Tag: Sudin

  • Jakbar kembali kerahkan 300 personel bersihkan puing kebakaran Tambora

    Jakbar kembali kerahkan 300 personel bersihkan puing kebakaran Tambora

    Jakarta (ANTARA) – Sebanyak 300 petugas gabungan Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat membersihkan puing-puing bekas kebakaran di RW 02 Duri Utara, Tambora, pada Minggu.

    Pembersihan itu dilakukan untuk kali keduanya pasca kebakaran di lingkungan RW 02 Kelurahan Duri Utara.

    “Kerja bakti yang kedua ini lebih efektif lagi. Karena jumlah (personel) lebih banyak, serta melibatkan banyak instansi terkait lainnya. Kendaraan angkut juga relatif banyak,” ujar Camat Tambora, Holi Susanto saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu.

    Pihaknya mengerahkan personel gabungan yang terdiri dari PPSU se-Kecamatan Tambora, Sudin Bina Marga, Sudin Pertamanan dan Hutan Kota, Sudin Lingkungan Hidup, Sudin Sumber Daya Air, BPBD, Satpol PP, serta masyarakat.

    “Kemudian ada juga delapan unit kendaraan truk, terdiri dari tiga truk Sudin Lingkungan Hidup, dua truk Sudin Bina Marga, serta tiga truk dari Sudin Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Barat,” ujar Holi.

    Holi mengatakan, kerja bakti ini dilakukan mengingat kondisi lingkungan pasca kebakaran yang dikhawatirkan berdampak pada timbulnya penyakit.

    Hal itu juga menyusul dua akses jalan yakni Jalan Duri Utara 1 dan 2 sudah dipenuhi tumpukan puing-puing kebakaran, bercampur sampah dari Pasar darurat Garuda.

    “Kami melakukan pembersihan karena bau yang tercium dari pemandangan yang sudah tidak baik lagi. Kalau ini tidak segera diangkut, maka akan dikhawatirkan timbul penyakit seperti inspeksi saluran pernapasan serta diare,” imbuhnya.

    Oleh karena itu, lanjut Holi, mengajak para petugas terutama masyarakat untuk melakukan kerja bakti, termasuk meruntuhkan sisa-sisa tembok yang hangus terbakar.

    Sementara itu, Lurah Duri Utara, Ari Kurnia mengatakan bahwa kerja bakti massal terbagi dalam beberapa zona. Zona 1, kata dia, membersihkan tumpukan puing-puing kebakaran di Jalan Duri Utara 2.

    Kemudian zona 2 membersihkan tumpukan puing-puing kebakaran di Jalan Duri Utara 1.

    “Zona 3, membersihkan tumpukan puing-puing kebakaran di area dalam, sekaligus meruntuhkan sisa-sisa tembok rumah warga yang terbakar,” tuturnya.

    Selanjutnya zona 4, membersihkan puing-puing kebakaran yang dikumpulkan masyarakat pada setiap gang atau jalan.

    Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
    Editor: Alviansyah Pasaribu
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • 10 Rumah di Pademangan Kebakaran, Diduga akibat Korsleting
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        26 Juli 2025

    10 Rumah di Pademangan Kebakaran, Diduga akibat Korsleting Megapolitan 26 Juli 2025

    10 Rumah di Pademangan Kebakaran, Diduga akibat Korsleting
    Editor
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Sebanyak 10 rumah di Jalan Ampera, Pademangan,
    Jakarta
    Utara terbakar pada Sabtu (26/7/2025) siang.
    Kasiops
    Sudin Gulkarmat Jakarta Utara
    Gatot Sulaeman mengatakan penyebab
    kebakaran
    tersebut diduga akibat
    korsleting listrik
    .
    “Dugaan penyebab korsleting listrik,” ujar Gatot dalam keterangannya, Sabtu.
    Gatot mengatakan awalnya warga bernama Jainul Fatah sedang berkumpul di gang melihat rumahnya terbakar.
    Jainul lalu berusaha memadamkan api yang semakin membesar. Akhirnya dia mendatangi pos pemadam kebakaran di Pademangan Barat sekitar pukul 11.40 WIB.
    Setelah menerima laporan, kata Gatot, pihaknya mengerahkan 24 mobil pemadam dengan 120 personel dan sampai di lokasi pukul 11.43 WIB.
    Kobaran api berhasil dipadamkan pukul 14.15 WIB.
    “Sudah padam, dapat diatasi oleh petugas,” kata Gatot.
    Akibat kebakaran tersebut, total kerugian ditaksir sekitar Rp 485 juta.
     
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Jakut turunkan produksi sampah 28,3 persen

    Jakut turunkan produksi sampah 28,3 persen

    Jakarta (ANTARA) –

    Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara mengklaim telah mampu menurunkan produksi sampah hingga 28,3 persen berdasarkan data dari Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) 2024.

    “Pengelolaan sampah di Jakarta Utara dilakukan secara menyeluruh, mulai dari hulu hingga hilir,” kata Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Utara, Edy Mulyanto saat menerima anggota DPRD Kalimantan Selatan di Jakarta, Jumat.

    Menurut dia, penurunan timbulan sampah di Jakarta Utara (Jakut) tersebut terjadi berkat kolaborasi aktif antara pemerintah, warga, dunia usaha dan komunitas.

    Beberapa program unggulan pengelolaan sampah di Jakut dalam menekan produksi sampah di wilayah setempat, dimulai dari pengelolaan sampah organik berbasis RW melalui komposting, pemanfaatan maggot dan “eco-enzyme” di 169 lokasi yang ada di Jakut.

    Kemudian sirkular ekonomi sampah melalui 579 unit bank sampah aktif dan pemilahan sampah rumah tangga yang telah diterapkan di 44.676 rumah.

    Selanjutnya, kolaborasi dengan pelaku usaha hotel, restoran dan kafe (horeka) dan fasilitas komunal di kelurahan percontohan. “Kami tidak bisa berjalan sendiri,” katanya.

    Selain itu, sarana infrastruktur Tempat Pengolahan Sampah dengan prinsip Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R) dengan mesin pengolah sampah menjadi bahan bakar alternatif pabrik semen yang tersebar di enam kecamatan.

    Suku Dinas (Sudin) LH mengandalkan partisipasi semua pihak, mulai dari rumah tangga hingga sektor bisnis dan pengelolaan sampah adalah gerakan bersama.

    “Strategi pengelolaan sampah tahun 2025 yang telah membawa banyak perubahan positif,” katanya.

    Pemerintah Kota Jakarta Utara menerima kunjungan kerja Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan di Ruang Fatahillah, Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Jumat, untuk mempelajari lebih dalam sistem pengelolaan sampah organik yang telah sukses diterapkan dan menjadikan Jakut sebagai kota percontohan nasional.

    Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat mengapresiasi atas kepercayaan DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) untuk menjadikan Jakarta Utara sebagai tempat berbagi pengalaman.

    “Semoga apa yang kami lakukan di sini bisa memberi manfaat, tidak hanya untuk Jakarta Utara, tapi juga bagi Kalimantan Selatan,” kata dia.

    Wakil Ketua DPRD Kalimantan Selatan H Kartoyo mengatakan niat kuat untuk menyerap praktik terbaik dari Jakarta Utara.

    “Kami belajar bagaimana Jakarta Utara mengelola sampah, terlebih sudah menjadi contoh nasional dan hal-hal baik dari sini bisa kami terapkan di Kalimantan Selatan, khususnya dalam menyusun peta jalan pengelolaan sampah,” katanya.

    Pewarta: Mario Sofia Nasution
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Jakbar telah salurkan 618 alat bantu difabel tahun ini

    Jakbar telah salurkan 618 alat bantu difabel tahun ini

    Jakarta (ANTARA) – Suku Dinas Sosial Jakarta Barat telah mendistribusikan atau menyalurkan sebanyak 618 alat bantu fisik (ABF) bagi warga difabel di wilayah tersebut sejak Januari hingga Juli 2025.

    Kepala Suku Dinas Sosial (Kasudinsos) Jakarta Barat Suprapto menyebutkan bahwa penyaluran ratusan ABF itu telah dilakukan sejak Senin (17/3) sampai Jumat.

    “ABF yang sudah terdistribusi itu 438 kursi roda dewasa, 21 kursi roda anak, 144 ‘hearing aid’, 15 tongkat kaki tiga,” kata Suprapto di Jakarta.

    Penyaluran bakal terus dilakukan sampai akhir tahun 2025 lantaran masih ada ABF yang belum tersalurkan melalui anggaran tahun ini. “Penyaluran dilakukan sampai akhir tahun 2025,” tutur Suprapto.

    Suprapto mengungkapkan bahwa warga difabel di Jakbar bisa mengajukan bantuan alat bantu disabilitas ke Sudinsos melalui RT/RW setempat. “Warga yang bersangkutan (difabel) minta pengantar dari RT/RW setempat,” kata Suprapto.

    Suprapto mengatakan, dari RT/RW, pengantar dari warga difabel yang mengajukan akan dilanjutkan ke kelurahan, dan pihak kelurahan akan mengeluarkan surat pengantar masyarakat (Surat PM 1) yang ditujukan ke Sudinsos.

    “Setelah itu sudin akan menugaskan Kasatpel kecamatan untuk berkunjung ke yang bersangkutan dan jika benar warga tidak mampu dan benar sakit (difabel) maka kursi roda akan diberikan kepada yang bersangkutan,” kata Suprapto.

    Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Jakbar kembali tanam pohon di wilayah Grogol Petamburan

    Jakbar kembali tanam pohon di wilayah Grogol Petamburan

    Jakarta (ANTARA) – Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Barat kembali menanam 10 pohon jenis tabebuya di bantaran Banjir Kanal Barat (BKB), Jalan Latumeten RT 07/RW 01, Jelambar Baru, Grogol Petamburan, pada Jumat.

    “Penanaman pohon itu dalam upaya mengurangi dampak perubahan iklim,” ujar Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Barat, Dirja Kusuma di Jakarta, Jumat.

    Menurut dia, pohon yang ditanam, selain untuk penghijauan, juga berperan dalam mengatasi polusi udara yang dihasilkan dari gas buang kendaraan serta mengurangi konsentrasi gas rumah kaca yang menjadi penyebab pemanasan global.

    “Kami tanam pohon pada lahan kosong yang menjadi aset pemerintah daerah. Selain sebagai penghijauan, juga dapat meningkatkan kualitas udara sekaligus menjaga dan memanfaatkan aset-aset milik pemerintah secara optimal,” kata dia.

    Dirja Kusuma menuturkan, pihaknya menanam 10 pohon tabebuya dengan rata-rata 2-3 meter. Pohon itu ditanam pada areal lahan seluas kurang lebih 100 meter dengan jarak tanam sekitar 2-3 meter.

    “Untuk perawatannya diserahkan pada PJLP Sudin Tamhut Jakbar agar tumbuh dan berkembang,” katanya.

    Ia berharap dengan dilakukan penanaman pohon secara rutin tentunya akan menambah ruang-ruang terbuka hijau di Jakarta Barat.

    “Kami terus menanam secara rutin pada wilayah yang masih kurang penghijauan dan pastinya kami terus melibatkan dan mengajak warga untuk meningkatkan kesadaran terkait penghijauan lingkungan,” katanya.

    Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Pemkot Jakut perbaiki jaringan lampu PJU usai aksi pencurian kabel

    Pemkot Jakut perbaiki jaringan lampu PJU usai aksi pencurian kabel

    Jakarta (ANTARA) –

    Suku Dinas Bina Marga Jakarta Utara memperbaiki jaringan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jalan Jampea, Kelurahan/Kecamatan Koja usai aksi pencurian kabel lampu itu oleh sejumlah orang.

    “Saat ini kondisi lampu PJU sudah normal menyala. Telah kita perbaiki jaringan dengan menggunakan kabel “twisted” ukuran 4×16 milimeter,” kata Kepala Seksi Prasarana dan Sarana Utilitas Kota dan Penerangan Jalan Umum Sudin Bina Marga Jakarta Utara, Untung Pitoyo di Jakarta, Kamis.

    Ia mengatakan lampu jalan yang sempat padam di kawasan tersebut akibat kabel-kabel di lokasi dicuri orang yang tidak bertanggungjawab, namun saat ini kembali berangsur normal.

    Sudin Bina Marga Jakut pun telah membuat tim patroli pada malam hari untuk memastikan tidak terjadi tindak kriminal pencurian kabel di kawasan tersebut.

    “Sebelumnya kami juga telah melaporkan kasus pencurian tersebut kepada polisi. Alhamdulillah, kemarin para pencuri itu sudah ditangkap dan diproses hukum,” ucapnya.

    Selain perbaikan lampu PJU, Sudin Bina Marga Jakarta Utara juga telah melakukan perbaikan trotoar yang sempat dirusak oleh para pencuri.

    “Saat ini kondisi trotoar sudah rapi dan tertata,” kata dia

    Ia berharap dengan perbaikan lampu PJU dan trotoar ini dapat meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, khususnya pada malam hari.

    “Mari kita jaga bersama fasilitas umum, termasuk lampu PJU demi kemaslahatan kita semua,” tegasnya.

    Sementara itu warga Tanjung Priok, Echa (38) mengaku kecewa dengan para pencuri kabel karena telah merusak fasilitas umum dan tindakannya telah merugikan banyak orang.

    “Setiap pulang kerja saya selalu lewat jalan itu, kalau malam memang sepi. Saya bersyukur Pasukan Kuning selalu gerak cepat apabila ada lampu PJU yang mati,” kata dia.

    Sebelumnya, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Utara menangkap tujuh pencuri kabel tembaga milik Sudin Bina Marga Jakut pada Rabu (23/7).

    “Ketujuh pelaku ini ditangkap karena tidak memiliki surat izin saat mengambil kabel tersebut,” kata Kepala Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Utara Kompol Onkoseno GS di Jakarta, Rabu.

    Ia mengatakan ketujuh pelaku telah dua kali melakukan pencurian kabel yakni pada Jumat (18/7) siang sekitar pukul 13.00 WIB dan Rabu (23/7) siang sekitar pukul 13.00 WIB.

    Ketujuh pelaku ini adalah MFA (29), IS (28), MY, (34) AF (26) JR (21) SB (26) dan SY (51).

    “Ketujuh pelaku ini ditangkap di Jalan Jampea samping Pintu Koja Jakarta Utara sekitar pukul 14.00 WIB,” kata dia.

    Pewarta: Mario Sofia Nasution
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Sudin Pendidikan Jaksel cabut KJP siswa yang tawuran di Pesanggrahan

    Sudin Pendidikan Jaksel cabut KJP siswa yang tawuran di Pesanggrahan

    Jakarta (ANTARA) – Suku Dinas (Sudin) Pendidikan Kota Administrasi Jakarta Selatan mencabut Kartu Jakarta Pintar (KJP) siswa yang terlibat dalam kasus tawuran di Pesanggrahan.

    “Kami tangani anak-anak yang bersekolah. Artinya, yang terlibat dalam tawuran itu dengan sanksi yang sesuai dengan Peraturan Gubernur No 110 Tahun 2021 yaitu pencabutan KJP,” kata Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Pendidikan Kecamatan Pesanggrahan, Kosar dalam konferensi pers di Polsek Pesanggrahan Jakarta, Rabu.

    Kosar mengatakan tujuh anak yang masih bersekolah itu akan diberikan sanksi mengenai kenakalan remaja seperti tawuran.

    Dia menegaskan tidak akan melakukan negosiasi, perundingan maupun musyawarah untuk siswa yang melakukan tindak kriminalitas terutama di Jakarta.

    “Karena mereka akan masih dalam proses belajar dan mereka yang melakukan tindakan kriminal sudah sesuai dengan aturan-aturan kami yaitu kami akan mencabut KJP-nya,” ucapnya.

    Nantinya, KJP akan dikembalikan sesuai hak-haknya setelah menjalani hukuman dan mereka juga akan diberikan bimbingan sesuai prosedur.

    Terkait kepemilikan senjata tajam, pihaknya akan menyerahkan anak-anak yang terlibat dalam kriminal ke Balai Permasyarakatan (Bapas).

    Pihak kepolisian menangkap sembilan pelaku tawuran yang menyerang warga di Jalan Palem, Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

    Peristiwa penyerangan ini terjadi pada Minggu (20/7) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB. Sembilan orang itu terdiri dari dua pemuda masuk kategori dewasa, sedangkan tujuh orang lainnya merupakan anak di bawah umur.

    Kelompok tersebut memiliki akun Instagram bernama @biangkerok69JKT dengan adminnya yang merupakan anak di bawah umur berinisial MNA.

    Atas perbuatannya, para pelaku disangkakan Pasal 358 KUHP mengatur tentang sanksi bagi pelaku penyerangan atau perkelahian yang mengakibatkan luka berat atau kematian, dengan ancaman maksimal dua tahun delapan bulan penjara.

    Lalu, Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang larangan kepemilikan senjata dengan hukuman penjara 10 tahun dan Pasal 28 ayat 2 juncto 45A ayat 2 Undang-Undang No 1 2024 tentang informasi dan transaksi elektronik dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan yang sifatnya menghasut dengan pidana paling lama enam tahun atau denda paling banyak Rp1 miliar.

    Pasal 78C juncto 80 ayat 1 dan 2 dan 3 Undang-Undang RI No 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan pidana paling lama 15 tahun atau denda paling banyak Rp3 miliar.

    Pewarta: Luthfia Miranda Putri
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Puing kebakaran Tambora Jakbar mulai dibersihkan

    Puing kebakaran Tambora Jakbar mulai dibersihkan

    Jakarta (ANTARA) – Petugas gabungan bersama warga mulai membersihkan puing-puing pascakebakaran di Duri Utara, Tambora, Jakarta Barat, Selasa.

    Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto menyebutkan bahwa petugas pembersihan dari Pemkot Jakbar telah diturunkan untuk kegiatan tersebut.

    “Udah mulai hari ini pembersihan. Kita sudah kerahkan petugas tadi di lokasi. Warga juga diminta untuk bersama-sama ikut bersih-bersih. Biar secara tuntas, biar enggak kotor, sampah-sampahnya juga enggak berantakan,” kata Uus saat dihubungi di Jakarta, Selasa.

    Sementara itu, Lurah Duri Utara, Ari Kurnia menyebutkan bahwa pembersihan hari ini difokuskan pada bangunan-bangunan di sepanjang dua ruas jalan.

    “Dan kerja bakti tersebut difokuskan utamanya itu adalah untuk di jalan besarnya. Jadi jalan besarnya itu adalah Jalan Duri Utara 1 dan Jalan Duri Utara 2. Itu untuk memastikan kondisinya bersih dari sisa sampah,” ujar Ari.

    Adapun pembersihan area perumahan yang terbakar bakal dilakukan setelah mitigasi selesai dilakukan, sehingga petugas serta warga aman dari reruntuhan.

    “Hari ini, dari Pak Camat menurunkan ratusan petugas dari 11 kelurahan dari Suku Dinas terkait, termasuk TNI dan Polri. Totalnya 185 personel. Kemudian untuk kendaraan pengangkut ada tiga unit truk dari Sudin Lingkungan Hidup,” kata Ari.

    Pembersihan dilakukan agar masyarakat bisa segera beraktivitas kembali.

    Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Korban kebakaran Tambora dapat bantuan dari Sudinsos Jakbar

    Korban kebakaran Tambora dapat bantuan dari Sudinsos Jakbar

    Jakarta (ANTARA) – Suku Dinas Sosial Jakarta Barat menyalurkan bantuan kebutuhan dasar bagi ratusan kebakaran di RW 02 Duri Utara, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Senin.

    Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Barat, Suprapto mengatakan bantuan kebutuhan dasar penyintas kebakaran secara simbolis diserahkan oleh Wali Kota Jakarta Barat, Uus Kuswanto kepada warga di Sekretariat warga RW 02 Duri Utara.

    “Bantuan kebutuhan dasar yang diberikan itu 24 karung beras, 10 kardus mie instan, 24 bungkus minyak goreng, 24 botol kecap, 100 ikan kaleng, 20 lembar pakaian training, 20 lembar daster dan 24 lembar handuk,” ujar Suprapto di lokasi, Senin.

    Selain itu 20 pasang sandal, 24 lembar pakaian dalam pria, 24 lembar pakaian dalam wanita beserta 24 bra, 24 lembar selimut, 20 stel pakaian muslim, 20 stel pakaian muslim wanita, 96 kardus biskuit, dan 16 kardus air mineral.

    Selain pemenuhan kebutuhan dasar, lanjut Suprapto, Sudin Sosial juga akan mengirimkan sebanyak 400 nasi kotak.

    “Pengiriman nasi boks akan dilakukan pada malam hari,” imbuhnya.

    Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
    Editor: Alviansyah Pasaribu
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Jaksel salurkan bantuan untuk terdampak kebakaran di Grogol Utara

    Jaksel salurkan bantuan untuk terdampak kebakaran di Grogol Utara

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) menyalurkan bantuan untuk terdampak kebakaran di Jalan Juraganan 1 RT 12 dan 13 RW 12, Grogol Utara, Kebayoran Lama, pada Minggu(20/7)

    “Bantuan dari Sudin Sosial Jaksel dan BPBD DKI Jakarta sudah diterima di posko pengungsian,” kata Kasudin Sosial Jakarta Selatan, Bernard Tambunan di Jakarta, Senin.

    Bernard mengatakan pihaknya menyiapkan 250 makanan siap saji untuk makan malam ratusan jiwa yang terdampak peristiwa ini.

    Dia menambahkan, bantuan makanan siap saji akan diberikan kepada penyintas kebakaran tiga kali sehari selama masa tanggap bencana hingga Rabu (23/7), sesuai permintaan kelurahan.

    “Masa tanggap bencana bisa diperpanjang atas permintaan lurah,” ungkapnya.

    Selain makanan siap saji, kata Bernard, pihaknya juga sudah menyalurkan bantuan sandang lainnya seperti handuk, selimut, tikar, pakaian dalam, pakaian anak anak, dewasa dan ibu, makanan bayi dan sebagainya.

    Sementara Lurah Grogol Utara, M Rasyid memaparkan, tenda pengungsian sudah didirikan di lapangan Badminton, Jalan Uranium , samping rumah Ketua RW 12.

    “Bantuan dari Sudin Sosial Jaksel dan BPBD DKI Jakarta sudah diterima di posko pengungsian,” ucap Rasyid.

    Ia menambahkan, kebakaran di Jalan Juraganan 1 RT 12 dan 13 /RW.12, Grogol Utara mengakibatkan 57 kepala keluarga (KK) atau 193 jiwa kehilangan tempat tinggal.

    Kerugian materi ditaksir sebanyak Rp703 juta.

    “Tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran. Kami hingga saat ini masih terus mendata korban,” ungkapnya.

    Pewarta: Luthfia Miranda Putri
    Editor: Edy Sujatmiko
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.