Tag: Rosan Perkasa Roeslani

  • Pembahasan Investasi Apple US$ 1 Miliar di Indonesia Ditargetkan Rampung Akhir 2024

    Pembahasan Investasi Apple US$ 1 Miliar di Indonesia Ditargetkan Rampung Akhir 2024

    Jakarta, Beritasatu.com – Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza mengungkapkan, pembahasan terkait investasi Apple di Indonesia ditargetkan selesai sebelum akhir 2024.

    Faisol juga mengungkapkan adanya peningkatan nilai investasi yang direncanakan Apple, dari sebelumnya US$ 100 juta dolar  menjadi US$ 1 miliar.

    “Kami berharap pembahasan ini bisa segera tuntas, dan mudah-mudahan selesai sebelum tahun ini berakhir,” ujar Faisol saat menghadiri acara AI For Indonesia di Jakarta, dikutip dari Antara, Kamis (5/12/2024).

    Menurutnya, meskipun nilai tambahan investasi Apple di Indonesia cukup signifikan, fokus utama tetap pada pemanfaatan investasi tersebut untuk mendukung rencana strategis, khususnya dalam memperkuat tingkat komponen dalam negeri (TKDN).

    Faisol menambahkan, proses diskusi mengenai rencana investasi Apple saat ini masih terus berjalan. Ia optimistis pembahasan akan selesai sesuai target.

    Sebelumnya, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Perkasa Roeslani mengungkapkan, Apple berencana berinvestasi sebesar US$ 1 miliar di Indonesia untuk tahap awal.

    “Mudah-mudahan dalam waktu sepekan ini, saya sudah mendapatkan komitmennya dari mereka, karena kami juga proaktif berbicara dengan mereka,” kata Rosan, Selasa (3/12/2024).

    Dengan potensi investasi besar di Indonesia ini, diharapkan Apple dapat mendukung pengembangan industri teknologi serta memberikan dampak positif pada perekonomian nasional.

  • Menperin ingin investasi Apple lewat skema bangun pabrik

    Menperin ingin investasi Apple lewat skema bangun pabrik

    Sumber foto: Antara

    Menperin ingin investasi Apple lewat skema bangun pabrik
    Dalam Negeri   
    Editor: Sigit Kurniawan   
    Rabu, 04 Desember 2024 – 23:43 WIB

    Elshinta.com – Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menginginkan agar investasi Apple sebesar 1 miliar dolar Amerika Serikat (AS) dapat melalui skema investasi fasilitas produksi atau membangun pabrik di Indonesia.

    “Terkait iPhone, insya Allah mereka akan mengambil skema pertama, yaitu investasi fasilitas produksi,” katanya dalam Industrial Fest 2024, di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (4/12).

    Agus mengaku dirinya sudah berkomunikasi secara intensif dengan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Perkasa Roeslani mengenai skema yang paling baik untuk merealisasikan investasi Apple.

    Meski demikian, ia menuturkan kepastian mengenai skema, teknik, dan kawasan industri yang akan diarahkan mengenai investasi Apple sebesar 1 miliar dolar AS masih perlu dikoordinasikan lebih lanjut.

    “Nanti kami akan membantu sedemikian rupa agar investasi Apple bisa berjalan baik dan lancar seperti yang disepakati, sehingga Apple bisa tumbuh dengan baik di Indonesia dengan menghadirkan fasilitas produksi atau pabrik,” kata Agus lagi.

    Ia menegaskan langkah Apple yang akhirnya berinvestasi sebesar 1 miliar dolar AS ke Indonesia mencerminkan bahwa pemerintah sangat mengedepankan prinsip berkeadilan.

    Sebelumnya, Pemerintah menolak proposal investasi Apple senilai 100 juta dolar AS atau setara Rp1,58 triliun lantaran dinilai tidak sebanding dengan unit produk yang terjual di Indonesia yang mencapai 2,5 juta unit pada 2023.

    Hal itu berbanding terbalik dengan investasinya ke Vietnam yang mencapai Rp140 triliun dengan pasar produk Apple di negara tersebut yang hanya 1,5 juta unit.

    Selain itu, Pemerintah juga melihat produsen handphone, komputer genggam, dan tablet (HKT) lain sudah berinvestasi lebih besar bahkan membangun pabrik di Indonesia, seperti Samsung Rp8 triliun dan Xiaomi Rp5 triliun.

    “Kami juga melihat berapa kontribusi penyerapan tenaga kerja oleh masing-masing produsen HKT,” ujarnya.

    Oleh sebab itu, Agus menilai langkah Apple berinvestasi ke Indonesia sebesar 1 miliar dolar AS juga untuk menyelamatkan pangsa pasarnya yang besar di Tanah Air.

    “Kalau mereka tidak investasi, mereka sendiri yang akan rugi karena izin edarnya tidak akan keluar dari saya. Mereka akan kehilangan market yang ada di Indonesia,” katanya menegaskan.

    Sumber : Antara

  • Menperin inginkan investasi Apple lewat skema bangun pabrik

    Menperin inginkan investasi Apple lewat skema bangun pabrik

    Terkait iPhone, insya Allah mereka akan mengambil skema pertama, yaitu investasi fasilitas produksi.

    Surabaya (ANTARA) – Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menginginkan agar investasi Apple sebesar 1 miliar dolar Amerika Serikat (AS) dapat melalui skema investasi fasilitas produksi atau membangun pabrik di Indonesia.

    “Terkait iPhone, insya Allah mereka akan mengambil skema pertama, yaitu investasi fasilitas produksi,” katanya dalam Industrial Fest 2024, di Surabaya, Jawa Timur, Rabu.

    Agus mengaku dirinya sudah berkomunikasi secara intensif dengan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Perkasa Roeslani mengenai skema yang paling baik untuk merealisasikan investasi Apple.

    Meski demikian, ia menuturkan kepastian mengenai skema, teknik, dan kawasan industri yang akan diarahkan mengenai investasi Apple sebesar 1 miliar dolar AS masih perlu dikoordinasikan lebih lanjut.

    “Nanti kami akan membantu sedemikian rupa agar investasi Apple bisa berjalan baik dan lancar seperti yang disepakati, sehingga Apple bisa tumbuh dengan baik di Indonesia dengan menghadirkan fasilitas produksi atau pabrik,” kata Agus lagi.

    Ia menegaskan langkah Apple yang akhirnya berinvestasi sebesar 1 miliar dolar AS ke Indonesia mencerminkan bahwa pemerintah sangat mengedepankan prinsip berkeadilan.

    Sebelumnya, Pemerintah menolak proposal investasi Apple senilai 100 juta dolar AS atau setara Rp1,58 triliun lantaran dinilai tidak sebanding dengan unit produk yang terjual di Indonesia yang mencapai 2,5 juta unit pada 2023.

    Hal itu berbanding terbalik dengan investasinya ke Vietnam yang mencapai Rp140 triliun dengan pasar produk Apple di negara tersebut yang hanya 1,5 juta unit.

    Selain itu, Pemerintah juga melihat produsen handphone, komputer genggam, dan tablet (HKT) lain sudah berinvestasi lebih besar bahkan membangun pabrik di Indonesia, seperti Samsung Rp8 triliun dan Xiaomi Rp5 triliun.

    “Kami juga melihat berapa kontribusi penyerapan tenaga kerja oleh masing-masing produsen HKT,” ujarnya.

    Oleh sebab itu, Agus menilai langkah Apple berinvestasi ke Indonesia sebesar 1 miliar dolar AS juga untuk menyelamatkan pangsa pasarnya yang besar di Tanah Air.

    Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah
    Editor: Budisantoso Budiman
    Copyright © ANTARA 2024

  • Rosan sebut rencana komitmen investasi Apple 1 miliar dolar AS di RI

    Rosan sebut rencana komitmen investasi Apple 1 miliar dolar AS di RI

    Sumber foto: Antara/elshinta.com.

    Rosan sebut rencana komitmen investasi Apple 1 miliar dolar AS di RI
    Dalam Negeri   
    Editor: Sigit Kurniawan   
    Selasa, 03 Desember 2024 – 22:56 WIB

    Elshinta.com – Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Perkasa Roeslani mengungkapkan rencana komitmen investasi Apple sebesar 1 miliar dolar Amerika Serikat (AS) di Indonesia.

    “Mudah-mudahan dalam waktu sepekan ini, saya sudah mendapatkan komitmennya dari mereka, karena kami juga proaktif berbicara dengan mereka,” ujar Rosan dalam Rapat Kerja bersama Komisi XII DPR RI, di Jakarta, Selasa (3/12). 

    Dia menyampaikan bahwa Apple untuk tahap pertama berencana akan berinvestasi sebesar 1 miliar dolar AS di Indonesia.

    “Saya minta dan kami sudah bicara insya Allah mereka (Apple) untuk tahap pertama, saya akan mendapatkan pernyataan secara tertulis saya minta dari mereka, investasi sebesar 1 miliar dolar AS untuk tahap pertama. Jadi saya minta mereka memberikan pernyataan terkait hal tersebut secara tertulis, mudah-mudahan dalam waktu satu pekan ini saya sudah bisa mendapatkan komitmen investasi secara tertulis itu yang akan saya serahkan kepada Kementerian Perindustrian,” katanya pula.

    Rosan menyampaikan bahwa investasi Apple di Indonesia sangat kecil. Dia berkomunikasi dengan Kementerian Perindustrian dan sudah berbicara langsung dengan Apple bahwa investasi Apple harus lebih besar di Indonesia.

    Hal itu dikarenakan Apple juga mengambil asas manfaat dengan penjualan produk iPhone-iPhone sebelumnya di Indonesia.

    “Karena kembali lagi kita mau lihat fair-nya saja, dia (Apple) dapat asas manfaatnya di Indonesia maka mereka harus investasi di Indonesia dan menciptakan lapangan pekerjaan di Indonesia,” kata Rosan.

    Hal yang paling penting juga bagaimana rantai pasok globalnya pindah untuk berinvestasi di Indonesia. Karena kalau sudah satu pindah, maka akan memicu kepada supplier-suppliernya Apple untuk berinvestasi di Indonesia.

    Sebagai informasi, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berharap nilai investasi yang akan dikucurkan perusahaan teknologi kenamaan Apple ke Indonesia nilainya lebih dari 100 juta dolar AS.

    Dengan nilai investasi yang lebih besar itu, maka akan mampu menghadirkan industri manufaktur dalam negeri sehingga mampu masuk dalam rantai pasok global perusahaan itu. Selain itu, kehadiran industri ini juga bakal berdampak dari sisi penyerapan tenaga kerja sehingga berdampak nyata bagi masyarakat Indonesia.

    Juru Bicara Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Febri Hendri Antoni Arif menilai bahwa industri dalam negeri mampu menyokong kebutuhan perusahaan gawai kenamaan itu berupa pengisi daya (charger).

    Pihaknya juga mengakui telah menawarkan kepada Apple untuk membangun pusat riset dan pengembangan (research and development/R&D) terkait industri 4.0 yang berkaitan dengan kecerdasan buatan yang juga berkaitan erat dengan Apple.

    Harapan agar nilai investasi Apple yang masuk ke Indonesia lebih besar juga dengan pertimbangan lain, yakni perkembangan industri, komposisi penjualan, teknologi serta jumlah industri ponsel pintar yang mendukung industri HKT telah berkembang.

    Sumber : Antara

  • Indonesia Minta Apple Investasi Rp 16 Triliun Kalau Mau Jual iPhone 16

    Indonesia Minta Apple Investasi Rp 16 Triliun Kalau Mau Jual iPhone 16

    Jakarta

    Pemerintah Indonesia mengungkap syarat baru bagi Apple untuk dapat menjual iPhone 16 di dalam negeri. Raksasa teknologi asal Cupertino itu musti berinvestasi sebesar USD 1 miliar atau Rp 16 triliun.

    Hal tersebut diungkap Menteri Investasi Rosan Perkasa Roeslani saat Rapat Kerja dengan Komisi XII DPR RI pada Selasa (3/12/2024). Dia menunggu respon Apple dalam satu pekan ini.

    “Kami sudah bicara dan insyaallah mereka untuk tahap pertama, saya akan mendapatkan pernyataan secara tertulis, saya minta dari mereka investasi sebesar US$ 1 miliar dolar, untuk tahap pertama,” ujarnya dikutip dari CNBC Indonesia.

    Rosan tegas menyatakan bahwa sikap keras pemerintah didorong oleh prinsip keadilan. Pemerintah di bawah Presiden Prabowo tidak ingin Apple sekadar mengambil keuntungan dari ekonomi Indonesia tanpa memberikan kembali.

    “Mudah-mudahan dalam waktu mungkin 1 minggu ini saya sudah bisa mendapatkan komitmen itu yang akan saya serahkan kepada Kementerian Perindustrian. Karena kembali lagi kita mau melihat mereka, kita lihatnya fairness aja lah,” katanya.

    Rosan juga menekankan bahwa pemerintah berharap Apple ikut serta dalam memajukan perekonomian Indonesia dan menambah nilai bagi industri lokal. Indonesia berkeinginan agar Apple mengintegrasikan industri dalam negeri ke dalam jaringan pasokan globalnya.

    “Investasi di sini dong, ciptakan lapangan pekerjaan juga di sini. Juga yang paling penting bagaimana global value chain-nya ini, rantai pasoknya juga pindah investasi di kita. Karena biasanya kalau sudah satu itu pindah, itu akan memberikan trigger atau trickle down efeknya kepada supplier-suppliernya itu untuk investasi di Indonesia juga,” ucapnya.

    Sebelumnya, Apple telah menawarkan investasi sebesar USD 100 juta atau sekitar Rp 1,58 triliun untuk membangun pabrik komponen di Bandung, namun tawaran ini belum diterima oleh pemerintah karena dianggap tidak setara dengan potensi pasar dan kebutuhan investasi untuk mencapai keadilan ekonomi. Pemerintah berharap bahwa dengan peningkatan investasi, Apple akan lebih terintegrasi ke dalam rantai pasokan global dan menciptakan lapangan kerja di Indonesia.

    Investasi ini juga diharapkan dapat membantu Indonesia mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 7-8% yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Dengan investasi yang lebih besar, Apple tidak hanya akan memanfaatkan pasar domestik tetapi juga memberikan dampak yang signifikan terhadap penciptaan tenaga kerja dan pertumbuhan sektor teknologi di Tanah Air.

    Apple, yang menghadapi larangan penjualan iPhone 16 karena kebijakan lokal yang mengharuskan memenuhi minimal 35% komponen dalam negeri, kini sedang dalam proses negosiasi untuk memenuhi persyaratan baru ini. Kementerian Perindustrian telah menyatakan bahwa mereka akan menunggu komitmen resmi dari Apple sebelum mengeluarkan sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang diperlukan untuk penjualan iPhone 16.

    (afr/afr)

  • Rosan ungkap rencana komitmen investasi Apple 1 miliar dolar AS di RI

    Rosan ungkap rencana komitmen investasi Apple 1 miliar dolar AS di RI

    Mudah-mudahan dalam waktu sepekan ini, saya sudah mendapatkan komitmennya dari mereka, karena kami juga proaktif berbicara dengan mereka.Jakarta (ANTARA) – Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Perkasa Roeslani mengungkapkan rencana komitmen investasi Apple sebesar 1 miliar dolar Amerika Serikat (AS) di Indonesia.

    “Mudah-mudahan dalam waktu sepekan ini, saya sudah mendapatkan komitmennya dari mereka, karena kami juga proaktif berbicara dengan mereka,” ujar Rosan dalam Rapat Kerja bersama Komisi XII DPR RI, di Jakarta, Selasa.

    Dia menyampaikan bahwa Apple untuk tahap pertama berencana akan berinvestasi sebesar 1 miliar dolar AS di Indonesia.

    “Saya minta dan kami sudah bicara insya Allah mereka (Apple) untuk tahap pertama, saya akan mendapatkan pernyataan secara tertulis saya minta dari mereka, investasi sebesar 1 miliar dolar AS untuk tahap pertama. Jadi saya minta mereka memberikan pernyataan terkait hal tersebut secara tertulis, mudah-mudahan dalam waktu satu pekan ini saya sudah bisa mendapatkan komitmen investasi secara tertulis itu yang akan saya serahkan kepada Kementerian Perindustrian,” katanya pula.

    Rosan menyampaikan bahwa investasi Apple di Indonesia sangat kecil. Dia berkomunikasi dengan Kementerian Perindustrian dan sudah berbicara langsung dengan Apple bahwa investasi Apple harus lebih besar di Indonesia.

    Hal itu dikarenakan Apple juga mengambil asas manfaat dengan penjualan produk iPhone-iPhone sebelumnya di Indonesia.

    “Karena kembali lagi kita mau lihat fair-nya saja, dia (Apple) dapat asas manfaatnya di Indonesia maka mereka harus investasi di Indonesia dan menciptakan lapangan pekerjaan di Indonesia,” kata Rosan.

    Hal yang paling penting juga bagaimana rantai pasok globalnya pindah untuk berinvestasi di Indonesia. Karena kalau sudah satu pindah, maka akan memicu kepada supplier-suppliernya Apple untuk berinvestasi di Indonesia.

    Sebagai informasi, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berharap nilai investasi yang akan dikucurkan perusahaan teknologi kenamaan Apple ke Indonesia nilainya lebih dari 100 juta dolar AS.

    Dengan nilai investasi yang lebih besar itu, maka akan mampu menghadirkan industri manufaktur dalam negeri sehingga mampu masuk dalam rantai pasok global perusahaan itu. Selain itu, kehadiran industri ini juga bakal berdampak dari sisi penyerapan tenaga kerja sehingga berdampak nyata bagi masyarakat Indonesia.

    Juru Bicara Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Febri Hendri Antoni Arif menilai bahwa industri dalam negeri mampu menyokong kebutuhan perusahaan gawai kenamaan itu berupa pengisi daya (charger).

    Pihaknya juga mengakui telah menawarkan kepada Apple untuk membangun pusat riset dan pengembangan (research and development/R&D) terkait industri 4.0 yang berkaitan dengan kecerdasan buatan yang juga berkaitan erat dengan Apple.

    Pewarta: Aji Cakti
    Editor: Budisantoso Budiman
    Copyright © ANTARA 2024

  • Kaharuddin Djenod Ungkap Peran Rosan di Danantara

    Kaharuddin Djenod Ungkap Peran Rosan di Danantara

    Bisnis.com, JAKARTA – Terdapat pertanyaan menarik dari kehadiran Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi penanaman Modal (BKPM) Rosan Perkasa Roeslani saat memberikan keterangan pers mengenai perkembangan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).

    Dalam rapat terbatas (ratas) bersama Presiden Prabowo Subianto terkait dengan kelanjutan peluncuran BPI Danantara di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (25/11/2024) lalu. Rosan membeberkan alasan peluncuran embrio Superholding BUMN itu molor atau tak kunjung rampung.

    Wakil Kepala BPI Danantara Kaharuddin Djenod pun mengamini bahwa Rosan memang memiliki peran dalam pembentukan instansi yang digadang bakal mengonsolidasikan berbagai aset BUMN.

    “Pak Rosan membantu dalam proses, proses-proses transisi,” ujarnya kepada Bisnis saat ditemui di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/12/2024).

    Sementara itu, Kepala BPI Danantara Muliaman D. Hadad memilih urung bicara saat dikonfirmasi kembali terkait jabatan Rosan di instansinya. Mengingat, santer kabar beredar Rosan akan menjabat sebagai Chairman.

    “Kan sudah jelas di Danantara ada saya dan pak Djenod,” pungkas Muliaman singkat.

    Menurut catatan Bisnis, Presiden RI Prabowo Subianto diketahui menunjuk Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani menjadi Chairman Badan Investasi (BP) Danantara, sedangkan Muliaman D. Hadad menjadi CEO.

    Menurut informasi yang diterima Bisnis, Prabowo telah menyerahkan surat keputusan tersebut. “SK sudah diserahkan, kalau tidak berubah Chairman Rosan [Roeslani] dan Muliaman CEO,” ujar sumber tersebut, Rabu (6/11/2024).

    Dia menyampaikan, posisi Rosan Roeslani masih menjadi Menteri Investasi dan Hilirisasi. Secara tidak langsung, BP Danantara akan di bawah lembaga ini. Hal ini untuk mempermudah dalam melakukan investasi ke depan. BP Danantara rencana akan diresmikan besok oleh Prabowo langsung.

    Informasi tersebut sejalan dengan unggahan di akun Instagram Rosan Roeslani yang sedang melakukan rapat persiapan pembentukan BP Danantara bersama Muliaman Hadad, Thomas Djiwandono hingga Pandu Patria Sjahrir, keponakan Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Pandjaitan yang juga Dirut Toba Bara.

    “Pada minggu malam, kami berkoordinasi menjelang peluncuran Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), yang akan berperan dalam mengelola investasi di luar APBN. Danantara siap bersaing dengan lembaga investasi global untuk menarik investasi masuk ke dalam negeri, demi mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 8% dan target investasi Indonesia senilai Rp 1.905 triliun pada tahun 2025,” demikian bunyi caption di IG milik Rosan.

    Prabowo sebelumnya menginginkan BP Danantara menjadi superholding BUMN seperti Temasek. Danantara diarahkan untuk mengelola investasi di luar APBN. Indonesia Investment Authority (INA) yang pada 15 Desember 2024 berusia 4 tahun juga bakal dilebur ke dalam Danantara.

  • Prabowo Naikkan UMP 6,5% di 2025, Rosan Pede Investasi Nggak Terganggu

    Prabowo Naikkan UMP 6,5% di 2025, Rosan Pede Investasi Nggak Terganggu

    Jakarta, CNBC Indonesia – Presiden Prabowo Subianto telah mengumumkan upah minimum provinsi (UMP) tahun depan naik 6,5%. Bagaimana dampak kenaikan tersebut terhadap investasi?

    “Ya sebetulnya kalau saya sering menyampaikan juga bahwa buat para pengusaha, kalau saya bicara dengan mereka, itu adalah dan juga investor-investor yang saya bicarakan, itu lebih masalah produktivitas,” ujar Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Rosan Perkasa Roeslani di kompleks kantor pusat BI, Kota Jakarta Pusat, Jumat (29/11/2024) malam.

    “Memang bukan rezimnya lagi biaya UMR murah, tapi adalah harus berbanding lurus dengan produktivitas yang juga meningkat,” lanjutnya.

    Menurut dia, aspek tersebut paling penting di antara aspek-aspek lainnya.

    “Karena bisa saja kita misalnya bayar murah tapi perlu kerja dua orang, tapi mungkin bayar lebih tinggi, tapi produktivitasnya lebih baik hanya cukup satu orang. Jadi kuncinya justru adalah bagaimana produktivitas ini juga berjalan meningkat dengan kenaikan upah yang berjalan,” kata Rosan.

    Lebih lanjut, mantan ketua umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia itu meyakini kenaikan UMP tahun depan sebesar 6,5% tidak akan memengaruhi investasi.

    “Saya meyakini sih itu tidak. Karena kembali lagi produktivitas kita juga itu yang harus kita dorong dan kita tingkatkan. Apalagi untuk perusahaan-perusahaan yang masuk ke Indonesia. Contohnya manufacturing kan biasanya mereka ada jangka waktu pada saat berinvestasi, misalnya bangun pabrik dua tahun gitu,” ujar Rosan.

    “Nah dalam dua tahun ini kita siapkan sumber dari manusia kita sesuai dengan ekspektasi mereka, sehingga pembayaran yang diterima oleh tenaga kerja kita juga bukan hanya berstandar di Indonesia, malah bisa berstandar juga internasional,” lanjutnya.

    (miq/miq)

  • Menteri Rosan Apresiasi Investor Daily Round Table sebagai Sarana Diskusi Pemerintah dan Masyarakat

    Menteri Rosan Apresiasi Investor Daily Round Table sebagai Sarana Diskusi Pemerintah dan Masyarakat

    Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Perkasa Roeslani mengapresiasi penyelenggaraan Investor Daily Round Table (IDRT) yang mengusung tema “Strategi Mendatangkan Investasi Berteknologi Tinggi”.

    IDRT digelar di Hotel Ritz Carlton, SCBD, Jakarta, pada Jumat (29/11/2024) pagi. Acara ini dipandu langsung oleh Executive Chairman B Universe Enggartiasto Lukita dan menghadirkan Rosan Roeslani sebagai narasumber.

    Rosan menilai, IDRT merupakan wadah untuk memberikan edukasi dan meningkatkan pemahaman masyarakat.

    “Acara ini tentunya memberikan edukasi dan pemaparan kepada masyarakat secara keseluruhan. Sehingga engagement dengan pemerintah ini akan menjadi lebih baik, karena mereka juga lebih memahami dan mengerti, ‘oh ini rencana-rencana kita’,” ujar Rosan Roeslani seusai acara.

    Selain menjadi ruang bagi masyarakat, menurutnya, pemerintah juga mendapat masukan penting dari acara ini yang dapat meningkatkan kualitas program-program yang sedang atau akan dijalankan.

    “Kita juga bisa secara bersamaan menerima masukan, sehingga nanti program yang kita ingin jalankan menjadi lebih baik ke depannya,” kata Rosan.

    Sementara itu, Enggartiasto Lukita menyampaikan, investasi memegang peranan penting dalam mendukung perekonomian, memberikan kontribusi hingga 28 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia. Namun, ia juga menyoroti tiga tantangan utama yang dihadapi Indonesia sebagai tujuan investasi. Pertama, terkait kepastian usaha dan perizinan. Kedua, keterbatasan sumber daya manusia yang kompeten. Ketiga, daya beli masyarakat.

    “Indonesia adalah pasar bagi mereka (investor). Pasar kita nomor empat (terbesar) di dunia. Kalau daya beli masyarakat ini terus tergerus, apalagi dengan polemik yang belum ada keputusan mengenai PPN 12 persen diberlakukannya atau tidak. Kalau itu diberlakukan, maka akan semakin menurun, dan itu menjadi persoalan tersendiri,” kata Enggartiasto.

    Apabila ketiga tantangan ini tidak diatasi, Enggartiasto mengatakan target pertumbuhan ekonomi yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto akan sulit tercapai. Meski begitu, ia optimistis langkah-langkah pemerintah mampu mengatasi tantangan tersebut.

    “Saya meyakini dan kita semua meyakini dan percaya bahwa langkah-langkah ke depan yang akan diambil oleh Bapak Presiden Prabowo dan pemerintah akan bisa mengatasi ini semua. Di sinilah Investor Daily Round Table menghadirkan Bapak Rosan, menteri investasi, bisa memberikan gambaran yang memberikan harapan,” kata Enggartiasto.

  • RI Makin Ramah Investor Asing, Dulu 100 Sektor Dilarang Kini Cuma 5

    RI Makin Ramah Investor Asing, Dulu 100 Sektor Dilarang Kini Cuma 5

    Jakarta

    Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Perkasa Roeslani mengatakan nvestasi merupakan faktor penting dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi. Hal itu disampaikan dalam kegiatan 12th US-Indonesia Investment Summit di Jakarta.

    Menurutnya, pemerintah kini fokus meningkatkan aliran investasi berkualitas sebagai salah satu prioritas utama dalam rencana pembangunan ekonomi ke depannya. Terlebih Presiden Prabowo Subianto menargetkan pertumbuhan ekonomi 8%.

    Struktur pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini didorong oleh beberapa faktor utama. Konsumsi domestik memberikan kontribusi sebesar 53-54% terhadap pertumbuhan ekonomi, sementara investasi berperan sekitar 24-35%.

    “Pengeluaran pemerintah menyumbang sekitar 8 hingga 9%, sementara ekspor dan impor masing-masing berkontribusi sekitar 2%,” sebut Rosan dalam keterangan tertulis, Rabu (27/11/2024).

    Rosan juga mengungkapkan bahwa Indonesia semakin terbuka bagi investasi asing. Ia menyebut Indonesia memiliki Omnibus Law yang merevisi daftar negatif investasi asing.

    Dampak kebijakan tersebut terlihat pada sektor-sektor yang sebelumnya tertutup untuk investasi asing dari lebih dari 100 sektor menjadi hanya lima sektor yang kini tidak dapat dimasuki oleh investasi asing.

    Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dewan Ekonomi Nasional sekaligus Penasihat Khusus Presiden Urusan Digitalisasi dan Teknologi Pemerintahan Luhut Binsar Pandjaitan, menyampaikan bahwa meskipun menghadapi berbagai tantangan global, tahun lalu pertumbuhan ekonomi Indonesia masih bertahan di 5,2%.

    Hal tersebut merupakan bukti kuatnya fondasi perekonomian di negara ini. Ke depannya, Indonesia optimis dapat tetap meningkat dan menargetkan angka pertumbuhan ekonomi tahun 2024 sebesar 6%.

    Luhut juga mengutarakan optimisme pemerintah untuk terus bekerja keras meningkatkan daya saing ekonomi dengan fokus pada reformasi dan peningkatan efisiensi di seluruh kementerian dan lembaga.

    “Kami yakin Indonesia dapat terus tumbuh dan berkembang. Perekonomian tetap solid, dan meskipun terdapat ketidakpastian global, kami masih memiliki ruang yang besar untuk tumbuh. Dengan rasio utang terhadap PDB yang relatif rendah dan defisit anggaran yang berada pada kisaran 2,5% hingga 3%, kami memiliki ruang yang cukup untuk (perekonomian) tetap tumbuh,” ungkap Luhut.

    (ily/hns)