Tag: Rosan Roeslani

  • Prabowo Minta Perusahaan AS di Indonesia Utamakan Serap Tenaga Kerja Lokal

    Prabowo Minta Perusahaan AS di Indonesia Utamakan Serap Tenaga Kerja Lokal

    Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto meminta agar Sumber Daya Manusia (SDM) lokal lebih diutamakan menjadi tenaga kerja di perusahaan-perusaaan Amerika Serikat (AS) yang berkantor di Indonesia.

    Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani mengatakan bahwa pemerintah memang berkomitmen untuk memperkuat keterampilan dari SDM Tanah Air.

    Hal ini disampaikannya usai mendampingi Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan dari 51 pengusaha asal Luar Negeri di Istana Negara, Selasa (3/12/2024). 

    “Harapannya pada saat mereka berinvetasi di saat bersamaan mereka juga membangun dan meningkatkan kapasitas dari sumber daya manusia kita, pekerja kita dan juga diharapkan adanya transfer teknologi,” tuturnya kepada wartawan.

    Lebih lanjut, Rosan menyebut bahwa orang nomor satu di Indonesia itu turut berkomitmen agar iklim investasi kian nyaman bagi pengusaha, maka pemerintah akan memberantas praktik korupsi di Tanah Air. 

    Harapannya, kata Rosan, setiap pengusaha AS tersebut akan berinvestasi lebih banyak di Indonesia, apabila diiringi dengan keyakinan terhadap pemerintahan Prabowo Subianto.

    “Presiden memastikan akan mengembangkan ease of doing business di Indonesia dan juga tidak akan ada toleransi untuk korupsi atau hal-hal negatif yang akan menghambat investasi, dan rule of law akan sangat ditegakkan. Ini memberikan rasa nyaman kepada para investor yang sudah berinvestasi,” pungkas Rosan.

  • Usai Bertemu Prabowo, ExxonMobil Ungkap Komitmen Investasi CCS Rp 238,5 T

    Usai Bertemu Prabowo, ExxonMobil Ungkap Komitmen Investasi CCS Rp 238,5 T

    Jakarta

    ExxonMobil menjadi salah satu perusahaan Amerika Serikat (AS) yang perwakilannya hadir di Istana Negara, Jakarta Pusat untuk menemui Presiden Prabowo Subianto. Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani mengungkapkan ExxonMobil sempat menyampaikan komitmen investasinya ke Indonesia secara langsung Prabowo.

    President Director ExxonMobil Indonesia Carole Gall, kata Rosan, sudah mengungkapkan langsung komitmen dengan angka investasi besar kepada Prabowo. ExxonMobil mau berinvestasi pada pengembangan proyek simpan tangkap karbon atau carbon capture storage (CCS).

    “Itu juga disampaikan oleh President Director Carole Gall menyampaikan juga komitmennya dan angkanya juga cukup signifikan, tapi kita akan go into detail dulu dari Kementerian Investasi, disampaikan bahwa mereka akan investasi di carbon capture juga,” kata Rosan dalam keterangan pers usai pertemuan, Selasa (3/12/2024).

    Rosan menyatakan sebelumnya sudah ada BP, perusahaan migas asal Inggris yang sudah menyampaikan komitmen investasi di sektor CCS. Dalam kunjungan Prabowo ke Inggris, BP telah menyatakan akan berinvestasi senilai US$ 7,1 miliar atau sekitar Rp 111,3 triliun.

    Nah ExxonMobil menyatakan diri akan berinvestasi jauh lebih besar di sektor yang sama, yaitu mencapai US$ 15 miliar atau sekitar Rp 238,5 triliun.

    “Mereka sampaikan kalau BP sudah berinvestasi komitmen US$ 7,1 miliar, mereka akan berinvestasi sampai hingga US$ 15 miliar. Itu juga sempat disampaikan oleh president director oleh ExxonMobil,” sebut Rosan.

    Selain ExxonMobil, Rosan bilang ada juga perwakilan Freeport McMoran yang ikut dalam pertemuan, tepatnya adalah Federal Government Relations and International Affairs J.J Ong. Ketika ditanya apakah sempat membahas kelanjutan penambahan saham kepemilikan Indonesia di PT Freeport Indonesia, Rosan bilang tak ada pembahasan hal itu.

    “Freeport tadi ada perwakilannya. Tapi kita nggak bahas itu. Tapi tadi sih ada perwakilannya,” sebut Rosan singkat.

    (hal/rrd)

  • Rosan Jamin Investor AS Tambah Suntikan Dana ke RI

    Rosan Jamin Investor AS Tambah Suntikan Dana ke RI

    Jakarta

    Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani menyatakan perusahaan-perusahaan Amerika Serikat (AS) akan lebih banyak menyuntikkan dana ke Indonesia. Hal ini terjadi setelah kumpulan pengusaha AS berkunjung ke Istana Negara hari ini bertemu Presiden Prabowo Subianto.

    Setidaknya, ada pimpinan-pimpinan perusahaan dari delapan industri yang berbeda yang hadir di Istana hari ini. Dari sektor kesehatan, makanan, pariwisata, farmasi, obat-obatan, digitalisasi, minyak dan gas, dan lain sebagainya.

    Para pengusaha, kata Rosan, yakin bahwa Prabowo punya komitmen untuk mengembangkan iklim investasi yang ramah bagi pengusaha, utamanya para pengusaha asal AS.

    “Mereka menyatakan akan berinvestasi lebih di Indonesia, karena mereka mempunyai keyakinan dengan pemerintahan pak Prabowo yang menunjukkan komitmennya untuk terus mengembangkan iklim investasi di indonesia, terus mengembangkan ease of doing business di Indonesia,” beber Rosan dalam keterangan pers usai pertemuan, Selasa (3/12/2024).

    Pengusaha, kata Rosan, juga terkesan dengan komitmen Prabowo yang menyatakan tidak akan menoleransi kebocoran anggaran hingga korupsi. Hal-hal negatif dan ketidakpastian hukum yang menghambat investasi akan dihilangkan.

    “Pada intinya yang bisa saya sampaikan bahwa mereka sangat excited karena kebanyakan mereka juga sudah berinvestasi di Indonesia, dan ada juga yang akan berinvestasi di Indonesia juga dari mineral oil and gas,” sebut Rosan.

    Rosan mengatakan Prabowo dan pemerintahan Indonesia hanya berharap investasi bisa makin banyak dilakukan pengusaha Amerika Serikat. Termasuk di dalamnya pertukaran teknologi untuk meningkatkan kapasitas Indonesia.

    “Diharapkan juga penguatan dari segi sumber daya manusia kita, jadi harapannya pada saat mereka berinvetasi di saat bersamaan mereka juga membangun dan meningkatkan kapasitas dari sumber daya manusia kita, pekerja kita dan juga diharapkan adanya transfer teknologi,” papar Rosan.

    (hal/rrd)

  • Menteri Rosan: Investor Asing Percaya Kepemimpinan Prabowo

    Menteri Rosan: Investor Asing Percaya Kepemimpinan Prabowo

    Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani menyebut kepercayaan investor kian meningkat usai lawatan Presiden Prabowo Subianto ke luar megeri beberapa waktu lalu.

    Dia mengatakan bahwa pertemuan singkat antara Presiden Ke-8 RI itu dengan petinggi perusahaan-perusahaan besar Amerika Serikat (AS) termasuk Exxon Mobil, pada Senin (11/11/2024) di Hotel Four Season, Washington DC memberikan dampak yang sangat baik. 

    “Perjalanan Bapak [Prabowo] ke AS akan memberikan mereka lebih banyak kenyamanan berinvestasi terutama dengan iklim investasi yang dihadirkan di pemerintahan baru, semoga kita selalu memiliki diskusi terbuka dan produktif,” ujarnya di Istana Negara, Selasa (3/12/2024).

    Lebih lanjut, Rosan mengatakan bahwa lebih dari 50 perusahaan dan kebanyakan perusahaan dari AS datang ke Indonesia hari ini untuk bertemu dengan Prabowo untuk melihat perkembangan ekonomi Indonesia di masa mendatang.

    Mengingat, kata Rosan, kebanyakan dari mereka sudah berinvestasi di Indonesia. Sehingga melalui iklim investasi yang kian stabil, maka harapannya banyak pelaku yang makin bersemangat berinvestasi di Indonesia.

    “Indonesia diyakini dapat menjaga keamanan dan stabilitas dan itu adalah salah satu kekuatan utama Indonesia dan pada saat yang sama mereka sangat yakin dengan kepemimpinan baru dari Bapak Presiden yang membuat mereka lebih nyaman setidaknya untuk melakukan perbicaraan terbuka,” tuturnya.

    Rosan mengatakan bahwa nantinya setiap pengusaha akan berada di Indonesia selama beberapa hari.

    Mereka akan bertemu dengan beberapa perwakilan pemerintah dan juga beberapa perusahaan. 

    “Kami ingin kerja sama yang lebih kualitas di Indonesia. Bukan cuma mereka ingin berinvestasi di Indonesia, tapi meningkatkan dan memperkuat kapital manusia di Indonesia, memindahkan pengetahuan, memindahkan teknologi,” pungkas Rosan.

  • Kebijakan Trump Berdampak ke Investasi RI? Begini Komentar Rosan Roeslani

    Kebijakan Trump Berdampak ke Investasi RI? Begini Komentar Rosan Roeslani

    Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani blak-blakan soal potensi pengaruh kebijakan Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump kepada investasi di Indonesia.

    Rosan menilai belum ada kepastian bagaimana nantinya kebijakan ‘proteksionisme’ Trump bakal memengaruhi kinerja investasi di Indonesia. Namun, dia sudah bisa membayangkan dari susunan kabinet Trump, khusunya untuk urusan perekonomian.

    “Kita lihat ya, karena kalau saya lihat line up dari tim ekonominya kelihatan cukup kita bilang proteksionismenya agak tinggi. Cukup hawkish ya,” ungkap Rosan usai Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI), Jumat (29/11/2024).

    Mantan Ketua Umum Kadin Indonesia itu menerangkan bahwa kebijakan negara-negara seperti AS dan China pasti akan berdampak ke Indonesia. Hal itu lantaran kedua negara tersebut merupakan mitra dagang utama Indonesia, dan penanam modal asing terbesar di Tanah Air.

    Selain kebijakan Trump, Rosan menilai geopolitik juga akan berpengaruh terhadap kinerja investasi. Rosan mengatakan bahwa apabila tensi geopolitik meningkat, maka itu akan berdampak bagi target penanaman modal.

    Meski demikian, dia optimistis bahwa akan selalu ada peluang (opportunity) di setiap terjadinya tensi geopolitik.

    “Kita juga selalu meyakini di Kementerian Investasi, di setiap dinamika baik geopolitik dan geoekonomi, tension antara AS dan China contohnya itu tetap ada opportunity. Justru semakin besar pada saat mereka harus merelokasi pabriknya,” terangnya.

    Pria yang juga menjabat Duta Besar AS itu mengatakan, pemerintah bakal harus proaktif untuk berkomunikasi dengan para investor guna mengejar opportunity yang ada.

    “Karena kalau dulu beberapa tahun lalu saat tensi itu meningkat, Indonesia bukan beneficiary yang paling besar. Di negara Asean kita justru hanya 4-5 dari relokasi pabrik-pabrik yang ada di dunia,” kata Rosan.

    Berdasarkan data Kementerian Investasi/BKPM, China dan AS masuk dalam lima besar negara dengan penanaman modal asing (PMA) tertinggi di Indonesia. Singapura masih menduduki peringkat pertama dengan nilai PMA US$14,35 miliar pada Januari-September 2024.

    Pada periode yang sama, negara-negara dengan PMA tertinggi di Indonesia setelah Singapura adalah Hongkong RRT US$6,06 miliar, China US$5,78 miliar, AS US$2,8 miliar serta Malaysia US$2,72 miliar. 

  • Menteri Rosan Apresiasi Investor Daily Round Table sebagai Sarana Diskusi Pemerintah dan Masyarakat

    Menteri Rosan Apresiasi Investor Daily Round Table sebagai Sarana Diskusi Pemerintah dan Masyarakat

    Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Perkasa Roeslani mengapresiasi penyelenggaraan Investor Daily Round Table (IDRT) yang mengusung tema “Strategi Mendatangkan Investasi Berteknologi Tinggi”.

    IDRT digelar di Hotel Ritz Carlton, SCBD, Jakarta, pada Jumat (29/11/2024) pagi. Acara ini dipandu langsung oleh Executive Chairman B Universe Enggartiasto Lukita dan menghadirkan Rosan Roeslani sebagai narasumber.

    Rosan menilai, IDRT merupakan wadah untuk memberikan edukasi dan meningkatkan pemahaman masyarakat.

    “Acara ini tentunya memberikan edukasi dan pemaparan kepada masyarakat secara keseluruhan. Sehingga engagement dengan pemerintah ini akan menjadi lebih baik, karena mereka juga lebih memahami dan mengerti, ‘oh ini rencana-rencana kita’,” ujar Rosan Roeslani seusai acara.

    Selain menjadi ruang bagi masyarakat, menurutnya, pemerintah juga mendapat masukan penting dari acara ini yang dapat meningkatkan kualitas program-program yang sedang atau akan dijalankan.

    “Kita juga bisa secara bersamaan menerima masukan, sehingga nanti program yang kita ingin jalankan menjadi lebih baik ke depannya,” kata Rosan.

    Sementara itu, Enggartiasto Lukita menyampaikan, investasi memegang peranan penting dalam mendukung perekonomian, memberikan kontribusi hingga 28 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia. Namun, ia juga menyoroti tiga tantangan utama yang dihadapi Indonesia sebagai tujuan investasi. Pertama, terkait kepastian usaha dan perizinan. Kedua, keterbatasan sumber daya manusia yang kompeten. Ketiga, daya beli masyarakat.

    “Indonesia adalah pasar bagi mereka (investor). Pasar kita nomor empat (terbesar) di dunia. Kalau daya beli masyarakat ini terus tergerus, apalagi dengan polemik yang belum ada keputusan mengenai PPN 12 persen diberlakukannya atau tidak. Kalau itu diberlakukan, maka akan semakin menurun, dan itu menjadi persoalan tersendiri,” kata Enggartiasto.

    Apabila ketiga tantangan ini tidak diatasi, Enggartiasto mengatakan target pertumbuhan ekonomi yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto akan sulit tercapai. Meski begitu, ia optimistis langkah-langkah pemerintah mampu mengatasi tantangan tersebut.

    “Saya meyakini dan kita semua meyakini dan percaya bahwa langkah-langkah ke depan yang akan diambil oleh Bapak Presiden Prabowo dan pemerintah akan bisa mengatasi ini semua. Di sinilah Investor Daily Round Table menghadirkan Bapak Rosan, menteri investasi, bisa memberikan gambaran yang memberikan harapan,” kata Enggartiasto.

  • Prabowo Bawa Komitmen Investasi Rp 294,5 Triliun, Rosan Roeslani: Beri Kontribusi Signifikan Berbagai Sektor

    Prabowo Bawa Komitmen Investasi Rp 294,5 Triliun, Rosan Roeslani: Beri Kontribusi Signifikan Berbagai Sektor

    Jakarta, Beritasatu.com – Kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke luar negeri berhasil membawa komitmen investasi sebesar US$ 18,5 miliar atau setara dengan Rp 294,5 triliun. Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani menyebutkan, investasi tersebut akan memberikan kontribusi signifikan bagi berbagai sektor di Indonesia.

    “Impaknya sangat positif ya, ujungnya pekerjaan itu sudah pasti tentunya,” ujar Rosan seusai menghadiri acara Investor Daily Round Table di Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta Selatan, Jumat (29/11/2024).

    Rosan menambahkan investasi yang dibawa Presiden Prabowo Subianto akan tersebar di berbagai daerah. Alasannya, dapat menciptakan pemerataan pembangunan di wilayah-wilayah yang menjadi target investasi.

    “Pemerataan dari daerah-daerah yang akan mereka lakukan investasi,” ucapnya.

    Rosan menjelaskan, investasi tersebut akan memberikan dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Selain itu, mendorong kemajuan sektor lainnya, seperti pendidikan, perpajakan, dan pengembangan sumber daya manusia (SDM).

    “Peningkatan sumber daya manusia baik yang di daerah maupun yang berlokasi di tempat investasi itu dilakukan. Itu dampaknya akan sangat tinggi bagi perpajakan, dari segi pertumbuhan, dari segi pendidikan, dan lain-lain,” beber Rosal Roelani terkait investasi yang dibawa Presiden Prabowo Subianto seusai lawatan ke beberapa negara di luar negeri.

  • Ketua AGRA Roy Mandey Apresiasi Gelaran Investor Daily Roundtable

    Ketua AGRA Roy Mandey Apresiasi Gelaran Investor Daily Roundtable

    Jakarta, Beritasatu.com – Ketua Afiliasi Global Ritel Indonesia (AGRA) Roy N Mandey, mengapresiasi gelaran Investor Daily Roundtable yang diselenggarakan B-Universe di Ritz-Carlton, Jakarta Selatan, Jumat (29/11/2024).

    Menurutnya, acara bertema “Strategi Mendatangkan Investasi Berteknologi Tinggi” ini, mengangkat berbagai isu mengenai peningkatan kemajuan ekonomi, perdagangan, dan berbagai sektor lainnya, sehingga mempertemukan antara pemerintah, pelaku usaha, media serta komunitas.

    “Saya berharap ke depan acara ini dapat terus dilakukan dan kami siap untuk terus mendukung dan support untuk kemajuan kita bersama,” ujar Roy kepada Beritasatu.com di Ritz-Carlton, Jakarta Selatan, Jumat (29/11/2024).

    Lebih lanjut, Roy memuji Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, yang menjadi narasumber Investor Daily Roundtable kali ini. Menurutnya, Rosan adalah sosok yang sangat memahami situasi investasi saat ini.

    Roy menyinggung pernyataan Rosan bahwa akan ada pelacakan atau tracking untuk proses perizinan investasi. Dia mengakui, saat ini perizinan investasi masih sering kali terkendala.

    “Yang tadi disebutkan bahwa mestinya online single submission (OSS), tetapi menjadi SOS (secure online submission). Nah itu memang kami merasakan,” tuturnya.

    “Maka, dengan adanya proses tracking daripada proses perizinan, sehingga kita bisa langsung mengetahui posisinya ada di mana dan apa yang menjadi kendala. Kendala itu bisa langsung dicarikan solusi,” tambahnya.

    Acara Investor Daily Round Table ini dipandu oleh Executive Chairman B-Universe Enggartiasto Lukita, dan menghadirkan Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, sebagai pembicara utama, pada Jumat (29/11/2024).

  • Investor Daily Round Table, Menteri Rosan: Investasi Sektor Teknologi Harus Sejalan dengan Kualitas SDM

    Investor Daily Round Table, Menteri Rosan: Investasi Sektor Teknologi Harus Sejalan dengan Kualitas SDM

    Jakarta, Beritasatu.com – Peningkatan kualitas sumber daya manusia atau SDM di Indonesia dinilai penting untuk mendukung misi investasi pada bidang teknologi tinggi. Menurut Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani masih banyak pekerjaan rumah pemerintah dalam menyiapkan SDM yang kompeten

    Dia mengaku, pemerintah saat ini sedang melakukan langkah-langkah antisipasi dalam menguatkan SDM, seperti melalui pendidikan vokasi. “Dengan background dari para pekerja kita mungkin yang sebagian besar malah masih di SD, bagaimana kita mencoba mengantisipasi itu,” ujarnya.

    Rosan menyampaikan hal itu dalam acara Investor Daily Round Table (IDRT) di Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta Selatan, Jumat (29/11/2024). Rosan menjelaskan pendidikan vokasi harus didorong secara signifikan agar mampu mencetak tenaga kerja yang siap menghadapi kebutuhan industri.

    “Pendidikan vokasi yang memang harus didorong secara besar dan masif,” ucapnya.

    Selain itu, Rosan Soelani juga menyoroti tantangan lain yang muncul terkait kualitas SDM yaitu besarnya populasi Indonesia. Ia menyebutkan setiap tahun angka kelahiran di Indonesia setara dengan populasi sebuah negara kecil.

    “Setiap tahun Indonesia melahirkan bayi kurang lebih 2,5-2,6 juta. Setiap 2 tahun kita produce satu negara Singapura. Singapura ini 5,5 juta,” jelas Rosan Roeslani terkait kualitas SDM Indonesia.

    Menurut Rosan, besarnya populasi Indonesia harus diimbangi dengan penciptaan lapangan pekerjaan yang memadai agar dapat memberikan manfaat maksimal bagi perekonomian. “Jadi pertama penciptaan lapangan pekerjaan menjadi pekerjaan rumah, tugas utama dari kita semua,” tegasnya.

    Sebagai informasi, data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis pada Rabu (8/5/2024), pekerja dengan pendidikan terakhir lulusan SD mendominasi dengan persentase 36,54% atau sekitar 51,95 juta orang. Meski demikian, terdapat tren penurunan jumlah pekerja lulusan SD dalam beberapa tahun terakhir.

    Selanjutnya, pekerja lulusan SMP tercatat sebanyak 18,15% atau 25,81 juta orang. Sementara itu, lulusan SMA dan SMK menempati porsi yang signifikan, masing-masing sebanyak 29,22 juta orang (20,55%) dan 17,18 juta orang (12,09%).

    Pada kategori pendidikan tinggi, kualitas SDM Indonesia merupakan pekerja lulusan Diploma IV, S1, S2, dan S3 mencapai 14,62 juta orang atau 10,28%. Kelompok Diploma I/II/III menjadi yang paling sedikit, dengan total 2,40 juta orang atau sekitar 2,39%.

  • Sederet Peluang Investasi Hasil Kunjungan Prabowo ke Inggris – Page 3

    Sederet Peluang Investasi Hasil Kunjungan Prabowo ke Inggris – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta Standard Chartered Indonesia memimpin serangkaian diskusi strategis selama kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Inggris pada 20-22 November 2024.

    Kegiatan ini mencakup pembahasan mendalam mengenai pasar karbon, investasi berkelanjutan, dan peluang pendanaan iklim, yang menegaskan komitmen Indonesia untuk transformasi ekonomi hijau.

    Diskusi Pasar Karbon Indonesia

    Pada 20 November 2024, Standard Chartered bersama Pemerintah Inggris dan Kamar Dagang Inggris-Indonesia (BritCham) menggelar roundtable di London.

    Acara ini membahas peluang pasar karbon di Indonesia, termasuk harga dan volume kredit karbon, serta strategi membuka potensi tersebut melalui kebijakan dan kolaborasi sektor publik dan swasta.

    Pembicara utama meliputi Hashim Djojohadikusumo, Utusan Khusus Presiden untuk Iklim dan Energi, dan Kerry McCarthy, Menteri Bidang Iklim Inggris. Diskusi ini juga melibatkan para calon pembeli kredit karbon dan pelaku sektor keuangan internasional.

    CEO Roundtable Bersama Presiden Prabowo

    Pada 21 November 2024, Presiden Prabowo menghadiri roundtable bersama 19 CEO perusahaan Inggris terkemuka. Pertemuan ini membahas prioritas investasi Indonesia, termasuk transisi energi, infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan. Presiden menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 8% melalui peningkatan investasi berkelanjutan.

    Hadir pula sejumlah menteri, seperti Sri Mulyani (Menteri Keuangan) dan Rosan Roeslani (Menteri Investasi dan Hilirisasi), yang memperkuat komitmen Indonesia terhadap pertumbuhan ekonomi hijau.