Tag: Sudin

  • KPKP Jaktim nyatakan empat swalayan aman dari produk pangan berbahaya

    KPKP Jaktim nyatakan empat swalayan aman dari produk pangan berbahaya

    Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur melakukan pengawasan keamanan pangan terpadu di Tip Top Pondok Bambu, Jakarta Timur, Kamis (6/3/2025). ANTARA/Siti Nurhaliza.

    KPKP Jaktim nyatakan empat swalayan aman dari produk pangan berbahaya
    Dalam Negeri   
    Editor: Novelia Tri Ananda   
    Selasa, 11 Maret 2025 – 13:07 WIB

    Elshinta.com – Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur menyatakan empat pasar swalayan di wilayahnya aman dari produk pangan berbahaya.

    “Tingkat keamanan pangan di empat swalayan berdasarkan sampel yang sudah diambil yakni 100 persen aman,” kata Kepala Suku Dinas KPKP Kota Jakarta Timur Taufik Yulianto saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Selasa.

    Taufik menyebut pada Kamis (6/3),  KPKP bersama tim gabungan telah melakukan pengawasan produk pangan di empat swalayan yang ada di Jakarta Timur, yakni TipTop Pondok Bambu, Farmers Family, Naga Jatiwaringin, dan Superindo Pondok Bambu. Pengawasan dilakukan untuk mengantisipasi adanya peredaran produk pangan yang mengandung zat kimia berbahaya seperti boraks, rodhamin, formalin, residu pestisida, klorin, eber, dan zat berbahaya lainnya.

    Sementara itu, dihubungi secara terpisah Kepala Seksi Perekonomian dan Ketahanan Pangan Sudin KPKP Jakarta Timur Hendra Juniarto menyebut pengujian dilakukan terhadap 35 sampel produk pangan dengan rincian 27 sampel pertanian dan delapan sampel peternakan.

    “Alhamdulillah semuanya negatif dari zat berbahaya, tingkat keamanannya 100 persen,” tegas Hendra.

    Hendra menjelaskan uji sampel dilakukan langsung menggunakan mobil laboratorium keliling Dinas KPKP DKI Jakarta dengan waktu kurang lebih dua jam. Jika ditemukan kandungan berbahaya pada pangan yang dicek, maka pihaknya akan melakukan pendampingan dan penelusuran lebih dalam bersama Koordinator Pengawasan (Korwas) Polda Metro Jaya dan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) DKI Jakarta.

    “Kita akan lakukan pembinaan dan kita ada membuat berita acara pemeriksaan jika ditemukan kandungan bahan-bahan berbahaya dalam produk tersebut. Pembinaannya itu kita telusuri dari mana asalnya. Kemudian jika ditemukan ada sanksi yang diberikan oleh PD Pasar Jaya,” jelas Hendra.

    Hendra berharap kegiatan pengawasan pangan ini dapat melindungi warga dari produk pangan yang mengandung zat berbahaya.

    Lebih teliti

    Sebelumnya, Pemerintah Kota Jakarta Timur mengimbau masyarakat untuk lebih teliti dalam memilih kualitas pangan dan makanan yang dikonsumsi sehari-hari.

    “Jadi masyarakat harus hati-hati memilih pangan dan makanan yang akan dikonsumsi. Pastikan itu berkualitas dan sesuai standar,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Jakarta Timur Iin Mutmainnah di Jakarta, Jumat (7/3).

    Masyarakat perlu memerhatikan kandungan setiap produk yang dibeli agar terhindar dari zat kimia berbahaya seperti boraks, rodhamin, formalin, residu pestisida, klorin, eber, dan zat berbahaya lainnya.

    Sumber : Antara

  • Kabel Terbakar Sambar Tangki Solar, Api Merambat Hingga ke Jalan Raya di Jaktim

    Kabel Terbakar Sambar Tangki Solar, Api Merambat Hingga ke Jalan Raya di Jaktim

    Jakarta

    Tumpukan solar terbakar di sebuah proyek di Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur (Jaktim). Api membubung berkobar hingga ke ruas jalan di sekitar lokasi.

    Dari video yang diunggah Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, tampak api berkobar hingga ke ruas jalan. Asap hitam pun membubung di lokasi kejadian.

    Api yang membakar membuat lalu lintas tersendat. Petugas berjibaku melakukan pemadaman hingga agar pengendara bisa melintas.

    “Objek terbakar tumpukan solar,” kata Kasiops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jaktim, Abdul Wahid, dalam keterangannya, Selasa (11/3/2025).

    Abdul Wahid mengatakan peristiwa dilaporkan pada pukul 20.15 malam tadi. Warga mendatangi kantor pemadaman kebakaran melaporkan terkait tumpukan solar yang terbakar. Kebakaran terjadi diduga percikan alat las yang menyambar solar

    “Terjadi penyalaan tiba-tiba, dikarenakan kabel listrik terbakar dan menyambar tangki solar. Penyebab diduga karena percikan las dari atas yang jatuh ke penampungan solar,” ujarnya.

    “Pengerahan 55 personel. Akhir pemadaman pukul 20:30 WIB. Situasi pemadaman selesai,” jelasnya.

    (wnv/aud)

    Hoegeng Awards 2025

    Usulkan Polisi Teladan di sekitarmu

  • Jaktim tuntaskan bersih-bersih sampah untuk mitigasi cuaca ekstrem

    Jaktim tuntaskan bersih-bersih sampah untuk mitigasi cuaca ekstrem

    Pemerintah Kota Jakarta Timur (Jaktim) dan personel gabungan membersihkan sampah usai banjir di Cililitan Kecil, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (11/3/2025). (ANTARA/Siti Nurhaliza)

    Jaktim tuntaskan bersih-bersih sampah untuk mitigasi cuaca ekstrem
    Dalam Negeri   
    Editor: Calista Aziza   
    Selasa, 11 Maret 2025 – 16:02 WIB

    Elshinta.com – Pemerintah Kota Jakarta Timur (Jaktim) menuntaskan kegiatan bersih-bersih sampah dan lumpur dalam rangka memitigasi (mengurangi dampak bencana) akibat cuaca ekstrem pada 11-20 Maret 2025.

    “Kita tuntaskan sehingga tidak ada lagi sampah yang menghambat saluran air. Target kelar hari ini,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Jakarta Timur Iin Mutmainnah dalam kegiatan bersih-bersih kawasan Cililitan Kecil, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa.

    Iin menyebut  bersama 500 personel gabungan membersihkan  sampah dan lumpur sisa banjir di kawasan Cililitan Kecil, Kramat Jati, Jakarta Timur.

    Sebanyak 500 personel gabungan itu terdiri atas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) kelurahan,  Sumber Daya Air (SDA), Suku Dinas (Sudin) Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) lainnya.

    Pemkot Jakarta Timur juga masih terus berupaya membersihkan sampah dan lumpur sisa banjir yang ada di enam Kelurahan yakni Bidara Cina, Kampung Melayu, Balekambang, Cawang, Cililitan, dan Gedong.

    Menurut Iin, bersih-bersih ini harus dipercepat untuk mencegah saluran air yang penuh dengan sampah dan lumpur. Sehingga, saat hujan turun saluran dan selokan di setiap wilayah sudah bersih.

    “Jadi memang ketika hari ini kami tuntaskan masalah pasca banjir yang menyisakan sampah, kita juga berpikir untuk mitigasi risiko terhadap itu. Kita juga antisipasi terhadap perubahan cuaca yang bisa saja terjadi hujan besar lagi seperti beberapa waktu lalu,” ujar Iin.

    Sumber : Antara

  • Pemkot Jaktim pakai “pengepokan” untuk penanganan sampah usai banjir

    Pemkot Jaktim pakai “pengepokan” untuk penanganan sampah usai banjir

    yang memilah teman-teman dari pemulung yang mengambil dan mengais-ngais tumpukan sampah yang ada di sini

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Kota Jakarta Timur (Jaktim) memakai cara “pengepokan” atau teknik mengumpulkan terlebih dahulu sampah dari banjir Kali Ciliwung yang menggenangi kawasan Cililitan Kecil, Kramat Jati, Jakarta Timur.

    “Teknik ini dipakai supaya tidak terlalu banyak sampah yang harus dibuang ke Bantar Gebang. Cara ini lebih efektif karena alat-alat berat berfungsi mengumpulkan sampah. Kemudian dari sini dimasukkan ke dalam truk baru dibawa ke Bantar Gebang,” kata Kepala Suku Dinas (Kasudin) Lingkungan Hidup Kota Jakarta Timur, Eko Gumelar dalam kegiatan bersih-bersih kawasan Cililitan Kecil, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa.

    Eko menyebut penanganan sampah saat bersih-bersih di kawasan Cililitan ini dibagi berdasarkan kelompok-kelompok.

    Setiap personel memiliki peran masing-masing dalam mengangkut sampah dan membersihkan lumpur di sekitar Cililitan Kecil.

    “Jadi nanti ada badan air dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya yang mengambil dan mengumpulkan memakai gerobak atau mobil pengangkut sampah. Kita tumpuk di sini dulu,” ucap Eko.

    Namun, Eko menjelaskan tidak ada kegiatan pemilahan sampah mengingat kondisi sampahnya yang beragam.

    “Pemilahan sampah ini tidak mungkin, karena sampahnya sangat kompleks. Mungkin yang memilah teman-teman dari pemulung yang mengambil dan mengais-ngais tumpukan sampah yang ada di sini,” ujar Eko.

    Pemkot Jaktim mengerahkan 500 personel gabungan untuk membersihkan sampah usai banjir di Cililitan Kecil, Kramat Jati, Jakarta Timur akibat meluapnya Kali Ciliwung.

    Sebanyak 500 personel gabungan itu terdiri atas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) kelurahan, personel Sumber Daya Air (SDA), Suku Dinas (Sudin) Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) lainnya.

    Selain itu, Eko mengatakan pihaknya bergerak estafet mengumpulkan sampah dan lumpur yang sulit terjangkau dengan bantuan gerobak dorong, gerobak motor, truk sampah, dan mesin angkut (shovel loader).

    Lalu, setiap satuan tugas (satgas) di kelurahan Jakarta Timur juga menggunakan mobilitas truk organik.

    “Armadanya hari ini sekitar 30 truk kyper (sampah), kemudian masing-masing kelurahan membawa gerobak motor, gerobak, shovel loader ada dua, kemudian ekskavator mininya satu, lalu ekskavator spider ada satu,” ucap Eko.

    Selain di Cililitan Kecil, Sudin LH Jakarta Timur juga mengerahkan 100 personel untuk membantu warga bersih-bersih sampah dan lumpur di kawasan Balekambang dan 100 personel lainnya di Cawang.

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Ganet Dirgantara
    Copyright © ANTARA 2025

  • Jaktim kerahkan 500 personel bersihkan sampah usai banjir di Cililitan

    Jaktim kerahkan 500 personel bersihkan sampah usai banjir di Cililitan

    Lima kelurahan lain ini sudah selesai, kita langsung bergerak

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Kota Jakarta Timur (Jaktim) mengerahkan 500 personel gabungan untuk membersihkan sampah usai banjir di Cililitan Kecil, Kramat Jati, Jakarta Timur akibat meluapnya kali Ciliwung.

    “Pascabanjir kan menyisakan sampah yang luar biasa khususnya dari enam area kelurahan. Kami langsung membersihkan melibatkan 500 personel gabungan khusus di Cililitan kecil atau Kelurahan Cililitan,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Jakarta Timur Iin Mutmainnah dalam kegiatan bersih-bersih kawasan Cililitan Kecil, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa.

    Sebanyak 500 personel gabungan itu terdiri atas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) kelurahan, personel Sumber Daya Air (SDA), Suku Dinas (Sudin) Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) lainnya.

    Iin menyebut personel gabungan saat ini masih terus membersihkan sampah dan lumpur sisa banjir yang ada di enam Kelurahan yakni Bidara Cina, Kampung Melayu, Balekambang, Cawang, Cililitan, dan Gedong.

    “Kita dorong juga untuk ke Cawang khususnya Gulkarmat karena di Cawang juga sudah mulai rapi untuk pembersihan sampah tinggal pembersihan sisa lumpur,” ujar Iin.

    Menurut Iin, pembersihan lumpur yang sulit ini perlu menggunakan semprotan dari mobil Gulkarmat. Pemkot Jakarta Timur hari ini fokus membersihkan wilayah Cililitan Kecil karena wilayahnya yang kecil sehingga sulit untuk unit Gulkarmat dan mesin pembersih lainnya masuk.

    “Kesulitannya ya jangkauan alat yang tidak bisa masuk, karena memang lingkungan di sini, Cililitan Kecil itu sempit, kalo kita lakukan dengan alat waktunya sulit, tidak bisa kita pastikan karena tidak bisa masuk alat,” ucap Iin.

    Selain itu, Iin menjelaskan, banjir di Jakarta Timur ada yang mencapai tiga meter. Lima wilayah Kelurahan lainnya yang terdampak banjir sudah hampir selesai, sedangkan Cililitan Kecil masih perlu banyak bantuan.

    “Lima kelurahan lain ini sudah selesai, kita langsung bergerak, hari Kamis kemarin sudah kita optimalkan semua fungsi Sumber Daya Manusia (SDM) kita, tenaga operasional dan kendaraan kita. Sehingga kami kerja bakti bareng untuk membantu wilayah Kelurahan Cililitan ini hari ini bisa tuntas,” jelas Iin.

    Sementara itu, Kepala Suku Dinas (Kasudin) Lingkungan Hidup Kota Jakarta Timur, Eko Gumelar menyebut, pihaknya bergerak estafet mengumpulkan sampah dan lumpur yang sulit terjangkau dengan bantuan gerobak dorong, gerobak motor, truk sampah, dan mesin angkut (shovel loader).

    Lalu, setiap satuan tugas (satgas) di kelurahan Jakarta Timur juga menggunakan mobilitas truk organik.

    “Armadanya hari ini sekitar 30 truk kyper (sampah), kemudian masing-masing kelurahan membawa gerobak motor, gerobak celeng, shovel loader ada dua, kemudian ekskavator mininya satu, lalu ekskavator spider ada satu,” ucap Eko.

    Selain di Cililitan Kecil, Sudin LH Jakarta Timur juga mengerahkan 100 personel untuk membantu warga bersih-bersih sampah dan lumpur di kawasan Balekambang dan 100 personel lainnya di Cawang.

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Ganet Dirgantara
    Copyright © ANTARA 2025

  • Sudinhub Jaksel catat 136 penumpang terverifikasi ikut mudik gratis

    Sudinhub Jaksel catat 136 penumpang terverifikasi ikut mudik gratis

    Kebanyakan penumpang yang mendaftar untuk tujuan kota-kota besar seperti Solo

    Jakarta (ANTARA) – Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan mencatat sebanyak 136 penumpang sudah terverifikasi mengikuti program mudik gratis pada arus mudik dan balik Lebaran 2025.

    “Pada klaster 1, kami mencatat sebanyak 136 penumpang sudah melakukan verifikasi,” kata Kepala Sudin Perhubungan Jakarta Selatan Bernard Oktavianus Pasaribu saat dihubungi di Jakarta, Selasa.

    Bernard mengatakan para calon penumpang melakukan verifikasi data dan mencetak tiket di Kantor Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan yang ada di Pancoran.

    Adapun klaster pertama dilaksanakan pada Sabtu (8/3) hingga Senin (10/3) lalu yang kemudian akan berlanjut pada klaster kedua (11-13 Maret) dan ketiga (14-16 Maret).

    “Kebanyakan penumpang yang mendaftar untuk tujuan kota-kota besar seperti Solo,” ujarnya.

    Dengan rincian pendaftar, pada Sabtu (8/3) sebanyak 52 orang menuju Solo, 4 orang ke Tasikmalaya, 15 orang ke Palembang, 8 orang ke Madiun, 20 orang ke Sragen, dan 2 orang ke Cilacap.

    Kemudian, pada Minggu (9/3), 11 orang ke Solo, 2 orang ke Tasikmalaya, 9 orang ke Sragen, dan 1 orang ke Cilacap.

    Lalu, pada Senin (10/3), 5 orang ke Solo, 2 orang ke Palembang, 1 orang ke Madiun, dan 1 orang ke Sragen.

    “Dua orang membatalkan tiket pada klaster 1,” ujarnya.

    Sementara, salah satu penyelenggara (event organizer) kegiatan program mudik gratis, Zai mengatakan pendaftaran mudik gratis ini diutamakan bagi warga pemilik KTP DKI.

    “Diutamakan warga ber-KTP DKI, namun untuk luar daerah juga dipertimbangkan,” ujar Zai.

    Zai juga mengimbau warga wajib membawa STNK untuk yang ingin menitipkan motor selama mudik. Nantinya motor akan dititipkan di Terminal Pulogadung, Jakarta Timur.

    “Kami di kantor Sudinhub Jaksel melayani validasi dan cetak tiket penumpang yang sudah mendaftar melalui website,” ujarnya.

    Ditegaskan bagi calon penumpang yang tidak hadir pada masa validasi yang telah ditentukan, maka dianggap mengundurkan diri atau kuota diberikan kepada orang lain.

    Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan sebanyak 521 unit bus dengan 22.403 tempat duduk (kursi) dalam program Mudik Gratis 2025 yang pendaftarannya mulai dibuka pada 7 Maret 2025.

    Adapun kelengkapan administrasi yang dibutuhkan untuk mengikuti program ini yakni Kartu Keluarga (KK), diutamakan KTP DKI Jakarta, dan STNK (jika membawa motor). Setiap pendaftar dapat menambahkan maksimal tiga anggota keluarga dalam satu KK.

    Pewarta: Luthfia Miranda Putri
    Editor: Ganet Dirgantara
    Copyright © ANTARA 2025

  • Jaktim targetkan awasi 27 pasar untuk keamanan pangan selama Ramadhan

    Jaktim targetkan awasi 27 pasar untuk keamanan pangan selama Ramadhan

    Ini untuk memberikan  keyakinan ke masyarakat bahwa produk yang beredar di wilayah Jakarta Timur ini aman dikonsumsi

    Jakarta (ANTARA) – Suku Dinas (Sudin) Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur menargetkan pengawasan 27 pasar untuk keamanan pangan selama Ramadhan 1446 Hijriah.

    “Kita lakukan pengawasan pangan di lokasi berbeda. Target kami 22 pasar tradisional dan lima pasar swalayan,” kata Kepala Suku Dinas KPKP Kota Jakarta Timur, Taufik Yulianto saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Selasa.

    Pengawasan untuk mengantisipasi adanya peredaran produk pangan yang mengandung zat kimia berbahaya seperti boraks, rodhamin, formalin, residu pestisida, klorin, eber dan zat berbahaya lainnya.

    Selain itu, pengawasan ini untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang akan berbelanja kebutuhan Ramadhan dan Idul Fitri.

    “Ini untuk memberikan keyakinan ke masyarakat bahwa produk yang beredar di wilayah Jakarta Timur ini aman dikonsumsi, layak dimakan, dan harga pun terjangkau sesuai harga yang ditetapkan pemerintah,” ujar Taufik.

    Pelaksanaan pengawasan dibantu Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) DKI Jakarta dan Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD).

    “Begitupun dengan harga, kami juga sudah menyampaikan, harga ini sudah terjangkau, sesuai dengan harga yang telah ditetapkan,” ucap Taufik.

    Adapun 27 pasar tersebut antara lain, Pasar Ujung Menteng, Pasar Cakung, Pasar Pulo Gadung, Pasar Cipinang Muara, Pasar Enjo, Pasar Perumnas Klender, Pasar Sawah Barat, Pasar Pondok Bambu, Pasar Ciplak, dan Pasar Klender SS.

    Pasar Rawamangun, Pasar Ampera/Kampung Ambon, Pasar Palmeriam, Pasar Pramuka, Pasar Cawang Kapling, Pasar Jatinegara, Pasar Ciracas, Pasar Cijantung, Pasar Cibubur, Pasar Kramat Jati.

    Pasar Jambul, Lokbin Makasar, Lulu Hypermarket, Farmers Family, Tip Top Pondok Bambu, Naga Jatiwaringin, dan Superindo Pondok Bambu.

    Sebelumnya, Pemkot Jakarta Timur pada Selasa (18/2) melakukan pengawasan produk pangan di lima pasar yang ada di Jakarta Timur, yakni Pasar Perumnas Klender, Pasar Sawah Barat, Pasar Klender SS, Pasar Pondok Bambu, dan Pasar Ciplak.

    Lalu, Kamis (6/3) pengawasan produk pangan dilakukan di empat pasar modern yakni Tip Top Pondok Bambu, Superindo Pondok Bambu, Farmers Family, dan Naga Jatiwaringin.

    Hasilnya, tingkat keamanan pangan di lima pasar tradisional dan empat swalayan (pasar modern) berdasarkan sampel yang sudah diambil yakni 100 persen aman.

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Ganet Dirgantara
    Copyright © ANTARA 2025

  • Kebakaran di Mall Season City diduga akibat arus pendek

    Kebakaran di Mall Season City diduga akibat arus pendek

    Petugas Damkar memadamkan kebakaran panel listrik di dalam Mall Season City Jalan Prof. Dr. Latumeten Nomor 33 RT 13/RW 01 Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat, pada Minggu (9/3/2025) malam. ANTARA/HO-Sudin Gulkarmat Jakbar

    Kebakaran di Mall Season City diduga akibat arus pendek
    Dalam Negeri   
    Editor: Calista Aziza   
    Senin, 10 Maret 2025 – 10:47 WIB

    Elshinta.com – Kebakaran di dalam Mall Season City di Jalan Prof. Dr. Latumeten Nomor 33 RT 13/RW 01 Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat, pada Minggu (9/3) malam diduga akibat arus pendek listrik (korsleting).

    Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Syarifudin menyebutkan bahwa pemadaman dimulai pada pukul 21.55 WIB dan selesai pukul 22.02 WIB.

    “Pemadaman selesai,” kata Syarif di Jakarta pada Senin pagi.

    Syarif menyebutkan tidak ada korban luka ataupun korban jiwa dalam kebakaran tersebut. “Tidak ada korban,” kata dia.

    Adapun kebakaran tersebut diakibatkan oleh hubungan arus pendek listrik.

    “Penyebab kebakaran fenomena listrik,” ujar Syarif.

    Sumber : Antara

  • Jaktim gencarkan pengecekan keamanan takjil selama Ramadhan

    Jaktim gencarkan pengecekan keamanan takjil selama Ramadhan

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Kota Jakarta Timur bersama personel gabungan terus menggencarkan pengecekan keamanan takjil di wilayah tersebut selama Ramadhan 1446 Hijriah.

    “Kegiatan seperti ini rutin dilakukan setiap bulan Ramadhan,” kata Kepala Suku Dinas (Kasudin) Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Kota Jakarta Timur Taufik Yulianto saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

    Kegiatan ini dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada konsumen yang ingin menikmati takjil.

    Pengawasan produk takjil ini merupakan hasil kolaborasi jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) DKI Jakarta.

    Pada Jumat (7/3) lalu, pihaknya bersama 25 personel gabungan melakukan pengawasan takjil di Kawasan Pasar Rawamangun, Jalan Perserikatan, Rawamangun, Jakarta Timur.

    Petugas berkeliling mengambil 19 sampel takjil yang dicurigai mengandung zat kimia berbahaya untuk diperiksa di laboratorium keliling milik BPOM DKI Jakarta yang disiagakan di lokasi.

    Taufik menjelaskan, pemeriksaan dilakukan secara acak ke semua jenis produk takjil yang dijual para pedagang kaki lima di lokasi tersebut, mulai dari lontong isi, tahu goreng isi, pacar cina, kolak dan cumi balado.

    Lalu, pengecekan juga menyasar aneka gorengan, kerupuk, mi kuning, soto Padang, gado-gado Padang, centeng manis, bolu kukus, putu mayang dan lainnya.

    “Saat itu dari 19 sampel takjil yang diperiksa, ditemukan mi kuning dan tahu goreng isi yang mengandung formalin,” ujar Taufik.

    Kedua jenis takjil ini langsung diamankan untuk dimusnahkan. Selain itu, kedua pedagang juga diberikan edukasi agar tidak menjual takjil yang mengandung zat kimia berbahaya.

    “Kami bersama pihak terkait juga akan menelusuri sumber atau produsennya agar tidak memproduksi lagi makanan yang mengandung zat kimia berbahaya,” katanya.

    Taufik meminta para pelaku usaha untuk berkomitmen menjual dagangannya yang aman dikonsumsi masyarakat. Masyarakat juga harus bisa mengetahui ciri-ciri produk yang mengandung zat kimia berbahaya.

    “Kami juga imbau agar pedagang menaati peraturan yang ada, tidak menjual produk pangan berbahaya. Karena ini merugikan konsumen,” tegas Taufik.

    Pemkot Jakarta Timur (Jaktim) melalui Suku Dinas (Sudin) KPKP akan terus melakukan pengawasan takjil dan produk pangan selama Ramadhan di pasar setempat.

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

  • Kebakaran Apartemen Menteng Park Padam, Ini Penyebabnya – Page 3

    Kebakaran Apartemen Menteng Park Padam, Ini Penyebabnya – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Kebakaran terjadi di Apartemen Menteng Park, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (8/3/2025) dini hari. Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta, Satriadi Gunawan mengatakan, api telah berhasil dipadamkan pada pukul 02.55 WIB.

    “Hanya asap, cepat ditangani oleh PKD gedung,” ujar Satriadi saat dihubungi Liputan6.com, Sabtu pagi.

    Dia menjelaskan, informasi kebakaran pertama kali diterima petugas Damkar Jakarta Pusat pada pukul 01.55 WIB. Sebanyak 3 Unit Sektor Menteng diterjunkan dan tiba di lokasi pada pukul 02.01 WIB. Tim kemudian ditambah hingga menjadi 7 unit dengan 28 personel.

    Waktu mulai operasi pukul 02.20 WIB. Dalam waktu cepat, sumber kebakaran berhasil dilokalisir pukul 02.35 WIB. Petugas kemudian melakukan pendinginan pada pukul 02.48 WIB.

    “Status kebakaran: pemadaman selesai (Hijau). Waktu selesai operasi pukul 02.55 WIB,” tutur Satriadi.

    Dugaan sementara kebakaran yang menyebabkan asap pekat di Apartemen Menteng Park tersebut dipicu korsleting listrik.

    “Korsleting listrik pada shaff kabel di lantai 37,” kata Satriadi.

    Dia memastikan, tidak ada korban dalam peristiwa ini. Situasi di lokasi sudah kembali normal.

    Dihubungi secara terpisah, perwira piket Sudin Damkar Jakarta Pusat yang berada di lokasi, Marwono memastikan kebakaran Apartemen Menteng Park sudah padam. Dia menyebut, kebakaran akibat korsleting kabel lift.

    “Kabel lift di lantai 37 terbakar,” ujar Marwono.