseorang yang merekam perdebatan kemudian didatangi oleh transpuan tersebut lantaran kesal.
    Sambil menunjukkan kunci mobil kepada perekam video, transpuan tersebut juga mengaku memiliki mobil.
    “Viralin, Mbak. Yang penting kita enggak nyopet. Viralin buruan. Ada b*nc*ng gila gitu. Bawa mobil. Tapi, aku enggak maksa ya (minta-minta). Maksa, ya? Viralin. Ada hukum enggak coba? Tapi yang maksa punya mobil enggak Mbak? Jawab m*mp*s,” kata transpuan tersebut kepada perekam video, dikutip Jumat (24/1/2025).
    Keterangan video menyebutkan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (22/1/2025).
    Dalam narasi video itu dijelaskan, transpuan tersebut sempat meminta uang kepada petugas apotek dan ditolak. Karena tak diberi uang, pelaku pun marah.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Transpuan yang Marah-marah di Apotek Kembangan Pernah Ditangkap Dinsos 2 Kali
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        26 Januari 2025

    Transpuan yang Paksa Minta Uang di Kembangan, Ternyata Bawa Mobil Megapolitan 26 Januari 2025

    Transpuan yang Paksa Minta Uang di Kembangan, Ternyata Bawa Mobil
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – T (33), seorang
    transpuan
    yang sempat mengamuk di sebuah apotek di Kembangan, Jakarta Barat, diketahui membawa mobil saat mendatangi tempat tersebut pada Kamis (23/1/2025).
    T diketahui mendatangi apotek itu dua kali. Pertama, ia datang untuk meminta agar videonya diviralkan. Keesokan harinya, ia kembali dan meminta video yang sudah viral tersebut dihapus.
    “Kalau informasi yang kita dapat di lapangan, dia bawa mobil, kalau enggak salah Calya putih,” kata Koordinator P3S Sudin Sosial Jakarta Barat, Amir, saat dihubungi
    Kompas.com
    , Minggu (26/1/2025).
    Namun, Amir tidak dapat memastikan apakah mobil tersebut benar-benar milik T.
    Amir menjelaskan bahwa T membawa mobil berwarna putih saat kedatangannya yang kedua ke apotek.
    Sementara pada kunjungan pertama, saat meminta uang di apotek, T datang tanpa membawa mobil.
    “Kalau informasi, (hari) yang pertama enggak bawa mobil. Yang (hari) kedua bawa mobil,” tambah Amir.
    Amir juga mengungkapkan bahwa T kerap meminta-minta di berbagai wilayah di Jakarta.
    Ia disebut sering beraksi di kawasan Ciledug, Kembangan, hingga Kalideres.
    “Kadang di daerah Ciledug, Kembangan, atau Kalideres. Cuma enggak tentu mobilitasnya,” ujar Amir.
    Sebelumnya, seorang transpuan diketahui dua kali mengamuk di sebuah apotek di Kembangan, Jakarta Barat.
    Video kejadian tersebut viral di media sosial. Dalam unggahan akun Instagram @Jakartabarat24jam, terlihat transpuan itu terlibat perdebatan dengan seseorang di dalam sebuah ruangan.
    Namun, belum diketahui secara pasti apa yang menjadi penyebab perdebatan tersebut.
    Orang yang merekam kejadian itu kemudian dihampiri oleh transpuan tersebut karena merasa kesal.
    Sambil menunjukkan kunci mobil kepada perekam video, transpuan itu juga mengaku memiliki kendaraan sendiri.
    “Viralin, Mbak. Yang penting kita enggak nyopet. Viralin buruan. Ada bncng gila gitu. Bawa mobil. Tapi, aku enggak maksa ya (minta-minta). Maksa, ya? Viralin. Ada hukum enggak coba? Tapi yang maksa punya mobil enggak, Mbak? Jawab mmps,” kata transpuan tersebut kepada perekam video, dikutip Jumat (24/1/2025).
    Keterangan dalam video menyebutkan bahwa peristiwa ini terjadi pada Rabu (22/1/2025).
    Dalam narasi video dijelaskan bahwa transpuan itu awalnya meminta uang kepada petugas apotek, tetapi permintaan tersebut ditolak. Karena tidak diberi uang, ia pun marah dan mengamuk di lokasi.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Kebakaran di Kawasan Padat Penduduk Sawah Besar Padam, 1 Warga Alami Luka-luka – Page 3

    Kebakaran di Kawasan Padat Penduduk Sawah Besar Padam, 1 Warga Alami Luka-luka – Page 3

    Sebelumnya, kebakaran terjadi sekira pukul 17.49 WIB. Sebanyak 17 unit mobil pemadam kebakaran pun dikerahkan untuk memadamkan api.

    “Dikerahkan 17 unit dan 51 personil,” kata Kepala Seksi Pengendalian Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat Achmad Saiful Kahfi saat dikonfirmasi, Sabtu (25/1/2025).

    17 unit Damkar meliputi 2 unit dari Pos Pasar Baru, 3 unit dari Sektor Sawah Besar, 3 unit Sektor Kemayoran, 3 unit dari Sudin Barat, 4 unit dari Sudin 1.1, dan, 2 unit dari Pati Kendal Dinas.

    Adapun petugas Damkar tiba di lokasi kejadian sekira pukul17.52 WIB dan mulai melakukan operasi pemadaman pada pukul 17.53 WIB. Sementara itu, proses pendinginan berlangsung mulai pukul 19.12 WIB.

    “Objek (terbakar) rumah tinggal di pemukiman padat dengan jenis bangunan rendah (BR),” kata Achmad.