Tag: Rudianto

  • PREDIKSI Persib vs Borneo FC: Pasukan Jagoan Boboth Bisa Terancam Main di GBLA, Rekornya Bisa Hancur

    PREDIKSI Persib vs Borneo FC: Pasukan Jagoan Boboth Bisa Terancam Main di GBLA, Rekornya Bisa Hancur

    TRIBUNJAKARTA.COM – Persib Bandung mendapatkan lawan berat di Liga 1 pekan 11, Borneo FC bisa saja memberikan momen buruk saat tim tuan rumah kembali main di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung.

    Pertarungan Persib Bandung vs Borneo FC bakal dimainkan di Stadion GBLA,  Jumat (22/11/2024) kick off pad apukul 19.00 WIB.

    Pasukan berjuluk Maung Bandung itu perlu waspada terdapap calon lawan yang dihadapi yakni Borneo FC.

    Sebab, Borneo FC berhasil memenangkan pertarungan terakhir kedua tim saat bertemu di Piala Presiden 2024 yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.

    Gol tunggal pada laga itu dicetak Berguinho di pengujung laga yang berlangsung 22 Juli 2024.

    Di luar itu, Persib memiliki catatan mengesankan saat berhadapan dengan Borneo FC di Liga 1.

    Kedua tim telah bertemu 12 kali.

    Persib menang enam kali, empat kali imbang, dan hanya dua kali kalah. Artinya, agregat kemenangannya 6-2.

    Erick Thohir belum dapat alasan pasti dari Shin Tae-yong soal Eliano Reijnders yang terlempar tak masuk daftar pemain Timnas Indonesia melawan Jepang. Semua keputusan ada di Shin Tae-yong.

    Catatan itu menjadi modal apik menjelang Borneo FC bisa menghancurkan kejayaan Persib Bandung yang bermain di kandangnya.

    Kendati begitu, andai saja Persib Bandung bisa memenangkan laga melawan Borneo FC, posisi puncak bisa didapat.

    Di sisi lain, Persib Bandung menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan di Liga 1 musim ini dalam 10 laga terakhir (5 menang, 5 imbang).

    Persib saat ini nangkring di posisi ketiga klasemen Liga 1 dengan mengemas 20 poin.

    Hanya berselisih satu angka dari Borneo FC di puncak klasemen.

    Bek tengah asal Brasil, Gustavo Franca menjalani debut bersama Persib Bandung di laga kontra Borneo FC di Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung, Senin, 22 Juli 2024. (PERSIB.co.id/Fernando Hero)

    Persib Bandung berpeluang menggeser Borneo FC jika berhasil meraih hasil positif pada laga nanti malam.

    Laga melawan Borneo FC akan menjadi pertandingan yang menyita emosi bagi pemain Persib Bandung, Adam Alis.

    Adam Alis merupakan pilar Borneo FC pada dua musim terakhir sebelum dilepas ke Persib Bandung dengan status pinjaman hingga Desember 2024 dengan opsi permanen.

    Ia pun tidak merasa asing dengan kekuatan yang dibawa oleh Pieter Huistra ke Bandung.

    Dengan begitu, Adam Alis paham betul kekuatan Borneo FC.

    “Kekuatan Borneo FC masih sama seperti musim lalu karena masih ditangani coach Pieter dan materi pemain juga tidak banyak berubah,” kata Adam Alis dikutip dari PT LIB.

    “Hanya asingnya saja, mereka juga benar-benar masih menjadi pesaing kuat kita di musim ini,” imbuhnya.

    Di sisi lain, Pieter Huistra cukup antusias menjelang lawan Persib.

    Huistra pun mengaku timnya sudah komplet setelah libur panjang paca jeda internasional.

    Pada laga ini pelatih Pieter Huistra membawa 23 pemain, termasuk pemainnya Ronaldo Rodrigues yang sudah kembali dan siap bermain.

    Pelatih Borneo FC, Pieter Huistra saat ditemui usai sesi latihan bersama di Stadion Segiri Samarinda. (TribunKaltim.co/Nevrianto Hardi Prasetyo)

    “Setelah libur cukup panjang, kondisi tim sangat baik. Kami membawa pemain langganan starter yang kini komplet, ditambah pemain pelapis untuk menghadapi laga berat ini,” ujar Pieter Huistra.

    Prediksi Susunan Pemain

    Kevin Mendoza; Kakang Rudianto, Nick Kuipers, Gustavo Franca, Edo Febriansah; Marc Klok, Dedi Kusnandar, Mateo Kocijan; Tyronne del Pino, David da Silva, Ciro Alves.

    Pelatih: Bojan Hodak.

    Nadeo Argawinata; Fajar Faturahman, Gabriel Furtado, Christophe Nduwarugia, Leo Guntara; Stefano Lilipaly, Rivaldo Pakpahan, Kei Hirose, Berguinho, Mario Peralta; Leo Gaucho.

    Pelatih: Pieter Huistra.

    5 Pertemuan Terakhir Kedua Tim

    5 Laga Terakhir Persib Bandung

    5 Laga Terakhir Borneo FC

    26/09/24 Kuala Lumpur City 1-0 Borneo
    30/09/24 Borneo 0-0 Persita
    19/10/24 Persis Solo 3-2 Borneo
    25/10/24 Borneo 3-0 PSBS Biak
    02/11/24 Borneo 1-0 Dewa United

    (TribunJakarta/TribunJabar)

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel https://whatsapp.com/channel/0029VaS7FULG8l5BWvKXDa0f.

    Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Niat Adukan Kasusnya, Jaksa Jovi Andrea Malah Dicecar DPR
                
                    
                        
                            Nasional
                        
                        22 November 2024

    Niat Adukan Kasusnya, Jaksa Jovi Andrea Malah Dicecar DPR Nasional 22 November 2024

    Niat Adukan Kasusnya, Jaksa Jovi Andrea Malah Dicecar DPR
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com

    Jaksa Jovi Andrea
    Bachtiar justru mendapat sentimen negatif, alih-alih mengantongi dukungan
    Komisi III
    DPR, kala membongkar praktik rekan kerjanya, Nella Marsella, yang kerap pamer atau
    flexing
    menggunakan mobil dinas milik Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tapanuli Selatan, Siti Holija Harahap.
    Jovi didampingi dua kuasa hukumnya, Ahmad Husein Batubara dan Andy Harahap, ketika mendatangi Kompleks Parlemen Senayan, Kamis (21/11/2024) siang. Niatnya, Jovi ingin mencari solusi atas kasus dugaan pencemaran nama baik yang kini tengah menjeratnya.
    Jaksa fungsional di Kejari Tapanuli Selatan ini kini berstatus terdakwa usai dijerat dengan Pasal 45 ayat (4) UU Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Bahkan, kini ia telah dituntut dua tahun penjara atas tuduhan menyebarkan informasi yang melanggar kesusilaan di media sosial.
    Anggota Komisi III DPR, Rudianto Lalo menilai bahwa kasus yang dihadapi Jovi merupakan kasus sepele. Meskipun, kasus ini berpotensi mencoreng nama baik institusi Adhyaksa.
    Sebagai informasi, kasus ini berawal ketika Jovi, dalam unggahan di akun media sosialnya, mengungkap kebiasaan flexing Nella menggunakan mobil dinas Mitsubishi Pajero Sport dan Toyota Innova milik Siti Holija Harahap.
    Padahal, menurut Jovi, Nella bukanlah ajudan Siti Holija, melainkan pengawal tahanan.
    Rudianto pun memandang bahwa aksi saling serang antar pegawai kejaksaan di media sosial akan dianggap publik sebagai ajang lucu-lucuan.
    “Aspiratif sekali Komisi III, kasus yang menurut saya sepele bisa kita rapat hari ini. Tapi ini mencoreng Kejaksaan,” ucapnya.
    Dia menyarankan pihak Kejaksaan Agung menyelesaikan kasus ini dengan restorative justice.
    “Kenapa tidak dicoba itu. Panggil korban, panggil pelaku, jangan kita mempermalukan institusi. Malu-maluin saja ini,” ujar politikus Partai Nasdem ini.
    Senada, anggota Komisi III DPR RI lainnya, Mangihut Sinaga tak sepakat dengan cara Jovi yang memviralkan kebiasaan flexing Nella. Sebab, menurutnya, ada prosedur lain yang bisa ditempuh Jovi bila menganggap tindakan tersebut tidak sesusai dengan norma yang berlaku.
    “Di mana letak dari pada satu tanggung jawabmu sebagai anak buah yang patuh kepada pimpinan? Sebenarnya ini kau (cukup) komunikasikan, tidak perlu menggunakan media-media untuk membangun opini lalu menyudutkan dan menyalahkan. Ini yang terjadi saya lihat,” ujar Mangihut.
    Sementara itu, Jovi membantah tuduhan yang dilayangkan oleh pihak Kejaksaan, yang menyebut dirinya menuding Nella Marsela menggunakan mobil dinas untuk berkencan dan berhubungan intim.
    “Betapa jahatnya Kejaksaan Republik Indonesia memframing bahwa saya telah menuduh Nella Marsela menggunakan mobil dinas kepala Kajari Tapanuli Selatan untuk berhubungan badan. Padahal sebenarnya bukan hal itu,” ungkap Jovi dalam rapat.
    Menurutnya, alasannya mengunggah foto Nella menaiki Pajero di akun media sosialnya adalah untuk memberikan kritik. 
    Sebab, ia heran dengan tingkah Nella yang bukanlah seorang ajudan Kajari Tapanuli Selatan, melainkan hanya pengawal tahanan. Akan tetapi, Nella justru bisa mendapatkan akses untuk menggunakan mobil dinas Kajari Tapsel.
    “Saya hanya melakukan yang pertama mengkritik saudara Nella Marsela yang suka pamer foto atau
    flexing
    menggunakan mobil dinas Pajero Sport Kajari Tapsel supaya berhenti melakukan hal tersebut,” lanjut Jovi.
    “Karena statusnya harus kita ketahui bukan jaksa melainkan pengawal tahanan dan juga bukan seorang ajudan di dalam SK,” sambungnya.
    Jovi mengungkapkan bahwa ia sengaja mengunggah foto tersebut untuk mengingatkan agar tidak sembarangan menggunakan fasilitas negara. 
    “Mobil dinas Kajari Tapsel dan semua Kajari Tapsel yang mayoritas statusnya pinjam pakai dari Pemda Tapanuli Selatan, artinya dibeli dari uang rakyat, khususnya Tapanuli Selatan, supaya tidak disalahgunakan,” jelasnya.
    Menurut Jovi, Nella sering memamerkan atau flexing penggunaan mobil dinas milik Kajari Tapsel Siti Holija Harahap.
    Sebab, kata Jovi, penggunaan fasilitas negara seperti mobil dinas harus disertai izin tertulis dari Kajari Tapsel.
    “Nella pernah beberapa kali menggunakan mobil dinas, bukan hanya ke pasar, jadi di luar jam kerja, tanpa adanya Kajari,” kata Jovi.
    Selain itu, Jovi juga menyatakan bahwa Nella tinggal di rumah dinas Kajari Tapsel.
    Dia menyebut Nella telah tinggal di rumah dinas bersama Kajari Tapsel sejak Siti Holija menjabat.
    “Sejak awal Ibu Siti Holija Harahap menjabat sebagai Kajari Tapanuli Selatan, sampai beliau dimutasi menjadi salah satu inspektur muda di Jaksa Agung Muda Pengawasan,” tambahnya.
    Di sisi lain, Jovi menilai, ada intervensi dalam laporan yang dibuat Nella. Ia mengklaim, intervensi itu datang dari Kejari Tapsel dan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara untuk mempengaruhi kesaksian di persidangan.
    “Bagaimana tidak ada kriminalisasi terhadap saya, dan itu terbukti bahwa ada intervensi terhadap saksi saya, agar tidak memberikan keterangan di persidangan,” ujarnya di Pengadilan Negeri Padangsidimpuan pada Senin malam (18/11/2024).
    Jovi juga menyoroti ketidakhadiran Siti Holija di persidangan, meskipun ia hadir pada konferensi pers yang digelar Polres Tapsel saat kasus ini masih dalam tahap penyidikan.
    Ia menegaskan bahwa apa yang dialaminya adalah upaya untuk menjebloskannya ke penjara dan mengeluarkannya dari institusi kejaksaan.
    “Saya bukan jaksa bajingan. Saya tidak pernah memeras, saya tidak pernah menerima suap,” tegasnya.
    Sementara itu, Nella Marsela mengeklaim bahwa laporan ke polisi dibuatnya tanpa intervensi dari pihak Kejaksaan, khususnya Kajari Tapsel.
    Keputusan untuk melapor kepolisian diambil karena Nella dan keluarganya merasa dirugikan dengan unggahan-unggahan Jovi di media sosial.
    Sebab, kata Nella, tudingan Jovi kepada dirinya membuat dia mendapatkan komentar negatif dan dicap buruk oleh banyak pihak.
    “Saya melaporkan ke kantor polisi tidak ada intervensi dari siapa pun pimpinan. Saya melaporkan ke polisi itu adalah atas dukungan dari keluarga saya pimpinan. Dan saya melapor pun dikawani keluarga saya,” ujar Nella di ruang rapat Komisi III DPR RI, kemarin.
    Dengan suara bergetar, Nella pun mempertanyakan alasan Jovi menulis berbagai tudingan terhadap dirinya di media sosial.
    Padahal, kata Nella, Jovi bisa berbicara secara dengan dirinya apabila ingin menyampaikan suatu kritik.
    “Apabila memang saya menurutnya, saya pimpinan, tidak ada salahnya untuk dia membilang langsung kepada saya pimpinan. Tidak harus dimasukkannya saya di media sosialnya pimpinan,” ucap Nella.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Ini Daftar Rencana 33 Pemain yang Ikuti TC Timnas Indonesia di Bali Jelang ASEAN Cup 2024

    Ini Daftar Rencana 33 Pemain yang Ikuti TC Timnas Indonesia di Bali Jelang ASEAN Cup 2024

    TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA – Berikut ini adalah daftar rencana 33 pemain yang akan mengikuti pemusatan latihan (TC) timnas Indonesia jelang ASEAN Cup 2024.

    Ya, Timnas Indonesia dalam waktu dekat ini akan menggelar TC di Bali sebagai bagian dari persiapan tampil di ASEAN Cup 2024.

    Berdasarkan bocoran dari Sumardji yang merupakan Ketua Badan Tim Nasional (BTN) ada 33 pemain yang akan dipanggil mengikuti TC Timnas Indonesia.

    TC tersebut digelar mulai 26 November 2024.

    Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong dikabarkan akan memanggil 33 pemain untuk menjalani pemusatan latihan (TC) jelang tampil di ASEAN Cup 2024.

    Sejauh ini, pelatih asal Korea Selatan itu belum mengumumkan secara resmi skuadnya.

    33 pemain yang dipanggil Shin Tae-yong itu sebelumnya diinformasikan oleh Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji.

    Sumardji mengatakan, 33 pemain itu mayoritas bermain di Liga 1 2024-2025.

    Sumardji meminta publik bersabar untuk mengetahui pemain mana saja yang dipanggil Shin Tae-yong.

    Sambil menunggu pengumuman resmi, beberapa klub Liga 1 2024-2025 sudah membeberkan daftar pemainnya yang dipanggil Shin Tae-yong.

    “Surat pemanggilan sudah kami kirimkan ke klub masing-masing,” kata Sumardji seperti dilansir dari BolaSport.com, Jumat (22/11/2024).

    Uniknya, ada dua kiper klub Liga 2 2024-2025 yang dipanggil Shin Tae-yong ke timnas Indonesia.

    Mereka adalah Cahya Supriadi dari FC Bekasi City dan Erlangga Setya asal klub PSPS Riau.

    Rafael Struick dan Ivar Jenner Pemain Timnas Indonesia. (Instagram Rafael Struick)

    Untuk pemain lainnya berasal dari klub Liga 1 2024-2025.

    Ada juga bocoran pemain abroad yang dipanggil Shin Tae-yong.

    Mereka adalah Asnawi Mangkualam, Pratama Arhan, Justin Hubner, Ivar Jenner, dan Rafael Struick.

    Namun klub pemain-pemain itu belum mengumumkan secara resmi adanya pemanggilan dari Shin Tae-yong.

    Nah, menarik ditunggu daftar pemain yang dipanggil Shin Tae-yong ke timnas Indonesia.

    Sampai saat ini baru 24 pemain yang sudah diketahui dipanggil ke timnas Indonesia.

    Rencananya, para pemain timnas Indonesia akan berkumpul di Bali.

    Mereka akan berlatih selama 10 hari sebelum tampil di ASEAN Cup 2024.

    Shin Tae-yong nantinya akan mencoret 10 pemain dari 33 nama yang dipanggil.

    Sebab, Shin Tae-yong hanya mendaftarkan 23 pemain timnas Indonesia ke turnamen yang dulu bernama Piala AFF.

    Adapun timnas Indonesia tergabung ke dalam Grup B ASEAN Cup 2024.

    Tim Merah Putih akan menghadapi Myanmar, Filipina, Vietnam, dan Laos.

    “Pemain akan berkumpul di Bali pada 26 November 2024,” kata asisten pelatih timnas Indonesia, Nova Arianto.

    Berikut Daftar Pemain Sementara Timnas Indonesia untuk ASEAN Cup 2024

    Kiper:

    Cahya Supriadi (FC Bekasi City)

    Erlangga Setya (PSPS Riau)

    Bek:

    Robi Darwis (Persib Bandung)

    Kakang Rudianto (Persib Bandung)

    Kadek Arel (Bali United)

    Pratama Arhan (Suwon FC)

    Asnawi Mangkualam (Port FC)

    Iqbal Gwijangge (Barito Putera)

    Dony Tri Pamungkas (Persija Jakarta)

    Muhammad Ferarri (Persija Jakarta)

    Justin Hubner (Wolves U-21)

    Foto Ole Romeny, Ivar Jenner, dan Jay Idzes seusai laga FC Utrecht vs Venezia FC, Kamis (1/8/2024) waktu setempat. (Instagram Sydney Danco)

    Gelandang:

    Made Tito (Bali United)

    Marselino Ferdinan (Oxford United)

    Ronaldo Kwateh (Muangthong United)

    Zanadin Fariz (Persis Solo)

    Ferdiansyah (Persib Bandung)

    Rayhan Hannan (Persija Jakarta)

    Alfriyanto Nico (Dewa United)

    Ananda Raehan (PSM Makassar)

    Ivar Jenner (FC Utrecht)

    Penyerang:

    Hokky Caraka (PSS Sleman)

    Ricky Pratama (PSM Makassar)

    Rafael Struick (Brisbane Roar)

    Armando Oropo (PSBS Biak)

    (*)

    Artikel ini telah tayang sebelumnya di BolaSport.com berjudul Daftar Pemain Timnas Indonesia yang Dipanggil Shin Tae-yong untuk ASEAN Cup 2024, Kipernya dari Klub Liga 2

     

  • 33 Pemain Dipanggil Persiapan ASEAN Cup 2024, TC Timnas Indonesia Digelar 26 November di Bali

    33 Pemain Dipanggil Persiapan ASEAN Cup 2024, TC Timnas Indonesia Digelar 26 November di Bali

    TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA – Timnas Indonesia dalam waktu dekat ini akan menggelar pemusatan latihan atau TC di Bali sebagai bagian dari persiapan tampil di ASEAN Cup 2024.

    Berdasarkan bocoran dari Sumardji yang merupakan Ketua Badan Tim Nasional (BTN) ada 33 pemain yang akan dipanggil mengikuti TC Timnas Indonesia.

    TC tersebut digelar mulai 26 November 2024.

    Dari 33 pemain tersebut, nantinya akan ada 10 pemain yang dicoret, sebab hanya ada 23 pemain yang didaftarkan untuk bermain di Grup B ASEAN Cup 2024.

    Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong dikabarkan akan memanggil 33 pemain untuk menjalani pemusatan latihan (TC) jelang tampil di ASEAN Cup 2024.

    Sejauh ini, pelatih asal Korea Selatan itu belum mengumumkan secara resmi skuadnya.

    33 pemain yang dipanggil Shin Tae-yong itu sebelumnya diinformasikan oleh Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji.

    Sumardji mengatakan, 33 pemain itu mayoritas bermain di Liga 1 2024-2025.

    Sumardji meminta publik bersabar untuk mengetahui pemain mana saja yang dipanggil Shin Tae-yong.

    Sambil menunggu pengumuman resmi, beberapa klub Liga 1 2024-2025 sudah membeberkan daftar pemainnya yang dipanggil Shin Tae-yong.

    “Surat pemanggilan sudah kami kirimkan ke klub masing-masing,” kata Sumardji seperti dilansir dari BolaSport.com, Jumat (22/11/2024).

    Uniknya, ada dua kiper klub Liga 2 2024-2025 yang dipanggil Shin Tae-yong ke timnas Indonesia.

    Mereka adalah Cahya Supriadi dari FC Bekasi City dan Erlangga Setya asal klub PSPS Riau.

    Manajer Timnas Indonesia, Sumardji. (KOMPAS.com /SUCI RAHAYU)

    Untuk pemain lainnya berasal dari klub Liga 1 2024-2025.

    Ada juga bocoran pemain abroad yang dipanggil Shin Tae-yong.

    Mereka adalah Asnawi Mangkualam, Pratama Arhan, Justin Hubner, Ivar Jenner, dan Rafael Struick.

    Namun klub pemain-pemain itu belum mengumumkan secara resmi adanya pemanggilan dari Shin Tae-yong.

    Nah, menarik ditunggu daftar pemain yang dipanggil Shin Tae-yong ke timnas Indonesia.

    Sampai saat ini baru 24 pemain yang sudah diketahui dipanggil ke timnas Indonesia.

    Rencananya, para pemain timnas Indonesia akan berkumpul di Bali.

    Mereka akan berlatih selama 10 hari sebelum tampil di ASEAN Cup 2024.

    Shin Tae-yong nantinya akan mencoret 10 pemain dari 33 nama yang dipanggil.

    Sebab, Shin Tae-yong hanya mendaftarkan 23 pemain timnas Indonesia ke turnamen yang dulu bernama Piala AFF.

    Adapun timnas Indonesia tergabung ke dalam Grup B ASEAN Cup 2024.

    Tim Merah Putih akan menghadapi Myanmar, Filipina, Vietnam, dan Laos.

    “Pemain akan berkumpul di Bali pada 26 November 2024,” kata asisten pelatih timnas Indonesia, Nova Arianto.

    Berikut Daftar Pemain Sementara Timnas Indonesia untuk ASEAN Cup 2024

    Kiper:

    Cahya Supriadi (FC Bekasi City)

    Erlangga Setya (PSPS Riau)

    Bek:

    Robi Darwis (Persib Bandung)

    Kakang Rudianto (Persib Bandung)

    Kadek Arel (Bali United)

    Pratama Arhan (Suwon FC)

    Asnawi Mangkualam (Port FC)

    Iqbal Gwijangge (Barito Putera)

    Dony Tri Pamungkas (Persija Jakarta)

    Muhammad Ferarri (Persija Jakarta)

    Justin Hubner (Wolves U-21)

    Pesepak bola Timnas Indonesia Marselino Ferdinan selebrasi bersama rekan satu timnay usai mencetak gol ke gawang Timnas Arab Saudi pada pertandingan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia melawan Australia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (19/1/2024). Indonesia sementara unggul 2-0 atas Arab Saudi. (TRIBUNNEWS/HERUDIN)

    Gelandang:

    Made Tito (Bali United)

    Marselino Ferdinan (Oxford United)

    Ronaldo Kwateh (Muangthong United)

    Zanadin Fariz (Persis Solo)

    Ferdiansyah (Persib Bandung)

    Rayhan Hannan (Persija Jakarta)

    Alfriyanto Nico (Dewa United)

    Ananda Raehan (PSM Makassar)

    Ivar Jenner (FC Utrecht)

    Penyerang:

    Hokky Caraka (PSS Sleman)

    Ricky Pratama (PSM Makassar)

    Rafael Struick (Brisbane Roar)

    Armando Oropo (PSBS Biak)

    (*)

    Artikel ini telah tayang sebelumnya di BolaSport.com berjudul Daftar Pemain Timnas Indonesia yang Dipanggil Shin Tae-yong untuk ASEAN Cup 2024, Kipernya dari Klub Liga 2

  • Profil Ibnu Basuki Widodo Wakil Ketua KPK Terpilih Periode 2024-2029 – Page 3

    Profil Ibnu Basuki Widodo Wakil Ketua KPK Terpilih Periode 2024-2029 – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Ibnu Basuki Widodo lolos seleksi akhir calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Capim KPK) di Komisi III DPR, Jakarta, Kamis (21/11/2024).  Dalam pemilihan final, Ibnu berhasil meraih dukungan sebanyak 33 suara dan terpilih menjadi wakil ketua KPK pada periode 2024-2029.

    Pada saat Fit and Proper Test, Selasa 19 November 2024, Ibnu Basuki Widodo sempat disinggung oleh Anggota Komisi III DPR Rudianto Lallo mengenai rekam jejak Ibnu karena telah memvonis bebas terdakwa tindak pidana korupsi.

    Rudianto juga menanyakan terkait alasan Ibnu ingin menjadi seorang pimpinan KPK dengan latar belakang seorang hakim. Bagi Ibnu hakim dan pimpinan KPK sama-sama memiliki tugas dan fungsi untuk mengadili, memproses suatu perkara termasuk tindak pidana korupsi.

    Sebelum mencalonkan diri sebagai Capim KPK, Ibnu telah menunjukkan dedikasinya dalam dunia hukum. Ia pernah bertugas di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dan mengemban jabatan sebagai Hakim Tinggi di Pengadilan Tinggi Manado. Saat ini, Ibnu menjabat sebagai Hakim Tinggi Pemilah Perkara Pidana Khusus di Mahkamah Agung, posisi yang memperkuat rekam jejaknya dalam menangani kasus-kasus pidana berat.

    Dikutip dari berbagai sumber, Ibnu Basuki tercatat pernah memvonis bebas terdakwa korupsi, Ida Bagus Mahendra Jaya Marth, pada Oktober 2014. 

    Kasus yang melibatkan terdakwa tersebut terkait dengan dugaan korupsi dalam pengadaan alat laboratorium IPA untuk madrasah tsanawiyah (MTs) di lingkungan Kementerian Agama pada tahun 2010.

    Karier

    Ibnu Basuki Widodo pernah bertugas di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dan mengemban jabatan sebagai Hakim Tinggi di Pengadilan Tinggi Manado. 

     

  • PT Nusa Halmahera Minerals Gelar Edukasi PHBS dan Mitigasi Bencana di SD Al-Khairaat Kao

    PT Nusa Halmahera Minerals Gelar Edukasi PHBS dan Mitigasi Bencana di SD Al-Khairaat Kao

    Ternate: PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) mengadakan program edukasi yang fokus pada Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta mitigasi bencana di SD Al-Khairaat Kao, Ternate.

    Kegiatan ini diinisiasi oleh tim Departemen Kinerja Sosial dan Urusan Regional (KS-UR) PT NHM dengan tujuan memberikan pemahaman dasar kepada siswa tentang pentingnya kebersihan, kesehatan, serta kesiapsiagaan bencana.

    Program edukasi ini merupakan bagian dari komitmen PT NHM untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar area tambang Gosowong, yang dimulai sejak akhir 2023.

    Hingga saat ini, kegiatan ini telah menjangkau lebih dari 30 sekolah yang tersebar di lima kecamatan sekitar wilayah operasional perusahaan.

    Tim KS-UR yang hadir dalam kegiatan kali ini terdiri dari Kepala Divisi Pengembangan Berkelanjutan, Irwan Malaka, Kepala Divisi Proyek Spesial, Rudianto Palebangan, dan sejumlah koordinator lapangan yang turut memberikan materi edukasi kepada para siswa.

    Kepala Divisi Pengembangan Berkelanjutan PT NHM Irwan Malaka, dalam kesempatan tersebut menyampaikan pentingnya pengetahuan tentang PHBS dan kesiapsiagaan bencana. 

    “Kami berharap, melalui edukasi ini, siswa dapat mempraktikkan perilaku hidup bersih dan sehat di kehidupan sehari-hari mereka dan memiliki kesiapsiagaan untuk menghadapi situasi darurat bencana,” ujarnya.
     
    Membangun kebiasaan sehat sejak dini
    Kepala Divisi Proyek Spesial PT NHM Rudianto Palebangan menambahkan bahwa penanaman pengetahuan dan kebiasaan hidup sehat sejak dini dapat membentuk kebiasaan baik yang akan terus berkembang sepanjang hidup.

    “Kami tidak hanya memberikan ilmu, tetapi juga membentuk kebiasaan yang baik di kalangan siswa yang akan menjadi budaya hidup sehat mereka,” jelas Rudianto.
     
     

    Kepala Sekolah SD Al-Khairaat Kao Marwia Seede menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan program edukasi oleh PT NHM.

    “Kami sangat mendukung kegiatan NHM seperti ini. Pengetahuan yang diterima oleh siswa sangat penting, baik untuk kebiasaan hidup sehat mereka maupun kesiapsiagaan menghadapi bencana, seperti yang mereka pelajari dalam simulasi gempa hari ini,” tutur Marwia.

    Salah satu siswa, Ruslia Haruna, mengungkapkan kegembiraannya setelah mengikuti program tersebut.

    “Senang sekali bisa belajar cara menjaga kebersihan dan tahu apa yang harus dilakukan jika ada gempa,” ungkap Ruslia dengan semangat.

    Program edukasi PHBS dan mitigasi bencana yang digelar oleh PT NHM ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi siswa, guru, dan masyarakat sekitar. Dengan meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya kebersihan, kesehatan, dan kesiapsiagaan bencana, PT NHM turut berperan dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan siap menghadapi berbagai potensi bencana.

    Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya perusahaan untuk berkontribusi terhadap pengembangan sosial dan pendidikan di wilayah sekitar tambang Gosowong, yang akan terus diperluas di masa mendatang.

    Ternate: PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) mengadakan program edukasi yang fokus pada Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta mitigasi bencana di SD Al-Khairaat Kao, Ternate.
     
    Kegiatan ini diinisiasi oleh tim Departemen Kinerja Sosial dan Urusan Regional (KS-UR) PT NHM dengan tujuan memberikan pemahaman dasar kepada siswa tentang pentingnya kebersihan, kesehatan, serta kesiapsiagaan bencana.
     
    Program edukasi ini merupakan bagian dari komitmen PT NHM untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar area tambang Gosowong, yang dimulai sejak akhir 2023.
    Hingga saat ini, kegiatan ini telah menjangkau lebih dari 30 sekolah yang tersebar di lima kecamatan sekitar wilayah operasional perusahaan.
     
    Tim KS-UR yang hadir dalam kegiatan kali ini terdiri dari Kepala Divisi Pengembangan Berkelanjutan, Irwan Malaka, Kepala Divisi Proyek Spesial, Rudianto Palebangan, dan sejumlah koordinator lapangan yang turut memberikan materi edukasi kepada para siswa.
     
    Kepala Divisi Pengembangan Berkelanjutan PT NHM Irwan Malaka, dalam kesempatan tersebut menyampaikan pentingnya pengetahuan tentang PHBS dan kesiapsiagaan bencana. 
     
    “Kami berharap, melalui edukasi ini, siswa dapat mempraktikkan perilaku hidup bersih dan sehat di kehidupan sehari-hari mereka dan memiliki kesiapsiagaan untuk menghadapi situasi darurat bencana,” ujarnya.
     
    Membangun kebiasaan sehat sejak dini
    Kepala Divisi Proyek Spesial PT NHM Rudianto Palebangan menambahkan bahwa penanaman pengetahuan dan kebiasaan hidup sehat sejak dini dapat membentuk kebiasaan baik yang akan terus berkembang sepanjang hidup.
     
    “Kami tidak hanya memberikan ilmu, tetapi juga membentuk kebiasaan yang baik di kalangan siswa yang akan menjadi budaya hidup sehat mereka,” jelas Rudianto.
     
     

     
    Kepala Sekolah SD Al-Khairaat Kao Marwia Seede menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan program edukasi oleh PT NHM.
     
    “Kami sangat mendukung kegiatan NHM seperti ini. Pengetahuan yang diterima oleh siswa sangat penting, baik untuk kebiasaan hidup sehat mereka maupun kesiapsiagaan menghadapi bencana, seperti yang mereka pelajari dalam simulasi gempa hari ini,” tutur Marwia.
     
    Salah satu siswa, Ruslia Haruna, mengungkapkan kegembiraannya setelah mengikuti program tersebut.
     
    “Senang sekali bisa belajar cara menjaga kebersihan dan tahu apa yang harus dilakukan jika ada gempa,” ungkap Ruslia dengan semangat.
     
    Program edukasi PHBS dan mitigasi bencana yang digelar oleh PT NHM ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi siswa, guru, dan masyarakat sekitar. Dengan meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya kebersihan, kesehatan, dan kesiapsiagaan bencana, PT NHM turut berperan dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan siap menghadapi berbagai potensi bencana.
     
    Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya perusahaan untuk berkontribusi terhadap pengembangan sosial dan pendidikan di wilayah sekitar tambang Gosowong, yang akan terus diperluas di masa mendatang.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ROS)

  • Ayah di Jombang Kaget Anaknya Dikabarkan Sakit di Malaysia, padahal Pamitnya Kerja di Blitar
                
                    
                        
                            Surabaya
                        
                        21 November 2024

    Ayah di Jombang Kaget Anaknya Dikabarkan Sakit di Malaysia, padahal Pamitnya Kerja di Blitar Surabaya 21 November 2024

    Ayah di Jombang Kaget Anaknya Dikabarkan Sakit di Malaysia, padahal Pamitnya Kerja di Blitar
    Tim Redaksi
    JOMBANG, KOMPAS.com
    – Sedih bercampur cemas. Perasaan itu kini menggelayuti Kamil (52),  warga Dusun Kebonsari, Desa Karangwinongan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten
    Jombang
    , Jawa Timur, setelah mendengar kabar terkait anaknya.
    Raut kesedihan dan kecemasan tak bisa disembunyikan Kamil saat datang ke Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Jombang, untuk mengadukan nasib anaknya, Rabu (20/11/2024).
    Dihadapan Kepala Disnaker Kabupaten Jombang Isawan Nanang, Kamil menceritakan kondisi anaknya yang dikabarkan mengalami sakit dan sedang dirawat di salah satu rumah sakit di Malaysia.
    Anak Kamil, Rosita Sari, sekitar 2,5 tahun lalu pamit bekerja ke Blitar. Namun kabar yang mengejutkan Kamil, anaknya kini diketahui ada di Malaysia dalam kondisi sakit parah.
    “Dua setengah tahun lalu pamit kerja ke Blitar, setelah itu saya tidak tahu kabarnya sama sekali. Tapi beberapa hari yang lalu, dengar kabar di sana (Malaysia) sakit, di rumah sakit,” ungkap Kamil di Kantor Disnaker Kabupaten Jombang, Rabu.
    Rosita, tutur Kamil, adalah adalah anak semata wayangnya. Untuk membantu perekonomian keluarganya, anaknya berpamitan ke Blitar, Jawa Timur, untuk bekerja.
    Hanya saja, lanjut dia, dia dan keluarganya tidak pernah memperoleh kabar dari Rosita sejak kepergiannya ke Blitar tersebut.
    Setelah lewat dari 2 tahun, kabar mengejutkan justru diterima Kamil. Anaknya dikabarkan berada di sebuah rumah sakit di Malaysia, dalam kondisi sakit.
    “Saya ingin anak saya pulang. Saya mohon anak saya bisa dipulangkan dari sana (Malaysia),” kata Kamil.
    Agus Rudianto (39), salah satu kerabat Kamil mengungkapkan, kabar terkait kondisi Rosita diperoleh Kamil dan keluarganya dari media sosial.
    Informasi awal yang beredar di media sosial, Rosita sedang mengalami sakit parah dan sedang mencari keluarganya di Indonesia.
    Kabar tersebut membuat keluarga terkejut. Keluarga juga tidak lantas percaya. Sebab, Rosita pamit bekerja ke Blitar.
    Hingga akhirnya, seorang pria yang tersambung melalui
    video call
    , memberitahukan kondisi Rosita sedang terbaring lemas di ranjang rumah sakit.
    “Sampai beberapa hari kemudian, ada seorang pria mengaku bersama Rosita. Katanya Rosita belum sadar dan membutuhkan uang untuk pengobatan,” ungkap Agus.
    Dijelaskan Agus, untuk memastikan kondisi dan keberadaan Rosita, pihak keluarga telah melaporkan hal itu ke Polda Jawa Timur serta ke Disnaker Kabupaten Jombang.
    “Kami bingung ini benar apa tidak, takutnya penipuan. Kami tidak pernah tahu kabarnya setelah pamit kerja ke Blitar, tapi ternyata sekarang ada di Malaysia,” ujar dia.
    Kepala Disnaker Kabupaten Jombang Isawan Nanang mengungkapkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Balai Pelayanan Perlindungan
    Pekerja Migran
    Indonesia (BP3MI) di Surabaya terkait kabar yang dialami Rosita.
    “Kami sudah melakukan koordinasi dengan BP3MI di Surabaya. Surat resmi dan berkas pengaduan, langsung kami kirimkan hari ini,” kata Isawan.
    Informasi awal, sebut dia, nama Rosita Sari tidak ada dalam database Disnaker Kabupaten Jombang, sebagai tenaga kerja Indonesia asal Kabupaten Jombang yang bekerja di luar negeri.
    “Kalau dari database kami tidak ada. Tapi dengan pengaduan ke BP3MI di Surabaya, harapannya bisa segera dilakukan kroscek dan semoga lokasinya bisa segera teridentifikasi,” ujar Isawan.
    “Kalau lokasi sudah teridentifikasi dengan benar, kemungkinan proses pemulangan akan lebih cepat, sesuai harapan keluarga,” lanjut dia.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Johanis Tanak Janji Bakal Hapuskan OTT Jika Terpilih jadi Ketua KPK

    Johanis Tanak Janji Bakal Hapuskan OTT Jika Terpilih jadi Ketua KPK

    Bisnis.com, JAKARTA — Calon pimpinan (capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johanis Tanak bakal menghapus operasi tangkap tangan (OTT), jika dirinya terpilih menjadi Ketua KPK periode 2024-2029.

    Hal ini dia sampaikan saat menjalani uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test dengan Komisi III DPR RI, di Gedung DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, pada Selasa (19/11/2024).

    “Seandainya bisa jadi [Ketua KPK], mohon izin, jadi ketua, saya akan tutup [tindakan OTT], close. Karena itu tidak sesuai pengertian yang dimaksud dalam KUHAP,” tutur Wakil Ketua Ketua KPK tersebut.

    Menurut pemahamannya, OTT yang selama ini dilakukan tidak tepat dan salah kaprah. Jika merujuk KBBI, lanjutnya, operasi dicontohkan seorang dokter yang akan melalukan operasi dan tentunya semua sudah siap serta direncanakan.

    Sementara itu, dia menilai pengertian tertangkap tangan menurut Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) adalah suatu peristiwa yang terjadinya seketika itu juga pelakunya ditangkap dan langsung menjadi tersangka.

    “Terus, kalau seketika pelakunya melakukan perbuatan dan ditangkap, tentunya tidak ada perencanaan. Nah kalau ada suatu perencanaan operasi itu, terencana, satu dikatakan suatu peristiwa itu ditangkap, ini suatu tumpang tindih. Itu tidak tepat. Ya menurut hemat saya OTT itu tidak tepat,” jelas Johanis Tanak.

    Meski Johanis Tanak memiliki pandangan pribadi seperti itu, dirinya tidak bisa menantang hal tersebut, karena mayoritas mengatakan itu sudah menjadi tradisi.

    “Saya sudah sampaikan pada teman-teman. Saya pribadi, tapi karena lebih mayoritas mengatakan itu menjadi tradisi, ya apakah ini apakah ini tradisi bisa diterapkan saya juga enggak bisa juga saya menantang,” ujarnya.

    Sebelumnya, anggota Komisi III DPR dari Fraksi NasDem Rudianto Lallo mempertanyakan soal OTT apakah ke depannya masih relevan untuk dilakukan atau tidak.

    “Pak Johanis Tanak sebagai mantan jaksa, jaksa senior, ada menarik satu statement pejabat tinggi, saya ndak usah sebut namanya. OTT itu kampungan, OTT kampungan. Apakah OTT untuk ke depan ini masih relevan untuk Pak Johanis Tanak atau seperti apa?” tanyanya kepada Tanak.

    Dia bertanya demikian karena menurutnya banyak orang yang terkena OTT, tetapi rasanya tidak ada efek jera bagi mereka.

    “Karena begitu banyak orang yang sudah di OTT, begitu banyak org yg keluar masuk penjara, tapi rasa-rasanya tidak ada efek jera, ini perlu koreksi saja. Apakah ini masih relevan kondisi ini?” tanyanya lagi.

  • Beda Sikap Kejagung dan MA di Kasus Tom Lembong vs Ronald Tannur

    Beda Sikap Kejagung dan MA di Kasus Tom Lembong vs Ronald Tannur

    Bisnis.com, JAKARTA – Ada dua kasus hukum yang saat ini menjadi sorotan masyarakat, yaitu penetapan Thomas Trikasih Lembong alias Tom Lembong sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) dan dugaan pelanggaran etik hakim yang ikut andil dalam kasasi terdakwa Ronald Tannur yang ditangani oleh Mahkamah Agung (MA). 

    Penangkapan dan penetapan Tom Lembong sebagai tersangka kasus dugaan korupsi izin impor gula dinilai banyak pihak tendensius dan berpotensi ke arah kriminalisasi sosok eks Mendag tersebut. Bahkan, Tom Lembong disebut tak diberikan kesempatan untuk menunjuk kuasa hukum secara pribadi saat ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung. 

    Kuasa Hukum Tom, Sugito Atmo Pawiro mengatakan kliennya tidak mendapatkan kesempatan oleh Kejagung untuk menunjuk pengacara saat ditetapkan sebagai tersangka.

    “Pada saat pemohon [Tom] ditetapkan sebagai tersangka pada 29 Oktober 2024, termohon [Dirdik Jampidsus Kejagung] tidak memberikan kesempatan kepada pemohon untuk menghubungi dan meminta bantuan dari penasihat hukum yang sesuai kepercayaan dan hati nurani pemohon,” ujarnya dalam sidang praperadilan di PN Jaksel, Senin (18/11/2024).

    Dia menambahkan Dirdik Jampidsus Kejagung, Abdul Qohar justru diduga memaksakan kehendaknya untuk menunjuk penasihat hukum yang akan mendampingi Tom Lembong. Penetapan kuasa hukum Tom itu itu melalui surat Penunjukkan Penasihat Hukum Untuk Mendampingi Tersangka No. 34.F.2.Fd.2/10/2024 tertanggal 29 Oktober 2024.

    “Sedangkan pada faktanya pemohon telah memiliki penasihat hukum pilihannya sendiri, akan tetapi termohon secara sewenang-wenang dan melawan hukum tidak memberikan kesempatan kepada pemohon untuk menghubungi penasihat hukum pemohon,” tambahnya.

    Kuasa Hukum Tom, Ari Yusuf Amir menambahkan bahwa kliennya kala itu tidak bisa menolak kuasa hukum yang telah “disodorkan” Kejagung lantaran kondisi mentalnya dalam keadaan tidak baik.

    “Tentunya mentalnya [Tom] down kan pada waktu itu. Dan setelah langsung disodorkan penasihat hukum. Sehingga tidak sempat lagi berpikir, tidak dikasih kesempatan menghubungi keluarga, maupun penasihat hukumnya,” ujar Ari.

    Sebelumnya, Komisi III DPR kompak menilai penangkapan Tom Lembong pada kasus importasi gula sarat dengan nilai politis. Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Hinca Panjaitan menilai kasus Tom Lembong memunculkan persepsi negatif dan sarat akan balas dendam politik

    Menurutnya, penetapan tersangka mantan Mendag Tom Lembong yang tengah menjadi atensi masyarakat akibat kasus dugaan korupsi impor gula itu dilakukan secara terburu-buru.

    “Kami merasakan, mendengarkan percakapan di publik, penanganan penangkapan kasus Tom Lembong itu sarat dengan dugaan balas dendam politik, ujarnya dalam Rapat Kerja Kejaksaan Agung (Kejagung) dengan Komisi III di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (13/11/2024).

    Sementara itu, Anggota Komisi III DPR Fraksi Nasdem Rudianto Lallo mempertanyakan penetapan tersangka Tom Lembong yang tengah menjadi atensi masyarakat akibat kasus dugaan korupsi impor gula.

    Dia menilai penetapan kasus yang terjadi secara tiba-tiba sulit apabila dinilai sebagai bentuk penegakan hukum. Lantaran, ada peluang merupakan kasus pesanan.

    “Kasus Tom Lembong, tidak ada angin, tidak ada hujan, tiba-tiba dinyatakan tersangka. Tentu memunculkan persepsi di publik. Apakah kasus ini murni penegakan hukum? Atau jangan-jangan kasus ini orderan, pesanan,” ujarnya dalam forum tersebut.

    Perbesar

    Sikap MA atas Kasasi Ronald Tannur 

    Mahkamah Agung (MA) menilai tidak ada pelanggaran etik yang dilakukan para hakim yang memutus kasasi terpidana Ronald Tannur. Juru Bicara MA Yanto mengatakan bahwa pihaknya telah memeriksa tersangka eks pejabat MA Zarof Ricar dan tersangka tiga hakim MA, yakni Soesilo, Sutarjo, dan Ainal Mardhiah untuk mendalami pelanggaran etik yang dilakukan para pelaku.

    Dia menjelaskan dalam pemeriksaan pada waktu yang berbeda itu, MA tidak menemukan adanya dugaan pelanggaran etik yang dilakukan para hakim yang berperkara. 

    “Jadi dari pemeriksaan tidak ditemukan pelanggaran KEPPH yang dilakukan oleh Majelis Kasasi perkara nomor 1466K PID 2024 sehingga kasus dinyatakan ditutup,” tuturnya saat konferensi pers di Jakarta, Senin (18/11).

    Yanto mengungkapkan bahwa ada fakta bahwa tersangka Zarof Ricar sempat temui ketua hakim kasasi, Soesilo. Pertemuan itu dilakukan keduanya di Universitas Negeri Makassar (UNM) pada 27 September 2024.

    “Dari pemeriksaan tersebut ditemukan fakta hanya Hakim Agung S yang pernah bertemu dengan ZR. Pertemuan itu terjadi secara singkat dalam acara pengukuhan guru besar honoris causa di Universitas Negeri Makassar atau UNM,” katanya.

    Ketika keduanya bertemu, menurut Yanto, tersangka Zarof Ricar sempat menyinggung perkara kasasi terkait terpidana Ronald Tannur yang ditangani oleh Soesilo.

    “ZR sempat menyinggung masalah kasus Ronald Tanu tetapi tidak ditanggapi oleh Hakim Agung S dan juga tidak ada fakta pertemuan lain selain pertemuan di UNM tersebut,” ujarnya.

    Eks pejabat Mahkamah Agung Zarof RicarPerbesar

    Sementara itu, Kejagung berjanji mengusut temuan harta milik tersangka kasus dugaan suap makelar vonis Ronald Tannur, Zarof Ricar (ZR) senilai Rp996 miliar. Uang cash hampir Rp1 triliun tersebut ditemukan di rumah pribadi ZR. 

    Kapuspenkum Kejagung Harli Siregar mengatakan pendalaman itu akan dilakukan melalui pemeriksaan sejumlah saksi terkait kasus ini hingga Zarof Ricar.

    “Nah ini [uang tunai Rp920 miliar dan emas 51 kilogram] akan terus dilakukan pendalaman itu, itu bagian dari itu ya,” ujarnya di Jakarta, Selasa (29/10/2024).

    Harli menambahkan, salah satu yang telah diperiksa soal harta yang dimiliki eks petinggi Mahkamah Agung (MA) itu adalah Lisa Rahmat (LR). 

    Lisa diperiksa terkait dengan posisi aset Zarof Ricar senilai Rp996 miliar itu di kasus dugaan suap vonis kasus Ronald Tannur.

    “Kemarin langsung didalami pemeriksaan saksi terhadap LR ya kan, pengacara itu. Nah termasuk kepada ZR, nah ini seperti apa nanti posisi 920 miliar dan 51 kg emas ini,” pungkasnya.

    Sebagai informasi, Zarof Ricar telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap vonis bebas Ronald Tannur pada Jumat (25/10/2024). 

    Dalam penetapan tersangka itu, Kejagung telah menyita uang Rp5,7 miliar, 74,4 juta dolar Singapura, US$1,8 juta, 71.200 euro, 483.320 dolar Hong Kong, dan 51 kilogram emas batangan. Totalnya, jika dikonversikan mencapai Rp996 miliar.

  • Uji Kelayakan dan Kepatutan Capim KPK, Komisi III Dalami Konsep Pemberantasan Korupsi yang Dicanangkan

    Uji Kelayakan dan Kepatutan Capim KPK, Komisi III Dalami Konsep Pemberantasan Korupsi yang Dicanangkan

    Jakarta, Beritasatu.com – Komisi III DPR menggelar uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test calon pimpinan (capim) dan calon dewan pengawas (Cadewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak Senin (18/11/2024). Melalui tahap ini, Komisi III DPR mendalami konsep pemberantasan korupsi yang akan dilakukan jika calon terpilih menjadi pimpinan KPK.

    Anggota Komisi III DPR RI Rudianto Lallo menyebut, hal-hal apa saja yang ditanyakan kepada para capim KPK. Dijadwalkan, fit and proper test capim dan cadewas KPK kembali digelar pada hari ini, Selasa (19/11/2024) mulai pukul 08.30 WIB.

    “Kita tanyakan 22 tahun KPK berdiri, apa konsep konkret supaya korupsi di Indonesia ini hilang. Ini yang kita banyak tanyakan dan bagaimana kemudian membangkitkan kembali kepercayaan masyarakat, di tengah banyaknya persoalan di internal, misalkan,” ujar Rudianto kepada awak media di Gedung Parlemen, Senayan, Senin (18/11/2024) malam.

    Hal terpenting yang Komisi III tanyakan terkait langkah-langkah konkret dalam hal pencegahan dan pemberantasan korupsi yang akan dilakukan. Diharapkan melalui fit and proper test ini kapasitas, kualitas dan integritas para calon pimpinan ini bisa terlihat.

    “Tentu kita akan memilih yang terbaik, memilih yang terbaik dari yang baik, kira-kira begitu. Saya yakin ketika pemerintah sudah mengusulkan nama 10 besar ini, 10 besar ini adalah orang-orang baik,” kata Rudianto.

    “Terbaik dari seluruh peserta calon kemarin dan 10 ini kita akan memilih nanti 5 terbaik, kira-kira begitu. Bagaimana variabelnya ya, kita lihat penampilannya dalam fit and proper test,” tandasnya.

    Sementara itu, uji kelayakan dan kepatutan capim KPK dijadwalkan mulai pada pukul 08.30 WIB. Rencananya ada 6 capim dan cadewas yang bakal melaksanakan fit and proper hari ini.