Tag: Samuel Rizal

  • Film “Autopsy: Dead Body Can Talk” resmi diluncurkan

    Film “Autopsy: Dead Body Can Talk” resmi diluncurkan

    Jakarta (ANTARA) – Film kisah nyata yang mengangkat profesi dokter forensik Polri, “Autopsy: Dead Body Can Talk” secara resmi telah diluncurkan di Gedung Bakti Dharma Waspada STIK Polri, Jakarta Selatan, pada Sabtu (29/11).

    Film ini mengisahkan cerita tentang seorang dokter forensik terkenal, yakni Brigjen Polisi Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti, D.F.M., Sp.F. Lahirnya film ini juga berkat keahlian yang dimiliki oleh dokter tersebut dalam mengungkap kasus yang janggal.

    “Film ini dibuat dengan tujuan menghibur sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya autopsi dalam pembuktian ilmiah sebuah tindak pidana,” kata Direktur PT RINS Prime Entertainment, Rina Laurentie Sindunata melalui keterangan resminya di Jakarta, Sabtu.

    Film yang diproduksi oleh PT RINS Prime Entertainment bekerjasama dengan PT Karya Kreatif Utama ini menggabungkan pendekatan “scientific crime investigation” dengan pengalaman supranatural yang dialami sang dokter forensik sepanjang penanganan berbagai kasus kematian tidak wajar.

    Film ini mengisahkan keahlian Dr. Sumy Hastry yang dikenal dengan ketajamannya, tenang dan berpengalaman menangani kasus-kasus pembunuhan yang viral di Indonesia.

    Dalam film ini, pengalaman empiris kedokteran forensik dipadukan dengan intuisi dan fenomena supranatural yang menjadi bagian perjalanan panjangnya.

    “Pertama kali diberitahu Mbak Rina, saya kaget dan nggak percaya. Saya sering dipanggil podcast, tapi tidak pernah terpikirkan untuk difilmkan,” katanya.

    Tidak hanya menceritakan penangan kasus-kasus yang heboh di kalangan masyarakat Indonesia, “Autopsy: Dead Body Can Talk” juga menceritakan latar belakang akhirnya dia memilih jalur tersebut untuk karir di masa depannya.

    Sementara itu, AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., yang turut terlibat dalam proses produksi, menjelaskan, pendekatan unik film ini sebagai horor forensik yang berakar dari kisah nyata.

    “Film horor itu banyak, tapi kalau yang ‘based on true event’, itu lebih menggugah masyarakat,” ungkapnya.

    Pembuatan film ini dilakukan dengan cara yang profesional. Pembahasan teknis dalam penggarapan adegan-adegan forensik, mulai dari cara memotong tubuh hingga detail darah dalam berbagai kondisi.

    “Kami ada training singkat tentang forensik. Ibu menyediakan konsultan yang membantu tim prostetik agar darahnya, cara memotongnya, semuanya akurat. Supranatural yang muncul bukan dibuat-buat. Itu ‘based on her story’,” katanya.

    Film ini diperankan oleh deretan aktor ternama, di antaranya Masayu Anastasia sebagai Dr. Sumy Hastry, Samuel Rizal, Ge Pamungkas, Rifnu Wakana, Ryuka Bunga serta sejumlah aktor pendukung lainnya.

    Pewarta: Chairul Rohman
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • “Gue Memilih Gak Datang”, Alasan Samuel Rizal Absen di Pemakaman Stevie Agnecya Mantan Istrinya

    “Gue Memilih Gak Datang”, Alasan Samuel Rizal Absen di Pemakaman Stevie Agnecya Mantan Istrinya

    “Gue Memilih Gak Datang”, Alasan Samuel Rizal Absen di Pemakaman Stevie Agnecya Mantan Istrinya

    TRIBUNJATENG.COM – Seusai setahun berpulangnya sang mantan istri, Samuel Rizal beberkan alasannya absen di pemakaman Stevie Agnecya.

    Stevie Agnecya mantan istri Samuel Rizal meninggal dunia pada Kamis (21/3/2024) sekira setahun lalu.

    Stevie meninggal di usia 32 tahun diduga karena sakit.

    Samuel Rizal dan Stevie menikah pada 2012 dan berpisah di 2015.

    Keduanya dikaruaniai seorang puteri Drucilia Kalea Arifin.

    Namun Samuel Rizal tampak tak datang di pemakaman mantan istri.

    Seusai setahun kepergian Stevie, akhirnya Samuel buka suara mengenai absennya di pemakaman ibu dari putrinya tersebut.

    Samuel Rizal hanya mengirim putrinya, Cilla di pemakaman sang ibu.

    “Gua memilih untuk gak datang bukan nggak (mau) datang. Pastinya gua mengirim Cilla,” kata Samuel kepada Melaney ricardo.

    Hal itu dikarenakan Samuel Rizal memikirkan perasaan suami Stevie Agnecya, Anggi Pratama dan keluarga besar mantan istrinya.

    Di sisi lain, selama Stevie Agnecya sakit, dirinya dan sang anak serasa diberi jarak.

    Cilla bahkan tidak diberi update tentang kabar ibunya.

    “Kenapa gua gak dateng, karena pada waktu itu, gua merasa selama Stevi sebelum meninggal, itu yang gua rasain, kok kita agak berjarak.

    Sori gua ubah kata-katanya. Kok gua ama Cilla dikasih jarak sama sebelah sana. So gua berkeputusan gua nggak usah datang,” lanjut Samuel.

    “Jadi itu keputusan yang lu ambil demi menghormati keluarga sana,” kata Melaney.

    Alasan mantan istri adalah seorang seleb juga membuat Samuel Rizal memilih tak hadir.

    Lantaran pastinya bakal banyak selebriti dan rekan yang hadir ke pemakaman.

    “Ya bagaimanapun Anggi pilotgram, Stevi selebgram, pasti kan ada teman-teman yang publik figur juga dan pasti ada media.

    Jadi gua kayak ya udah Cilla aja ke sana,” kata Samuel.

    Samuel Rizal juga menceritakan bagaimana kesedihan anaknya.

    Pasalnya sebelum meninggal Cilla tidak tinggal dengan ibunya dan cukup jarang bertemu ibunya.

    “Sebenarnya gua agak kasihannya sama Cilla. Karena Cilla jarang ketemu.

    Tahu ibunya sakit tapi maksudnya, gua kepenginnya Cilla diupdate (soal kondisi Stevie),” kata Samuel.

    “Setahun sebelum Stevie meninggal, pas Cilla denger Stevie sakit, ya mbok ya ada pro aktif antar dua keluarga.

    Pengennya begitu, tapi kalau nyatanya tidak, ya Cilla memang dukanya mendalam.

    Tahu ibunya sakit tapi tidak terupdate, tiba-tiba ditelepon ibunya meninggal.

    Dia syok, nangis. Dia kayak ‘harusnya gua’.

    Tapi ya udah gua ngomong (semangati Cilla) waktu gak bisa diulang, perjalanan masih banyak.

    Orang meninggal, tapi kita gak boleh berlarut.” kenang Samuel.

    “Setelah Stevi meninggal, segala sesuatu berubah,” kata Samuel.

    “(Berubah) secara natural,” lanjutnya.

    “Gua kalau syuting di luar kerja, Cilla sudah tahu kalau bakal ditinggal,” kata Samuel.

    “Tapi kalau Bang Ijal (Samuel) lagi off, dia tahu waktunya buat Cilla semua. Dengan kita hadir aja udah jadi attention,” tandasnya.

    Stevie Agnecya merupakan aktris sekaligus model yang lahir di Jakarta pada tanggal 15 Agustus 1991 silam.

    Ia mulai dikenal publik sejak menikah dengan Samuel Rizal pada 2012 silam.

    Dari pernikahan ini, mereka dikaruniai satu orang anak.

    Sayangnya rumah tangga mereka harus kandas di tengah jalan.

    Pada 2015, mereka memutuskan untuk bercerai dan hidup masing-masing. (*)

  • Adu Akting Bareng Mantan, Kiesha Alvaro Mengaku Tertantang Main dalam Film Desa Mati The Movie

    Adu Akting Bareng Mantan, Kiesha Alvaro Mengaku Tertantang Main dalam Film Desa Mati The Movie

    Jakarta, Beritasatu.com – Aktor Kiesha Alvaro mengaku tertantang untuk berperan dalam film terbarunya bergenre horor komedi berjudul Desa Mati The Movie yang juga menjadi alasan baginya untuk kembali ke industri film.

    “Salah satu hal yang membuat saya tertantang untuk terlibat dalam film ini adalah beberapa adegan sulit yang harus saya perankan. Bahkan selama proses syuting, saya mengalami cedera di bagian tangan, kaki, dan beberapa bagian tubuh lainnya,” ujarnya saat ditemui di Epicentrum Kuningan, Jakarta, pada Selasa (25/2/2025) malam.

    Kiesha menjelaskan, film ini memang melibatkan banyak adegan aksi dan perkelahian yang menjadi salah satu tantangan tersendiri. “Selain itu, yang paling sulit adalah syuting yang berlangsung hingga subuh, yang tentunya sangat menguras energi,” tambahnya.

    Kiesha Alvaro juga mengungkapkan, tantangan terbesar baginya bermain dalam film Desa Mati The Movie adalah harus menghilangkan karakter dirinya dan benar-benar masuk ke dalam peran Arga. 

    “Di sini, saya dituntut untuk meninggalkan sisi Kiesha Alvaro dan bertransformasi menjadi Arga. Biasanya, saya banyak digandrungi oleh para wanita, tetapi dalam film ini saya harus tampil berbeda. Karakter Arga ini mengalami perubahan di tengah film, yang awalnya memiliki pacar, tetapi kemudian menjadi sahabat,” jelas putra Pasha Ungu tersebut.

    Selain itu, ada tantangan lain yang dihadapi Kiesha, yaitu beradu peran dengan mantan kekasihnya, Frislly Herlind. Dalam adegan-adegan film tersebut, Kiesha harus menjaga profesionalitas sebagai seorang aktor, meski Frislly pernah mengisi hatinya. 

    “Saya bersyukur Frislly adalah seorang profesional. Sejak awal bergabung dalam proyek ini, kami dipertemukan sebagai lawan main dan fokus pada pekerjaan, bukan urusan pribadi. Selama proses syuting dan masa promo, kami memang harus bersama, dan meski hubungan kami sudah berakhir, kami tetap menjalani ini dengan profesionalitas sebagai aktor. Jadi, kenapa tidak?” ujar Kiesha.

    Desa Mati The Movie mengisahkan perjalanan Lintang dan beberapa rekannya yang berangkat menuju sebuah sendang sakral yang tengah viral di Jawa Tengah. Namun, sejak awal perjalanan ini terasa janggal. 

    Keluarga Lintang, terutama neneknya, tampaknya menyembunyikan sesuatu terkait keberangkatan mereka. Rahasia masa lalu yang melibatkan kematian ibu Lintang pun menjadi teka-teki yang semakin menambah ketegangan.

    Setibanya di hutan tujuan, situasi semakin aneh. Mobil yang mereka tumpangi mendadak mogok, sinyal telepon hilang, dan suasana sekitar terasa semakin mencekam. Tanpa pilihan lain, mereka memutuskan untuk berjalan mencari pertolongan hingga akhirnya menemukan sebuah desa tersembunyi di tengah hutan. 

    Namun, desa itu bukanlah tempat biasa. Penduduk desa yang misterius, suasana yang sunyi, dan kesan desa tersebut tak berpenghuni, menambah ketegangan. Mereka pun berusaha mencari jalan keluar, tetapi malah terjebak di dalamnya. Bagaimana mereka bisa mengatasi situasi ini?

    Selain Kiesha Alvaro dan Frislly Herlind, film ini juga dibintangi oleh aktor Samuel Rizal, Adila Fitri, Ehan Brenda, Shakira Sheldrick, Ence Bagus, Olivia Irawan Chen, Oce Permatasari, Anyun Cadel, Mastur, dan Aira Lubna. Desa Mati The Movie dijadwalkan tayang pada 6 Maret 2025, dan bisa menjadi alternatif film seru untuk menemani ngabuburit selama bulan Ramadan 2025.