Kebakaran Rumah di Penjaringan, 17 Mobil Damkar Dikerahkan
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com –
Rumah di Jalan Kapuk Raya, Nomor 26, RT 05, RW 05, Penjaringan, Jakarta Utara, terbakar, Jumat (6/6/2025).
“Objek yang terbakar merupakan rumah tinggal,” ujar Kasiops Sudin Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu
Gatot Sulaeman
saat dikonfirmasi, Jumat.
Dalam rekaman video yang Kompas.com terima, ada sekitar lima rumah yang dilalap si jago merah.
Api terlihat lebih dulu membakar area atap beberapa rumah tersebut.
Asap hitam terus membubung tinggi ke langit dan perlahan merobohkan bangunan beton rumah.
Gatot mengatakan,
petugas damkar
pertama kali mendapatkan informasi
kebakaran
itu dari salah satu warga bernama Tuti.
Usai mendapat laporan, sekitar 17 unit mobil
damkar
dengan 85 personel langsung diterjunkan ke lokasi. Para personel tiba di lokasi sekitar pukul 12.25 WIB.
Sekitar 12.27 WIB, proses pemadaman masih terus dilakukan.
Sampai saat ini, para petugas damkar masih berjibaku memadamkan api.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Tag: Sudin
-
/data/photo/2025/06/06/684289b49f915.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Kebakaran Rumah di Penjaringan, 17 Mobil Damkar Dikerahkan Megapolitan 6 Juni 2025
-

Pedagang hewan kurban sebut daya beli masyarakat menurun
Jakarta (ANTARA) – Pedagang hewan kurban di Jagakarsa, Jakarta Selatan menyebutkan daya beli masyarakat untuk membeli hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah/2025 mengalami penurunan.
“Tahun ini sengaja kita kurangi stoknya mengingat daya beli masyarakat belakangan cenderung menurun,” kata pedagang hewan kurban, Nur Wahid saat ditemui di Jakarta, Kamis.
Hingga saat ini, hewan kurban jenis sapi yang telah terjual sebanyak 70 persen dari 90 ekor sapi yang dijualnya.
“Target sampai lebaran itu 90 ekor harus habis,” ujarnya.
Namun, hal itu berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang bisa menjual sebanyak 100 ekor sapi.
Adapun per harinya, biasa terjual tiga hingga empat ekor sapi dengan satuannya dijual mulai dari Rp21 juta/ekor (sapi Bali) hingga Rp100 juta (seperti sapi PO). Rata-rata pembeli berasal dari Depok dan Jakarta Selatan.
Kendati demikian, pihaknya tetap mengutamakan kualitas dan kesehatan sapi yang dijualnya dengan menggandeng Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan.
“Pemeriksaan ini sebagai bahan untuk pembelajaran kita juga, mulai dari mengetahui apa yang kurang seperti kualitas kandang atau pakan,” ujarnya.
Dia berharap adanya pemeriksaan itu bisa menyasar ke pedagang lainnya agar pengetahuan mengenai kualitas hewan kurban yang diperjualbelikan.
Sebanyak 6.500 ekor hewan kurban sudah diperiksa kesehatannya oleh Sudin KPKP Jakarta Selatan dalam pada periode 15-28 Mei 2025.
Pemeriksaan yang dilakukan mulai dari kesehatan hewan, umur hewan serta pertumbuhan gigi dan tanduk.
Ribuan hewan itu diperiksa dari 53 lokasi dan sudah dinyatakan sehat, layak kurban dan aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat.
Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2025Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
-

Jaktim siapkan tiga RPH untuk potong ratusan hewan kurban
Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Kota Jakarta Timur menyiapkan sebanyak tiga rumah pemotongan hewan (RPH) di wilayah setempat dengan kapasitas pemotongan ratusan hewan kurban saat Idul Adha 1446 Hijriah.
“Ada tiga RPH di Jakarta Timur yang memang memiliki kapasitas pemotongan hewan kurban banyak, hingga mencapai ratusan saat Idul Adha besok,” kata Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Timur, Taufik Yulianto saat dihubungi di Jakarta, Kamis.
Pertama, di Jalan Raya Penggilingan Nomor 25, Cakung (RPH Cakung) yang mampu melakukan pemotongan sapi berkapasitas 50 ekor per hari sampai cacah. Namun bisa mencapai 100 ekor sapi per hari jika hanya karkas.
Pemotongan hingga dicacah berarti hewan dipotong-potong menjadi kecil-kecil. Sedangkan dikarkas berarti bagian tubuh sapi hanya disembelih, dikuliti, dikeluarkan jeroannya, lalu dipisahkan kepala, kaki, organ reproduksi, ambing, ekor dan lemak berlebih.
Kedua, RPH di RT 01/RW 03, Kelurahan Jati, Pulogadung, yang mampu melakukan pemotongan kambing mencapai 300 ekor per hari.
“Terakhir, ada RPH Cilangkap yang mampu melakukan pemotongan sapi dan kambing sebanyak 20-30 ekor per hari,” ujar Taufik.
Taufik menjelaskan, pemotongan hewan kurban di RPH lebih mengutamakan kesehatan hewan kurban, kebersihan dan keamanan.
RPH juga menyediakan fasilitas yang memadai untuk memastikan proses penyembelihan dan pengolahan daging dilakukan dengan benar, higienis dan sesuai dengan standar keamanan pangan serta syariat Islam.
Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur hingga saat ini sudah memeriksa sebanyak 15 ribu lebih hewan kurban di lokasi penampungan yang ada di 10 kecamatan se-Jakarta Timur menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah.
Sebanyak 15.631 hewan kurban tersebut berasal dari 204 titik lokasi penampungan dan penjualan hewan kurban di Jakarta Timur, yang terdiri dari 5.896 ekor sapi, 7.828 ekor kambing, 1.906 ekor domba dan satu ekor kerbau.
Kecamatan Cakung 2.297 ekor dari 25 titik, Pasar Rebo 977 ekor (12 lokasi), Makasar 1.058 ekor (13 lokasi), Duren sawit 781 ekor (15 lokasi) dan Kramat Jati 2.407 ekor (24 lokasi).
Lalu, Cipayung 3.021 ekor (37 lokasi), Matraman 832 ekor (9 lokasi), Ciracas 2.152 ekor (28 lokasi), Pulogadung 772 ekor (28 lokasi) dan Jatinegara 1.298 ekor dari 13 lokasi.
Pemeriksaan kesehatan meliputi kesehatan kuku, badan, mulut, lidah dan lain sebagainya termasuk kebersihan dan kelayakan tempat penampungan. Hewan kurban juga dicek usianya, dan pengecekan penyakit mulut dan kuku (PMK), flu, antraks ataupun penyakit lainnya.
Selain itu, dilakukan pengecekan dan pemeriksaan surat kesehatan hewan kurban dari daerah asal untuk mengantisipasi hewan kurban yang terjangkit penyakit menjelang Idul Adha hingga bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha ditambah tiga hari tasyrik.
Kemudian juga pemeriksaan tanda-tanda penyakit ataupun cacat fisik yang dapat mempengaruhi kualitas kurban. Jika hasil tersebut menunjukkan hewan dalam kondisi sehat, maka Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) akan diterbitkan.
Namun, jika ditemukan kecurigaan terhadap kasus PMK pada hewan kurban, masyarakat dapat melapor kepada petugas Suku Dinas (Sudin KPKP) wilayah setempat untuk mendapatkan penanganan.
Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2025Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
-

Cegah COVID-19, Jaktim gencarkan pola hidup sehat dan pakai masker
Jakarta (ANTARA) – Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur menggencarkan pola Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan memakai masker jika di luar rumah untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus COVID-19.
“Kami terus meningkatkan promosi kesehatan pada masyarakat luas terkait Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan memakai masker untuk cegah COVID-19,” kata Kepala Suku Dinas (Sudin) Kesehatan Jakarta Timur, Herwin Meifendy saat dihubungi di Jakarta, Kamis.
Herwin menyebutkan, pihaknya terus melakukan peningkatan promosi kesehatan ke masyarakat luas dan melakukan koordinasi dengan lintas sektor dan program untuk antisipasi lonjakan kasus COVID-19.
Selain menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, Sudin Kesehatan Jakarta Timur (Jaktim) juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker jika sakit atau berada di kerumunan.
“Berdasarkan Surat Edaran (SE) Kemenkes saat ini sudah disampaikan terkait peningkatan promosi kesehatan, salah satunya menggunakan masker bagi masyarakat yang sakit atau jika berada di kerumunan,” ujar Herwin.
Arsip foto – Warga menggunakan masker berjalan di jembatan penyeberangan orang (JPO) halte Transjakarta Setiabudi Utara Aini, Jakarta, Jumat (11/12/2020). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc/aa.
Lalu, beberapa personel Sudin Kesehatan juga meminta masyarakat untuk rutin mencuci tangan dengan air mengalir dan menggunakan sabun (cuci tangan pakai sabun/CTPS) atau “hand sanitizer”.
Herwin menjelaskan, masyarakat juga harus melakukan isolasi mandiri dan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan melalui ketika mengalami gejala COVID-19.
Hal itu agar pihak medis bisa segera memberikan penanganan yang cepat, tepat dan sesuai dengan prosedur penanganan COVID-19.
“Kami minta masyarakat segera ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala infeksi saluran pernapasan,” katanya.
Arsip foto – Warga menggunakan masker saat berjalan di Jakarta, Jumat (8/11/2023). Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) mengimbau masyarakat kembali taat mematuhi protokol kesehatan terutama memakai masker mengingat kasus COVID-19 di Indonesia mulai menunjukkan tren kenaikan kasus. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/rwa.
Pemerintah Kota (Pemkot) Jaktim melalui Suku Dinas Kesehatan telah menemukan dua warga Jakarta Timur yang positif COVID-19 pada Mei 2025.
“Jadi ada dua warga Jakarta Timur yang hasil skriningnya positif COVID-19 pada awal bulan Mei 2025,” kata Kepala Sudin Kesehatan Jakarta Timur Herwin Meifendy saat dihubungi di Jakarta, Rabu (4/6).
Herwin menyebutkan, dua warga tersebut berasal dari Kecamatan Cipayung dan Cakung. Mereka sudah dinyatakan sembuh pada akhir Mei 2025.
Selain itu, Herwin mengatakan, dua warga itu terdeteksi COVID-19 saat tengah dirawat di Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI) Jakarta dan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Sintanala Tangerang karena penyakit lain.
Temuan dua kasus COVID-19 yang merupakan warga Jaktim ini menjadi data tersendiri untuk Sudin Kesehatan Jaktim dan imbauan bagi warga setempat.
Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2025Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
-

Cegah COVID-19, Jaktim pantau tren infeksi saluran pernapasan
Jakarta (ANTARA) – Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur memantau tren kasus infeksi saluran pernapasan untuk mencegah terjadinya lonjakan COVID-19 di wilayah tersebut.
“Tentunya kami terus meningkatkan kewaspadaan dini terhadap lonjakan COVID-19 dengan memantau tren kasus infeksi saluran pernapasan melalui pelaporan rutin surveilans penyakit,” kata Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur, Herwin Meifendy saat dihubungi di Jakarta, Kamis.
Hal tersebut sebagai tindak lanjut Surat Edaran (SE) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tahun 2025, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap COVID-19 maupun risiko wabah lainnya menyusul peningkatan angka COVID-19 di sejumlah negara di Asia.
Herwin menyebutkan, pemantauan perkembangan situasi COVID-19 juga bisa dilakukan secara global maupun regional melalui kanal resmi Kemenkes dan organisasi kesehatan dunia (World Health Organization/WHO).
Berdasarkan laporan saat ini, kata Herwin, belum menunjukkan adanya status lonjakan COVID-19 di wilayah Jakarta Timur (Jaktim).
Untuk saat ini berdasarkan laporan yang ada, kata dia, belum terlihat adanya lonjakan kasus COVID-19 di wilayah Jakarta Timur jika dibandingkan dengan periode minggu atau bulan yang sama di tahun sebelumnya.
Jika terjadi peningkatan kasus, Herwin meminta masyarakat untuk segera melapor ke Puskesmas, rumah sakit atau Suku Dinas (Sudin) Kesehatan setempat.
“Kami minta masyarakat terus melapor jika ada tanda-tanda kasus COVID-19 dan kami terus berkomitmen untuk merespon kurang dari 24 jam melalui aplikasi Sistem Kewaspadaan Dini (SKDR),” katanya.
Sepanjang tahun 2025, pihaknya menemukan dua warga positif COVID-19 pada awal Mei. Hal ini memperlihatkan kasus COVID-19 di Jaktim masih cukup rendah sesuai dengan angka “positivity rate” yang juga masih rendah sampai Mei 2025 yakni 1,7 persen.
“Positivity rate” merupakan proporsi orang positif dari keseluruhan orang yang dites. Angka tersebut dihitung dengan membandingkan jumlah orang yang positif dengan jumlah orang yang diperiksa.
“Kewaspadaan harus tetap ditingkatkan mengingat negara tetangga saat ini terjadi peningkatan COVID-19,” kata Herwin.
Kemenkes telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) guna meningkatkan kewaspadaan COVID-19 maupun risiko wabah lainnya menyusul peningkatan angka COVID-19 di sejumlah negara di Asia.
Dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu (31/5), Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Murti Utami mengatakan, memasuki minggu ke-12 2025 sampai saat ini, COVID-19 menunjukkan peningkatan di beberapa negara di kawasan Asia, yaitu Thailand, Hongkong, Malaysia maupun Singapura.
Varian COVID-19 dominan yang menyebar di Thailand adalah XEC dan JN.1, di Singapura LF.7 dan NB.1.8 (turunan JN.1), di Hongkong JN.1 dan di Malaysia adalah XEC (turunan JN.1).
“Meski demikian transmisi penularannya masih relatif rendah dan angka kematiannya juga rendah,” ujar Murti.
Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2025Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
-

Pencari kerja bisa dapat pelatihan di Job Fair Jakbar
Jobfair di Gelanggang Olahraga (GOR) Tanjung Duren, Jakarta Barat, Selasa (3/6/2025). ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi
Pencari kerja bisa dapat pelatihan di Job Fair Jakbar
Dalam Negeri
Editor: Calista Aziza
Rabu, 04 Juni 2025 – 07:25 WIBElshinta.com – Para pencari kerja (job seeker) bisa mendapatkan informasi lowongan pekerjaan hingga kesempatan pelatihan kerja dalam kegiatan pameran bursa kerja atau job fair di Gelanggang Olahraga (GOR) Tanjung Duren, Jakarta Barat, Selasa.
Hal itu lantaran ada tiga instansi pemerintah yang ikut terlibat dalam job fair, yaitu Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI), Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Barat dan Pusat Pasar Kerja (Pasker) Kementerian Ketenagakerjaan.
“Ketiganya memberikan informasi dan kesempatan kerja, sekaligus pelatihan ketenagakerjaan,” kata Kepala Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Sudin Nakertransgi) Jakarta Barat, Jackson D. Sitorus di Jakarta, Selasa.
Sitorus menjelaskan BP3MI bisa memberikan kesempatan bagi pencari kerja yang ingin bekerja di luar negeri. Lembaga ini memberikan informasi dan kesempatan kerja di luar negeri.
Sementara itu, PPKD Jakarta Barat hadir untuk memberikan peningkatan soft skill dan hard skill pencari kerja yang merasa belum optimal keahliannya.
“Menariknya, lulusan PPKD akan mendapatkan sertifikat BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) setelah mengikuti ujian. Sertifikat ini yang bisa menjadi modal lebih buat job seeker untuk melamar pekerjaan,” katanya.
Lebih lanjut, Pusat Pasar Kerja (Pasker) dari Kementerian Ketenagakerjaan juga memberikan informasi lowongan pekerjaan secara nasional.
Sitorus pun memaparkan sejumlah perusahaan yang membuka sesi wawancara langsung, diantaranya Bank Mandiri dan Daily Group.
“Jadi manfaatkan momen ini untuk menjadi kesempatan baik buat job seeker. Sehingga, saat interview, di situ ada peluang atau kesempatan. Karena ada proses yang sudah dilewati,” imbuhnya.
Bursa kerja atau Job Fair 2025 di Jakarta Barat digelar di dua lokasi yakni GOR Tanjung Duren dan Kebon Jeruk pada 3-4 Juni 2025.
Tersedia 3.504 lowongan kerja dari total ada 41 perusahaan yang ikut serta dalam job fair kali ini, tiga di antaranya merupakan instansi pemerintah dan enam Jakpreneur.
Sumber : Antara
-

2 Warga Jaktim Sempat Positif COVID-19 Awal Mei 2025, Kini Sudah Sembuh
Jakarta –
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mendeteksi adanya tujuh kasus COVID-19 di Indonesia pada Mei 2025. Dua kasus di antaranya terjadi di Jakarta Timur.
“Jadi, ada dua warga Jakarta Timur dengan hasil skrining positif COVID-19 pada awal Mei 2025,” kata Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur Herwin Meifendy dilansir Antara, Rabu (4/5/2025).
Herwin mengatakan dua warga itu tanggal di Kecamatan Cipayung dan Cakung. Kabar baiknya, kedua warga Jaktim tersebut sudah dinyatakan sembuh pada akhir Mei 2025.
Menurut Herwin, saat terdeteksi COVID, dua warga Jaktim tersebut dirawat di Rumah Sakit Pondok Indah Jakarta dan Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Sintanala Tangerang. Namun, keduanya dirawat bukan karena positif COVID, melainkan menderita penyakit lainnya.
“Jadi, dua pasien dari RSPI dan RS Sintanala Tangerang yang dirawat, bukan karena COVID-19. Tapi skrining COVID-19, hasilnya positif. Kalau sakitnya apa, tak ada di data,” ujar Herwin.
Kasus dua warganya yang positif COVID pada Mei silam menjadi alarm bagi Sudin Kesehatan Jakarta Timur dalam meningkatkan kewaspadaan. Imbauan terhadap bahaya COVID kini mulai digencarkan ke masyarakat.
Sebelumnya, Kementerian Kesehatan mengeluarkan Surat Edaran (SE) guna meningkatkan kewaspadaan COVID-19 maupun risiko wabah lainnya menyusul peningkatan angka COVID-19 pada sejumlah negara di Asia.
Dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu (31/5), Plt Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes Murti Utami mengatakan, memasuki minggu ke-12 2025 sampai dengan saat ini, COVID-19 menunjukkan peningkatan pada beberapa negara di kawasan Asia, yaitu Thailand, Hongkong, Malaysia maupun Singapura.
(ygs/whn)
Hoegeng Awards 2025
Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini
-

Pemkab Pulau Seribu distribusikan 35 hewan kurban ke sebelas pulau
Jakarta (ANTARA) –
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu mendistribusikan 35 hewan kurban ke sebelas pulau berpenduduk di daerah kepulauan itu untuk Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah.
“Satu ekor sapi dari Presiden RI, Prabowo Subianto akan dikirim ke Pulau Panggang dan satu ekor sapi dari Gubenur DKI Jakarta Pramono Anung akan dikirim ke Pulau Untung Jawa,” kata Bupati Kepulauan Seribu Muhammad Fadjar Churniawan di Jakarta, Rabu.
Ia mengatakan hewan kurban yang didistribusikan telah dilakukan pemeriksaan kesehatannya oleh Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Perikanan (KPKP) Kepulauan Seribu.
“Semua hewan yang diberangkatkan hari ini dalam kondisi sehat semua,” kata dia.
Lebih lanjut, hewan-hewan ini saat tiba di pulau, hewan kurban ini juga akan kembali diperiksa kembali untuk memastikan kesehatannya.
Bupati mengatakan dengan mengonsumsi daging hewan kurban tentunya akan menambah varian gizi masyarakat pulau karena masyarakat pulau lebih sering mengonsumsi ikan, yang memiliki nilai gizi yang tidak kalah dengan daging.
“Bantuan hewan kurban ini sangat bermanfaat untuk masyarakat pulau. Tidak hanya itu, kami juga akan melakukan pemotongan hewan kurban di kantor Mitra Praja, yang nantinya akan dibagikan untuk pegawai di Mitra,” kata dia.
Sementara itu, Kepala Sudin KPKP Kepulauan Seribu, Nurliati menjelaskan dalam pemeriksaan hewan di Muara Angke pihaknya melibatkan dua dokter hewan untuk memastikan hewan yang diberangkatkan dalam keadaan sehat dan sesuai syariat Islam.
“Sudah kami periksa, semuanya sehat dan layak untuk dikurbankan,” kata dia.
Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2025Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

