Tag: Rudianto

  • DAFTAR 16 Lokasi Nobar Piala AFF Timnas Indonesia di Jakarta: Lokasinya Kece & Asyik Buat Nongkrong

    DAFTAR 16 Lokasi Nobar Piala AFF Timnas Indonesia di Jakarta: Lokasinya Kece & Asyik Buat Nongkrong

    TRIBUNJAKARTA.COM – Berikut ini informasi titik nonton bareng (nobar) pertandingan Timnas Indonesia di Piala AFF 2024.

    Skuad Garuda bakal menjalani pertandingan perdana Grup B Piala AFF 2024 melawan Myanmar.

    Pertandingan Myanmar melawan Indonesia berlangsung di Thuwunna Stadium, pada Senin (9/12/2024), kick off pukul 19.30 WIB.

    Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong memastikan tampil di Piala AFF 2024 dengan mempunyai misi tersembunyi.

    Alasan utama menggunakan pemain muda karena diproyeksikan tampil di SEA Games dan Kualifikasi Piala Asia U23 2025.

    Hal tersebtu yang melatarbelakangi PSSI dan staf pelatih memboyong pemain muda di Piala AFF 2024.

    “Kami datang ke sini juga sebagai persiapan untuk SEA Games dan Kualifikasi Piala Asia U23 tahun depan,” ujarnya.

    “Harapannya, para pemain yang kami bawa bisa mendapatkan banyak pengalaman,” sambungnya.

    Tiket pertandingan kandang Timnas Indonesia di Piala AFF 2024 sudah habis terjual, padahal skuad Garuda belum bermain. Skuad Garuda bakal berkandang di Stadion Manahan sebanyak dua kali.

    Sementara dalam menyambut laga tersebut, sejumlah tempat di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara bakal mengadakan nobar.

    Sejumlah tempat ini bisa menjadi tempat cocok bagi suporter yang mencari tempat nobar.

    Lokasi nobar ini sangat kece, bisa juga dijadikan tempat nongkrong sembari mendukung Timnas Indonesia.

    Berikut TribunJakarta.com rangkum lokasi tempat nobar Timnas Indonesia di Jakarta.

    Jadwal Timnas Indonesia di Piala AFF 2024:

    Senin (9/12/2024) pukul 19.30 WIB

    Myanmar vs Timnas Indonesia

    Kamis (12/12/2024) pukul 20.00 WIB

    Timnas Indonesia vs Laos

    Minggu (15/12/2024) pukul 20.00 WIB

    Vietnam vs Timnas Indonesia

    Sabtu (21/12/2024) pukul 20.00 WIB

    Timnas Indonesia vs Filipina

    Daftar lokasi nonton bareng Timnas Indonesia di Piala AFF 2024:

    Jakarta Pusat

    Nombria Rooftop

    Jakarta Barat

    Gajah Mada Food Street

    FamilyMart Pesanggrahan

    Midwest Culture Cafe

    Jakarta Timur

    Double V Coffee & Eatery

    Warunk Upnormal Rawamangun

    Jakarta Selatan

    Mates Jakarta

    Warunk Upnormal Tebet

    Warunk Upnormal Plaza Festival

    FamilyMart Cipete 

    FamilyMart Bulungan

    FamilyMart Pejaten

    Jakarta Utara

    Taman Shio, Pantjoran PIK 

    Kamal Muara, Jakarta Utara 

    Sixtynine Jakarta

    Faq’ Q Bar & Lounge

    Berikut 24 Pemain Timnas Indonesia di ASEAN Cup 2024

    Kiper:

    Cahya Supriadi (FC Bekasi City)

    Daffa Fasya (Borneo FC Samarinda)

    Erlangga Setyo (PSPS Riau)

    Bek:

    Achmad Maulana Syarif (Arema FC)

    Kadek Arel Priyatna (Bali United)

    Mikael Alfredo Tata (Persebaya Surabaya)

    Sulthan Zaky (PSM Makassar)

    Dony Tri Pamungkas (Persija Jakarta)

    Muhammad Ferarri (Persija Jakarta)

    Kakang Rudianto (Persib Bandung)

    Robi Darwis (Persib Bandung)

    Asnawi Mangkualam (Port FC, Thailand)

    Pratama Arhan (Suwon FC, Korea Selatan)

    Gelandang:

    Arkhan Fikri (Arema FC)

    Rivaldo Eneiro (Borneo FC Samarinda)

    Rayhan Hannan (Persija Jakarta)

    Zanadin Fariz (Persis Solo)

    Alfriyanto Nico (Dewa United)

    Victor Dethan (PSM Makassar)

    Marselino Ferdinan (Oxford United, Inggris)

    Penyerang:

    Hokky Caraka (PSS Sleman)

    Arkhan Kaka (Persis Solo)

    Rafael Struick (Brisbane Roar, Australia)

    Ronaldo Kwateh (Muangthong United, Thailand)

    (TribunJakarta)

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel https://whatsapp.com/channel/0029VaS7FULG8l5BWvKXDa0f.

    Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • LINK Streaming Piala AFF 2024: BOCORAN Formasi STY di Timnas Indonesia Vs Myanmar, Sosok Ini Kapten?

    LINK Streaming Piala AFF 2024: BOCORAN Formasi STY di Timnas Indonesia Vs Myanmar, Sosok Ini Kapten?

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pertandingan perdana bakal dijalani Timnas Indonesia di Grup B Piala AFF 2024 melawan Myanmar, pelatih Shin Tae-yong keceplosan mengungkap formasi timnya.

    Skuad Garuda bakal bertandang ke kandang Myanmar di Thuwunna Stadium, pada Senin (9/12/2024), kick off pukul 19.30 WIB.

    Pada laga tersebut Timnas Indonesia bakal banyak mengandalkan skuad pemain muda yang dipadukan dengan beberapa pemain senior.

    Terdapat nama-nama pemain yang berpengalaman serta bermain di luar negeri yang bisa diandalkan Timnas Indonesia.

    Sebut saja ada Asnawi Mangkualam, Rafael Struick, Marselino Ferdinan, dan Ronaldo Kwateh.

    Para pemain itu bakal berkolaborasi dengan pemain muda pilihan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia.

    Kini persiapan Timnas Indonesia sudah siap tempur menjalani pertandingan melawan Myanmar.

    Shin Tae-yong pun sudah menyusun rencana termasuk formasi yang bakal digunakan Timnas Indonesia.

    Tiket pertandingan kandang Timnas Indonesia di Piala AFF 2024 sudah habis terjual, padahal skuad Garuda belum bermain. Skuad Garuda bakal berkandang di Stadion Manahan sebanyak dua kali.

    Formasi andalan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia adalah 3-4-3.

    Formasi tersebut merupakan formasi yang kerap diterapkan Shin Tae-yong kepada Timnas Indonesia senior yang berlaga di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

    “Soal formasi tetap 3-4-3,” kata Shin Tae-yong dalam sesi pre match press conference kontra Myanmar, Minggu (8/12/2024).

    “Kami tetap bermain dengan formasi tersebut di turnamen ini,” sambungnya.

    Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong mengamati jalannya pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. (TRIBUNNEWS/HERUDIN)

    Ia pun berharap Marselino Ferdinan CS bisa memahami formasi tersebut sehingga mendapatkan hasil positif di setiap pertandingannya.

    Pelatih asal Korea Selatan tersebut sangat berharap skuad Garuda setidaknya bisa keluar sebagai juara Grup B Piala AFF 2024.

    “Soal permainan, saya berharap para pemain bisa bekerja maksimal di setiap pertandingan dan tetap bekerja keras,” ujar pelatih berusia 54 tahun tersebut.

    “Sehingga kami selangkah demi selangkah kami bisa meraih hasil yang kami inginkan dan bisa lolos dari babak grup,” sambungnya.

    Lebih labjut, Shin Tae-yong belum mengungkap sosok kapten yang bakal memimpin timnya di lapangan.

    Kini terdapat beberapa kandidat yang bisa dipercaya menjadi kapten Timnas Indonesia.

    Ada nama Asnawi Mangkualam, Muhammad Ferarri, dan Dony Tri Pamungkas.

    Asnawi Mangkualam merupakan kapten Timnas Indonesia senior.

    Asnawi Mangkualam mewakili pemain Timnas Indonesia dalam sesi pre match conference di Piala Asia 2024, Minggu (14/1/2024). (Dok PSSI)

    Kemudian Muhammad Ferarri juga merupakan wakil kapten di Persija.

    Ada juga Dony Tri Pamungkas yang merupakan kapten di Timnas Indonesia U-20.

    “Belum tentu Asnawi Mangkualam jadi kapten,” kata Ketua Badan Tim Nasional, Sumardji, dikutip dari BolaSport.com.

    “Kemarin itu pas ujicoba lawan Bali United kaptennya Muhammad Ferarri.”

    “Tapi memang yang paling senior di tim ini sekarang Asnawi Mangkualam,” lanjutnya.

    Sumardji belum bisa membocorkan siapa kapten Timnas Indonesia.

    Namun yang pasti, pemilihan kapten timnas Indonesia itu diharapkan bisa memimpin rekan-rekannya dalam pertandingan nanti.

    “Jadi kita bisa lihat dalam laga melawan Myanmar nanti,” kata Sumardji.

    Manajer Timnas Indonesia, Sumardji saat diwawancarai di Stadion Madya, Senayan, Jakarta. Minggu (8/9/2024). (Tribunnews.com/Abdul Majid)

    Di laga melawan Myanmar, skuad Garuda memang diunggulkan di atas kertas.

    Hal itu didukung dari Timnas Indonesia yang mempunyai rekor apik saat menghadapi Myanmar.

    Berdasarkan catatan Flashscore, Indonesia dan Myanmar sudah berjumpa sebanyak 16 kali.

    Timnas Indonesia berhasil melaluinya dengan sembilan kemenangan, berbalik tiga saja untuk Myanmar.

    Sedangkan empat laga sisanya telah berakhir dengan imbang.

    Adapun kemenangan terbesar Timnas Indonesia terjadi saat turnamen Piala AFF tahun 1996 silam.

    Ketika itu angkatan Fachri Husaini cs menghancurkan sang lawan dengan skor 6-1.

    Sementara di era kepelatihan Shin Tae-yong, Timnas Indonesia baru satu kali menghadapi Myanmar.

    Momen tersebut terjadi pada pertandingan persahabatan tahun 2021.

    Ketika itu angkatan Irfan Jaya cs menaklukkan Myanmar dengan skor 3-1.

    Pemain Timnas Indonesia foto pada pertandingan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (19/1/2024). (TRIBUNNEWS/HERUDIN)

    Rekor Pertemuan Myanmar vs Timnas Indonesia

    Piala AFF 1996: Indonesia 6-1 Myanmar

    Piala AFF 1998: Indonesia 6-2 Myanmar

    Piala AFF 2000: Indonesia 5-0 Myanmar

    Piala AFF 2002: Indonesia 0-0 Myanmar

    Piala Merdeka 2006: Indonesia 0-0 Myanmar

    Piala Merdeka 2006: Myanmar 2-1 Indonesia

    Persahabatan 2006: Indonesia 4-0 Myanmar

    Persahabatan 2008: Myanmar 2-1 Indonesia

    Persahabatan 2008: Myanmar 2-1 Indonesia

    Piala AFF 2008: Indonesia 3-0 Myanmar

    Persahabatan 2015: Indonesia 2-1 Myanmar

    Persahabatan 2016: Myanmar 0-0 Indonesia

    Persahabatan 2017: Indonesia 1-3 Myanmar

    Persahabatan 2018: Indonesia 3-0 Myanmar

    Persahabatan 2019: Myanmar 0-2 Indonesia

    Persahabatan 2021: Indonesia 4-1 Myanmar

    Berikut prakiraan susunan pemain Timnas Indonesia:

    Daffa Fasya; Muhammad Ferarri, Robi Darwis, Kakang Rudianto; Asnawi Mangkualam, Arkhan Fikiri, Rivaldo Pakpahan, Pratama Arhan; Ronaldo Kwateh, Marselino Ferdinan, Hokky Caraka

    Link

    Link

    Link

    Link live streaming Myanmar vs Timnas Indonesia

    Link

    Link

    Jadwal Pertandingan Myanmar vs Timnas Indonesia

    Grup B Piala AFF 2024

    Senin, 9 Desember 2024

    Myanmar vs Timnas Indonesia

    Kick off 19.30 WIB

    Thuwunna Stadium, Yangon, Myanmar

    (TribunJakarta)

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel https://whatsapp.com/channel/0029VaS7FULG8l5BWvKXDa0f.

    Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Sederet Kasus Penyalahgunaan Senpi Polisi, YLBHI: Saat Ini Sudah Darurat Kesewenang-wenangan – Halaman all

    Sederet Kasus Penyalahgunaan Senpi Polisi, YLBHI: Saat Ini Sudah Darurat Kesewenang-wenangan – Halaman all

    Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdi Ryanda Shakti 

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) menyoroti soal kasus-kasus penyalahgunaan senjata api (senpi) yang dilakukan oleh aparat kepolisian.

    Hal ini buntut terjadinya sejumlah kasus penembakan yang dilakukan oleh anggota kepolisian baik terhadap sesama polisi hingga warga sipil beberapa waktu terakhir salah satunya penembakan terhadap seorang pelajar hingga tewas di Semarang, Jawa Tengah.

    Wakil Ketua Bidang Advokasi YLBHI, Arif Maulana menyebut penyalahgunaan senpi ini merupakan buntut dari masalah pengawasan terhadap Korps Bhayangkara itu sendiri sehingga rentan menyalahgunakan wewenang dan bersikap sewenang-wenang.

    “Saya ingin kemudian mengatakan hari ini itu situasinya darurat terkait dengan kesewenang-wenangan penyalahgunaan senjata api oleh kepolisian,” kata Arif dalam konferensi pers virtual bertemakan Darurat Reformasi Polri, Minggu (8/12/2024).

    Dia bahkan setuju soal usulan melucuti polisi dari senjata api dalam bentuk evaluasi penggunaan senjata. Hal ini karena diakuinya tak semua anggota memerlukan senpi dalam bertugas.

    “Apakah kita butuh desakan untuk melucuti senjata kepolisian, saya kira ini penting untuk dipertimbangkan dan harus ditindaklanjuti, karena tidak semua fungsi kepolisian itu membutuhkan senjata api,” ucapnya.

    “Fungsi-fungsi pelayanan masyarakat, Sumber Daya Manusia, misalkan Korlantas itu tidak membutuhkan sebetulnya senjata api, maka dari itu penting untuk sekali lagi pesannya adalah melakukan evaluasi terhadap penggunaan senpi oleh kepolisian,” sambungnya.

    Bahkan, kata Arif, banyaknya kasus extra judicial killing yang terjadi beberapa waktu terakhir semakin menunjukan bahwa penggunaan senjata secara berlebihan masih menjadi masalah di tubuh Polri.

    Arif menyebut jika polisi hari ini bisa disebut militeristik karena kerap menggunakan kekerasan dengan dalih penegakkan hukum.

    “Reformasi di tubuh kepolisian yang hari ini kita melihat tidak sejalan dengan semangat mendorong reformasi polisi yang tujuannya agar polisi itu demokratis, dan menghormati HAM, dan tidak menggunakan pendekatan kekerasan seperti pada masa orde baru ketika mereka ada satu atap di bawah ABRI, sangat militeristik,” tuturnya.

    “Tapi, yang kita lihat hari ini polisi sangat militeristik, pendekatan kekerasan menggunakan senjata itu sangat mudah dilakukan,” ucapnya.

    Polisi Tembak Polisi hingga Siswa SMK dan Pencuri Sawit

    Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali disorot publik setelah adanya sederet peristiwa penembakan yang mengakibatkan sasarannya meninggal dunia atau tewas.

    Dalam kurun waktu satu bulan, setidaknya ada kasus penembakan dengan senjata api dilakukan polisi.

    Pertama, kasus polisi tembak polisi di Solok Selatan, Sumatera Utara.

    Kepala Satuan Reserse Kriminal Pores Solok Selatan Ajun Komisaris Polisi (AKP) Ulil Ryanto Anshar tewas ditembak oleh rekan seprofesinya yakni Kepala Bagian Operasi Polres Solok Selatan, AKP Dadang Iskandar.

    Aksi polisi tembak polisi itu terjadi di halaman kantor Polres Solok Selatan pada Jumat dini hari, 22 November 2024. 

    Penembakan itu diduga terkait penanganan kasus tambang galian C ilegal dan penangkapan terduga pelaku.

    Kedua, selang dua hari kemudian, seorang siswa SMK Negeri 4 Semarang bernama Gamma Rizkynata Oktavandy alias Gamma (17) tewas ditembak anggota Satresnarkoba Polrestabes Semarang, Aipda Robig Zaenuddin di Jalan Candi Penataran Raya, Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Minggu dini hari (24/11/2024).

    Menurut pembelaan Polrestabes Semarang, personelnya, Aipda Robig melepaskan timah panas ke siswa SMK itu lantaran melawan saat dilerai dari tawuran.

    Namun, belakangan terungkap dari CCTV dan pemeriksaan Propam bahwa penembakan itu yang dilakukan tidak terkait tawuran, melainkan Aipda Robig tidak terima sepeda motornya terpepet oleh sepeda motor remaja tersebut.

    Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar (tengah) bersama Kabid Propam Polda Jawa Tengah Kombes Pol Aris Supriyono (kiri) mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/12/2024). RDP tersebut membahas peristiwa penembakan terhadap siswa SMK berinisial GRO hingga meninggal dunia oleh oknum anggota polisi berinisial Aipda RZ. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

    Ketiga, belum genap 24 jam setelah kejadian di Semarang, peristiwa polisi tembak warga sipil kembali terjadi di Bangka Belitung. 

    Kali ini korbannya seorang warga Dusun Sungkai Desa Tugang, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat, atas nama Beni.

    Korban tewas didor personel Satuan Brimob Polda Bangka Belitung saat mencuri sawit di perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Bumi Permai Lestasi (BPL) pada Minggu, 24 November 2024 sekitar 16.00 WIB.

    Kepala Kabid Hujas Polda Bangka Belitung, Kombes Fauzan Sukmawansyah mengatakan peristiwa pembunuhan polisi terhadap warga sipil bermula saat satuan Brimob menindaklanjuti laporan pihak perusahaan yang melaporkan telah terjadi pencurian di wilayah perkebunan perusahaan, tepatnya di blok X12 Divisi 1 Ledong West Selatan.

    Personel Brimob dan staf assisten PT BPL, kata Fauzan, kemudian mendatangi lokasi tersebut dan melihat ada lima orang pencuri sedang menjalankan aksinya. 

    Para pelaku kemudian berusaha melarikan diri setelah aksi pencurian yang dilakukan diketahui. 

    Para personel Brimob dan staf assisten PT BPL sempat memberikan imbauan untuk berhenti.

    Bahkan sudah diberikan tembakan peringatan sebanyak 12 kali.

    Menurut Fauzan, personel pengamanan akhirnya melakukan penembakan dengan maskud untuk melumpuhkan para pencuri tersebut. Dan peluru akhirnya menyasar tubuh Beni. 

    DPR Minta Penggunaan Senpi Polisi Dievaluasi

    Lokasi penembakan korban versi polisi di Jalan Candi Penataran Raya, Ngaliyan, Kota Semarang, Selasa (26/11/2024). (TRIBUNJATENG.COM/IWAN ARIFIANTO)

    Anggota Komisi III DPR Fraksi Partai NasDem, Rudianto Lallo, menyebut Komisi III akan memanggil sejumlah petinggi Polri guna membahas evaluasi penyalahgunaan senjata api oleh anggota kepolisian.

    Rudi mengatakan, pemanggilan ini dilakukan Komisi III DPR menyusul beberapa peristiwa yang dinilai mencederai institusi Polri.

    “Pejabat utama terkait akan kita panggil misalnya Kadiv Propamnya, Irwasumnya, semua pejabat tinggi, pejabat utama Polri,” kata Rudianto, saat dihubungi pada Sabtu (7/12/2024).

    Menurutnya, penggunaan senjata api oleh anggota kepolisian selama ini banyak yang tidak sesuai aturan maupun Undang-Undang.

    Rudi menyoroti sejumlah insiden, termasuk kasus polisi menembak sesama polisi di Sumatera Barat dan peristiwa polisi menembak pelajar di Semarang. 

    Menurutnya, insiden-insiden tersebut mencerminkan adanya penyalahgunaan senjata api.

    “Ini sangat mencoreng mencederai institusi Polri. Kalau tidak berbenah, maka kejadian-kejadian ini bisa saja terjadi 2-3 bulan ke depan,” ujar Rudi.

    Rudi juga menegaskan pentingnya pengendalian ketat terhadap penggunaan senjata api oleh anggota kepolisian. 

    Dia mengusulkan agar Polri mengevaluasi unit-unit tertentu yang tidak membutuhkan senjata api dalam tugasnya.

    Rudi menambahkan bahwa pemanggilan ini rencananya dilakukan setelah masa reses anggota DPR. 

     

  • Daftar Pemain Timnas Indonesia di Piala AFF 2024, 24 Pemain Diboyong STY, Justin Hubner Tak ada

    Daftar Pemain Timnas Indonesia di Piala AFF 2024, 24 Pemain Diboyong STY, Justin Hubner Tak ada

    TRIBUNJATIM.COM – Simak daftar 24 pemain nama pemain yang dibawa untuk berlaga di Piala AFF 2024 mendatang.

    Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong sudah memanggil deretan nama pemain tersebut untuk diboyong.

    Di antaranya ada Rafael Struick yang ikut masuk dalam skuad.

    Marselino Ferdinan alias Marceng juga ikutan.

     

    Dari 24 nama yang ada, terdapat nama Rafael Struick yang masuk dalam daftar pemain Timnas Indonesia tersebut.

    Pada saat yang sama, nama Justin Hubner menghilang dari skuad Piala AFF 2024 ini.

    Padahal sebelumnya nama Hubner termasuk dalam skuad bayangan Timnas Indonesia tersebut.

    Terlepas dari itu, Shin Tae-yong banyak memilih pemain yang merumput di kompetisi lokal.

    Dari posisi penjaga gawang, ada tiga kiper yang mendapatkan kepercayaan dari Shin Tae-yong.

    Erlangga Setyo, Cahya Supriyadi, dan Daffa Fasya menjadi trio penjaga gawang yang dipercaya di Piala AFF 2024.

    Beranjak ke sektor belakang, ada kombinasi pemain muda dan senior yang dibawa Shin Tae-yong.

    Dari sisi senioritas, ada Asnawi Mangkualam dan Pratama Arhan yang sudah mondar-mandir masuk skuad Timnas Indonesia era Shin Tae-yong.

    Selebihnya, ada nama-nama yang masih berusaha mencuri perhatian pelatih asal Korea Selatan tersebut.

    Nama pemain belakang lainnya yang dipanggil Shin Tae-yong ada Achmad Maulana, Muhammad Ferarri, Dony Tri Pamungkas, hingga Kakang Rudianto.

    Ada juga Kadek Arel, Mikael Tata, dan Sulthan Zaky yang diandalkan di Piala AFF 2024 nanti.

    Berpindah ke sektor tengah, Shin Tae-yong memasrahkan urusan kepada para pemain muda.

    Barangkali hanya Marselino Ferdinan yang menjadi sosok senior di kubu Timnas Indonesia ini.

    Marselino akan didampingi oleh Robi Darwis, M. Rayhan Hannan, Arkhan Fikri, Rivaldo Pakpahan, dan Zanadin Fariz.

    Untuk sektor depan, Rafael Struick menjadi nama paling tak asing di era Shin Tae-yong yang dibawa kali ini.

    Selain itu, ada Hokky Caraka, Afriyanto Nico, Arkhan Kaka, Ronaldo Kwateh, dan Victor Dethan yang mendapatkan kesempatan.

    Daftar Pemain Timnas Indonesia di Piala AFF 2024

    Kiper

    Erlangga Setyo, Cahya Supriyadi, dan Daffa Fasya 

    Bek

    Asnawi Mangkualam

    Pratama Arhan

    Achmad Maulana

    Muhammad Ferarri

    Dony Tri Pamungkas

    Kakang Rudianto

    Tengah

    Marselino Ferdinan

    Robi Darwis

    M. Rayhan Hannan

    Arkhan Fikri

    Rivaldo Pakpahan

    Zanadin Fariz

    Depan

    Rafael Struick

    Hokky Caraka

    Afriyanto Nico

    Arkhan Kaka

    Ronaldo Kwateh

    Victor Dethan

  • Anggota Komisi III DPR sebut polisi berhasil bangun kepercayaan publik

    Anggota Komisi III DPR sebut polisi berhasil bangun kepercayaan publik

    “Kapolda Sulsel Irjen Pol Yudhiawan Wibisono sukses menjalankan tugas karena mampu membawa Sulsel tetap kondusif dalam semua tahapan perhelatan Pilkada serentak 2024,”

    Makassar (ANTARA) – Anggota Komisi III DPR RI Rudianto Lallo mengatakan kepolisian berhasil membangun kepercayaan masyarakat dan terbukti setelah pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 khususnya di Sulawesi Selatan berjalan lancar dan aman.

    “Kapolda Sulsel Irjen Pol Yudhiawan Wibisono sukses menjalankan tugas karena mampu membawa Sulsel tetap kondusif dalam semua tahapan perhelatan Pilkada serentak 2024,” ujarnya dikonfirmasi dari Makassar, Senin.

    Rudianto Lallo mengatakan, sebelum pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 digelar, pihaknya menerima data dari Bawaslu yang menyatakan Provinsi Sulsel masih dalam salah satu daerah di Indonesia yang mempunyai tingkat kerawanan rendah.

    Ia pun menyatakan jika indeks kerawanan Pilkada Serentak 2024 yang dirilis oleh Bawaslu, Sulsel berada di peringkat akhir dalam kategori daerah dengan kerawanan rendah terjadinya insiden baik sebelum maupun pasca pilkada.

    Meski hanya kerawanan rendah, namun ia mengaku potensi terjadinya insiden tersebut tetap ada. Namun, dengan hadirnya polisi dan semua pihak di masyarakat, pelaksanaan pilkada bisa berjalan lancar dan aman.

    Selain Sulsel, Kota Makassar yang menjadi wajah dari provinsi tersebut berhasil menyelenggarakan pilkada yang aman dan lancar.

    Bahkan dengan empat pasangan calon yang bertarung, potensi terjadinya insiden cukup tinggi dan kembali polisi khususnya Kapolrestabes Makassar mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat.

    “Membuat Makassar tetap aman dan damai selama pelaksanaan Pilkada bukan hanya tanggungjawab polisi, tapi juga peran semua warga Makassar termasuk juga semua kontestan dan pendukungnya. Kami melihat Kapolrestabes mampu merajut semua pihak agar kondusifnya Makassar tetap terjaga,” katanya.

    Berdasarkan Indeks Kerawanan Pilkada (IKP) yang dirilis Bawaslu RI, diketahui kalau berada di urutan ke 24 dari seluruh daerah di Sulsel berdasarkan penilaian indeks kerawanan Pilkada. Merujuk pada fakta tersebut, disimpulkan kalau Makassar merupakan daerah paling kondusif dari 24 kabupaten/kota se Sulsel.

    Makassar mendapat nilai 2,04 poin dengan kategori kurang rawan. Sedangkan daerah di Sulsel yang berada dalam peringkat pertama kategori rawan adalah Kabupaten Luwu.

    Penilaian indeks kerawanan Pilkada ini, menjadikan 7 kondisi atau dimensi sebagai indikator penilaian, yakni dimensi penyelenggara, dimensi pengamanan, dimensi peserta Pilkada, dimensi partisipasi masyarakat, dimensi potensi gangguan, dimensi ambang gangguan, dan dimensi gangguan nyata.

    Skor penilaian dari semua indikator tersebut, memasukkan Makassar dalam kategori kurang rawan.

    “Kami acungi jempol kepada pihak kepolisian di Makassar, termasuk Kaporestabes Makassar yang sukses membuat Makassar tetap kondusif di tengah kondisi tensi politik jelang dan pasca Pilkada Makassar yang cukup tinggi,” ucap Rudianto Lallo.

    Pewarta: Muh. Hasanuddin
    Editor: Agus Setiawan
    Copyright © ANTARA 2024

  • Deretan Kader PDI-P yang Berpaling ke Jokowi

    Deretan Kader PDI-P yang Berpaling ke Jokowi

    Deretan Kader PDI-P yang Berpaling ke Jokowi
    Tim Redaksi
     
    JAKARTA, KOMPAS.com – 
    Gelombang pemberhentian kader-kader
    PDI-P
    belum berakhir seiring dengan dipecatnya
    Effendi Simbolon
    dari keanggotaan partai berlambang banteng tersebut.
    Effendi dipecat karena mendukung pasangan Ridwan Kamil-Suswono pada Pilkada Jakarta 2024, padahal PDI-P mengusung Pramono Anung-Rano Karno.
    Selain perbedaan arah dukungan, hubungan Effendi dengan Presiden Ketujuh
    Joko Widodo
    (Jokowi) juga dipersoalkan oleh “Partai Banteng”.
    Pemecatan Effendi menambah daftar kader PDI-P yang diberhentikan atau mengundurkan diri dari partai setelah memilih merapat dengan Jokowi pada Pemilihan Presiden 2024 maupun Pilkada 2024, siapa saja?
    Bobby Nasution
    Bobby Nasution, menantu Jokowi, resmi diberhentikan dari PDI-P setelah menyatakan dukungannya kepada pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka di Pilpres 2024. Keputusan itu dianggap melanggar disiplin partai, yang mengusung Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
    Setelah pemecatan, Bobby bergabung dengan Partai Gerindra dan mendaftar sebagai bakal calon gubernur Sumatera Utara pada Pilkada 2024. Keputusannya pun sudah mendapat izin dari Jokowi.
    Menurut Bobby, ia dan Gerindra mempunyai kesamaan visi untuk membangun Sumut dan menilai partai ini memiliki kader hebat dengan jiwa kepemimpinan.
    “Partai Gerindra ini sangat luar biasa, memberikan
    support
    , asupan pembelajaran, bukan hanya di bidang politik, tapi membangun suatu daerah, membangun negeri,” ujar Bobby.
    Sementara Jokowi menilai Bobby telah dewasa dan memiliki tanggung jawab sendiri dalam mengambil keputusan. Dia pun meminta awak media bertanya langsung ke Bobby soal keputusannya bergabung ke Gerinda.
    Kini, Bobby kemungkinan besar bakal menjabat sebagai gubernur Sumatera Utara karena hasil hitung cepat menunjukkan ia unggul dibandingkan Edy Rahmayadi yang diusung PDI-P.
    Budiman Sudjatmiko
    Budiman Sudjatmiko resmi dipecat pada Agustus 2023 setelah mendukung pencalonan Prabowo Subianto sebagai presiden. PDI-P menganggap tindakan ini sebagai pelanggaran berat karena tidak sejalan dengan arahan untuk memenangkan Ganjar Pranowo.
    Budiman bahkan mendirikan relawan Prabowo Budiman Bersatu (Prabu) untuk mendukung Prabowo. Aktivis Reformasi itu mengaku, perubahan jalan politiknya tidak bisa dipisahkan dari buku “Paradoks Indonesia” yang ditulis Prabowo.
    Dalam buku tersebut, kata Budiman, Prabowo tampak memiliki semangat yang sama seperti dirinya sebagai aktivis.
    “Tolong Pak Prabowo majukan kesejahteraan umum dengan mengembangkan koperasi, desa, dan jaminan sosial untuk rakyat Indonesia,” ujar Budiman.
    Setelah Prabowo dilantik sebagai presiden, Budiman duduk di pemerintahan sebagai kepala Badan Pengentasan Kemiskinan.
    Maruarar Sirait
    Maruarar Sirait mengundurkan diri dari PDI-P pada Januari 2024. Ia berpamitan kepada Wakil Sekretaris Jenderal PDI-P Utut Adianto dan Wakil Bendahara Umum Rudianto Tjen di kantor DPP PDI-P.
    Maruarar mengaku dukungannya kepada Jokowi menjadi alasan utamanya memilih angkat kaki dari PDI-P. Ia mundur dari PDI-P karena ingin mengikuti langkah Jokowi yang hingga kini masih mendapat dukungan penuh dari masyarakat.
    “Saya memilih untuk mengikuti langkah Pak Jokowi karena saya percaya beliau adalah pemimpin yang didukung rakyat,” ujarnya.
    Dalam pertemuan itu, Maruarar juga mengembalikan kartu tanda anggota (KTA) PDI-P sebagai simbol berakhirnya hubungan dengan partai yang telah membesarkannya.
    Dia juga berpesan agar kader PDI-P tetap loyal kepada partai. Ia tak ingin kader lainnya mengikuti jejaknya karena tak loyal kepada partai.
    “Saya mohon maaf. Saya mengajarkan kalian untuk loyal tetap bersama PDI Perjuangan, tetapi izinkanlah dengan keterbatasan saya pamit,” katanya.
    Setelah mundur dari PDI-P, Maruarar bergabung ke barisan pendukung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024.
    Setelah Prabowo dilantik, Maruarar masuk ke kabinet sebagai Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman.
    Effendi Simbolon
    Effendi Simbolon diberhentikan pada November 2024 karena mendukung pasangan Ridwan Kamil-Suswono di Pilkada Jakarta, yang berlawanan dengan calon usungan PDI-P, Pramono Anung-Rano Karno.
    Ketua DPP PDI-P Djarot Saiful Hidayat menyebut tindakan Effendi melanggar AD/ART partai. “Yang bersangkutan melanggar kode etik, disiplin, dan AD/ART partai,” ujar Djarot.
    Dalam surat pemecatannya, PDI-P menyatakan Effendi telah melakukan pembangkangan terhadap garis kebijakan partai, sehingga dijatuhi sanksi tegas. Effendi juga dilarang menggunakan nama PDI-P dalam kegiatan politik apa pun.
    Di sisi lain, Juru Bicara PDI-P Aryo Seno Bagaskoro menyatakan bahwa salah satu alasan PDI-P bersikap tegas adalah pertemuan Effendi dengan Presiden Jokowi, yang dianggap sebagai bentuk langkah politik yang tidak sejalan dengan rekomendasi partai
    PDI-P menganggap pertemuan Effendi dengan Jokowi sebagai tindakan yang tidak dapat ditoleransi, bahkan dianggap sebagai bentuk kongkalikong. Oleh karena itu, partai langsung memutuskan untuk memecat Effendi.
    “Maka, pada saat Pak Effendi Simbolon melakukan suatu langkah politik yang berkongkalikong, komunikasi dengan Pak Jokowi, ini suatu hal yang tentu saja tidak bisa dikompromi, tidak bisa ditoleransi oleh partai,” kata Seno.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Politisi Nasdem Desak Polisi Jemput Paksa Firli Bahuri

    Politisi Nasdem Desak Polisi Jemput Paksa Firli Bahuri

    Bisnis.com, JAKARTA – Polda Metro Jaya didesak untuk segera menjemput paksa dan menangkap mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri karena dua kali mangkir tanpa alasan yang patut.

    Politisi DPP Partai NasDem Rudianto Lallo mengatakan Polda Metro Jaya harus segera menuntaskan perkara korupsi yang diduga melibatkan Firli Bahuri. Pasalnya, dia mengatakan bahwa kasus tersebut sudah berlarut-larut tidak kunjung dituntaskan tim penyidik kepolisian. 

    “Polda Metro Jaya harus menunjung tinggi dan menjalankan asas equality before the law atau perlakuan yang sama bagi setiap orang di hadapan hukum,” tutur Rudianto di Jakarta, Minggu (1/12/2024).

    Dia mengingatkan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto agar tidak tebang pilih karena Firli Bahuri juga merupakan anggota Polri. Menurutnya, semua orang harus menerima perlakukan yang sama di mata hukum.

    “Polda Metro Jaya tidak boleh tebang pilih dalam kasus Firli Bahuri. Kalau penanganan kasus berlarut-larut, maka ini bisa menurunkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri dan upaya penegakan hukum di negeri ini,” katanya.

    Menurut dia, mangkirnya Firli Bahuri untuk kedua kalinya dari panggilan pemeriksaan sebagai tersangka pada hari Kamis, 28 November 2024 diduga sebagai bentuk upaya Firli Bahuri menghambat tim penyidik Polda Metro Jaya menuntaskan kasus tersebut.

    Dia juga menilai alasan ketidakhadiran Firli Bahuri bahwa yang bersangkutan sedang ada acara pengajian di rumahnya sebagaimana disampaikan oleh kuasa hukum merupakan alasan yang mengada-ngada dan tidak logis.

    “Oleh karena itu, saya mendesak Polda Metro Jaya untuk sesegera mungkin melakukan penjemputan paksa atau menangkap tersangka FB, untuk kemudian menjalani proses pemeriksaan dan setelah itu Polda Metro Jaya harus langsung menahan tersangka FB,” ujarnya.

    Sebelumnya, Kuasa Hukum eks Ketua KPK Firli Bahuri menjelaskan alasan kliennya tidak hadir dalam pemeriksaan ke Bareskrim lantaran menghadiri sejumlah agenda. Kuasa Hukum Firli, Ian Iskandar mengatakan agenda itu salah satunya pengajian rutin bersama anak yatim di kediamannya.

    Dia menambahkan pengajian itu juga berbarengan dengan hari ke-7 keponakan Firli meninggal dunia. Oleh karena itu, pada pengajian itu ada agenda pemberian sedekah.

    “Nah perlu kami jelaskan bahwa kenapa pada panggilan hari ini beliau tidak hadir, ya pada saat yang bersamaan pada setiap hari Kamis di rumah beliau itu ada pengajian rutin,” ujarnya di Jakarta, Kamis (28/11/2024).

    Pada hari yang sama, kata Ian, mantan pimpinan lembaga anti rasuah juga memiliki agenda yang tidak bisa ditinggalkan. Namun, dia tidak menjelaskan agenda tersebut secara detail.

    “Jadi pada saat yang bersamaan ada kegiatan yang tidak bisa dia tinggalkan,” tambahnya.

  • Saat Persija & Klub Liga 1 Tiarap, PERSIB Pamer Skuad 20 Pemainnya Tiba-tiba Terbang ke Luar Negeri

    Saat Persija & Klub Liga 1 Tiarap, PERSIB Pamer Skuad 20 Pemainnya Tiba-tiba Terbang ke Luar Negeri

    TRIBUNJAKARTA.COM – Persib Bandung tanpa diduga melakukan perjalanan jauh ke luar negeri pada saat klub-klub Liga 1 kini sedang tiarap atau beristirahat sementara waktu.

    Klub Liga 1 beristirahat dari agenda pertandingan rutin yang dijalankan di Indonesia.

    Pertandingan terakhir yang dijalani Persija Jakarta dan tim Liga 1 lainnya terjadi di pekan 11 yang berakhir pada  Sabtu, 23 November 2024.

    Kemudian, tim-tim Liga 1 baru akan kembali bermain di pekan 12 yang bakal digelar mulai MInggu, 1 Desember 2024.

    Kendati begitu, disaat tim-tim Liga 1 lain sedang beristirahat, kondisi berbeda kini sedang dialami Persib Bandung.

    Tanpa diduga Persib Bandung kini sedang melakukan perjalanan jauh meninggalkan Indonesia untuk pergi dengan 20 pemainnya ke Thailand.

    Bukan untuk liburan, ada agenda penting yang dijalankan tim asuhan Bojan Hodak itu.

    Tujuan pergi ke luar negeri, Persib Bandung melakukan perjalanan pertandingan di ajang AFC Champions League Two 2024.

    Kevin Diks yang baru saja menjalani debut bersama Timnas Indonesia kini sedang dalam pantauan serius dua klub besar di Eropa yakni Como 1907 dan Borussia Monchengladbach.

    Persib Bandung dijadwalkan menantang wakil Thailand, Port FC pada Kamis (28/11/2024).

    Kondisi tersebut membuat Persib Bandung berbeda dibanding tim-tim lain di Liga 1 yang untuk sementara beristirahat.

    Persib Bandung harus melakoni laga tambahan demi mewakili Indonesia di pentas Asia.

    Dalam perjalanan ke luar negeri itu, Persib Bandung mengumumkan membawa sebanyak 20 pemain terbaiknya ke Thailand.

    Lewat Instagram @persib pada Selasa (26/11) kemarin, daftar pemain Persib Bandung yang dibawa untuk melawan Port FC dapat diketahui.

    Ciro Alves, Adam Alis dan Kakang Rudianto melakukan selebrasi setelah Persib Bandung mencetak gol ke gawang Madura United pada pekan 7 Liga 1 2024/2025 di Stadion Bangkalan, Sabtu (28/9/2024) malam WIB (Twitter @persib)

    Dari 20 nama tersebut, tak ada sosok Dimas Drajad di kubu Persib Bandung.

    Dimas Drajad harus absen karena larangan bermain dari aksi tak terpujinya kala Persib Bandung menjamu Lion City Sailors FC beberapa waktu lalu.

    Selain itu, nama-nama seperti Rezaldi Hehanussa dan Febri Hariyadi yang cedera juga absen dari laga Persib Bandung untuk melawan Port FC.

    Menariknya, sosok yang sempat absen di laga Persib Bandung melawan Borneo FC di pekan ke-11 kemarin, yakni David da Silva ikut diboyong ke Thailand.

    Padahal, David da Silva sempat absen dari Persib Bandung karena terkena virus sehingga tak bisa bermain melawan Borneo FC di pekan ke-11 Liga 1 2024.

    Di sisi lain, daftar 20 pemain yang dibawa Persib Bandung untuk bertandang ke markas Port FC tersebut ternyata sukses membuat Bobotoh jadi kesengsem.

    Persib Bandung tak membawa Henhen Herdiana dan Victor Igbonefo untuk bertandang ke markas Port FC di ACL Two 2024 ini.

    Gelandang Persib Bandung, Tyronne del Pino mengajak rekan-rekannya fokus menatap pertandingan kontra Port FC.

    Hasil positif yang sejauh ini diraih Persib Bandung jangan sampai membuat pemain meremehkan lawan.

    Selebrasi pemain Persib Bandung, Tyronne del Pino setelah mencetak gol. (Dok. Persib)

    Menurut Del Pino, pemain harus tetap fokus dan bekerja keras untuk meraih tiga poin di kandang Port FC.

    Secara mental, katanya, Persib Bandung harus tetap bagus dan jangan menganggap enteng lawan.

    “Kami dalam momen yang bagus, tetap rendah hati dan merasa lapar untuk mendapatkan hasil positif lainnya. Ini mentalitas kami sekarang,” kata Tyronne dikutip dari laman Persib Bandung, Rabu (27/11/2024).

    Menurutnya, hasil positif dalam pertandingan sebelumnya cukup untuk tambahan kepercayaan diri.

    Namun, seluruh pemain harus tetap berjuang menjaga asa untuk lolos ke babak selanjutnya.

    “Kami juga harus memaksimalkan ini untuk kepercayaan diri, untuk menjadi energi tambahan bahwa kami bisa melewati fase grup ini,” kata dia.

    “Jadi saya yakin tim percaya kepada diri sendiri,” pungkasnya.

    Persib Bandung kini bertengger di peringkat ketiga dengan koleksi empat poin dari empat laga Grup F AFC Champions League Two 2024.

    Tim Maung Bandung membutuhkan kemenangan demi memangkas jarak dan membuka asa kelolosan.

    Pemain Persib Bandung melakukan selebrasi di Liga 1 2024/2025. (ligaIndonesiabaru)

    Daftar 20 Pemain Persib Bandung untuk Melawan Port FC di Thailand:

    Kiper:

    Kevin Mendoza, Teja Paku Alam.

    Belakang:

    Kakang Rudianto, Nick Kuipers, Achmad Jufriyanto, Gustavo Franca, Edo Febriansyah.

    Gelandang:

    Dedi Kusnandar, Marc Klok, Tyronne Del Pino, Beckham Putra, Rachmat Irianto, Mateo Kocijan, Robi Darwis, Adam Alis

    Depan:

    Ciro Alves, Ryan Kurnia, Mailson Lima, David Da Silva, Ferdiansyah.

    (TribunJakarta)

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel https://whatsapp.com/channel/0029VaS7FULG8l5BWvKXDa0f.

    Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • BOCORAN Terbaru Pemain Timnas Indonesia di Piala AFF 2024, Cek Jadwal Main Tim Asuhan STY di Grup B

    BOCORAN Terbaru Pemain Timnas Indonesia di Piala AFF 2024, Cek Jadwal Main Tim Asuhan STY di Grup B

    TRIBUNJAKARTA.COM – PSSI masih belum merilis secara resmi nama-nama pemain yang dipanggil ke Timnas Indonesia berlaga di Piala AFF 2024.

    Namun sejumlah pemain sudah diumumkan oleh klubnya masing-masing dipanggil pelatih Shin Tae-yong untuk bergabung ke Timnas Indonesia.

    Tercatat sampai hari ini, Minggu (23/11/2024), sudah ada 25 nama pemain yang dikabarkan bergabung ke Timnas Indonesia di Piala AFF 2024.

    Shin Tae-yong pernah berujar bila pemain-pemain yang dipanggil ke Timnas Indonesia mayoritas berasal dari pemain yang berkompetisi di liga lokal.

    Pemain yang berlaga di Eropa bakal sulit dipanggil karena ajang Piala AFF 2024 tak masuk dalam kalender FIFA.

    “Sulit memanggil pemain dari luar negeri karena Piala AFF bukan turnamen resmi FIFA,” kata Shin Tae-yong kepada wartawan, beberapa waktu lalu.

    “Itu juga menjadi alasan kenapa Indonesia tidak menurunkan timnas senior di kompetisi itu,” ungkapnya.

    Seperti diketahui, gelaran Piala AFF 2024 akan bergulir pada 8 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025.

    Aksi di lapangan mendapatkan sorotan hingga bisa memberikan pengaruh besar di lapangan, 3 pemain Timnas Indonesia ini disarakan segera melanjutkan karier bermain di kompetisi luar negeri.

    Piala AFF 2024 mempertandingkan 10 Negara di Asia Tenggara yang tergabung dalam ASEAN.

    10 Negara tersebut terbagi dalam dua grup yakni Grup A dan Grup B.

    Timnas Indonesia tergabung di Grup B bersama Myanmar, Laos, Vietnam dan Filipina.

    Sedangkan Grup A Singapura, Thailand, Kamboja, Malaysia, dan Timor Leste.

    Timnas Indonesia akan bertanding sebanyak empat kali di Grup B.

    Format empat kali bertanding itu adalah satu kali tandang dan tiga kali kandang.

    Timnas Indonesia bertemu Myanmar di laga pembuka Grup B.

    Pesepak bola Timnas Indonesia Marselino Ferdinan usai meraih gelar man of the match saat melawan Timnas Arab Saudi dalam laga Grup C Babak Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (19/11/2024). (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

    Bocoran daftar sementara skuad Timnas Indonesia yang sudah diumumkan ke publik tampil di Piala AFF 2024:

    1. Cahya Supriadi (FC Bekasi City)

    2. Erlangga Setyo (PSPS Riau)

    3. Ferdiansyah (Persib Bandung)

    4. Zanadin Fariz (Persis Solo)

    5. Kadek Arel (Bali United)

    6. Rahmat Arjuna (Bali United)

    7. Made Tito (Bali United)

    8. Ronaldo Kwateh (Muangthong United, Thailand)

    9. Hokky Caraka (PSS Sleman)

    10. Robi Darwis (Persib Bandung)

    11. Kakang Rudianto (Persib Bandung)

    12. Alfriyanto Nico (Dewa United)

    13. Marselino Ferdinan (Oxford United, Inggris)

    14. Pratama Arhan (Suwon FC, Korea Selatan)

    15. Asnawi Mangkualam (Port FC, Thailand)

    16. Iqbal Gwijangge (Barito Putera)

    17. Muhammad Ferarri (Persija Jakarta)

    18. Dony Tri Pamungkas (Persija Jakarta)

    19. Rayhan Hannan (Persija Jakarta)

    20. Ricky Pratama (PSM Makassar)

    21. Ananda Rayhan (PSM Makassar)

    22. Armando Obet Oropa (PSBS Biak)

    23. Rafael Struick (Brisbane Roar, Australia)

    24. Justin Hubner (Wolverhampton Wanderers U-21, Inggris)

    25. Ivar Jenner (Jong Utrecht, Belanda)

    Jadwal Timnas Indonesia di Grup B Piala AFF 2024

    9 Desember 2024

    Laga Tandang – Myanmar vs Timnas Indonesia

    12 Desember 2024 

    Laga Kandang – Timnas Indonesia vs Laos

    15 Desember 2024

    Laga Kandang – Vietnam vs Timnas Indonesia

    21 Desember 2024

    Laga Kandang – Timnas Indonesia vs Filipina

    (TribunJakarta)

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel https://whatsapp.com/channel/0029VaS7FULG8l5BWvKXDa0f.

    Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • 3
                    
                        Bagaimana Latar Belakang Kasus Jaksa Jovi yang Dituduh Cemarkan Nama Baik Rekan Kerjanya dan Terancam Diberhentikan?
                        Nasional

    3 Bagaimana Latar Belakang Kasus Jaksa Jovi yang Dituduh Cemarkan Nama Baik Rekan Kerjanya dan Terancam Diberhentikan? Nasional

    Bagaimana Latar Belakang Kasus Jaksa Jovi yang Dituduh Cemarkan Nama Baik Rekan Kerjanya dan Terancam Diberhentikan?
    Penulis
    Kedatangan
    Jovi
    Andrea Bachtiar, seorang Jaksa Fungsional pada
    Kejaksaan
    Negeri Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, ke
    DPR
    RI menuai sorotan dan mendapat sentimen negatif dari beberapa anggota Dewan.
    Padahal, Jovi yang didampingi oleh kuasa hukumnya, Ahmad Husein Batubara dan Andy Harahap, berkunjung ke Jakarta untuk mencari solusi atas kasus hukum yang sedang dihadapinya.
    Kasus tersebut berkaitan dengan dugaan pencemaran nama baik yang menjeratnya dan melibatkan seorang rekan kerjanya, pegawai di Kejaksaan Negeri Tapsel bernama Nella Marsela.
    Jovi merasa ada intervensi dalam laporan yang dibuat Nella. Bahkan, dia mengeklaim terdapat intervensi dari pihak Kejaksaan Negeri Tapsel dan Kejaksaan Tinggi Sumatra Utara yang mempengaruhi kesaksian di persidangan.
    “Bagaimana tidak ada kriminalisasi terhadap saya, dan itu terbukti bahwa ada intervensi terhadap saksi saya, agar tidak memberikan keterangan di persidangan,” ujarnya di Pengadilan Negeri Padangsidimpuan pada Senin (18/11/2024) malam.
    Apalagi, setelah kasus tersebut, Jovi terancam diberhentikan oleh Kejaksaan Agung (
    Kejagung
    ).
    Oleh karena itu, Jovi sekaligus mengadukan nasibnya dan dugaan ada hal yang tidak beres dari usulan pemberhentian dirinya oleh Kejagung.
    Jovi Andrea Bachtiar
    didakwa berdasarkan Pasal 45 Ayat (4) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
    Kasus ini bermula ketika Jovi mengunggah foto Nella Marsela yang sedang menggunakan mobil dinas milik Kepala Kejaksaan Negeri Tapsel, Siti Holija Harahap.
    Nella lantas menganggap unggahan tersebut mencemarkan nama baiknya, sehingga dia melaporkan Jovi ke polisi.
    Namun, Jovi mengungkapkan bahwa Nella sering memamerkan foto dirinya yang sedang naik mobil dinas seperti Mitsubishi Pajero Sport dan Toyota Innova.
    Tindakan itu, menurut Jovi, menunjukkan penggunaan fasilitas negara secara tidak semestinya.
    “Saya hanya melakukan, yang pertama mengkritik saudara Nella Marsela yang suka pamer foto atau
    flexing
    menggunakan mobil dinas Pajero Sport Kajari Tapsel supaya berhenti melakukan hal tersebut,” ujar Jovi dalam rapat
    Komisi III DPR
    RI pada Kamis, 21 November 2024.
    Beberapa anggota Komisi III DPR RI, yang membidangi masalah hukum justru memberikan sentimen negatif atas kasus Jovi.
    Salah seorang anggota Komisi III, Rudianto Lalo menilai bahwa kasus ini tergolong sepele namun berpotensi mencoreng citra Kejaksaan.
    “Aspiratif sekali Komisi III, kasus yang menurut saya sepele bisa kita rapat hari ini. Tapi ini mencoreng Kejaksaan,” katanya.
    Dia pun menyarankan agar Kejaksaan Agung menyelesaikan kasus ini dengan pendekatan
    restoratif justice
    , yakni dengan mengundang kedua belah pihak untuk berdialog dan mencari solusi tanpa harus mempermalukan institusi.
    Senada dengan Rudianto, anggota Komisi III lainnya, Mangihut Sinaga mengkritik tindakan Jovi yang menyebarluaskan masalah internal Kejaksaan melalui media sosial.
    Menurut dia, tindakan ini tidak seharusnya dilakukan karena ada prosedur yang bisa diikuti di dalam organisasi jika terjadi pelanggaran.
    “Di mana letak dari pada satu tanggung jawabmu sebagai anak buah yang patuh kepada pimpinan, sebenarnya ini kau komunikasikan tidak perlu menggunakan media-media untuk membangun opini lalu menyudutkan dan menyalahkan,” ujarnya.
    Dalam kesempatan itu, Jovi membantah tuduhan yang menyebutkan bahwa dia menuduh Nella menggunakan mobil dinas untuk berkencan atau berhubungan intim.
    “Betapa jahatnya Kejaksaan Republik Indonesia memframing bahwa saya telah menuduh Nella Marsela menggunakan mobil dinas kepada Kajari Tapanuli Selatan untuk berhubungan badan. Padahal, sebenarnya bukan hal itu.” Jovi menjelaskan bahwa unggahannya bertujuan untuk mengkritik penggunaan fasilitas negara yang tidak sesuai aturan.
    Dia juga menambahkan bahwa Nella tidak memiliki tugas sebagai ajudan yang dapat menggunakan mobil dinas tersebut.
    “Statusnya harus kita ketahui bukan jaksa melainkan pengawal tahanan dan juga bukan seorang ajudan di dalam SK,” kata Jovi.
    Di hadapan anggota dewan, Jovi lantas bersumpah bahwa tidak ada kebohongan dalam penjelasannya mengenai penggunaan mobil dinas tersebut.
    Namun, Nella Marsela membantah adanya intervensi dari pihak Kejaksaan dalam laporan polisi yang dibuatnya.
    Dia menegaskan bahwa laporan tersebut merupakan keputusan pribadinya setelah merasa dirugikan oleh unggahan-unggahan Jovi di media sosial.
    “Saya melaporkan ke kantor polisi tidak ada intervensi dari siapa pun pimpinan. Saya melaporkan ke polisi itu adalah atas dukungan dari keluarga saya pimpinan,” kata Nella dalam rapat Komisi III DPR, Kamis.
    Dengan suara bergetar, Nella pun mempertanyakan alasan Jovi menulis berbagai tudingan terhadap dirinya di media sosial.
    Padahal, kata Nella, Jovi bisa berbicara secara langsung berbicara dengan dirinya apabila ingin menyampaikan suatu kritik.
    “Apabila memang saya menurutnya saya pimpinan, tidak ada salahnya untuk dia membilang langsung kepada saya pimpinan. Tidak harus dimasukkannya saya di media sosialnya,” ujarnya.
    Sekretaris Jaksa Agung Muda Pengawasan Raden Febrytriyanto menyatakan bahwa pihaknya akan mempersilakan proses persidangan Jovi Andrea Bachtiar terkait dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) di Pengadilan Padangsidimpuan.
    Menurut dia, proses hukum tetap berjalan karena Jovi diadukan secara pribadi oleh seorang ajudan ASN di Kejaksaan Negeri Tapanuli Selatan, Nella Marsela.
    “Kita tidak membahas substansi dari permasalahan itu, karena pengadilan lah nanti yang akan memutus apakah itu kriminalisasi atau bukan,” ujar Raden dalam rapat dengan Komisi III DPR, Kamis.
    “Karena ini yang mengajukan permohonan untuk pelapornya juga adalah sebagai pribadi, bukan sebagai pegawai,” katanya lagi.
    Di sisi lain, Raden menjelaskan, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) telah memberitahukan bahwa Jovi akan diberhentikan dengan tidak hormat karena terbukti melakukan pelanggaran disiplin dengan tidak masuk kerja selama 29 hari.
    Namun, Jovi masih mengajukan keberatan atas sanksi tersebut.
    “Dia mengajukan keberatan dan akan mengajukan keberatan itu pada Majelis Kehormatan Jaksa,” ujar Raden.
    Raden juga meminta agar Jovi menyampaikan berbagai bukti dan keberatannya di Majelis Kehormatan Jaksa.
    “Di Majelis Kehormatan Jaksa nanti ada majelis yang sudah akan kita bentuk untuk menyelesaikan keberatan dari pihak yang akan dijatuhkan hukuman disiplin mengenai pemberhentian dengan tidak hormat,” katanya.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.