Tag: Sudin

  • Pemkot Jaksel uji emisi gratis 127 kendaraan bermotor di kantor wali kota

    Pemkot Jaksel uji emisi gratis 127 kendaraan bermotor di kantor wali kota

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) melalui Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) melakukan uji emisi gratis terhadap 127 unit kendaraan bermotor di kantor Wali Kota Jaksel.

    Kegiatan uji emisi itu dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kualitas udara dan memastikan kendaraan yang beroperasi memenuhi standar emisi yang berlaku.

    “Kami menjangkau 127 unit kendaraan baik roda dua, roda empat berbahan bakar bensin dan solar,” kata Kepala Seksi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) Suku Dinas LH Jakarta Selatan, Tuty Ernawati Sapardin di Jakarta, Jumat.

    Tuty mengatakan dari jumlah tersebut, masih didapati delapan unit kendaraan tidak lulus uji emisi dengan rincian enam kendaraan roda dua dan dua kendaraan roda empat berbahan bakar solar.

    “Bagi yang tidak lulus uji emisi, kami berikan imbauan untuk melakukan servis berkala kendaraannya,” ucapnya.

    Adapun uji emisi di kantor wali kota ini sudah kali kedua digelar selama 2025.

    Pada Februari 2025 lalu, uji emisi mampu menjangkau 170 kendaraan umum maupun kendaraan dinas operasional.

    Salah satu warga bernama Tiyo mengapresiasi penyelenggaraan uji emisi gratis yang rutin dilakukan. Pasalnya, selain dapat mengurangi polusi udara, uji emisi juga dapat mengontrol kondisi kendaraan.

    “Alhamdulillah kendaraan saya lulus uji emisi. Saya ucapkan terima kasih kepada Sudin LH karena sudah menjalankan program ini dengan baik,” ujar Tiyo.

    Pewarta: Luthfia Miranda Putri
    Editor: Ade irma Junida
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • 65 personel berupaya padamkan kebakaran rumah di Pulogebang Jaktim

    65 personel berupaya padamkan kebakaran rumah di Pulogebang Jaktim

    Ilustrasi – Personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur memadamkan kebakaran rumah dan kios di Jalan Dukuh V RT 06/RW 05, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (11/6/2025). ANTARA/HO-Sudin Gulkarmat Jakarta Timur.

    65 personel berupaya padamkan kebakaran rumah di Pulogebang Jaktim
    Dalam Negeri   
    Editor: Calista Aziza   
    Jumat, 11 Juli 2025 – 10:40 WIB

    Elshinta.com – Sebanyak 65 personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur dikerahkan untuk memadamkan kebakaran rumah di Jalan Rawa Kuning RT07/RW 07, Pulogebang, Kecamatan Cakung.

    “Sebanyak 13 unit mobil pemadam kebakaran dan 65 personel Gulkarmat Jakarta Timur dikerahkan untuk memadamkan api,” kata Kepala Sudin Gulkarmat Jakarta Timur Muchtar Zakaria saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

    Muchtar menyebut, informasi kebakaran disampaikan oleh salah satu warga sekitar melalui call center Dinas Gulkarmat Jakarta pada pukul 06.38 WIB.

    Lalu, pihak Sudin Gulkarmat Jakarta Timur langsung menuju tempat kejadian perkara bersama satu unit pemadam kebakaran untuk pengerahan awal.

    “Kami terima kabar pukul 06.38 WIB, terus tiba di lokasi sekitar pukul 06.50 WIB. Awal pemadaman kami lakukan pukul 06.51 WIB,” ujar Muchtar.

    Dia menyebut, saat ini pihaknya terus berupaya untuk memadamkan api agar tak semakin merambat ke bangunan lainnya, sekaligus meminimalisir kerugian.

    “Status kebakaran saat ini situasi kuning, api dilokalisir pukul 07.14 WIB. Saat ini sudah proses pendinginan,” ucap Muchtar.

    Api diduga akibat adanya arus pendek listrik (korsleting), namun belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran dan total kerugian yang melanda rumah itu.

    Sumber : Antara

  • Jakpus keruk endapan lumpur di enam titik lokasi Sungai Ciliwung

    Jakpus keruk endapan lumpur di enam titik lokasi Sungai Ciliwung

    Jakarta (ANTARA) – Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Pusat terus melakukan pengerukan endapan lumpur di enam titik lokasi di aliran Sungai Ciliwung.

    “Beberapa lokasi pengerukan di antaranya segmen Pasar Baru mulai dari Jalan Juanda hingga JPO Pasar Baru dan dilanjutkan hingga Air Mancur sepanjang 500 meter,” kata Kepala Seksi Pemeliharaan Drainase Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Pusat, Citrin Indriati dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

    Kemudian, dari Jembatan Merah hingga ke Jalan Pangeran Jayakarta sepanjang 350 meter. Lalu, dari kawasan Manggarai hingga menuju ke Kanal Banjir Barat (KBB) yang dibagi menjadi dua segmen yakni aliran Sungai Ciliwung dari Manggarai hingga Jalan Sukabumi, Menteng Tunggulun sepanjang 800 meter.

    “Serta pengerukan Sungai Ciliwung di Jalan Tenaga Listrik, Tanah Abang hingga Jalan KS Tubun yang mengarah ke aliran KBB,” katanya.

    Menurut dia, pengerukan juga dilakukan di Lampu Merah Harmoni hingga ke Jalan Veteran sepanjang 450 meter dan di belakang Makostrad TNI sepanjang 150 meter.

    “Endapan lumpur yang dikeruk di beberapa titik kedalamanan sekitar dua hingga tiga meter,” ucapnya.

    Menurutnya, pengerukan ini untuk menambah kapasitas daya tampung Sungai Ciliwung yang melintasi Jakarta Pusat, sehingga mampu menampung aliran air hujan dari saluran permukiman dan penghubung.

    Untuk mendukung proses pengerukan sungai ini, Sudin SDA Jakpus juga mengerahkan belasan alat berat dan ‘dump truck’.

    “Pengangkutan endapan lumpur dilakukan pada malam hari,” ujarnya.

    Pewarta: Ilham Kausar
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Penyebab kebakaran rumah di Pulogebang Jaktim diduga dari kompor

    Penyebab kebakaran rumah di Pulogebang Jaktim diduga dari kompor

    Jakarta (ANTARA) – Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur mengungkapkan, penyebab kebakaran dua unit rumah dan enam unit kontrakan di Pulogebang, Cakung, diduga berasal dari kompor.

    “Objek yang terbakar dua rumah dan enam kontrakan. Diduga api berasal dari kompor,” kata Kepala Sudin Gulkarmat Jakarta Timur Muchtar Zakaria saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

    Muchtar menyebut, api berasal dari salah satu rumah yang pemiliknya sedang memasak air, kemudian ditinggal keluar.

    “Kalau menurut keterangan, pemilik rumah sedang masak air, kemudian ditinggal keluar,” ucap Muchtar.

    Muchtar menyebut, informasi kebakaran disampaikan oleh salah satu warga sekitar melalui call center Dinas Gulkarmat Jakarta pada pukul 06.38 WIB.

    Lalu, pihak Sudin Gulkarmat Jakarta Timur langsung menuju tempat kejadian perkara bersama satu unit pemadam kebakaran untuk pengerahan awal.

    “Kami terima kabar pukul 06.38 WIB, terus tiba di lokasi sekitar pukul 06.50 WIB. Awal pemadaman kami lakukan pukul 06.51 WIB,” ujarnya.

    Status kebakaran saat ini sudah selesai. Api dilokalisir pukul 07.14 WIB, dan proses pemadaman api pukul 07.55 WIB.

    Sebanyak 13 unit mobil pemadam kebakaran dan 65 personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur dikerahkan untuk memadamkan kebakaran rumah di Jalan Rawa Kuning RT 07/RW 07, Pulogebang tersebut.

    Tidak ada korban jiwa akibat kebakaran tersebut, namun belum bisa diprediksi berapa kerugiannya.

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Jakpus optimistis pengerukan anak Kali Krukut selesai akhir 2025

    Jakpus optimistis pengerukan anak Kali Krukut selesai akhir 2025

    Jakarta (ANTARA) – Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Pusat optimistis pengerukan anak Kali Krukut dapat diselesaikan pada akhir tahun 2025 sebagai upaya mengatasi persoalan banjir di wilayahnya.

    “Kami optimistis secara bertahap pengerukan anak kali Krukut sepanjang satu kilometer diselesaikan hingga akhir tahun 2025,” kata Kepala Seksi Pemeliharaan Drainase Sudin SDA Jakarta Pusat, Citrin Indriati dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

    Menurut dia, panjang pengerukan kali sekitar satu kilometer itu dimulai dari Jalan Lontar Raya atau samping kantor Kelurahan Kebon Melati hingga Pintu Air Krukut.

    “Pengerukan aliran anak Kali Krukut yang memiliki panjang sekitar satu kilometer dengan kedalaman dua hingga tiga meter,” ujarnya.

    Citrin juga menjelaskan banyaknya bangunan permukiman warga yang berdiri di atas bantaran anak Kali Krukut, Kelurahan Kebon Melati, Tanah Abang membuat beberapa titik pengerukan dilakukan secara manual.

    “Kami juga terjunkan 20 petugas biru dalam melakukan pengerukan kali secara manual,” kata dia.

    Dia menjelaskan kendala besar yang dihadapi saat pengerukan di aliran anak Kali Krukut segmen Jalan Lontar Raya hingga pintu air Krukut, yakni tidak adanya jalan inspeksi dan banyak jembatan penghubung serta jamban, sehingga menyulitkan mobilitas alat berat spider untuk beroperasi mengeruk,” ucapnya.

    Tak hanya itu, Sudin SDA Jakpus juga akan membangun empat pintu air kecil di sepanjang aliran Kali Krukut yang belum dipasang “sheet pile” untuk mengatasi banjir di permukiman warga Karet Tengsin dan Benhil.

    “Kami juga akan meninggikan parapet atau tanggul sepanjang 400 meter di sepanjang aliran Kali Krukut yang belum rampung dipasang sheet pile,” jelas Citrin.

    Dia menambahkan pihaknya tengah berkoordinasi dengan aparatur kelurahan dan kecamatan agar warga di sepanjang bantaran anak Kali Krukut menutup jamban pembuangan air besar di dalam aliran air.

    Pewarta: Ilham Kausar
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Pemkot Jaktim cabut pentil dan angkut kendaraan parkir liar di trotoar

    Pemkot Jaktim cabut pentil dan angkut kendaraan parkir liar di trotoar

    Personel Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur melakukan operasi cabut pentil di atas trotoar Jalan Raya Pondok Kopi, Malaka Jaya, Jakarta Timur, Selasa (8/7/2025). ANTARA/Ho-Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur

    Pemkot Jaktim cabut pentil dan angkut kendaraan parkir liar di trotoar
    Dalam Negeri   
    Editor: Novelia Tri Ananda   
    Rabu, 09 Juli 2025 – 08:37 WIB

    Elshinta.com – Pemerintah Kota Jakarta Timur melakukan Operasi Cabut Pentil dan mengangkut kendaraan yang parkir liar atau sembarangan di atas trotoar Jalan Raya Pondok Kopi, Malaka Jaya, Jakarta Timur.

    “Sebanyak 28 kendaraan kami tertibkan saat operasi penindakan kendaraan yang parkir di atas trotoar Jalan Raya Pondok Kopi Malaka Jaya, tepatnya di samping RS Pondok Kopi,” kata Kepala Suku Dinas (Kasudin) Perhubungan Jakarta Timur, Renny Dwi Astuti saat dihubungi di Jakarta, Rabu.

    Sebanyak 28 kendaraan yang ditertibkan pada Selasa (8/7) terdiri dari delapan kendaraan yang dikenakan Berita Acara Pemeriksaan (BAP), 10 kendaraan diangkut menggunakan mobil derek jaring dan 10 kendaraan lainnya dicabut pentilnya.

    Kendaraan yang diangkut tersebut kemudian dinaikkan ke atas mobil derek dan dibawa ke kantor Suku Dinas (Sudin) Perhubungan setempat untuk proses lebih lanjut. Operasi Cabut Pentil (OCP) menyasar Jalan Raya Pondok Kopi karena adanya laporan mengenai banyaknya parkir liar di kawasan Pondok Kopi.

    Parkir liar menyebabkan penyempitan badan jalan, kemacetan dan mengganggu kelancaran lalu lintas di sekitar wilayah tersebut.

    “Operasi tentunya merupakan bagian dari upaya penegakan hukum terhadap pelanggaran parkir liar, sekaligus memastikan trotoar tetap dapat difungsikan sebagai ruang pejalan kaki,” ujar Renny.

    Penindakan berlangsung dalam situasi yang kondusif tanpa adanya perlawanan dari pemilik kendaraan. Sudin Perhubungan juga sudah mengatur jadwal untuk melakukan penindakan parkir liar di wilayah Jakarta Timur yang berbeda-beda dan secara rutin dilakukan untuk menjaga keamanan serta kenyamanan bersama.

    Renny berharap penertiban ini bisa memberikan efek jera agar pengendara motor tidak lagi parkir di kawasan jalan tersebut. Dia juga meminta masyarakat memanfaatkan parkir resmi yang ada di area setempat.

    “Marilah kita wujudkan bersama trotoar yang steril agar perjalan kaki dapat berjalan secara selamat, aman dan nyaman. Mari kita hormati sesama pengguna jalan dengan mematuhi peraturan yang ada,” ucap Renny.

    Sumber : Antara

  • Jaktim cabut pentil dan angkut kendaraan yang parkir liar di trotoar

    Jaktim cabut pentil dan angkut kendaraan yang parkir liar di trotoar

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Kota Jakarta Timur melakukan Operasi Cabut Pentil dan mengangkut kendaraan yang parkir liar atau sembarangan di atas trotoar Jalan Raya Pondok Kopi, Malaka Jaya, Jakarta Timur.

    “Sebanyak 28 kendaraan kami tertibkan saat operasi penindakan kendaraan yang parkir di atas trotoar Jalan Raya Pondok Kopi Malaka Jaya, tepatnya di samping RS Pondok Kopi,” kata Kepala Suku Dinas (Kasudin) Perhubungan Jakarta Timur, Renny Dwi Astuti saat dihubungi di Jakarta, Rabu.

    Sebanyak 28 kendaraan yang ditertibkan pada Selasa (8/7) terdiri dari delapan kendaraan yang dikenakan Berita Acara Pemeriksaan (BAP), 10 kendaraan diangkut menggunakan mobil derek jaring dan 10 kendaraan lainnya dicabut pentilnya.

    Kendaraan yang diangkut tersebut kemudian dinaikkan ke atas mobil derek dan dibawa ke kantor Suku Dinas (Sudin) Perhubungan setempat untuk proses lebih lanjut.

    Operasi Cabut Pentil (OCP) menyasar Jalan Raya Pondok Kopi karena adanya laporan mengenai banyaknya parkir liar di kawasan Pondok Kopi.

    Parkir liar menyebabkan penyempitan badan jalan, kemacetan dan mengganggu kelancaran lalu lintas di sekitar wilayah tersebut.

    “Operasi tentunya merupakan bagian dari upaya penegakan hukum terhadap pelanggaran parkir liar, sekaligus memastikan trotoar tetap dapat difungsikan sebagai ruang pejalan kaki,” ujar Renny.

    Penindakan berlangsung dalam situasi yang kondusif tanpa adanya perlawanan dari pemilik kendaraan.

    Sudin Perhubungan juga sudah mengatur jadwal untuk melakukan penindakan parkir liar di wilayah Jakarta Timur yang berbeda-beda dan secara rutin dilakukan untuk menjaga keamanan serta kenyamanan bersama.

    Renny berharap penertiban ini bisa memberikan efek jera agar pengendara motor tidak lagi parkir di kawasan jalan tersebut. Dia juga meminta masyarakat memanfaatkan parkir resmi yang ada di area setempat.

    “Marilah kita wujudkan bersama trotoar yang steril agar perjalan kaki dapat berjalan secara selamat, aman dan nyaman. Mari kita hormati sesama pengguna jalan dengan mematuhi peraturan yang ada,” ucap Renny.

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Lubang Galian Kabel di Pondok Gede Makan Korban, Ibu dan Bayi Tercebur Nyaris Tenggelam

    Lubang Galian Kabel di Pondok Gede Makan Korban, Ibu dan Bayi Tercebur Nyaris Tenggelam

    JAKARTA – Seorang ibu sambil menggendong bayi dilaporkan terjatuh ke dalam lubang ‘main hole’ bekas proyek galian penempatan kabel udara di Jalan Raya Pondok Gede, tepatnya di seberang terminal Pinang Ranti, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur.

    Lubang galian itu ditemukan tanpa penutup sehingga warga yang melintas dapat dengan mudah terjautuh atau tercebur ke dalam lubang tersebut. Wanita itu terjatuh saat berjalan kaki, hingga sekujur tubuhnya basah terendam air.

    Kejadian itu pun direkam oleh kamera amatir warga dan viral di media sosial, kejadian juga menuai kecaman dari masyarakat kepada pemerintah.

    Berdasarkan unggahan akun Instagram @info.jakartatimur, kejadian terjadi pada Senin malam, 7 Juli sekitar pukul 20.55 WIB.

    “Gara-gara galian lobang gak kelihatan ada yang nyemplung ke dalam, sampai seleher. Ini galiannya gak ditutup,” kata warga perekam video tersebut dikutip pada Selasa, 8 Juli.

    Lubang tanpa penutup tersebut diduga merupakan program milik Suku Dinas Bina Marga (Sudin BM) Jakarta Timur. Bahkan korban terjeblos ke dalam lubang berisi air sampai seleher orang dewasa.

    “Ada yang nyemplung ibu-ibu bawa anak kecil ke dalam galian kabel. Ini berbahaya gak ditutup, lubangnya gak ditutup ada yang nyemplung ke dalam,” katanya.

    Unggahan ini mendapat kecaman dari para netizen yang ditujukan kepada Gubernur DKI Jakarta.

    Akun @we.hanggs menulis akan melakukan aksi class action ketika melihat kejadian tersebut. “Gugat class action bisa kali,” tulisnya.

    Sementara akun @ayu_reyzz menulis “Proyek ga jelas..apalagi yg d jln raya Bogor…di diemin Ampe berbulan2 BKIN macett…pada ga becus urus jkt…mundur aja wirrrr”.

    Kritik lainnya juga ditulis akun @ajo.egitanjung19 menulis kritik yang ditujukan kepada Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

    “@pramonoanungw @si.rano gimana pak? Tanggung jawab kah? Tolong bgt proyek galian selesaikan cuman bikin macet, banjir, & infrastruktur jalan jadi rusak saja cuman hanya timbun asal-asalan tidak sempurna lagi jalan nya,” tulisnya.

    “@binamargadki,” tulis akun @dumb.kod.

    Sementara netizen @claaarkkk menulis kritik yang sama dengan para netizen lainnya.

    “Hadeh kalau begini bingung mau pukul siapa kocak lu @pramonoanungw”.

    Terkait kejadian tersebut, Kepala Suku Dinas Bina Marga (Kasudin BM) Jakarta Timur, Benhard Hutajulu belum menjawab saat dikonfirmasi VOI pada Selasa pagi, 8 Juli.

  • 40 personel berupaya padamkan kebakaran rumah di Pasar Rebo Jaktim

    40 personel berupaya padamkan kebakaran rumah di Pasar Rebo Jaktim

    Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur memadamkan kebakaran rumah di Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Selasa (8/7/2025). ANTARA/HO-Sudin Gulkarmat Jakarta Timur.

    40 personel berupaya padamkan kebakaran rumah di Pasar Rebo Jaktim
    Dalam Negeri   
    Editor: Calista Aziza   
    Selasa, 08 Juli 2025 – 14:38 WIB

    Elshinta.com – Sebanyak 40 personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur dikerahkan untuk memadamkan kebakaran rumah di Pekayon, Pasar Rebo.

    “Sebanyak delapan unit mobil pemadam kebakaran dan 40 personel Gulkarmat Jakarta Timur kami kerahkan untuk memadamkan api,” kata Kepala Sudin Gulkarmat Jakarta Timur Muchtar Zakaria saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.

    Muchtar menyebutkan, informasi kebakaran disampaikan oleh salah satu warga sekitar melalui call center Dinas Gulkarmat Jakarta pada pukul 10.00 WIB.

    Lalu, pihak Sudin Gulkarmat Jakarta Timur langsung menuju tempat kejadian perkara bersama satu unit pemadam kebakaran untuk pengerahan awal.

    “Kami terima kabar pukul 10.00 WIB, terus tiba di lokasi sekitar pukul 10.08 WIB. Awal pemadaman kami lakukan pukul 10.09 WIB,” ujar Muchtar.

    Muchtar menyebut, pihaknya terus berupaya untuk memadamkan api agar tak semakin merambat ke bangunan lainnya, sekaligus meminimalisir kerugian.

    “Status kebakaran saat ini situasi kuning, api dilokalisir pukul 10.16 WIB, sudah proses pendinginan pukul 10.21 WIB,” ucap Muchtar.

    Belum diketahui penyebab dan kerugian akibat kebakaran yang melanda rumah di Jalan Saorma Kelurahan Pekayon tersebut.

    Sumber : Antara

  • Jakbar operasikan pompa apung tangani banjir di Puri Kembangan

    Jakbar operasikan pompa apung tangani banjir di Puri Kembangan

    Jakarta (ANTARA) – Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Barat mengoperasikan pompa apung untuk mengurangi genangan banjir di lampu merah Puri Kembangan, Jakarta Barat, yang diperkirakan mencapai 60 sentimeter (cm), Selasa.

    “Kita sudah tempatkan pompa apung di titik-titik banjir, termasuk di TL (Traffic Light) Puri Kembangan,” ujar Kasudin SDA Jakbar Purwanti Suryandari kepada ANTARA di Jakarta, Selasa.

    Purwanti menuturkan, banjir di area itu imbas luapan Kali Angke akibat hujan deras yang terjadi sejak Senin (7/7/) malam.

    “Itu (banjir) kan karena luapan (Kali) Angke,” ujar Purwanti.

    Pantauan ANTARA di lokasi pada pukul 12.00 WIB, dua unit pompa apung itu masing-masing berkapasitas 5 liter per detik.

    Dua pompa itu ditempatkan pada sisi jalan, menyedot banjir yang menggenang di kolong ring road, lalu mengalirkannya ke pembuangan yang kembali mengarah ke Kali Angke.

    “Ini kapasitas 5 liter per detik. Satu unit dari Satpel Kembangan, satu unit lagi perbantuan dari Satpel Grogol Petamburan. Kita udah operasi sejak jam 07.00 WIB, tadi pagi,” jelas petugas Sudin SDA Jakbar, Ahmad Yani di lokasi.

    Dua unit pompa itu dioperasikan oleh sekitar 10 orang petugas biru.

    Menurut Ahmad, banjir di Puri Kembangan diakibatkan oleh luapan Kali Angke yang ketinggiannya terus naik, dari yang sebelumnya 325 sentimeter (cm) dari dasar kali hingga kini mencapai 382 cm, akibat hujan deras pada Senin (7/7) malam.

    “Hari kan udah berhenti hujannya. Kita lihat lagi sebentar, semoga enggak hujan lagi,” tuturnya.

    Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.