Tag: Rosan Roeslani

  • Pertumbuhan Investasi Melambat, Premanisme hingga Perizinan Jadi Sorotan

    Pertumbuhan Investasi Melambat, Premanisme hingga Perizinan Jadi Sorotan

    Bisnis.com, JAKARTA — Pertumbuhan realisasi investasi Indonesia pada kuartal I/2025 melambat dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Otoritas pun menyoroti permasalahan premanisme hingga perizinan usaha.

    Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani melaporkan bahwa realisasi investasi mencapai Rp465,2 triliun selama Januari—Maret 2025. Realisasi itu tumbuh 15,9% secara tahunan (year on year/YoY).

    Sementara itu, realisasi investasi mencapai Rp401,5 triliun pada kuartal I/2024 atau tumbuh sebesar 22,1% YoY. Artinya, pertumbuhan investasi tahun lalu lebih tinggi daripada tahun ini.

    Rosan tidak mau mengomentari terkait perlambatan pertumbuhan investasi tersebut. Kendati demikian, dia juga menyoroti sejumlah persoalan.

    Mantan bos Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia itu menyatakan pihaknya ingin terus melakukan penyempurnaan iklim investasi Tanah Air.

    “Bagaimana kita lebih memberikan kepastian baik dari segi waktu, baik dari perizinan,” jelas Rosan dalam konferensi pers di Kantor BKPM, Jakarta Selatan, Selasa (29/4/2025).

    Selain itu, dia juga menyoroti persoalan premanisme yang mengganggu iklim investasi. Rosan mengaku sudah menerima keluhan dari investor terkait permasalahan tersebut.

    “Kami pun berkoordinasi dengan Kapolri dan juga dengan pemerintah daerah, untuk memastikan hal-hal ini jangan terjadi lah karena ini memberikan dampak yang negatif ya terhadap investasi yang masuk,” kata Rosan.

    Sebelumnya, pembangunan pabrik mobil listrik asal China, BYD, di Kawasan Industri Subang Smartpolitan, Jawa Barat diusik oleh aksi premansime berkedok organisasi kemasyarakatan (ormas).

    Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno saat melakukan kunjungan kerja ke pusat perakitan BYD di Shenzen, China.

    “Sempat ada permasalahan terkait premanisme ormas yang mengganggu pembangunan dari sarana produksi BYD. Saya kira itu harus tegas, pemerintah perlu tegas untuk menangani permasalahan ini,” ujarnya melalui akun Instagramnya dikutip Senin (21/4/2025).

    Dia menegaskan aksi premanisme berkedok ormas itu berpotensi membuat investor kabur lantaran tidak mendapatkan jaminan keamanan untuk berinvestasi di Tanah Air.

  • BKPM Catat Investasi Dalam Negeri Tumbuh 19%, Jadi Rp235 Triliun

    BKPM Catat Investasi Dalam Negeri Tumbuh 19%, Jadi Rp235 Triliun

    Jakarta, CNBC Indonesia – Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) melaporkan realisasi investasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp 234,8 triliun atau 50,5% dari total realisasi investasi. PMDN tumbuh double digit, sebesar 19,1% pada kuartal I-2025.

    Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani mengungkapkan peningkatan investasi PMDN dipicu oleh perbaikan infrastruktur, terutama jalan tol.

    “Ini karena faktor peningkatan infrastruktur, terutama dari segi pembuatan jalan tol di Sumatera Utara, terutama di Riau. Serta barunya pencatatan realisasi untuk bidang real estate dan properti,” ujar Rosan, dalam rilis BPKM, Selasa (29/4/2025).

    Dari data BKPM, secara wilayah, PMDN tertinggi berada di Jakarta Rp 42,2 triliun. Kemudian, disusul oleh Jawa Barat Rp 33,8 triliun dan Jawa Timur Rp 22,1 triliun. Lalu, keempat adalah Rp 18 triliun dan kelima Rp 15,1 triliun.

    Lebih lanjut, secara sektor, realisasi PMDN terbanyak masuk ke sektor Transportasi, Gudang, dan Telelomunikasi Rp 48,4 triliun (20,6%), pertambangan Rp 29,5 triliun (12,6%), perumahan, kawasan industri dan perkantoran Rp 25,3 triliun (10,8%), jasa lainnya Rp 23,7 triliun (10,1%) dan perdagangan serta reparasi Rp 18,9 triliun (8,1%).

    Foto: Capaian realisasi investasi Triwulan I. (Dok. Kementerian Investasi)
    Capaian realisasi investasi Triwulan I. (Dok. Kementerian Investasi)

    (haa/haa)

  • Prabowo tugasi Danantara kaji investasi Lotte Chemical di Indonesia

    Prabowo tugasi Danantara kaji investasi Lotte Chemical di Indonesia

    Sumber foto: Antara/elshinta.com.

    Prabowo tugasi Danantara kaji investasi Lotte Chemical di Indonesia
    Dalam Negeri   
    Editor: Sigit Kurniawan   
    Senin, 28 April 2025 – 20:46 WIB

    Elshinta.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto telah menugasi Danantara mengkaji dan menindaklanjuti investasi Lotte Chemical di Indonesia.

    “Diberi tugas kepada Danantara untuk lakukan kajian dan tindak lanjut investasi tersebut,” ujar Airlangga dalam keterangan pers usai mendampingi Presiden Prabowo dalam pertemuan dengan 19 grup perusahaan Korea Selatan di Istana Merdeka, Jakarta, Senin.

    Dikatakan oleh Airlangga bahwa proyek investasi Lotte Chemical di Indonesia akan diresmikan antara September dan Oktober tahun ini.

    Fasilitas tersebut, kata dia, merupakan bagian dari program pengembangan pabrik petrokimia berskala besar di Indonesia.

    Airlangga mengatakan bahwa perusahaan asal Korea Selatan itu menawarkan kesempatan partisipasi kepada Indonesia dalam proyek itu.

    “Dari perusahaan Lotte Chemical menawarkan partisipasi Indonesia dan Bapak Presiden secara prinsip menyetujui Indonesia berpartisipasi di dalam Lotte Chemical tersebut,” kata Airlangga.

     

     

    Sebelumnya, pada bulan September tahun lalu, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani menyebut proyek petrokimia senilai Rp59,37 triliun milik PT Lotte Chemical Indonesia (PT LCI) siap beroperasi pada bulan Maret 2025.

    Rosan mengatakan bahwa pembangunan pabrik petrokimia ini sudah hampir selesai atau kurang lebih 98,7 persen.

    PT LCI merupakan salah satu proyek investasi yang berhasil difasilitasi pemerintah setelah pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Investasi oleh presiden ke-7 RI Joko Widodo melalui Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 2021.

    Setelah menghadapi berbagai kendala perizinan dan tumpang tindih lahan selama 6 tahun, proyek ini berhasil dimulai kembali konstruksinya pada bulan April 2022.

    Proyek ini mencakup pembangunan fasilitas petrokimia untuk memproduksi polypropylene serta produk hilir lainnya seperti butadiene dan BTX (benzene, toluene, xylene).

    Produk-produk ini akan menjadi bahan baku penting bagi berbagai industri seperti pembuatan botol, ban, cat, peralatan medis, hingga pengusir serangga.

    Rosan menilai industri petrokimia sangat penting untuk hilirisasi di Indonesia. Pasalnya, pada saat yang bersamaan, perusahaan juga menyerap 14.000 tenaga kerja.

    Sumber : Antara

  • Prabowo ungkap alasan sambutan tertutup di acara Danantara-BUMN

    Prabowo ungkap alasan sambutan tertutup di acara Danantara-BUMN

    Sumber foto: Antara/elshinta.com.

    Prabowo ungkap alasan sambutan tertutup di acara Danantara-BUMN
    Dalam Negeri   
    Editor: Sigit Kurniawan   
    Senin, 28 April 2025 – 23:11 WIB

    Elshinta.com – Presiden Prabowo Subianto memilih untuk menyampaikan sambutannya secara tertutup dalam agenda Town Hall Meeting Danantara bersama BUMN di Jakarta Convention Center (JCC), Senin sore.

    Dalam keterangannya seusai acara, Presiden Prabowo menjelaskan alasan di balik keputusan tersebut. karena ia ingin menjaga suasana profesional dan menghormati para pimpinan BUMN yang hadir.

    “Karena saya banyak negur juga direksi-direksi gitu, kan nggak enak kan ditegur depan kalian,” ujar Presiden.

    Menurut Kepala Negara, beberapa arahan dan teguran yang perlu ia sampaikan bersifat internal dan bertujuan untuk memperbaiki kinerja BUMN ke depan.

    Presiden Prabowo Subianto menghadiri kegiatan Town Hall Meeting Danantara bersama para direksi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Jakarta Convention Center (JCC).

    Kehadiran Presiden ini menjadi bagian dari upaya mempererat sinergi antara Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) dengan BUMN dan grup usaha BUMN guna memperkuat ekosistem investasi nasional.

    Presiden Prabowo tiba di Aula Cendrawasih JCC sekitar pukul 15.30 WIB dengan mengenakan setelan jas abu-abu dan kemeja putih.

    Ia didampingi oleh Kepala Badan/CEO Danantara Rosan Roeslani, Chief Operational Officer (COO) Danantara Dony Oskaria, dan Chief Investment Officer (CIO) Danantara Pandu Sjahrir.

    Acara dimulai dengan sambutan dari Kepala Badan Danantara, Rosan Roeslani, yang menyampaikan bahwa sebanyak 844 BUMN telah resmi bergabung dalam Danantara sejak 21 Maret 2025.

    Rosan menegaskan bahwa kehadiran Danantara merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam mendukung pertumbuhan dan pengelolaan investasi nasional.

    Usai sambutan Rosan, panitia memutar video pencapaian 180 hari kerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

    Setelah pemutaran video, Presiden Prabowo dijadwalkan memberikan sambutan. Tapi, sebelum sambutan berlangsung, Chief Investment Officer Danantara Pandu Sjahrir meminta agar awak media meninggalkan ruangan.

    Sambutan Presiden pun berlangsung secara tertutup.

    Sumber : Antara

  • Sudah Ada 844 BUMN yang Resmi Bergabung

    Sudah Ada 844 BUMN yang Resmi Bergabung

    PIKIRAN RAKYAT – Proses konsolidasi aset besar-besaran tengah berlangsung di bawah Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara). Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan Roeslani mengungkapkan bahwa hingga akhir Maret 2025, sebanyak 844 Badan Usaha Milik Negara (BUMN), termasuk anak, cucu, hingga cicit perusahaan, telah resmi bergabung ke Danantara.

    “Sejak di-launching oleh Presiden Prabowo (24 Februari 2025), kami bergerak cepat. Per 21 Maret 2025, seluruh BUMN yang berjumlah 844 sudah resmi menjadi bagian milik dari Danantara Indonesia,” katanya dalam acara Town Hall Danantara Indonesia di Jakarta, Senin 28 April 2025.

    Penggabungan ini dilakukan dalam rangka memperkuat konsolidasi aset nasional, yang diharapkan berdampak besar terhadap perekonomian Indonesia. Menurut Rosan, dengan pengelolaan yang matang dan bertahap, seluruh aset ini akan menjadi kekuatan baru untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

    “Ada anak (perusahaan BUMN), cucu, cicit, di bawahnya cicit lagi, jadi total itu ada 844 perusahaan. Itu sudah resmi berada di Danantara sejak 21 Maret 2025. Jadi, kami bisa melakukan konsolidasi, dan kami sudah lakukan secara bertahap, bersama-sama terhadap yang besar-besar, yang mempunyai dampak besar terhadap perekonomian,” tutur Rosan.

    GBK Masuk Danantara, Aset Bertambah Signifikan

    Dalam penguatan aset kelolaan, Danantara juga akan menerima tambahan aset dari kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SU GBK) yang sebelumnya berada di bawah pengelolaan Sekretariat Negara (Kemensesneg). Rosan menyebut bahwa nilai kawasan GBK delapan tahun lalu saja sudah mencapai 25 miliar dolar AS (Rp42 triliun).

    “Dan itu adalah yang kita ada di sini GBK yang ada di Mensesneg, yang nilainya (value) pada delapan tahun yang lalu 25 miliar dolar AS. Jadi, GBK dan seluruh lokasi yang ada di sini akan dimasukkan ke dalam Danantara,” ujarnya.

    Dengan bergabungnya GBK dan aset-aset lainnya, Rosan memperkirakan aset kelolaan Danantara akan mencapai 1 triliun dolar AS atau sekitar Rp16.800 triliun, memperkuat posisi Danantara sebagai pengelola kekayaan nasional terbesar.

    “Itu bertahap, memang kalau kita lihat asetnya dari BUMN kan sebenarnya 900 miliar dolar AS yang banyak disampaikan, sebenarnya sudah lebih dari 982 miliar dolar AS,” ucap Rosan.

    Fokus pada Produktivitas dan Tata Kelola

    Rosan menegaskan bahwa seluruh aset yang bergabung ke Danantara akan dikelola dengan perencanaan yang matang, agar menghasilkan aset produktif dan mampu memberikan imbal hasil (return) positif.

    “Dan dilakukan perencanaan yang matang agar ini menjadi aset yang produktif. Aset yang bisa menghasilkan baik dari return of asset, return of investment. Sesuai dengan parameter atau kriteria benchmarking dengan yang lainnya,” tuturnya.

    Dalam kondisi dunia yang tengah diwarnai ketidakpastian ekonomi global, termasuk tensi geopolitik dan kebijakan tarif baru dari Amerika Serikat, kehadiran Danantara dianggap sangat tepat.

    “Danantara hadir dalam waktu sangat tepat, karena kita lihat tensi geopolitik ekonomi dunia semakin meningkat dan menyadarkan banyak bangsa, bahwa kita harus menyandarkan pada ekonomi kita sendiri,” ujar Rosan.

    Untuk memastikan keberhasilan pengelolaan ini, Rosan menekankan pentingnya prinsip 3K yang harus dipegang oleh seluruh pimpinan Danantara dan BUMN, yakni: Karakter (bersih dan berjiwa Pancasila), Kompeten (menguasai bidangnya), dan Komitmen (taat terhadap prinsip good corporate governance dan hukum).

    “Oleh sebab itu, semoga kehadiran Danantara Indonesia menjadi lembaran baru BUMN, bisa memberikan manfaat yang luar biasa,” kata Rosan..

    Prabowo: Jika Dikelola Profesional, Aset Danantara Bisa Tembus Rp16,8 Kuadriliun

    Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan keyakinannya bahwa aset Danantara bisa mencapai lebih dari 1 triliun dolar AS jika dikelola secara profesional, transparan, dan penuh kehati-hatian.

    “Kalau kita kelola dengan baik, kita hitung aset-aset kita, ternyata kita kaya. Mungkin kekayaan Danantara akan tembus 1 triliun dolar AS dan kalau dikelola dengan baik ini bisa menghasilkan dana yang besar untuk bangsa kita,” katanya.

    Prabowo juga menegaskan bahwa Danantara merupakan kekayaan bangsa yang harus dijaga dengan sistem pengelolaan yang ketat dan terbuka. Ia mendorong seluruh direksi untuk meninggalkan praktik-praktik lama yang tidak efisien dan fokus pada pengelolaan yang bersih dan akuntabel.

    “Atas nama bangsa dan rakyat, saya minta semua direksi berbuat yang terbaik, tinggalkan praktik-praktik zaman dulu yang kurang efisien atau yang tidak benar,” ucap Presiden Prabowo.

    Dengan langkah konsolidasi besar ini, Danantara diharapkan menjadi mesin baru penggerak ekonomi nasional, mengoptimalkan potensi kekayaan Indonesia, dan memperkuat ketahanan ekonomi di tengah ketidakpastian global.***

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • RI tak bisa hanya bersandar pada kekuatan ekonomi eksternal

    RI tak bisa hanya bersandar pada kekuatan ekonomi eksternal

    CEO Danantara Rosa Roeslani dalam townhall meeting bersama BUMN di JCC, Senin (28/4/2025). Foto: Setpres

    RI tak bisa hanya bersandar pada kekuatan ekonomi eksternal
    Dalam Negeri   
    Editor: Nandang Karyadi   
    Selasa, 29 April 2025 – 06:16 WIB

    Elshinta.com – CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantra) Rosan Roeslani mengatakan bahwa Indonesia sepatutnya membangun kekuatan ekonomi dalam negeri dan tidak bergantung pada pihak lain.

    Dalam pidatonya di hadapan Presiden RI Prabowo Subianto di Town Hall Danantara, Jakarta Convention Center pada Senin (28/4), ia menegaskan bahwa Danantara hadir di waktu yang tepat di tengah dinamika perekonomian dunia yang tengah memanas.

    “Danantara hadir di waktu yang sangat tepat. Kenapa saya katakan demikian? Karena, kalau kita lihat akhir-akhir ini, tensi geopolitik dan geoekonomi dunia meningkat tajam,” ujarnya.

    “Hal ini menyadarkan banyak bangsa bahwa kita tidak bisa hanya bersandar kepada kekuatan ekonomi eksternal atau negara lain. Kita harus membangun kekuatan ekonomi dari dalam negeri kita sendiri,” sambungnya.

    Oleh sebab itu, lanjutnya, kehadiran Danantara adalah bentuk konkret keterlibatan pemerintah dalam menjaga pertumbuhan ekonomi nasional ke depan. Dengan demikian, ia mengajak seluruh pihak terkait untuk menyatukan kekuatan bersama dalam membangun perekonomian di tanah air.

    “Kehadiran Danantara adalah bentuk konkret keterlibatan pemerintah dalam menjaga pertumbuhan ekonomi nasional ke depan,” imbuhnya.

    Ia pun menegaskan pihaknya tak mentolerir sedikitpun, atau ‘Zero Tolerance’ terhadap tindakan tak terpuji guna menjalankan ‘Indonesia Incorporated’ menuju bangsa yang besar dan mandiri.

    “Kekuatan bersama ini harus diwujudkan, agar kita menjadi bangsa yang besar dan mandiri,” imbuhnya.

    “Sehingga hal-hal yang tidak terpuji tidak pernah akan terjadi lagi karena kami di Danantara mempunyai zero tolerance terhadap tindak-tindak yang tidak terpuji,” jelasnya.

    Penulis: Ter

    Sumber : Radio Elshinta

  • Prabowo Tak Izinkan Wartawan Liput Pidatonya di Danantara, Cuma Gegara Tegur Direksi BUMN?

    Prabowo Tak Izinkan Wartawan Liput Pidatonya di Danantara, Cuma Gegara Tegur Direksi BUMN?

    PIKIRAN RAKYAT – Presiden Prabowo Subianto membuat keputusan mengejutkan dalam acara Town Hall Meeting Danantara yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, pada Senin 28 April 2025.

    Seluruh awak media yang semula diundang melalui Tim Biro Pers Media dan Informasi (BPMI) Sekretariat Presiden, mendadak diminta keluar dari ruangan sebelum Prabowo menyampaikan arahannya.

    “Karena satu dan lain hal, teman-teman media diminta meninggalkan ruangan,” ujar pembawa acara di hadapan para jurnalis.

    Permintaan tersebut menimbulkan tanda tanya di kalangan awak media, terlebih karena sebelumnya mereka sudah mendapat undangan resmi. Tak hanya disuruh keluar, panitia penyelenggara juga memastikan wartawan tidak diperkenankan meninggalkan ruangan kosong tempat mereka dikumpulkan, apalagi kembali masuk ke main hall JCC selama acara berlangsung.

    Alasan di Balik Keputusan Tertutup

    Presiden Prabowo akhirnya memberikan klarifikasi seusai acara terkait alasan mengapa sambutannya berlangsung tanpa peliputan terbuka. Ia menyebut ingin menjaga suasana profesional dan menghormati para pimpinan BUMN yang hadir.

    “Karena saya banyak negur juga direksi-direksi gitu, kan nggak enak kan ditegur depan kalian,” ucap Prabowo kepada awak media.

    Menurutnya, beberapa arahan hingga teguran yang ia sampaikan bersifat internal dan bertujuan memperbaiki kinerja perusahaan-perusahaan milik negara. Prabowo Subianto menginginkan suasana tertutup agar para pimpinan BUMN dapat menerima arahan dengan lebih nyaman tanpa tekanan pemberitaan.

    Manajemen BUMN Harus Evaluasi Kinerja Direksi

    Prabowo Subianto pun menugaskan jajaran manajemen BUMN untuk mengevaluasi kinerja, watak, akhlak, dan prestasi direksi untuk memastikan seluruh perusahaan bergerak secara profesional dan berintegritas.

    “Kalau dia tidak berprestasi, kalau dia malas-malasan, kalau dia lakukan praktik-praktik yang tidak benar, menyalahgunakan wewenang, menyalahgunakan fasilitas, saya minta diganti,” katanya.

    Dalam kesempatan tersebut, Prabowo Subianto juga mengingatkan jajaran direksi BUMN agar segera meninggalkan praktik-praktik lama yang tidak efisien atau tidak benar.

    “Saya minta atas nama bangsa dan rakyat, saya minta semua direksi berbuat yang terbaik, tinggalkan praktik-praktik zaman dulu yang kurang efisien atau yang tidak benar,” ujarnya.

    Prabowo Subianto menambahkan, pemilihan direksi ke depan harus dilakukan secara objektif tanpa memandang suku, agama, ras, latar belakang, atau afiliasi politik. Dia menekankan bahwa yang terpenting adalah kemampuan dan profesionalisme dalam bekerja untuk kemajuan Indonesia.

    “Ini harus anak-anak Indonesia yang bekerja sebesar-besarnya untuk Indonesia,” ucapnya.

    Kronologi Acara

    Acara dimulai sekitar pukul 15.30 WIB saat Presiden Prabowo tiba di Aula Cendrawasih JCC mengenakan setelan jas abu-abu dan kemeja putih. Dia didampingi oleh Kepala Badan Danantara Rosan Roeslani, Chief Operational Officer (COO) Dony Oskaria, dan Chief Investment Officer (CIO) Pandu Sjahrir.

    Agenda pertama diisi dengan sambutan dari Kepala Danantara, Rosan Roeslani. Dalam pidatonya, Rosan mengungkapkan bahwa sejak resmi beroperasi pada 21 Maret 2025, sebanyak 844 BUMN telah bergabung ke dalam Danantara.

    “Danantara hadir sebagai wujud nyata dukungan pemerintah terhadap pertumbuhan dan pengelolaan investasi nasional,” kata Rosan.

    Setelah sambutan, panitia memutar video yang menampilkan capaian 180 hari kerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

    Tepat sebelum Presiden Prabowo dijadwalkan menyampaikan sambutan, Chief Investment Officer Danantara, Pandu Sjahrir, meminta seluruh awak media untuk keluar dari ruangan, memastikan sambutan Presiden berlangsung secara tertutup.

    Danantara dan Sinergi Investasi Nasional

    Kegiatan Town Hall Meeting Danantara menjadi bagian penting dari upaya mempererat sinergi antara Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) dengan BUMN dan grup-grup usaha di bawahnya. Prabowo ingin memperkuat ekosistem investasi nasional melalui pengelolaan dan pengembangan aset BUMN yang lebih terkoordinasi.

    Acara ini juga menjadi simbol konsolidasi besar-besaran yang diharapkan akan mempercepat pertumbuhan investasi domestik, sekaligus menciptakan tata kelola perusahaan BUMN yang lebih transparan dan efisien.***

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • Prabowo Pede Aset Danantara Tembus Rp16,8 Kuadriliun, Dari Mana Duitnya?

    Prabowo Pede Aset Danantara Tembus Rp16,8 Kuadriliun, Dari Mana Duitnya?

    PIKIRAN RAKYAT – Presiden Prabowo Subianto menyatakan keyakinannya bahwa aset Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) bisa menembus 1 triliun dolar Amerika Serikat (AS), atau setara lebih dari Rp16,8 kuadriliun, jika dikelola dengan cara yang profesional, transparan, dan penuh kehati-hatian.

    Pernyataan ini disampaikan Prabowo seusai menghadiri acara Town Hall Meeting Sinergi Danantara-BUMN di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, pada Senin 28 April 2025 sore.

    Dalam acara tersebut, Prabowo Subianto menekankan bahwa Indonesia sesungguhnya memiliki kekayaan yang sangat besar, namun selama ini belum sepenuhnya dikelola secara optimal.

    “Kalau kita kelola dengan baik, kita hitung aset-aset kita, ternyata kita kaya. Mungkin kekayaan Danantara akan tembus 1 triliun dolar AS dan kalau dikelola dengan baik ini bisa menghasilkan dana yang besar untuk bangsa kita,” tutur Prabowo.

    Pengelolaan Harus Profesional dan Transparan

    Presiden menegaskan bahwa pengelolaan aset Danantara harus dilakukan secara profesional dan transparan. Menurutnya, aset ini adalah kekayaan bangsa Indonesia yang harus dijaga dan dirawat dengan ketat, agar bisa benar-benar memberikan manfaat besar bagi ekonomi nasional.

    “Saya menyampaikan bahwa Danantara ini adalah kekayaan bangsa Indonesia, harus dikelola dengan sebaik-baiknya, dijaga, dirawat, dan sistem yang transparan dan sangat ketat,” katanya.

    Dalam sambutannya, Prabowo juga mengingatkan jajaran direksi Danantara untuk meninggalkan praktik-praktik lama yang dinilai tidak efisien ataupun menyimpang, dan berkomitmen terhadap prinsip tata kelola perusahaan yang bersih dan akuntabel.

    “Atas nama bangsa dan rakyat, saya minta semua direksi berbuat yang terbaik, tinggalkan praktik-praktik zaman dulu yang kurang efisien atau yang tidak benar,” ujar Prabowo.

    Sumber Aset: Dari BUMN hingga GBK

    Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan Roeslani, dalam kesempatan yang sama mengungkapkan bahwa saat ini aset kelolaan dari perusahaan-perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berada di bawah Danantara telah mencapai sekitar 982 miliar dolar AS. Jumlah ini sedikit lebih tinggi dari angka 900 miliar dolar AS yang selama ini banyak disebutkan.

    Lebih lanjut, Rosan menjelaskan bahwa angka tersebut akan semakin bertambah seiring masuknya kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SU GBK) ke dalam portofolio aset Danantara. Kawasan GBK yang saat ini masih dikelola oleh Kementerian Sekretariat Negara (Kemensesneg) diperkirakan memiliki nilai aset sebesar 25 miliar dolar AS berdasarkan perhitungan delapan tahun lalu.

    “Itu bertahap, memang kalau kita lihat asetnya dari BUMN kan sebenarnya 900 miliar dolar AS yang banyak disampaikan, sebenarnya sudah lebih dari 982 miliar dolar AS,” kata Rosan.

    “Dan itu adalah yang kita ada di sini GBK yang ada di Mensesneg, yang nilainya pada delapan tahun yang lalu 25 miliar dolar AS. Jadi, GBK dan seluruh lokasi yang ada di sini akan dimasukkan ke dalam Danantara,” tuturnya menambahkan.

    Fokus Pada Aset Produktif

    Rosan menegaskan bahwa Danantara tidak sekadar mengelola aset yang ada, tetapi juga akan menjalankan perencanaan yang matang agar aset-aset tersebut menjadi lebih produktif. Tujuannya adalah menghasilkan return of investment (ROI) dan return of asset (ROA) yang positif dan berdaya saing secara internasional.

    “Dan dilakukan perencanaan yang matang agar ini menjadi aset yang produktif. Aset yang bisa menghasilkan baik dari return of asset, return of investment. Sesuai dengan parameter atau kriteria benchmarking dengan yang lainnya,” ujar Rosan.

    Dengan pengelolaan yang lebih modern, akuntabel, dan berbasis prinsip bisnis global, diharapkan aset Danantara benar-benar dapat menjadi pendorong baru pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam jangka panjang.***

     

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • Prabowo: Kekayaan Danantara Akan Tembus 1 Triliun Dollar AS  – Halaman all

    Prabowo: Kekayaan Danantara Akan Tembus 1 Triliun Dollar AS  – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri acara Townhall Meeting Danantara bersama Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Jakarta Convention Center (JCC), pada Senin, (28/4/2025).

    Acara tersebut digelar secara tertutup.

    Usai acara Prabowo mengatakan bahwa aset yang dimiliki Badan Pengelola Investasi Danantara ternyata sangat besar sekali.

    Setelah dihitung hitung kata Presiden, kekayaan yang dimiliki Badan Pengelola Investasi Danantara akan mencapai 1 triliun dolar atau Rp 16.834,8 triliun.

    “Kita hitung aset-aset kita ternyata kita kaya, mungkin sebentar lagi kekayaan Danantara akan tembus 1 triliun US dollar, ” katanya.

    Menurut Kepala Negara, Danantara adalah kekayaan bangsa Indonesia. Aset yang dimiliki Danantara sangat besar sekali apabila dikelola dengan tepat. Oleh karenanya kata Presiden aset aset tersebut harus dijaga dan dikelola dengan baik. 

    “Harus dikelola dengan sebaik-baiknya, dijaga, dirawat dengan sistem yang transparan dan sangat ketat karena ini adalah kekayaan yang luar biasa dan bisa mendorong kebangkitan kita. Kita kelola dengan baik,” kata Prabowo.

    Sementara itu CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Rosan Roeslani menuturkan ada 844 perusahaan BUMN resmi menjadi bagian Danantara.

    Perusahaan tersebut  termasuk anak, cucu, hingga cicit BUMN.

    “Sejak dilaunching langsung oleh Bapak Presiden, Alhamdulilah sejak 21 maret seluruh BUMN yang berjumlah 844 ini sudah resmi menjadi bagian dari Danantara Indonesia,” pungkas Rosan.

     

  • Saya Banyak Menegur Direksi, Kan Gak Enak

    Saya Banyak Menegur Direksi, Kan Gak Enak

    GELORA.CO – Presiden Prabowo Subianto memberikan alasan mengapa pertemuan Town Hall Danantara tertutup.

    Seperti diketahui, para wartawan diminta untuk keluar saat Prabowo akan memberikan arahan atau sambutan dalam acara tersebut.

    Prabowo beralasan arahan tersebut tertutup karena dirinya banyak menegur para direksi Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

    “Ya, tertutup karena saya banyak negur juga direksi-direksi,” ucap Prabowo di JCC Senayan, Jakarta Pusat, pada Senin (28/4).

    Eks Menteri Pertahanan itu pun mengaku kurang elok bila menegur para direksi di hadapan wartawan.

    “Kan enggak enak kalau ditegur depan kalian,” kata dia.

    Sebelumnya, seluruh wartawan diminta keluar dari ruangan saat Prabowo Subianto memberikan sambutan dalam acara Town Hall Meeting Danantara.

    Pantauan JPNN.com di lokasi, Prabowo tiba sekitar pukul 15.09 WIB dengan mengenakan jas abu-abu tua.

    Kemudian, Kepala Badan/Chief Executive Officer (CEO) Danantara Rosan Roeslani memberikan sambutan.

    Acara dilanjutkan dengan pemutaran video kinerja Kabinet Merah Putih selama 180 hari kerja.

    Saat Prabowo ingin memberi sambutan, pembawa acara meminta seluruh wartawan untuk meninggalkan ruangan.

    “Karena satu dan lain hal, teman-teman media diminta meninggalkan ruangan,” ucap pembawa acara.