Tag: Sudin

  • Kapal Pencari Ikan Nyaris Tenggelam di Pulau Panggang, 7 Nelayan Selamat

    Kapal Pencari Ikan Nyaris Tenggelam di Pulau Panggang, 7 Nelayan Selamat

    Jakarta

    Sebuah kapal pencari ikan, KM Maju Jaya, mengalami kebocoran dan nyaris tenggelam di Pulau Panggang, Kepulauan Seribu, Jakarta Utara. Sebanyak 7 orang nelayan berhasil diselamatkan oleh Regu Damkar Jakarta Utara.

    Peristiwa tersebut terjadi di perairan Pulau Panggang, Kelurahan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu, Jakarta Utara. Tim Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara menerima laporan adanya kapal tenggelam tersebut sekitar pukul 00.50 WIB dini hari tadi.

    “Warga telepon ke Damkar untuk penyelamatan objek kapal KM Maju Jaya dengan jumlah penumpang tujuh orang,” kata Kasiops Sudin Gulkarmat Jakarta Utara Gatot Sulaeman, dalam keterangannya, Senin (30/6/2025).

    Gatot menjelaskan awalnya kapal KM Maju Jaya mencari ikan ke Pulau Semak Daun. Kapal tersebut kemudian mengalami kebocoran hingga nelayan menghubungi Damkar meminta bantuan penyelamatan.

    “Saat nembak ikan/mencari ikan di perairan Pulau Semak Daun, tak sadar air penuh di dalam kapal, ketika diperiksa kapal mengalami kebocoran di bagian depan dek bawah kapal yang cukup parah, kemungkinan terkena karang,” jelasnya.

    Sekitar pukul 01.18 WIB petugas tiba di lokasi dan mengevakuasi para nelayan. Evakuasi selesai pada pukul 02.25 WIB.

    (mei/maa)

    Hoegeng Awards 2025

    Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini

  • 60 personel padamkan kebakaran restoran siap saji di Jaktim

    60 personel padamkan kebakaran restoran siap saji di Jaktim

    Jakarta (ANTARA) – Sebanyak 60 personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur memadamkan kebakaran pabrik bahan baku restoran cepat saji di Jalan Raya Poncol, Ciracas, Jakarta Timur (Jaktim).

    “Sebanyak 12 unit mobil pemadam kebakaran dan 60 personel Gulkarmat Jakarta Timur kami kerahkan untuk memadamkan api,” kata Kepala Sudin Gulkarmat Jakarta Timur Muchtar Zakaria saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

    Muchtar menyebut, informasi kebakaran disampaikan oleh salah satu warga sekitar melalui pusat layanan Dinas Gulkarmat Jakarta pada pukul 14.52 WIB.

    Lalu, pihak Sudin Gulkarmat Jakarta Timur langsung menuju tempat kejadian perkara bersama unit pemadam kebakaran untuk pengerahan awal.

    Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.00 WIB.

    “Kami terima kabar pukul 14.52 WIB, terus tiba di lokasi sekitar pukul 14.57 WIB. Api dilokalisir pukul 15.20 WIB dan pendinginan sekitar pukul 15.20 WIB,” ujar Muchtar.

    Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran yang melanda pabrik bahan baku restoran siap saji tersebut.

    Sementara itu, Kepala Seksi Operasi (Kasi Ops) Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur Abdul Wahid menduga, api berasal dari bagian dalam bangunan yang digunakan sebagai gudang penyimpanan bahan baku.

    “Kami masih lakukan penyelidikan bersama aparat terkait untuk mengetahui penyebab pastinya. Untuk sementara, dugaan awal ada korsleting listrik, tapi masih akan didalami lebih lanjut,” kata Abdul.

    Warga sempat panik saat api terus berkobar, namun petugas Gulkarmat Jakarta Timur langsung berupaya memadamkan api.

    Petugas juga melakukan pengamanan di sekitar lokasi guna mencegah warga mendekat ke area bekas kebakaran.

    Abdul mengimbau, masyarakat lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama pada musim kemarau yang meningkatkan risiko insiden serupa.

    Selain itu, selama proses pemadaman petugas mengalihkan akses jalan agar tidak menimbulkan kemacetan.

    “Pastikan instalasi listrik dicek rutin dan jangan menumpuk beban listrik dalam satu sumber. Kami terus edukasi warga dan pemilik usaha untuk lebih peduli terhadap keselamatan,” ucap Abdul.

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Edy Sujatmiko
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Dishub Jaksel tindak kendaraan yang parkir liar di Panglima Polim

    Dishub Jaksel tindak kendaraan yang parkir liar di Panglima Polim

    Jakarta (ANTARA) – Suku Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Selatan menindak kendaraan yang parkir liar di Jalan Panglima Polim, tepatnya di trotoar Cakra Selaras Wahana (CSW) Blok M, Kelurahan Kramat Pela, Kecamatan Kebayoran Baru.

    “Kami secara rutin melakukan pengawasan, begitu kita dapati ada parkir liar langsung kita tindak tegas untuk memberikan efek jera,” kata Pengendali Operasional Sudin Perhubungan Jaksel Ebenezer Lumban Tobing di Jakarta, Jumat.

    Dia mengatakan, penindakan pelanggar parkir di atas trotoar dilakukan dengan cara angkut jaring dan operasi cabut pentil (OCP).

    Ia merinci, sebanyak 13 kendaraan diangkut jaring dan empat kendaraan dilakukan OCP atau digembosi.

    “Untuk kendaraan yang kita angkut jaring, langsung kita bawa ke kantor untuk selanjutnya dilakukan berita acara pemeriksaan tilang oleh pihak kepolisian,” ujarnya.

    Dia menjelaskan, dalam melakukan penindakan tersebut, pihaknya melibatkan setidaknya 36 personel gabungan dari unsur Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, TNI, dan Polri.

    “Saat melakukan penindakan, kami juga melakukan sosialisasi dan kembali mengingatkan pengendara untuk tidak melakukan parkir liar,” terangnya.

    Maka itu, dia meminta masyarakat memanfaatkan fasilitas umum sesuai peruntukannya. Sehingga, tidak ada yang merasa terganggu atau membahayakan.

    “Parkir liar di trotoar ini tentu dikeluhkan para pejalan kaki, membuat kenyamanan dan keamanan terganggu,” ungkapnya.

    Sementara itu, salah seorang warga, Putra Abyusadad mengapresiasi penertiban parkir liar yang dilakukan karena membuat keamanan dan ketertiban wilayah semakin baik.

    “Kalau bisa patrolinya lebih sering lagi, terutama di sore hari karena parkir liar juga menyebabkan kemacetan,” ucap Putra.

    Pewarta: Luthfia Miranda Putri
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Puluhan PMKS terjaring saat Operasi Bina Tertib Praja 2025 di Jaktim

    Puluhan PMKS terjaring saat Operasi Bina Tertib Praja 2025 di Jaktim

    Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Timur menjaring Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) saat Operasi Bina Tertib Praja 2025 di Jakarta Timur, Rabu (25/6/2025). ANTARA/HO-Pemerintah Kota Jakarta Timur.

    Puluhan PMKS terjaring saat Operasi Bina Tertib Praja 2025 di Jaktim
    Dalam Negeri   
    Editor: Novelia Tri Ananda   
    Kamis, 26 Juni 2025 – 13:03 WIB

    Elshinta.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Timur menjaring sebanyak 44 Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) saat Operasi Bina Tertib Praja 2025 di 10 kecamatan.

    “Jumlah yang terjaring saat melakukan Operasi Bina Tertib Praja 2025 total sebanyak 44 PMKS pada 10 kecamatan,” Kepala Satpol PP Jakarta Timur Budhy Novian saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.

    Operasi dilakukan dalam rangka menjaga ketertiban umum dan ketentraman bersama Suku Dinas (Sudin) Sosial Jakarta Timur, Sudin Perhubungan, dan jajaran TNI/Polri. Operasi berlangsung pada Selasa (24/6) sampai Rabu (25/6). Budhy menyebut, Kecamatan Kramat Jati menjadi wilayah terbanyak ditemukan PMKS, yakni sebanyak 13 PMKS. Dari jumlah tersebut 11 PMKS  dilakukan pendataan, sedangkan pedagang kecil mandiri (PKM) lainnya diberi sanksi kartu kuning.

    Lalu, Kecamatan Matraman sebanyak dua PMKS dan sudah diserahkan ke Panti Sosial Cipayung. Kecamatan Pulogadung tiga PMKS dengan rincian satu pengamen diserahkan ke Panti Sosial Cipayung, dan dua pedagang asongan lainnya diberikan surat pernyataan.

    Kecamatan Jatinegara sebanyak lima PMKS, terdiri dari dua gelandangan dan tiga pengamen. Kecamatan Pasar Rebo ada lima PMKS yang diberikan imbauan karena berjualan di atas trotoar jalan. Kecamatan Cakung empat PMKS, Duren Sawit enam PMKS, Ciracas dua PMKS, Makasar satu PMKS, dan Cipayung tiga PMKS. Sebanyak 16 PMKS dari lima kecamatan tersebut langsung diserahkan ke Panti Sosial Cipayung.

    Adapun Operasi Bina Tertib Praja 2025 dilaksanakan berdasarkan dasar hukum Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 8 tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.

    “Kami laksanakan kegiatan penjangkauan PMKS serta penegakan sebagaimana Perda/Perkada, Ketentraman dan Ketertiban Umum serta Perlindungan Masyarakat Satpol PP Jakarta Timur di 10 kecamatan,” jelas Budhy.

    Lebih lanjut, Budhy menyebut, selama operasi penertiban dilakukan pihaknya juga melakukan edukasi kepada para pelanggar tentang Perda 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.

    “Kami lakukan edukasi, dan kami pastikan selama operasi penertiban PMKS dilakukan dengan cara humanis,” ucap Budhy.

    Terdata sementara, dalam Operasi Bina Tertib Praja 2025, jajaran Satpol PP DKI Jakarta tengah menjaring sebanyak 16 PPKS untuk kemudian dilakukan pembinaan di Panti Sosial Kedoya. Lalu 19 pedagang kaki lima (PKL) diberikan imbauan agar tidak berjualan di atas trotoar, dan 10 kendaraan roda dua ditindak saat operasi cabut pentil serta dua juru parkir liar turut diamankan.

    Sumber : Antara

  • Warga Jakarta Pusat dilatih budidaya ikan di lahan sempit

    Warga Jakarta Pusat dilatih budidaya ikan di lahan sempit

    Jakarta (ANTARA) – Suku Dinas (Sudin) Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Pusat melatih warga setempat budidaya ikan dengan memanfaatkan lahan terbatas, fasilitas umum yang belum digunakan, pekarangan rumah, serta wadah kecil.

    “Kegiatan pelatihan budidaya perikanan diperlukan untuk mendukung ketahanan pangan keluarga dan masyarakat,” kata Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Eric PZ Lumbun di Jakarta, Selasa.

    Ia mengatakan bahwa pelatihan budi daya ikan ini diperlukan untuk mengembangkan usaha perikanan yang efektif dan efisien di lahan sempit khususnya di perkotaan.

    Menurut dia, budidaya ikan di Jakarta Pusat tidak seperti di wilayah lain karena warga harus memanfaatkan lahan terbatas, fasilitas umum yang belum digunakan, pekarangan rumah, serta wadah kecil.

    Sebagai contoh, melalui teknik budi daya perikanan Sistem Bioflok dan IOT (internet of things) yaitu mengacu pada penggunaan teknologi sensor, perangkat terhubung dan analisis data.

    Eric berharap kegiatan pelatihan budidaya ikan ini dapat mendukung ketahanan pangan keluarga dan masyarakat sekitar serta dapat meningkatkan pendapatan keluarga.

    Sementara itu, Kepala Suku Dinas (Kasudin) KPKP Jakarta Pusat Penty Yunesi Pudyastuti mengatakan, kegiatan pelatihan ini diikuti sebanyak 30 peserta yang terdiri dari empat wilayah kecamatan.

    Kegiatan tersebut lanjut dia, merupakan kegiatan Pemprov DKI Jakarta yang dilaksanakan melalui Sudin KPKP Jakarta Pusat untuk pelatihan budidaya perikanan pada tahun ini.

    “Pelatihan ini diharapkan akan menambah keterampilan dan pengetahuan pembudidaya ikan dan mengetahui bagaimana budidaya ikan yang baik dan benar,” kata dia.

    Sudin KPKP juga menyerahkan secara simbolis Bak Fiber berukuran 500 liter, pompa air dengan keluaran air 3.000 liter, empat sak pelet ikan seberat 30 kg untuk masing-masing kelompok Pembudidaya Perikanan (Pokdatan) Jakarta Pusat.

    Pewarta: Khaerul Izan
    Editor: Edy Sujatmiko
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Kerugian akibat kebakaran rumah lansia di Jaktim capai Rp120 juta

    Kerugian akibat kebakaran rumah lansia di Jaktim capai Rp120 juta

    Personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur memadamkan kebakaran rumah di Jalan Yusufiah RT 11/RW 01, Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu (21/6/2025) dini hari. ANTARA/HO-Sudin Gulkarmat Jakarta Timur.

    Kerugian akibat kebakaran rumah lansia di Jaktim capai Rp120 juta
    Dalam Negeri   
    Editor: Calista Aziza   
    Sabtu, 21 Juni 2025 – 15:36 WIB

    Elshinta.com – Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur mengungkapkan kerugian akibat kebakaran rumah milik seorang lanjut usia (lansia) di Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur mencapai Rp120 juta.

    “Objek yang terbakar rumah milik Ibu Leni yang berusia 90 tahun, dengan luas area kurang lebih 80 meter persegi. Total kerugian sekitar Rp120 juta,” kata Kepala Sudin Gulkarmat Jakarta Timur Muchtar Zakaria saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu.

    Muchtar menyebut, kebakaran rumah yang berada di Jalan Yusufiah RT 11/RW 01, Lubang Buaya ini diduga terjadi akibat korsleting listrik.

    Api diketahui saat tetangga sekitar melihat adanya api di lantai dua rumah milik warga bernama Leni (90).

    “Api diketahui oleh tetangga sekitar yang melihat adanya api di lantai dua rumah Ibu Leni berusia 90 tahun. Lalu warga sekitar menghubungi pihak pemadam kebakaran untuk meminta pertolongan pemadaman,” jelas Muchtar.

    Informasi kebakaran disampaikan oleh salah satu warga sekitar melalui call center Dinas Gulkarmat Jakarta pada pukul 00.15 WIB.

    Lalu, Sudin Gulkarmat Jakarta Timur langsung menuju lokasi kejadian dan berhasil dipadamkan sekitar pukul 01.33 WIB.

    “Kami terima kabar pukul 00.15 WIB, terus tiba di lokasi sekitar pukul 00.22 WIB. Api dilokalisir pukul 00.38 WIB dan pendinginan sekitar pukul 00.48 WIB,” ujar Muchtar.

    Sudin Gulkarmat Jakarta Timur mengerahkan 13 unit mobil pemadam kebakaran dan 65 personel Gulkarmat Jakarta Timur untuk memadamkan api di sekitar rumah.

    “Api berhasil kami padamkan dan berstatus hijau sekitar pukul 01.33 WIB,” ucap Muchtar.

    Sumber : Antara

  • 65 personel padamkan kebakaran rumah lansia di Jakarta Timur

    65 personel padamkan kebakaran rumah lansia di Jakarta Timur

    Personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur memadamkan kebakaran rumah di Jalan Yusufiah Rt.11/01, Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu (21/6/2025) dini hari. ANTARA/HO-Sudin Gulkarmat Jakarta Timur.

    65 personel padamkan kebakaran rumah lansia di Jakarta Timur
    Dalam Negeri   
    Editor: Calista Aziza   
    Sabtu, 21 Juni 2025 – 14:47 WIB

    Elshinta.com – Sebanyak 65 personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur dikerahkan untuk memadamkan kebakaran rumah milik seorang lanjut usia (lansia) di Jalan Dukuh V RT 06/RW 05, Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu dini hari.

    “Sebanyak 13 unit mobil pemadam kebakaran dan 65 personel Gulkarmat Jakarta Timur kami kerahkan untuk memadamkan api,” kata Kepala Sudin Gulkarmat Jakarta Timur Muchtar Zakaria saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu.

    Informasi kebakaran disampaikan oleh salah satu warga sekitar melalui call center Dinas Gulkarmat Jakarta pada pukul 00.15 WIB.

    Lalu, Sudin Gulkarmat Jakarta Timur langsung menuju lokasi kejadian dan berhasil dipadamkan sekitar pukul 01.33 WIB.

    “Kami terima kabar pukul 00.15 WIB, terus tiba di lokasi sekitar pukul 00.22 WIB. Api dilokalisir pukul 00.38 WIB dan pendinginan sekitar pukul 00.48 WIB,” ujar Muchtar.

    Api diketahui saat tetangga sekitar melihat adanya api di lantai dua rumah milik warga bernama Leni (90).

    “Api diketahui oleh tetangga sekitar yang melihat adanya api di lantai dua rumah Ibu Leni berusia 90 tahun. Lalu warga sekitar menghubungi pihak pemadam kebakaran untuk meminta pertolongan pemadaman,” jelas Muchtar.

    Sudin Gulkarmat Jakarta Timur masih menyelidiki penyebab kebakaran rumah tersebut. Tidak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa kebakaran ini.

    Sumber : Antara

  • Pemkab Pulau Seribu latih UMKM olah makanan khas

    Pemkab Pulau Seribu latih UMKM olah makanan khas

    Jakarta (ANTARA) –

    Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu melatih puluhan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk mengolah makanan khas di daerah setempat.

    “Ada 35 pelaku ekonomi yang mengikuti pelatihan dan ini langkah konkret dalam mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif di wilayah pesisir,” kata Plt Kepala Seksi Atraksi, Pemasaran dan Ekonomi Kreatif Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Sudin Parekraf) Kepulauan Seribu, M. Rahmat Kurniawan di Jakarta, Jumat.

    Dalam pelatihan ini, ia menjelaskan, pelaku usaha diajarkan mengolah makanan khas Kepulauan Seribu kemudian mengembangkan pemasaran Wisata Tirta yakni pameran atau kegiatan yang menampilkan berbagai destinasi wisata yang berhubungan dengan air seperti pantai, danau, sungai, atau mata air.

    Selanjutnya, pembuatan jajanan bergizi dan higienis, serta melatih peserta dalam mendisain kemasan produk.

    “Semoga materi-materi ini mampu menginspirasi peserta untuk terus berinovasi dan meningkatkan daya saing produk lokal,” kata dia.

    Sementara itu, Wakil Camat Kepulauan Seribu Utara, Yulihardi mengatakan bahwa pelatihan itu menyentuh langsung para pelaku UMKM dan ekonomi kreatif lokal.

    Ia mengatakan di Kecamatan Kepulauan Seribu Utara terdapat tiga kelurahan yaitu Pulau Panggang, Pulau Harapan dan Pulau Kelapa dan masing-masing dengan keunikan produk dan potensi kearifan lokal yang dimiliki.

    Bahkan di Pulau Kelapa Dua dan Pulau Sabira, lanjutnya ada sentuhan budaya Bugis-Makassar yang kuat, termasuk dalam di bidang kuliner.

    “Kami berharap potensi ini dapat digali dan menghadirkan jajanan atau kuliner khas Kepulauan Seribu yang mampu menarik wisatawan dan menggerakkan industri kreatif” kata dia.

    Pewarta: Mario Sofia Nasution
    Editor: Edy Sujatmiko
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Damkar berhasil padamkan kebakaran di Tamansari Jakbar

    Damkar berhasil padamkan kebakaran di Tamansari Jakbar

    Jakarta (ANTARA) – Petugas pemadam kebakaran berhasil memadamkan kebakaran rumah yang terjadi di Jalan Lada Dalam No. 1, RT 05/RW 06, Pinangsia, Tamansari, Jakarta Barat, Kamis sore.

    Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Syarifudin menyebutkan tidak ada korban luka atau pun korban jiwa dalam kebakaran tersebut.

    “Tidak ada korban dalam kebakaran tersebut,” kata Syarif dalam pesan singkat di Jakarta, Kamis malam.

    Kebakaran yang terjadi sekira pukul 17.00 WIB itu rampung dipadamkan pada pukul 17.44 WIB.

    Sudin Gulkarmat Jakbar menerjunkan tujuh unit mobil pemadam dengan 35 personel untuk memadamkan ‘si jago merah’.

    Dalam video yang diterima ANTARA, nampak warga memadati area sekitar rumah yang terbakar.

    Beberapa warga pun turut membantu petugas memegang selang air pemadam. Kobaran api tidak kelihatan dari objek rumah. Namun demikian, asap kebakaran masih mengepul ke udara.

    Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan mengenai jumlah jiwa yang menempati rumah tersebut.

    Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • SDA Jaksel imbau warga tak tempati bantaran kali karena rawan banjir

    SDA Jaksel imbau warga tak tempati bantaran kali karena rawan banjir

    Jakarta (ANTARA) – Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan mengimbau warganya agar tak tinggal di daerah bantaran kali karena rawan terkena banjir.

    “Imbauannya jangan menempati di bantaran kali, apalagi ini adalah rawan banjir tentunya harus perlu kita waspadai,” kata Kepala Sudin SDA Jakarta Selatan Santo kepada wartawan di Jakarta, Rabu.

    Dengan adanya imbauan itu diharapkan menjadi pertimbangan bagi warga untuk mencari tempat tinggal yang lebih aman.

    “Kita kasihan kalau melihat warga kita kebanjiran. Artinya, ada ‘tamu tak diundang, datang’,” ujarnya.

    Sudin SDA Jaksel tengah melakukan pengerukan kali di tujuh lokasi, yakni Kali Grogol (depan Mayapada), Kali Jelawe (Kebayoran Baru), Kali Ciliwung (Tebet), Kali Cideng (Tebet), Waduk L dan Waduk Filter (Ragunan), serta saluran penghubung (Phb) Pelita (Cilandak).

    Ke depannya, SDA Jakarta Selatan akan menyasar Kali Ciliwung segmen lainnya untuk melakukan pengerukan kali.

    Pemkot Jaksel berkomitmen untuk menggencarkan pengerukan kali untuk memastikan air di kali dan saluran bisa mengalir dengan lancar.

    Selain itu, menggencarkan pembuatan sumur resapan melalui “Gerakan Menabung Air” untuk mencegah potensi banjir di Jaksel. Gerakan ini menjadi salah satu solusi strategis dalam mengurangi risiko banjir dan sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan.

    Pewarta: Luthfia Miranda Putri
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.