Tag: Rudy Susmanto

  • QC Pilbup Bogor LSI Denny JA 96,80%: Rudy-Jaro Ade Raih 72,06%

    QC Pilbup Bogor LSI Denny JA 96,80%: Rudy-Jaro Ade Raih 72,06%

    Jakarta

    Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil hitung cepat atau quick count pasangan calon (Paslon) Bupati Bogor dalam Pilkada Serentak 2024. Paslon nomor urut 1 Rudy Susmanto-Ade Ruhandi (Jaro Ade) mengungguli Paslon nomor urut 2 Bayu Syahjohan-Musyafaur Rahman.

    Peneliti LSI Denny JA, Anggit Gustriadi mengatakan perolehan suara Rudy-Jaro sebanyak 72,06%. Sementara pasangan Bayu-Musya 27,94%.

    Anggit mengatakan, persentase suara kedua paslon tersebut berdasarkan 96,80% suara yang telah diterima. Dengan margin error survei 1,00%

    “Data itu per pukul 19.17 WIB dengan margin eror 1,00%,” jelasnya, Rabu (27/11/2024).

    Anggit menyebut angka tersebut masih bisa berubah. Berdasarkan data yang diterima, dapil 1 dan 3 menjadi penyumbang suara terbanyak untuk Rudy-Jaro

    “Dapil 1 itu menyumbang 82,12% suara, sementara dapil 3 menyumbang 73,01% untuk Rudy-Jaro,” pungkasnya.

    (rdh/whn)

  • Rudy Susmanto-Ade Ruhandi Unggul di TPS Prabowo, Raih 378 Suara
                
                    
                        
                            Nasional
                        
                        27 November 2024

    Rudy Susmanto-Ade Ruhandi Unggul di TPS Prabowo, Raih 378 Suara Nasional 27 November 2024

    Rudy Susmanto-Ade Ruhandi Unggul di TPS Prabowo, Raih 378 Suara
    Tim Redaksi
    BOGOR, KOMPAS.com
    – Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati nomor urut 1,
    Rudy Susmanto-Ade Ruhandi
    unggul di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 008, Desa Bojong Koneng, Babakan Madang, Kabupaten Bogor.
    Adapun TPS 008 merupakan tempat Presiden
    Prabowo
    Subianto menggunakan hak pilihnya atau nyoblos pada Rabu (27/11/2024) pagi.
    Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 008, Sarif mengatakan, paslon nomor urut 1 itu memperoleh 378 suara.
    “Rudy Susmanto-Ade Ruhandi= 378 Suara,” kata Sarif, Rabu.
    Sedangkan di posisi kedua diperoleh oleh pasangan calon (paslon) nomor urut 2 Bayu Syahjohan-Musyafaur Rahman dengan perolehan 11 suara.
    Tercatat, total Daftar Pemilih Tetap (DPT) terdaftar di TPS 008 berjumlah 595. Namun, jumlah pemilih yang menggunakan hak suara berjumlah 412. Dengan rincian, Daftar Pemilih Khusus (DPK) 2 orang, DPT 407 orang, dan tambahan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) 3 orang.
    Adapun jumlah suara sah mencapai 389, sementara suara tidak sah mencapai 23.
    Sebagai informasi, Presiden Prabowo menggunakan hak pilihnya di TPS tersebut pada Rabu pagi.
    Pantauan
    Kompas.com
    di lokasi, Prabowo tiba di TPS 008 pada pukul 08.42 WIB. Dia terlihat keluar dari Maung Pindad warna putih, yang merupakan mobil dinasnya dengan memakai baju safari warna coklat muda.
    Baju safari ini pun menjadi ciri khasnya di sejumlah kesempatan. Kepala Negara juga memakai celana panjang hitam dan jam tangan hitam melengkapi pergelangan tangannya.
    Kemudian, Prabowo ditemani dengan ajudannya yang memakai seragam senada, memasuki TPS 008. Dia lalu mengambil kertas suara untuk dicoblos sebelum memasuki bilik suara.
    Kertas suara yang diambil berisi Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bogor yang terdiri dari dua pasangan calon, serta Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat yang terdiri dari empat paslon.
    Setelahnya, Prabowo memasuki bilik suara selama beberapa menit, memasukkan jari ke tinta, sebelum akhirnya melakukan sesi wawancara cegat pintu (doorstop) di depan TPS.
    Prabowo bahkan memamerkan jari yang telah bertinta di depan awak media. Dia kemudian berpesan dan mempersilakan masyarakat menggunakan hak pilihnya dengan baik.
    “Bagus lancar semuanya. Baik semuanya. Ya silakan ya terserah rakyat milih yang baik, ya,” kata Prabowo sehabis mencoblos.
    Setelahnya, Prabowo berbincang dengan warga di depan mobilnya. Tak beberapa lama, lalu meninggalkan TPS untuk kembali ke Hambalang sebelum melakukan aktivitasnya lebih lanjut.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Paslon Rudy-Ade deklarasikan menang 73,5 persen di Pilkada Bogor

    Paslon Rudy-Ade deklarasikan menang 73,5 persen di Pilkada Bogor

    Kabupaten Bogor (ANTARA) – Pasangan calon bupati-wakil bupati Bogor nomor urut 1, Rudy Susmanto-Ade Ruhandi, mendeklarasikan menang pada Pilkada Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

    Ketua Badan Pemenangan Rudy-Ade, Iwan Setiawan, di Kantor DPC Partai Gerindra, Cibinong, Rabu, mengungkapkan deklarasi tersebut dilandasi hasil hitung cepat oleh Lembaga Survei Indonesia (LSI).

    Hasil hitung cepat dari suara masuk 68 persen itu menyatakan pasangan Rudy-Ade memperoleh suara 73,5 persen dan pasangan calon nomor urut 2 Bayu Syahjohan-Musyafaur Rahman memperoleh 26,5 persen.

    “Ini hitung cepat yang bisa dipertanggungjawabkan, biasanya tren hitung cepat kalau sudah di atas 50 persen itu perubahannya tidak signifikan, makanya kami berani mendeklarasikan kemenangan,” kata dia, yang juga ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Bogor.

    Menurut dia, perolehan suara pasangan calon di atas angka 70 persen ini merupakan sejarah baru pada pelaksanaan di Pilkada Kabupaten Bogor.

    Meski begitu, dia tetap menginstruksikan jajaran badan pemenangan untuk tetap mengawal suara di wilayah, hingga penghitungan resmi di masing-masing kecamatan se-Kabupaten Bogor.

    “Kami meminta tetap mengawal suara yang nanti dihitung di kecamatan. Ini (hasil hitung cepat) menjadi panduan bagi teman-teman yang berjuang di bawah,” kata dia.

    KPU Kabupaten Bogor menetapkan dua pasang calon bupati dan wakil bupati, yakni nomor urut 01, Rudy Susmanto-Ade Ruhandi, dan nomor urut 02, Bayu Syahjohan-Musyafaur Rahman atau Kang Mus.

    Pasangan Rudy-Ade diusung 17 partai politik, dari delapan partai parlemen yakni Partai Gerindra, Partai Golkar, PPP, PAN, Partai Demokrat, PKS, PKB dan Partai NasDem. Kemudian sembilan partai non-parlemen yaitu Partai Hanura, Perindo, PSI, Partai Gelora, Partai Buruh, Partai Ummat, PBB, Partai Garuda, dan PKN.

    Sedangkan pasangan Bayu-Kang Mus diusung oleh PDIP.

    Pewarta: M Fikri Setiawan
    Editor: Ade P Marboen
    Copyright © ANTARA 2024

  • Kampanye Terakhir, Cabup Bogor Rudy Susmanto Diarak Ribuan Relawan Menuju Sentul

    Kampanye Terakhir, Cabup Bogor Rudy Susmanto Diarak Ribuan Relawan Menuju Sentul

    JABAR EKSPRES – Calon Bupati (Cabup) Bogor nomor urut 1, Rudy Susmanto diarak ribuan relawan se-Dapil 1 Kabupaten Bogor menuju lokasi Kampanye Akbar di Sirkuit Sentul, Kecamatan Babakan Madang, pada Sabtu (23/11/24).

    Rudy Susmanto bersama isrinya Eva Marthiana diarak oleh lebih dari 5.000 relawan dari halaman VIP Stadion Pakansari, Kecamatan Cibinong, menuju Sirkuit Sentul.

    Sepanjang perjalanan, Rudy dan Eva Marthiana menyapa warga sekitar dan pengguna jalan serta membagikan kaos paslon nomor 1.

    Sesampainya di lokasi kampanye akbar, Rudy Susmanto disambut oleh ribuan relawan yang sudah menunggu sejak pagi.

    Dalam kampanye terakhir sesuai jadwal yang diberikan oleh KPU Kabupaten Bogor, relawan dihibur oleh Instruktur Senam ternama Liza Natalia dan Pas Band.

    Selain relawan, dalam kampanye akbar yang digagas oleh Ketua Tim Pemenangan Dapil 1, Irvan Maulana itu juga dihadiri oleh para Anggota DPRD Kabupaten Bogor koalisi Rudy-Jaro.

    Dalam sambutannya, Rudy Susmanto berterimaksih kepada relawan dan partai koalisi yang sudah setia mengiringi dari awal kampanye hingga hari terkahir.

    “Terimakasih kepada semua relawan dan pengurus partai koalisi serta para anggota DPRD Kabupaten Bogor yang sudah setia mengiringi kegiatan kampanye saya,” ucap Rudy Susmanto.

    Dia juga berpesan agar semua relawannya juga tim pemenangan, bisa bergerak untuk memaksimalkan raihan suara khususnya di Dapil 1.

    Dia juga mengajak para relawan untuk memenangkan Rudy Susmanto-Jaro Ade pada Rabu, 27 November 2024.

    “Bapak-bapak dan ibu-ibu jangan lupa pada 27 November mendatang, coblos nomor 1,” pinta Rudy. (**)

  • Terungkap, Ada Enam Kasus Dugaan Pelanggaran Masa Kampanye Pilkada Kota Bogor

    Terungkap, Ada Enam Kasus Dugaan Pelanggaran Masa Kampanye Pilkada Kota Bogor

    JABAR EKSPRES – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bogor melalui Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi mencatat ada enam kasus dugaan pelanggaran selama masa kampanye di Pilkada Kota Bogor.

    Dari jumlah tersebut, empat kasus telah diputuskan melalui rapat pleno dengan Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu), sementara dua laporan lainnya masih dalam proses penyelidikan.

    Ketua Bawaslu Kota Bogor, Herdiyatna menjelaskan, enam kasus dugaan pelanggaran terdiri dari tiga kasus yang dilaporkan oleh masyarakat, dan tiga kasus hasil temuan jajarannya.

    Untuk kasus berdasarkan laporan masyarakat itu, kata dia, berupa dua kasus dugaan pelanggaran pidana, dan satu kasus dugaan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN).

    BACA JUGA: Terima Banyak Aspirasi Selama Kampanye, Rudy Susmanto Siapkan Tim Data Akomodir Keinginan Masyarakat

    “Sementara untuk kasus berdasarkan hasil temuan, itu berupa dua kasus dugaan pelanggaran pemilihan, dan satu kasus dugaan netralitas ASN,” kata Herdiyatna saat Konferensi Pers di kantornya, Kamis, 21 November 2024 petang.

    Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi Bawaslu Kota Bogor, Supriantona Siburian menambahkan, bahwa proses penanganan kasus pelanggaran ini dimulai sejak dimulainya tahapan Pilkada.

    Menurutnya, dua dari enam kasus yang masih diproses berkaitan dengan dugaan tindak pidana pemilihan dan netralitas ASN.

    “Salah satu kasus melibatkan ASN Kementerian Agama. Kami sudah memberikan imbauan kepada Kemenag dan melanjutkan rekomendasi kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk tindakan lebih lanjut,” jelas Anto sapaannya.

    BACA JUGA: Nikmati Friday Deals di BRImo, Tukar Poinmu untuk Voucher Makan atau Minum Setiap Jumat!

    Ia juga membeberkan bahwa salah satu kasus dugaan pelanggaran kampanye sempat melibatkan pasangan calon (Paslon).

    Namun, setelah dilakukan investigasi, kasus tersebut dinyatakan gugur karena tidak memenuhi unsur pidana. Sebab terlapor tidak terbukti berada di lokasi kejadian, sehingga tidak ada cukup bukti untuk melanjutkan perkara tersebut.

    Sementara terkait empat kasus yang telah diputuskan untuk dihentikan karena beberapa di antaranya tidak masuk dalam kategori tindak pidana pemilihan. Ada juga kasus yang dilimpahkan ke lembaga lain karena berada di luar kewenangan Bawaslu.

  • Terima Banyak Aspirasi Selama Kampanye, Rudy Susmanto Siapkan Tim Data Akomodir Keinginan Masyarakat

    Terima Banyak Aspirasi Selama Kampanye, Rudy Susmanto Siapkan Tim Data Akomodir Keinginan Masyarakat

    JABAR EKSPRES – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bogor hanya tinggal menghitung hari.

    Calon Bupati Bogor nomor urut 01 Rudy Susmanto mengaku, selama melakukan kampanye di berbagai tempat banyak mendapatkan aspirasi dari masyarakat.

    Diketahui, Rudy memulai kampanye sejak tanggal 23 September hingga kini masih melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

    Sejumlah permasalahan dan aspirasi yang ia terima sejak kampanye, telah dicatat dan dikumpulkan untuk kemudian direalisasikan jika terpilih menjadi Bupati Bogor periode 2024-2029.

    BACA JUGA: Gerakan Tanam Padi, Optimalkan Pengendalian Inflasi dan Ketahanan Pangan di Bogor

    “Banyak hal, semua nya kita data, kita punya tim untuk menginput data saran dan masukan karakteristik Kabupaten Bogor tiap wilayah berbeda beda, tantangan nya berbeda beda,” kata Rudy kepada media, Kamis (21/11).

    Politisi Partai Gerindra itu, saat ini tengah fokus kepada pembahasan hasil dari aspirasi masyarakat sejak kampanye lalu.

    Sembari memasuki masa tenang, pihaknya juga mengumpulkan sejumlah permasalahan dan aspirasi masyarakat,

    Rudy Susmanto juga akan bersilaturahmi dan doa bersama dengan para ulama dan anak yatim.

    BACA JUGA: Tanpa Kartu Fisik, Transaksi Makin Asyik Bisa Dapatkan Reward hingga Rp600 Ribu

    “Justru menjelang hari terakhir nanti beberapa hari terakhir di hari tenang kita mengurangi bertemu dengan masyarakat yang ada kita duduk bersilaturahmi bersama pada alim ulama, tokoh agama, anak-anak yatim piatu, kita khataman quran bersama sama, kita mohon ridho nya allah,” jelas dia.

    Tak hanya itu, Rudy menambahkan, setiap bertemu masyarakat ia menegaskan bahwa niat dia mencalonkan diri sebagai Bupati Bogor bukan semata-mata keinginan diri sendiri, lebih dari itu Rudy menginginkan Kabupaten Bogor bisa lebih naik lagi.

    “Kita bukan mengejar menjadi bupati tapi kita memiliki niatan untuk membangun kabupaten Bogor bersama sama. Mudah-mudahan setelah 27 November Rudy Susmanto tetap menjadi Rudy Susmanto,” pungkasnya.

  • Bukan Hanya Menyayangkan, tapi Memprihatinkan

    Bukan Hanya Menyayangkan, tapi Memprihatinkan

    JABAR EKSPRES – Pembenahan infrastruktur untuk penyandang disabilitas di Kota Bandung, khususnya guiding block, masih jauh dari harapan.

    Dudi Nurdin, pegiat dari Cahaya Inklusi Indonesia, menilai meskipun ada upaya perbaikan, kondisi guiding block yang baru saja diperbaiki di Jalan Ahmad Yani justru memprihatinkan dan membahayakan.

    “Bukan hanya menyayangkan, tapi juga memprihatinkan. Memang ada perbaikan, seperti pemasangan guiding block, namun seringkali tidak diikuti dengan pemeliharaan yang baik,” ungkap Dudi kepada Jabar Ekspres, Kamis (21/11).

    BACA JUGA: Bandung Belum Ramah untuk Disabilitas, Begini Kata Aktivis!

    “Guiding block yang seharusnya mempermudah akses penyandang tunanetra malah sering terhalang oleh pohon, lubang, atau bahkan parkir liar. Di beberapa tempat, pohon yang seharusnya dipangkas justru membahayakan karena berada di jalur guiding block,” imbuhnya.

    Lebih lanjut, Dudi mengungkapkan bahwa masalah ini sering terjadi, bahkan di pusat kota. Bahkan guiding block kadang tertutup oleh pedagang kaki lima atau barang-barang lainnya, membuat penyandang disabilitas kesulitan bahkan terluka.

    “Ini bukan hanya masalah fisik, tetapi juga menunjukkan kurangnya perhatian terhadap kebutuhan dasar penyandang disabilitas,” tambahnya.

    BACA JUGA: Persib Kembali Bermarkas di Stadion GBLA, Nick Kuipers: Kami Harus Menang

    Dudi menilai, pemerintah cenderung merasa puas hanya dengan memasang infrastruktur tanpa memperhatikan kelayakannya. Ia menekankan bahwa sensitivitas pemerintah terhadap kebutuhan penyandang disabilitas masih kurang.

    “Tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas fisik, kesadaran masyarakat juga sangat penting. Penyandang disabilitas adalah bagian dari masyarakat yang memiliki hak yang sama untuk mengakses ruang publik dengan aman,” tegas Dudi.

    Selain itu, Dudi menyarankan agar pemerintah lebih serius dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya lingkungan yang ramah disabilitas. Saat ini, belum ada program yang secara spesifik mendorong kesadaran masyarakat untuk mendukung inklusivitas.

    BACA JUGA: Kampanye ke Dapil 5, Cabup Bogor Rudy Susmanto akan Realisasikan 3 Aspirasi Warga

    Dudi berharap agar pemerintah tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga berupaya mengedukasi masyarakat dan meningkatkan kualitas pelayanan untuk penyandang disabilitas di setiap aspek kehidupan.

    “Tanpa kesadaran bersama, kita tidak akan pernah mencapai kota yang benar-benar inklusif,” tandasnya.

  • Bandung Belum Ramah untuk Disabilitas, Begini Kata Aktivis!

    Bandung Belum Ramah untuk Disabilitas, Begini Kata Aktivis!

    JABAR EKSPRES – Kota Bandung masih jauh dari harapan untuk menjadi kota inklusif bagi penyandang disabilitas. Hal ini diungkapkan oleh Dudi Nurdin, pegiat dari Cahaya Inklusi Indonesia, yang menyatakan bahwa meski ada sejumlah pembenahan, aksesibilitas bagi disabilitas di kota ini masih sangat terbatas.

    “Salah satu indikator utama adalah aksesibilitas di kantor atau instansi pemerintah yang belum sepenuhnya memadai, baik dari segi infrastruktur maupun layanan manusia,” ujar Dudi saat ditemui Jabar Ekspres, pada Kamis (21/11).

    Menurutnya, meskipun beberapa fasilitas telah diperbaiki, seperti trotoar dan jalur khusus untuk penyandang disabilitas, kenyataan di lapangan menunjukan banyak hambatan.

    BACA JUGA: Persib Kembali Bermarkas di Stadion GBLA, Nick Kuipers: Kami Harus Menang

    Dudi menambahkan, Pemkot Bandung harus lebih serius dalam memperhatikan kebijakan yang inklusif, tidak hanya dalam hal fasilitas fisik, tetapi juga dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman di kalangan aparatur negara.

    “Banyak pegawai yang belum paham bagaimana melayani penyandang disabilitas dengan tepat, bagaimana cara berinteraksi atau mendampingi mereka,” katanya.

    Dudi berharap Pemkot Bandung lebih serius dalam mendorong pembangunan yang ramah disabilitas agar semua warga kota, tanpa terkecuali, bisa merasakan hak yang sama dalam mengakses ruang publik.

    BACA JUGA: Kampanye ke Dapil 5, Cabup Bogor Rudy Susmanto akan Realisasikan 3 Aspirasi Warga

    Lebih lanjut, Dudi menekankan juga  pentingnya kesadaran masyarakat. “Selain kebijakan pemerintah, masyarakat juga harus turut berperan dalam menciptakan lingkungan yang ramah disabilitas. Tanpa kesadaran bersama, inklusivitas sulit tercapai,” jelasnya.

  • Persib Kembali Bermarkas di Stadion GBLA, Nick Kuipers: Kami Harus Menang

    Persib Kembali Bermarkas di Stadion GBLA, Nick Kuipers: Kami Harus Menang

    JABAR EKSPRES – Persib Bandung bakal kembali bermarkas di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung saat menjamu Borneo FC di pekan ke-11 BRI Liga 1 2024/2025, Jumat (22/11) malam.

    Pemain belakang Persib Bandung, Nick Kuipers merasa termotivasi kembali bermain di markas yang menjadi sejarah kembalinya trophy prestisius liga profesional tertinggi di Indonesia.

    Kontra Borneo FC, diakui Nick, tim tengah dalam kondisi siap guna melawan tim pemuncak klasemen sementara BRI Liga 1 2024/2025.

    “Saya rasa kami sudah biasa bermain melawan mereka, jadi tidak ada tekanan dan ini menjadi motivasi karena kami harus menang. Kami ingin menang di setiap pertandingan,” kata Nick, saat PMPC di Stadion GBLA, Kamis (21/11).

    BACA JUGA: Kampanye ke Dapil 5, Cabup Bogor Rudy Susmanto akan Realisasikan 3 Aspirasi Warga

    Meski begitu, Bek asal negara Kincir Angin tersebut mengaku, anak asuh Pieter Huistra tersebut tengah dalam performa positif mengarungi musim liga tahun ini. Terlebih lini serang yang banyak diisi predator-predator mengerikan macam Lilipaly.

    Namun berbicara kualitas, menurut Nick, Persib lebih baik ketimbang tim yang sempat menjadi kampiun reguler series di musim lalu tersebut.

    “Mereka punya pemain-pemain yang bagus dan berpengalaman. Jadi ini tentunya tidak akan menjadi pertandingan yang mudah,” ujarnya

    “Tetapi saya rasa, kami lebih baik dari mereka, jadi kami mampu mengalahkan mereka,” tambahnya.

    BACA JUGA: Langsung Klaim Rp300.000 di Aplikasi Penghasil Uang 2024 X Reward, Gratis!

    Pada pertandingan nanti, Persib masih belum bisa didukung penuh pendukung setianya yakni Bobotoh. Hal ini imbas penjatuhan hukuman yang diberikan komdis PSSI kepada Persib, atas insiden kontra Persija Jakarta. (Dam)

  • Kampanye ke Dapil 5, Cabup Bogor Rudy Susmanto akan Realisasikan 3 Aspirasi Warga

    Kampanye ke Dapil 5, Cabup Bogor Rudy Susmanto akan Realisasikan 3 Aspirasi Warga

    JABAR ESKPRES – Persoalan jalur tambang, jalan kabupaten dan fasilitas kesehatan menjadi aspirasi utama masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) lima (5) Kabupaten Bogor.

    Aspirasi itu disampaikan masyarakat kepada Calon Bupati (Cabup) Bogor nomor urut 1, Rudy Susmanto saat menghadiri kegiatan silaturahmi akbar tokoh masyarakat dan warga se-Dapil 5 di Stadion Pusakarama, Desa Batujajar, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, pada Kamis (21/11/24).

    “Bapak Rudy Susmanto, kami warga se-Dapil 5 punya 3 aspirasi yang sangat penting. Pertama jalur tambang, fasilitas kesehatan dan rusaknya jalan status Kabupaten Bogor,” kata Ketua Panitia Ahmad Gozali mewakili warga.

    BACA JUGA: Marak Investasi Bodong, Pakar Ekonomi Soroti Langkah Penindakan hingga Sosialisasi OJK dan APH

    Untuk jalur tambang, kata Gozali, masyarakat menginginkan keberlanjutan pembebasan lahan untuk dibangun jalan tol khusus truk tambang.

    Kemudian, untuk jalan berstatus kabupaten, warga juga meminta agar segera diperbaiki. Selain sudah rusak parah, jalan utama penghubung antar kecamatan dan kota atau kabupaten itu bisa membahayakan pengguna jalan.

    “Kami meminta kepada Pak Rudy Susmanto agar progres pembebasan lahan untuk membangun tol khusus tambang dilanjutkan. Kemudian, tadi pak Rudy ketika jalan kesini dari Rumpin hingga Cigudeg rusak parah. Nah warga berharap agar ada pembangunan,” jelasnya.

    BACA JUGA: Kerap Dijadikan Penyebab Setiap Laka Maut, Pemerintah dan Pengusaha Wajib Lakukan Ini Bagi Pengemudi

    Selain infrastruktur jalan, tambah dia, fasilitas kesehatan juga menjadi hal yang sangat dibutuhkan warga. Karena saat ini warga di Dapil 5, memanfaatkan RSUD Leuwiliang yang jaraknya sangat jauh.

    “Kita kalau mau ke rumah sakit sangat jauh, hanya ada RSUD Leuwiliang saja. Kami berharap ada pembangunan RSUD kembali,” harapnya.

    Menanggapi hal itu, Cabup Bogor nomor urut 1, Rudy Susmanto berjanji akan merealisasikan seluruh aspirasi masyarakat di Dapil 5 khususnya jika diberi mandat oleh masyarakat Kabupaten Bogor menjadi Bupati.

    BACA JUGA: SLB Agro Industri di Bandung Barat: Model Pendidikan dan Industri Inklusif Ilham Habibie

    Karena, lanjut dia, semua aspirasi warga tersebut sudah masuk dalam visi misi pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bogor nomor urut 1, Rudy Susmanto- Ade Ruhandi atau Jaro Ade.