Tag: Rose

  • Indonesia Jadi Korban Perang Dagang AS, Kena Tarif 32 Persen: Apa Dampaknya?

    Indonesia Jadi Korban Perang Dagang AS, Kena Tarif 32 Persen: Apa Dampaknya?

    PIKIRAN RAKYAT – Ketegangan perdagangan global kembali memanas setelah Presiden Amerika Serikat (AS) mengumumkan kebijakan tarif baru terhadap berbagai negara. Indonesia menjadi salah satu korban dari kebijakan ini, dengan dikenai tarif sebesar 32 persen.

    Langkah ini memicu kekhawatiran terhadap dampak ekonomi, perdagangan, dan hubungan diplomatik antara Indonesia dan AS.

    Kebijakan Tarif Trump: Latar Belakang dan Tujuan

    Dalam sebuah upacara di Rose Garden, Presiden AS mengumumkan kebijakan tarif yang berlaku untuk puluhan negara asing. Menurutnya, langkah ini diambil untuk melindungi industri manufaktur domestik AS yang telah lama dirugikan oleh praktik perdagangan internasional yang tidak seimbang.

    “Selama bertahun-tahun, warga Amerika yang bekerja keras dipaksa untuk duduk di sela-sela ketika negara-negara lain menjadi kaya dan berkuasa, sebagian besar dengan mengorbankan kita,” tutur Donald Trump dalam pidatonya, Kamis 3 April 2025.

    Dia menambahkan bahwa meskipun tarif yang dikenakan tidak sepenuhnya timbal balik, AS tetap berusaha untuk menyeimbangkan perdagangan dengan mitra-mitranya.

    “Kami akan menagih mereka sekitar setengah dari apa yang mereka – dan telah – bebankan kepada kami,” ucap Donald Trump.

    Indonesia Terkena Tarif 32 Persen: Apa Saja Dampaknya?

    Dampak terhadap Ekspor Indonesia

    Dengan tarif 32 persen, produk-produk Indonesia yang diekspor ke AS akan mengalami kenaikan harga di pasar AS. Hal ini berpotensi mengurangi daya saing produk Indonesia, mengingat negara lain yang memiliki tarif lebih rendah akan lebih menarik bagi konsumen Amerika. Beberapa sektor yang paling terdampak meliputi:

    Tekstil dan produk garmen Elektronik dan komponen listrik Produk kelapa sawit dan turunannya Karet dan hasil perkebunan

    Menurut para analis perdagangan, kebijakan ini bisa menghambat pertumbuhan industri ekspor Indonesia yang selama ini bergantung pada pasar AS.

    Potensi Pengalihan Pasar

    Menghadapi kenaikan tarif ini, eksportir Indonesia kemungkinan besar akan mencari pasar alternatif untuk menggantikan AS. Negara-negara di Asia, Eropa, dan Timur Tengah bisa menjadi tujuan ekspor baru.

    akan tetapi, proses diversifikasi pasar tidak selalu mudah dan memerlukan waktu serta strategi perdagangan yang matang.

    Pengaruh terhadap Investasi Asing

    Indonesia selama ini menjadi salah satu destinasi investasi yang menarik bagi perusahaan global. Namun, tarif tinggi dari AS bisa membuat investor mempertimbangkan ulang rencana ekspansi mereka di Indonesia, terutama perusahaan yang berorientasi ekspor. Hal ini bisa berdampak pada lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi nasional.

    Ketidakpastian dalam Hubungan Bilateral

    Peningkatan tarif ini juga bisa memperburuk hubungan diplomatik antara Indonesia dan AS. Pemerintah Indonesia mungkin perlu melakukan negosiasi ulang atau mencari solusi melalui organisasi perdagangan internasional seperti WTO untuk mengurangi dampak negatif dari kebijakan ini.

    Respons Global terhadap Kebijakan Tarif AS

    Tidak hanya Indonesia yang terkena dampak, tetapi juga banyak negara lain di Asia dan Eropa. Negara-negara seperti Vietnam (+46%), Sri Lanka (+44%), Thailand (+36%), dan Tiongkok (+34%) juga menghadapi tarif tinggi.

    Menurut Deborah Elms, kepala kebijakan perdagangan di Hinrich Foundation, langkah ini dianggap lebih buruk dari yang diharapkan.

    “Tentu saja dilihat dari Asia, di mana semua orang terkena. Wilayah yang bergantung pada ekspor akan benar-benar berjuang dengan kenaikan harga yang sangat besar secara tiba-tiba,” ujarnya.

    Dari sisi Tiongkok, analis perdagangan Bill Bishop memperkirakan bahwa Beijing tidak akan tinggal diam menghadapi kebijakan ini.

    “Reaksi RRT tidak mungkin lemah, dan saya ragu Xi dan timnya akan berguling dan tidak melakukan apa-apa saat mencoba bernegosiasi,” ucapnya, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Al Jazeera.***

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • Trump Umumkan Tarif Timbal Balik, Ekspor China Makin Terbebani

    Trump Umumkan Tarif Timbal Balik, Ekspor China Makin Terbebani

    Bisnis.com, JAKARTA — Pengumuman tarif timbal balik Amerika Serikat (AS) membuat China kini menanggung pungutan setidaknya 54% untuk semua produknya. Langkah tersebut dapat menghancurkan ekspor China ke AS.

    Tarif baru 34% yang diumumkan oleh Trump pada Rabu (2/4/2025) waktu setempat akan menambah tarif 20% yang mulai berlaku awal tahun ini, yang akan memukul sebagian besar barang senilai setengah triliun dolar yang diekspor perusahaan China ke AS pada tahun 2024. 

    Tarif baru akan mulai berlaku pada tanggal 9 April, kata Trump dalam sebuah acara di White House Rose Garden. 

    “Sederhananya: jika kenaikan tarif 20% Trump sebelumnya memukul perdagangan AS-China, tindakan hari ini adalah bazoka,” kata Jennifer Welch, kepala analis geoekonomi untuk Bloomberg Economics dikutip dari Bloomberg, Kamis (3/4/2025).

    Tarif terbaru ini membuat tarif AS mendekati tarif 60% yang diterapkan Trump saat kampanye.

    Macquarie Group Ltd. memperkirakan tahun lalu bahwa pertumbuhan PDB China dapat berkurang 2% jika tarif 60% diterapkan. Simulasi oleh Bloomberg Economics menunjukkan bahwa perdagangan antara negara-negara ekonomi terbesar di dunia akan menyusut hingga hampir tidak ada sama sekali jika tarifnya setinggi itu.

    Kementerian Perdagangan China tidak segera menanggapi permintaan komentar pada Kamis dini hari. Kantor Berita resmi Xinhua menerbitkan komentar yang mengkritik tarif ofensif Trump, menyebutnya sebagai intimidasi yang merugikan diri sendiri.

    “Dengan mengubah perdagangan menjadi permainan balas dendam yang terlalu sederhana, Washington membongkar sistem perdagangan global yang didasarkan pada efisiensi, spesialisasi, dan saling menguntungkan serta merugikan ekonomi AS dan ekonomi global secara keseluruhan,” kata Xinhua.

    Presiden AS Donald Trump

    Beijing telah membalas tarif sebelumnya dengan mengenakan pungutan pada produk-produk Amerika. China juga telah membatasi ekspor mineral-mineral penting dan menargetkan perusahaan-perusahaan AS tambahan untuk diselidiki, langkah-langkah yang dapat diambilnya sebagai tanggapan terhadap langkah-langkah terbaru Trump.

    “Tarif-tarif ini akan menempatkan China di bawah tekanan yang sangat besar,” kata Martin Chorzempa, peneliti senior di Peterson Institute for International Economics di Washington.

    “Balasan China terhadap dua putaran terakhir relatif tidak terlalu keras, tetapi tindakan hari ini dapat memperkeras pandangan di Beijing dan menyebabkan eskalasi serius yang jauh melampaui tarif,” tambahnya.

    Tarif timbal balik yang baru itu akan menambah serangkaian langkah AS yang dirancang untuk mengekang defisit perdagangan AS dengan China, termasuk tarif yang sudah ada sejak masa jabatan pertama Trump yang dipertahankan oleh pemerintahan Biden.

    Pembebasan tarif de minimis, yang saat ini mengizinkan paket senilai US$800 atau kurang dari China dan Hong Kong untuk masuk ke AS bebas bea, akan berakhir pada 2 Mei, Gedung Putih mengumumkan pada hari Rabu. 

    Makin Terbebani ….

  • Ekonom dan IMF Wanti-wanti Dampak Tarif Impor Trump, Resesi Global di Depan Mata?

    Ekonom dan IMF Wanti-wanti Dampak Tarif Impor Trump, Resesi Global di Depan Mata?

    Bisnis.com, JAKARTA – Langkah kontroversial Presiden AS Donald Trump yang mengumumkan tarif impor terbaru ke Amerika Serikat pada Rabu sore (2/4/2025) semakin menambah ketidakpastian ekonomi global yang baru saja pulih dari lonjakan inflasi pascapandemi Covid-19. 

    Kebijakan Trump terkait penetapan tarif minimum dan tarif resiprokal untuk negara-negara mitra dagang AS dapat menjadi titik balik bagi sistem global yang hingga saat ini telah menerima kontribusi kekuatan dan keandalan Amerika sebagai komponen terbesarnya.

    “Tarif impor Trump membawa risiko menghancurkan tatanan perdagangan bebas global yang telah dipelopori oleh AS sendiri sejak Perang Dunia Kedua,” kata Takahide Kiuchi, kepala ekonom di Nomura Research Institute dilansir dari Reuters, Kamis (3/4/2025). 

    Dia memprediksi dampak atas aturan tarif impor AS akan terjadi dalam beberapa bulan mendatang. Inflasi atau kenaikan harga, diikuti dengan penurunan permintaan konsumen, merupakan konsekuensi atas pungutan baru yang diterapkan pada ribuan barang yang dibeli dan dijual oleh konsumen dan bisnis di seluruh dunia. 

    Antonio Fatas, ekonom makro di sekolah bisnis INSEAD di Prancis bahkan melihat keputusan tarif impor Trump sebagai pergeseran ekonomi AS dan global menuju kinerja yang lebih buruk.

    “Lebih banyak ketidakpastian dan mungkin menuju sesuatu yang dapat kita sebut sebagai resesi global. Kita bergerak menuju dunia yang lebih buruk bagi semua orang karena lebih tidak efisien,” kata Fatas, yang pernah menjadi konsultan untuk Dana Moneter Internasional dan Bank Dunia itu. 

    Berbicara di Rose Garden, Gedung Putih pada Rabu Sore (2/4/2025), Trump mengatakan dia akan mengenakan tarif dasar 10% pada semua barang impor yang masuk ke AS.

    Dalam kesempatan tersebut, Trump juga menunjukkan bagan yang berisi daftar negara mitra dagang terbesar AS yang menerima bea masuk lebih tinggi, antara lain China 34%, Uni Eropa 20%, Vietnam 46%, dan Indonesia 32%.

    Tarif mobil dan suku cadang mobil sebesar 25% telah dikonfirmasi sebelumnya. Trump mengatakan tarif tersebut akan mengembalikan kemampuan manufaktur yang sangat penting secara strategis ke Amerika Serikat.

    Olu Sonola, kepala penelitian ekonomi AS di Fitch Ratings menuturkan di bawah pungutan global baru yang dikenakan oleh Trump, tarif AS pada semua produk impor melonjak menjadi 22%, tarif yang terakhir terlihat sekitar tahun 1910, dari hanya 2,5% pada 2024. 

    “Ini adalah game changer, tidak hanya untuk ekonomi AS tetapi juga untuk ekonomi global,” kata Sonola. “Banyak negara kemungkinan akan berakhir dalam resesi.”

    Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva mengatakan dalam acara Reuters minggu ini bahwa ia tidak melihat adanya resesi global untuk saat ini. Dia menambahkan bahwa Dana tersebut memperkirakan akan segera melakukan “koreksi” kecil terhadap perkiraan pertumbuhan global 3,3% pada 2025.

    Namun dampaknya terhadap ekonomi nasional akan sangat berbeda, mengingat spektrum tarif yang berkisar dari 10% untuk Inggris, 34% untuk China, hingga 49% untuk Kamboja.

    Jika hasilnya adalah perang dagang yang lebih luas, hal itu akan berdampak lebih besar bagi produsen seperti China, yang akan terus mencari pasar baru dalam menghadapi permintaan konsumen yang menurun di seluruh dunia.

    “Dan jika tarif impor mendorong AS sendiri menuju resesi, hal itu akan sangat membebani negara-negara berkembang yang peruntungannya terkait erat dengan perekonomian terbesar di dunia,” kata Kristalina.

  • Daftar Tarif Timbal Balik Baru Trump untuk Puluhan Negara, Indonesia Jumbo

    Daftar Tarif Timbal Balik Baru Trump untuk Puluhan Negara, Indonesia Jumbo

    Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan kebijakan tarif timbal balik yang lebih tinggi bagi puluhan negara dalam konferensi pers pada 2 April 2025. Kebijakan ini menetapkan bahwa semua negara akan dikenakan tarif setidaknya 10% ke depannya, sementara negara-negara yang dianggap memiliki hambatan tinggi terhadap barang-barang AS akan menghadapi tarif lebih besar.

    Dikutip dari Bloomberg, Kamis (3/4/2025), pungutan baru ini bersifat tambahan terhadap tarif yang telah berlaku sebelumnya, termasuk pajak 20% terhadap barang-barang Tiongkok yang terkait dengan fentanil. Selain itu, pengecualian untuk barang-barang jangka pendek juga telah dicabut.

    Namun, terdapat beberapa pengecualian dalam kebijakan ini. Kanada dan Meksiko tetap dikenakan tarif yang telah diumumkan sebelumnya. Sementara itu, produk dari sektor utama seperti baja, aluminium, mobil, tembaga, farmasi, semikonduktor, dan kayu tidak termasuk dalam tarif baru ini.

    Barang-barang dari sektor tersebut akan dikenakan tarif sesuai ketentuan yang telah atau akan segera ditetapkan oleh presiden.

    “Ini adalah deklarasi kemerdekaan kita,” kata Trump di Rose Garden, Gedung Putih dilansir dari Reuters.

    Daftar Tarif Impor Amerika per Negara dari Presiden AS Donald Trump, April 2025 

    Country
    Country’s Tariff*
    US Reciprocal Tariffs

    Afghanistan
    49%
    10%

    Albania
    10%
    10%

    Algeria
    59%
    30%

    Andorra
    10%
    10%

    Angola
    63%
    32%

    Anguilla
    10%
    10%

    Antigua and Barbuda
    10%
    10%

    Argentina
    10%
    10%

    Armenia
    10%
    10%

    Aruba
    10%
    10%

    Australia
    10%
    10%

    Azerbaijan
    10%
    10%

    Bahamas
    10%
    10%

    Bahrain
    10%
    10%

    Bangladesh
    74%
    37%

    Barbados
    10%
    10%

    Belize
    10%
    10%

    Benin
    10%
    10%

    Bermuda
    10%
    10%

    Bhutan
    10%
    10%

    Bolivia
    20%
    10%

    Bosnia and Herzegovina
    70%
    35%

    Botswana
    74%
    37%

    Brazil
    10%
    10%

    British Indian Ocean Territory
    10%
    10%

    British Virgin Islands
    10%
    10%

    Brunei
    47%
    24%

    Burma
    88%
    44%

    Burundi
    10%
    10%

    Cabo Verde
    10%
    10%

    Cambodia
    97%
    49%

    Cameroon
    22%
    11%

    Cayman Islands
    10%
    10%

    Central African Republic
    10%
    10%

    Chad
    26%
    13%

    Chile
    10%
    10%

    China
    67%
    34%

    Christmas Island
    10%
    10%

    Cocos (Keeling) Islands
    10%
    10%

    Colombia
    10%
    10%

    Comoros
    10%
    10%

    Congo (Brazzaville)
    10%
    10%

    Congo (Kinshasa)
    22%
    11%

    Cook Islands
    10%
    10%

    Costa Rica
    17%
    10%

    Cote d’Ivoire
    41%
    21%

    Curacao
    10%
    10%

    Djibouti
    10%
    10%

    Dominica
    10%
    10%

    Dominican Republic
    10%
    10%

    Ecuador
    12%
    10%

    Egypt
    10%
    10%

    El Salvador
    10%
    10%

    Equatorial Guinea
    25%
    13%

    Eritrea
    10%
    10%

    Eswatini
    10%
    10%

    Ethiopia
    10%
    10%

    EU
    39%
    20%

    Falkland Islands (Islas Malvinas)
    82%
    41%

    Fiji
    63%
    32%

    French Guiana
    10%
    10%

    French Polynesia
    10%
    10%

    Gabon
    10%
    10%

    Gambia
    10%
    10%

    Georgia
    10%
    10%

    Ghana
    17%
    10%

    Gibraltar
    10%
    10%

    Grenada
    10%
    10%

    Guadeloupe
    10%
    10%

    Guatemala
    10%
    10%

    Guinea
    10%
    10%

    Guinea-Bissau
    10%
    10%

    Guyana
    76%
    38%

    Haiti
    10%
    10%

    Heard and McDonald Islands
    10%
    10%

    Honduras
    10%
    10%

    Iceland
    10%
    10%

    India
    52%
    26%

    Indonesia
    64%
    32%

    Iran
    10%
    10%

    Iraq
    78%
    39%

    Israel
    33%
    17%

    Jamaica
    10%
    10%

    Japan
    46%
    24%

    Jordan
    40%
    20%

    Kazakhstan
    54%
    27%

    Kenya
    10%
    10%

    Kiribati
    10%
    10%

    Kosovo
    10%
    10%

    Kuwait
    10%
    10%

    Kyrgyzstan
    10%
    10%

    Laos
    95%
    48%

    Lebanon
    10%
    10%

    Lesotho
    99%
    50%

    Liberia
    10%
    10%

    Libya
    61%
    31%

    Liechtenstein
    73%
    37%

    Madagascar
    93%
    47%

    Malawi
    34%
    17%

    Malaysia
    47%
    24%

    Maldives
    10%
    10%

    Mali
    10%
    10%

    Marshall Islands
    10%
    10%

    Martinique
    10%
    10%

    Mauritania
    10%
    10%

    Mauritius
    80%
    40%

    Mayotte
    10%
    10%

    Micronesia
    10%
    10%

    Moldova
    61%
    31%

    Monaco
    10%
    10%

    Mongolia
    10%
    10%

    Montenegro
    10%
    10%

    Montserrat
    10%
    10%

    Morocco
    10%
    10%

    Mozambique
    31%
    16%

    Namibia
    42%
    21%

    Nauru
    59%
    30%

    Nepal
    10%
    10%

    New Zealand
    20%
    10%

    Nicaragua
    36%
    18%

    Niger
    10%
    10%

    Nigeria
    27%
    14%

    Norfolk Island
    58%
    29%

    North Macedonia
    65%
    33%

    Norway
    30%
    15%

    Oman
    10%
    10%

    Pakistan
    58%
    29%

    Panama
    10%
    10%

    Papua New Guinea
    15%
    10%

    Paraguay
    10%
    10%

    Peru
    10%
    10%

    Philippines
    34%
    17%

    Qatar
    10%
    10%

    Reunion
    73%
    37%

    Rwanda
    10%
    10%

    Saint Elena
    15%
    10%

    Saint Kitts and Nevis
    10%
    10%

    Saint Lucia
    10%
    10%

    Saint Pierre and Miquelon
    99%
    50%

    Saint Vincent and the Grenadines
    10%
    10%

    Samoa
    10%
    10%

    San Marino
    10%
    10%

    São Tomé and Príncipe
    10%
    10%

    Saudi Arabia
    10%
    10%

    Senegal
    10%
    10%

    Serbia
    74%
    37%

    Sierra Leone
    10%
    10%

    Singapore
    10%
    10%

    Sint Maarten
    10%
    10%

    Solomon Islands
    10%
    10%

    South Africa
    60%
    30%

    South Sudan
    10%
    10%

    Sri Lanka
    88%
    44%

    Sudan
    10%
    10%

    Suriname
    10%
    10%

    Svalbard and Jan Mayen
    10%
    10%

    Syria
    81%
    41%

    Taiwan
    64%
    32%

    Tajikistan
    10%
    10%

    Tanzania
    10%
    10%

    Thailand
    72%
    36%

    Timor-Leste
    10%
    10%

    Togo
    10%
    10%

    Tokelau
    10%
    10%

    Tonga
    10%
    10%

    Trinidad and Tobago
    12%
    10%

    Tunisia
    55%
    28%

    Turkey
    10%
    10%

    Turkmenistan
    10%
    10%

    Turks and Caicos Islands
    10%
    10%

    Tuvalu
    10%
    10%

    Uganda
    20%
    10%

    Ukraine
    10%
    10%

    United Arab Emirates
    10%
    10%

    United Kingdom
    10%
    10%

    Uruguay
    10%
    10%

    Uzbekistan
    10%
    10%

    Vanuatu
    44%
    22%

    Venezuela
    29%
    15%

    Vietnam
    90%
    46%

    Yemen
    10%
    10%

    Zambia
    33%
    17%

    Zimbabwe
    35%
    18%

    NOTE: * Including currency manipulation and trade barriers, according to White House. 

    SOURCE: White House

  • Trump Bakal Umumkan Tarif Baru, Siap-siap Perang Dagang Memanas!

    Trump Bakal Umumkan Tarif Baru, Siap-siap Perang Dagang Memanas!

    Jakarta

    Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan mengenakan tarif baru untuk mitra dagang global pada Rabu (2/4). Kebijakan ini berisiko menimbulkan kenaikan biaya dan kemungkinan akan membuat perang dagang global semakin memanas.

    Dilansir dari Reuters, Rabu (2/4/2025), rincian rencana pengenaan tarif Trump masih dirumuskan dan dirahasiakan secara ketat menjelang pengumuman di White House Rose Garden yang dijadwalkan pada pukul 4 sore waktu AS.

    Bea masuk baru tersebut akan berlaku segera setelah Trump mengumumkannya, sementara tarif global terpisah sebesar 25% pada impor mobil akan berlaku pada 3 April 2025.

    “Hal-hal yang tidak terduga akan terjadi dan tidak ada yang tahu detailnya,” kata Kepala Strategi di Interactive Brokers, Steve Sosnick dikutip dari Reuters.

    Trump mengatakan rencana tarif baru ini merupakan langkah untuk menyamakan tarif yang dikenakan oleh negara lain dan menangkal hambatan nontarif yang merugikan ekspor AS. Format bea masuk tersebut tidak jelas di tengah laporan pertimbangan tarif universal sebesar 20%.

    Seorang mantan pejabat perdagangan Trump mengatakan bahwa Trump kemungkinan besar akan mengenakan tarif komprehensif pada masing-masing negara pada tingkat yang agak lebih rendah. Mantan pejabat itu menambahkan bahwa jumlah negara yang menghadapi bea masuk ini kemungkinan akan melebihi sekitar 15 negara yang sebelumnya dikatakan oleh Menteri Keuangan Scott Bessent sebagai fokus pemerintah karena surplus perdagangan mereka tinggi dengan AS.

    “Apa pun itu, dampak pengumuman hari ini akan signifikan di berbagai industri,” kata Majerus, mitra di firma hukum King and Spalding.

    (kil/kil)

  • Trump Bakal Umumkan Tarif Baru, Waswas Perang Dagang Memanas

    Trump Bakal Umumkan Tarif Baru, Waswas Perang Dagang Memanas

    Bisnis.com, JAKARTA – Gedung Putih mengonfirmasi Presiden Donald Trump akan mengenakan tarif baru pada Rabu (2/4/2025) waktu setempat.

    Kebijakan ini menimbulkan kekhawatiran mulai dari pelaku pasar hingga konsumen terkait perang dagang global yang makin panas.

    Melansir Reuters, Trump berkali-kali menyebut 2 April sebagai “Hari Pembebasan” yang akan melihat bea baru yang dramatis yang dapat mengubah sistem perdagangan global, dengan pengumuman di White House Rose Garden yang dijadwalkan pada pukul 4 sore waktu AS.

    Juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan tarif timbal balik pada negara-negara yang mengenakan bea masuk pada barang-barang AS akan berlaku segera setelah Trump mengumumkannya, sementara tarif sebesar 25% pada impor mobil akan berlaku pada tanggal 3 April.

    Menteri Keuangan Scott Bessent mengatakan kepada anggota DPR dari Partai Republik bahwa tarif timbal balik yang akan diumumkan Trump merupakan “batasan” dari tingkat tarif AS tertinggi yang akan dihadapi negara-negara dan dapat diturunkan jika mereka memenuhi tuntutan pemerintah, menurut Perwakilan Republik Kevin Hern dari Oklahoma.

    Trump telah mengenakan tarif pada impor aluminium dan baja dan telah meningkatkan bea masuk pada semua barang dari China. Namun, dia juga berulang kali mengancam akan mengenakan tarif lain, tetapi kemudian membatalkan atau menundanya.

    Pengumuman Leavitt mengindikasikan Trump berencana untuk terus memerlukan tarif timbal balik tersebut.

    “Presiden memiliki tim penasihat yang brilian yang telah mempelajari masalah ini selama beberapa dekade, dan kami berfokus untuk memulihkan zaman keemasan Amerika,” katanya dalam jumpa pers.

    Tekad Trump untuk terus maju muncul di tengah indikasi yang berkembang bahwa ketidakpastian yang luas yang ditimbulkan oleh fokusnya yang luas pada tarif mengikis kepercayaan investor, konsumen, dan bisnis dengan cara yang dapat memperlambat aktivitas dan menaikkan harga.

    Ekonom di Federal Reserve Bank of Atlanta mengatakan survei baru-baru ini menunjukkan para kepala keuangan perusahaan memperkirakan tarif akan mendorong harga mereka lebih tinggi tahun ini sambil memangkas perekrutan dan pertumbuhan.

    Rincian pasti tentang apa yang akan diungkapkan Trump pada Rabu masih belum jelas. Menurut Washington Post, para ajudannya sedang mempertimbangkan rencana yang akan menaikkan bea masuk atas produk sekitar 20% dari hampir setiap negara, alih-alih menargetkan negara atau produk tertentu.

    Pemerintah mengantisipasi bea masuk baru tersebut dapat meningkatkan pendapatan lebih dari US$6 triliun yang dapat dikirimkan kepada warga Amerika sebagai potongan harga, demikian laporan surat kabar tersebut.

    Sementara itu, Wall Street Journal, mengutip orang-orang yang mengetahui diskusi tersebut, melaporkan Perwakilan Dagang AS sedang mempersiapkan opsi untuk tarif menyeluruh pada sebagian negara yang kemungkinan tidak akan setinggi opsi tarif universal 20%.

    Seorang ajudan Gedung Putih mengatakan laporan apa pun menjelang acara besok adalah “hanya spekulasi.” Tindakan Trump telah meningkatkan ketegangan dengan mitra dagang terbesar Amerika Serikat.

  • Lebaran Makin Stylish dengan Sentuhan Middle East

    Lebaran Makin Stylish dengan Sentuhan Middle East

    JAKARTA – Momen Lebaran selalu identik dengan pakaian terbaik yang mencerminkan kebersihan hati setelah sebulan berpuasa. Tahun ini, tren busana Muslim menghadirkan nuansa eksotis ala Timur Tengah yang semakin digemari.

    Inspirasi dari negeri seribu satu malam bukan lagi sekadar angan setelah menonton film Aladdin. Kini, gaya khas Middle East hadir dengan sentuhan modern dan bisa menjadi pilihan menarik untuk tampil menawan saat Idulfitri.

    Desainer dari berbagai negara Timur Tengah, seperti Dubai, Beirut, hingga Kairo, telah menggulirkan tren baru Middle East Style dalam fashion muslim. Sentuhan ini juga merambah Tanah Air, salah satunya lewat ajang Ramadan Runway 2025 yang mengusung tema Night in Egypt. Gelaran ini menjadi panggung pertemuan antara gaya busana Timur Tengah dan elemen khas fashion muslim Indonesia.

    Pada hari kelima Ramadan Runway 2025, sembilan desainer berbakat, yakni Coenrad by Kunce Manduapessy, Leny Rafael, Parahyangan, Kienka, Rohah, Claretta, Clue, Mythos, dan Noor Store menampilkan koleksi terbaik mereka.

    Nuansa Middle East Style terasa begitu kuat di atas panggung yang menyerupai rumah dua lantai bergaya Mediterania. Dominasi warna dusty rose, aksen lengkungan khas pada portico, serta siluet-siluet mewah semakin menghidupkan suasana Timur Tengah di Kota Kasablanka.

    Ketua APPMI Jakarta, Dana Duriyatna, mengungkapkan tema Night in Egypt dipilih untuk memberikan pengalaman unik bagi pengunjung.

    “Kami ingin menghadirkan atmosfer keindahan Mesir selama Ramadan di Kota Kasablanka, sekaligus mengajak para desainer lokal untuk menginterpretasi gaya Timur Tengah sesuai dengan ciri khas masing-masing. Perpaduan ini menghasilkan koleksi busana muslim yang unik dan otentik,” ujarnya, dari keterangan resmi Ramadan Runway diterima VOI pada Senin, 31 Maret.

    Koleksi ini juga dirancang khusus untuk dikenakan saat Lebaran. Warna-warna yang digunakan menyesuaikan skin tone mayoritas masyarakat Indonesia, sementara bahan yang dipilih tetap nyaman dipakai di iklim tropis. Tak heran jika koleksi dari para desainer ini menjadi buruan para pengunjung Kota Kasablanka yang tengah mencari busana Lebaran.

    Fashion show hari kelima Ramadan Runway/DOK Ramadan Runway

    Ramadan Runway 2025 bukan sekadar peragaan busana. Ajang yang berlangsung 19 Maret hingga 13 April ini menggandeng lebih dari 60 desainer ternama. Selain fashion show, pengunjung juga bisa menikmati berbagai acara menarik, seperti workshop, kompetisi desainer dan ikon fashion, fundraising, kirab Ramadan, pop market, hingga exhibition.

    Seluruh rangkaian acara ini dirancang untuk memberikan pengalaman lengkap bagi para pecinta fashion muslim, baik dari segi tren maupun inspirasi gaya berbusana selama bulan Ramadan dan Lebaran.

    Dengan hadirnya tren Middle East Style, kini pilihan busana Lebaran semakin beragam. Jika ingin tampil unik dan tetap elegan, koleksi dari Ramadan Runway 2025 bisa menjadi referensi terbaik. Perpaduan keanggunan Timur Tengah dengan sentuhan lokal menjadikan setiap busana bukan sekadar pakaian, melainkan juga simbol budaya dan identitas.

  • InJourney Airports layani 4,7 juta penumpang pesawat selama arus mudik

    InJourney Airports layani 4,7 juta penumpang pesawat selama arus mudik

    Kami memperkirakan jumlah penumpang akan mulai meningkat pada Rabu, 2 April 2025, saat dimulainya arus balik

    Jakarta (ANTARA) – PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) melayani 4,7 juta penumpang pesawat dari seluruh bandara yang dikelola selama periode arus mudik Lebaran 2025/ Idul Fitri 1446 Hijriah, periode 21-30 Maret 2025.

    Direktur Utama InJourney Airports Faik Fahmi mengatakan bahwa pelaksanaan arus mudik pada angkutan Lebaran 2025 di seluruh bandara yang dikelola berjalan baik dan lancar.

    “Jumlah pergerakan penumpang pesawat di 37 bandara InJourney Airports pada arus mudik atau periode 21 – 30 Maret 2025 (H-10 hingga H-1) secara kumulatif tercatat sekitar 4,7 juta penumpang,” kata Faik dalam keterangan di Jakarta, Senin.

    Dia menyampaikan bahwa kolaborasi menjadi kunci kesuksesan pada arus mudik Lebaran 1446 H.

    Pelayanan dan operasional bandara berjalan baik pada arus mudik termasuk saat puncak arus mudik.

    Ia menuturkan bahwa hal itu berkat kolaborasi erat seluruh pihak mulai dari InJourney Airports sebagai operator bandara, maskapai penerbangan, ground handling, AirNav Indonesia, Otoritas Bandara, TNI dan Polri, serta didukung penuh Kementerian Perhubungan dan Kementerian BUMN.

    Manajemen trafik yang dilakukan InJourney Airports, kata Faik, juga memastikan tidak adanya penumpukan penumpang pesawat di terminal meski lalu lintas penerbangan cukup tinggi.

    “Kami juga berterima kasih kepada seluruh penumpang pesawat yang sangat mendukung penyelenggaraan angkutan lebaran di seluruh bandara InJourney Airports,” ujar Faik.

    Dia menyebutkan lima bandara tersibuk pada arus mudik adalah Soekarno-Hatta Tangerang (1,56 juta penumpang), I Gusti Ngurah Rai Bali (554 ribu), Juanda Surabaya (416 ribu), Sultan Hasanuddin Makassar (295 ribu) dan Kualanamu Deli Serdang (228 ribu).

    Pada hari pertama Idul Fitri, 31 Maret 2025, jumlah penumpang di seluruh bandara InJourney Airports diperkirakan sebanyak 377 ribu penumpang.

    “Jumlah penumpang pada hari pertama dan hari kedua Idul Fitri sedikit melandai dibandingkan dengan pada arus mudik. Kami memperkirakan jumlah penumpang akan mulai meningkat pada Rabu, 2 April 2025, saat dimulainya arus balik,” tuturnya.

    InJourney Airports menyatakan bahwa pada arus mudik 21-30 Maret 2025, jumlah pergerakan pesawat di 37 bandara tercatat 35.103 penerbangan.

    Direktur Operasi InJourney Airports Wendo Asrul Rose mengatakan bahwa jumlah penerbangan tambahan (extra flight) dari maskapai yang dilayani pada arus mudik total mencapai 1.529 extra flight.

    Lebih lanjut, Wendo menuturkan berkat kolaborasi yang baik di antara seluruh pemangku kepentingan maka bandara-bandara InJourney Airports dan maskapai dapat melakukan penanganan yang baik terhadap kondisi irregularities yang berdampak pada beberapa operasional penerbangan.

    “Di mana kondisi irregularities ini disebabkan sejumlah faktor yakni faktor cuaca, bencana alam, teknis operasional dan lainnya,” kata Wendo.

    Pewarta: Muhammad Harianto
    Editor: Agus Salim
    Copyright © ANTARA 2025

  • Atalia Praratya Tegas Tak Mau Diduakan, Ingin Berpisah dan Biarkan Ridwan Kamil Memilih Wanita Lain

    Atalia Praratya Tegas Tak Mau Diduakan, Ingin Berpisah dan Biarkan Ridwan Kamil Memilih Wanita Lain

    GELORA.CO – Dugaan perselingkuhan yang melibatkan mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan selebgram Lisa Mariana membuat netizen mempertanyakan kabar sang istri sah yakni Atalia Praratya.

    Ridwan Kamil sebelumnya dituding selingkuh dengan Lisa Mariana sampai memiliki seorang anak perempuan.

    Kasus perselingkuhan itu bermula langsung dari Lisa Mariana sendiri yang tiba-tiba mengunggah isi pesan chat diduga dengan Ridwan Kamil.

    Lisa Mariana selama ini diam namun mendadak geram karena nafkah yang diberikan untuknya dan sang anak tiba-tiba berhenti.

    Menurut Lisa, Ridwan Kamil sempat menghilang gara-gara terkena kasus. Meski tak disebutkan, diduga kasus yang dimaksud berkaitan dengan dugaan korupsi Bank BJB.

    Tudingan negatif ini pun langsung dibantah oleh pihak Ridwan Kamil. Ia menegaskan bahwa tak pernah berselingkuh bahkan sampai memiliki anak dengan Lisa Mariana.

    Lantas, bagaimana reaksi sang istri yakni Atalia Praratya?

    Pihak Atalia Praratya sebelumnya tidak secara langsung menanggapi kasus dugaan perselingkuhan ini.

    Meski demikian, wawancara lama Atalia bersama Feni Rose nampaknya menjadi sorotan kembali.

    Wawancara tersebut terjadi sekitar tahun 2023. Saat itu adalah 27 tahun dirinya menikah dengan Ridwan Kamil.

    Ia mengatakan, dirinya keras jika menyangkut masalah perselingkuhan.

    “Saya bilang ke Kang Emil, saya agak keras urusan ini. Saya bilang saya enggak mau didua,” kata Atalia, dalam wawancara tersebut.

    Dirinya juga menegaskan jika memang dirinya diduakan, maka ia akan secara suka rela pergi dan mengikhlaskan suaminya memilih orang lain.

    “Kalau misalkan begitu, berarti sudah tidak sama saya lagi hatinya, silakan memilih orang lain. Jadi tegas aja di sini, setelah itu kita lepaskan Kang Emil,” katanya lagi.

    Sementara itu, sampai saat ini pihak Lisa Mariana masih bersikeras bahwa anak yang dilahirkannya adalah darah sang mantan gubernur.

    Ia bahkan berani untuk meminta tes DNA dan membuktikan bahwa dirinya tak berbohong.

    Meski demikian, sampai saat ini belum ada tanggapan dari pihak RK soal permintaan tes DNA tersebut.

    Pihak sang mantan gubernur hanya menjelaskan bahwa tudingan yang ditujukan padanya tidaklah benar.

    Pertemuan antara ia dan Lisa pun hanya berlangsung satu kali terkait permohonan bantuan kuliah.

    “Saya akan menggunakan tim hukum, untuk mewakili saya dalam permasalahan ini,” tegas RK. 

  • Promo JSM Indomaret, Alfamart, dan Superindo 30 Maret 2025: Minyak Goreng Rp37.900, Popok Rp44.300 – Halaman all

    Promo JSM Indomaret, Alfamart, dan Superindo 30 Maret 2025: Minyak Goreng Rp37.900, Popok Rp44.300 – Halaman all

    imak inilah daftar produk-produk murah yang masuk dalam katalog promo JSM Alfamart, Indomaret, dan
    Superindo

    Tayang: Minggu, 30 Maret 2025 14:16 WIB

    Tangkap layar KlikIndomaret dan Alfagift

    KATALOG PROMO JSM – Kolase tangkap layar foto produk minyak goreng dan popok diskon untuk periode 21-23 Maret 2025 dalam aplikasi KlikIndomaret dan Web Alfagift yang diunggah pada Minggu(30/3/2025). Berikut daftar produk diskon yang masuk dalam katalog promo JSM kali ini. 

    TRIBUNNEWS.COM – Katalog promo JSM Indomaret, Alfamart, dan Superindo hari ini, Minggu (30/3/2025), kembali menawarkan banyak diskon untuk para pelanggan setianya.

    Katalog promo JSM Indomaret, Alfamart, dan Superindo kali ini, masuk dalam periode 28-30 Maret 2025.

    Selain minyak goreng murah, katalog promo JSM Indomaret, Alfamart, dan Superindo ini menyediakan banyak produk diskon.

    Produk-produk yang masuk dalam katalog promo JSM Indomaret, Alfamart, dan Superindo, mulai dari promo minyak goreng murah sampai kebutuhan sehari-hari.

    Bukan hanya itu, katalog promo JSM Indomaret, Alfamart, dan Superindo juga memberikan banyak diskon untuk produk cemilan hingga perawatan diri dengan harga yang miring.

    Simak inilah Katalog Promo JSM Indomaret, Alfamart, dan Superindo periode 28-30 Maret yang memberikan diskon besar-besaran yang terkenal murahnya di bawah ini ya Tribunners:

    INDOMARET

    Produk Promo Mingguan Indomaret (Periode 27 Maret – 2 April 2025):

    Minyak Goreng Bimoli Refill 2000ml pch Rp. 39.300
    Minyak Goreng Tropical 2000ml btl Rp. 39.500
    Minyak Goreng Filma Refill 2000ml pch Rp. 39.300

    You C 1000 Isotonic Drink Orange Water/Drink Lemon Water 500ml btl Rp. 6.900
    Pepsodent Pasta Gigi White 225g tub Rp. 12.900
    Baygon Insektisida Spray Flower Garden/Cherry Blossom/Japanese Peach/Citrus Fresh 600ml klg Rp. 33.500

    Ekonomi Pencuci Piring Liquid Jeruk Nipis/Sereh/Siwak&Jeruk Limau/Nanas 650ml pch Rp. 6.500
    Pop Mie Mi Instan Ayam/Soto Ayam/Ayam Bawang 75g cup Rp. 9.600/2cup
    Sedaap Mie Instant Goreng 5X90g pck Rp. 13.900
    Indomaret Air Minum 24X 200ml ctn Rp. 21.900
    Indomilk Susu Cair Uht Korean Banana/Hong Kong Lychee/Italian Coffee Latte 180ml tpk Rp. 3.500
    Frisian Flag Full Cream/Chocolate 946ml tpk Rp. 17.900
    Collagena Susu Steril Dengan Kolagen 189ml klg Rp. 9.900
    Buavita Juice Slim Jambu/Apple/Mangga/Lychee/Orange/Korean Wh Peach 250/245ml tpk Rp. 14.900/2tpk
    Kapal Api Kopi Bubuk Special Mix/Gula Aren/Less Sugar 10’S pck Rp. 16.500
    Kao Biore Body Foam Refill 450/400ml pch semua varian Rp. 16.900
    So Klin Detergent Cair 525/510ml pch semua varian Rp. 9.900
    Baby Happy! Baby Diapers Pants L28/M32/S38+2 bag Rp. 47.500

    Khusus Member Lebih Untung!

    Frisian Flag Susu Cair UHT Chocolate/Strawberry/Full Cream 225ml tpk : Rp. 5.200
    Indomilk Kental Manis Swiss Choco/Putih 545g pch : Rp. 13.400
    Aqua Air Mineral 600ml btl : Beli 2 Lebih Hemat Rp. 5.900/2pcs
    Indomaret Facial Tissue 2 Ply (2+1) 3×180’s bdd : Rp. 18.900
    Glico Pocky Chocolate/Double Choco 47g/Strawberry 45g/Cookies&Cream 40g/Matcha 33g box : Rp. 6.900
    Wow Spageti Cream Carbonara/Meaty Bolognese 88g pck : Beli 3 Lebih Hemat Rp. 9.000/3pcs
    So Klin Softergent Lavender Lily/ Peony Rose/Magnolia Berries 1.8/1.5kg bag : Rp. 25.000
    Life Buoy Sabun Mandi Cair 450/400ml pch semua varian : Harga Spesial Rp. 19.900
    Date Crown Kurma Khalas 250g pck : Rp. 16.900
    Mr. Bread Roti Manis Cokelat Keju pck : Beli 2 Lebih Hemat Rp. 10.000/2pcs

    Promo berlaku di Pulau Jawa, Bali & Lombok. Jangan lewatkan!

    ALFAMART

    Promo JSM ALFAMART TERBARU untuk periode 24-31 MARET 2025

    Minyak Goreng Sunco Pouch 2L Rp37.900
    Minyak Goreng Harumas Pouch 2L Rp38.100
    Minyak Goreng Sovia Pouch 2L Rp38.200
    Minyak Goreng Camar Pouch 2L Rp38.300
    Minyak Goreng Fortune Pouch 2L Rp38.300
    Minyak Goreng Sania Pouch 2L Rp38.400
    Minyak Goreng Filma Pouch 2L Rp38.900
    Minyak Goreng Bimoli Pouch 2L Rp39.300
    Minyak Goreng Tropical PET 2L Rp39.900
    Minyak Goreng Bimoli Spesial Pouch 2L Rp41.000
    Minyak Goreng Alfamart Pouch 2L Rp38.000
    Indomie Goreng All Var & Kari Ayam 70/69g Rp15.600/5pcs
    Sedaap Mie Kari Special 75g, Ayam Jerit 77g, Korean Spicy Soup 77g, Soto Madura 70g Rp8.600/3pcs
    Sedaap Mie Goreng 5x91g Rp14.500
    Mujigae Topokki 180g Rp14.800
    Pop Mie Ayam, Baso, Soto Ayam, Kari Ayam Cup 75g Rp10.100/2pcs
    Pop Mie Goreng 80g Rp5.100
    Indofood Saus Sambal Pedas, Ekstra Pedas PET 275ml Rp11.900
    Indofood Saus Sambal Dahsyat PET 275ml Rp13.300
    BonCabe Original LV 15 Btl 45g Rp8.500
    BonCabe Max End LV 50 Btl 30g Rp12.500
    Sedaap Kecap Manis Refill 700g Rp15.500
    Sedaap Kecap Kedelai Hitam Pouch 728g Rp18.000
    ABC Kecap Manis Refill 685g Rp16.900
    Indofood Kecap Manis Refill 520ml Rp16.900
    Pronas Corned Beef Sac 50g Rp7.900
    Pronas Corned Beef Jamur 198g Rp17.900
    ABC Sardines Ekstra Pedas, Chili Can 155g Rp9.900
    ABC Sardines Ekstra Pedas, Saus Cabai, Tomat Can 425g Rp23.200
    Filma Margarine Sachet 200g Rp5.700
    Blue Band Margarine Sachet 200g Rp8.500
    Blue Band Cup 250g Rp14.900
    Fiesta Stickie, Karage 400g Rp53.900
    Fiesta RTG Sosis Ori 65g, Siomay 54g, Bakso Keju, BBQ 60g, Sosis Spicy Korean 60g, Cheesy Melt 65g Rp5.000
    Kanzler Chicken Nugget Cripsy, Stick Cripsy 450g Rp51.900
    Kanzler Chicken Nugget Cripsy Spicy 450g Rp54.900
    Kraft Cheddar 150g Rp17.900
    Kraft All In 1 150g Rp13.900
    Haan Pudding Chocolate 145g beli 1 gratis 1
    Popok Happy Nappy Smart Pants Rp44.300
    Popok Baby Happy Pants Rp47.500
    Popok Sweety Bronze Pants Dry Xpert Rp47.900
    Popok Mamy Poko Pants Standar Rp53.900 – Rp57.900
    Popok Makuku Pants Comfort Fit Rp45.900 – Rp55.900
    Popok Merries Pants Good Skin Rp53.900 – Rp57.900
    Kodomo Baby Wipes 2X50s Rp10.900 – Rp11.900
    Gentle Gen Liquid Detergent 700ml Rp13.900
    So Klin Liquid Detergent 700/720ml Rp13.500
    Jaz1 Detergent 700/750g Rp13.900 – Rp15.900
    Downy Ref 600/630ml Rp19.900
    So Klin Softener 720/770g Rp16.500
    Sunlight Jeruk Nipis Ref 910ml Rp12.900
    SOS Pembersih Lantai 725ml Rp7.900
    Wipol Karbol 750ml Rp17.500
    Vixal Blue/Green 750/780ml Rp15.900
    Vape Aerosol 600/500ml Rp30.900
    Hit Aerosol 400ml Rp25.900
    Campina Hula2 3pcs Rp10.000
    Campina Neapolitan/Cookie Cream 350ml Rp17.900
    Campina Cashew Nut 90ml beli 2 gratis 1
    Wall’s Feast Cokelat/Vanila 65ml beli 2 gratis 1
    Cha Cha Minis 30g Rp6.500
    Chic Choc 36g Rp7.900
    Biskies Oat Gandum Kurma 108g Rp7.900
    Biskies Black Choco Vanilla 72g Rp5.900
    Mama Suka Rumput Laut 2X4.5g Rp12.900
    Roma Malkist Cracker/Abon 105g Rp7.700
    Cheetos Keju/Jagung Bakar 50g Rp10.000/2pcs
    DK Kacang Sukro 95g Rp7.800
    J&J Piattos 68/75g Rp8.900
    Rebo Kuaci 140g Rp14.500
    Mr. Potato 106g Rp15.000
    ABC Squash 450ml Rp9.900
    ABC Syrup 460ml Rp17.500
    Marjan Syrup 460ml Rp18.500
    Capbangau Syrup Pisang Ambon 620ml Rp20.500
    Sarang Tawon Syrup Marqad 430ml Rp19.900
    Kurnia Syrup Raspberry 600ml Rp21.900
    Coca Cola/Fanta/Sprite PET 1.5L Rp10.800
    First Date Kurma 225g Rp11.900
    Prime Dates Kurma 250g Rp15.900
    Palm Fruit Kurma Pack 250g Rp32.500
    Wong Coco NDC 1kg Rp12.900
    Kara NDC Lychee Cup 220ml Rp4.900
    Kara NDC Pouch 360ml Rp6.900
    Kara NDC Plain 1kg Rp12.500
    Inaco NDC Crispy 1kg Rp12.500
    Inaco NDC Vanilla Bag 1kg Rp11.500
    Wong Coco My Jelly 25s Rp15.900
    Inaco Desserts Gift Box 600g Rp22.400
    Inaco Mini Jelly 50X15g Rp29.400
    Alpenliebe Eclairs Can 144g Rp12.500
    Beng Beng Share It 25X9.5g Rp29.900
    Yupi Strawberry Kiss 240g Rp19.900
    Apollo Roka Wafer Ball 50s Rp45.900
    Alfamart Wafer Roll Chocolate 500g Rp24.900
    Paroti Nastar/Dark Choco 250g Rp28.900
    Atlas Sarung Favorit Rp51.900
    Gery Butter Cookies Can 300g Rp24.500
    Astor Choco Can 156g Rp20.900
    Wafello Choco Blast Can 234g Rp26.900
    Royal Choice Butter Cookies Can 480g Rp61.400
    Regal Marie Can 550g Rp45.200
    Nissin Lemonia Cookies Can 650g Rp42.900
    Chocolatos Wafer Roll Can 310g Rp23.900
    Kartika Toast Puff Can 150g Rp22.900
    Oreo Playpack Minions 2X119.6g Rp16.500
    Better Fun Bites Pouch 24X10g Rp25.400
    Chocolatos Gold Edition Can 350g Rp52.200
    Nyam-Nyam Smiley Choco Pouch 140g Rp17.900

    SUPERINDO

    Promo JSM SUPERINDO KATALOG WEEKEND PERIODE 27-31 MARET 2025

    Susu Ultra UHT 1L Rp15.500
    Minyak goreng sawit Superindo 2L Pouch Rp 37.290 
    Kecap bango 700 gr rp21.500
    Cimory Yogurt 120gr Rp6.950
    Frisian flag kental manis 545gr Rp13.900
    Popok sweety Rp115.900
    Detergen attack jaz1 1,5kg Rp22.500
    Beras topi koki 5Kg Rp70.500
    So good crispy chicken nugget 400gr Rp34.900
    Belfood chicken nugget 450gr Rp32.900
    French fries golden farm Rp37.900
    Deltafoods tongkol 250gr rp26.900
    Bumifood hakau 222gr Rp36.900
    Cedea steamboat 300gr Rp26.900
    Kraft cheddar 2L Rp17.500
    Bumbu Kokikita Rp19.500/box
    Susu greenfields 950ml Rp24.900
    Susu Milk life Rp16.980
    Susu Ovaltine 1L Rp19.900
    Susu Ultramilk plain low fat 1L Rp36.000
    So Good susu steril R8.990
    Mujigae susu pisang Rp8.900
    Milo kaleng 220ml Rp17.900/2 kaleng
    Susu ultra mimi Rp113.000/karton
    Indomilk susu uht Rp18.900/6 kotak
    Kin Yogurt Rp12.900

    (TRIBUNNEWS/Ika Wahyuningsih)

    “);
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast;
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:’4′,img:’thumb2′}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast + 1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.c_url) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }
    else{
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    $(“#test3”).val(“Done”);
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else if (getLast > 150) {
    if ($(“#ltldmr”).length == 0){
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    }
    }
    }
    });
    });

    function loadmore(){
    if ($(“#ltldmr”).length > 0) $(“#ltldmr”).remove();
    var getLast = parseInt($(“#latestul > li:last-child”).attr(“data-sort”));
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast ;
    if($(“#test3”).val() == ‘Done’){
    newlast=0;
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest”, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast + 1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.c_url) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;
    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }else{
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else{
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:sectionid,img:’thumb2′,total:’40’}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast+1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }else{
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    }

    Berita Terkini