Tag: Sudin

  • Pemkot Jaktim salurkan makanan kepada korban banjir di Jatinegara

    Pemkot Jaktim salurkan makanan kepada korban banjir di Jatinegara

    Kami menyiapkan makanan siap saji untuk makan pagi sebanyak 400 boks dan air mineral yang 600 mililiter (ml) 400 botol masing-masing di Kelurahan Kampung Melayu dan Bidara Cina

    Jakarta (ANTARA) – Suku Dinas (Sudin) Sosial Jakarta Timur menyalurkan makanan siap saji kepada korban banjir di Kelurahan Kampung Melayu dan Bidara Cina, Jatinegara.

    “Kami menyiapkan makanan siap saji untuk makan pagi sebanyak 400 boks dan air mineral yang 600 mililiter (ml) 400 botol masing-masing di Kelurahan Kampung Melayu dan Bidara Cina,” kata Kepala Seksi Perlindungan Jaminan Rehabilitasi Sosial Sudin Sosial Jakarta Timur, Deni Triyanto saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

    Deni menyebut makanan siap saji ini merupakan upaya Pemkot Jakarta Timur untuk membantu warga yang terdampak banjir meskipun tidak berada di lokasi pengungsian.

    Selain itu, makanan siap saji ini bukan hanya diberikan pagi hari, tetapi juga saat makan siang. Jumlah boks nasi dan air mineral yang diberikan juga sama seperti saat makan pagi.

    “Sehingga sehari ini Sudin Sosial sudah menyalurkan total 1.600 boks makanan siap saji dan 1.600 botol air mineral untuk warga terdampak banjir di dua wilayah tersebut,” ucap Deni.

    Sebelumnya, Kepala Satgas Korwil Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jakarta Timur, Sukendar mengatakan, banjir yang melanda sejumlah wilayah di Jakarta Timur (Jaktim) akibat kiriman air dari Bendungan Katulampa, Bogor, Jawa Barat pada Kamis (30/1) siang sudah surut.

    “Iya Jumat (31/1) jam 03.00 WIB tadi sudah surut semua, sudah kering,” kata Sukendar saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Jumat.

    Sukendar menyebut selama banjir melanda BPBD tidak menurunkan alat bantu seperti perahu karet dan lain sebagainya serta tidak ada korban yang mengungsi. Hal ini karena tidak adanya permohonan evakuasi dari warga.

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Ganet Dirgantara
    Copyright © ANTARA 2025

  • Laris manis ketan susu Barito berkat JakPreneur yang berkelanjutan

    Laris manis ketan susu Barito berkat JakPreneur yang berkelanjutan

    pedagang mendapat pelatihan dan pendampingan lewat JakPreneur yang berkelanjutan

    Jakarta (ANTARA) – Taman Barito menjadi lokasi strategis lantaran berada di pusat kota dan dekat dengan transportasi publik seperti Transjakarta. Titik ini mampu menarik pelaku UMKM kuliner menjajakan dagangannya untuk menarik pembeli.

    Memang Jalan Barito, Kramat Pela, Kebayoran Baru itu tampak lengang di siang hari, namun akan penuh gemerlap pada malam harinya dengan menjajakan kuliner jalanan.

    Di samping Taman Barito terdapat lokasi sementara (Loksem) berkode JS-30 yang berisikan sebanyak 34 pedagang yang menjualkan dagangannya dari kios berukuran panjang dan lebar masing-masing 2,5 meter.

    Bahkan, setiap harinya ada sekitar puluhan orang rela mengantre demi menikmati kuliner di JS-30. Kaki pegal pun tak terasa asalkan bisa menikmati sepiring ketan susu Barito yang begitu menggiurkan.

    Ketan Susu Barito merupakan salah satu usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang kiosnya berada di lokasi revitalisasi oleh Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Kota Administrasi Jakarta Selatan dengan kode JS-30.

    Perpaduan ketan yang gurih ditemukan dengan variasi toping mulai dari kental manis susu yang creamy, renyahnya mises coklat hingga harumnya durian.

    Rasanya yang gurih dan manis terasa tak terlalu berat di lidah. Kuliner ini paling enak disantap pada malam hari, apalagi jika dinikmati dengan kopi dan teh sembari menikmati suasana jalanan ibu kota.

    Ramainya pembeli Ketan Susu Barito yang berada di kawasan Barito tepatnya lokasi sementara (Loksem) JS-30, Jakarta Selatan, Kamis (30/1/2025). ANTARA/Luthfia Miranda Putri

    Farel Ichramsyah sebagai pemilik Ketan Barito mengaku terbantu dengan adanya revitalisasi JS-30 yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan.

    Pada awalnya, dia memang sudah memiliki ide bisnis namun baru bisa merealisasikan. Usai mengetahui adanya lokasi JS-30, maka dia bergabung dengan program Jakpreneur dan membangun usahanya pada tahun 2023.

    Menurut dia, lokasi itu selain titik strategis untuk berbisnis, alasan yang membuat usahanya ramai lantaran konsisten resep dan rasa.

    Bahkan dalam sehari, dia bisa menjual sebanyak 500-700 porsi dengan harga mulai dari Rp10 ribu hingga Rp25 ribu. Sebulannya, bisnis ketan itu bisa memperoleh omzet sebesar Rp250 juta.

    Terlebih, hingga kini bisnisnya telah membuka lapangan kerja dengan menyerap banyak pegawai untuk memiliki pekerjaan. Maka itu, dia mengaku dengan adanya usaha kuliner di kawasan Barito yang sudah direvitalisasi mampu menjadikan kuliner di kawasan itu menjadi semakin hidup dan menjamur.

    Dia merasa berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi DKI terutama Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan yang telah memperhatikan nasib pedagang kecil seperti dirinya.

    Mengingat adanya retribusi yang harus dibayarkan pedagang kepada Pemerintah Provinsi DKI melalui Bank DKI sebesar Rp5 ribu per hari atau Rp150 ribu per bulan berdasarkan Keputusan Gubernur Nomor 835 Tahun 2024 tentang Pemberian Pengurangan Retribusi Daerah, menurut dia tak terlalu memberatkan.

    Ke depannya, dia berjanji akan terus berinovasi dan berjalan ke depan dengan harapan bisa melebarkan usahanya sampai ke Kota Bandung.

    Pesannya kepada pemerintah agar di lokasi JS 30 bisa ditambahkan tempat duduk meski pihaknya pribadi telah menyiapkan. Hal ini untuk mengurangi keramaian pengunjung yang duduk di sekitar trotoar kawasan itu.

    Upaya pemerintah

    Revitalisasi Loksem 30 yang dihuni pedagang kuliner dimulai sejak pertengahan Oktober 2022.

    Meski revitalisasi dan penyerahan kunci telah rampung pada Januari 2023, Sudin PPKUKM Jakarta Selatan tetap memastikan pedagang di kawasan Barito itu merasakan dampak positif dari pembenahan yang sudah dilakukan.

    Terlebih, kini jumlah binaan Suku Dinas PPKUKM Jakarta Selatan yang ada di Loksem JS 30 telah mencapai sebanyak 34 pedagang.

    Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (Sudin PPKUKM) Kota Administrasi Jakarta Selatan berkomitmen mendampingi pedagang kecil yang menempati Lokasi Sementara (Loksem) JS 30 Jalan Barito, Kebayoran Baru usai direvitalisasi.

    “Kami terus memberikan dukungan program yakni dengan memastikan pedagang mendapat pelatihan dan pendampingan lewat JakPreneur yang berkelanjutan,” kata Kepala Seksi Koperasi dan UKM Sudin PPKUKM Jakarta Selatan Edi Margono saat dihubungi.

    Kemudian, pihaknya juga memastikan meningkatkan fasilitas untuk mendukung kenyamanan dan kebutuhan para pedagang serta pengunjung.

    Salah satunya memastikan kebersihan dan keindahan di kawasan tersebut demi kenyamanan pengunjung usai direvitalisasi.

    “Kami juga meningkatkan daya tarik dengan tampilan yang lebih modern menarik agar lebih banyak pengunjung,” ujarnya.

    Diharapkan dengan fokus peningkatan kemampuan dan fasilitas tersebut mampu menciptakan peluang pemasaran sekaligus peningkatan omzet bagi para pedagang.

    Secara keseluruhan, Sudin PPKUKM Jakarta Selatan optimistis revitalisasi Loksem JS 30 mendukung perkembangan UMKM dan meningkatkan peluang bisnis pedagang.

    Pemerintah Kota Jakarta Selatan merevitalisasi tiga lokasi Loksem di Pasar Hewan Jalan Barito Raya dengan anggaran Rp3 miliar lebih dan ditargetkan selesai akhir tahun 2022.

    Ketiga Loksem tersebut yakni JS 25 yang menghabiskan anggaran Rp1,6 miliar, JS 26 Rp882 juta, dan JS 30 Rp642 juta.

    Revitalisasi tiga Loksem tersebut ditargetkan rampung akhir tahun 2022 sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

    Pedagang diimbau untuk menjaga fasilitas yang tersedia, mengutamakan estetika, dan suasana tenang sehingga para pembeli bisa merasa nyaman saat melakukan transaksi.

    Suku Dinas PPKUKM Jakarta Selatan juga rutin menggelar pelatihan bagi pelaku UMKM dengan salah satu programnya yakni Wirausaha Industri Baru (WIUB) dengan target peserta Jakpreneur sebanyak 800 peserta bidang kuliner, 400 peserta bidang fesyen, dan 400 peserta kerajinan tangan (craft).

    Para peserta akan diberikan pelatihan dasar hingga lanjutan, pendampingan seperti pemasaran, permodalan, dan laporan keuangan, difasilitasi dokumen perizinan, pemasaran produk hingga pelaporan keuangan dan fasilitas permodalan.

    Pelatihan ini dilaksanakan di sepuluh kecamatan Jakarta Selatan demi meratanya edukasi mengenai kewirausahaan. Lokasi pelatihan tersebar di kantor kecamatan, kelurahan, atau ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA).

    Para peserta juga diberikan bantuan alat masak seperti mixer dan blender agar bisa belajar secara mandiri di rumah untuk bisa menciptakan produk berkualitas dan berpengaruh pada peningkatan ekonomi.

    Dengan demikian, revitalisasi yang dilakukan Suku Dinas PPKUKM Jakarta Selatan bukan hanya mempercantik tata kota, namun juga merupakan pembuka rezeki bagi para pelaku usaha maupun pekerjanya dalam mendapatkan lapangan pekerjaan.

    Editor: Alviansyah Pasaribu
    Copyright © ANTARA 2025

  • Pemkot Jaktim beri bantuan ke penyintas rumah ambruk di Duren Sawit

    Pemkot Jaktim beri bantuan ke penyintas rumah ambruk di Duren Sawit

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Kota Jakarta Timur (Pemkot Jaktim) memberi bantuan ke penyintas rumah ambruk di Jalan Bunga Rampai 10, RT 8/RW 6, Malaka Jaya, Duren Sawit, Jakarta Timur, yang terjadi pada Selasa (28/1) sekitar pukul 21.15 WIB.

    “Mudah-mudahan dengan bantuan ini dapat meringankan beban yang dialami keluarga yang sedang terkena musibah. Kami sepenuhnya mengucapkan rasa belasungkawa bagi keluarga korban. Kejadian ini adalah musibah yang tidak diduga akibat cuaca ekstrem,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Jakarta Timur Iin Mutmainah saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.

    Bantuan yang bersumber dari Baznas Bazis dan Suku Dinas Sosial (Sudinsos) Jakarta Timur itu diserahkan secara simbolis pada Rabu (29/1) malam.

    Menurut Iin, penyerahan bantuan ini dalam rangka memberikan semangat sekaligus bentuk komitmen Pemkot Jakarta Timur dalam membantu dan peduli terhadap warga sekitar yang terkena musibah.

    Sementara itu, Kepala Seksi Perlindungan Jaminan Rehabilitasi Sosial Sudin Sosial Jakarta Timur Deni Triyanto mengungkapkan, ada 28 item bantuan kebutuhan sandang dan natura yang diberikan pada keluarga penyintas rumah ambruk itu.

    Bantuan berupa mi instan, minyak goreng, kecap manis dan air mineral. Kemudian masing-masing dua potong celana training, celana dalam laki-laki dan wanita, kaos kerah, daster, selimut dewasa, handuk, sandal, sabun cair, sampo, sikat gigi, pasta gigi, bra, seragam sekolah perempuan, serta satu tas dan sepatu sekolah.

    “Kami juga berikan dua kantong beras kemasan lima kilogram, biskuit empat pak serta ikan sarden enam kaleng,” ujar Deni.

    Sementara itu, dari PMI Jakarta Timur bantuan yang diberikan berupa seng 30 lembar, tikar dan terpal masing-masing satu lembar, perlengkapan sekolah (school kit) dua paket, perlengkapan kebersihan (hygiene kit) dan sembako satu paket.

    “Mudah-mudahan bantuan ini juga meringankan beban yang dialami warga yang sedang terkena musibah,” ujar Kepala Seksi Humas dan Komunikasi PMI Kota Jakarta Timur, Agus Bastian.

    Selain itu, keluarga penyintas rumah ambruk ini juga dapat bantuan uang sebesar Rp5 juta dari Baznas Bazis Jakarta Timur.

    Menurut Koordinator Baznas Bazis Jakarta Timur Eka Napisah mengatakan, uang itu untuk membantu mereka mengontrak rumah sementara.

    “Kami belum melakukan rehab atau bedah rumah tersebut karena belum ada permohonan dari pihak terkait,” kata Eka.

    Sebuah bangunan rumah tinggal dua lantai di Jalan Bunga Rampai 10, RT 8/RW 6, Kelurahan Malaka Jaya, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, ambruk pada Selasa (28/1) malam sekitar pukul 21.15 WIB.

    Kejadian tersebut berhasil ditangani oleh Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur, yang mengevakuasi empat korban dalam keadaan selamat.

    Insiden tersebut bermula saat salah satu penghuni rumah, Yani Silalahi (53), sedang membuang air hujan yang menggenangi lantai dua bagian belakang rumah. Namun, bagian depan bangunan runtuh secara tiba-tiba.

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Edy Sujatmiko
    Copyright © ANTARA 2025

  • Jari Bocah di Jakpus Tersangkut Lubang Bangku, 4 Petugas Damkar Senen Diturunkan untuk Melepas – Halaman all

    Jari Bocah di Jakpus Tersangkut Lubang Bangku, 4 Petugas Damkar Senen Diturunkan untuk Melepas – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Jari bocah perempuan usia 9 tahun ini di Senen, Jakarta Pusat dimasukkan ke lubang bangku.

    Celakanya setelah dimasukkan tidak bisa dilepas.

    Petugas damkar diturunkan untuk menjadi penyelamat.

    Kejadian berawal saat Yani, si ibu bocah tersebut, mengajak anaknya ke tempat kerjanya. 

    Sang ibu lalu membelikan lontong sayur untuk sarapan. 

    Sembari disuapi si ibu, si anak bermain ponsel. 

     “Saat anak saya duduk, kebetulan bangku ada lubangnya.

    Lubangnya ternyata pas di jari anak saya. Tangan kiri anak saya pegang Hp sementara tangan kanannya pegang lubang bangku,” ujar Yani seperti dikutip TribunJakarta.com.

    Yani tidak memerhatikan gerak-gerik tangan kanan anak karena ia keasyikan menyuapinya. 

    Namun, saat lagi disuapi makan, si anak tiba-tiba panik. 

    “Mama jari aku enggak bisa keluar!” kata Yani menirukan suara si anak. 

    Yani kemudian baru sadar melihat dua jari si anak tersangkut di lubang bangku. 

    “Yang tersangkut awalnya jari telunjuk dan jari tengah.

    Yang jari telunjuk dia paksa tarik tuh alhamdulilah lepas, nah yang jari tengah enggak bisa,” katanya. 

    Melihat si anak yang meledak dalam tangis, Yani jadi panik. 

    Ada sekitar 20 menit, jari si anak tersangkut sekaligus menahan sakit. 

    Ia mencoba melepaskan jari si anak dengan menggunakan minyak sayur, tetapi ketika jari ditarik tapi si anak makin kesakitan. 

    Beruntung, Yani mengenal Sulatun, seorang petugas Satpol PP yang tahu solusi atas kejadian sial itu. 

    “Anak saya lalu dibawah ke Damkar Senen, alhamdulilah bisa dilepas,” ujarnya. 

    Pakai Mini Gerinda

    Sebanyak 4 personel Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat sektor Senen turun tangan membantu melepaskan jari si anak. 

    “Jari dapat dilepas dengan cara memotong bangku memakai alat gerinda mini drill,” ujar Koordinator Grup C Sektor IV Senen, Nurrul Hafizh. 

    Dari video yang diunggah petugas damkar @abie113 di TikTok, tampak seorang anak menangis saat jarinya dievakuasi petugas damkar. 

    Sembari memotong bangku plastik, petugas mencoba menenangkan si anak itu agar tak banyak bergerak dan panik. 

    Akhirnya, jari pun dapat terlepas dari lubang bangku. 

  • Sudin SDA Jakbar kerahkan pompa untuk atasi banjir

    Sudin SDA Jakbar kerahkan pompa untuk atasi banjir

    Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengevakuasi warga dari lokasi yang terendam banjir di Jakarta Barat, Rabu (29/1/2025). ANTARA/HO-BPBD DKI Jakarta

    Sudin SDA Jakbar kerahkan pompa untuk atasi banjir
    Dalam Negeri   
    Editor: Widodo   
    Rabu, 29 Januari 2025 – 16:23 WIB

    Elshinta.com – Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat mengerahkan pompa untuk mengatasi genangan yang terjadi di 43 RT wilayah setempat pada Rabu.

    “Kita sudah mengerahkan pompa-pompa mobile (bergerak) dan juga pompa lain di wilayah yang tergenang,” kata Kasudin SDA Jakbar Purwanti Suryandari saat dihubungi di Jakarta, Rabu.

    Namun demikian, kata Purwanti, sebagian lokasi banjir yang tidak dapat diatasi dengan pompa mobile lantaran air sungai atau kalinya sudah meluap.

    “Ada beberapa lokasi yang kemarin belum bisa dipompa karena air kalinya sudah limpas (keluar tanggul),” ucap Purwanti.

    Menurutnya, banjir yang terjadi di wilayah Jakarta Barat diakibatkan oleh hujan ekstrem yang terjadi dalam durasi yang singkat, sehingga saluran air di wilayah tersebut tidak dapat mengalirkan genangan yang ada

    “Kemarin hujan memang sangat deras yang terjadi dalam durasi singkat. Jadi saluran-saluran kita enggak bisa menampung curah hujan seperti itu,” ungkap Purwanti.

    Hingga kini, Sudin SDA Jakbar terus membersihkan sampah-sampah di saringan pompa untuk memastikan semua pompa bekerja optimal.

    “Satgas dan operator Sudin SDA sejak semalam terus bekerja antara lain membersihkan sampah-sampah di saringan menuju pompa dan memastikan pompa dapat beroperasi semua,” tutur dia.

    Sudin SDA Jakbar menyiagakan 148 pompa stasioner, 70 pompa bergerak,  serta 50 pompa apung untuk mengatasi banjir.

    “Semuanya berfungsi,” tutup dia.

    Sumber : Antara

  • Sering Kebanjiran, Warga Bantaran Kali Ciliwung di Kebon Pala Bakal Direlokasi

    Sering Kebanjiran, Warga Bantaran Kali Ciliwung di Kebon Pala Bakal Direlokasi

    loading…

    Pemkot Jakarta Timur berencana merelokasi warga yang tinggal di bantaran Kali Ciliwung, daerah Kebon Pala, Kampung Melayu, Jatinegara yang sering kebanjiran. Foto/Achmad Al Fiqri

    JAKARTA – Warga yang tinggal di bantaran Kali Ciliwung di daerah Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur selama ini sering kebanjiran. Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur berencana merelokasi.

    Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Iin Mutmainnah menjelaskan, rencana relokasi itu dilandasi lantaran warga yang ti ggal di bantaran Kali Ciliwung kerap dilanda banjir. Untuk itu, ia menilai, relokasi perlu dipikirkan untuk menangani masalah banjir di sana.

    “Tentunya dengan kondisi warga yang berada di pinggir kali ini memang kita harus pikirkan untuk relokasi,” kata Iin usai meninjau banjir di Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (29/1/2025).

    Iin mengaku, rencana relokasi telah dikoordinasikan dengan Suku Dinas (Sudin) Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Administrasi Jakarta Timur. Menurutnya, warga akan direlokasi ke sebuah rusun.

    “Sudah pernah itu dikoordinasikan itu dengan Sudin terkait, Sudin Perumahan nanti mungkin ada di area rusun, dan kami nanti akan komunikasikan lagi secara lebih lanjut terkait dengan kondisi pada saat ini,” terang Iin.

    Kendati demikian, Iin belum bisa menjawab waktu relokasi tersebut. Pasalnya, kata dia, pihaknya harus berkoordinasi dengan Sudin terkait untuk menata kembali wilayah bantaran Kali Ciliwung.

    “Ya nanti kami akan komunikasikan ulang dengan Sudin terkait dan tentu mungkin kita lakukan pemetaan kembali terkait jumlah dan masyarakat yang terdampak,” terangnya.

    (shf)

  • Atasi Banjir, Sudin SDA Jakarta Barat Kerahkan Pompa – Page 3

    Atasi Banjir, Sudin SDA Jakarta Barat Kerahkan Pompa – Page 3

    Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat lebih dari 2.000 warga mengungsi akibat banjir yang melanda sebagian wilayah Jakarta.

    “Pengungsi tersebar di beberapa titik,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan di Jakarta, Rabu (29/1/2025), seperti dilansir dari Antara.

    Menurut dia, dari data yang ada pengungsi tersebar di beberapa lokasi terutama di Jakarta Barat dan Jakarta Timur, karena rumah mereka terendam banjir.

    Ia menjelaskan, pengungsi yang berjumlah lebih dari 2.000 jiwa tersebut sudah diungsikan ke lokasi-lokasi yang lebih aman sambil menunggu air yang menggenangi rumah mereka surut.

    Lokasi tersebut antara lain, pengungsian warga Kelurahan Duri Kosambi di Mushala Darussalam RT006/RW05 dengan jumlah 200 jiwa, Mushola Isroruddin RT0001/RW05 sebanyak 150 jiwa.

    Kemudian pengungsian di Kelurahan Kedaung Kali Angke, bertempat di Masjid Jami Alfudholah 37 jiwa. Kelurahan Tegal Alur, Rusun Lokbin 83 jiwa, Mushola Alhidayah 47 jiwa, Mushola Al Madin Nurul Ikhwan 90 jiwa, Mushola Durrotul Abiddin 24 jiwa.

    Selanjutnya Musholah Nur Syafinah 80 jiwa, Mushola Jami Nurul Hidayah 29 jiwa, RPTRA Alur Kemuning 5 jiwa, Mushola Al-mukhlisin 253 jiwa, dan Masjid An-najiah, Masjid, Darurrohman, Ponpes An-najiah 470 jiwa.

    Tidak hanya itu untuk pengungsi di Kelurahan Pegadungan RT005/RW004 lokasi Masjid Sawatul Ummah 300 jiwa.

    Sementara itu, pengungsi di Jakarta Timur yaitu di Kelurahan Cakung Timur terdapat 1.240 jiwa mengungsi di Gereja Advent titik kenal Jl. Pulau Sangiang.

    “BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop,” kata Yohan.

  • Rumah 2 Lantai di Duren Sawit Ambruk, Damkar Evakuasi 4 Penghuni

    Rumah 2 Lantai di Duren Sawit Ambruk, Damkar Evakuasi 4 Penghuni

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

    TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT – Rumah dua lantai di Jalan Bunga Rampai, Malaka Jaya, Duren Sawit, Jakarta Timur ambruk hingga nyaris menimpa empat penghuni pada Selasa (28/1/2025) pukul 21.15 WIB.

    Kepala Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur, Muchtar Zakaria mengatakan rumah tersebut dilaporkan ambruk saat hujan deras disertai angin kencang melanda.

    “Keterangannya saat penghuni rumah sedang membuang air hujan yang membanjiri lantai dua, tiba-tiba bagian depan bangunan ambruk,” kata Muchtar di Jakarta Timur, Rabu (29/1/2025).

    Cepatnya kejadian membuat penghuni rumah tidak sempat menyelamatkan diri dari lokasi, sehingga sempat terjebak di antara reruntuhan material bangunan yang ambruk.

    Para korban yang sempat terjebak yakni perempuan berinisial YS (53), anak perempuan berinisial VA (12), seorang ibu lainnya berusia (41), dan anak perempuan berinisial MI (5).

    Beruntung upaya sigap personel Damkar Jakarta Timur yang tiba di lokasi berhasil mengevakuasi keempat korban dalam keadaan selamat dari reruntuhan material bangunan.

    “Untuk evakuasi kita kerahkan empat unit rescue berikut 22 personel ke lokasi. Kita mulai evakuasi pukul 21.30 WIB, selesai pukul 22.11 WIB. Alhamdulillah korban dapat dievakuasi,” ujar Muchtar.

    Dalam evakuasi ini, jajaran Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur masuk melewati celah material reruntuhan yang ambruk untuk mencari korban.

    Setelah didapati korban, barulah personel Damkar Jakarta Timur memandu korban secara perlahan untuk dapat keluar melewati celah material reruntuhan bangunan yang aman.

    “Empat korban sudah ditemukan dalam keadaan selamat. Untuk ketinggian rumah tinggal dua lantai yang ambruk itu sekitar 6 meter, bagian depan yang ambruk,” tutur Muchtar.

     

  • Bangunan 2 Lantai di Duren Sawit Ambruk Saat Jakarta Diguyur Hujan Deras

    Bangunan 2 Lantai di Duren Sawit Ambruk Saat Jakarta Diguyur Hujan Deras

    Jakarta

    Sebuah bangunan rumah tinggal dua lantai di Jalan Bunga Rampai, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, ambruk. Empat orang penghuni rumah berhasil dievakuasi.

    Dilansir dari kantor berita Antara, Rabu (29/1/2025), peristiwa itu terjadi pada Selasa (28/1) sekitar pukul 21.15 WIB. Sudin Gilkarmat Jakarta Timur yang datang ke lokasi berhasil mengevakuasi empat orang.

    Perwira Rescue Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, Gunawan, menjelaskan insiden itu bermula saat salah satu penghuni rumah bernama Yani Silalahi (53), sedang membuang air hujan. Air menggenangi lantai dua bagian belakang rumahnya.

    Namun, secara tiba-tiba bagian depan bangunan runtuh. Gunawan mengatakan tim Gulkarmat Jaktim langsung bergerak ke lokasi usai menerima aduan dari warga.

    Dia menjelaskan empat penghuni rumah masing-masing bernama Yani Silalahi (53), Violeta (12), Melodi (5) dan seorang perempuan berumur 41 tahun berhasil dievakuasi. Keempat korban ditemukan dalam keadaan selamat dan tidak mengalami luka serius.

    Dalam penanganan insiden tersebut, Sudin Gulkarmat Jakarta Timur mengerahkan empat unit kendaraan pemadam beserta 22 personel. Tim tiba di lokasi sekitar pukul 21.18 WIB dan memulai proses evakuasi pada pukul 21.30 WIB. Proses evakuasi berjalan lancar dan selesai pada pukul 22.11 WIB.

    Wilayah Jakarta pada Selasa (28/1) malam memang diguyur hujan deras. Berdasarkan data dari BPBD Jakarta per pukul 23.00 WIB, ada 26 RT dan 20 ruas jalan di Jakarta tergenang banjir.

    (ygs/ygs)

    Hoegeng Awards 2025

    Usulkan Polisi Teladan di sekitarmu

  • Bangunan dua lantai di Duren Sawit ambruk, empat korban selamat

    Bangunan dua lantai di Duren Sawit ambruk, empat korban selamat

    Jakarta (ANTARA) – Sebuah bangunan rumah tinggal dua lantai di Jalan Bunga Rampai 10, RT 8/RW 6, Kelurahan Malaka Jaya, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, ambruk pada Selasa (28/1) malam sekitar pukul 21.15 WIB.

    Kejadian tersebut berhasil ditangani oleh Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur, yang mengevakuasi empat korban dalam keadaan selamat.

    Perwira Rescue Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, Gunawan, dalam keterangan tertulis mengungkapkan bahwa insiden tersebut bermula saat salah satu penghuni rumah, Yani Silalahi (53), sedang membuang air hujan yang menggenangi lantai dua bagian belakang rumah. Namun, bagian depan bangunan runtuh secara tiba-tiba.

    Laporan dari warga datang langsung ke Pos Gulkarmat pada pukul 21.15 WIB, dan tim langsung terjun ke lokasi setelah mendapat informasi tersebut.

    Sebanyak empat korban yang terdiri atas Yani Silalahi (53), Violeta (12), seorang perempuan (41), dan Melodi (5), berhasil dievakuasi oleh tim penyelamat. Keempat korban ditemukan dalam keadaan selamat dan tidak mengalami luka serius.

    Dalam penanganan insiden tersebut, Sudin Gulkarmat Jakarta Timur mengerahkan empat unit kendaraan pemadam beserta 22 personel. Tim tiba di lokasi sekitar pukul 21.18 WIB dan memulai proses evakuasi pada pukul 21.30 WIB. Proses evakuasi berjalan lancar dan selesai pada pukul 22.11 WIB.

    Bangunan dengan tinggi enam meter itu ambruk di bagian depan, tetapi tim memastikan bahwa situasi saat ini telah aman.

    Pewarta: Aditya Ramadhan
    Editor: M Razi Rahman
    Copyright © ANTARA 2025