Tag: Sudin

  • Diduga Hilang Kendali, Brio Nyemplung ke Kali Item Jakbar – Page 3

    Diduga Hilang Kendali, Brio Nyemplung ke Kali Item Jakbar – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Sebuah mobil Honda Brio tercebur ke Kali Item, Jalan Tubagus Angke, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Jumat (7/3/2025).

    Petugas Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat turun tangan mengevakuasi kendaraan tersebut.

    Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat, Syarifuddin menerangkan, insiden ini terjadi sekitar pukul 11.12 WIB. Mulanya, Mobil melaju dari arah Pesing menuju Kota.

    Namun, tiba-tiba hilang kendali dan tercebur ke kali di Jalan PTB angke, Kelurahan Wijaya Kusuma, Grogol Petamburan Petamburan atau depan Hotel ATT.

    “Objek Honda Mobil Brio,” kata dia dalam keterangan tertulisnya, Jumat (7/3/2025).

    Informasi itu langsung ditindaklanjuti Sudin Gulkarmat Jakarta Barat. Dua personel dikerahkan untuk mengevakuasi kendaraan yang terjebak di kali.

     

  • Kebakaran Terjadi di Menteng Park, 14 Mobil Pemadam Dikerahkan – Page 3

    Kebakaran Terjadi di Menteng Park, 14 Mobil Pemadam Dikerahkan – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Asap dilaporkan terlihat di apartemen Menteng Park, Jakarta Pusat pada Sabtu dini hari (8/3/2025). Suku Dinas Kebakaran Jakarta Pusat menyebutkan, ada kebakaran.

    “Iya kebakaran,” kata Andi, petugas Sudin Kebakaran Jakarta Pusat, saat dihubungi, Sabtu.

    Namun Andi belum bisa membeberkan waktu kebakaran. “Maaf kami sedang sibuk saat ini,” kata dia.

    Dia hanya mengatakan, ada 14 mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan ke lokasi di Menteng Park. “14 mobil.”

     

  • 3 Rumah di Kalideres Jakbar Kebakaran, Diduga Akibat Korsleting Listrik

    3 Rumah di Kalideres Jakbar Kebakaran, Diduga Akibat Korsleting Listrik

    Jakarta

    Kebakaran menghanguskan tiga rumah tinggal di Kampung Duri, Jl Semanan Raya, Kalideres, Jakarta Barat. Penyebab kebakaran ini diduga karena korsleting listrik di salah satu rumah yang terbakar.

    “Dugaan penyebab (kebakaran) diduga adanya korsleting listrik,” kata Kasi Ops Sudin Gulkarmat Jakarta Barat, Syarifuddin, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (8/3/2025).

    Syarifuddin menyebut pihaknya menerima informasi awal terkait kebakaran ini pada pukul 21.35 WIB, Jumat (7/3). Awalnya, kata dia, warga bernama Ades melihat asap mengepul hitam dan api sudah besar melalap plafon rumah warga bernama H Robi (65).

    “Pak H Robi di dalam rumah keadaannya sakit stroke, kemudian warga mendobrak pintu untuk menyelamatkan beliau dan berhasil dievakuasi warga,” ujarnya.

    Petugas pemadam kebakaran mengerahkan 18 unit mobil kebakaran dengan jumlah personel sebanyak 90 orang. Operasi pemadaman dimulai pukul 21.47 WIB. Kobaran api berhasil dipadamkan dua jam kemudian, yaitu pukul 23.35 WIB.

    ADVERTISEMENT

    `;
    var mgScript = document.createElement(“script”);
    mgScript.innerHTML = `(function(w,q){w[q]=w[q]||[];w[q].push([“_mgc.load”])})(window,”_mgq”);`;
    adSlot.appendChild(mgScript);
    },
    function loadCreativeA() {

    var adSlot = document.getElementById(“ad-slot”);
    if (!adSlot) return;
    adSlot.innerHTML = “;

    if (typeof googletag !== “undefined” && googletag.apiReady) {
    googletag.cmd.push(function () {
    googletag.display(‘div-gpt-ad-1708418866690-0’);
    googletag.pubads().refresh();
    });
    } else {
    var gptScript = document.createElement(“script”);
    gptScript.src = “https://securepubads.g.doubleclick.net/tag/js/gpt.js”;
    gptScript.async = true;
    gptScript.onload = function () {
    window.googletag = window.googletag || { cmd: [] };
    googletag.cmd.push(function () {
    googletag.defineSlot(‘/4905536/detik_desktop/news/static_detail’, [[400, 250], [1, 1], [300, 250]], ‘div-gpt-ad-1708418866690-0’)
    .addService(googletag.pubads());
    googletag.enableServices();
    googletag.display(‘div-gpt-ad-1708418866690-0’);
    googletag.pubads().refresh();
    });
    };
    document.body.appendChild(gptScript);
    }
    }
    ];

    var currentAdIndex = 0;
    var refreshInterval = null;
    var visibilityStartTime = null;
    var viewTimeThreshold = 30000;

    function refreshAd() {
    var adSlot = document.getElementById(“ad-slot”);
    if (!adSlot) return;
    currentAdIndex = (currentAdIndex + 1) % ads.length;
    adSlot.innerHTML = “”;
    ads[currentAdIndex]();
    }

    var observer = new IntersectionObserver(function (entries) {
    entries.forEach(function (entry) {
    if (entry.intersectionRatio > 0.1) {
    if (!visibilityStartTime) {
    visibilityStartTime = new Date().getTime();
    requestAnimationFrame(checkVisibility);
    }
    } else {
    visibilityStartTime = null;
    if (refreshInterval) {
    clearInterval(refreshInterval);
    refreshInterval = null;
    }
    }
    });
    }, { threshold: 0.1 });

    function checkVisibility() {
    if (visibilityStartTime && (new Date().getTime() – visibilityStartTime >= viewTimeThreshold)) {
    refreshAd();
    if (!refreshInterval) {
    refreshInterval = setInterval(refreshAd, 30000);
    }
    } else {
    requestAnimationFrame(checkVisibility);
    }
    }

    document.addEventListener(“DOMContentLoaded”, function () {
    var adSlot = document.getElementById(“ad-slot”);
    if (!adSlot) {
    console.error(“❌ Elemen #ad-slot tidak ditemukan!”);
    return;
    }
    ads[currentAdIndex]();
    observer.observe(adSlot);
    });

    var mutationObserver = new MutationObserver(function (mutations) {
    mutations.forEach(function (mutation) {
    if (mutation.type === “childList”) {
    visibilityStartTime = new Date().getTime();
    requestAnimationFrame(checkVisibility);
    }
    });
    });

    mutationObserver.observe(document.getElementById(“ad-slot”), { childList: true, subtree: true });

    “Api berhasil dipadamkan oleh petugas,” ucap Syarifuddin.

    Syarifuddin mengatakan 19 jiwa terdampak dari kebakaran tersebut. Beruntung, tidak ada korban jiwa dan korban luka.

  • Dinas Pertamanan Jakbar tanami kawasan Citra Garden City 3 Kalideres

    Dinas Pertamanan Jakbar tanami kawasan Citra Garden City 3 Kalideres

    penanaman pohon tersebut bertujuan penghijauan dengan memanfaatkan aset (lahan) milik Pemprov DKI Jakarta

    Jakarta (ANTARA) – Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Barat menanami kawasan Bundaran Taman Komplek Citra Garden City 3, Kelurahan Pegadungan, Kecamatan Kalideres, dengan pohon pencegah polusi, Jumat.

    Kepala Suku Dinas Tamhut Jakarta Barat, Dirja Kusuma menuturkan penanaman pohon tersebut bertujuan penghijauan dengan memanfaatkan aset (lahan) milik Pemprov DKI Jakarta.

    “Kami manfaatkan lahan kosong, terutama aset Pemprov DKI Jakarta, seperti jalur hijau, Tempat Pemakaman Umum (TPU), dan taman. Tadi, kami tanam pohon di Bundaran Taman Komplek Citra Garden City 3,” kata Dirja di Jakarta, Jumat.

    Dijelaskan Dirja, pohon yang ditanam berjenis tabebuya kuning, bungur, buttercup, dan kemboja.

    Pohon yang memiliki ciri khas bunga indah itu memiliki sejumlah manfaat selain menambah keindahan, yakni menyerap polusi dan mencegah erosi tanah.

    “Untuk perawatan dan pemeliharaannya, kami menugaskan sejumlah PJLP untuk menyiram pohon agar tumbuh dan berkembang,” katanya.

    Selain menanam pohon, lanjut Dirja Kusuma, pihaknya juga membersihkan taman.

    “Sekalian tadi kerja bakti bersama PJLP. Kami pangkas rumput taman dan mengumpulkan sampah dedaunan dan ranting tanaman,” imbuhnya.

    Diketahui, Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Barat telah menanam sebanyak 1.960 pohon sepanjang tahun 2024.

    Kepala Sudin Tamhut Jakarta Barat, Dirja Kusuma menyebut sekitar seribu pohon itu umumnya ditanam di taman, jalur hijau dan lahan-lahan aset milik Pemda DKI Jakarta.

    “Selama tahun 2024 lalu yang ditanam sekitar 1.960 pohon. Jenisnya variatif, ada tabebuya, bungur, wali songo dan lain-lain. Kebanyakan pohon keras berbunga,” ungkap Dirja di Jakarta sebelumnya.

    Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
    Editor: Ganet Dirgantara
    Copyright © ANTARA 2025

  • Tenaga pendidik Jakbar diimbau perketat pengawasan terkait pelecehan

    Tenaga pendidik Jakbar diimbau perketat pengawasan terkait pelecehan

    sudah ditangani Sudin Pendidikan

    Jakarta (ANTARA) – Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto mengimbau seluruh tenaga pendidik untuk memperketat pengawasan terkait masih ditemukannya kasus pelecehan di lingkungan sekolah.

    Uus menanggapi kasus dugaan pelecehan yang dilakukan oleh oknum guru terhadap murid di SMK PGRI 5 Jakarta di Kalideres, Jakarta Barat beberapa waktu lalu.

    “Saya imbau sekolah-sekolah, termasuk tenaga pendidik untuk meningkatkan pengawasan di lingkungan sekolah supaya kejadian serupa tidak terulang kembali,” ujar Uus saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Jumat malam.

    Uus menyayangkan kejadian tersebut terjadi di lingkungan sekolah. Hingga kini, kasus tersebut sudah ditangani dan ditindak lanjuti oleh Suku Dinas Pendidikan setempat.

    “Ya itu sudah ditangani Sudin Pendidikan, termasuk juga dengan tindaklanjutnya,” ungkap Uus.

    Diketahui, Seorang guru yang diduga melecehkan murid SMK PGRI Kalideres, Jakarta Barat ternyata sudah mengundurkan diri.

    “Guru tersebut sudah diberhentikan oleh pihak sekolah. Yang bersangkutan sudah membuat surat pernyataan mengundurkan diri tertanggal 25 Februari 2025,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Jakarta, Sarjoko melalui pesan singkat di Jakarta, Rabu (5/3).

    Sarjoko pun tidak menyangkal adanya tindak pelecehan tersebut, meskipun guru bersangkutan mengaku hanya bercanda ketika melakukan perbuatannya.

    “Betul ada mas. Setelah diklarifikasi, guru tersebut mengaku hanya sekedar bercanda (kalau salaman dengan siswi jarinya iseng menggelitik atau suka pegang bahu siswi),” katanya.

    Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
    Editor: Ganet Dirgantara
    Copyright © ANTARA 2025

  • Jaktim pastikan keamanan pangan jelang Idul Fitri 1446 Hijriah

    Jaktim pastikan keamanan pangan jelang Idul Fitri 1446 Hijriah

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Kota Jakarta Timur memastikan keamanan pangan terpadu di pasar tradisional, swalayan dan pasar lokasi binaan di wilayah tersebut menjelang Idul Fitri 1446 Hijriah.

    “Kegiatan pemeriksaan dan pengawasan pangan terpadu ini dalam rangka menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), yakni Hari Raya Idul Fitri,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Jakarta Timur Iin Mutmainnah di Jakarta, Jumat.

    Pihaknya memantau langsung ketersediaan bahan pokok dan juga dari kualitas pangan.

    Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur pada Selasa (18/2) telah melakukan pengawasan produk pangan di lima pasar yang ada di Jakarta Timur, yakni Pasar Perumnas Klender, Pasar Sawah Barat, Pasar Klender SS, Pasar Pondok Bambu dan Pasar Ciplak.

    Lalu, Kamis (6/3) pengawasan produk pangan dilakukan di empat pasar moderen, yakni Tip Top Pondok Bambu, Superindo Pondok Bambu, Farmers Family dan Naga Jatiwaringin.

    Pengawasan dilakukan untuk mengantisipasi adanya peredaran produk pangan yang mengandung zat kimia berbahaya seperti boraks, rodhamin, formalin, residu pestisida, klorin, eber dan zat berbahaya lainnya.

    “Formalin yang kita uji. Untuk sayur tadi kita uji cabai dan tomat. Jadi kalau misalnya menggunakan formalin tadi saya masukkan air ya,” katanya.

    Cabai yang diuji dalam kondisi terendam. “Dalam waktu sekian menit kemudian dilakukan rotasi dulu dengan posisi lima menit,” katanya.

    Kepala Suku Dinas (Kasudin) Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Kota Jakarta Timur, Taufik Yulianto menyebutkan, pihaknya fokus mengambil sampel dari 11 produk pertanian mulai dari produk pertanian dan dua produk peternakan.

    “Kami mengambil sampel seperti anggur, apel merah, beras, cabai merah keriting, cabai rawit merah, nangka muda, kacang panjang, sawi hijau, sawi putih, tomat, dan kembang kol. Tadi juga ada daging sapi dan ayam,” kata Taufik.

    Selain itu, Taufik menjelaskan uji sampel dilakukan langsung menggunakan mobil laboratorium keliling Dinas KPKP DKI Jakarta.

    “Pertama mobil laboratorium hasil pertanian dan satu lagi mobil laboratorium hasil peternakan,” katanya.

    Bahan-bahan yang diambil diantar langsung kemudian dilakukan pengujian dalam waktu kurang lebih dua jam. “Hasil bisa kita dapatkan dan langsung kita bagikan kepada pasar-pasar yang diuji,” katanya.

    Adapun pengawasan pangan melibatkan personel gabungan dari unsur Sudin Kesehatan, PPKUKM, Perhubungan, Satpol PP, aparatur kelurahan dan kecamatan, Polda Metro Jaya, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) DKI Jakarta dan sejumlah unsur terkait lainnya.

    Sudin KPKP Jakarta Timur juga terus berkoordinasi dengan Perumda Pasar Jaya, terutama kepada pengelola masing-masing pasar agar mereka terlibat melakukan. pengawasan pangan.

    Selain itu, Dinas KPKP DKI Jakarta juga aktif melakukan pemantauan ke sentra-sentra sayuran dan peternakan di luar kota dengan didampingi Dinas KPKP setempat.

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

  • Tim gabungan evakuasi kapal rusak di Pulau Tikus Kepulauan Seribu

    Tim gabungan evakuasi kapal rusak di Pulau Tikus Kepulauan Seribu

    Jakarta (ANTARA) – Tim gabungan mengevakuasi kapal KM Subur Makmur yang mengalami kerusakan di perairan Pulau Tikus, Kepulauan Seribu Selatan, Kabupaten Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta, pada Kamis (6/3) malam.

    “Kapal ini mengalami insiden patah baut daun kemudi sehingga tidak bisa berjalan menuju tujuan,” kata Kepala Sektor 8 Suku Dinas (Sudin) Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Sumarno di Jakarta, Jumat.

    Ia mengatakan KM Subur Makmur bertolak dari Pelabuhan Muarasaban Cituis pada pukul 13.00 WIB. Ketika kapal tiba di perairan Pulau Tikus sekitar pukul 20.25 WIB terjadi insiden patah baut daun kemudi.

    “Informasi mengenai kejadian ini diterima oleh Pospol Pari dari petugas piket Gulkarmat,” kata dia.

    Lalu sekitar pukul 20.55 WIB, tim gabungan yang terdiri dari petugas Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Polsubsektor, Babinsa, Sudin Perhubungan Kepulauan Seribu dan instansi terkait lainnya melakukan pencarian.

    Tim berhasil menemukan lokasi kapal yang mengalami kerusakan. “Evakuasi segera dilakukan mengingat kondisi cuaca yang kurang mendukung dengan angin dan ombak yang cukup kuat,” kata dia.

    Sumarno menjelaskan tim evakuasi gabungan menyelamatkan satu nakhoda dan lima penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat ke Pulau Lancang.

    Kapolsubsektor Pulau Pari, Aipda Hendra menambahkan, pihak berwenang akan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan instansi terkait untuk menyelidiki penyebab pasti insiden ini.

    Laporan kejadian juga telah dibuat sebagai dokumentasi resmi. Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan semua pihak terkait untuk memastikan keselamatan pelayaran di wilayah Kepulauan Seribu.

    “Kami juga mengimbau kepada seluruh operator kapal untuk selalu memperhatikan kondisi kapal dan cuaca sebelum berlayar,” kata dia.

    Pewarta: Mario Sofia Nasution
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

  • Jaksel terapkan belajar dari rumah bagi peserta didik pasca banjir

    Jaksel terapkan belajar dari rumah bagi peserta didik pasca banjir

    Sebagai langkah percepatan penanganan, Dinas Pendidikan menggelar kegiatan Gerebek Bersih Sekolah

    Jakarta (ANTARA) – Suku Dinas Pendidikan Jakarta Selatan Wilayah I menerapkan kebijakan belajar dari rumah bagi peserta didik pascabencana banjir demi pembelajaran yang efektif dan kondusif.

    “Dinas Pendidikan akan menerapkan kebijakan Belajar Dari Rumah (BDR) bagi peserta didik,” kata Kepala Suku Dinas Pendidikan Kota Administrasi Jakarta Selatan Wilayah I Sarwoko saat dihubungi di Jakarta, Kamis.

    Sarwoko mengatakan keputusan itu mengikuti arahan dari Dinas Pendidikan DKI. Kebijakan ini belum dipastikan terkait rentang waktunya.

    Nantinya jika siswa belajar dari rumah, lanjut dia, sementara guru dan tenaga kependidikan tetap hadir di sekolah untuk memberikan layanan pembelajaran.

    Selain kebijakan belajar dari rumah, Sudin Pendidikan juga melakukan kegiatan bersih-bersih sekolah seperti peralatan agar bersih dari lumpur setelah terendam banjir.

    Adapun pembersihan ini dilaksanakan di dua sekolah negeri terdampak banjir di Jakarta Selatan yakni SDN Bintaro 05 dan SDN Pejaten Timur 22 Pagi.

    “Sebagai langkah percepatan penanganan, Dinas Pendidikan menggelar kegiatan Gerebek Bersih Sekolah,” ujarnya.

    Dinas Pendidikan DKI terus bergerak cepat dalam menangani dampak banjir yang melanda wilayah Jakarta.

    Berdasarkan data sementara, tercatat 36 satuan pendidikan terdampak banjir, dengan 19 di antaranya mengalami air masuk ke ruang kelas, yang berpotensi mengganggu aktivitas pembelajaran.

    Selain upaya pembersihan sekolah, beberapa satuan pendidikan juga difungsikan sebagai lokasi pengungsian bagi warga terdampak banjir.

    Kegiatan kerja bakti ini melibatkan jajaran Dinas Pendidikan, Suku Dinas Pendidikan, Kecamatan Pesanggrahan, Kelurahan Bintaro, Koramil, Babinsa, PPSU Kecamatan Pesanggrahan, RT & RW di komplek IKPN Bintaro, Komite sekolah, serta tenaga kebersihan dari sekolah.

    Plt. Kadisdik turut didampingi Kepala Suku Dinas Pendidikan Jakarta Selatan Wilayah 1, Camat Pesanggrahan, Kelurahan Bintaro, para Kepala Seksi, Kepala Subbagian Tata Usaha, Kepala Subkel, pengawas SD, MKKS & K3S Sudindik JS1, serta kepala sekolah dari sekolah-sekolah sekitar.

    Dinas Pendidikan DKI terus memantau perkembangan situasi dan akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan guna memastikan kelancaran proses pendidikan serta keselamatan seluruh warga terdampak.

    Harapannya, situasi segera membaik sehingga kegiatan belajar-mengajar dan aktivitas warga dapat kembali berjalan dengan lancar.

    Pewarta: Luthfia Miranda Putri
    Editor: Ganet Dirgantara
    Copyright © ANTARA 2025

  • DKI sudah miliki 91 Kampung Siaga Bencana yang siap untuk diaktifkan

    DKI sudah miliki 91 Kampung Siaga Bencana yang siap untuk diaktifkan

    KSB yang duluan bergerak di lapangan untuk membantu masak, mendata warga terdampak, membikin pola sebaran

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sampai saat ini sudah memiliki 91 Kampung Siaga Bencana (KSB) yang siap diaktifkan setiap saat untuk membantu warga terutama dalam penyediaan makanan akibat banjir.

    Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta, Premi Lasari dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis, mengatakan KSB yang dibentuk dan dibina oleh Pemprov DKI menjadi garda terdepan membantu masyarakat terdampak bencana.

    Berbeda dengan posko bencana, KSB merupakan kelompok masyarakat yang dibentuk dan dilatih oleh Dinas Sosial DKI Jakarta untuk merespons bencana di lingkungan mereka sendiri.

    Relawan KSB, kata Premi, berperan dalam pendataan korban, distribusi bantuan, hingga pengelolaan dapur umum.

    “KSB yang duluan bergerak di lapangan untuk membantu masak, mendata warga terdampak, membikin pola sebaran. Setelah itu, diserahkan ke Dinas Sosial atau Sudin Sosial untuk ditindaklanjuti. Relawan KSB bekerja sama dengan RW dan lurah setempat,” katanya.

    Adapun selama banjir di Jakarta sejak Senin (3/3), Pemprov DKI mengaktifkan 13 KSB. Dari 13 KSB yang diaktifkan, enam di antaranya berada di Jakarta Timur, sementara tujuh lainnya di Jakarta Selatan, dengan tugas utama mendirikan dapur umum dan mendistribusikan makanan bagi pengungsi.

    “Mereka (relawan KSB) bertugas mendirikan dapur umum, memasak, dan mendistribusikan makanan bagi para pengungsi,” ujar Premi.

    Dapur umum yang dijalankan KSB memiliki jadwal distribusi makanan terjadwal terutama selama bulan Ramadhan. Premi memastikan makanan sahur dapat sampai pada para pengungsi pada pukul 01.00 WIB, sedangkan makanan berbuka terdistribusi paling lambat pukul 16.00 WIB.

    Ketua KSB Kampung Melayu, Nafis, menambahkan KSB dibentuk oleh Dinas Sosial, tetapi dijalankan oleh masyarakat setempat untuk bergerak cepat dalam situasi darurat.

    “Kami yang pertama maju saat terjadi bencana. Kami memasak, mendata warga terdampak, lalu melaporkannya ke Dinas Sosial atau Sudin. Koordinasi tetap dilakukan mulai dari tingkat RT/RW hingga ke Pak Lurah,” kata Nafis.

    Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
    Editor: Ganet Dirgantara
    Copyright © ANTARA 2025

  • Jaktim kerahkan ratusan personel bantu bersihkan lumpur akibat banjir

    Jaktim kerahkan ratusan personel bantu bersihkan lumpur akibat banjir

    Jadi Alhamdulillah air sejak kemarin sudah berangsur surut hingga akhirnya warga yang mengungsi sudah kembali ke rumah untuk bersih-bersih

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Kota Jakarta Timur (Jaktim) mengerahkan ratusan personel untuk membantu membersihkan permukiman warga dari sampah dan lumpur akibat banjir.

    “Tadi pagi sudah saya perintahkan semua berjalan. Kita kerahkan ratusan personel lengkap di enam area kelurahan yang terdampak banjir Ciliwung,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Jakarta Timur Iin Mutmainnah di kawasan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis.

    Enam Kelurahan itu yakni Bidara Cina, Kampung Melayu, Balekambang, Cawang Cililitan, dan Gedong.

    Iin menyebut personel itu terdiri atas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) kelurahan, personel Sumber Daya Air (SDA), Suku Dinas (Sudin) Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

    Kegiatan bersih-bersih bersama warga berlangsung sejak kemarin (5/3) dan berlanjut hingga Kamis (6/3).

    “Jadi Alhamdulillah air sejak kemarin sudah berangsur surut hingga akhirnya warga yang mengungsi sudah kembali ke rumah untuk bersih-bersih,” ujar Iin.

    Selain itu, Iin menjelaskan, sejak kemarin pukul 10.00 WIB pihaknya sudah mulai bergerak membantu warga bersih-bersih. Lumpur dan sampah mulai diangkut oleh petugas Sumber Daya Air (SDA) dan Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) dengan bantuan semprotan air.

    “Kita akan tuntaskan pelan-pelan, karena ada lumpur yang dari sampah itu sulit sekali harus disemprot dengan alat yang cukup keras agar bisa kita buang. Kalo hanya tenaga dan air biasa aja itu tidak bisa. Jadi butuh Gulkarmat yang sangat berperan di sini untuk menyemprotkan air bertekanan,” jelas Iin.

    Bantuan kebersihan juga melibatkan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (CSR) dan Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) terutama untuk pengadaan alat-alat kebersihan.

    Adapun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyebutkan lokasi-lokasi yang terkena banjir dipastikan telah surut dan warga mulai membersihkan sisa material banjir.

    “Seluruh daerah sudah tidak lagi tergenang,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.

    Banjir yang melanda sebagian wilayah Jakarta pada Senin (3/3) dini hari dipastikan telah surut pada Rabu (5/3) malam sekitar pukul 23.00 WIB.

    Saat ini, kata Yohan, warga yang rumahnya terendam banjir sudah mulai membersihkan material yang terbawa arus banjir.

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Ganet Dirgantara
    Copyright © ANTARA 2025