Tag: Sudin

  • Pembangunan saluran air di Jaktim untuk cegah banjir

    Pembangunan saluran air di Jaktim untuk cegah banjir

    Arisp foto – Petugas Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Timur melakukan normalisasi saluran air di sekitar Jalan DI Panjaitan, Rawabunga, Jatinegara untuk mengatasi kenangan air hujan. ANTARA/HO-Sudin SDA Jaktim.

    Pemkot: Pembangunan saluran air di Jaktim untuk cegah banjir
    Dalam Negeri   
    Editor: Calista Aziza   
    Rabu, 28 Mei 2025 – 15:39 WIB

    Elshinta.com – Asisten Perekonomian, Pembangunan, dan Lingkungan Hidup (Asperbang LH) Jakarta Timur Fauzi menyebutkan pembangunan saluran air dengan metode “jacking” di Jalan DI Panjaitan dan Jalan Raya Bekasi Timur, Jakarta Timur untuk mencegah banjir saat hujan turun.

    “Pembuatan saluran menggunakan sistem jacking ini bertujuan mengatasi genangan (banjir) yang sering terjadi. Kami terus bahas peninjauan dan rencana saluran jacking dalam rapat lintas sektor,” kata Fauzi di Jakarta, Rabu.

    Metode jacking sendiri merupakan pemasangan pipa dengan melakukan pengeboran tanah di bawah permukaan jalan lalu mendorongkan pipa dengan menggunakan tekanan hidrolik.

    Jika hujan deras turun, kata dia, kawasan Jalan DI Panjaitan masih sering terjadi banjir dengan ketinggian sekitar 70-80 sentimeter (cm).

    Hal itu menjadi salah satu permasalahan dan aduan warga yang harus ditangani dengan solusi yang menyeluruh (komprehensif).

    Menurut Fauzi, dengan metode “jacking” dapat mempercepat proses pemasangan saluran dibandingkan dengan penggalian tradisional.

    Selain itu, saluran yang dipasang dengan “jacking” dapat meningkatkan kapasitas drainase dan mempercepat aliran air, sehingga mengurangi genangan dan banjir.

    Di sisi lain, Pemkot Jakarta Timur akan terus melakukan sosialisasi bertahap kepada pihak yang akan berdampak dengan adanya proyek ini.

    “Kami mohon masyarakat untuk memaklumi dan memahami jika terjadi kepadatan lalu lintas saat proses pengerjaan nantinya berlangsung,” ucap Fauzi.

    Adapun Pemkot Jakarta Timur sudah melakukan sosialisasi pada Selasa (27/5) bersama jajaran Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Timur, kelurahan dan kecamatan setempat, Suku Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan unsur terkait lainnya.

    Sosialisasi lanjutan juga akan dilakukan kepada masyarakat, termasuk para pedagang kaki lima (PKL), pemilik usaha, kantor, pengurus RT, RW, dan lainnya.

    Sumber : Antara

  • Pemkot Jakbar sosialisasikan tata cara pemotongan hewan kurban

    Pemkot Jakbar sosialisasikan tata cara pemotongan hewan kurban

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat melalui Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) menyosialisasikan tata cara pemotongan hewan kurban di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Rabu.

    “Tidak semua pelaku penyembelihan hewan kurban itu paham benar pentingnya kesehatan hewan dan daging. Perlu penanganan daging yang baik dan benar, sehingga akan menghasilkan daging yang Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH),” kata Kepala Bagian Perekonomian Pemkot Jakbar Febriandri Suharto di Jakarta, Rabu.

    Pada umumnya, lanjut dia, penyembelihan hewan kurban dilakukan di sejumlah tempat seperti, halaman masjid, rumah, mushala dan kantor.

    “Untuk mendapat daging hasil pemotongan hewan kurban, perlu pemeriksaan hewan sebelum dipotong (ante mortem) dan daging (setelah dipotong/post mortem) oleh Suku Dinas KPKP Jakbar,” kata dia.

    Melalui kegiatan sosialisasi ini, lanjut Febriandri, diharapkan pengetahuan dan keterampilan dalam penanganan hewan dan daging kurban meningkat.

    “Jadi, setelah ikut kegiatan ini bisa melakukan pemeriksaan sendiri kesehatan hewan dan daging kurbannya apabila tidak terjangkau petugas. Tetapi, tetap perhatikan protokol kesehatan,” kata dia.

    Dalam kegiatan ini, Sudin KPKP Jakarta Barat memberikan bantuan terpal kepada 50 peserta panitia pemotongan hewan kurban.

    Hingga kini, Sudin KPKP Jakbar telah melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di 51 lokasi penampungan hewan kurban yang tersebar di delapan kecamatan di Jakarta Barat.

    Total hewan kurban yang diperiksa mencapai 3.628 ekor yang terdiri dari sapi, kambing, dan domba.

    Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Pemkot Jakbar sosialisasikan tata cara pemotongan hewan kurban

    Pedagang hewan kurban di Kebon Jeruk tak masalah diperiksa Sudin KPKP

    Jakarta (ANTARA) – Pedagang hewan kurban Putra Jakarta Farm yang berada di Jalan Meruya Ilir, RT 01/RW 01, Kebon Jeruk, Syaiful Anwar mengaku tidak ada masalah bila petugas Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melakukan pemeriksaan.

    Dia juga tidak khawatir jika ditemukan penyakit pada hewan kurbannya saat pemeriksaan yang dilakukan Sudin KPKP Jakbar.

    “Saya dukung ada kontrol dari pemerintah, terutama dari Sudin KPKP untuk melakukan pengecekan. Itu kan untuk menjamin kesehatan hewan kurbannya juga,” kata dia di Jakarta, Rabu.

    Melalui pemeriksaan itu, penyakit-penyakit yang ditemukan dalam tubuh hewan kurbannya dapat segera diberikan obat, sehingga tidak menularkan ke hewan lainnya.

    “Saya juga disuruh laporan kalau ada apa-apa, dan itu tidak masalah. Senang malah kalau ada,” kata Syaiful.

    Menurut dia, penyakit yang rawan muncul pada hewan kurban terutama saat musim hujan adalah sakit mata, pilek dan batuk (ISPA) dan sebagainya.

    “Kalau hari-hari kayak gini paling pilek, sakit mata. Nah untuk mengatasinya lewat suntik imun, vitamin gitu. Makanya, perlu pemeriksaan,” katanya.

    Jumlah hewan kurban yang dimilikinya saat ini mencapai 100 ekor, 50 ekor sapi dan 50 ekor kambing. Sebagian dari hewan-hewan tersebut sudah dipesan pembelinya.

    Untuk harganya sendiri, kata Syaiful, harga sapi dijual dengan harga Rp23 juta hingga Rp75 juta/ekor. Sementara, kambing dijual dengan harga Rp3 juta hingga Rp8 juta/ekor.

    Sebelumnya, Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Barat Novy C. Palit meminta warga untuk memperhatikan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dan stiker hewan sehat sebelum membeli hewan kurban.

    Novy menegaskan bahwa SKKH dan stiker adalah bukti bahwa hewan kurban bersangkutan sudah diperiksa oleh Dinas KPKP dan dinyatakan sehat.

    “Imbauan kita, beli hewan kurban yang sudah diperiksa oleh petugas dari Dinas KPKP DKI Jakarta. Cara tau hewan itu sudah diperiksa, ada surat-suratnya. Ada SKKH dari Jakarta, kemudian kita beri stiker juga,” kata Novy kepada wartawan di Jakarta, Selasa (27/5).

    Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • SDA Jaksel rampungkan pembuatan sumur bor dan resapan di Setiabudi

    SDA Jaksel rampungkan pembuatan sumur bor dan resapan di Setiabudi

    Jakarta (ANTARA) – Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Selatan merampungkan pembuatan satu sumur bor dan sumur resapan di Jalan Bukit Tunggul, RT 02/RW 06, Kelurahan Pasar Manggis, Kecamatan Setiabudi.

    “Pembuatan sumur bor dan sumur resapan tersebut merupakan program konservasi air tanah dan pengendalian banjir,” kata Kepala Seksi Pemeliharaan Sudin SDA Jakarta Selatan, Junjung di Jakarta, Rabu.

    Junjung menjelaskan, upaya tersebut dilakukan untuk mendukung penyerapan air hujan secara optimal, mencegah genangan, serta menjaga cadangan air tanah di wilayah perkotaan di saat musim kemarau.

    Sebelum dibuat, kata dia, pihaknya sudah meninjau ke lapangan dan berdiskusi bersama warga sekitar mengenai titik yang sering terjadi genangan atau banjir.

    “Proses pengerjaan dilakukan selama lima hari dengan mengerahkan delapan personel Pasukan Biru,” ujarnya.

    Ia merinci, diameter sumur resapan berukuran 1,20 meter dengan kedalaman tiga meter. Kemudian, untuk kedalaman sumur bor 15 meter dan ketebalan lapisan sedimen 80 sentimeter (cm).

    “Ini menjadi bagian dari komitmen Pemkot Jakarta Selatan dalam mewujudkan lingkungan yang tangguh, berkelanjutan, dan responsif terhadap tantangan perubahan iklim di wilayah DKI Jakarta,” kata Junjung,

    Sementara itu, salah seorang warga setempat, Toro (46) menuturkan, sumur bor dan sumur resapan memang sangat penting karena dapat memberikan manfaat yang saling melengkapi, terutama dalam pengelolaan air bersih dan konservasi air.

    “Bagus sekali metode ini, sumur bor menyediakan akses ke air tanah, sementara sumur resapan membantu mengisi kembali cadangan air tanah tersebut, jadi saling melengkapi,” katanya.

    Pewarta: Luthfia Miranda Putri
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Naik sepeda, Wali Kota Jaksel tinjau pengerukan Kali Grogol

    Naik sepeda, Wali Kota Jaksel tinjau pengerukan Kali Grogol

    Jakarta (ANTARA) – Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Muhammad Anwar beserta jajarannya meninjau kegiatan pengerukan Kali Grogol segmen Mayapada, Cilandak, dengan menaiki sepeda ke lokasi tersebut.

    “Kami bersama jajaran di Jakarta Selatan bersepeda melihat pembangunan sarana prasarana seperti pengurasan saluran yang ada Cilandak Barat dan di RW 013 Kelurahan Menteng Dalam,” kata Anwar di Jakarta, Selasa.

    Anwar mengatakan, pihaknya meninjau Kali Grogol di Jalan Lebak bulus 1, Kelurahan Cilandak Barat, Kecamatan Cilandak dan Kali Cideng, di Jalan Rasamala, tepat depan Taman Rasamala, Kelurahan Menteng Dalam, Kecamatan Tebet.

    Dia mengatakan, tujuan dari pengerukan kali, yaitu mencegah terjadinya genangan saat hujan turun. Hal itu karena ketika genangan terjadi, imbasnya akan menimbulkan kemacetan.

    “Kali Cideng ini kalau hulunya kita kuras, tentunya tidak terjadi genangan atau banjir,” tuturnya.

    Pengerjaan pengerukan Kali Grogol yang dilakukan oleh Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Selatan tersebut dimulai pada 28 Februari 2025 dan pengerukan Kali Cideng dimulai pada 12 April 2025.

    Wali Kota Jakarta Selatan menuju lokasi dengan bersepeda mulai dari Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan.

    Pengerjaan ini sejalan dengan program 100 hari kerja Gubernur DKI Pramono Anung dan Wakil Gubernur DKI Rano Karno dalam mengatasi persoalan banjir.

    Dalam penanganan banjir, Suku Dinas SDA Jaksel berfokus pengerukan kali lantaran merupakan induk saluran yang saling terhubung.

    SDA Jakarta Selatan juga melakukan pengerukan kali di beberapa wilayah seperti Kali Krukut segmen Jalan NIS, Kali Grogol Kegmen Mayapada-PIM, Kali Ciliwung, Kali Cideng serta Waduk Ragunan.

    Pewarta: Luthfia Miranda Putri
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Ratusan pelajar ikuti O2SN tingkat SD Jakarta Barat

    Ratusan pelajar ikuti O2SN tingkat SD Jakarta Barat

    Jakarta (ANTARA) – Ratusan pelajar mengikuti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang Sekolah Dasar (SD) tingkat Kota Jakarta Barat tahun 2025 di Gelanggang Olah Raga (GOR) Tanjung Duren, Grogol Petamburan, pada Selasa.

    Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Barat, Diding Wahyudin menyebutkan bahwa peserta OS2SN merupakan para pelajar SD dari empat kecamatan lingkup Sudin Pendidikan Wilayah II Jakarta Barat.

    Keempatnya, yakni Kecamatan Kembangan, Kebon Jeruk, Palmerah dan Grogol Petamburan.

    “O2SN jenjang SD tingkat Jakarta Barat Sudis Pendidikan Wilayah II diikuti sebanyak 381 peserta,” ungkap Diding.

    Kegiatan berjenjang hingga tingkat nasional ini digelar satu hari ini dan untuk perorangan atau individu. “Juara I, II dan III akan dapat sertifikat dan piala,” ungkap Diding.

    Diding mengatakan peserta O2SN umumnya siswa kelas IV dan V Sekolah Dasar (SD). Adapun cabang olahraga yang dipertandingkan adalah pencak silat, karate dan senam lantai.

    “Juara I akan maju ke tingkat Provinsi DKI Jakarta untuk mengikuti kegiatan serupa pada 15 dan 16 Juni 2025 mendatang. O2SN ini berjenjang hingga ke tingkat nasional,” katanya.

    Diding menambahkan, O2SN bertujuan mengembangkan bakat dan minat siswa dalam bidang olahraga, meningkatkan jiwa sportivitas, kompetitif dan rasa tanggung jawab.

    Selain itu juga untuk memupuk persahabatan dan semangat sportivitas antar pelajar, serta mencari bibit unggul atlet untuk dikembangkan ke tingkat provinsi dan nasional.

    “Semoga Jakarta Barat bisa meraih prestasi ditingkatkan provinsi dan nasional,” katanya.

    Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • 3.310 Hewan Kurban di Jakut Dipastikan Sehat, Bebas PMK dan Antraks
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        27 Mei 2025

    3.310 Hewan Kurban di Jakut Dipastikan Sehat, Bebas PMK dan Antraks Megapolitan 27 Mei 2025

    3.310 Hewan Kurban di Jakut Dipastikan Sehat, Bebas PMK dan Antraks
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Sebanyak 3.310
    hewan kurban
    di Jakarta Utara dipastikan bebas dari segala jenis penyakit.
    Hal ini diketahui usai Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Utara melakukan pemeriksaan kesehatan. 
    “Kita sudah meriksa kurang lebih 3000-an hewan. Kemudian, dari hasil pemeriksaan itu ada sekitar dua yang tidak layak karena faktor usia, belum layak untuk kurban,” ungkap Kasudin KPKP Jakarta Utara Unang Rustanto saat diwawancarai
    Kompas.com
    , Selasa (27/5/2025).
    Unang memastikan, ribuan hewan kurban tersebut terbebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Lumpy Skin Disease (LSD), dan tidak terindikasi penyakit antraks.
    Ke-3.310 hewan itu tersebar di 69 titik tempat penampungan hewan di enam kecamatan Jakarta Utara, yakni Kecamatan Cilincing, Koja, Kelapa Gading, Tanjung Priok, Pademangan, dan Penjaringan.
    Unang mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap hewan-hewan di tempat penampungan hingga satu hari menjelang Idul Adha.
    Titik-titik tempat penampungan hewan yang diperiksa juga akan terus bertambah seiring dengan banyaknya pedagang hewan yang baru membuka lapak mendekati hari Idul Adha.
    “Serta pedagang kambing baru menjual itu satu minggu sebelum hari H,” jelas Unang.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Jakut kembangkan pariwisata tanpa korbankan kelestarian lingkungan

    Jakut kembangkan pariwisata tanpa korbankan kelestarian lingkungan

    Jakarta (ANTARA) – Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta Utara mengembangkan pariwisata tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan melalui Program “Sustainability Green Tourism”.

    “Program ‘Sustainability Green Tourism’ ini mengajak masyarakat untuk mengenal dan mencintai ruang hijau kota,” kata Kepala Suku Dinas (Sudin) Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta Utara, Shinta Nindyawati di Jakarta, Senin.

    Menurut dia, program ini sebagai langkah nyata untuk mengajak semua pihak menjaga alam, bukan sekadar menikmati destinasi.

    Ia mengatakan adanya sinergi antara pemerintah, komunitas dan generasi muda Jakarta Utara diharapkan dapat menjadi contoh yang mampu mengembangkan pariwisata tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan.

    “Selain itu destinasi yang muncul dapat dikenal oleh masyarakat luas,” kata dia.

    Dalam pengenalan program ini,
    Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta Utara bersama Duta Pariwisata Abang None (Abnon) Jakarta Utara mengajar peserta famtrip dari sejumlah kampus melakukan kunjungan edukatif ke dua kawasan konservasi penting Taman Wisata Alam (TWA) Mangrove dan Hutan Kota Kemayoran.

    TWA Mangrove terletak di Pantai Indah Kapuk (PIK) merupakan ekosistem mangrove yang berfungsi sebagai benteng alami terhadap abrasi pantai sekaligus habitat berbagai jenis fauna, seperti burung air dan biawak.

    “Peserta diajak menyusuri jembatan kayu yang melintasi rimbunnya pepohonan mangrove, sambil mendengarkan pemaparan dari pemandu mengenai pentingnya vegetasi ini dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir,” kata dia.

    Selanjutnya, kunjungan ke Hutan Kota Kemayoran, sebuah kawasan terbuka hijau yang kini menjadi ruang publik multifungsi.

    Di sini, para peserta diajak keliling taman mulai dari melihat Rumah Pompa pengendalian banjir, bibit tanaman pohon dan tata cara menanam. “Selain itu, juga dilakukan sesi bincang ringan dengan pengelola,” kata dia.

    Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara selalu melibatkan Abang None yang merupakan duta pariwisata Jakarta Utara.

    “Mereka tidak hanya berperan dalam mempromosikan destinasi, tetapi juga simbol generasi muda yang harus menjaga dan menciptakan pariwisata bertanggung jawab juga berkelanjutan,” kata dia.

    Pewarta: Mario Sofia Nasution
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Jaktim awasi pengemis suami istri usai pulang dari RSKD Duren Sawit

    Jaktim awasi pengemis suami istri usai pulang dari RSKD Duren Sawit

    Jakarta (ANTARA) – Suku Dinas Sosial mengawasi pengemis yang merupakan pasangan suami- istri di wilayah Kelapa Dua Wetan, Ciracas, yang baru pulang dari Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Duren Sawit, Jakarta Timur.

    “Kami tetap meminta kepada Sudin Sosial agar terus melakukan monitor, mengawasi pengemis suami dan istri yang sudah pulang dari RSKD Duren Sawit,” kata Wakil Wali Kota Jakarta Timur Kusmanto saat dihubungi di Jakarta, Senin.

    Kusmanto memberikan arahan kepada jajaran Suku Dinas (Sudin) Sosial Jakarta Timur untuk sigap dalam menangani jika ada permasalahan terkait kenyamanan masyarakat.

    “Tentunya kami mengarahkan bila memerlukan pelayanan, segera ditangani dengan cepat,” ujar Kusmanto.

    Sementara itu, dihubungi secara terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Timur, Rizqon Hermawan mengatakan, pihaknya sudah membawa AG dan DP ke RSKD Duren Sawit, Minggu (25/5) siang.

    Lalu AG (37) dan DP (22) sudah dipulangkan dari Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Duren Sawit atas permintaan suami karena memikirkan dua anaknya yang masih kecil dan membutuhkan perawatan.

    “Kita sudah bawa ke RSKD Duren Sawit kemarin siang. Tapi untuk rekam medis suaminya, pihak keluarga tidak memberikan. Jadi untuk kepastian terindikasi ODGJ atau bukan kita belum mengetahui,” katanya.

    Sebelum kembali, AG dan DP membuat surat pernyataan berisi tidak akan mengulangi tindakannya masing-masing. Surat tersebut ditandatangani di atas meterai dan tertera tanda tangan saksi, ketua RT 007 dan RW 008.

    Surat pernyataan AG berisi janjinya tidak akan melakukan KDRT kepada istrinya, tidak mengemis di jalan atau tempat umum dengan membawa istri dan anak dan tidak melakukan eksploitasi anak dan istrinya.

    Sedangkan surat pernyataan DP berisi janjinya tidak akan ikut mengemis di jalan atau tempat umum dan tidak akan mengeksploitasi anak.

    Sebelumnya, viral di media sosial Instagram @ciracasinfo seorang istri mengalami tindakan KDRT di wilayah Jakarta Timur (Jaktim). Dalam video tersebut terlihat sang istri yang mendapatkan perlakukan kekerasan hingga dipaksa mengemis oleh suaminya.

    Selain itu, video tersebut juga memperlihatkan beberapa warga yang memperingatkan AG terkait kelakuannya tersebut. Namun AG hanya duduk sambil menghisap rokok dan menggendong anaknya yang masih bayi.

    Sedangkan korban yang mendapatkan tindakan KDRT menangis setelah dipisahkan oleh suaminya.

    “Petugas berkoordinasi dengan pihak RT dan keluarga didapatkan informasi bahwa Taruna terindikasi memiliki gangguan kejiwaan,” kata Wali Kota Jakarta Timur Munjirin saat dihubungi di Jakarta, Minggu (25/5).

    Munjirin menyebutkan, Satuan Tugas (Satgas) Pelayanan, Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) Posko Pasar Rebo, Ciracas, Jakarta Timur, menindaklanjuti laporan masyarakat melalui Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kelurahan Kelapa Dua Wetan.

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Petugas patroli keliling dan CCTV awasi parkir liar Blok M

    Petugas patroli keliling dan CCTV awasi parkir liar Blok M

    Jakarta (ANTARA) – Petugas gabungan melakukan patroli keliling dan dilakukan pemasangan kamera pengawas (CCTV) di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, untuk mencegah pelanggaran perparkiran, termasuk parkir liar.

    “Kami melakukan patroli keliling khususnya di sore hari. Tim gabungan juga melakukan penertiban parkir yang tidak pada tempatnya di sekitar Blok M,” kata Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, Bernard Oktavianus Pasaribu saat dihubungi di Jakarta, Senin.

    Bernard mengatakan, hal ini sesuai arahan dari Kepala Dinas Perhubungan DKI Syafrin Liputo terkait pengawasan Blok M Hub yang dibuka 24 jam.

    Nantinya ada 18 personel gabungan yang dikerahkan untuk mengawasi parkir liar di kawasan tersebut.

    “Anggota yang dikerahkan, yakni delapan orang Sudin Perhubungan Jakarta Selatan, satu unit tim derek, lima orang Unit Pengelola (UP) Perparkiran dan empat orang tim Lintas Jaya TNI-Polri,” ujarnya.

    Kemudian, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan unit terkait untuk pemasangan CCTV di kawasan yang digandrungi anak muda Jakarta itu.

    Dinas Perhubungan (Dishub) DKI menertibkan juru parkir liar hingga memasang CCTV di kawasan Blok M Jakarta Selatan sebagai upaya pengamanan 24 jam.

    Ditegaskan juru parkir hanya boleh mengatur perparkiran dan jika ada pengemudi yang memberikan uang maka akan dianggap secara sukarela.

    Dengan demikian, penertiban ini diharapkan mampu menjadi efek jera bagi masyarakat yang mencoba untuk melakukan parkir liar di tempat-tempat yang dilarang, ataupun oknum-oknum tertentu yang mencoba mengatur untuk kendaraan parkir di tempat terlarang tersebut.

    Pewarta: Luthfia Miranda Putri
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.