Ruben Onsu Bakal Gelar Upacara HUT RI ke-80 di Akuarium Hiu Ancol
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Taman Impian Jaya Ancol akan menggelar upacara pengibaran bendera merah putih di dalam akuarium hiu Seaworld pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Vice President (VP) Water and Animal Park Ancol, Priya Nur Arga mengatakan, upacara tersebut akan melibatkan figur publik Ruben Onsu sebagai petugas pengibar bendera.
“Pengibaran bendera di akuarium hiu, nanti dengan Kak Ruben Onsu juga menjadi petugas pengibaran bendera,” ucap Priya Nur Arga saat ditemui, Rabu (13/8/2025).
Upacara bendera di dalam air itu akan dilaksanakan pada Minggu (17/8/2025) pukul 10.00 WIB.
“Di kolam itu merupakan biota laut hiu, karena jumlahnya sekitar 17 hiu, Itu yang menjadi icon kami untuk pengibaran bendera di Seaworld,” ujar dia.
Selain upacara bendera, Seaworld juga akan mengadakan lomba gebuk bantal di dalam air yang diikuti para penyelam.
“Lomba gebuk bantal itu di dalam air, itu di tempatnya di tank Seaworld, Nanti ada penyelam sama penyelam lomba gebuk bantal di dalam air,” kata Priya.
Masyarakat juga dapat mengikuti lomba unik lainnya, seperti memasukkan paku ke dalam botol dalam kondisi berada di dalam air.
“Memasukkan paku ke dalam botol, dimana pertandingannya bukan hanya pengunjung tapi sama penyelam juga di dalam air, Itu merupakan acara unik lah buat pengunjung untuk bisa hadir,” kata dia.
Sebelumnya, Taman Impian Jaya Ancol menargetkan kunjungan 50.000 hingga 70.000 orang per hari pada momen libur HUT ke-80 Kemerdekaan RI, yang diperkirakan memuncak pada 16–18 Agustus 2025.
Direktur PT Taman Impian Jaya Ancol, Eddy Prastiyo, mengatakan bahwa angka tersebut lebih tinggi dari rata-rata kunjungan pada hari libur biasa yang berkisar 40.000–50.000 orang per hari.
“Kalau hari libur biasa rata-rata perhari rata-rata 40-50 ribu pengunjung, jadi memang target kita 50-70 ribu pengunjung perhari dimomen kemerdekan, mencakup seluruh area,” ucap Eddy saat ditemui, Rabu.
Tahun ini, Ancol mengusung tema Merdekaria Ancol Beach Fest dan Culture Wave untuk memeriahkan perayaan.
Ribuan pengunjung akan disuguhkan berbagai kegiatan menarik, mulai dari Eksibisi Voli Agustus dengan upacara bendera, Panjat Pinang kolosal, lomba khas 17-an, hingga pertunjukan budaya.
“Ribuan pengunjung akan disuguhkan beragam kegiatan menarik, mulai dari Eksibisi Voli Agustus dengan Upacara Bendera, Panjat Pinang Kolosal, “Lomba 17an” dan pertunjukan budaya,” ungkap Eddy.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Tag: Ruben Onsu
-
/data/photo/2023/09/13/6501348f12d97.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Ruben Onsu Bakal Gelar Upacara HUT RI ke-80 di Akuarium Hiu Ancol Megapolitan 13 Agustus 2025
-

Anaknya Dituding Hasil Perselingkuhan dari Ruben Onsu, Sarwendah Ungkap Proses Dapat Momongan
GELORA.CO – Penyanyi Sarwendah Tan alias Sarwendah murka tatkala anak pertamanya disebut anak hasil perselingkuhan.
Kabar kurang menyenangkan datang dari Sarwendah dan mantan suaminya, presenter Ruben Onsu.
Putri pertama mereka TPO alias T dituding bukan darah daging dari Ruben Onsu melainkan hasil perselingkuhan Sarwendah dengan pria lain.
Tudingan miris itu pertama kali dilayangkan oleh akun TikTok bernama @vina.run yang disetiap unggahannya selalu menampilkan wajah anak Sarwendah dan Ruben Onsu disertai narasi bahwa T adalah anak hasil hubungan Sarwendah dengan pria lain.
Tak terima dengan tudingan miring yang dialamatkan kepada anaknya, Sarwendah pun buka suara.
Wanita yang pernah tergabung dalam girlband Cherrybelle di tahun 2011 itu lantas menerangkan usahanya dengan Ruben Onsu mendapatkan momongan di awal pernikahan mereka.
Seperti diketahui Sarwendah dan Ruben Onsu menikah pada tahun 2013 sedangkan T lahir pada bulan Juni tahun 2015.
Sarwendah mengatakan di tahun 2014 lalu dirinya dan Ruben Onsu sempat berikhtiar dengan melakukan program bayi tabung di salah satu rumah sakit di Jakarta.
“Prosesnya panjangnya gimana, dokter bolak-baliknya gimana, kalau misalkan proses bayi tabung ada dokter yang melakukan, nggak mungkin (T) anak orang lain, sedangkan itu (proses) yang memilih dokter,” ucap Sarwendah dikutip dari kanal YouTube pribadinya, Minggu (3/8/2025).
“Udah prosesnya panjang, sempat gagal, dan akhirnya baru jadi, itu kan perjuangannya juga panjang,” tambah pelantun tembang Kau Bukanlah Segalanya itu.
Sarwendah mengatakan tudingan miring terhadap putrinya itu sangat berpengaruh bagi kondisi psikisnya kini.
Terlebih belum lama ini ayah Sarwendah, Hendrik Lo baru saja meninggal dunia tepatnya pada Sabtu, 19 Juli 2025 lalu.
“Kalau dibilang sekarang baik-baik aja, ya belum baik-baik aja, maksudnya kondisi aku, Mami, satu keluarga belum baik-baik saja, apalagi kan Yeye (ayah Sarwendah) baru 14 hari meninggal, terus ada berita kayak gini lagi, jadi agak bingung gitu,” tandasnya.
Wanita yang pernah menempuh pendidikan di Malaysia hingga Beijing itu pun menyayangkan berita-berita miring yang terus-menerus menghampirinya.
“Kenapa sih beritanya kok nggak berhenti-berhenti, sampai aku bingung gimana ya caranya, kadang ada waktunya capek gitu lho.”
“Diem terus, tapi kadang ada waktunya capek gitu lho, capeknya adalah ‘bisa nggak sih aku dikasih break (istirahat) bentar gitu lho’, belum kelar ini tapi masih ada berita yang lain, dan menyangkut anak pula,” ucap mantan istri presenter acara TV Brownis itu.
Mendapati berita kali ini menyasar anaknya, wanita yang dinyatakan resmi bercerai dari Ruben Onsu secara verstek pada 24 September 2024 itu pun harus bertindak.
“Mau gimana ya, menyangkut anak, mau diem nggak bisa, kalau misal aku sendiri yang dikatain aku memilihnya diem, aku memilihnya tutup mata, tutup kuping, tetep nggak ada pa-apa.”
“Kalau ini kan menyangkut anak dan apa yang dia (akun TikTok) itu omongin nggak bener,” tegas ibu tiga anak itu.
Sarwendah Tempuh Langkah Hukum
Bukan kali ini saja Sarwendah mendapati berita miring tentang dirinya.
Sebelumnya, Sarwendah pernah diisukan memiliki hubungan spesial dengan putra angkatnya B.
Sosok B adalah anak laki-laki asal Nusa Tenggara Timur yang kemudian diangkat anak oleh Ruben Onsu dan Sarwendah di tahun 2019 lalu.
Melalui kuasa hukumnya, Chris Sam Siwu, Sarwendah telah mengambil langkah hukum tegas bagi oknum-oknum yang kerap memfitnah keluarganya.
“Ada lagi fitnah-fitnah, dulu pernah kita lakukan somasi terbuka terhadap akun-akun yang memfitnah klien kami dengan anaknya.”
“Sekarang ada lagi, langsung ditujukan kepada anaknya kembali, bukan ke B (anak angkat), tetapi ke T (anak pertama),” beber kuasa hukum Sarwendah dikutip dari YouTube Cumi-cumi.
Banyaknya fitnah yang tersebar itu kabarnya membuat Sarwendah terpukul.
“Ini pukulan berat lagi akhirnya buat klien kami.”
“Klien sekarang ini juga sudah ambil ancang-ancang untuk lapor polisi.”
“Jadi tidak lagi kita akan lakukan somasi terbuka, tapi kami akan lakukan langsung laporan terhadap akun yang memfitnah klien kami,” tambahnya.
Namun hingga kini sang kuasa hukum belum mengetahui apa motif di balik fitnah-fitnah yang diterima oleh kliennya.
“Semua isinya adalah fitnah. Jadi apa yang mereka lakukan saya nggak tahu tujuannya apa.”
“Nggak tahu motifnya apa, tapi biar nanti pihak kepolisian setelah kami laporkan yang akan melihat kalau memang akun ini siap hadir untuk mempertanggungjawabkan,” pungkasnya.
-

Kriminal kemarin, laporan Ruben Onsu hingga kasus peredaran sabu
Jakarta (ANTARA) – Berita kriminal di kanal Metro ANTARA pada Jumat (1/8) yang masih menarik dibaca hari ini antara lain Polda Metro Jaya jelaskan kronologis laporan Ruben Onsu hingga polisi bongkar peredaran sabu jaringan China seberat 35 kg.
Berikut rangkumannya:
1. Polda Metro Jaya jelaskan kronologis laporan Ruben Onsu
Polda Metro Jaya menjelaskan kronologis laporan oleh presenter Ruben Samuel Onsu (RSO) ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) pada Kamis (31/7), berupa unggahan menghina dan mencemarkan nama baik anaknya.
“Pada tanggal 30 Juli 2025, pelapor menemukan adanya unggahan yang bersifat menghina dan mencemarkan nama baik anaknya, di salah satu platform media sosial,” kata Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak saat ditemui di Jakarta, Jumat.
Baca selengkapnya di sini.
2. Polisi bongkar peredaran sabu jaringan China seberat 35 kg
Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya membongkar peredaran narkoba jenis sabu yang merupakan jaringan internasional asal China dengan berat total 35 kilogram di dua lokasi, yaitu Tangerang Selatan dan Jakarta Selatan.
“Terdapat tiga tersangka inisial ADR, DM, dan MM, dengan barang bukti sabu seberat 35 kilogram di dua lokasi, yakni Tangsel dan Jaksel,” kata Kepala Subdirektorat (Kasubdit) 1 Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya, AKBP Indra Tarigan dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.
Baca selengkapnya di sini.
3. PSSI sebut spanduk di dalam stadion harus berizin
Security Officer (Petugas Keamanan) PSSI Patilatu mengatakan bahwa spanduk yang dibentangkan di dalam stadion pada laga resmi internasional harus sepengetahuan panitia dan harus berizin.
“Untuk membentangkan spanduk maka harus ada izin terlebih dahulu. Kalau tidak, maka akan diturunkan paksa.” kata Patilatu saat mengikuti konferensi pers terkait pengeroyokan diduga karena masalah spanduk di Mapolres Jakpus, Jumat.
Baca selengkapnya di sini.
4. Polisi ungkap kasus akses ilegal dan pembajakan siaran digital
Direktorat Siber Polda Metro Jaya mengungkap kasus akses ilegal dan pembajakan siaran digital berbayar dan menyebarkannya secara ilegal kepada masyarakat.
Kasubdit I Ditressiber Polda Metro Jaya, AKBP Rafles Langgak Putra saat konferensi pers di Jakarta, Jumat, menjelaskan para pelaku berinisial S (53) dan KF (30) melakukan penyiaran ulang beberapa kanal (saluran) premium milik PT. Mediatama Televisi atau Nex Parabola.
Baca selengkapnya di sini.
5. ADP tak disebut bunuh diri dinilai sebagai bentuk kehati-hatian polisi
Indonesia Police Watch (IPW) menilai alasan Polda Metro Jaya tidak menyebutkan penyebab kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri Arya Daru Pangayunan (ADP) akibat bunuh diri sebagai bentuk kehati-hatian.
“Kalau Polda Metro Jaya tidak menyatakan bahwa kematian ADP karena bunuh diri, ini hanya menyampaikan sikap kehati-hatian saja,” kata Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.
Baca selengkapnya di sini.
Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2025Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
-

Soal Sarwendah-Giorgio Antonio, Ruben Onsu: Dia Berhak Bahagia
Jakarta, Beritasatu.com – Selebritas Ruben Onsu buka suara terkait hubungan mantan istrinya, Sarwendah dengan Giorgio Antonio. Ruben Onsu menyebut, Sarwendah berhak untuk bahagia.
“Ibunya anak-anak (Sarwendah) berhak untuk menjalankan hidupnya yang baru, jadi silakan saja. Dia berhak untuk bahagia,” kata Ruben Onsu kepada Ivan Gunawan dikutip dari podcast Comic 8 Revolution, Minggu (27/7/2025).
Ruben Onsu menegaskan, dirinya tidak lagi memiliki hak untuk melarang Sarwendah memiliki pasangan dengan siapa saja.
“Toh, enggak ada yang menyusahkan gue, enggak ada yang merepotkan gue. Ngapain juga gue harus marah, karena buat gue sudah selesai,” ujarnya.
“Berbeda, kalau masih ada ikatan pernikahan tentu gue enggak akan tinggal diam,” ucapnya.
Ruben Onsu juga tidak melarang Giorgio Antonio untuk dekat dengan ketiga anaknya, yaitu Thalia, Thania dan Betrand Putra Onsu atau Onyo. Selama, pria yang dekat dengan mantan istrinya memiliki hati yang baik untuk anak-anaknya.
“Gue enggak akan marah, selama orang itu baik dengan anak-anak gue. Kenapa gue harus marah?” tegasnya.
“Gue akan marah apabila anak gue tidak diperlakukan dengan baik, baru orang itu gue sikat dan enggak ada toleransi sama gue,” tegasnya.
-

Giorgio Antonio Gendong Anaknya, Ruben Onsu: Lalu Kenapa?
Jakarta, Beritasatu.com – Selebritas Ruben Onsu memberikan jawaban terkait beredarnya video viral yang memperlihatkan Giorgio Antonio yang disebut sedang dekat dengan Sarwendah menggendong salah satu anak Ruben Onsu dan Sarwendah di pemakaman ayah Sarwendah, Hendrik Lo.
“Elo kan punya anak, lalu anak elo digendong sama orang, elo gedek enggak melihatnya? Kalau ada orang baru yang sayang sama anak elo, gendong anak elo?” tanya Ivan Gunawan kepada Ruben Onsu di podcast Comic 8 Revolution, Minggu (27/7/2025).
“Enggak apa-apa. Lalu kenapa? Kan, enggak ada masalah,” jawab Ruben Onsu.
“Yakin, elo enggak cemburu?” tanya Ivan Gunawan dengan penasaran.
Ruben Onsu mengatakan, dirinya akan marah apabila ada seseorang yang memperlakukan anaknya dengan cara tidak baik.
“Ya, enggak. Kalian saja sendiri, ada orang yang baik masa elo marah? Lalu, gue harus ngapain?” ujarnya.
“Gue akan marah apabila anak gue tidak diperlakukan dengan baik, baru orang itu gue sikat dan enggak ada toleransi sama gue,” tegasnya.
Menurutnya, keinginan agar Ruben Onsu emosi bukan datang dirinya melainkan dari netizen.
“Itu kan yang dikomporin netizen? Mereka berharap gue bisa bereaksi marah,” ungkapnya.
Ruben Onsu menegaskan, urusannya dengan Sarwendah sudah selesai. Namun, dengan ketiga anaknya tidak akan pernah selesai sampai kapan pun.
“Gue sudah bilang urusan hidup gue dengan ibunya (Sarwendah) sudah selesai, tetapi urusan sama anak gue sampai kapan pun enggak akan ada akhirnya. Karena mereka adalah anak gue,” jelasnya.
Ia mempersilakan Sarwendah untuk mendapatkan pasangan lagi, apabila sudah dirasa cocok.
“Ibunya berhak untuk menceritakan atau menjalankan hidupnya yang baru, silakan saja. Toh, enggak ada yang menyusahkan gue, enggak ada yang merepotkan gue. Ngapain juga gue harus marah, karena buat gue sudah selesai. Berbeda, kalau masih ada ikatan pernikahan tentu gue enggak akan tinggal diam,” ucapnya.
“Yang repot kan cuma netizen, yang menginginkan adanya keributan akhirnya keluar kata-kata yang tidak diinginkan,” lanjutnya.
Ruben Onsu mengatakan, perubahan sikap yang dijalaninya itu akibat keyakinan yang dipeluknya saat ini, selain faktor pertemanan.
“Beruntungnya, gue selalu memegang keimanan islam gue. Kalau enggak, mungkin gue akan bicara kasar,” tambahnya.
“Lingkungan sangat berpengaruh, pertemanan berpengaruh. Kalau Allah yang sudah mengatur, kita sebagai manusia enggak akan bisa apa-apa,” tutupnya.
-

Mendiang Ayah Sarwendah Berikan Nama China untuk Onyo: Huang Seng Pao
Jakarta, Beritasatu.com – Anak angkat Ruben Onsu dan Sarwendah, Betrand Putra Onsu atau Onyo mengenang kebaikan dari mendiang ayah Sarwendah, Hendrik Lo atau Yeye. Onyo menyebut Yeye memberikan nama China, Huang Seng Pao kepadanya.
“Dia (Hendrik Lo) merupakan salah satu orang paling berusaha memberikan nama Chinese untuk aku. Nama yang diberikan buat aku, adalah Huang Seng Pao,” kata Onyo dikutip dari channel YouTube, Jumat (25/7/2025).
Onyo mengatakan nama Chinese itu dicari oleh mendiang ayah Sarwendah dengan sekuat tenaga.
“Dia itu mencari nama buat aku sampai jauh banget. Dia bilang ‘cucu pertama gue harus pakai nama itu’,” jelasnya lagi.
“Pokoknya, dia mencari nama Chinese buat aku itu penuh cinta dan perjuangan,” lanjutnya.
Bahkan setelah mendapatkan nama tersebut, Hendrik Lo sempat memamerkan nama itu kepada teman-temannya
“Gue punya cucu suaranya bagus banget,” ungkapnya.
Selain diberikan nama Chinese untuknya, Onyo juga masih mengingat kebaikan yang diberikan mendiang ayah Sarwendah kepadanya semasa hidup.
“Aku enggak bisa berkata apapun saat melihat peti mati, karena banyak banget memori yang enggak akan bisa aku lupakan,” ujarnya.
“Yeye itu sangat berharga dan penting sekali dalam hidup aku untuk selamanya,” katanya.
Kepergian mendiang ayah Sarwendah itu, membuat Onyo seakan belum siap menerima kenyataan tersebut. Namun demikian, Onyo terus mencoba untuk ikhlas.
Sebagai anak tertua, Onyo juga terus memberikan dukungan untuk adik-adiknya, Thalia dan Thania serta ibundanya tercinta, Sarwendah.
“Aku mau kasih lihat ke almarhum, bahwa kita baik-baik saja, dan aku ingin membuat dia bangga,” tutupnya.
-

Tangis Sarwendah Ceritakan Detik-detik Ayahnya Meninggal
Jakarta, Beritasatu.com – Selebritas Sarwendah akhirnya menceritakan kronologi meninggalnya sang ayah, Hendrik Lo, yang cukup mendadak pada Sabtu, 19 Juli 2025. Ditemui di Rumah Duka Grand Heaven, Pluit, Jakarta Utara, Sarwendah tak kuasa menahan tangis saat mengenang sakit yang dialami ayahnya.
Menurut Sarwendah, Hendrik Lo awalnya dalam kondisi sehat, namun tiba-tiba mengeluh sakit perut hingga dilarikan ke salah satu rumah sakit di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK). Setelah menjalani perawatan selama lima hari, dokter menyatakan ayahnya mengalami komplikasi serius.
“Papi tiba-tiba bilang perutnya sakit. Ternyata ada komplikasi, mulai dari gagal ginjal, gagal jantung, dan terakhir gagal pernapasan. Semuanya terasa begitu cepat,” ungkap Sarwendah.
Usai menerima kabar duka, mantan istri Ruben Onsu ini langsung membatalkan seluruh jadwal pekerjaan dan urusan bisnisnya di Korea Selatan. “Untungnya semua rekan kerja dan brand mengerti, karena ini kejadian yang tidak kami inginkan,” katanya.
Sarwendah mengungkapkan bahwa ayahnya meninggal tepat pukul 08.18 WIB. Waktu meninggal menurut Sarwendah mirip dengan ulang tahun ayahnya yakni 18 Agustus. “Papi meninggal pas jam 08.18 WIB, dan itu kebetulan (angka) sesuai dengan tanggal dan bulan ulang tahun beliau,” tuturnya.
Ia juga menceritakan makna jas biru yang dikenakan almarhum dalam peti jenazah. “Tadinya jas itu baru dia fitting buat ulang tahun di bulan 8, tapi ternyata dipakainya sekarang,” kata Sarwendah lirih.
Ayahnya menurut Sarwendah memang dikenal senang berkumpul dengan teman-teman, terutama menjelang ulang tahun pada 18 Agustus 2025. Ibu dua anak ini juga mengingat pesan terakhir Hendrik Lo.
“Pesannya cuma satu, ‘Harus bahagia, kalau kamu sedih, nanti aku juga sedih.’ Itu yang selalu dia bilang,” ucapnya.
Di momen terakhir, Sarwendah sempat menemani sang ayah di ICU. “Aku masih sempat ngobrol sebelum keadaannya memburuk. Banyak yang ingin aku lakukan buat dia, untuk membahagiakannya,” tutup Sarwendah.
Kepergian sang ayah menjadi pukulan berat, namun Sarwendah berusaha tegar untuk melanjutkan hidup sesuai pesan terakhir yang ditinggalkan Hendrik Lo.

