Tag: Soeharto

  • Keseruan Malam Tahun Baru 2025 di Jakarta, Air Mancur Menari sampai Kemunculan Prabowo
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        1 Januari 2025

    Keseruan Malam Tahun Baru 2025 di Jakarta, Air Mancur Menari sampai Kemunculan Prabowo Megapolitan 1 Januari 2025

    Keseruan Malam Tahun Baru 2025 di Jakarta, Air Mancur Menari sampai Kemunculan Prabowo
    Editor
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Pesta perayaan
    malam Tahun Baru 2025
    di sejumlah lokasi di Jakarta telah usai.
    Masyarakat pun menyambut tahun baru dengan penuh suka cita setelah menikmati berbagai pertunjukan hiburan yang memukau di sejumlah lokasi perayaan pergantian tahun.
    Berikut ini adalah sejumlah momen keseruan yang terjadi pada malam Tahun Baru 2025 di Jakarta:
    Salah satu daya tarik utama dalam perayaan tahun baru 2025 adalah pertunjukan “Air Mancur Menari” yang digelar di Monumen Nasional (Monas) pada Selasa (31/12/2024) malam.
    Ribuan warga memadati sisi barat Monas sejak pukul 20.30 WIB untuk menikmati atraksi spektakuler ini.
    Pertunjukan dibuka dengan alunan lagu “Tanah Airku”, diiringi semburan air mancur yang bergerak seirama dengan nada lagu. Irama musik yang semakin cepat mengalun dengan lagu-lagu riang, di antaranya “Rasa Sayange” dan “Jali-Jali” sehingga menambah semangat suasana.
    Aransemen musik yang dipimpin oleh Addie MS semakin meriah dengan permainan lampu warna-warni. Cahaya ungu, nila, merah muda, hijau, kuning, dan gradasi biru secara bergantian menerangi air mancur, menciptakan suasana yang menakjubkan.
    Tidak hanya menyembur ke atas dengan ketinggian yang presisi, air mancur juga bergerak maju mundur, seolah menari mengikuti irama musik.
    Penyemprot air yang tersebar di berbagai sudut menambah kemegahan pertunjukan, dengan semburan air yang muncul dari sisi kiri, kanan, dan tengah. Beberapa semburan air terlihat melampaui gedung Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang menjadi latar belakang Monas.
    Pada beberapa momen, bagian tengah air mancur membentuk pola menyerupai kipas, semakin memperindah pemandangan. Setelah sekitar 30 menit, pertunjukan ditutup dengan alunan lagu “Keroncong Kemayoran”.
    Banyak masyarakat yang terlihat mengabadikan momen tersebut dengan ponsel, sementara yang lainnya membawa anak-anak mereka untuk menikmati pertunjukan dari jarak lebih dekat.
    Pertunjukan musik koplo berhasil menghidupkan suasana malam Tahun Baru 2025 di Pantai Lagoon, Ancol, Jakarta Utara.
    Awalnya, perhatian para pengunjung tidak terfokus pada panggung yang terletak di pantai. Banyak dari mereka yang duduk santai di pinggir pantai, menikmati waktu bersama keluarga atau pasangan.
    Hanya sebagian kecil yang berdiri di dekat panggung, menikmati alunan musik yang mengalir. Namun, suasana segera berubah begitu lagu koplo mulai mengalun dari panggung.
    Seiring dengan irama musik yang menggugah, banyak pengunjung yang segera berbondong-bondong mendekati panggung.
    Panggung pun menjadi pusat perhatian. Para pengunjung yang sebelumnya hanya duduk, kini tak ragu untuk bernyanyi dan bergoyang mengikuti dentuman musik koplo yang energik.
    Mereka yang sudah berada di depan panggung sejak awal pun tak mempermasalahkan tempat duduk dan memilih untuk berdiri lebih dekat, merasakan kemeriahan secara langsung.
    Beberapa orang bahkan menggendong anak-anak mereka di leher, ikut serta berjoget bersama, terhanyut dalam irama musik yang memikat.
    Suasana semakin meriah dan gelora semangat para pengunjung semakin terasa saat pesta kembang api mulai berlangsung, menandai pergantian tahun dari 2024 ke 2025.
    Malam Tahun Baru 2025
    di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Menteng, Jakarta Pusat, berlangsung meriah dengan pertunjukan kembang api yang menghiasi langit dari berbagai sudut.
    Berdasarkan pantauan
    Kompas.com
    , kemeriahan pesta kembang api dimulai dengan hitungan mundur bersama untuk menyambut pergantian tahun dari 2024 ke 2025.
    Sorak-sorai warga yang hadir dalam acara “Semarak Jakarta Mendunia” yang digagas oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, menggema sepanjang area Bundaran HI.
    Antusiasme warga terlihat jelas saat mereka bersama-sama menghitung detik-detik terakhir tahun 2024. Banyak yang sudah mempersiapkan ponsel mereka, mengarahkan kamera untuk mengabadikan momen magis tersebut.
    Begitu hitungan mundur berakhir, kembang api mulai meluncur, memeriahkan langit malam Jakarta dengan ledakan warna-warni. Suara dentuman yang keras disambut dengan sorak kegembiraan dari ribuan warga yang hadir.
    Beberapa orang terlihat memeluk teman dan keluarga, sementara yang lainnya menutup mata dan berdoa, memanjatkan harapan untuk tahun yang baru. Momen ini juga menjadi kenangan indah bagi anak-anak yang hadir bersama orang tua mereka.
    Tak sedikit pria yang mengangkat anak-anak mereka di pundak, memastikan si kecil dapat menikmati pertunjukan dengan jelas. Tawa riang anak-anak dan senyum kebahagiaan orang tua tampak bersatu, dengan mereka menunjuk ke langit, menunjukkan sudut terbaik untuk menikmati keindahan kembang api.
    Malam itu, Bundaran HI tidak hanya dipenuhi oleh kembang api, tetapi juga oleh kehangatan kebersamaan. Semangat kegembiraan menyelimuti warga yang hadir, menandai awal tahun 2025 dengan penuh harapan dan keceriaan.
    Presiden Prabowo Subianto melintas di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Menteng, Jakarta Pusat, saat malam perayaan Tahun Baru 2025, Selasa malam, dengan mobil dinasnya.
    Ketua Umum Partai Gerindra tersebut menyapa warga yang tengah merayakan malam pergantian tahun baru di kawasan Bundaran HI.
    Berdasarkan pantauan Kompas.com, Prabowo melintas di Bundaran HI dari arah Sarinah menuju Sudirman sekitar pukul 19.03 WIB. Ia tampak berdiri di kursi penumpang mobil Pindad Maung berwarna putih yang atapnya terbuka.
    Prabowo mengenakan kemeja safari berlengan pendek berwarna krem. Pada awalnya, beberapa warga yang hadir tidak menyadari kehadiran Prabowo.
    “Ini ada apa?” tanya salah satu warga, merespons petugas kepolisian yang membuka jalan untuk rombongan Prabowo.
    Namun, setelah pengisi acara menyambut kedatangan Prabowo, warga langsung menghampiri dan menyambutnya. Prabowo tampak menyalami warga sambil melambaikan tangan kanannya.
    Terkadang, ia juga mengatupkan kedua telapak tangannya di depan dada sebagai tanda salam.
    Angin yang bertiup di Bundaran HI turut meniup rambut Prabowo sehingga menjadi sedikit berantakan.
    Menjelang detik-detik pergantian tahun, Prabowo kembali terlihat hadir di Bundaran HI.
    Awalnya sejumlah Polisi Militer (PM) dan pasukan pengamanan presiden (PM) meminta warga yang berkerumun di ujung Jalan Prof Moh Yamin membuka jalan.
    Warga berkumpul di jalan tersebut sambil menunggu momen pesta kembang api malam pergantian tahun.
    Melihat PM, Paspampres, dan sejumlah tentara yang hadir, warga pun bertanya-tanya akan ada siapa yang datang.
    Setalah jalan terbuka, Prabowo bersama Menteri Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya melintas membelah kerumunan warga.
    Prabowo dan Teddy disusul oleh rombongan Deddy Corbuzier, Titiek Soeharto, dan disusul Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto.
    Prabowo mengenakan kemeja batik berlengan panjang dan celana bahan hitam panjang.
    Mereka tiba di sekira pukul 23.57 WIB dan langsung diikuti oleh pesta kembang api.
    Prabowo lalu memasuki area pos polisi, disambut oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
    Kemudian, Prabowo bersama rombongan menyaksikan pesta kembang api di Bundaran HI yang menandai pergantian tahun 2024 ke 2025.
    Tak lama kemudian dia kembali melintas di Jalan Prof Moh Yamin sekira pukul 00.06 WIB sambil menyapa warga.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Tahun Baru 2025, Prabowo Ucapkan Selamat Tahun Baru ke Warga
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        1 Januari 2025

    Tahun Baru 2025, Prabowo Ucapkan Selamat Tahun Baru ke Warga Megapolitan 1 Januari 2025

    Tahun Baru 2025, Prabowo Ucapkan Selamat Tahun Baru ke Warga
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Presiden Prabowo Subianto mengucapkan selamat
    tahun baru 2025
    kepada warga usai menghadiri pesta kembang api di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (1/1/2025).
    Berdasarkan pantauan
    Kompas.com
    , kepala negara itu meninggalkan area pos polisi di Bundaran HI sekitar pukul 00.06 WIB.
    Saat dia memasuki Jalan Prof Moh Yamin, Prabowo menyalami sejumlah warga yang hadir dan mengerubunginya.
    “Selamat tahun baru,” kata Prabowo sambil bersalaman dengan beberapa warga.
    Setalah menyapa warga, Prabowo memasuki mobil Pindad Maung berwarna putih.
    Dalam kesempatan ini, Prabowo mengenakan kemeja batik berlengan panjang dan celana panjang bahan hitam.
    Prabowo didampingi Sekretaris Kabinet Mayor Teddy Indra Wijaya, Deddy Corbuzier, hingga Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
    Anak dan mantan istri Prabowo, Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusum dan Titiek Soeharto, juga ikut bersama Prabowo.
    Adapun Prabowo baru tiba di Bundaran HI pada Selasa (31/12/2024) malam sekitar pukul 23.57 WIB, ketika pergantian tahun tinggal hitungan menit.
    Kehadiran Prabowo membuat warga terkejut dan teriak histeris.
    Warga pun mengabadikan momen Prabowo yang berjalan kaki di Jalan Prof Moh Yamin menuju Bundaran HI.
    Setibanya di kawasan Bundaran HI, Prabowo memasuki pos polisi untuk menyaksikan pesta kembang api yang menandakan pergantian tahun.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Tahun Baru 2025, Prabowo Ucapkan Selamat Tahun Baru ke Warga
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        1 Januari 2025

    Tahun Baru 2025, Prabowo Saksikan Pesta Kembang Api di Bundaran HI Megapolitan 1 Januari 2025

    Tahun Baru 2025, Prabowo Saksikan Pesta Kembang Api di Bundaran HI
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Presiden
    Prabowo Subianto
    tiba-tiba kembali menghadiri perayaan malam pergantian tahun 2025 di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (31/12/2024) malam jelang detik-detik pergantian tahun.
    Berdasarkan pantauan
    Kompas.com
    , awalnya sejumlah Polisi Militer (PM) dan pasukan pengamanan presiden (PM) meminta warga yang berkerumun di ujung Jalan Prof Moh Yamin membuka jalan.
    Warga berkumpul di jalan tersebut sambil menunggu momen pesta kembang api malam pergantian tahun.
    Melihat PM, Paspampres, dan sejumlah tentara yang hadir, warga pun bertanya-tanya akan ada siapa yang datang.
    Setalah jalan terbuka, Prabowo bersama Menteri Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya melintas membelah kerumunan warga.
    Prabowo dan Teddy disusul oleh rombongan Deddy Corbuzier,
    Titiek Soeharto
    , dan disusul Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto.
    Prabowo mengenakan kemeja batik berlengan panjang dan celana bahan hitam panjang.
     
    Mereka tiba di sekira pukul 23.57 WIB dan langsung diikuti oleh pesta kembang api.
    Prabowo lalu memasuki area pos polisi, disambut oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
    Kemudian, Prabowo bersama rombongan menyaksikan pesta kembang api di Bundaran HI yang menandai pergantian tahun 2024 ke 2025.
    Tak lama kemudian dia kembali melintas di Jalan Prof Moh Yamin sekira pukul 00.06 WIB sambil menyapa warga.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Prabowo: Ekonomi Pancasila jadi panduan utama pembangunan nasional

    Prabowo: Ekonomi Pancasila jadi panduan utama pembangunan nasional

    Jakarta (ANTARA) – Presiden Prabowo Subianto mengusung konsep Ekonomi Pancasila sebagai panduan utama dalam proses perencanaan pembangunan nasional.

    Hal itu dikemukakan Presiden saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Bappenas untuk Perencanaan Pembangunan Nasional (RPJMN) 2025-2029 di Gedung Bappenas, Jakarta, Senin.

    “Ekonomi Pancasila itu adalah penggabungan terbaik dari pemahaman pasar bebas kapitalisme, yang terbaik dari ekonomi yang direncanakan, plan ekonomi. Itu Pancasila antara pasar bebas dan antara ekonomi yang direncanakan,” katanya.

    Kepala Negara mengatakan bahwa filosofi perekonomian bangsa Indonesia berbeda dari paham neoliberal yang kini mendominasi negara-negara Barat.

    “Bangsa Indonesia dalam Undang-Undang Dasar 1945, pendiri pendiri bangsa Indonesia tidak menganut paham itu,” ujarnya.

    Menurut Presiden, Ekonomi Pancasila merupakan perpaduan antara keunggulan pasar bebas kapitalisme dengan ekonomi terencana yang mengutamakan asas kekeluargaan.

    Pendiri negara menganut paham perekonomian berbasis asas kekeluargaan, di mana pemerintah bertanggung jawab sebagai pengayom, pemimpin, pelopor, dan pengelola yang menjaga kekayaan bangsa.

    Ia juga mengingatkan bahwa perencanaan merupakan elemen penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

    “Kita mengerti dan kita paham bahwa belum tentu rencana yang terbaik mencapai sasaran 100 persen, tetapi ada kehidupan bernegara mengajarkan kepada kita, tanpa perencanaan, kita tidak tahu arah yang harus kita lakukan,” katanya.

    Presiden menambahkan bahwa semangat perencanaan sudah tertanam sejak era Presiden Soekarno dengan rencana pembangunan semesta delapan tahun, yang kemudian dilanjutkan oleh Presiden Soeharto dengan rencana pembangunan lima tahun.

    Tradisi ini, kata Prabowo, mencerminkan tekad bangsa Indonesia untuk mencapai pembangunan yang terarah dan berlandaskan nilai-nilai Pancasila.

    Pewarta: Andi Firdaus, Genta Tenri Mawangi
    Editor: Adi Lazuardi
    Copyright © ANTARA 2024

  • Sebut Mahfud MD Gagal, Ini Profil dan Harta Kekayaan Habiburokhman

    Sebut Mahfud MD Gagal, Ini Profil dan Harta Kekayaan Habiburokhman

    Bisnis.com, JAKARTA — Wakil Ketua Partai Gerindra Habiburokhman menilai bahwa eks Menkopolhukam Mahfud MD merupakan orang yang gagal.

    Pernyataan itu dilontarkan saat Habiburokhman merespons soal kritikan Mahfud MD terhadap wacana pengampunan koruptor melalui denda damai yang menuai polemik.

    “Mahfud MD ini orang gagal, dia sendiri menilai dia gagal 5 tahun sebagai Menko Polhukam dengan memberi skor 5 dalam penegakan hukum, apa yang mau dinilai oleh Mahfud MD,” ujarnya di kompleks Senayan, Jumat (27/12/2024). 

    Lantas, siap sebenarnya Habiburokhman?

    Profil Habiburokhman

    Disitat dalam situs fraksigerindra.id, Habiburokhman lahir di Metro, Lampung, 17 September 1974. Dia mengemban pendidikan S1 di Fakultas Hukum Universitas Lampung (Unila) dan S2 di Fakultas Hukum Universitas Indonesia. 

    Semasa kuliah, Habiburokhman aktif di organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Senat Mahasiswa FH Unila dan Keluarga Mahasiswa Pemuda Pelajar Lampung (KMPPRL).

    Dia juga dikenal sebagai aktivis yang rajin memimpin demonstrasi di era 1998-an atau saat Presiden ke-2 Soeharto menjabat.

    Kemudian, Habiburokhman sempat mendirikan serikat pengacara pada 2005 hingga mendirikan kantor hukum bisnis di Menteng, Jakarta Pusat.

    Pada 2010 Habiburokhman resmi menjadi kader Gerindra dan langsung ditunjuk sebagai Ketua Bidang Advokasi dan sekaligus anggota Dewan Pembina.

    Dua tahun berselang, dia didapuk sebagai pemimpin Tim Advokasi Jakarta Baru atau kelompok Advokat yang membela kepentingan hukum Jokowi-Ahok saat mencalonkan diri sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta.

    Adapun, Habiburokhman sempat menjadi Direktur Advokasi Tim Kampanye Nasional Prabowo-Hatta pada Pilpres 2014.

    Tak berhenti disitu, politisi Gerindra ini mendirikan Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) yang diklaim berperan dalam kemenangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta pada 2017.

    Lebih jauh, Habiburokhman juga ditunjuk sebagai Jubir Hukum Pasangan Calon Prabowo Sandi pada Pilpres pada 2019. Di tahun yang sama, dia kemudian lolos menjadi anggota parlemen fraksi Gerindra dari Daerah Pemilihan DKI Jakarta I.

    Sebagai anggota legislatif, Habiburokhman mengemban tugas di Komisi III. Kini, dia mendapatkan amanah sebagai Ketua Komisi III DPR RI.

    Harta Kekayaan Habiburokhman

    Berdasarkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) yang ditayangkan di situs resmi KPK, total harta kekayaan Habiburokhman mencapai Rp9,6 miliar.

    Mayoritas, harta kekayaan Habiburokhman berada pada aset tanah dan bangunan yang tersebar di Bekasi, Bogor hingga Jakarta Selatan. Totalnya, mencapai Rp8,1 miliar.

    Kemudian, untuk membantu mobilitasnya, pria asal Lampung ini memiliki Toyota Alphard (2022) senilai Rp1 miliar. Selain itu, dia juga memiliki harta kas dan setara kas sebesar Rp500 juta.

  • Prabowo Jadi Primadona Media Asing, Ramai Sorot Sepak Terjang di 2024

    Prabowo Jadi Primadona Media Asing, Ramai Sorot Sepak Terjang di 2024

    Daftar Isi

    Jakarta, CNBC Indonesia – Selama setahun terakhir, nama Prabowo Subianto ramai disorot oleh media asing. Banyak hal yang disorot, terutama terkait kemenangannya dalam pemilihan presiden RI pada Februari lalu dan beberapa kebijakan yang ia ambil.

    Berikut rangkuman media asing yang sempat menyoroti Prabowo, seperti dihimpun CNBC Indonesia dari berbagai sumber pada Sabtu (28/12/2024).

    Debat Capres 2024

    Prabowo sempat mendapat sorotan dan kecaman media asing pasca debat final capres pada 5 Februari 2024.

    Media asing AFP, dalam artikelnya ‘Indonesia presidential front runner draws fire in final debate’ pada Minggu (5/2/2024) mengatakan Prabowo mendapatkan kecaman karena jawabannya mengenai berbagai isu selama debat, mulai dari hak-hak perempuan hingga pernyataan tentang kecerdasan pemilih.

    “Kandidat yang terpilih untuk ketiga kalinya dan Menteri Pertahanan saat ini, Prabowo Subianto, unggul dalam jajak pendapat, memperlebar kesenjangan sejak memilih putra sulung Widodo, Gibran Rakabuming Raka, sebagai pasangannya tahun lalu,” demikian menurut media tersebut

    “Namun dalam tiga debat terakhir, ia dikritik oleh mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan dan mantan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, yang menurut jajak pendapat bersaing ketat dalam kemungkinan pemilihan putaran kedua melawan Subianto.”

    Dalam debat tersebut, Ganjar mengkritik Prabowo dengan mengatakan bahwa orang-orang yang menginginkan internet gratis daripada makan siang gratis, yang merupakan kebijakan utama Prabowo, adalah orang yang tidak cerdas.

    Acara Kebebasan Pers

    Prabowo juga sempat disoroti media asing lantaran tidak hadir dalam acara kebebasan pers. Hal ini dilaporkan oleh media asing Reuters melalui artikel berjudul ‘Indonesia presidential frontrunner skips press freedom event’ yang diterbitkan Minggu (11/2/2024).

    “Dua dari tiga calon presiden Indonesia berjanji untuk melindungi kebebasan pers di negara demokrasi terbesar ketiga di dunia itu pada acara akhir pekan,” lapor media tersebut.

    “Peristiwa ini terjadi hanya beberapa hari menjelang pemilu tanggal 14 Februari, dan ketika sebagian masyarakat Indonesia menyuarakan keprihatinan atas terkikisnya kebebasan demokratis yang telah diperoleh dengan susah payah di negara ini.”

    Pada hari terakhir kampanye pada Sabtu (10/11/2023), capres nomor urut 1 Anies Baswedan dan Ganjar menandatangani pernyataan tertulis Dewan Pers Nasional untuk menegakkan demokrasi dan kebebasan pers.

    “Tidak jelas apakah Prabowo, yang pada acara hari Sabtu diwakili oleh ketua tim kampanyenya, menandatangani deklarasi tersebut. Tim kampanyenya tidak menanggapi pertanyaan mengenai masalah ini,” lapor media tersebut.

    Ketua tim kampanye Prabowo, Rosan Roeslani, mengatakan pada acara tersebut bahwa “Kebebasan pers adalah sesuatu yang mutlak harus kita pertahankan dan tingkatkan… karena kebebasan pers adalah salah satu ujung tombak demokrasi kita.”

    Namun Rosan tidak menjelaskan ketidakhadiran Prabowo dalam acara tersebut.

    Dugaan Kasus Masa Lalu

    Media asal Inggris, The Guardian, mengatakan bahwa kemenangan Prabowo menandai babak kelam dalam sejarah. Ini disebabkan masa lalu Prabowo yang sering dikaitkan dengan peristiwa pelanggaran HAM.

    “‘Musim dingin akan datang’, apapun namanya. Tetapi perjuangan harus terus berlanjut… semua pelaku harus diadili,” kata Usman Hamid, direktur eksekutif Amnesty International Indonesia, dalam pemberitaan Kamis (16/2/2024).

    Prabowo, mantan menantu Soeharto, pernah menjadi komandan Kopassus yang. Namun ia diberhentikan dari militer setelah diikaitkan pada kasus penculikan para aktivis politik pada 1998.

    Prabowo selalu membantah melakukan kesalahan dan tidak pernah dituntut sehubungan dengan tuduhan tersebut, meskipun beberapa anak buahnya telah diadili dan dinyatakan bersalah.

    The Guardian juga menyinggung Prabowo yang dituduh terlibat dalam kasus pelanggaran hak asasi manusia di Papua dan Timor-Leste, yang juga selalu dibantah.

    Kepemimpinan Prabowo

    Banyak opini di media asing yang menyoroti kepemimpinan Prabowo pascadilantik pada 20 Oktober lalu. Tak sedikit menyebut ia akan menghadapi tantangan pembangunan yang signifikan.

    Salah satu opini ditulis oleh Yanuar Nugroho adalah Peneliti Senior Tamu di ISEAS – Yusof Ishak Institute, Singapura dan Dosen Senior di Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara, Jakarta, Indonesia. Ini dimuat oleh media asing Channel News Asia dengan judul ‘Anticipating the first moves of Indonesia president-elect Prabowo’ pada Rabu (16/10/2024).

    “Pertanyaan terbesarnya adalah, bagaimana Prabowo akan memimpin negara ini? Meskipun jawaban pasti akan diketahui pada waktunya, ada baiknya untuk mengantisipasi empat area ketegangan dan tantangan,” demikian isi artikel tersebut.

    Ada rumor tentang komposisi Kabinet, yang sebagian dianggap bermasalah karena antisipasi bahwa Kabinet Prabowo akan jauh lebih besar daripada Kabinet Jokowi.

    Undang-Undang Menteri yang baru, yang disahkan pada 20 September, menghapus batasan 34 untuk posisi Kabinet, sehingga memungkinkan presiden mendatang memiliki kebebasan.

    “Perluasan tersebut dapat berarti bahwa Kabinet dapat mengalami koordinasi yang tidak efektif. Yang lebih penting, setiap pengaturan kelembagaan lembaga negara yang baru atau bahkan yang direstrukturisasi akan memakan waktu yang cukup lama,” menurut tulisan Yanuar.

    Akibatnya, Kabinet baru tidak akan dapat langsung menjalankan program-program yang dijanjikan Prabowo. Pada tataran substantif atau teknokratis, Kabinet yang lebih besar akan mengencerkan fokus kebijakan, dengan para menteri yang mengejar agenda mereka sendiri daripada prioritas nasional.

    Dengan memasukkan tokoh-tokoh politik utama dalam kabinetnya, Prabowo mungkin dapat memperoleh keuntungan politik dan menciptakan front yang lebih bersatu di parlemen, terutama jika ia menawarkan posisi Kabinet kepada Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).

    “Kita mungkin mengetahui komposisi Kabinet sebelum Hari Pelantikan, tetapi beberapa laporan spekulatif menyebutkan beberapa loyalis yang dapat memainkan peran penting,” ujar Yanuar.

     

    (luc/luc)

  • Ini Jalan Tol Pertama di Indonesia, Begini Asal-usulnya

    Ini Jalan Tol Pertama di Indonesia, Begini Asal-usulnya

    Jakarta

    Siapa yang tak tahu jalan tol Jagorawi? Buat yang suka bolak balik Jakarta, Cibubur, Citeureup, Bogor hingga Ciawi pasti pernah melewati jalan tol tersebut. Tapi, tahukah kamu, jalan tol Jagorawi ternyata adalah jalan tol yang pertama dibangun di Indonesia?

    Jalan tol Jagorawi diresmikan sejak 9 Maret 1978 lalu oleh Presiden Soeharto. Pembangunan jalan tol sepanjang lebih kurang 50 kilometer ini memakan waktu lima tahun dengan biaya sebesar Rp 16 miliar. Lalu, seperti apa sejarah pembangunan jalan tol pertama di Indonesia tersebut?

    Wacana pembangunan jalan tol ini sebenarnya bukan murni ide dari Soeharto maupun rezim Orde Baru. Melainkan, digagas oleh Wali Kota (setingkat Gubernur) Jakarta Periode 1953-1960, Raden Soediro. Soediro waktu itu mengusulkan adanya jalan berbayar agar pemerintah daerah Kotapraja Jakarta mendapatkan dana tambahan. Lantaran saat itu, anggaran pemerintah daerah Kotapraja Jakarta mulai menipis pasca pembangunan Jalan Soedirman dan M.H. Thamrin.

    Akhirnya, pada 1955, Soediro bersama Badan Pemerintah Harian Kotapraja Jakarta mengusulkan pembangunan jalan tol ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sementara (DPRDS). Namun, usulan Sudiro ditolak oleh anggota dewan. Alasannya beragam, ada yang menganggap jalan tol justru bisa menghambat kelancaran lalu lintas, yang lainnya menilai penarikan tarif tol merupakan kebijakan yang berpotensi menimbulkan konflik, sebab pola itu dianggap kuno seperti yang pernah diterapkan di masa kolonial Belanda.

    Pada 1970, kondisi lalu lintas di Jakarta macet karena semakin bertambahnya jumlah kendaraan. Pada tahun itu, tercatat ada 222.000 kendaraan. Akhirnya, usulan Sudiro untuk membangun jalan tol akhirnya dipertimbangkan.

    Menteri PUT Sutami, pada 9 Januari 1970, mengusulkan pembangunan Djakarta By Pass dari Cililitan-Ciawi sepanjang 50 kilometer kepada Presiden Soeharto di Istana Merdeka. Pada 1973, tak lama setelah Soeharto ditetapkan MPR sebagai Presiden RI untuk periode keduanya, mega proyek jalan tol pertama ini pun dimulai pembangunannya.

    Awalnya, jalan ini sebenarnya direncanakan memiliki dua fungsi, yakni untuk sipil dan militer. Selain dimanfaatkan sebagai jalan raya pada umumnya, jalan ini juga akan digunakan sebagai landing-strip darurat bagi pesawat-pesawat tempur jika sewaktu-waktu terjadi perang. Maka, dilihat dari fungsi awalnya, pembangunan jalan Jakarta-Bogor ini bukan dimaksudkan sebagai jalan bebas hambatan dan tidak dikenakan biaya sama sekali (pada masa uji coba).

    Namun, setelah pembangunan jalan selesai, Menteri Pekerjaan Umum dan Tenaga Listrik (PUTL) saat itu, Sutami mengusulkan agar jalan ini dijadikan tol berbayar dengan tujuan yang serupa dengan Soediro. Tujuannya untuk membiayai pengoperasian dan pemeliharaan tanpa membebani anggaran pemerintah pusat. Usulan itu pun diterima Soeharto.

    Selanjutnya, Presiden Soeharto meresmikan jalan tol Jagorawi pada 1978. Untuk pengelolaannya, per 25 Februari 1978, pemerintah mengeluarkan PP Nomor 4/1978 tentang Penyertaan Modal Negara RI untuk pendirian persero yang mengurusi dan mengelola infrastruktur jalan raya. Tak lama setelah itu, tepatnya per 1 Maret 1978, terbentuklah PT Jasa Marga untuk mengelola tol pertama Indonesia tersebut. Saat itu, Jasa Marga langsung menerima guyuran dana kurang lebih Rp 2 miliar.

    Setelah diresmikan, tarif jalan tol mulai berlaku. Tarifnya, Rp 13/km untuk mobil sedan dan sejenisnya. Sementara, untuk truk dan sejenisnya Jasa Marga menerapkan tarif Rp 20/km.

    Hasil yang didapatkan dari retribusi ini digunakan untuk biaya perawatan jalan tol. Setelah proyek tol Jagorawi, pemerintah melanjutkan pembangunan tol lainnya, yaitu Jakarta-Merak pada 1984. Hingga 2016, panjang tol yang sudah beroperasi di Indonesia tercatat mencapai 984 kilometer. Panjang itu belum termasuk ratusan kilometer lainnya untuk ruas-ruas jalan tol baru yang sedang digenjot pada masa pemerintahan Joko Widodo.

    (fdl/fdl)

  • Siapa Indira Sudiro? Viral karena Gaya Konsisten Dulu hingga Kini, Ternyata Putri Indonesia Pertama

    Siapa Indira Sudiro? Viral karena Gaya Konsisten Dulu hingga Kini, Ternyata Putri Indonesia Pertama

    TRIBUNJATIM.COM – Nama Indira Sudiro belakangan menjadi sorotan hingga viral di media sosial.

    Ini lantaran gayanya yang dinilai warganet konsisten dulu hingga sekarang.

    Pada usianya yang ke 53 tahun, ia tetap tampil cantik dan prima. 

    Rambut hitam yang panjang dan makeup sederhana, tak menyamarkan kecantikannya. 

    Indira Sudiro sendiri merupakan Puteri Indonesia pertama pada 1992. 

    Namanya mulai menjadi pusat perhatian saat itu. 

    Berbagai ajang kompetisi pun diikutinya dan dirinya selalu menyabet posisi pertama. 

    Lama tak terdengar kabarnya, Indira Sudiro kini menikmati kehidupannya di luar entertainmen. 

    Sementara itu, Indira juga sempat menuai perhatian saat dirinya memperjuangkan wasiat orangtuanya pada tahun 2024 ini. 

    Dikutip dari Tribun Sultra pada Jumat (27/12/2024), Indira Sudiro atau Indira Soediro adalah pemenang None Jakarta 1991 dan juga Miss ASEAN 1991. 

    Ia lahir pada 22 Agustus 1971 di Jakarta.

    Indira Soediro merupakan pemenang dari kontes Abang None Jakarta pada tahun 1991 dan juga Puteri Indonesia pada 1992.

    Potret Indira Sudiro dulu dan sekarang. (Tribun Sultra)

    Bahkan Sebelum Venna Melinda yang menjadi Puteri Indonesia.

    Setahun sebelumnya, Indira menjuarai kontes Miss ASEAN yang diadakan di Hailai, Ancol, Jakarta, Indonesia pada tahun yang sama; yaitu 1991.

    Indira Soediro sosoknya dikenal memiliki kecerdasan dan paras ayu.

    Tak hanya jadi Puteri Indonesia saja, Indira juga mewakili Indonesia di ajang Miss Universe.

    Ajang kecantikan Miss Universe yang diikuti Indira Soediro saat itu di Meksiko pada 1993.

    Indira sempat dinilai negatif oleh masyarakat, lantaran soal pemakaian bikini saat ajang itu berlangsung.

    Kini Indira Soediro sudah dikaruniai 6 orang anak.

    Bahkan anak-anaknya sudah tumbuh dewasa.

    Indira Soediro kerap membagikan momen indah saat bersama anaknya.

    Meski memiliki 6 orang anak, Puteri Indonesia pertama tersebut masih terlihat begitu memukau dan cantik.

    Memasuki usia 52 tahun, membuat dirinya terlihat awet muda.

    Terlihat potret-potretnya yang begitu masih bugar bak gadis remaja.

    Memiliki kecantikan yang tak pernah luntur membuat wanita lain merasa iri.

    Bahkan, sosoknya semakin terlihat cantik dan memukau dari waktu ke waktu.

    Rahasia kecantikan dan awet muda Indira lantaran dirinya menjaga pola hidup sehat.

    Ibu dari 6 orang anak ini terus menekuni hidup sehat.

    Ia rutin berolahraga bersama anak-anaknya.

    Tidak heran jika saat ini Indira Soediro terlihat bugar dan cantik.

     

    Memiliki paras cantik dan populer membuat dirinya selalu jadi sorotan.

    Tak heran jika sosok Indira memiliki banyak penggemar.

    Di media sosial, Indira Sudiro jadi obrolan karena membuat penasaran banyak orang dengan rahasia kecantikannya.

    Menoreh sejarah sebagai Puteri Indonesia 1992, serta wakil Indonesia di ajang pemilihan Ratu Sejagat (Miss Universe) di tahun yang sama, Indira mampu menjaga posturnya tak melar di usia dekati setengah abad.

    Padahal ia tercatat sebagai ratu kecantikan di zaman belum ada kecanggihan dalam hal perawatan kecantikan wajah dan postur.

    Belum ada teknologi manicure, padicure, sedot lemak, teknologi sulam alis, tanam benang, sulam bibir, apalagi operasi plastik yang aneh-aneh.

    Pada saat itu juga belum muncul teknologi komputerisasi photoshop yang bisa mengubah wajah biasa menjadi spektakuler cantiknya.

    Tapi Indira Sudiro mampu menjaga pesonanya.

    Indira Sudiro beberapa kali disorot karena kedekatannya dengan orang penting atau pejabat tinggi di negeri ini.

    Sebelumnya, ibu dari Rizky, Almira, Nabila, Pasha, Sharfa, dan Sharqa tersebut juga jadi perbincangan karena dekat dengan putera Soeharto, Presiden Indonesia kala itu, Tommy Soeharto.

    Namun, kabar tersebut terbantahkan dengan kedekatan Indira dengan Teuku Djohan, pengusaha dan mantan direktur perusahaan pupuk di Aceh.

    Indira Sudiro juga sempat dikabarkan dekat dengan Ignasius Jonan yang saat itu menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral.

    Kehebohan itu dipicu munculnya spanduk unjuk rasa di depan kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan nomor 18, Jakarta Pusat, yang dipasak sejak Rabu (19/7/2017).

    Dalam spanduk tersebut, terdapat foto Indira disertai tulisan, “USIR !!! INDIRA SUDIRO DARI KEMENTERIAN ESDM KARENA BUKAN AHLINYA. FORUM PEDULI & PENYELAMAT ESDM”

    Bersamaan itu pula, pada media sosial Twitter beredar foto Menteri ESDM, Ignasius Jonan jalan bareng Indira di luar negeri.

    Foto tersebut merupakan hasil screenshot akun Indira pada Instagram @indirasoediro.

    Sebelumnya dia memang mem-posting fotonya jalan berdua dengan Jonan.

    Tak dapat dibantah, Jonan memang dekat dengan Indira.

    Pasalnya, sejak Jonan menjabat Menteri ESDM, Kementerian ESDM menunjuk mantan Putri Indonesia tahun 1992 tersebut sebagai Tenaga Ahli Menteri ESDM Bidang Komunikasi dan Informasi.

    Terkait dengan kabar kedekatan khusus Jonan dengan Indira, Staf Khusus sekaligus Juru Bicara Kementerian ESDM, Hadi M Juraid kemudian langsung mengklarifikasi melalui akunnya pada Twitter @HadiMDjuraid.

    Klarikasinya disampaikan dalam bentuk kultweet sebanyak 22 kali.

    1. “Selamat siang Tweeps. Sy kultwit utk jawab isu yg brkmnbang ttg foto2 Men-ESDM Ignasius Jonan dn Indira Soediro #FotoJonanBiasaAja.”

    2. “Isu itu awalnya dr chripstory akun anonimous @nasionalistulen dg judul Skandal Menteri #FotoJonanBiasaAja.”

    3. “Lalu muncul foto2 Jonan dg Indira Soediro, yg awalnya jg dr akun2 anonymous. #FotoJonanBiasaAja.”

    4. “Utk mmprkuat kesan skandal spt isi chripstory ngawur itu, foto2 Indira dlm brbagai pose yg ckp trbuka jg dimnculkan #FotoJonanBiasaAja.”

    5. “Trhitung sjk 1/4/17 Indira direkrut Kem-ESDM sbg Tenaga Ahli Komunikasi. #FotoJonanBiasaAja.”

    6. “Tugas Indira spesifik utk media intrnasional dn hubungan lmbaga intrnasional #FotoJonanBiasaAja.”

    7. “Knp jbatannya Tenaga Ahli? Ini adalh jabatn yg disediakn utk profesional dr luar kementerian #FotoJonanBiasaAja.”

    8. “Berbeda dg Staf Ahli yg mrupakn jabatan struktural dg kepangkatan trtentu #FotoJonanBiasaAja.”

    9. “Tiga bln prtma, Indira hmpir sllu ada di knjungan/kegiatan Menteri utk akselerasi pngtahuan dn wwsan ttg ESDM #FotoJonanBiasaAja.”

    10. “Cara efktf utk itu adlh libtkan dlm kgiatn, shg bs dengar dn simak lgsung pemikiran, kebjakn, dn program Menteri ESDM#FotoJonanBiasaAja.”

    11. “Indira sll posting di Instagram foto2 kunjungn/kegiatn dg Menteri dll.Foto2 dg Jonan yg beredar diambl dr instagramnya #FotoJonanBiasaAja.”

    12. “Foto2 itu biasa sj, tdk spesial, tdk aneh, tdk langgar norma susila. Foto dg pejabat lain spt Wamen dn Dirjen jg ada #FotoJonanBiasaAja.”

    13. “Dalam tugas barunya Indira a.l jd moderator utk kegiatan dg bhs Inggris, spt kegiatan berikut: #FotoJonanBiasaAja.”

    14. “Atau turut menerima tamu dr mancanegara: #FotoJonanBiasaAja.”

    15. “Ttg foto Indira dlm brbagai pose, itu adlh foto2 dr akun Instagramnya, tdk ada kaitan dg tugas barunya di ESDM #FotoJonanBiasaAja.”

    16. “Bbrp bahkan foto yg diambil jauh sblm Indira brgabung ke ESDM #FotoJonanBiasaAja.”

    17. “Beredar jg foto spanduk, dg bumbu narasi ada demo kryawan ESDM utk usir Indira #FotoJonanBiasaAja.”

    18. “Spanduk tsb dipasang di luar pagar Gd Ditjen Listrik di Jl Gatot Subroto, Rabu 19/7/17 #FotoJonanBiasaAja.”

    19. “Pemasang spanduk adlh pengecut, krn pasang dini hari saat gelap, lalu kabur #FotoJonanBiasaAja.”

    20. “Tidak ada demo. Pemasang spanduk pengecut itu hanya ingin pasang, potret, lalu kabur utk sebar foto #FotoJonanBiasaAja.”

    21. “Jadi tuduhan akun anonymous ada skandal di ESDM, atau ada inisial IPPS bisa atur proyek, jelas superngawur #FotoJonanBiasaAja.”

    22. “Di tengh rame2 isu reshuffel, mesti superhati-hati sikapi info. Smoga mnjernihkan kekeruhan yg telanjur meluas #FotoJonanBiasaAja.”

    Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews Tribunjatim.com

  • 5 Tokoh Ekonomi Tutup Usia di 2024: Rizal Ramli-Faisal Basri

    5 Tokoh Ekonomi Tutup Usia di 2024: Rizal Ramli-Faisal Basri

    Jakarta

    Indonesia kehilangan sejumlah tokoh penting di bidang ekonomi sepanjang 2024. Nama-nama besar yang berkontribusi bagi perekonomian bangsa berpulang menghadap sang pencipta.

    Pada awal 2024, publik dikejutkan dengan meninggalnya Rizal Ramli karena sakit. Lalu pada September ekonom yang kerap melontarkan kritik tajam, Faisal Basri juga wafat karena sakit.

    Meski sudah tiada, jasa dan pikiran tokoh-tokoh tersebut akan abadi tertulis di catatan sejarah bangsa.

    5 Tokoh Ekonomi yang Tutup Usia 2024:

    1. Rizal Ramli

    Kabar duka terdengar pada awal 2024 kala eks Menko Kemaritiman, Rizal Ramli meninggal dunia. Rizal Ramli menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo pada 2 Januari 2024 pukul 19.30 WIB.

    Sosok yang identik dengan jurus ‘Rajawali Ngepret’ itu meninggal dunia setelah dua bulan dirawat akibat mengidap kanker pankreas. Di rumah duka, sejumlah tokoh nasional tampak melayat seperti Menko Kemaritiman saat itu, Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, hingga Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK).

    Mendiang Rizal Ramli diketahui kerap memakai jurus ‘Rajawali Ngepret’ saat melontarkan kritik ke pemerintah. Jurus itu bahkan dipakainya ke sesama pejabat saat dirinya masih menjadi bagian dari pemerintah.

    Selain berperan di pemerintahan, pria kelahiran Padang, Sumatera Barat pada 10 Desember 1954 ini merupakan tokoh pergerakan mahasiswa, ahli ekonomi dan politisi Indonesia. Rizal diketahui merupakan pendiri Econit (1992), sebuah lembaga pengkajian ekonomi.

    Dari Econit, Rizal menuai reputasinya. Ia banyak mengkritisi kebijakan pemerintah yang dirasakan tidak fair bagi masyarakat. Kiprahnya yang dekat dengan kaum oposisi, membuat Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang mendukung pluralisme, meliriknya untuk ditempatkan pada posisi Kepala Bulog pada 2000.

    Rizal hanya enam bulan menduduki kursi itu, seterusnya ia diangkat menjadi Menteri Perekonomian. Lengsernya, Gus Dur dari pemerintahan juga menjadi akhir karier Rizal di birokrasi. Selanjutnya ia kembali ke Econit. Kinerjanya yang tokcer dalam masa singkat di birokrasi, membuat pemerintah SBY meliriknya untuk menjadi preskom PT Semen Gresik pada 2006.

    2. Faisal Basri

    Ekonom senior Faisal Basri meninggal dunia di usia ke-64 tahun pada Kamis, 5 September 2024. Faisal Basri mengembuskan napas terakhirnya saat dirawat di RS Mayapada, Kuningan, Jakarta Selatan akibat serangan jantung.

    Ekonom senior ini diketahui mengalami sakit usai menghadiri undangan petani di Dairi, Sumatera Utara sepekan sebelum ia wafat. Sri Mulyani hingga Luhut melayat ke rumah duka Faisal Basri. Luhut menyebut keduanya saling menghormati meski kerap berbeda pendapat.

    “Saya sangat terkejut mendengar beliau pergi tadi pagi. Dan saya upayakan betul supaya bisa melayat beliau di sini. Saya menyampaikan selamat jalan Pak Faisal Basri, istirahatlah dengan tenang. Kami masih meneruskan banyak pekerjaan-pekerjaan yang Anda kritik di sana sini yang menurut saya cukup ada yang benar dan juga akan kita perbaiki, ” ujarnya di rumah duka di Kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (5/9/2024).

    Sebagai ekonom, Faisal Basri ikut mendirikan lembaga think tank Institute for Development of Economics & Finance (INDEF). Dia aktif dari 1995 hingga 2000 di INDEF.

    Sementara di bidang pemerintahan, Faisal Basri pernah mengemban amanah sebagai anggota Tim Perkembangan Perekonomian Dunia pada Asisten II Menteri Koordinator Bidang EKUIN di tahun 1985-1987 dan anggota Tim Asistensi Ekuin Presiden pada tahun 2000.

    Pada 2014, Faisal Basri sempat ditunjuk menjadi Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Minyak dan Gas Bumi (Migas) oleh Menteri ESDM yang kala itu dijabat Sudirman Said. Tujuannya untuk membuat tata kelola migas transparan dan memberantas mafia.

    3. Tanri Abeng

    Tanri Abeng meninggal dunia pada 23 Juni 2024. Menteri Negara Pendayagunaan BUMN pada kabinet Presiden Soeharto itu menghembuskan napas terakhirnya pada usia 82 tahun.

    Tanri Abeng ditunjuk sebagai Menteri Pendayagunaan Badan Usaha Milik Negara pada tahun 1998. Ia adalah menteri pertama di kementerian tersebut, yang kini menjadi Kementerian BUMN.

    Selama menjabat, Tanri Abeng memiliki jasa besar terhadap perusahaan pelat merah, khususnya dalam menyehatkan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dan melahirkan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

    Dalam wawancara khusus detikcom September 2014 silam, Tanri menyebut menyehatkan Garuda merupakan salah satu tugas berat pertamanya. Tugas ini diembannya atas titah Presiden Soeharto yang ingin simbol negara ini terus mengudara.

    “Saya tidak mau Garuda bangkrut. Dia harus terbang terus,” kata Tanri menirukan Pak Harto kala itu.

    Ia mengatakan, tugas ini bukan perkara mudah lantaran sebagai sebuah perusahaan Garuda bisa dikatakan sudah bangkrut terbebani oleh utang yang sangat besar dan manajemen yang tidak sehat. Beberapa bulan ia banting tulang menangani maskapai pelat merah itu, sayap-sayap Garuda mulai pulih dan tampak dapat terbang dengan sehat.

    Tugas berat berikutnya adalah menyehatkan 4 Bank BUMN yang terdiri dari Bank Bumi Daya (BBD), Bank Dagang Negara (BDN), Bank Ekspor Impor Indonesia (Bank Exim) dan Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) dengan melakukan skema penggabungan atau merger menjadi Bank Mandiri.

    Berkat jasanya, Garuda Indonesia masih bisa mengudara sampai hari ini dan Bank Mandiri menjelma sebagai salah satu bank terbesar di Tanah Air.

    4. Hamzah Haz

    Wakil Presiden ke-9 Indonesia, Hamzah Haz meninggal dunia pada 24 Juli 2024. Ia meninggal dunia setelah terjatuh kala ingin melaksanakan salat duha di kediamannya wilayah Matraman, Jakarta Timur.

    Ekonom Senior Didik J Rachbini menyebut, Hamzah Haz merupakan sosok politisi negarawan, sekaligus penulis, pemikir, kolumnis yang rajin memberikan pencerahan masalah-masalah ekonomi politik, khususnya politik anggaran dan APBN.

    Menurutnya, tidak ada politisi yang tekun seperti Hamzah Haz dalam menulis masalah politik APBN ini di media massa pada akhir 1980-an dan tahun 1990-an. Menurutnya, Hamzah Haz tidak hanya menulis tetapi menekuninya dalam praktik kenegaraan dalam pembahasan-pembahasan di DPR di mana ia sekaligus sebagai pimpinan partai oposisi yang loyal.

    Didik pun bicara peran Hamzah Haz dalam menjaga APBN. Dia menerangkan, hal yang bisa ditiru dari sosok Hamzah Haz adalah berkomitmen terhadap kepentingan nasional secara keseluruhan tanpa meninggalkan aspek realitas dan rasional.

    Ia pun mencontohkan, pada 20 tahun lalu terjadi krisis APBN Hamzah Haz ‘turun gunung’ untuk ikut menyelesaikannya. Pada pertengahan tahun 2000-an atau 2005 pro kontra kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) memuncak dan bisa mengarah ke krisis politik.

    Hamzah Haz yang merupakan Ketua Umum PPP terlibat langsung dalam lobi-lobi untuk mengatasi krisis APBN sekaligus potensi krisis politik.

    5. Rachmadi Bambang Sumadhijo

    Menteri Pekerjaan Umum periode 1998-1999 Ir. Rachmadi Bambang Sumadhijo meninggal dunia dalam usia 84 tahun. Mendiang menghembuskan napas terakhir pada hari Rabu 4 Desember 2024, pukul 10.20 WIB di Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI), Jakarta.

    Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memimpin prosesi pemakaman di Taman Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta, Kamis (5/12/2024).

    Selama masa bakti sebagai Menteri PU periode 1998-1999, Rachmadi berkontribusi dalam pemulihan infrastruktur nasional di tengah situasi krisis ekonomi. Almarhum sebelumnya pernah menjabat sebagai Staf Ahli Menteri Bidang Pemanfaatan Sumber Daya Manusia pada 1990-1991 dan Direktur Jenderal Cipta Karya pada 1991-1998.

    Atas dedikasi Almarhum dalam bidang pembangunan, Rachmadi Bambang Sumadhijo menerima tanda kehormatan Satyalancana Pembangunan (1981). Tanda jasa lainnya juga diterima Almarhum yakni Satyalancana Wira Karya (1994), Bintang Jasa Utama (1995), dan Bintang Mahaputera Adipradana (1999).

    (ily/ara)

  • Ketika Demokrasi Indonesia Mulai Menggigil

    Ketika Demokrasi Indonesia Mulai Menggigil

    JAKARTA – Demokrasi Indonesia mulai menggigil, bisa karena kedinginan atau ketakutan. Begitulah realita yang terjadi pada 2024, dan tidak tertutup kemungkinan masih akan berlanjut. Bahkan muncul kekhawatiran bahwa 2025 tidak akan menjadi tahun demokrasi bagi negeri ini.

    Mundur jauh ke 2014 ketika Jokowi terpilih menjadi Presiden ke-7 Republik Indonesia. Kemunculan Jokowi disambut gegap gempita. Pria asli Boyolali ini menjadi simbol representasi “wong cilik” dalam sistem perpolitikan Indonesia, yang selama bertahun-tahun didominasi kalangan oligarki.

    “Selama empat tahun ini saya diam. Tapi kini saya harus jawab. Saya harus ngomong. Bapak ibu saya itu orang desa di Boyolali,” kata Jokowi dalam acara pengarahan Konsolidasi Tim Kampanye Daerah (TKD) Koalisi Indonesia Kerja Provinsi Banten di ICE BSD, Tangerang Selatan, Minggu (4/11/2018).

    Jokowi perlu menyampaikan itu demi menjawab kampanye hitam, yang selalu menyudutkan dirinya sebagai anak orang keturunan China asal Singapura bernama Oey Hoi Liong.

    Masyarakat antusias menghadiri undangan hitung cepat hasil Pemilu 2024 yang diselenggarakan Litbang Kompas di Menara Kompas, Jakarta, Rabu (14/2/2024). (KOMPAS/Wisnu Widiantoro)

    Harapan para pendukung demokrasi terhadap keberadaan Jokowi sangat tinggi. Memang bumbungan harapan itu terkesan tidak realistis, namun kondisi tersebut harus ada dalam setiap  perubahan peta politik Indonesia.

    Situasi Menjelang Akhir Kekuasaan Jokowi

    Pada 2024 segalanya berubah. Optimisme tinggi pada peran Jokowi terhadap kemajuan demokrasi Indonesia mulai luntur. Masyarakat terbelah, berada di persimpangan jalan. Sebagian masih meneladani Jokowi, sebagian lagi tidak. Mantan Presiden itu tak lagi dianggap “orang luar” yang reformis, melainkan bagian dari oligarki.

    “Kondisi demokrasi Indonesia saat ini sedang tidak baik-baik saja. Mulai dari kemunduran demokrasi, kemiskinan, ketimpangan ekonomi, konflik agraria, kriminalisasi, kerusakan lingkungan, komersialisasi pendidikan nasional, hingga berbagai kecurangan Pemilu 2024,” demikian tertulis dalam laman Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) saat memperingati Hari Buruh, 1 Mei 2024.

    Jokowi dituding telah melanggar banyak aturan demi memuluskan langkah putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka untuk maju sebagai calon wakil presiden pada Pemilu 2024. Langkah politik Jokowi terbukti berhasil memuluskan keterpilihan Prabowo Subianto sebagai Presiden ke-8 RI, sekaligus membawa Gibran sebagai wakilnya.

    Pasangan Prabowo-Gibran menang telak dengan jumlah pemilih mencapai lebih dari 55 persen. Jauh meninggalkan pesaingnya, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD. Situasi ini semakin memperjelas keyakinan para pendukung demokrasi, bahwa iklim politik yang sudah dingin kemungkinan akan semakin beku dan bikin menggigil di masa selanjutnya.

    Jokowi yang dianggap cawe-cawe dengan memberikan dukungan terhadap Ridwan Kamil dalam Pilgub Jakarta 2024. (Instagram/@jokowi)

    Dalam sambutannya di HUT ke-60 Partai Golkar di Sentul International Convention Center, Bogor, Kamis 12 Desember lalu, Prabowo menegaskan kembali gagasan penghapusan Pilkada langsung. Dalih yang dia kemukakan adalah soal penghematan biaya.

    “Menurut saya, kita harus perbaiki sistem kita. Dan kita tidak boleh malu untuk mengakui bahwa kemungkinan sistem ini terlalu mahal. Dari wajah yang menang pun saya lihat lesu juga. Yang menang lesu, apalagi yang kalah,” kata Prabowo.

    Prabowo mencontohkan negara-negara seperti Malaysia, Singapura, dan India yang menurutnya dapat menhemat banyak anggaran dengan hanya memilih DPRD. Setelah itu, DPRD yang memilih kepala daerah.

    “Saya lihat negara tetangga kita efisien. Malaysia, Singapura, India sekali memilih anggota DPRD, ya sudah DPRD itulah yang milih gubernur atau bupati,” ujar Prabowo lagi dalam acara tersebut.

    Usulan Prabowo tersebut jelas memicu kecaman dari aktivis pro-demokrasi. Mereka berkeyakinan bahwa pembiayaan yang sangat mahal, Prabowo menyebutkan triliunan rupiah hanya dalam satu dua hari, merupakan investasi.

    Presiden Prabowo Subianto usai melakukan coblosan di TPS 08, Bojong Koneng, Bogor dalam Pilkada Serentak 2024, Rabu (27/11). (ANTARA/Hafidz Mubarak A)

    Jika menengok ke belakang, sikap Prabowo tersebut adalah ciri penolakannya terhadap reformasi demokrasi usai Presiden Soeharto tumbang pada 1998. Pada 2014 dan 2019 Prabowo juga pernah melontarkan gagasan untuk kembali ke UUD 1945 asli, yaitu presiden dipilih MPR.

    Jika gagasan tersebut dilaksanakan maka itu berarti penghapusan terhadap amandemen konstitusi 1999-2002, yang menjadi dasar demokrasi Indonesia dibangun secara konstitusional pada saat ini.

    Hal tersebut membuka jalan bagi seorang presiden untuk mengakhiri pemilihan presiden secara langsung, menghapuskan pembatasan masa jabatan presiden, bahkan membubarkan Mahkamah Konstitusi. Situasi semacan itu berpotensi mengKO supremasi hukum di Indonesia, yang sudah sangat lemah.

    Mantan Aktivis Bakal Diam Saja

    Setelah dilantik, Prabowo tak hanya memasukkan banyak tokoh militer ke dalam pemerintahannya. Dia juga mengajak kalangan non-elit, termasuk para akitivis dan korban kekerasan pada masa akhir rezim Soeharto ke dalam kabinet demi memperkuat legitimasi mantan menantu Soeharto itu.

    Sungguh tidak realistis jika mengharapkan mereka mampu membatasi gerakan Prabowo sebagai Presiden RI. Berangkat dari pengalaman, para aktivis yang bercita-cita “memperjuangkan perubahan dari dalam Istana”, justru larut menjadi pendukung segala kebijakan, bahkan yang bersifat otoriter sekalipun.

    Organisasi masyarakat sipil, sepertu Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah, yang diperkirakan bakal mempertahankan independensi mereka juga sulit diharapkan. Bahkan sejak masa Jokowi organisasi sosial dan keagamaan yang dianggap progresif, justru dengan mudah digunakan sebagai alat politik untuk melindungi kepentingan penguasa dengan mengorbankan hak-hak publik.

    Pelukis Yos Suprapto (kanan) bersama petugas menurukan salah satu karya lukisannya yang bertajuk “Kebangkitan: Tanah Untuk Kedaulatan Pangan” yang sebelumnya akan dipamerakan di Galeri Nasional, Jakarta, Senin (23/12/2024). Penurunan karya lukisan tersebut dilakukan sebagai bentuk kekecewaan Yos terhadap Galeri Nasional Indonesia sebagai pemilik tempat yang meminta lima dari 30 lukisannya diturunkan. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wpa)

    Ruang politik kaum progresif Indonesia untuk memajukan demokrasi justru semakin sempit. Salah satu contoh nyata adalah dalam kasus megaproyek Rempang Ecocity di Batam, Kepulauan Riau yang melibatkan aktor-aktor non negara untuk dimobilisasi demi menekan protes masyarakat. Atau yang terbaru pelarangan lima lukisan yang akan dipamerkan oleh pelukis Yos Soeprapto di Galeri Nasional, Jakarta pekan lalu, hanya karena ada penggambaran sosok menyerupai Jokowi.

    Penciptaan gerakan pro-demokrasi yang berkelanjutan dengan basis masyarakat sipil yang lebih besar dan kuat perlu dilakukan. Namun strategi semacam itu hanya mudah diucapkan, sangat sulit dilakukan. Fragmentasi masyarakat sipil Indonesia sudah semakin besar. Hal itu tak melulu terlihat di dunia nyata, namun juga di jagat maya.

    Tak dapat dipungkiri, bahwa bahwa masyarakat sipil di Indonesia sedang menghadapi musim dingin demokrasi yang bakal panjang. Tantangan besar untuk mempertahankan demokrasi di Indonesia adalah melibatkan sebanyak mungkin masyarakat, demi meningkatkan dampak politik sehingga kebekuan bahkan kehancuran demokrasi Indonesia tidak terjadi.