Tag: Rocky Gerung

  • Kapolri Gelar Dialog dengan Rocky Gerung hingga Usman Hamid, Bahas Reformasi Polri?

    Kapolri Gelar Dialog dengan Rocky Gerung hingga Usman Hamid, Bahas Reformasi Polri?

    Bisnis.com, JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan dialog publik dengan sejumlah koalisi masyarakat sipil dan tokoh untuk menerima saran dan kritik untuk institusi.

    Sigit mengatakan pihaknya akan menyerap masukan dari masyarakat sipil itu untuk kebaikan institusi sekaligus menjaga ruang demokrasi Indonesia.

    “Tentunya kami ingin mendengar langsung baik dari masyarakat Sipil terhadap apa yang harus Polri lakukan ke depan dalam menjaga ruang demokrasi agar tetap berjalan dengan lancar, aman, dan juga pesan tersampaikan,” kata Sigit di PTIK, Jakarta Senin (29/9/2025).

    Sigit menambahkan forum dialog bersama koalisi masyarakat sipil ini bakal digelar secara berkelanjutan. Dengan begitu, Polri bakal menjadi institusi sesuai harapan masyarakat.

    Adapun, dia juga memastikan bahwa Polri akan terus melakukan perbaikan serta beradaptasi dengan segala bentuk tantangan zaman yang ada. 

    “Ke depan tentu diskusi ini tidak hanya berhenti sampai di sini tapi terus bisa berlanjut mungkin dalam pertemuan-pertemuan lain yang bersifat informal dan tentunya kami Polri terus akan berupaya untuk melakukan perbaikan melakukan transformasi reformasi,” pungkasnya.

    Di samping itu, Direktur Amnesty Internasional, Usman Hamid menyampaikan salah satu pembahasan dari dialog itu yakni berkaitan dengan pembebasan sejumlah aktivis terkait aksi unjuk rasa akhir Agustus lalu.

    “Kami menyampaikan kepada jajaran kepolisian hari ini, termasuk Bapak kapolri, untuk membebaskan para aktivis yang hingga hari ini masih ditahan,” imbuhnya.

    Adapun, Ketua Umum YLBHI, Muhammad Isnur mengemukakan bahwa pihaknya telah mendorong agar Polri bisa melakukan perbaikan eksternal maupun internal.

    Salah satunya berkaitan dengan kontrol penyidikan dengan pembaharuan peraturan kepolisian yang belum diperbaharui sejak 2010. 

    Selain itu, YLBHI juga meminta agar Polri bisa mengevaluasi proses perekrutan hingga pendidikan untuk lebih menghargai kebebasan berekspresi.

    “Kita mendorong adanya bagaimana struktur dan program baik dari mulai pendidikan, rekrutmen, kemudian upgrading setiap anggota itu lebih memahami bagaimana protap dan lebih menghargai kebebasan berekspresi, membuka ruang agar teman-teman yang mendorong perubahan itu dijamin dan dilindungi,” tutur Isnur.

    Berikut ini 10 tokoh yang tergabung dalam dialog publik bersama kepolisian pada Senin (29/9/2025) : 

    1. Franz Magnis Suseno (Guru Besar Filsafat STF Driyarkara)

    2. Usman Hamid, S.H., M.Phil. (Direktur Amnesty Internasional Indonesia)

    3. Rocky Gerung (Pengamat Politik)

    4. M. Choirul Anam (Komisioner Kompolnas)

    5. Ardi Manto Adi Putra (Direktur Imparsial)

    6. Dimas Bagus Arya (Koordinator KontraS)

    7. Muhammad Isnur (Ketua Umum YLBHI)

    8. Julius Ibrani (Ketua Badan Pengurus Nasional PBHI)

    9. Al Araf (Ketua Badan Pengurus Centra Initiative)

    10. Iftitah Sari (Sekjen / Manajer Program Institute For Criminal Justice Reform).

  • Curi Uang Kuno Rp1,47 M di Surabaya, Busro Dituntut 3 Tahun Penjara

    Curi Uang Kuno Rp1,47 M di Surabaya, Busro Dituntut 3 Tahun Penjara

    Surabaya (beritajatim.com) – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rocky Selo Handoko menuntut pidana penjara selama tiga tahun terhadap Moch Busro yang diadili di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya dalam kasus pencurian uang kuno milik kolektor Budi Setiawan.

    Dalam tuntutannya, JPU menyebutkan bahwa Busro terbukti melakukan tindak pidana pencurian secara berkelanjutan. Aksi tersebut tidak hanya sekali, melainkan puluhan kali hingga menyebabkan kerugian korban mencapai miliaran rupiah.

    “Menuntut Terdakwa dengan pidana penjara selama tiga tahun,” ujar Jaksa dalam sidang di PN Surabaya, Senin (29/9/2025).

    Berdasarkan uraian dakwaan, Busro beraksi sejak 2 September 2024 hingga 9 Juni 2025. Korban, Budi Setiawan, kehilangan koleksi uang kuno yang disimpannya di rumah di Jalan Bawean, Surabaya.

    Modus yang digunakan Busro terbilang lihai. Dengan berpura-pura membantu urusan administratif, seperti tanda tangan cek, perpanjangan buku tabungan, hingga pengurusan STNK, ia memanfaatkan kesempatan saat rumah korban sepi. Busro lalu menyelinap ke ruang tamu dan menguras isi kotak kardus berisi uang kuno yang diletakkan di atas rak lemari tanpa pengaman.

    Jaksa mencatat, aksi pencurian ini dilakukan sedikitnya 57 kali dalam kurun waktu lebih dari satu tahun. Barang yang diambil bervariasi, mulai dari koin dollar Australia, euro, ringgit Malaysia, yen Jepang, hingga lembaran uang langka bergambar Soekarno dan Suharto dengan jumlah ribuan keping dan lembar.

    Hasil jarahan tidak hanya disimpan, melainkan dijual kepada Sinchan Collection milik Moh. Iksan. Transaksi dilakukan di sejumlah warung kopi kawasan Jalan Nias dan Jalan Pandegiling, Surabaya. Uang hasil penjualan digunakan Busro untuk membeli mobil Grand Livina Xgear, motor Honda Beat Street, perhiasan emas, serta berlibur bersama keluarga.

    “Akibat perbuatan terdakwa, saksi Budi Setiawan mengalami kerugian sekitar Rp1,47 miliar,” tegas JPU dalam dakwaannya.

    Atas perbuatannya, Busro didakwa melanggar Pasal 362 KUHP jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP tentang pencurian berlanjut. [uci/beq]

  • Tantangan Minta Maaf Purbaya ke Rocky Gerung Jika Ekonomi Balik ke 6%

    Tantangan Minta Maaf Purbaya ke Rocky Gerung Jika Ekonomi Balik ke 6%

    Jakarta

    Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengingatkan pengamat politik Rocky Gerung terkait pernyataan soal pertumbuhan ekonomi. Purbaya meminta Rocky Gerung maaf jika pertumbuhan ekonomi bisa balik lagi dari 5% ke 6%, atau lebih.

    Menurut Purbaya, siapa pun boleh mengkritik dirinya, termasuk Rocky Gerung. Namun, Purbaya optimistis bisa mendorong pertumbuhan ekonomi dari 5% ke 6%.

    “Dengan berjalannya waktu, kalau saya bisa balikin ekonomi dari 5% ke 6% atau lebih, Rocky Gerung harus minta maaf ke saya. Minta maaf ke publik juga nggak apa,” ujar Purbaya di Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (26/9/2025).

    Di sisi lain, Purbaya menilai wajar ada yang mengkritik lantaran tidak puas dengan pemerintah, termasuk dalam hal kebijakan ekonomi.

    Dia juga menegaskan tidak anti terhadap kritik, karena menjadi pengingat bagi dirinya dan pegawai Kementerian Keuangan untuk terus bekerja keras.

    “Nggak apa-apa, kan semuanya nggak bisa puas, itu hal yang wajar. Itu semacam kontrol juga buat saya. Artinya gini, jangan terlena juga mentang-mentang di Kementerian Keuangan anak buahnya banyak. Saya ke sini bukan untuk tidur,” tutur Purbaya.

    Sebagai informasi, Rocky Gerung menilai Purbaya tidak mungkin bisa mendorong mesin pertumbuhan ekonomi dengan caranya menempatkan dana pemerintah Rp 200 triliun ke sistem perbankan.

    Pasalnya, menurut Rocky, tugas Bendahara Negara hanya sebagai ‘kasir’.

    “Satu hal yang dia bilang katanya saya cuma juru bayar, nggak betul. Saya bisa masuk sana sekarang (fiskal dan moneter). Nah itu mesti dia koreksi nanti,” tegas Purbaya.

    (aid/hns)

  • Rocky Gerung soal Patwal Tetot-tetot: Bikin Orang Jadi Stress

    Rocky Gerung soal Patwal Tetot-tetot: Bikin Orang Jadi Stress

    Jakarta

    Fenomena penggunaan strobo dan sirene ‘Tot tot Wuk wuk’ di kalangan pejabat juga jadi sorotan Rocky Gerung. Kata Rocky mendengar suara bising itu justru bikin orang jadi stress.

    Rocky Gerung turut mengomentari penggunaan strobo dan sirene ‘Tot Tot Wuk Wuk’ di Indonesia. Menurut Rocky, suara strobo serta sirene bising yang umumnya melekat pada pengawalan pejabat itu memicu stres bagi para pengguna jalan.

    “Mereka yang memanfaatkan fasilitas itu membuat publik terganggu. Setiap hari orang jadi stres di jalan hanya karena tetot-tetot,” ujar Rocky dilansir laman Korlantas Polri.

    Rocky mengingatkan sejatinya suara sirene itu tak mengganggu pengguna jalan lainnya. Dia pun setuju dengan pembekuan sementara pada strobo dan sirene di pengawalan. Rocky menyoroti makna filosofis sirene yang dalam mitologi Yunani berarti bujuk rayu dengan suara merdu. Namun, ketika bunyi itu mendominasi kota, yang terjadi bukan lagi ketertiban, melainkan kebisingan.

    “Sirene mestinya bunyi merdu, bukan menakutkan. Saya setuju bahwa tetot-tetot dihentikan mulai hari ini. Selanjutnya kita ingin mendengar nyanyian masyarakat sipil bahwa jalan raya artinya jalan peradaban,” tambah dia.

    Rocky juga mengapresiasi tindakan Kakorlantas Polri Agus Suryonugroho untuk membekukan sementara strobo dan sirene pada pengawalan. Menurutnya langkah ini tepat sebelum ada tuntutan dari publik yang lebih besar.

    Senada dengan Rocky, praktisi keselamatan berkendara sekaligus Instruktur Jakarta Defensive Driving Consultant (JDDC) Jusri Pulubuhu menilai penggunaan strobo dan sirene ini memang bisa mempengaruhi beberapa aspek. Jusri menjabarkan dari sisi keselamatan misalnya, strobo yang terlalu terang dan sirene keras bisa mengganggu konsentrasi pengendara lain. Tak cuma itu, strobo dan sirene seolah intimidatif ke pengendara lain.

    “Menyebabkan kecemasan/kepanikan/stress mendadak sehingga berisiko menimbulkan kecelakaan,” terangnya.

    Jusri juga menyebut strobo dan sirene itu membahayakan pengguna jalan yang sensitif terhadap cahaya atau suara. Pun dari sisi hukum, sejatinya penggunaan lampu sirene itu sudah diatur dalam undang-undang.

    (dry/rgr)

  • Tanggapi Walk Out Rocky Gerung, Geisz Chalifah: Menghadapi Kaum OD Memang Melelahkan

    Tanggapi Walk Out Rocky Gerung, Geisz Chalifah: Menghadapi Kaum OD Memang Melelahkan

    Fajar.co.id, Jakarta — Aksi Rocky Gerung yang meninggalkan forum saat diskusi publik di salah satu televisi swasta hingga kini jadi perbincangan.

    Sikap itu diambil Rocky karena lelah menjelaskan tetapi sulit masuk ke nalar pendukung Jokowi yang ikut dalam diskusi. Diskusi dinilainya jadi tidak sehat.

    Terkait kejadian itu, mantan Komisaris Ancol, Geisz Chalifah, turut menyampaikan pandangannya.

    “Rocky Gerung akhirnya meninggalkan forum. Ia lelah menghadapi mereka yang sejak lama saya sebut sebagai kaum OD,” tulisnya melansir akun media sosialnya, Kamis (25/9/2025).

    Menurut Geisz kesabaran Rocky habis setelah berulang kali mencoba membangun abstraksi pemikiran: menyusun argumen dari potongan kejadian, menganalisis situasi, lalu memproyeksikan ke depan.

    Tentu saja, cara berpikir semacam itu tak bisa dibenturkan dengan teknis—apalagi dimintakan bukti empiris yang jelas-jelas mustahil tersedia untuk publik secara terbuka. “Ironisnya, mereka tahu hal itu, tapi tetap berpura-pura menuntutnya,” kritiknya.

    Generasi 80-an, lanjut Geisz, mengenal debat sebagai ajang intelektual: menuntaskan ratusan buku, mengikuti puluhan seminar, lalu menulis artikel atau jurnal di berbagai media. Semua itu menjadi fondasi diskusi.

    Kini, semua seakan tak berarti.
    Para “ternak” bisa bicara apa saja: tanpa data, tanpa kerangka teori, tanpa sistematika. Lebih parah lagi, sering kali mereka mengarang sendiri tanpa rujukan.

    “Saya pun berkali-kali mengalaminya. Dan memang, butuh kesabaran luar biasa untuk menghadapi ketololan kolektif itu,” tutup Geisz Chalifah. (sam/fajar)

  • Rocky Gerung: Gus Dur Tinggalkan Kemajemukan, Jokowi Tinggalkan Pinokio

    Rocky Gerung: Gus Dur Tinggalkan Kemajemukan, Jokowi Tinggalkan Pinokio

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pengamat politik, Rocky Gerung, kembali blak-blakan terkait para presiden Indonesia sejak masa Orde Baru hingga pemerintahan Jokowi.

    Ia secara terang-terangan menilai setiap presiden memiliki sisi positif, namun tetap meninggalkan catatan kritis.

    Rocky mengaku sejak dulu tidak pernah memberikan dukungan penuh kepada presiden yang berkuasa, termasuk Soeharto.

    “Nda ada, Soeharto (yang mendekati sempurna) gua demo dulu,” ujar Rocky dikutip pada Rabu (24/9/2025).

    Hal serupa juga dilakukan kepada B.J. Habibie. Rocky mengatakan, Habibie saat itu dinilai terlalu berfokus menghabiskan APBN untuk proyek industri strategis.

    “Habibie juga kita demo dulu. Karena dia ngabisin APBN dipakai buat industri strategis. Buat kita itu nggak rasional,” sebutnya.

    “Dalam keadaan ekonomi bangkrut, investasi terlalu besar di bidang teknologi. Tapi idenya bagus, pilihan kebijakan waktu itu keliru,” tambahnya.

    Sementara tentang Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Rocky menyebut awalnya ia mendukung.

    “Gus Dur yah gue dukung waktu itu, karena teman segala macam. Tapi Gus Dur kemudian kehilangan kemampuan untuk memainkan politik parlemen,” imbuhnya.

    Namun, kepemimpinan Gus Dur menurutnya kehilangan kendali dalam memainkan politik parlemen.

    “Tapi kita udah tahu yah Gus Dur melakukan drastis. Bahkan mengeluarkan Perpu untuk membubarkan parlemen,” ungkap Rocky.

    Meski begitu, Rocky mengatakan bahwa Gus Dur tetap meninggalkan warisan berharga.

    “Tapi Gus Dur ninggalin sesuatu, kemajemukan itu,” katanya.

    Berbeda dengan Soeharto, Rocky menganggap presiden ke-2 RI itu meninggalkan infrastruktur. Sedangkan Habibie, kata dia, mewariskan gagasan besar tentang teknologi.

  • Penjualan Mobil Astra Lagi Loyo, Merek Ini Jadi Juru Selamat

    Penjualan Mobil Astra Lagi Loyo, Merek Ini Jadi Juru Selamat

    Jakarta, CNBC Indonesia – PT Astra International Tbk (ASII) mencatatkan penurunan penjualan di sektor otomotif, baik roda dua (2W) maupun roda empat (4W) sepanjang paruh pertama 2025. Meskipun pangsa pasar relatif stabil di segmen motor, tekanan permintaan membuat volume distribusi menurun, sementara di pasar mobil, dominasi Astra mulai tergerus.

    Dalam segmen kendaraan roda dua, pasar nasional tercatat turun 2% dari 3,171 juta unit pada semester I 2024 menjadi 3,105 juta unit motor selama enam bulan pertama tahun ini. Penjualan Astra Honda Motor (AHM) ikut terdampak, meski pangsa pasarnya tetap stabil di level 77%.

    “Walau penjualan volume turun, kinerja kendaraan roda dua masih baik, ditopang utamanya sales mix yang lebih baik, kita jual di mid high dan perbaikan data ekspor,” kata Investor Relations Senior Analyst Astra International Mariam Sanad dalam Astra Media Day, Selasa (23/9/2025).

    Sementara itu, penurunan lebih dalam terjadi pada segmen roda empat. Pasar mobil wholesale nasional ambles 9%, dari 410.020 unit di semester I-2024 menjadi 374.741 unit pada periode yang sama tahun ini.

    Foto: Kolase Foto mobil Toyota Raize dan Daihatsu Rocky. (CNBC Indonesia)
    Kolase Foto mobil Toyota Raize dan Daihatsu Rocky. (CNBC Indonesia)

    Penurunan volume terjadi hampir di semua segmen pasar. Mobil low cost green car (LCGC) menyusut dari 89.643 unit (H1 2024) menjadi 68.030 unit (H1 2025). Sementara mobil penumpang 4×4 dan 4×2 juga ikut terkoreksi dari 220.133 (H1 2024) menjadi 213.621 unit (H1 2025). Lalu mobil komersial juga anjlok dari 96.935 unit (H1 2024) menjadi 90.674 unit (H1 2025).

    “Penurunan penjualan roda 4 hampir 10%, ini banyaknya penjualan mobil tipe low, market share Astra turun 57% ke 54%,” kata Mariam.

    Dari sisi merek, Toyota dan Lexus masih menjadi tulang punggung utama penjualan Astra dengan kontribusi 174.218 unit. Disusul Daihatsu sebanyak 124.843 unit dan Isuzu 11.276 unit. Merek lainnya menyumbang 64.405 unit.

    Meski pasar mobil tertekan, penjualan kendaraan elektrifikasi (xEV) menunjukkan geliat. Astra mencatatkan penjualan 67.000 unit xEV sepanjang semester I-2025, setara dengan 18% dari total penjualan roda empat. Dari jumlah tersebut, kendaraan hybrid electric vehicle (HEV) mendominasi 43%, sebagian besar berasal dari merek Toyota.

    Model hybrid seperti Kijang Innova Zenix HEV dan Yaris Cross HEV menjadi ujung tombak Astra dalam merespons pergeseran tren kendaraan ramah lingkungan di pasar domestik.

    (fys/wur)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Bedah Teknologi Daihatsu Rocky Hybrid yang Bikin Irit BBM dan Kencang Akselerasi

    Bedah Teknologi Daihatsu Rocky Hybrid yang Bikin Irit BBM dan Kencang Akselerasi

    Daihatsu Rocky Hybrid kali pertama diperkenalkan di pameran GIIAS 2025 lalu. Mengusung nama Daihatsu Rocky e-Smart Hybrid, mobil ini dibekali teknologi strong hybrid yang bikin konsumsi bahan bakar irit, namun tanpa mengorbankan akselerasi. Yuk kenali lebih jauh teknologi s-Smart Hybrid di Daihatsu Rocky.

    Akselerasi Daihatsu Rocky Hybrid

    Berbeda dengan teknologi hybrid pada umumnya, Daihatsu Rocky e-Smart Hybrid memiliki teknologi hybrid unik, di mana kendaraan ini sepenuhnya digerakkan oleh motor listrik, sementara mesin bensinnya berfungsi sebagai generator untuk mengisi daya baterai. Teknologi hybrid semacam ini lazim disebut sebagai hybrid serial.

    Daihatsu Rocky Hybrid menggunakan mesin bensin 1.200 cc, WA-VEX, yang terintegrasi dengan baterai hybrid sebesar 177,6 volt, serta transmisi khusus, Hybrid Transaxle. Mobil ini dibekali baterai berdaya 0,74 kWh, diklaim 6 kali lebih besar dibandingkan mobil lain di kelasnya, bahkan setara hybrid SUV medium yang beredar saat ini.

    Sementara motor listrik Rocky Hybrid mampu menghasilkan tenaga maksimum sebesar 106 PS (105 dk) dan torsi maksimum 170 Nm, sehingga menjadikan mobil ini punya torsi terbesar di kelasnya dengan akselerasi sangat responsif, di mana kecepatan 0-100 km/jam klaimnya bisa diraih dalam 10 detik.

    Daihatsu Rocky Hybrid Foto: Rifkianto Nugroho

    Konsumsi BBM Daihatsu Rocky Hybrid

    Rocky Hybrid memberikan pengalaman berkendara dengan ‘Real Series Hybrid’, di mana salah satunya adalah keunggulan konsumsi bahan bakar. Dalam hal efisiensi bahan bakar, Rocky Hybrid disebut-sebut menjadi yang terbaik di kelasnya karena mampu mencapai hingga 34,8 km per liter berdasarkan metode pengujian JC08 (Japan Cycle 08) yakni pengujian efisiensi bahan bakar di Jepang.

    Menariknya, dalam sebuah pengujian bersama awak media, konsumsi bensin Daihatsu Rocky Hybrid bisa lebih irit lagi. Seperti tampak dalam acara test drive Rocky e-Smart Hybrid baru-baru ini. Dalam sesi tersebut, catatan konsumsi bahan bakar Rocky Hybrid cukup mengesankan. Konsumsi bahan bakar minyak (BBM) Rocky Hybrid ini benar-benar irit, bahkan setara motor matic 150 cc.

    Daihatsu mengumumkan seluruh peserta media bisa mencapai konsumsi BBM lebih dari 30 km/liter. Bahkan ada peserta yang bisa tembus 47,8 km per liter. Angka 47,8 km per liter itu setara dengan konsumsi BBM motor matic 150 cc seperti Yamaha Nmax dan Honda PCX.

    Test drive ini dilakukan dengan kondisi normal melewati rute kombinasi yang biasa dilalui oleh masyarakat perkotaan. Beragam rute kombinasi seperti medan jalan yang menanjak-menurun, lalu lintas yang lancar maupun macet, kondisi jalan paving block ataupun aspal, dan juga melewati persimpangan. Kondisi berkendara pun dilakukan dengan tetap menyalakan AC secara normal dengan jumlah penumpang 3-4 orang.

    Metode pengukuran yang digunakan adalah dengan melihat data real-time dari MID (multi information display) kendaraan. Angka capaian konsumsi BBM itu masih bisa diperdebatkan dengan pengukuran metode full to full.

    Selain efisiensi bahan bakar terbaik, Rocky Hybrid juga rendah emisi karena hanya menghasilkan 83 gram CO2/km. Ini menjadi bukti komitmen Daihatsu dalam mendukung kebijakan Carbon Neutral di Indonesia.

    Daihatsu Rocky Hybrid dijual dengan harga Rp 299.850.000 on the road Jakarta, tersedia dalam tiga pilihan warna, yaitu Black Mica Metallic, Shining Pearl White, serta Laser Blue Crystal Shine.

    Perlindungan dan ketenangan pelanggan selama masa kepemilikan Rocky Hybrid juga dijamin dengan garansi baterai Hybrid selama 8 tahun atau 160.000 km, lalu garansi kendaraan selama 3 tahun atau 100.000 km, serta gratis jasa servis 5 kali hingga 50.000 km. Seluruh bengkel resmi Daihatsu juga siap layani perawatan dan penanganan teknis sepanjang periode kepemilikan.

  • Irit Banget, Daihatsu Rocky Hybrid Bisa Tembus 47 Kilometer per Liter

    Irit Banget, Daihatsu Rocky Hybrid Bisa Tembus 47 Kilometer per Liter

    GELORA.CO  – PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mencatat pencapaian efisiensi bahan bakar yang mengesankan melalui model Rocky e-Smart Hybrid.

    Dalam kegiatan uji kendara bertajuk Media Test Drive Rocky e-Smart Hybrid yang digelar di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Tangerang, Banten, Rabu (18/9/2025), konsumsi bahan bakar tercatat mencapai angka tertinggi 47,8 kilometer per liter.

    Kegiatan yang melibatkan 40 awak media tersebut bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung berkendara dengan teknologi hybrid terbaru dari Daihatsu, sekaligus menguji efisiensi konsumsi bahan bakar dalam situasi berkendara harian.

    Dikutip dari Kompas.com, uji jalan dilakukan di berbagai kondisi medan yang umum ditemui masyarakat urban, termasuk rute menanjak dan menurun, lalu lintas padat dan lancar, permukaan jalan beragam seperti aspal dan paving block, hingga area persimpangan. Kendaraan juga dikemudikan dengan kondisi normal, termasuk menyalakan pendingin udara (AC) serta membawa 3–4 orang penumpang.

    Dalam pengujian tersebut, seluruh peserta berhasil mencatat konsumsi bahan bakar lebih dari 30 km/L, dan beberapa di antaranya mencatatkan angka efisiensi hingga mendekati 48 kilometer per liter.

    Efisiensi bahan bakar tinggi yang dicapai Rocky Hybrid tidak terlepas dari teknologi Real Series Hybrid yang diusung Daihatsu.

    Teknologi ini menggabungkan tiga komponen utama.

    Pertama, Rocky Hybrid digerakkan sepenuhnya oleh motor listrik yang terhubung langsung dengan transmisi khusus hybrid Transaxle yang dapat menghasilkan tenaga maksimum sebesar 106 PS dan torsi maksimum 170 Nm yang responsif dan memberikan sensasi berkendara layaknya mobil listrik.

    Kedua, motor listrik ini ditenagai oleh baterai Hybrid bertipe Lithium-ion sebesar 177,6 volt mampu menghasilkan daya sebesar 0,74 kWh yang setara dengan mobil Hybrid kelas SUV Medium.

    Ketiga, untuk mengisi baterai Hybrid tersebut, Rocky Hybrid menggunakan mesin bensin 1.2L WA-VEX yang sangat efisien dan ramah lingkungan.

    Selain faktor kendaraan, cara berkendara juga mempengaruhi efisiensi bahan bakar

  • Rocky Gerung Sebut Pemakzulan Gibran Batal, Tapi Jangan Senang Dulu!

    Rocky Gerung Sebut Pemakzulan Gibran Batal, Tapi Jangan Senang Dulu!

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pengamat politik Rocky Gerung kembali melontarkan kritik menohok kepada Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

    Dikatakan Rocky, kapasitas Gibran sebagai pejabat publik masih jauh dari harapan.

    Rocky menyindir bahwa kemampuan Gibran hanya sebatas membagikan produk perawatan wajah.

    “Kemampuan Gibran adalah membagi-bagi skincare, itu soalnya. Kenapa dia gak pake sendiri? Tidak perlu. Yang dia butuh bukan skincare tapi brain care,” ujar Rocky dikutip pada Sabtu (20/9/2025).

    Ia menegaskan kritik ini bukan sekadar ejekan, melainkan peringatan moral.

    “Kan terbuka kita bicara itu kan. Sebagai Wapres brainnya kurang, mesti tambah carenya. Kita mencoba mendudukkan masalah ini sebagai moral call,” tukasnya.

    Lebih jauh, Rocky menyinggung wacana pemakzulan yang sempat menyeret nama Gibran.

    Ia mengatakan, meskipun nantinya upaya itu gagal, publik sudah menilai kapasitas Gibran tidak memadai.

    “Kalaupun batal dimakzulkan, memori publik sudah definitif bahwa kapasitas Gibran nggak cukup,” tegasnya.

    Melihat kinerja Gibran sejauh ini, Rocky juga menyinggung potensi kritik dari kalangan mahasiswa.

    “Nanti mahasiswa UI, UIN, Makassar, Unhas, Pakuan, akan diterangkan oleh seniornya bahwa yang namanya Fufufafa ini (Gibran). Yang gak mampu berpikir si itu tuh. Diwariskan soal-soal ini,” imbuhnya.

    Gibran bilang, polemik yang terjadi belakangan ini tidak lepas dari adanya dua matahari yang bersinar dalam pemerintahan.

    “Kita mesti selesaikan secara kebudayaan, secara moral, jadi itu akibatnya kalau ada dua matahari. Yang satu terbit dari Tidar dan belum tenggelam, yang satu terbit dari gorong-gorong dan tenggelam di IKN,” kuncinya.