Tag: Rudianto

  • Kasus Kekerasan Polisi Naik, Komisi III DPR Desak Rekrutmen dan Pembinaan Anggota Polri Dievaluasi – Halaman all

    Kasus Kekerasan Polisi Naik, Komisi III DPR Desak Rekrutmen dan Pembinaan Anggota Polri Dievaluasi – Halaman all

    Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fersianus Waku

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai NasDem, Rudianto Lallo, menyerukan evaluasi mendalam terhadap proses rekrutmen, pendidikan, dan pembinaan anggota Polri.

    Hal ini menyusul meningkatnya kasus kekerasan yang melibatkan oknum kepolisian di berbagai daerah.

    Rudi menegaskan, fenomena pelanggaran hukum yang dilakukan anggota Polri seharusnya menjadi pelajaran berharga bagi institusi kepolisian.

    “Harusnya menjadi pelajaran berharga bagi jajaran petinggi Polri untuk kemudian mengevaluasi menyeluruh kondisi ini, misalkan bagaimana rekrutmen anggota Polri, bagaimana pendidikan dan pembinaan anggota Polri, penggunaan senjata api, pengetatan senjata api,” kata Rudi, saat dihubungi Tribunnews.com pada Minggu (22/12/2024).

    Rudianto menekankan pentingnya peran Inspektur Pengawasan Umum (Itwasum) dan Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) dalam memastikan pengawasan internal berjalan maksimal. 

    Dia menyebut Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri yang baru, Irjen Dedi Prasetyo, perlu menunjukkan langkah konkret dalam meningkatkan pengawasan.

    “Apalagi ini Irwasum baru harus ditanya apa langkah konkret gagasan pengawasan internalnya,” ujar Rudi.

    Kepada Propam, Rudi meminta agar memerintahkan jajaran di daerah bertindak tegas tanpa memberi ruang pengampunan bagi oknum yang melanggar hukum. 

    Menurutnya, kasus-kasus kekerasan yang melibatkan anggota kepolisian telah mencoreng citra institusi Polri. 

    Dia pun mendesak agar pemberian sanksi berupa pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) dilakukan secara tegas terhadap pelaku pelanggaran berat.

    “Tidak cukup dengan demosi-demosi misalkan ya tetapi langsung saja diberhentikan. Karena saya yakin masih banyak polisi-polisi baik,” tegas Rudi.

    Dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah kasus kekerasan yang melibatkan anggota Polri mencuat ke publik.

    Di antaranya kasus penembakan yang dilakukan Kabag Ops AKP Dadang Iskandar terhadap Kasat Reskrim Polres Solok Selatan, AKP Ulil Riyanto Anshari, pada Jumat (22/11/2024).

    Kemudian, kasus penembakan siswa SMK 4 Semarang, Gamma Rizkynata Oktafandy (17), oleh Aipda Robig Zaenudin pada Minggu (24/11/2024).

     

    Lalu, kasus penembakan sopir ekspedisi Budiman Arisandi hingga tewas oleh Brigadir Anton Kurniawan Setiyanto (AKS) di Katingan Hilir, Kalimantan Tengah, Jumat (6/12/2024).

    Teranyar, kasus dugaan penganiayaan oleh tiga anggota Polsek Kawasan Yos Sudarso (KPYS) Ambon terhadap seorang pengemudi mobil pada Jumat (20/12/2024).

  • BREAIKING NEWS! Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2024 Usai Kalah 0-1 dari Filipina

    BREAIKING NEWS! Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2024 Usai Kalah 0-1 dari Filipina

    GELORA.CO  – Timnas Indonesia kalah 0-1 dari Timnas Filipina pada laga pamungkas Grup B ASEAN Mitsubishi Electric Cup (AMEC) 2024 atau Piala AFF 2024 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (21/12/2024) pukul 20.00 WIB.

    Gol tunggal Filipina dicetak oleh Bjorn Martin Kristensen lewat tendangan penalti pada menit ke-63.

    Kekalahan itu membuat skuad Garuda mengakhiri fase penyisihan grup di posisi ketiga dengan koleksi empat poin dari empat kali main.

    Posisi itu membuat Timnas Indonesia dipastikan gagal lolos ke babak semifinal Piala AFF 2024.

    Sedangkan, Filipina yang memenangi pertandingan dan meraih tiga poin, finish di posisi runner-up dengan koleksi enam poin dari empat kali pertandingan.

    Hasil itu mengantarkan Filipina melaju ke babak empat besar bersama Timnas Vietnam yang berhasil menjadi juara Grup B dengan kumpulan sepuluh poin dari empat kali main.

    Di laga terakhir, Vietnam menang 5-0 atas Myanmar, Sabtu (21/12/2024).

    Di babak semifinal, Vietnam menghadapi Singapura sebagai runner-up Grup A.

    Sementara, Filipina melawan Thailand yang jadi juara Grup A.

    Jalannya Pertandingan

    Babak pertama berjalan dengan dominasi permainan dari pemain Filipina, sedangkan Timnas Indonesia kesulitan mengembangkan permainan.

    Konsisi itu membuat pemain Filipina terus menyerang dan membuat lini belakang Indonesia harus bekerja keras untuk mempertahankan gawang dari kebobolan.

    Tim asuhan Shin Tae-yong baru bisa mengembangkan permainan pada sekitar 20 menit menjelang babak pertama berakhir.

    Pratama Arhan dan kawan-kawan pun berhasil mendapatkan sejumlah peluang, namun masih belum mampu membobol gawang Filipina yang dijaga Patrick Philip Bravo Deyto.

    Di saat berusaha cetak gol, Timnas Indonesia harus bermain dengan 10 pemain setelah Muhammad Ferarri diganjar kartu merah oleh wasit

    Muhammad Ferarri diganjar kartu merah oleh wasit Takasaki Koji (Jepang) karena memukul wajah kapten Timnas Filipina, Amani Santos Aguinaldo, menggunakna siku pada menit ke-42.

    Keadaan ini jelas menguntungkan Filipina yang lebih mudah menguasai jalannya pertandingan.

    Untungnya, skuad The Azkals, julukan Timnas Filipina, masih belum mampu membobol gawang Indonesia dan babak pertama berakhir dengan skor kacamata 0-0.

    Di babak kedua, Timnas Indonesia berusaha mengimbangi perlawanan Filipina yang menekan demi bisa bobol gawang Garuda.

    Namun, Timnas Indonesia harus kebobolan setelah Bjorn Martin Kristensen sukses mengeksekusi tendangan penalti pada menit ke-63.

    Kedudukan pun berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Timnas Filipina.

    Meski tertinggal, pemain Indonesia tetap berusaha menyamakan kedudukan dengan permainan menyerang.

    Serangan demi serangan yang ditampilkan pemain Indonesia membuat pemain Filipina agak kereporan.

    Namun, serangan itu belum bisa membuat Indonesia menggetarkan gawang Filipina yang dijaga oleh Patrick Philip Bravo Deyto.

    Sementara, pemain Filipina berusaha menambah pundi gol lewat serangan balik, tetapi mereka juga belum mampu menggandakan kedudukan.

    Babak pertama pun berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan Filipina.

    Line Up Pemain

    Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong siapkan pemain terbaik saat jamu Timnas Filipina.

    Juru taktik asal Korea Selatan itu tetap memasang Cahya Supriadi di bawah mistar gawang.

    Cahya akan dikawal tiga bek, yaitu Muhammad Ferarri, Kadek Arel, dan Dony Tri Pamungkas.

    Asnawi Mangkualam juga diturunkan sejak babak pertama untuk mengisi posisi fullback kanan untuk sesekali membantu serangan.

    Pratama Arhan akan mengisi sisi kiri yang juga memiliki tugas sama seperti Asnawi.

    Shin Tae-yong menurunkan Pratama Arhan, karena memiliki keunggulan lemparan dalam yang jauh.

    Di lini tengah, Shin Tae-yong mempercayai duet Achmad Maulana dan Arkhan Fikri untuk menjaga tempo permainan.

    Terakhir di posisi penyerang, tiga pemain yang menjadi pilihan Shin Tae-yong kali ini adalah Rayhan Hannan, Marselino Ferdinan dan Rafael Struick di posisi ujung tombak skuad Garuda.

    Untuk pemain cadangan ada, yaitu Alfriyanto Nico Saputro, Sulthan Zaky Pramana, Kakang Rudianto, Hokky Caraka Bintang Brilliant, dan Ronaldo Joybera R Junior.

    Kemudian, Zanadin Fariz, Victor Benjamin Dethan, Arkhan Kaka Putra Purwanto, Daffa Fasya Sumawijaya, Robi Darwis, Mikael Alfredo Tata, dan Erlangga Setyo Dwi Saputra.

    Sementara itu, Pelatih Timnas Filipina Alberto Capellas Herms menurunkan pemain terbaiknya, yaitu Patrick Philip Bravo Deyto untuk posisi penjaga gawang.

    Lalu, Amani Santos Aguinaldo, Adrian Cortes Ugelvik, Paul Bismarck Tabinas, Scott Philip Galang Woods, dan Sandro Miguel Sison Reyes.

    Alberto Capellas juga menurunkan Bjorn Martin Davis Kristensen, Alex James Weathers Monis, Zico Alika Lefroy Locquiao Bailey, Michael Tribaco Kempter, dan Javier Alessandro Mariona.

    Untuk pemain cadangan, Alberto Capellas menurunkan sejumlah pemain, di antaranya Enrique Fernandez Linares, Michael Robert Otucan Baldisimo, Javier Augustine Ocampo Gayoso, dan Uriel Reyes Dalapo.

    Lalu, Dov Anthony Misael Santico Carino, Nicholas Guimaraes, Quincy Julian Kammeraad, Patrick Alcala Reichelt, dan Oskari Johannes Orevillo Kekkonen.

    Kemudian, Christian Mangaron Rontini, Martin Joshua Leonor Merino, dan Leo Gabriel Martin Maquiling.

    Tekad Hokky Caraka

    Penyerang Timnas Indonesia Hokky Caraka mengatakan bahwa timnya sudah lakukan persiapan sebaik mungkin untuk bisa kalahkan Timnas Filipina, Sabtu (21/12/2024) pukul 20.00 WIB.

    Hokky bertekad membantu skuad Garuda melaju ke babak semifinal Piala AFF 2024.

    “Para pemain sudah mempersiapkan diri semaksimal mungkin untuk pertandingan nanti,” kata Hokky dikutip dari pssi.org.

    “Intinya, semua pemain ingin membawa Timnas Indonesia melangkah ke babak selanjutnya,” ujar Hokky.

    Pemain berusia 20 tahun itu menekankan pentingnya dukungan dari para pendukung Merah Putih, baik yang hadir langsung di stadion maupun yang menyaksikan dari rumah.

    “Pertandingan nanti sangat penting. Jadi, kami memohon dukungan dari semua pihak. Tolong dukung kami, agar bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia,” jelas Hokky.

    Laga Penentu

    Timnas Indonesia menjamu Timnas Filipina pada laga pamungkas Grup B ASEAN Mitsubishi Electric Cup (AMEC) 2024 atau Piala AFF 2024.

    Pertandingan itu digelar di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (21/12/2024).

    Duel bigmatch tersebut akan disiarkan secara langsung di RCTI dan live streaming di rctiplus.com pukul 20.00 WIB.

    Jelang duel itu, Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong mengatakan bahwa timnya siap hadapi Filipina.

    Skuad Garuda wajib kalahkan Filipina untuk menjaga kans lolos ke babak semifinal Piala AFF 2024.

    “Pertandingan itu akan menjadi penentu apakah Indonesia bisa lolos atau tidak,” kata Shin Tae-yong dikutip dari pssi.org.

    “Kami akan bekerja keras semaksimal mungkin dan berusaha meraih prestasi terbaik,” ucap Shin Tae-yong.

    “Saya meminta kepada para fans, baik yang hadir langsung di stadion maupun yang mendukung dari rumah melalui TV untuk memberikan dukungan penuh kepada para pemain muda agar hasil yang diraih maksimal,” tutur Shin Tae-yong.

    Selain itu, pelatih berusia 54 tahun itu menyoroti perkembangan positif pemain muda Timnas Indonesia, meski mengakui masih ada beberapa kekurangan yang perlu diperbaiki.

    “Saat ini, para pemain muda sudah menunjukkan performa baik, meskipun menghadapi tim nasional negara manapun,” ujar Shin Tae-yong.

    “Kekurangan memang masih ada, tetapi kami punya waktu satu tahun untuk memperbaikinya. Jika bisa mengalahkan Filipina, saya yakin para pemain muda akan semakin berkembang jauh lebih baik,” tutur Shin Tae-yong.

    Saat ini, Timnas Indonesia ada di posisi runner-up klasemen sementara Grup B dengan koleksi empat poin dari tiga kali laga.

    Pasukan Merah Putih ada di bawah Vietnam yang memimpin klasemen dengan raihan tujuh poin dari tiga pertandingan.

    Sedangkan, Filipina di peringkat keempat klasemen sementara setelah mengumpulkan tiga poin dari tiga kali laga. (*)

    Susunan Pemain 

    Timnas Indonesia

    Cahya Supriadi (GK); Muhammad Ferarri, Kadek Arel, Dony Tri Pamungkas; Asnawi Mangkualam, Achmad Maulana, Arkhan Fikri, Pratama Arhan; Rayhan Hannan, Marselino Ferdinan, Rafael Struick

    Cadangan

    Alfriyanto Nico Saputro, Sulthan Zaky Pramana, Kakang Rudianto, Hokky Caraka Bintang Brilliant, Ronaldo Joybera R Junior, Zanadin Fariz, Victor Benjamin Dethan, Arkhan Kaka Putra Purwanto, Daffa Fasya Sumawijaya, Robi Darwis, Mikael Alfredo Tata, Erlangga Setyo Dwi Saputra

    Pelatih: Shin Tae-yong

    Timnas Filipina

    Patrick Philip Bravo Deyto (GK), Amani Santos Aguinaldo, Adrian Cortes Ugelvik, Paul Bismarck Tabinas, Scott Philip Galang Woods, Sandro Miguel Sison Reyes, Bjorn Martin Davis Kristensen,

    Alex James Weathers Monis, Zico Alika Lefroy Locquiao Bailey, Michael Tribaco Kempter, Javier Alessandro Mariona

    Cadangan

    Enrique Fernandez Linares, Michael Robert Otucan Baldisimo, Javier Augustine Ocampo Gayoso, Uriel Reyes Dalapo, Dov Anthony Misael Santico Carino, Nicholas Guimaraes, Quincy Julian Kammeraad, Patrick Alcala Reichelt, Oskari Johannes Orevillo Kekkonen, Christian Mangaron Rontini, Martin Joshua Leonor Merino, Leo Gabriel Martin Maquiling 

    Pelatih: Alberto Capellas Herms

  • Rencana Busuk Terbongkar, Uang Palsu dari UIN Alauddin Nyaris Digunakan untuk Pilkada

    Rencana Busuk Terbongkar, Uang Palsu dari UIN Alauddin Nyaris Digunakan untuk Pilkada

    Kecurigaan muncul karena momen pengungkapan kasus ini berdekatan dengan tahapan krusial Pilkada.

    Praktik serangan fajar, istilah yang kerap digunakan untuk pembagian uang secara ilegal kepada pemilih demi memenangkan calon tertentu menjadi sorotan utama.

    Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo mengatan bahwa untuk menjawab spekulasi tersebut, maka pihak Kepolisian mesti didorong.

    “Makanya kita tidak mau mengandai-andai, kita dorong aja supaya dibongkar pihak kepolisian, termasuk alirannya kemana itu. Saya tidak mau mengandai andai, harus faktual,” ujar RL, akronim namanya, kepada fajar.co.id, Selasa (17/12/2024) malam.

    Olehnya itu, RL sekali lagi menegaskan bahwa pihak Kepolisian harus didorong untuk membongkar otak dari adanya pabrik uang palsu di dalam kampus.

    “Makanya kita dorong bongkar aja uangnya dipakai kemana dan alirannya,” ucapnya.

    “Apalagi sudah pabrik pencetak, aduh banyak bangat tuh, kita tergeleng-geleng kepala aja, sangat memalukanlah terjadi di institusi UIN Alauddin pula,” sambung dia.

    Kata RL, dalam membongkar kasus tersebut, pihak Kepolisian tidak sebatas menangkap para pelaku tingkat bawah.

    “Jangan hanya terbatas pada pelaku pelaku yang tingkat bawah. Perlu intelektual dalangnya itu dibongkar,” tukasnya.

    Ditekankan RL, siapapun yang terbukti terlibat dalam lingkaran kejahatan tersebut, harus diberikan proses hukum.

    “Tidak boleh Polri kemudian stengah stengah dalam membongkar kasus ini. Harus sampai ke akar akarnya harus total,” RL menegaskan.

  • DPR Anggap Rencana Pemberian Amnesti 44.000 Narapidana Koreksi bagi Penegakan Hukum

    DPR Anggap Rencana Pemberian Amnesti 44.000 Narapidana Koreksi bagi Penegakan Hukum

    loading…

    Rencana Pemerintahan Prabowo Subianto memberikan amnesti kepada 44.000 narapidana merupakan koreksi bagi institusi penegakan hukum dalam menangani perkara ringan. Foto/Iustrasi/Dok SINDOnews

    JAKARTA – Anggota Komisi III DPR Rudianto Lallo menganggap rencana Pemerintahan Prabowo Subianto memberikan amnesti alias pengampunan atau penghapusan hukuman kepada 44.000 narapidana merupakan koreksi bagi institusi penegakan hukum dalam menangani perkara ringan. Dia mendukung rencana pemberian amnesti tersebut.

    “Dengan misalkan yang 44.000 diberi amnesti oleh presiden terhadap kejahatan-kejahatan yang dipandang ringan misalkan kan, atau kejahatan apa namanya, pidana politik dan sebagainya, Undang-Undang ITE atau narkoba, saya kira ini koreksi kita, penegak hukum khususnya instansi kepolisian dan kejaksaan,” ujar Rudianto saat dihubungi, Senin (16/12/2024).

    Menurutnya, lembaga penegak hukum tak perlu melimpahkan perkara ringan ke persidangan. Ia menilai, lembaga penegak hukum perlu mengendepankan restoratove justice (RJ) atau keadilan restoratif.

    “Supaya kasus-kasus yang sifatnya ringan tidak perlu masuk di persidangan, ya cukup diselesaikan saja. Dengan konsep restorative justice ya, berlaku korban dipertemukan damai ini kan enggak usah ikut-ikut lagi, ya kan?” katanya.

    Rudianto menilai, beban negara akan bertambah bila meningkatnya jumlah narapidana. Salah satunya, kata dia, anggaran makan untuk narapidana. “Sementara kasus-kasus yang dihadapi hanya kasus-kasus yang sifatnya tidak perlu masuk di proses pemeriksaan, di pengadilan, atau diberi hukuman,” katanya.

    “Sehingga langkah presiden yang memberi amnesti 44 ribu itu langkah arif bijaksana sih sebagai kepala negara yang memandang bahwa rakyat ini, kasus-kasus ini ibaratnya tidak perlu diberi hukuman berlama-lama di dalam tahanan,” imbuhnya.

    Pemerintah Akan Minta Pertimbangan ke DPR
    Menteri Koordinator Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra mengungkapkan akan meminta pertimbangan dari DPR terkait rencana pemberian amnesti kepada 44.000 narapidana tersebut. Yusril mengatakan bahwa pemberian amnesti ini akan dibahas lebih dalam dengan sejumlah menteri terkait khususnya Menteri Hukum dan Menteri Imigrasi dan Permasyarakatan untuk memberikan pertimbangan pemberian amnesti.

  • Letjen TNI Widi Prasetijono, S.I.P. – Halaman all

    Letjen TNI Widi Prasetijono, S.I.P. – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – Letnan Jenderal Tentara Nasional Indonesia atau Letjen TNI Widi Prasetijono, S.I.P. adalah seorang perwira tinggi (Pati) TNI Angkatan Darat (AD) yang bertugas sebagai Dosen Tetap Universitas Pertahanan (Unhan).

    Letjen Widi Prasetijono mulai bertugas sebagai Dosen Tetap Unhan pada 6 Desember 2024.

    Mantan Ajudan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) ini ikut terkena mutasi 300 Pati TNI yang dilakukan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. Hal itu berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1545/XII/2024 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan TNI tanggal 6 Desember 2024.

    Sebelum itu, Letjen Widi Prasetijono sempat terlebih dahulu menduduki posisi jabatan strategis sebagai Komandan Komando Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan Angkatan Darat atau Dankodiklatad.

    Jenderal bintang 3 ini, tercatat aktif mengemban jabatan sebagai Dankodiklatad sejak tahun 2023 hingga tahun 2024.

    Widi juga memiliki rekam jejak yang moncer di TNI AD.

    Prajurit TNI dari kesatuan Kopassus ini tercatat pernah bertugas di Solo, Jawa Tengah sebagai Dandim 0735 pada 2011 hingga 2012 saat Jokowi masih menjadi Wali Kota Solo.

    Letjen TNI Widi Prasetijono saat masih menjadi Ajudan Presiden Joko Widodo (Jokowi). (YouTube/TV)

    Kariernya yang moncer lantas membuat Widi dipercaya untuk menjadi ajudan Presiden Jokowi selama 2 tahun pada 2014 hingga 2016.

    Letjen Widi Prasetijono juga pernah ikut serta dalam Operasi Seroja Timor Timur dan Operasi Pemulihan Keamanan Papua.

    Sebagai prajuirit Kopassus, Widi mempunyai peran penting dalam penugasan tersebut.

    Pelbagai Brevet pun juga sudah pernah dikantonginya, di antaranya Brevet Kualifikasi Komando Kopassus, Brevet Free Fall, Brevet Para Utama, Brevet Kualifikasi Penanggulangan Teror (Gultor) Kopassus, dan Brevet Master Parachutist Badge (US Army).

    Selain itu, Widi juga sering mendapat kepercayaan untuk penugasan di sejumlah negara di luar negeri seperti Singapura, China, Myanmar, Australia, Malaysia, Turki dan Amerika Serikat.

    Kehidupan pribadi dan pendidikan

    Letjen Widi Prasetijono lahir di Trenggalek, Jawa Timur, pada 4 Juni 1971.

    Ia memiliki istri yang bernama Ny. Novita Permatasari.

    Ayahanda Widi Prasetijono yakni bernama Soeroso, sedangkan ibundanya bernama Nurhayati.

    Dalam pendidikan militernya, Letjen Widi Prasetijono adalah alumni Akademi Militer (Akmil) tahun 1993.

    Di Akmil, Widi satu letting dengan Letjen TNI Dr. Rui Fernando Guedes Palmeiras Duarte, M.A.

    Perjalanan karier

    Di TNI AD, Letjen Widi Prasetijono sudah malang melintang berkarier mengemban berbagai jabatan strategis Kopassus.

    Widi tercatat pernah menduduki posisi jabatan sebagai Pama Pussenif (1993), Danunit Grup 2 Kopassus (1995), Danunit Yon 22 Grup 2 Kopassus (1996), Dansubtim Yon 22 Grup 2 Kopassus (1998), dan Dantim Yon 22 Grup 2 Kopassus (2000).

    Selain itu, Widi juga sempat mengisi kursi jabatan sebagai Kasilog Grup 1 Kopassus (2003), Wadanyon 11 Grup 1 Kopassus (2006), Danyonif 400/Raider (2009—2010), dan Pabandya Ops Sopsdam IV/Diponegoro (2010—2011).

    Karier Widi makin melenting tatkala ia dipercaya untuk mengemban jabatan sebagai Dandim 0735/Surakarta pada tahun 2011.

    Pada 2012, jenderal asal Trenggalek ini dimutasi menjadi Pabandya 1/Pampa Spaban II/Pampers Spamad.

    Setelah itu, Widi berhasil naik pangkat menjadi Kolonel pada tahun 2014.

    Tak tanggung-tanggung, Letjen Widi saat itu diamanahkan untuk mengawal Presiden Joko Widodo alias menjadi Ajudan Presiden RI.

    Dua tahun kemudian, Widi Prasetijono mendapat kepercayaan untuk mengemban jabatan sebagai Danrindam III/Siliwangi.

    Tak berselang lama, Widi kemudian diangkat menjadi Danrem 074/Warastratama pada 2017.

    Pada 2018, Widi akhirnya berhasil pecah bintang dengan menyandang pangkat Brigjen.

    Kala itu, ia didapuk menjadi Danrem 091/Aji Surya Natakesuma.

    Pada 2020, Widi kemudian dimutasi menjadi Kasdam IV/Diponegoro.

    Tak perlu membutuhkan waktu yang lama untuk naik pangkat menjadi bintang 2, Widi sukses menyandang pangkat Mayor Jenderal atau Mayjen pada tahun 2022.

    Saat itu, Widi diutus untuk mengisi kursi jabatan posisi sebagai Danjen Kopassus.

    Di tahun yang sama, mantan ajudan Jokowi ini kemudian dipercaya untuk menduduki posisi sebagai Pangdam IV/Diponegoro menggantikan Letjen TNI Rudianto.

    Puncak karier Widi sebagai prajurit TNI berhasil diraihnya ketika ia akhirnya naik pangkat menjadi Letjen pada 2023.

    Kala itu, Letjen Widi Prasetijono diangkat menjadi Dankodiklatad.

    Barulah di tahun 2024 Widi ditugaskan menjadi Dosen Tetap Unhan.

    Harta kekayaan

    Letjen TNI Widi Prasetijono tercatat memiliki total harta kekayaan sebesar Rp16,4 miliar.

    Hartanya itu terdaftar di dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK yang dilaporkannya pada tanggal 13 Februari 2024.

    Harta terbanyak Widi berasal dari tanah dan bangunan yang dimilikinya di wilayah Semarang, Boyolali, Surakarta, hingga Tangerang Selatan, senilai Rp13,7 miliar.

    Berikut daftar lengkap harta kekayaan milik Letjen Widi Prasetijono.

    I. DATA HARTA

    A. TANAH DAN BANGUNAN Rp. 13.700.000.000

    1. Tanah Seluas 20000 m2 di KAB / KOTA SEMARANG, HASIL SENDIRI Rp. 2.000.000.000

    2. Tanah Seluas 1855 m2 di KAB / KOTA BOYOLALI, HASIL SENDIRI Rp. 500.000.000

    3. Tanah dan Bangunan Seluas 310 m2/450 m2 di KAB / KOTA KOTA SURAKARTA , HASIL SENDIRI Rp. 400.000.000

    4. Tanah dan Bangunan Seluas 376 m2/500 m2 di KAB / KOTA KOTA SURAKARTA, HASIL SENDIRI Rp. 3.000.000.000

    5. Tanah dan Bangunan Seluas 402 m2/300 m2 di KAB / KOTA KOTA TANGERANG SELATAN, HASIL SENDIRI Rp. 4.000.000.000

    6. Tanah dan Bangunan Seluas 200 m2/180 m2 di KAB / KOTA KOTA TANGERANG SELATAN, HASIL SENDIRI Rp. 2.000.000.000

    7. Tanah Seluas 498 m2 di KAB / KOTA KOTA SEMARANG, HASIL SENDIRI Rp. 1.800.000.000

    B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. 1.600.000.000

    1. MOBIL, HONDA CR-V 1.5 PRESTIGE CVT Tahun 2021, HASIL SENDIRI Rp. 450.000.000

    2. MOBIL, TOYOTA ALPHARD 2.5 G A/T Tahun 2019, HASIL SENDIRI Rp. 900.000.000

    3. MOBIL, MAZDA CX 5 Tahun 2015, HASIL SENDIRI Rp. 250.000.000

    C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp. —-

    D. SURAT BERHARGA Rp. —-

    E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 1.183.000.000

    F. HARTA LAINNYA Rp. —-

    Sub Total Rp. 16.483.000.000

    II. HUTANG Rp. —-

    III. TOTAL HARTA KEKAYAAN (I-III) Rp. 16.483.000.000

    (Tribunnews.com/Rakli Almughni)

  • Kasus Firli Mandek, Komisi III DPR Ingatkan Polda Metro Jaya: Penegakan Hukum Tak Boleh Tebang Pilih – Halaman all

    Kasus Firli Mandek, Komisi III DPR Ingatkan Polda Metro Jaya: Penegakan Hukum Tak Boleh Tebang Pilih – Halaman all

    Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fersianus Waku

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI Fraksi NasDem, Rudianto Lallo, mengingatkan Polda Metro Jaya tak tebang pilih dalam penegakan hukum.

    Hal ini merespons kasus pemerasan yang melibatkan mantan Ketua KPK, Firli Bahuri, yang mandek di Polda Metro Jaya. 

    Rudi mengatakan, Firli Bahuri telah dua kali dipanggil oleh penyidik Polda Metro Jaya, namun tidak memenuhi panggilan tersebut. 

    Rudi menegaskan, ketidakhadiran Firli Bahuri itu seharusnya menjadi dasar bagi Polda Metro Jaya untuk mengambil langkah tegas jemput paksa.

    “Bayangkan mangkir, apa artinya? seharusnya ketika sudah mangkir dua kali, maka panggilan ketiga sudah upaya paksa,” kata Rudi, saat dihubungi pada Selasa (10/12/2024).

    Rudi menilai, sikap lamban Polda Metro Jaya dalam menangani kasus ini menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat. 

    “Padahal, sejatinya penegakan hukum tidak boleh diskriminatif dan tebang pilih supaya masyarakat betul-betul bisa mempercayai institusi penegakan hukum kita, termasuk Polda Metro,” ujarnya.

    Dia menyoroti lambannya proses hukum terhadap kasus tersebut, yang telah berjalan selama satu tahun sejak penetapan Firli sebagai tersangka pada November 2023.

    Rudi menegaskan bahwa hingga kini, berkas perkara Firli belum juga dilimpahkan ke pengadilan. 

    Padahal, Firli sempat mengajukan gugatan praperadilan terkait status tersangkanya, namun gugatan tersebut ditolak oleh pengadilan.

    “Apa artinya? Artinya kasus ini harus lanjut di persidangan untuk diperiksa pokok perkaranya,” ucap Rudi.

    Rudi menegaskan, pentingnya asas persamaan di hadapan hukum (equality before the law) dalam penanganan kasus ini.

    “Semua equality before the law, semua sama di hadapan hukum, sehingga asas hukum ini harus berlaku kepada siapa saja sekalipun itu melibatkan orang yang pernah memimpin lembaga penegak hukum bernama KPK, saudara Firli Bahuri,” tegasnya.

  • 6 Polisi Terkait Kasus Sambo Naik Jabatan, Komisi III DPR Beri Catatan Keras untuk Polri

    6 Polisi Terkait Kasus Sambo Naik Jabatan, Komisi III DPR Beri Catatan Keras untuk Polri

    Jakarta, Beritasatu.com – Anggota Komisi III DPR Rudianto Lallo memberikan catatan keras kepada Polri seusai enam polisi terkait kasus Ferdy Sambo naik pangkat. Menurut dia, seharusnya petinggi Polri hati-hati dalam memutuskan kenaikan pangkat jajarannya dengan memperhatikan aspek keadilan masyarakat dan Polri sendiri.

    Dia menilai Polri seharusnya memperhatikan tiga poin penting dalam kelaikan jabatan perwiranya. “Yang pertama soal, apa namanya, standar etik, apakah ada seorang yang sudah diputus bersalah, mendapatkan sanksi dan teguran, lalu kemudian layak dipromosikan kembali. Itu jadi pertanyaan kan, standar etik,” ujar Rudianto kepada wartawan, Selasa (10/12/2024).

    Kedua, kata dia, memenuhi standar hukum atau aturan. Menurut dia, perwira yang dipromosikan haruslah bersih secara hukum atau tidak pernah dinyatakan bersalah oleh putusan hukum berkekuatan tetap.

    Rudianto menilai banyak anggota polisi yang bersih dari masalah hukum, mempunyai prestasi, kompetensi, pengalaman, dan rekam jejak yang baik. “Pasti kan masih banyak anggota Polri yang baik, yang punya prestasi. Masih banyak anggota Polri yang punya rekam jejak baik, kompetensi, integritas. Namun, mungkin karena tidak mengenal siapa-siapa sehingga tidak mendapatkan posisi, misalkan,” tutur dia.

    Ketiga, kata Rudianto, penempatan dan promosi jabatan harus memperhatikan moral institusi. Polri, kata dia, harus menjaga institusinya untuk tidak mempromosikan anggotanya yang pernah mendapatkan sanksi etik dan pidana.

    Menurut dia, yang perlu dijaga adalah institusi Polri, bukannya hanya orang-orangnya. “Jangan sampai orang-orang yang pernah disanksi, orang-orang yang pernah dianggap bersalah dalam sidang kode etik, meskipun saksinya hanya teguran atau apa, tetapi dia dianggap bersalah sehingga dianggap masyarakat ini bisa mencederai institusi itu sendiri,” tegas dia.

    Diketahui, Polri mengatakan enam polisi Kasus Sambo naik pangkat berdasarkan rapat Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti). Hal tersebut tidak terlepas dari kebijakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam memberikan reward (penghargaan) maupun punishment (hukuman).

    “Dari hasil rapat itulah memutuskan seseorang bisa mendapatkan reward dan maupun mendapatkan putusan terhadap apa yang telah dilakukan. Yang baik akan diberi reward dan yang salah juga akan diberikan tindakan pasti,” ujar Kepala Divisi Humas Polri (Kadivhumas), Irjen Sandi Nugroho di PTIK, Jakarta Selatan, Senin (9/12/2024).

    Menurut Sandi, pangkat baru keenam perwira tersebut diberikan setelah putusan internal maupun pidananya selesai dijalankan. “Dalam hal ini yang menentukan dalam rapat pimpinan,” tegas Sandi.

    Berikut ini adalah enam perwira yang terlibat kasus Sambo dan mendapatkan kenaikan pangkat, pertama, Kombes Budi Herdi Susianto selaku mantan Kapolres Jakarta Selatan. Budi kini dipromosikan menjadi Karowatpers SSDM Polri dan mendapatkan kenaikan pangkat menjadi Brigjen.

    Kedua, Kompol Chuck Putranto yang mendapat promosi melalui STR nomor ST/1628/VIII/KEP/2024 tertanggal 1 Agustus 2024. Chuck yang semula bertugas Kasubbagaudit Baggak Etika Rowabprof Divpropam Polri dipindahkan ke Pamen Polda Metro Jaya dan mendapatkan kenaikan pangkat menjadi AKBP.

    Ketiga, mantan Kabag Penegakkan Hukum Provist Div Propam Polri, Kombes Susanto yang mendapatkan promosi melalui STR nomor ST/2750/XII/2023. Dalam STR itu, Susanto ditugaskan di Penyidik Tindak Pidana Madya Tk II di Bareskrim Mabes Polri.

    Keempat, AKBP Handik Zusen yang menjabat Kasubbag Opsnal Dittipidum Bareskrim Polri. Kelima, Kombes Murbani Budi Pitono yang mendapatkan promosi sebagai Irbidjemen SDM II Itwil III Itwasum Polri.

    Terakhir dari enam polisi Kasus Sambo naik pangkat, yaitu Kombes Denny Setia Nugraha Nasution yang dipromosikan sebagai Kanagjianling Rojianstra SOPS Polri.

  • UPDATE Piala AFF 2024: Indonesia Sempurna Bawa 3 Poin dari Myanmar, Kejutan Taktik STY Dapat Hasil

    UPDATE Piala AFF 2024: Indonesia Sempurna Bawa 3 Poin dari Myanmar, Kejutan Taktik STY Dapat Hasil

    TRIBUNJAKARTA.COM – Timnas Indonesia sempurna meraih kemenangan perdana di Grup B ASEAN Cup alias Piala AFF 2024 dari Myanmar.

    Pertarungan Myanmar melawan Timnas Indonesia berakhir dengan skor 0-1 di Stadion Thuwunna, Yangon, pada Senin (9/12/2024) malam.

    Pada laga ini satu-satunya gol yang tercipta dicetak Asnawi Mangkualam menit ke-77.

    Potret skuad Timnas Indonesia di ASEAN Cup 2024 atau Piala AFF 2024. (PSSI)

    Gol Asnawi Mangkualam diciptakan bermula dari skema lemparan jauh yang dilakukan Pratama Arhan.

    Bola lemparan jauh dari Pratama Arhan menghasilkan kemelut di depan gawang Myanmar.

    Kemudian bola tersebut bisa disentuh oleh Kadek Arel yang akhirnya memberikan umpan backheel kepada Asnawi Mangkualam.

    Asnawi yang melihat bola tersebut langsung melakukan sepakan keras menuju gawang Myanmar.

    Timnas Indonesai akhirnya bisa mengunci kemenangan skor 0-1.

    Persib berani membuat keputusan besar soal transfer pemain di Liga 1, sosok pemain yang diperintah pergi di awal musim kini ditarik lagi ke tim. Pelatih Bojan Hodak turun langsung yang meminta.

    Gol tersebut tak bisa dibalas oleh tuan rumah Myanmar sehingga skuad Garuda bisa mendapatkan tiga poin di laga perdana Grup B Piala AFF 2024.

    Di laga ini turut diwarnai aksi menarik eksperimen dari pelatih Shin Tae-yong di lapangan.

    Taktik yang diterapkan di babak pertama dengan menduetkan penyerang Arkhan Kaka dan Hokky Caraka menarik perhatian.

    Namun dari duet tersebut tak menghasilkan gol.

    Potret penyerang Timnas Indonesia, Arkhan Kaka di Piala AFF 2024. (PSSI)

    Barulah pada babak kedua setelah melakukan perubahan, permainan Timnas Indonesi alebih hidup.

    Masuknya pemain berpengalaman yakni Asnawi Mangkualam hingga Rafael Struick membuat penyerangan Timnas Indonesia lebih agresif.

    Hasilnya Timnas Indonesia berhasil mengantongi tiga poin di laga pembukanya kali ini.

    Atas hasil ini, Timnas Indonesia berhak menempati posisi pertama grup B Piala AFF 2024.

    Timnas Indonesia memegang tiga poin dan surplus satu gol.

    Namun posisi Pasukan Garuda masih bisa digusur oleh hasil antara Laos vs Vietnam.

    Andai Vietnam meraih kemenangan lebih besar, maka Timnas Indonesia otomatis tergusur.

    Pemain Persija Jakarta Muhammad Ferarri saat memperkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2024. (Facebook Myanmar Football Federation)

    Hasil Akhir:

    Myanmar 0-1 Timnas Indonesia

    Gol: Asnawi Mangkualam 77′

    Kartu Kuning: Mg Mg Lwin 11′, Wai Lin Aung 35′, Hein Phyo Win 45+4′ – Shin Tae-yong 36′

    Kartu Merah: 

    Formasi: 4-2-2

    GK: Cahya Supriyadi

    Belakang: Alfriyanto Nico (out 46′), Muhammad Ferarri (C), Kadel Arel, Dony Tri Pamungkas

    Tengah: Marselino Ferdinan, Zanadin Fariz (out 46′), Arkhan Fikri, Pratama Arhan

    Depan: Arkhan Kaka (out 46′), Hokky Caraka (out 73′)

    Cadangan: Daffa Fasya (GK), Sulthan Zaky, Kakang Rudianto, Asnawi Mangkualam (in 46′), Achmad Maulana, Robi Darwis (In 73′), Mikael Tata, Rayhan Hannan, Victor Dethan (in 46′), Rivaldo Pakpahan, Rafael Struick (in 46′), Ronaldo Kwateh.

    (TribunJakarta)

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel https://whatsapp.com/channel/0029VaS7FULG8l5BWvKXDa0f.

    Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • TRANSFER Dadakan Persib di Liga 1 Bikin Geger: Pemain yang Diperintah Pergi Kini Diminta Balik Lagi

    TRANSFER Dadakan Persib di Liga 1 Bikin Geger: Pemain yang Diperintah Pergi Kini Diminta Balik Lagi

    TRIBUNJAKARTA.COM – Persib Bandung akhirnya berani membuat keputusan besar soal transfer pemain, sosok pemain yang diperintah pergi di awal musim kini akhirnya ditarik lagi.

    Persib Bandung kini sedang bergerak cepat memperkuat timnya di Liga 1.

    Satu nama pemain yang di awal musim lalu dipinjamkan, kini akhirnya ditarik lagi.

    Sosok pemain yang dimaksud adalah Zalnando.

    Persib Bandung di awal musim Liga 1 memberikan perintah kepada Zalnando untuk dipinjamkan ke tim lain.

    Keputusan peminjaman Zalnando ke tim lain diusulkan langsung oleh sang pelatih Bojan Hodak.

    Mulanya, Persib Bandung mengumumkan bila Zalnando dipinjamkan ke sesama tim Liga 1 yakni PSIS Semarang dengan durasi 6 bulan.

    Interim Sporting Director PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan menyebutkan, peminjaman Zalnando dilakukan agar pemain bersangkutan bisa mendapatkan kesempatan bermain.

    Persija berpeluang menambah bek asing baru lagi di Liga 1. Sosok bek muda berpengalaman asal Bolivia Sebastian Alvarez berpeluang digaet Carlos Pena di Liga 1.

    “PERSIB sangat memperhatikan perkembangan karier pemain. Karena itu, tim pelatih merekomendasikan peminjaman pemain tersebut agar bisa terus berkembang bersama klub yang meminjamnya,” kata Adhit, pada 4 Agustus 2024, dikutip dari laman Persib.

    Baru empat bulan berjalan, Persib Bandung kini ngebet mau mendatangkan lagi Zalnando.

    Alasannya yakni Persib Bandung kini sedang membutuhkan tambahan pemain di lini pertahanan.

    Kabar keinginan membawa pulang Zalnando diungkapkan langsung pelatih Bojan Hodak.

    Bojan Hodak sedang memberikan intruksi (Persib.co.id)

    “Saya Rasa kami perlu membawa Zalnando kembali,” kata Bojan Hodak.

    Bojan Hodak mempunyai alasan kuat menarik lagi Zalnando ke timnya.

    Kebutuhan di sektor kiri pertahanan yang ditinggalkan Rezaldi Hehanussa karena cedera menjadi penyebabnya.

    Rezaldi Hehanusa mengalami cedera lutut sejak pekan kedua usai melawan Dewa United.

    Selama Rezaldi cedera, Bojan Hodak hanya mengandalkan Edo Febriansah di sisi kiri pertahanan.

    Tim sempat mengalami krisis bek kiri ketika Edo mengalami cedera.

    Bahkan Mateo Kocijan seorang gelandang bertahan sempat ditempatkan Hodak di kiri.  

    “Rezaldi harus absen hingga beberapa bulan,” ujar Bojan Hodak.

    Bek Persib Bandung, Zalnando (bawah) menghalau bola dengan kakinya (Tribunnews/Muhammad Nursina)

    Statistik Zalnando

    Selama menjalani masa peminjaman di PSIS Semarang, Zalnando tak selalu menjadi pilihan utama.

    Dari 12 laga yang telah dijalani tim Mahesa Jenar, pemain 28 tahun asal Cimahi itu diurunkan delapan laga.

    Dia bermain tiga kali sebagai pilihan utama dan lima kali sebagai pemain pengganti.

    Total, Zalnando mendapat menit main 347 dan memperoleh satu kartu kuning.

    Menit main itu sudah lebih banyak dibandingkan saat bersama Persib pada Liga 1 2023-2024.

    Saat itu, Zalnando cuma bermain dalam lima laga dengan dua kali sebagai starter dan tiga kali menjadi pemain pengganti.

    Sepanjang musim, Zalnando menjadi cadangan dalam 18 pertandingan.

    Menit mainnya hanya 176.

    Pemain Persib Bandung Zalnando (kanan) melepaskan umpan (Tribun Jabar/Deni Denaswara)

    Biodata Zalnando

    Diketahui, Zalnando bergabung ke skuad Maung Bandung sejak 19 Januari 2019.

    Pemain kelahiran Cimahi, Jawa Barat itu diketahui hanya mendapatkan sedikit menit bermain bersama Persib Bandung. 

    Pasalnya, di sektor bek kiri, tim Pangeran Biru sudah memiliki Edo Febriansyah dan Rezaldi Hehanussa.

    Dikutip dari Transfermarkt.com, Zalnando hanya mendapat kesempatan tampil sebanyak lima pertandingan dengan 178 menit bermain di musim 2023/2024 lalu.

    Bahkan Saat melawan PSM Makassar dalam kompetisi Piala Presiden 2024, pemain jebolan Timnas Indonesia itu hanya masuk menit 90 untuk menggantikan Kakang Rudianto.

    Pemain berusia 27 tahun itu hanya diturunkan secara formalitas pada laga melawan PSM Makassar.

    Zalanando baru dimainkan pada injury time babak kedua saat Persib Bandung sudah unggul 2-0.

    Sebelumnya, pemain kelahiran 25 Desember 1996 itu pernah mengalami cedera yang cukup krusial.

    Zalnando mengalami cedera dislokasi engkel kaki kiri pada laga melawan Dewa United yang berakhir imbang 1-1 di Stadion Manahan, Solo, pada Rabu (14/12/2022).

    Alhasil, pemain asli Cimahi tersebut hanya bisa membela Persib Bandung dalam 9 pertandingan dengan mencatatkan 1 assist di Liga 1 2022.

    Zalnando mengalami cedera parah di Liga 1 2022 sehingga tidak bisa melanjutkan membela Persib Bandung hingga akhir musim.

    Nasibnya tidak seberuntung saat bergulir di Liga 1 2021.

    Pada musim 2021, Zalnando mencatatkan 21 penampilan dalam 1.026 menit bermain bersama Pangeran Biru.

    Sedangkan ketika di bawah asuhan Robert Alberts, Zalnando kerap menjadi andalan untuk mengisi lini pertahanan tim Pangeran Biru.

    Terbukti, pemain kelahiran Cimahi, Jawa Barat itu turut membukukan 2 gol dan 4 assist dari 38 penampilan yang dijalani dibawah besutan Robert Alberts.

    Zalnando sudah ikut berlatih bersama Persib Bandung. (Tribun Jabar/Ferdyan Adhy Nugraha)

    Profil Zalnando;

    Nama lengkap              : Zalnando

    Tanggal lahir / Umur   : 25 Desember 1996 (27)

    Tempat kelahiran        : Cimahi  

    Tinggi                            : 1,76 m

    Kewarganegaraan      : Indonesia

    Posisi                            : Bek – Bek-Kiri

    Kaki dominan              : kiri

    Agen pemain               : Saudara

    Klub Saat Ini                :  PSIS Semarang

    Bergabung                  : 4 Agustus 2024

    Kontrak berakhir       : –

    Dipinjam Dari            : Persib Bandung

    Perpanjangan kontrak terakhir : –

    (TribunJakarta/TribunJabar/Tribunwow)

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel https://whatsapp.com/channel/0029VaS7FULG8l5BWvKXDa0f.

    Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Link Nonton Timnas Indonesia Vs Myanmar Malam Ini, Live 19.30 WIB!

    Link Nonton Timnas Indonesia Vs Myanmar Malam Ini, Live 19.30 WIB!

    Jakarta, CNBC Indonesia – Tim Nasional Indonesia (Timnas Indonesia) akan berlaga melawan Myanmar di Grup B Piala AFF 2024 pada malam ini, Senin (9/12/2024). Pertandingan kickoff pada pukul 19.30 WIB di Thuwunna Stadium, Yangon, Myanmar. 

    Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong mengerahkan banyak pemain-pemain muda. Sebanyak 18 di antaranya belum pernah mencicipi pertandingan level senior. 

    Rata-rata usia pemain 20,3 tahun. Bahkan, Timnas Indonesia pada laga ini dikatakan yang termuda di antara negara-negara kontestan, dikutip dari detikSport. 

    Beberapa pemain andalan Timnas Indonesia tak dibawa ke Piala AFF 2024. Pasalnya, turnamen terbesar se-ASEAN tersebut tak masuk kalender resmi FIFA dan berbenturan dengan jadwal liga-liga Eropa. 

    Di antara 24 pemain yang diutus, hanya 5 pemain senior yang akan mewakili Indonesia ke pertandingan malam nanti. Masing-masing adalah Muhammad Ferrari, Asnawi Mangkualam, Pratama Arhan, Marselino Ferdinan, dan Hokky Caraka.

    Dalam catatan sejarah, Indonesia dan Myanmar sudah 16 kali berhadapan. Skuad Garuda dominan dengan menang 9 kali, imbang 3 sekali, dan kalah 4 kali.

    Dalam 3 pertemuan terakhir, Indonesia selalu sukses menaklukkan Myanmar. Bentrokan terakhir kedua tim terjadi pada 25 November 2021 dengan kemenangan Indonesia 4-1 di laga persahabatan.

    Berikut daftar 24 pemain Timnas Indonesia yang akan melawan Myanmar pada laga Grup B Piala AFF 2024 malam nanti:

    Kiper: Cahya Supriadi, Erlangga Setyo, Daffa Fasya.
    Bek: Achmad Maulana, Muhammad Ferarri, Asnawi Mangkualam Bahar, Dony Tri Pamungkas, Kakang Rudianto, Pratama Arhan, Kadek Arel, Mikael Tata, Sulthan Zaky.
    Gelandang: Robi Darwis, M Rayhan Hannan, Arkhan Fikri, Marselino Ferdinan, Rivaldo Pakpahan, Zanadin Fariz.
    Striker: Hokky Caraka, Afriyanto Nico, Ronaldo Kwateh, Rafael Struick, Victor Dethan, Arkhan Kaka.

    Link Piala AFF 2024

    Myanmar vs Indonesia
    Senin, 9 Desember 2024 pukul 19.30 WIB
    Thuwunna Stadium, Yangon, Myanmar
    Live: RCTI+

    (fab/fab)