Tag: Rocky Gerung

  • Deretan Film-Film Indonesia di Bulan Desember

    Deretan Film-Film Indonesia di Bulan Desember

    JAKARTA – Jelang akhir tahun, ada banyak film Indonesia yang akan meramaikan bioskop tanah air. Tahun ini pun, beragam genre dan cerita film yang telah dibuat para sineas muda Indonesia siap kalian tonton. 

    Berikut, sejumlah film yang telah VOI rangkum untuk kalian nikmati di akhir tahun nanti. Mulai dari horror, romantis dan masih banyak lagi. 

    Eggnoid

    5 Desember 2019

    Visinema Pictures selaku rumah produksi sedang produktif merilis film-film baru. Setelah merilis Love For Sale 2 di akhir bulan Oktober lalu. Kini Visinema kembali menghadirkan cerita baru berjudul Eggnoid. Judul film ini mengadopsi cerita dari webtoon dengan judul sama. 

    Eggnoid menceritakan pertemuan Ran (Sheila Dara) dengan Eggy (Morgan Oey) yang baru saja menetas dari sebuah telur. Kisah romantis dengan sedikit bumbu imajinatif dari masa depan akan mewarnai film ini. 

    Jeritan Malam

    12 Desember 2019

    Beberapa tahun belakangan, sutradara Rocky Soraya tampaknya memilih genre horor untuk meramu ceritanya. Film Mata Batin 2 menjadi film yang terakhir kali Ia produksi. Di akhir tahun nanti, Rocky telah menyiapkan Jeritan Malam, sebuah cerita yang Ia produksi di bawah Soraya Intercine Films. Jeritan Malam adalah adaptasi dari sebuah utas yang viral di Kaskus pada tahun 2015 lalu. 

    Reza (Herjunot Ali) berangkat untuk bekerja di sebuah perusahaan di Jawa Timur. Ia tinggal di sebuah mess misterius dan kemudian berusaha menggali hal misterius di mess yang Reza tempati bersama Minto (Indra Brasco) dan Indra (Winky Wiryawan). Reza bukanlah orang yang percaya dengan hal gaib, tetapi ketika suatu kali Ia melakukan ritual yang mengundang tamu, Reza menyadari itu adalah kesalahan terbesarnya.

    Imperfect: Karier, Cinta & Timbangan

     19 Desember 2019

    Sekali lagi, Ernest Prakasa kembali menghadirkan film di penghujung tahun. Film terbarunya berjudul Imperfect yang diadaptasi dari buku tulisan sang istri, Meira Anastasia, akan beredar di bioskop mulai tanggal 19 Desember 2019. Namun, Sabtu, 9 November 2019 lalu, sebuah trailer dilepas ke publik melalui kanal Youtube Starvision Plus selaku rumah produksi.

    Cerita Imperfect berpusat kepada Rara (Jessica Mila), seorang wanita yang terlahir gemuk dan berkulit gelap yang kerap merasa iri kepada adiknya, Lulu (Yasmin Napper) yang terlihat mirip ibunya, Debby (Karina Suwandi). Sebenarnya, ada sosok Dika (Reza Rahadian), pacar Rara yang tulus mencintai Rara, tetapi Rara selalu merasa kurang karena menerima sindiran dari teman-teman sekantornya.

    Habibie & Ainun 3

    19 Desember 2019

    Setelah sukses dengan bagian pertama dan kedua, Habibie & Ainun 3 hadir sebagai pelengkap dari seri tersebut. Digawangi oleh Faozan Rizal yang sebelumnya menyutradari film Rudy Habibie bersama Hanung Bramantyo, kali ini Ia menyutradarai sendirian. Di bawah produksi MD Pictures, Habibie & Ainun 3 akan beredar mulai 19 Desember 2019. 

    Pada cerita ketiga ini, Habibie & Ainun 3 berfokus dengan cerita masa muda Ainun (Maudy Ayunda) mulai SMA hingga bangku kuliah. Sosok Ainun yang dikenal cerdas dan populer sehingga menjadi dambaan pria, tidak terkecuali Habibie (Reza Rahadian). Selain diperankan oleh Maudy Ayunda, ada Reza Rahadian yang kembali menjadi Habibie.

    Si Manis Jembatan Ancol

    26 Desember 2019

    Cerita legenda Si Manis Jembatan Ancol akan kembali hadir menutup tahun 2019. Rumah produksi MVP Pictures menjadikan proyek ini sebagai penutup akhir tahun mereka. Ternfluence dari cerita di tahun 1973, Anggy Umbara tidak lupa menawarkan karakter yang pastinya spesial dan ikonik tersebut. Film ini juga menjadi kembalinya Ozzy Saputra yang tampil dalam Si Manis Jembatan Ancol tahun 1993.

    Maryam (Indah Permatasari) adalah seorang wanita yang hendak mencari kebahagiaan di tengah ambang kehancuran rumah tangganya dengan Roy (Arifin Putra). Pertemuan Maryam dengan Yudha (Randy Pangalila) menimbulkan sedikit kebahagiaan dan salah paham oleh Roy. Sampai suatu hari, sebuah kejadian menimpa Maryam dan meninggalkan teror di kampung.

    Itu dia lima film kami rekomendasikan, untuk kalian tonton pada akhir tahun nanti di bulan Desember 2019. Apakah anda sudah tahu ingin menonton yang mana?

  • Relevansi Projo Sudah Selesai, Jokowi Lebih Bagus Nebeng Partai

    Relevansi Projo Sudah Selesai, Jokowi Lebih Bagus Nebeng Partai

    GELORA.CO – Wacana organisasi relawan Pro Jokowi (Projo) yang diketuai Budi Arie Setiadi menjadi suatu partai politik terus mencuat. Rencananya hal itu akan diputuskan pada Kongres Projo 2024 pada 7-8 Desember 2024.

    Namun kongres tersebut ditunda karena berbagai hal. Penundaan kongres Projo itu langsung dinyatakan oleh Budi Arie Setiadi. Ia pun tak menampik bila organisasi yang dipimpinnya dapat bertransformasi menjadi partai.

    Menanggapi hal itu, pengamat politik Rocky Gerung menilai bahwa Projo sangat lumrah menjadi partai, namun kondisinya terbilang sulit.

    “Organisasi yang harusnya sekali dipakai, dia sudah selesai, itu nggak diperlukan lagi. Kan memang Projo dimaksudkan untuk mengawal kepresidenan Jokowi untuk menghalangi oposisi, untuk memonopoli opini publik. Jadi fungsi-fungsi itu melekat pada kepentingan Presiden Jokowi yang menghendaki supaya kemulian dia itu terjaga terus,” ujar Rocky dikutip dari akun Youtube pribadinya, Senin, 9 Desember 2024.

    “Jadi projo menjaga kemulian Jokowi sebagai apa, sebagai presiden. Begitu nobility yang nobleness-nya itu hilang, bukan lagi presiden. Relevansi Projo sebetulnya selesai,” tambahnya.

    Rocky melihat, wacana itu semacam nostalgia kekuasaan selama 10 tahun pemerintahan Jokowi.

       

    “Lalu ada upaya untuk menjadi Projo permanen. Bahkan diarahkan menjadi partai politik, itu biasa aja, nggak ada soal jug, hanya hitungan-hitungan pragmatis tentu berbeda hari ini dengan ketika Pak Jokowi masih jadi presiden. Terutama soal pendanaan kan waktu Jokowi presiden, tentu lebih mudah untuk mengakses kapital, kalau sekarang tentu lebih sulit,” ungkapnya.

    Aktivis senior ini juga memprediksi bahwa Jokowi lebih kelihatannya sreg menumpang atau bergabung di partai yang sudah stabil ketimbang memimpin (partai) Projo.

    “Jadi kalau Projo menunda kongresnya hanya karena alasan kepastian membuat partai itu belum final, itu penanda bahwa partai itu kelihatannya juga akan gagal, karena bagi Jokowi mungkin dia (Jokowi) lebih bagus numpang atau nebeng nebeng di partai politik yang udah ada ketimbang memulai yang baru,” pungkasnya.

  • Gus Miftah Mundur dari Utusan Khusus Presiden, Syahganda Sebut Rocky Gerung Cocok Jadi Pengganti

    Gus Miftah Mundur dari Utusan Khusus Presiden, Syahganda Sebut Rocky Gerung Cocok Jadi Pengganti

    GELORA.CO – Jabatan Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan kini kosong menyusul pengunduran diri Miftah Maulana Habiburrahman atau akrab disapa Gus Miftah.

    Aktivis dan Pengamat Politik Sabang Merauke Circle (SMC) Syahganda Nainggolan menilai pengamat politik Rocky Gerung cocok mengisi jabatan tersebut.

    Menurut Syahganda, Rocky calon pengganti yang tepat karena selama ini diterima di semua kalangan.

    “Selama ini diterima oleh semua kelompok agama di Indonesia, baik agama yang berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa, maupun agama yang berbasis pada kebudayaan manusia,” kata Syahganda dalam keterangannya, Sabtu (7/12/2024).

    Bahkan, menurutnya, Rocky juga dapat merukunkan antara manusia dan alam. Sebab, selama ini Rocky dikenal sebagai dedengkot pecinta alam.

    “Apabila Rocky Gerung diangkat Prabowo untuk menggantikan Miftah, maka dialog antar agama tersebut dapat berjalan lebih intensif,” kata dia.

    Misalnya, Rocky dapat menjembatani dialog antara kelompok Gus Dur-ian dengan FPI, antara kelompok non Muslim dengan kalangan Islam garis keras, antara kalangan akademis dengan kelompok agamis, dan lain sebagainya.

    Pengetahuan Rocky tentang perbedaan-perbedaan pandangan hidup di Indonesia sudah paling mumpuni selama ini.

    Selanjutnya, Syahganda meyakini jika Rocky mendapatkan penugasan itu,  Prabowo bisa secepatnya mempersatukan bangsa kita yang selama ini terpecah belah akibat pemilu.

    Diketahui, Miftah telah menyampaikan pengunduran diri setelah pernyataannya yang menghina pedagang es teh heboh di media sosial.

    “Saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari tugas saya sebagai Utusan Khusus Presiden Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan,” kata Miftah dalam konferensi pers di kawasan Pondok Pesantren Ora Aji Sleman, DI Yogyakarta, Jumat siang.

     

    Miftah menyebut, keputusan mengundurkan diri diambil bukan karena ditekan oleh siapa pun, termasuk permintaan dari Prabowo.

     

    “Tetapi keputusan ini saya ambil karena rasa cinta hormat dan tanggung jawab saya yang mendalam terhadap Bapak Presiden Prabowo Subianto serta seluruh masyarakat,” ujar Miftah yang berkata sambil terbata-bata seperti hendak menangis

  • Aplikasi Antivirus Ini Bisa Deteksi Spyware Pegasus di HP Android dan iPhone

    Aplikasi Antivirus Ini Bisa Deteksi Spyware Pegasus di HP Android dan iPhone

    Jakarta

    Pegasus merupakan salah satu spyware paling berbahaya yang ada saat ini. Sebuah perusahaan keamanan siber menciptakan fitur yang bisa mendeteksi spyware tersebut.

    Fitur tersebut merupakan bagian dari aplikasi pemindai iVerify yang dikembangkan oleh perusahaan dengan nama yang sama. Aplikasi ini memungkinkan pengguna memindai ponsel Android atau iPhone lalu hasilnya dikirimkan ke iVerify untuk dianalisis.

    Pegasus adalah spyware yang dikembangkan oleh NSO Group, kelompok siber-intelijen asal Israel. Spyware ini dirancang untuk melakukan serangan zero-click di mana malware ini bisa aktif tanpa interaksi pengguna yang membuatnya sangat berbahaya.

    Walaupun target spyware Pegasus sebagian besar merupakan jurnalis ternama, pembangkang politik, bos perusahaan global, dan pengacara, iVerify mencoba mengembangkan fitur yang bisa digunakan pengguna ponsel pada umumnya untuk memastikan perangkat mereka bebas dari spyware Pegasus.

    Pada Mei 2024, iVerify meluncurkan fitur Mobile Threat Hunting untuk aplikasinya dan menggunakannya untuk memindai 2.500 perangkat. Tes itu menemukan tujuh infeksi spyware Pegasus, yang walaupun jumlahnya sedikit namun iVerify mengatakan targetnya lebih luas dari yang diperkirakan.

    “Hal yang sangat menarik adalah bahwa orang-orang yang menjadi sasaran bukan hanya jurnalis dan aktivis, tapi pemimpin perusahaan, orang-orang yang menjalankan perusahaan komersial, orang-orang yang menduduki jabatan pemerintahan,” kata COO iVerify dan mantan analis US National Security Agency Rocky Cole, seperti dikutip dari 9to5Mac, Sabtu (7/12/2024).

    “Ini lebih mirip profil yang ditargetkan malware biasa atau kelompok APT biasa daripada narasi yang ada di luar sana bahwa spyware bayaran disalahgunakan untuk menargetkan aktivis. Hal itu memang benar, tetapi bagian kelompok masyarakat ini cukup mengejutkan,” sambungnya.

    Menariknya, tidak semua spyware Pegasus yang ditemukan iVerify merupakan infeksi baru. Salah satu kasus yang ditemukan menginfeksi iPhone yang menjalankan iOS 16.6 pada tahun 2023, dan kasus lainnya menginfeksi iOS 15 pada November 2022.

    Pengguna Android dan iPhone bisa mengunduh aplikasi iVerify lewat Google Play Store dan Apple App Store dengan membayar Rp 16.000. Pengguna yang menginstal aplikasi ini bisa menggunakan fitur Mobile Threat Hunting secara gratis satu kali dalam sebulan.

    (vmp/afr)

  • Senggolan Berujung Ribut, Pengunjung Alexa Dihukum 6 Bulan

    Senggolan Berujung Ribut, Pengunjung Alexa Dihukum 6 Bulan

    Surabaya (beritajatim.com) – Majelis hakim yang diketuai Alex Adam Faizal menjatuhkan hukuman enam bulan penjara kepada Rangga Dimas Husaini bersama Oktan Dio Alif Utama. Keduanya dinyatakan bersalah lantaran terbukti melakukan pengeroyokan.

    “Mengadili para terdakwa terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan melakukan tindak Pidana pengeroyokan sebagaimana diatur dalam Pasal 170 ayat (1) KUHP. Menjatuhkan hukuman pidana penjara selama 6 bulan penjara terhadap para terdakwa,” ujar hakim Alex sebagaimana dikutip dalam website PN Surabaya, Jumat (6/12/2024).

    Putusan tersebut confrom dengan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Anggraini dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya, yang sebelumnya juga menuntut para terdakwa dengan Pidana penjara selama 6 bulan.

    Atas putusan tersebut para terdakwa menerima putusan dari Majelis Hakim,” iya..iya..,” saut para terdakwa melalui sambungan Video Call.

    Untuk diketahui, berdasarkan surat dakwaan JPU menyebutkan bahwa, berawal pada hari Sabtu, 13 Juli 2024 sekira pukul 20.30 WIB, terdakwa Rangga Dimas Husaini alias Hongak, Okta Dio Alif Utama bersama Riyanto (buron), Nando, Totti, Arif, Dinda datang ke Cafe Alexa di Jalan Mastrip Surabaya, bertemu dengan saksi Gabriel Wisesa alias Gobang dan Diko alias Blaen (Boron) yang akhirnya kumpul jadi satu di sofa cafe Alexsa.

    Pada saat itu, terdakwa Oktan Dio mau ke Kamar mandi, menyenggol Mami Pingkan hingga terjadi cekcok dan keributan yang akhirnya terdakwa Okta Dio dibawah keluar Cafe Alexa oleh Security.

    Bahwa saat itu saksi Ricky Dharma Wangsa yang juga berada di Café Alexa melihat datang ikut melerai, namun saat melerai kaos saksi Ricky Dharma Wangsa ditarik ke belakang, selanjutnya saksi Rocky Dharma dipukuli dan ditendang mengenai bagian kepala samping dan belakang, telinga sebelah kanan dan pipi atas kanan secara bersama-sama oleh para terdakwa hingga saksi Ricky Dharma terjatuh dan tidak sadarkan diri.

    Bahwa akibat perbuatan para terdakwa, korban Ricky Dharma mengalami luka pada pipi kanan atas, telinga kanan dan kepala bagian samping dan belakang. [uci/kun]

  • Sosok Briptu Rocky Mahendra, Anak “Ratu Narkoba” Yang Dipecat Dari Polri

    Sosok Briptu Rocky Mahendra, Anak “Ratu Narkoba” Yang Dipecat Dari Polri

    TRIBUNJATENG.COM, PEKANBARU – Sosok Briptu Rocky Mahendra, anak “Ratu Narkoba” yang dipecat dari anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

    Briptu Rocky Mahendra merupakan anak dari Nurhasanah alias Mak Gadi (66), seorang pengedar narkoba kelas kakap di Inhu.

    Ibu anggota polisi itu sudah dua kali ditangkap Satresnarkoba Polres Inhu pada 2020 dan 2024.

    Kasubsi Penmas Polres Inhu Aiptu Misran mengatakan, upacara pemecatan Briptu Rocky Mahendra dipimpin Kapolres Inhu, AKBP Fahrian Saleh pada Minggu (1/12/2024).

    “Benar, yang bersangkutan di PTDH karena desersi atau meninggalkan tugas tanpa izin lebih dari 30 hari secara berturut-turut,” ujar Misran kepada Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Selasa (3/12/2024).

    Polisi berusia 28 tahun ini, sebut dia, merupakan anggota Samapta Polres Inhu. 

    Misran juga membenarkan Briptu Rocky Mahendra adalah anak Mak Gadi “ratu narkoba”.

    Dalam menjalankan bisnis haram itu, Mak Gadi melibatkan anak dan menantunya.

    Mak Gadi pernah ditangkap Satresnarkoba Polres Inhu pada Juli 2020.

    Ia dibekuk bersama keluarga yang terlibat peredaran narkoba.

    Dua di antaranya adalah anak Mak Gadi, NS (41) dan NR (39), serta tiga menantunya, DV (30), CC (28), dan DD (41).

    Setelah diseret ke meja hijau, Mak Gadi divonis bebas oleh Pengadilan Negeri Rengat, Inhu.

    Pengadilan menyatakan Mak Gadi tidak terbukti bersalah.

    Pada Februari 2024, Polres Inhu kembali menangkap Mak Gadi.

    Mak Gadi ditangkap setelah polisi mengamankan seorang wanita pengedar sabu, bernama Megawati (32), yang merupakan pembantu di rumah Mak Gadi.

    Dari tangan gembong narkoba ini, petugas menyita barang bukti 93 paket sabu siap edar, dengan berat 368,27 gram.

    Dia divonis 17 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar oleh Pengadilan Negeri Rengat pada September 2024.

    Mak Gadi mengajukan kasasi dan hukumannya dikurangi menjadi 14 tahun penjara.

    Kronologi Penangkapan Mak Gadi

    Kepolisian Resor Indragiri Hulu, Riau, kembali menangkap seorang perempuan pengedar narkoba bernama Nurhasana alias Mak Gadi (65).

    Wanita tersebut pernah ditangkap tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Indragiri Hulu pada tahun 2020 lalu.

    Namun, ia malah mendapat vonis bebas murni dari Hakim Pengadilan Negeri Rengat.

    Wanita yang dikenal dengan julukan “ratu narkoba” ini dibebaskan dengan alasan tidak terbukti bersalah.

    Setelah lolos dari hukuman, kini Mak Gadi kembali ditangkap polisi.

    Kepala Polres Indragiri Hulu AKBP Dody Wirawijaya mengatakan, penangkapan Mak Gadi dilakukan menyusul pengembangan dari kasus peredaran narkoba.

    Pada Rabu (28/2/2024) sekitar 17.40 WIB, polisi menangkap seorang wanita pengedar narkoba bernama Megawati (32), di Kelurahan Sekip, Kecamatan Rengat.

    Dari tangan Megawati, petugas menyita barang bukti berupa empat paket sabu seberat 0,78 gram.

    “Dari pengakuan tersangka Megawati, ia mendapat sabu langsung dari tersangka Mak Gadi.” 

    “Tersangka Megawati ini merupakan pembantu rumah tangga (PRT) di rumah Mak Gadi,” ungkap Dody, Jumat (1/3/2024).

    Berdasarkan keterangan Megawati, petugas lalu menangkap Mak Gadi sekitar satu jam kemudian. 

    Mak Gadi ditangkap di rumahnya, dan dari hasil penggeledahan, petugas mendapati barang bukti narkotika sebanyak 93 paket sabu.

    “Barang bukti sabu yang diamankan dari Mak Gadi, ada yang paket besar, sedang, dan kecil, dengan berat kotor 368,27 gram,” sebut Dody.

     Barang haram itu, disembunyikan pelaku di celah-celah bak mandi terbuat dari plastik.

    Selain sabu, kata Dody, petugas juga menyita sejumlah barang bukti non narkotika.

    Di antaranya, lima buah timbangan digital, puluhan plastik pembungkus sabu, tiga unit handphone, dua dompet dan uang tunai Rp 19,9 juta.

    “Kedua tersangka dan barang bukti dibawa ke Polres untuk diproses hukum,” kata Dody yang juga didampingi Wakapolres Indragiri Hulu, Kompol Teddy Ardian. 

    Mereka dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 juncto Pasal 112 ayat 2 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

    Ancaman hukuman paling singkat lima tahun penjara dan paling lama 20 tahun penjara.

    Mak Gadi merupakan gembong narkoba. 

    Ia disebut sebagai “ratu narkoba”, karena ia sekeluarga mengedarkan barang haram itu.

    Penangkapan dilakukan pada 16 Juli 2020 silam.

    Saat itu, petugas mengamankan tujuh orang tersangka, di Desa Kuantan Babu, Kecamatan Rengat.

    Enam di antaranya satu keluarga. (*)

     

  • Rocky Gerung: Goodie Bag Wapres Gibran, Pencitraan yang Konyol

    Rocky Gerung: Goodie Bag Wapres Gibran, Pencitraan yang Konyol

    “Tugas Gibran memantau pembangunan, (bagi-bagi sembako) itu tugas RT. Justru dalam keadaan banjir itu tangan kanan tidak boleh tahu kegiatan tangan kiri. Nah ini dua-dua tangan ditaro di situ, bahkan ditaro nama pemilik tangan itu,” sebutnya.

    Ia juga mengkritik penggunaan fasilitas negara untuk mendukung kegiatan yang dianggap bersifat pribadi, seperti pengambilan gambar untuk kepentingan media sosial.

    “Wapres dibekali fasilitas kekuasaan, mulai dari Paspampres, perlindungan kesehatan, macam-macam. Tetapi, Wapres ini kelihatannya membawa sendiri peralatan privat dia, kamera, tim medsosnya, segala macam yang juga pasti akan dibiayai negara kan,” jelasnya.

    Tidak berhenti di situ, Gerung bilang bahwa ketika sedang melakukan kunjungan, anak sulung Jokowi itu kemungkinan akan dikawal minimal sepuluh Paspampres.

    “Mobil Wapres kalau jalan mungkin sepuluh minimal, mungkin Paspampresnya ditambah, karena juga mesti melindungi tim yang mungkin bawahan dari bapaknya,” kuncinya.

    Sebelumnya diketahui, unggahan mengenai sembako bertuliskan “Bantuan Wapres Gibran” mendadak viral di media sosial (Medsos).

    Sembako tersebut diketahui berasal dari Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, dan diberikan kepada warga terdampak banjir di Kampung Melayu, Jakarta Timur.

    Dalam foto yang beredar, bantuan itu dikemas dalam sebuah tas jinjing berwarna biru dengan logo Istana Wakil Presiden. Di bawah logo tersebut, tertulis “Bantuan Wapres Gibran.”

    Aksi Gibran membagikan sembako ini terjadi pada Kamis (28/11/2024) ketika ia langsung terjun ke lokasi banjir di wilayah Jatinegara.

  • Bagikan Sembako di Jaktim, Gibran Dicibir Pedas, Disebut ‘Konyol’ dan Malah Lakukan Tugas Ketua RT

    Bagikan Sembako di Jaktim, Gibran Dicibir Pedas, Disebut ‘Konyol’ dan Malah Lakukan Tugas Ketua RT

    GELORA.CO  – Pengamat politik Rocky Gerung menyindir aksi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka blusukan sembari membagikan bingkisan bantuan untuk korban banjir di Jatinegara, Kampung Melayu, Jakarta Timur, Kamis, (28/11/2024).

    Rocky menilai pemberian bantuan itu bukanlah tugas Gibran sebagai seorang wapres. Bahkan, dia menganggap tindakan Gibran itu konyol.

    Kata mantan dosen Universitas Indonesia itu, Gibran tak perlu datang ke lokasi pengungsian guna memberikan bantuan sembako. Pasalnya, membagikan sembako adalah tugas aparat setempat.

    Rocky menyebut Gibran sebagai orang nomor dua di Indonesia seharusnya menangani urusan makro.

    “Tugas Gibran bukan di situ, tugas Gibran memantau pembangunan, memantau desain pelaksanaan, desain dari plan kabinet kan itu tugas wakil presiden, bukan membagi-bagikan itu. Itu kan tugas ketua RT,” kata Rocky dalam videonya yang ditayangkan di YouTube Rocky Gerung Official pada Jumat (29/11/2024). 

    Menurut Rocky, aksi Gibran itu merupakan bentuk cawe-cawe dan pencitraan politik.

    “Bagian-bagian ini kita lihat cawe-cawe. Mulai lagi oleh sang anak mengikuti tradisi atau kelakuan bapaknya,” katanya.

    Gibran turut disorot karena adanya tas sembako bertuliskan “Bantuan Wapres Gibran”.

    “Jadi tanda tanya politik bila beredar goodie bag yang dibagi-bagikan ke pengungsi dan mereka yang kena bencana banjir. Terutama yang ada tulisan sumbangan atau bantuan dari Wapres Gibran. Kan itu konyol,” kata Rocky.

    “Itu sumbangan dari pajak rakyat melalui negara untuk mereka yang kena musibah. Itu bukan sumbangan dari wapres yang namanya Gibran.”

    Rentan dipolitisasi

    Pengamat komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, juga menyoroti tas bertuliskan “Bantuan Wapres Gibran”.

    Jamiluddin menyebut tulisan tersebut sangat tak layak ditampilkan jika anggaran sembako itu bersumber dari APBN.

    “Kalau sembako itu didanai dari APBN, maka idealnya disebut Bantuan Pemerintah atau Bantuan Negara. Dengan begitu, bantuan itu tidak di persepsi orang sebagai bantuan pribadi,” kata Jamiluddin, Minggu, (1/12/2024), dikutip dari Tribun Jakarta.

    Dia mengatakan jika sembako itu diberikan sebagai bantuan pemerintah atau bantuan negara, pembagian itu lebih baik itu dilakukan oleh Kementerian Sosial.

    Dengan demikian, wapres akan menempatkan Kementerian Sosial sesuai fungsi dan tugasnya secara proporsional.

    “Sebab hal itu memang bagian tugas dari kementerian tersebut,” ujar Jamiluddin.

    Menurut dia, hal itu akan menjauhkan penafsiran di tengah masyarakat, bantuan itu terkait politik.

    “Orang juga tidak menafsirkan pemberian bantuan itu sebagai persiapan Pilpres 2029,” kata dia.

    Jamiluddin mengimbau Gibran tak lagi membagikan sembako yang dananya berasal dari APBN.

    Dia menilai tak elok jika tugas Gibran sebagai wapres hanya membagikan sembako dan kegiatan seremonial.

    “Hal itu tentu dapat mendegradasi derajat seorang wapres. Wapres harus dikembalikan sesuai fungsi dan tugasnya sebagaimana diatur dalam perundang-undangan.”

    Cak Imin mengaku tak tahu

    Menteri Koordinator bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, buka suara mengenai tas sembako bertuliskan “Bantuan Wapres Gibran”.

    “Saya tidak tahu ya, saya belum tahu,” kata Cak Imin di Hotel Sultan, Senayan Jakarta Pusat, Sabtu (31/11/2024) malam, dikutip dari Tribun Depok.

    Kemudian, Cak Imin yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengatakan bantuan seperti dalam bentuk goodie bag seperi itu harus juga dilihat dari sumber anggaran. 

    “Biasanya kan bantuan itu sesuai anggaran, bantuan dari kementerian, bantuan dari wapres, bantuan dari presiden. Itu mungkin karena faktor sumber anggaran,” kata Cak Imin

  • Diskon Mobil LCGC di Akhir 2024, Tembus Rp 15 Jutaan

    Diskon Mobil LCGC di Akhir 2024, Tembus Rp 15 Jutaan

    Jakarta

    Beragam promo potongan harga alias diskon bisa ditemui di arena Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2024. Mobil jenis Low Cost Green Car (LCGC) contohnya, ditawarkan dengan diskon hingga belasan juta rupiah.

    “Kisaran diskon mobil Daihatsu selama GJAW 2024 itu mulai Rp 10 jutaan sampai Rp 15 jutaan,” ungkap tenaga penjual Daihatsu, Gabriel, di booth Daihatsu GJAW 2024, di ICE-BSD City, Tangerang, Kamis (28/11/2024).

    Mobil LCGC di GJAW 2024 Foto: Luthfi Anshori/detikOto

    “Khusus mobil-mobil LCGC (seperti Ayla dan Sigra) itu diskonnya Rp 10 juta. Sementara diskon Rp 15 juta berlaku buat model-model seperti Xenia, Rocky, dan Terios,” jelas Gabriel lagi.

    Promo serupa juga ditawarkan oleh brand Toyota. Toyota turut memasarkan model LCGC Agya dan Calya selama gelaran GJAW 2024. “Buat model Calya diskonnya Rp 8 juta, sementara Agya diskonnya Rp 15 juta,” bilang tenaga penjual Toyota, Dana, kepada detikOto.

    Tak hanya mobil-mobil LCGC besutan Daihatsu dan Toyota, mobil LCGC buatan Honda juga mendapatkan promosi potongan harga. “Kayak Brio Satya, itu diskonnya bisa Rp 5 jutaan,” ujar tenaga penjual Honda yang tidak ingin disebutkan namanya.

    Mobil LCGC di GJAW 2024 Foto: Luthfi Anshori/detikOto

    Selain diskon, pengunjung yang membeli mobil baru di GJAW 2024 juga berkesempatan mendapat hadiah dengan mengikuti lucky dip alias undian berhadiah. Masing-masing merek sudah menyiapkan hadiah terbaik buat para calon konsumennya.

    Bagi yang tertarik mencari mobil LCGC baru di GJAW 2024, masih ada waktu hingga akhir pekan ini. Harga tiket GJAW 2024 online buat weekdays Rp 40.000 dan harga tiket weekends Rp 70.000. Tiket on the spot juga tersedia selama acara berlangsung dengan harga tiket weekdays Rp 50.000 dan harga tiket weekends Rp 80.000.

    (lua/din)

  • Sangar! Nenek Ini Pecahkan Rekor Dunia Lakukan 1,500 Push Up dalam Waktu 1 Jam

    Sangar! Nenek Ini Pecahkan Rekor Dunia Lakukan 1,500 Push Up dalam Waktu 1 Jam

    Jakarta: Seorang nenek dengan 12 cucu, baru saja memecahkan rekor dunia. Nenek tersebut berhasil melakukan push up lebih dari 1,500 kali

    DonnaJean Wilde, 59, resmi memecahkan rekor dunia wanita yang berhasil melakukan 
    1,575 push-up dalam waktu satu jam. Rekor ini pun tercatat di Guinness World Records.

    Rekor ini menjadi yang kedua bagi DonnaJean. Sebelumnya nenek yang berasal dari Alberta, Kanada ini memecahkan rekor plank terlama untuk wanita dengan waktu 4 jam, 30 menit dan 11 detik.

    DonnaJean mengaku keberhasilannya memecahkan rekor kedua ini tidak lepas dari latihan intensif untuk meraih rekor pertamanya. Menurutnya latihan tersebut membantunya meraih rekor kedua.

    Setiap hari ia harus melakukan 500 kali push up persiapan untuk planking. Ia menghabiskan waktu berjam-jam berolahraga di rumah keluarganya yang indah di Beazer, Alberta di kaki Pegunungan Rocky.

    “Saya harus menahan tangis dan emosi bahagia serta terus maju,” kata DonnaJean dikutip dari laman resmi Guinness World Records, Kamis, 28 November 2024.

    Tidak hanya latihan dukungan langsung dari 11 cucunya juga membuatnya semakin bersemangat untuk memecahkan rekor tersebut. Para cucunya yang ikut hadir menyemangatinya terus menerus selama sesi pemecahan rekor.

    Push up yang harus dilakukan adalah sesuai standar, di mana mengharuskan siku ditekuk 90 derajat dengan lengan diluruskan sepenuhnya saat push up. Pemecahan rekor ini dihitung dan juga disaksikan oleh saksi mata independen.

    Baca juga: 

    Ia memulai dengan baik dan mampu melakukan 620 push up dalam 20 menit pertama. Ia kemudian bergantian antara 20 dan lima push up per repetisi selama 15 menit berikutnya, akhirnya melampaui rekor sebelumnya dan menyelesaikan rata-rata sekitar 10 push up per repetisi hingga waktu habis.

    Bahkan saat sempat merasakan bahunya terkilir dan kembali ke posisi semula menjelang akhir waktu, ia terus berusaha untuk mencapai jumlah push up yang luar biasa. Dan ia pun berhasil memecahkan rekor dunia sekaligus menjadi rekor keduanya.

    “Saya percaya bahwa jika kita tetap aktif dan memiliki tujuan kesehatan dan kebugaran, kita dapat menua dengan anggun dan kuat,” kata DonnaJean.
     

    Jakarta: Seorang nenek dengan 12 cucu, baru saja memecahkan rekor dunia. Nenek tersebut berhasil melakukan push up lebih dari 1,500 kali
     
    DonnaJean Wilde, 59, resmi memecahkan rekor dunia wanita yang berhasil melakukan 
    1,575 push-up dalam waktu satu jam. Rekor ini pun tercatat di Guinness World Records.
     
    Rekor ini menjadi yang kedua bagi DonnaJean. Sebelumnya nenek yang berasal dari Alberta, Kanada ini memecahkan rekor plank terlama untuk wanita dengan waktu 4 jam, 30 menit dan 11 detik.
    DonnaJean mengaku keberhasilannya memecahkan rekor kedua ini tidak lepas dari latihan intensif untuk meraih rekor pertamanya. Menurutnya latihan tersebut membantunya meraih rekor kedua.
     
    Setiap hari ia harus melakukan 500 kali push up persiapan untuk planking. Ia menghabiskan waktu berjam-jam berolahraga di rumah keluarganya yang indah di Beazer, Alberta di kaki Pegunungan Rocky.
     
    “Saya harus menahan tangis dan emosi bahagia serta terus maju,” kata DonnaJean dikutip dari laman resmi Guinness World Records, Kamis, 28 November 2024.
     
    Tidak hanya latihan dukungan langsung dari 11 cucunya juga membuatnya semakin bersemangat untuk memecahkan rekor tersebut. Para cucunya yang ikut hadir menyemangatinya terus menerus selama sesi pemecahan rekor.
     
    Push up yang harus dilakukan adalah sesuai standar, di mana mengharuskan siku ditekuk 90 derajat dengan lengan diluruskan sepenuhnya saat push up. Pemecahan rekor ini dihitung dan juga disaksikan oleh saksi mata independen.
     
    Baca juga: 
     
    Ia memulai dengan baik dan mampu melakukan 620 push up dalam 20 menit pertama. Ia kemudian bergantian antara 20 dan lima push up per repetisi selama 15 menit berikutnya, akhirnya melampaui rekor sebelumnya dan menyelesaikan rata-rata sekitar 10 push up per repetisi hingga waktu habis.
     
    Bahkan saat sempat merasakan bahunya terkilir dan kembali ke posisi semula menjelang akhir waktu, ia terus berusaha untuk mencapai jumlah push up yang luar biasa. Dan ia pun berhasil memecahkan rekor dunia sekaligus menjadi rekor keduanya.
     
    “Saya percaya bahwa jika kita tetap aktif dan memiliki tujuan kesehatan dan kebugaran, kita dapat menua dengan anggun dan kuat,” kata DonnaJean.
     
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (RUL)