Tag: Sudin

  • Daging kurban dari hewan yang berpenyakit harus dimusnahkan

    Daging kurban dari hewan yang berpenyakit harus dimusnahkan

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Kota Jakarta Timur menegaskan, petugas kesehatan hewan dan daging kurban harus memusnahkan daging kurban dari hewan yang ditemukan ada penyakitnya.

    Hal tersebut dikatakan Wali Kota Jakarta Timur Munjirin saat pelepasan petugas pemeriksa kesehatan hewan dan daging kurban di wilayah Jakarta Timur Tahun 2025/1446 Hijriah di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Senin.

    “Daging kurban harus diperiksa setelah hewan kurban setelah dipotong, biasanya ada organ hewan tersebut yang mengandung cacing dan sebagainya, itu dipisahkan. Benar-benar harus daging tersebut harus dimusnahkan,” kata Munjirin.

    Munjirin menyebutkan, petugas akan terus mengawasi pemotongan hewan kurban pada masing-masing kecamatan di Jakarta Timur (Jaktim).

    “Jangan sampai nanti daging yang sudah diperiksa ternyata ditemukan ada penyakit. Jadi, langsung seketika harus dimusnahkan dan kita menjamin,” ujar Munjirin.

    Menurut Munjirin, jika daging yang ditemukan penyakit hanya ditinggalkan begitu saja, khawatir warga tetap mengambil dan dikonsumsi secara diam-diam.

    “Jangan sampai ditinggal pada suatu tempat yang akhirnya masyarakat merasa kasihan dengan itu daging dibuang. Akhirnya dimanfaatkan lagi,” katanya.

    Munjirin menegaskan, daging kurban yang mengandung cacing hati atau cacing pita tidak aman untuk dikonsumsi. Daging tersebut harus dimusnahkan atau dibakar untuk mencegah penyebaran infeksi pada manusia.

    Sedangkan untuk mencegah infeksi cacing hati pada hewan kurban, penting untuk menjaga kebersihan lingkungan peternakan, memberikan makanan dan minuman yang baik dan memberikan obat cacing secara rutin.

    Pemerintah Kota (Pemkot) Jaktim juga mengingatkan warga agar membeli hewan kurban di tempat yang sudah diperiksa oleh petugas dan diberikan tanda bahwa hewan tersebut sehat dan layak.

    Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Jaktim, Taufik Yulianto mengatakan, pihaknya sudah memeriksa sebanyak 11.706 ekor di 10 kecamatan di Jaktim dengan total 143 lokasi.

    Pemeriksaan kesehatan hewan kurban mencakup usia hewan kurban, kesehatan gigi dan pengecekan penyakit mulut dan kuku (PMK), flu, antraks dan lainnya. Kemudian juga pemeriksaan tanda-tanda penyakit ataupun cacat fisik yang dapat mempengaruhi kualitas kurban.

    Hewan kurban yang sudah diperiksa dan dinyatakan sehat akan diberikan tanda khusus berupa stiker.

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Jaktim ingatkan warga beli hewan kurban yang sudah diperiksa petugas

    Jaktim ingatkan warga beli hewan kurban yang sudah diperiksa petugas

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur mengingatkan kepada warga agar membeli hewan kurban di tempat yang sudah diperiksa oleh petugas dan diberikan tanda bahwa hewan tersebut sehat dan layak.

    “Bagi masyarakat yang sudah paham, sudah tahu pasti dia akan beli hewannya itu yang sudah ada tandanya, yang sudah diperiksa oleh petugas kita, saya minta warga pahami itu agar hewan kurban aman,” kata Wali Kota Jakarta Timur Munjirin saat melepas 136 petugas pemeriksa kesehatan hewan dan daging kurban di wilayah Jakarta Timur Tahun 2025 di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Senin.

    Menurut dia, seratusan petugas tersebut harus menyosialisasikan ke warga tentang kesehatan dan kelayakan hewan kurban sesuai ketentuan syariat Islam dalam pelaksanaan Idul Adha.

    “Hewan kurban yang sudah diperiksa petugas lebih terjamin kesehatan dan kelayakannya. Karena jauh-jauh hari juga sudah dilakukan pemeriksaan di lokasi-lokasi penjualan hewan kurban,” ujar Munjirin.

    Selain itu, hewan kurban yang sudah diperiksa petugas dan dinyatakan sehat akan diberikan tanda khusus berupa stiker.

    “Saya minta petugas jangan ada yang ketinggalan untuk cek hewan kurban di tempat-tempat penampungan dan pemotongan. Kalau yang sudah diperiksa diberikan tanda,” katanya.

    Dia juga meminta bagi warga yang memiliki kerabat atau teman merupakan bisnis penjual hewan kurban untuk bisa menghubungi Pemkot Jakarta Timur atau Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) agar diperiksa hewan kurbannya.

    “Misalnya ada kerabat kita, saudara kita yang mungkin bisnis menjual hewan kurban, kalau bisa justru diarahkan untuk meminta dilakukan pemeriksaan oleh petugas kita. Jadi, kalau itu dilakukan saya yakin nanti juga buat dia sendiri bisa mengkampanyekan bahwa hewan yang dijual sudah diperiksa dan sehat,” jelas Munjirin.

    Sementara itu, Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Timur Taufik Yulianto mengatakan, pihaknya sudah memeriksa sebanyak 11.706 ekor di 10 kecamatan Jakarta Timur dengan total 143 lokasi.

    Pemeriksaan kesehatan hewan kurban mencakup usia hewan kurban, kesehatan gigi dan pengecekan penyakit mulut dan kuku (PMK), flu, antraks dan penyakit lainnya.

    Kemudian juga pemeriksaan tanda-tanda penyakit ataupun cacat fisik yang dapat mempengaruhi kualitas kurban.

    “Pemeriksaan kesehatan hewan kurban dilaksanakan dengan mendatangi ke tempat penampungan dan penjualan hewan kurban. Jika hewan yang diperiksa sehat, maka Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) akan diterbitkan,” kata Taufik.

    Taufik menyebut, jika ditemukan kecurigaan terhadap kasus PMK pada hewan kurban, masyarakat dapat melapor kepada petugas Sudin KPKP wilayah setempat untuk mendapatkan penanganan.

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Belasan ribu wisatawan kunjungi Kepulauan Seribu saat libur panjang

    Belasan ribu wisatawan kunjungi Kepulauan Seribu saat libur panjang

    Jakarta (ANTARA) – Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Sudin Parekraf) Kepulauan Seribu mencatat 11.124 wisatawan mengunjungi daerah kepulauan di Provinsi DKI Jakarta itu saat libur panjang Hari Kenaikan Yesus Kristus dan akhir pekan, pada 29 Mei hingga 1 Juni 2025.

    “Tercatat sebanyak 11.124 wisatawan lokal dan mancanegara berlibur ke Kepulauan Seribu,” kata Kepala Sudin Parekraf Kepulauan Seribu, Sonti Pangaribuan di Jakarta, Senin.

    Jumlah wisatawan paling banyak datang pada Kamis (29/5), yakni sebanyak 4.317 wisatawan. Kemudian, Jumat (30/5) berjumlah 2.070 pengunjung, Sabtu (31/5) mencapai 3.114 orang, dan Minggu (1/6) hanya 974 orang.

    Menurut dia, destinasi wisata di Kepulauan Seribu masih menjadi favorit masyarakat dalam menghabiskan waktu libur panjang kali ini. Wisatawan datang ke sejumlah pulau dari berbagai pintu masuk yang ada di Jakarta dan Tangerang untuk menuju wilayah Kepulauan Seribu.

    Mereka menuju Kepulauan Seribu melalui Dermaga Marina Ancol, Muara Angke, Tanjung Pasir, dan Dermaga Cituis.

    Sonti menilai ribuan wisatawan datang berekreasi ke Kepulauan Seribu ini memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat.

    Semakin banyak wisatawan yang berkunjung, peluang pendapatan pelaku usaha juga akan meningkat.

    Selain menawarkan beragam destinasi alam yang eksotis, kata dia, untuk menuju Kepulauan Seribu juga sangat mudah dan tarifnya terjangkau.

    Bila melalui Dermaga Marina Ancol wisatawan akan dikenakan biaya sekitar Rp175 ribu hingga Rp300 ribu untuk kapal speed boat. Dari Dermaga Kali Adem, para pengunjung bisa memanfaatkan kapal kayu dengan tarif sekitar Rp50 ribu hingga Rp80 ribu, dan kapal Dishub DKI Jakarta dengan tarif sekitar Rp 44 ribu hingga Rp74 ribu.

    Sementara itu, Ketua Pokdarwis Pulau Pramuka, Hermansyah mengatakan, selama libur panjang lebih dari 4.000 wisatawan telah berkunjung ke Pulau Pramuka.

    “Terlebih, di Pulau Pramuka ada pameran Illumination of The Island yang dapat dinikmati wisatawan,” kata dia.

    Setiap libur panjang, jumlah kunjungan akan meningkat drastis dibandingkan hari lainnya. “Saya berharap kunjungan wisatawan akan terus meningkat dan pariwisata Pulau Pramuka semakin terkenal,” kata Hermansyah.

    Pewarta: Mario Sofia Nasution
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Pemkot Jaktim kerahkan 136 petugas kesehatan hewan dan daging kurban

    Pemkot Jaktim kerahkan 136 petugas kesehatan hewan dan daging kurban

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur mengerahkan 136 petugas pemeriksa kesehatan hewan dan daging kurban di wilayahnya dalam rangka pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah/2025.

    “Pelepasan petugas pemeriksa kesehatan hewan dan daging kurban sebanyak 136 orang. Tentunya dalam rangka memberikan rasa kepastian, rasa aman kepada masyarakat bahwa hewan kurban yang akan disembelih dan dikonsumsi benar-benar aman,” kata Wali Kota Jakarta Timur Munjirin saat pelepasan petugas pemeriksa kesehatan hewan dan daging kurban itu di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Senin.

    Menurut dia, petugas nantinya akan memastikan kesehatan hewan kurban sebelum disembelih dan memeriksa daging kurban usai pemotongan hewan kurban.

    “Mereka akan bertugas sesuai kapasitasnya mulai dari pemeriksaan lokasi Tempat Pemotongan Hewan Kurban (TPHK), kualitas daging yang dihasilkan dari pemotongan hewan kurban, hingga melindungi masyarakat melalui penyediaan daging kurban yang aman, sehat, utuh dan halal untuk dikonsumsi,” jelas Munjirin.

    Dia pun meminta seluruh petugas dan aparatur sipil negara (ASN) dapat menginformasikan ke seluruh warga di Jakarta Timur agar dalam proses pemotongan hewan kurban memperhatikan tata cara sesuai syariat islam dan standar kesehatan hingga kebersihan lingkungan.

    “Saya mohon jaga kepercayaan ini dengan baik sehingga masyarakat bisa percaya kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Jaga jangan sampai kita dalam bertugas arogan dan sebagainya, tetap pendekatan secara musyawarah, kekeluargaan,” ucap Munjirin.

    Sementara itu, Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur Taufik Yulianto mengatakan, ke-136 orang petugas itu terdiri atas petugas Dinas KPKP Jakarta 48 orang, Sudin KPKP Jakarta Timur 48 orang, anggota Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) 15 orang, dan mahasiswa sekolah kedokteran dan Biomedis IPB 25 orang.

    “Pelepasan petugas pemeriksa kesehatan hewan dan daging kurban ini untuk menjaga kualitas daging dari pemotongan, dan melindungi masyarakat melalui penyediaan daging yang Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH) untuk dikonsumsi,” jelas Taufik.

    Adapun pelaksanaan ini sebagaimana dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 1989 tentang Pengawasan Pemotongan Ternak, Perdagangan Ternak, dan Daging di DKI Jakarta.

    Kemudian Keputusan Gubernur Nomor 6 Tahun 1994 tentang Juklak Perda Nomor 8 Tahun 1989 dan Peraturan Gubernur Nomor 10 Tahun 2022 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pemotongan Hewan Kurban.

    Hingga saat ini, hewan kurban yang sudah diperiksa kesehatannya sebanyak 11.706 ekor di 10 kecamatan Jakarta Timur dengan total 143 lokasi.

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Pemkot Jaksel ingatkan pedagang hewan kurban tak jualan di taman dan trotoar

    Pemkot Jaksel ingatkan pedagang hewan kurban tak jualan di taman dan trotoar

    Jakarta (ANTARA) – Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan mengingatkan pedagang hewan kurban agar tidak berjualan di tempat umum yang dikhawatirkan mengganggu pengguna jalan.

    “Pengawasan terhadap pedagang hewan kurban sama seperti tahun-tahun lalu, bahwa pedagang tidak boleh berjualan di tempat-tempat umum,” kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Selatan Siti Halimah kepada wartawan di Jakarta, Senin.

    Halimah mengatakan tempat-tempat umum itu meliputi taman kota maupun trotoar yang dikhawatirkan mengganggu pejalan kaki.

    Hal tersebut diterapkan demi menjaga ketertiban dan kenyamanan warga Jakarta.

    Aturan larangan berjualan hewan kurban di trotoar tertuang dalam Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 46 Tahun 2019 tentang Pengendalian Penampungan dan Pemotongan Hewan dalam Rangka Idul Adha 2019/1440 H.

    “Tempat-tempat yang dilarang itu seperti taman kota atau trotoar karena mengganggu pejalan kaki,” ujar Halimah.

    Sebanyak 6.500 ekor hewan kurban sudah diperiksa kesehatannya oleh Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan dalam periode 15-28 Mei 2025.

    Pemeriksaan yang dilakukan mulai dari kesehatan hewan, umur hewan, serta pertumbuhan gigi dan tanduk.

    Sebanyak 6.500 hewan kurban yang sudah diperiksa dari 53 lokasi dinyatakan sehat, layak kurban, dan aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat.

    Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Jakarta Selatan (Sudin KPKP Jaksel) juga turut mengingatkan hewan kurban wajib divaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) dan bersertifikat sehat.

    Pewarta: Luthfia Miranda Putri
    Editor: Ade irma Junida
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Angkot Jaklingko tabrak tiang di Tanjung Priok

    Angkot Jaklingko tabrak tiang di Tanjung Priok

    Petugas Gulkarmat dan warga mengevakusi mobil Jaklingko yang menabrak tiang di Jalan Sunter Permai Raya Tanjung Priok pada Senin (2/6/2025) dinihari ANTARA/HO-Sudin Gulkarmat Jakut dan Kepulauan Seribu

    Angkot Jaklingko tabrak tiang di Tanjung Priok
    Dalam Negeri   
    Editor: Calista Aziza   
    Senin, 02 Juni 2025 – 08:29 WIB

    Elshinta.com – Sebuah mobil angkutan kota (angkot) Jaklingko menabrak tiang di pinggir jalan yang ada di Jalan Sunter Permai Raya, Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Senin dini hari, yang diduga sopir angkot itu mengantuk saat mengemudi.

    Kasiops Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu Gatot Sulaeman di Jakarta, Senin, mengatakan mobil angkutan milik pemerintah DKI Jakarta tersebut rusak parah di bagian dan terjepit di tiang yang ada di jalanan tersebut.

    “Mobil ini melaju menabrak tiang hingga membelah bagian depan mobil. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” kata Gatot.

    Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, kata dia, pada saat siang hari orang tua sopir Jaklingko itu meninggal dan setelah selesai dikebumikan, dia langsung lanjut bekerja mengemudikan mobil angkotnya.

    Dalam kondisi lelah disertai mengantuk, mobil yang dikendarai sopir tersebut tidak terkendali lalu menabrak tiang di pinggir Jalan Sunter Permai Raya Kecamatan Tanjung Priok.

    Selanjutnya sopir langsung dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan penanganan medis.

    Petugas Gulkarmat Jakut dan Kepulauan Seribu pun mengerahkan satu unit mobil penyelamatan dengan tiga personel untuk mengevakuasi mobil angkot tersebut.

    “Kami menerima informasi pukul 01.20 WIB dan langsung melakukan evakuasi. Alhamdulillah evakuasi berhasil dilakukan pukul 01.48 WIB,” ujar Gatot.

    Sumber : Antara

  • Lebih dari 2.000 wisatawan kunjungi Kepulauan Seribu di libur panjang

    Lebih dari 2.000 wisatawan kunjungi Kepulauan Seribu di libur panjang

    Kemudahan akses  tentunya menjadi pendukung bagi wisatawan untuk berkunjung

    Jakarta (ANTARA) – Lebih dari 2.000 wisatawan mengunjungi Kepulauan Seribu untuk menikmati berbagai objek wisata pada hari kedua libur panjang Kenaikan Yesus Kristus.

    “Berdasarkan data kami hari sebanyak 2.070 wisatawan mancanegara dan nusantara berkunjung ke sini dari berbagai pintu masuk,” kata Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Sudin Parekaf) Kabupaten Kepulauan Seribu, Sonti Pangaribuan di Jakarta, Jumat.

    Sonti merinci wisatawan yang datang berasal Dermaga Marina Ancol berjumlah 385 orang, Muara Angke berjumlah 1.415 orang, Dermaga Tanjung Pasir berjumlah 163 orang, dan Dermaga Cituis berjumlah 107 orang.

    Sonti memperkirakan gelombang kunjungan wisatawan ke Kepulauan Seribu masih akan terus berlanjut hingga hari Minggu (1/6).

    Menurut dia pulau berpenduduk di wilayah Kepulauan Seribu masih menjadi pilihan utama para wisatawan, untuk menghabiskan libur panjang mengingat destinasi yang beragam dan akses yang dekat dengan Jakarta.

    “Kemudahan akses tentunya menjadi pendukung bagi wisatawan untuk berkunjung,” kata dia menambahkan.

    Ia mengatakan untuk menuju Kepulauan Seribu, wisatawan bisa mengakses Dermaga Kali Adem dan Dermaga Marina Ancol dengan tarif yang berbeda-beda.

    Melalui Dermaga Kali Adem, para pengunjung bisa memanfaatkan kapal kayu dengan tarif sekitar Rp50 ribu hingga Rp80 ribu. Selain itu, di Dermaga Kali Adem juga tersedia kapal Dishub DKI Jakarta dengan tarif sekitar Rp44 ribu hingga Rp74 ribu. Sedangkan melalui Dermaga Marina Ancol tarifnya sekitar Rp175 ribu hingga Rp300 ribu.

    Pewarta: Mario Sofia Nasution
    Editor: Ganet Dirgantara
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Kepulauan Seribu Survei Awal Pembangunan Tanggul di Dermaga Benteng

    Kepulauan Seribu Survei Awal Pembangunan Tanggul di Dermaga Benteng

    JAKARTA – Suku Dinas Air (SDA) Kabupaten Kepulauan Seribu melakukan survei awal proyek pembangunan tanggul penahan abrasi di sisi timur dan barat Dermaga Benteng, Pulau Kelapa.

    “Survei Mutual Check Awal (MC-0) merupakan langkah awal penting sebelum pekerjaan fisik dimulai,” kata Kepala Seksi Pantai Sudin SDA Wahyu Maulana di Jakarta, Kamis.

    Ia mengatakan survei ini dilakukan untuk memastikan lokasi titik kegiatan, menghitung volume jenis pekerjaan secara akurat.

    Kemudian menentukan waktu pengerjaan agar tidak mengganggu aktivitas warga.

    Ia menyebutkan panjang tanggul yang akan dibangun sekitar 888 meter dan survei MC-0 ini bertujuan agar tidak terjadi kelebihan maupun kekurangan volume antara gambar rencana dengan kondisi existing (yang ada) di lapangan.

    Wahyu menjelaskan survei ini juga memastikan bahwa volume aktual pekerjaan sesuai dengan kondisi nyata di lapangan sehingga pengerjaan tanggul bisa lebih efisien dan akurat.

    Camat Kepulauan Seribu Utara, Angga Saputra, mengapresiasi langkah Sudin SDA dalam memperkuat tanggul di Kelurahan Pulau Kelapa.

    Menurutnya, pembangunan ini sangat penting guna mencegah terjadinya abrasi dan pengikisan garis pantai yang kerap mengancam permukiman warga.

    Ia menilai dengan adanya pendampingan semua pihak ini, proses survei dapat berlangsung transparan dan bisa menjadi acuan bersama agar tidak ada kesalahan perhitungan saat pekerjaan fisik dimulai.

    Masyarakat sekitar juga dilibatkan dalam proses ini agar mendapatkan informasi langsung mengenai rencana pembangunan tanggul. Hal ini penting karena proyek berada di wilayah permukiman yang padat dan aktif.

    “Proyek  ini tanggul diharapkan dapat memperkuat perlindungan garis pantai di Pulau Kelapa dari ancaman abrasi dan gelombang laut yang kerap terjadi, khususnya saat musim angin barat,” kata dia

  • Sudindik dan Dukcapil Jaksel buka posko layanan SPMB di SMAN 70

    Sudindik dan Dukcapil Jaksel buka posko layanan SPMB di SMAN 70

    Jakarta (ANTARA) – Suku Dinas Pendidikan Wilayah II dan Sudin Kependudukan dan Pencatatan Sipil Jakarta Selatan membuka Posko Pelayanan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2025, di SMAN 70 Jakarta, Jalan Bulungan, Kelurahan Kramat Pela, Kecamatan Kebayoran Baru.

    “Pelayanan ini untuk membantu masyarakat, khususnya yang berdomisili di Jakarta Selatan untuk melakukan verifikasi akun SPMB,” kata Kasubag Tata Usaha Sudin Pendidikan Wilayah II Jaksel, Puji Safitri saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.

    Menurut Puji, posko tersebut dibuka sebagai upaya memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat, terutama bagi para orang tua dan calon peserta didik yang memerlukan informasi maupun bantuan teknis seputar proses pendaftaran.

    Selain melayani verifikasi akun SPMB, petugas juga memberikan penjelasan menyeluruh mengenai tahapan, jadwal, dan jalur pendaftaran SPMB, seperti jalur domisili, afirmasi, perpindahan tugas orang tua, serta jalur prestasi.

    Dukcapil Jakarta Selatan turut membuka layanan di lokasi yang sama untuk memastikan bahwa data administrasi kependudukan, seperti domisili dalam Kartu Keluarga, sesuai dengan ketentuan dalam proses penerimaan murid baru.

    “Kita melayani masyarakat dalam rangka untuk verifikasi akun SPMB dan dibantu Sudin Dukcapil untuk verifikasi Kartu Keluarga (KK) saat pendaftaran,” katanya.

    Tahapan SPMB 2025 di Jakarta dimulai dengan prapendaftaran pada 19 Mei hingga 12 Juni 2025. Pengajuan akun dan verifikasi Kartu Keluarga dijadwalkan sebagai berikut: jenjang SD mulai 26 Mei, SMP mulai 2 Juni, dan SMA/SMK mulai 5 Juni 2025.

    Dengan jumlah peserta didik di Provinsi DKI Jakarta yang mencapai lebih dari 1,3 juta siswa dari jenjang SD hingga SMA/SMK, proses verifikasi administrasi menjadi upaya untuk memastikan keakuratan data peserta didik sesuai domisili.

    Posko ini akan beroperasi hingga seluruh tahapan SPMB 2025 selesai dilaksanakan, guna memastikan proses penerimaan murid baru berjalan transparan, tertib, dan tepat sasaran.

    Pewarta: Luthfia Miranda Putri
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Kriminal kemarin, Ijazah palsu hingga pembakaran sampah ilegal

    Kriminal kemarin, Ijazah palsu hingga pembakaran sampah ilegal

    Jakarta (ANTARA) – Sejumlah peristiwa berkaitan dengan kriminal dan keamanan terjadi di Jakarta pada Rabu (28/5), mulai dari ijazah palsu hingga denda pembakaran sampah.

    Berikut rangkuman berita selengkapnya:

    1. Solmet yakin gugatan ijazah palsu Jokowi di Solo-Sleman ditolak

    Relawan pendukung Jokowi dan Prabowo-Gibran, Solidaritas Merah Putih (Solmet) meyakini gugatan ijazah palsu Jokowi di Pengadilan Negeri (PN) Solo maupun Sleman ditolak.

    Baca di sini

    2. Ini dugaan Peradi Bersatu terhadap Roy Suryo

    Perkumpulan Advokat Indonesia (Peradi) Bersatu menduga pakar telematika Roy Suryo mempunyai rencana besar (grand design) untuk keluarga Jokowi, imbas kasus meme (cuplikan gambar) stupa Candi Borobudur pada 2022.

    Baca di sini

    3. Polisi selidiki kasus pemalakan di Jalan Ring Road Cengkareng Jakbar

    Polisi menyelidiki kasus dugaan pemalakan terhadap sopir truk oleh sejumlah pria tak dikenal di Jalan Ring Road Cengkareng, Jakarta Barat.

    Baca di sini

    4. Relawan Solmet terima 40 pertanyaan soal dugaan ijazah palsu Jokowi

    Relawan pendukung Jokowi dan Prabowo-Gibran, Solidaritas Merah Putih (Solmet) menerima sebanyak 40 pertanyaan dari penyidik Polres Metro Jakarta Selatan, terkait dugaan ijazah palsu Jokowi.

    Baca di sini

    5. Pembakar sampah ilegal di Jakbar didenda Rp500 ribu

    Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat (Sudin LH Jakbar) mendenda pembakar sampah ilegal di Cengkareng Timur, Cengkareng sebesar Rp500 ribu.

    Baca di sini

    Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
    Editor: Sambas
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.