Tag: Rocky Gerung

  • Fahri Hamzah Rangkap Jabatan, Rocky Gerung: Promo di Kabinet Prabowo

    Fahri Hamzah Rangkap Jabatan, Rocky Gerung: Promo di Kabinet Prabowo

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pengamat politik, Rocky Gerung, menanggapi isu rangkap jabatan Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Fahri Hamzah.

    Melalui akun threads pribadi miliknya, @rocky_gerung__, ia menuliskan bahwa kabinet di bawah pemerintahan Prabowo terang-terangan menghadirkan promo.

    “Promo di Kabinet Prabowo Jabat Wamen Gratis Komisaris,” demikian keterangan Rocky Gerung, dikutip Minggu (6/4/2025).

    Selain tulisan yang memiliki pesan tersirat, Rocky juga melampirkan potongan video dari presenter Metro TV yang blak-blakan menguak fakta terkait rangkap jabatan yang tengah disandang oleh Fahri Hamzah.

    Isi dari video tersebut kembali menarik kehidupan Fahri Hamzah, yang dulunya berada di pihak oposisi dan selalu mengampanyekan setop rangkap jabatan malah memilih menjadi praktisi rangkap jabatan.

    Presenter Metro TV juga menyinggung Erick Thohir yang tampak saling mendukung dengan Fahri perihal rangkap jabatan, mereka disebut satu visi dalam hal tersebut.

    Tidak berhenti di situ, unggahan berikutnya dari Rocky Gerung, yakni melampirkan gambar baju kaos yang bertuliskan “Keadilan sosial bagi rakyat yang mana?”.

    Warganet kemudian beramai-ramai memberikan komentar pada threads milik Rocky Gerung. Banyak yang tidak setuju dengan keputusan pemerintah yang makin kesini makin ramai rangkap jabatan.

    “Ku teringat masa demo mahasiswa bareng bang @fahrihamzah. Mengkritisi kebijakan pemerintah Masa lalu. Masa itu kini hanya nostalgia saja,” tulis akun @kuskushendrahe.

    “Saking sedikitnya orang yang ‘pintar menjilat’ dari 300 juta rakyat akhirnya cuma orang-orang itu saja yang diberi jabatan🤭🤣,” komentar warganet.

  • Rocky Gerung Analisa Senyum Megawati dengan Didit Putra Prabowo dalam Selfie, Kaitkan dengan Politik

    Rocky Gerung Analisa Senyum Megawati dengan Didit Putra Prabowo dalam Selfie, Kaitkan dengan Politik

    TRIBUNJAKARTA.COM – Pengamat Politik Rocky Gerung menyoroti kunjungan putra Presiden Prabowo Subianto, Didit Hediprasetyo, ke kediaman Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri pada momen Idulfitri 1446 Hijriah.

    Setelah satu jam di kediaman Megawati yang berlokasi di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (31/3/2025), ia mengunggah foto di Instagramnya (@ragowo.hediprasetyo).

    Didit berfoto selfie bersama Megawati, Keduanya tampak tersenyum, terlebih Megawati yang sampai menampakkan gigi.

    Rocky menganalisa senyum antara putri Presiden Soekarno dengan putra Presiden Prabbowo itu.

    “Anak Pak Prabowo, Didit, itu datang ke tempat Ibu Mega, lalu selfienya bagus sekali itu, senyumnya sangat natural,” kata Rocky di program FNN, channel Youtubenya, Rocky Gerung Official, tayang Selasa (1/4/2025).

    Menurut Rocky, senyum lepas Megawati dan Didit menyiratkan keakraban politik.

    “Itu penanda bahwa sesuatu yang bisa diselesaikan di dalam satu momen semacam Idulfitri harusnya berimbas di dalam momen yang lain yaitu momen bukan rekonsiliasi tapi momen keakraban politik,” kata Rocky.

    Selain soal politik, Rocky juga melihat senyum keduanya dalam selfie lebaran itu jujur tak dibuat-buat.

    “Artinya ada kejujuran di dalam foto itu tuh, sementara mungkin orang menunggu foto-foto dari Solo,” ujarnya.

    Kedatangan Didit ke kediaman Megawati juga mengingatkan hubungan baik Megawati dengan Prabowo.

    Seperti diketahui, Megawati yang merupakan Presiden ke-5 RI, pernah berpasangan dengan Prabowo pada Pilpres 2009.

    “Mas Didit menemui Ibu Mega dan mengingatkan kembali persahabatan antara Ibu Mega dan Pak Prabowo. Jadi ini, Didit jadi messenger of good news gitu, kira-kira pembawa berita baik itu,” kata Rocky.

    Pertemuan Prabowo-Megawati

    Setelah silaturahmi Didit, wacana pertemuan Megawati dengan Prabowo kembali menyeruak.

    Seperti diketahui, wacana pertemuan dua tokoh nasional itu sudah ramai sejak pembentukan kabinet pemerintahan Prabowo pada akhir 2024 lalu.

    Namun, pertemuan itu tak kunjung terhelat.

    Kini, Puan Maharani, Ketua DPR RI yang juga Ketua DPP PDIP dan putri Megawati, mengatakan, pertemuan ibunya dengan Prabowo akan terjadi tak lama lagi.

    “Secepatnya,” ujar Puan usai menghadiri open house Ketua MPR Ahmad Muzani, Kompleks Widya Chandra, Jakarta, Rabu (2/4/2025) dikutip dari YouTube KompasTV. 

    Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPR RI yang juga Wakil Ketua Umum Gerindra, mengklaim hal yang sama. 

    Namun, Dasco enggan mengungkapkan secara pasti kapan pertemuan itu akan terjadi. 

    Dasco mengatakan, mereka sudah sepakat pertemuan itu akan terjadi secepatnya.

    “Nah itu sama-sama, sepakat, itu secepatnya. Secepatnya itu kapan, ayo kita tunggu saja,” kata Dasco.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Aksi Tiga Maling di Koja Beraksi Pas Hari Lebaran, Bukannya Silaturahmi Malah Nyolong Motor Warga

    Aksi Tiga Maling di Koja Beraksi Pas Hari Lebaran, Bukannya Silaturahmi Malah Nyolong Motor Warga

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

    TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA – Pencurian sepeda motor terjadi di wilayah Koja, Jakarta Utara, bertepatan dengan momen Hari Raya Lebaran, Senin (31/3/2025) lalu.

    Bahkan, di hari itu, ada dua kali kejadian curanmor yang terekam CCTV.

    Peristiwa pertama terjadi di Jalan Masjid An Anfal, RT 09 RW 05 Kelurahan Tugu Selatan, Koja, Jakarta Utara.

    Dalam peristiwa itu, tiga pelaku terekam CCTV menggasak motor seorang penghuni kontrakan di lokasi.

    Ketiga pelaku datang dengan berboncengan menggunakan dua sepeda motor.

    Kemudian, sesampainya di lokasi, salah satu pelaku turun dari motor dan segera mendekati motor incarannya.

    Dalam hitungan menit, ketiga pelaku berhasil menggasak motor Honda Scoopy milik penghuni kontrakan.

    KLIK SELENGKAPNYA: Rocky Gerung Menyoroti Open House Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-7 RI Jokowi. Ia Mengungkit Geng Terkait Kehadiran Pejabat.

    Warga di lokasi pertama, Angga mengatakan, peristiwa pencurian motor itu terjadi pada Senin petang.

    Menurutnya, tak banyak warga yang berada di luar rumah karena mereka sedang beristirahat setelah seharian keliling ke rumah saudara dan berziarah.

    “Pemilik motor itu jam 3 sore baru sampe abis keliling dan ziarah, mungkin dia capek istirahat, kejadian sekitar jam 15.40 WIB,” kata Angga saat ditemui di lokasi, Rabu (2/4/2025).

    “Masuklah itu dua motor dengan tiga orang, masuk sampe ujung gang, dia ngecek sekitar, ngelihat ke beberapa rumah, akhirnya ngincer motor korbannya ini, yang di luar,” sambungnya.

    Ketiga pelaku langsung berbagi peran.

    Dua di antaranya mengawasi situasi, sementara seorang lainnya bertindak sebagai eksekutor.

    Mereka dengan cepat berhasil menggasak motor korban dan meninggalkan lokasi kejadian tanpa sempat dipergoki.

    “Warga nggak ada yang mendengar, mungkin karena situasinya lebaran ya, kita kirain tamu warga sini aja gitu,” ucap Angga.

    Peristiwa kedua terjadi di hari yang sama, sekitar 6 jam setelah pencurian di Tugu Selatan.

    Diduga, para pelaku yang sama mendatangi parkiran ruko yang dijadikan toko kosmetik di Jalan Kramat Jaya, Koja, Jakarta Utara pada Senin malam sekitar pukul 21.50 WIB.

    “Pada saat itu si maling ini bolak balik melihat kiri dan kanan pada waktu malam. Terus dia balik lagi, setelah itu kondisinya sepi, sudah malam. Terjadinya pada malam hari,” kata Muhammad Hermansyah, warga di lokasi kedua.

    Hermansyah menceritakan, para pelaku sempat mengawasi situasi sebelum akhirnya mendekati motor yang terparkir di depan ruko.

    Tak butuh waktu lama untuk para pelaku akhirnya menggasak motor milik pelanggan ruko dan membawanya kabur.

    “Motor yang diambil motor customer. Pelakunya ada dua orang, yang satu menggambar situasi, yang satunya lagi membawa motor tersebut,” ucap Hermansyah.

    Hermansyah menduga pelaku yang beraksi di depan ruko itu sama dengan pelaku yang beraksi di Tugu Selatan.

    Hal ini pun juga dibicarakan oleh warga setempat yang meyakini para pelaku di dua lokasi itu sama.

    “Kejadian pas momen Lebaran pas malam hari, hari Senin. Pada malam itu beraksi dua kali. Kramat Jaya dan di Tugu Selatan. Beraksinya pakai motor yang sama katanya,” ucap Hermansyah.

    Kasus ini pun sudah dilaporkan ke Mapolsek Koja, Jakarta Utara dan sedang dalam penyelidikan pihak kepolisian.

    (TribunJakarta)

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel https://whatsapp.com/channel/0029VaS7FULG8l5BWvKXDa0f.

    Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Prabowo dan Jokowi Gelar Open House Lebaran 2025, Rocky Gerung Singgung Geng: Blocking Suasana

    Prabowo dan Jokowi Gelar Open House Lebaran 2025, Rocky Gerung Singgung Geng: Blocking Suasana

    TRIBUNJAKARTA.COM – Pengamat politik Rocky Gerung menyoroti Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi yang menggelar open house Lebaran 2025.

    Presiden Prabowo Subianto menggelar open house atau ‘Gelar Griya’ di Istana Kepresidenan Jakarta.

    Sedangkan, Jokowi menggela open house di kediamannya Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah (Jateng), pada Senin (31/3/2025).

    “Ini adalah blocking sebetulnya aja, blocking suasana sebetulnya artinya blocking artinya orang mulai melihat ini geng mana yang datang ke Prabowo, geng mana yang datang ke Jokowi,” kata Rocky Gerung dikutip TribunJakarta.com dari akun Youtube Rocky Gerung Official, Senin (2/4/2025).

    Menurut Rocky, hal tersebut merupakan sinyal politik.

    Ia mencontohkan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono serta mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla yang menghadiri open house di Istana Kepresidenan.

    Rocky lalu menyoroti sikap Presiden Prabowo Subianto yang berinisiatif mendatangi serta menyalami SBY saat berada di Istana Kepresidenan.

    “Bukan menunggu disalami tapi dia datang menyalami Pak SBY termasuk Mas Agus Harimurti tentu karena berdampingan dengan Pak Pak SBY,” ujarnya.

    Hal yang sama ditujukkan Prabowo saat bertemu Jusuf Kalla.

    Rocky melihat sikap yang ditunjukkan Prabowo merupakan bentuk kesopanan atau sebagai penanda penghormatan kepada yang lebih senior.

    “Membaca politik selalu harus juga didasarkan pada kemampuan kita untuk melihat apa yang sebetulnya halus sekali tetapi punya efek yang kuat nanti di dalam upaya untuk membangun negeri ini,” ujarnya.

    KLIK SELENGKAPNYA:Rocky Gerung mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H Kepada Presiden Prabowo dan Jokowi.  Ia Mengaku Hampir Tak Ada Jeda Beri Kritikan.

    Deretan Pejabat

    Diberitakan, deretan tokoh dan pejabat yang sowan ke kediaman Joko Widodo (Jokowi) di momen Idulfitri 1446 H.

    Mulai dari putra Prabowo sampai Gubernur Jawa Tengah (Jateng) datang ke rumah Presiden ke-7 RI itu di Sumber, Solo.

  • Didit Prabowo Jadi Messenger Prabowo-Megawati, Rocky Gerung Ungkit Open House Jokowi 

    Didit Prabowo Jadi Messenger Prabowo-Megawati, Rocky Gerung Ungkit Open House Jokowi 

    TRIBUNJAKARTA.COM – Pengamat politik Rocky Gerung melihat peran putra Presiden Prabowo Subianto, Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo atau Didit Hediprasetyo saat Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.

    Rocky Gerung menilai aksi Didit Prabwowo sebagai messenger of good news atau pembawa pesan berita baik.

    Ia menuturkan sinyal politik tetap muncul dalam momen kerohanian saat Presiden Prabowo Subianto menggelar open house di Istana Kepresidenan.

    “Pasti akan e muncul sebagai isu ketika masyarakat membaca bahwa di belakang pertemuan-pertemuan elit selalu ada transaksi. Nah momen Idul Fitri juga sebetulnya adalah pertemuan elit, tentu kita ingin ada semacam kenikmatan batiniah ketika orang saling memaafkan Lalu ada kunjungan ke istana tradisi yang bagus rakyat datang tapi elit juga datang ke open house Presiden Prabowo,” kata Rocky Gerung dikutip TribunJakarta.com dari akun Youtube Rocky Gerung Official, Rabu (2/4/2025).

    Rocky menuturkan Presiden Prabowo berupaya memperlihatkan hubungannya dengan Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputi.

    Dimana, kata Rocky, selama ini seolah-olah hubungan keduanya terdapat keretakan akibat peristiwa politik.

    Kemudian, lanjut Rocky, Didit mendatangi kediaman Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta pada Senin (31/3/2025), atau Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.

    “Selfienya bagus sekali itu, senyumnya sangat natural itu penanda bahwa sesuatu yang bisa diselesaikan di dalam satu momen semacam Idul Fitri,” kata Rocky.

    Menurut Rocky, seharusnya kedatangan Didit Prabowo ke rumah Megawati berimbas kepada momen keakrabakan politik yang bakal ditindaklanjuti.

    “Bahwa open house ini menunjukkan satu niat yang baik antara mereka yang bersekutu secara politik tapi kemudian retak sedikit karena ada pihak ketiga atau yang retak karena pihak ketiga tapi tetap bersekutu secara persaudaraan,” imbuhnya.

    Tak hanya itu, Rocky Gerung juga mengungkit open house yang digelar Presiden ke-7 RI Jokowi di kediamannya Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah (Jateng), pada Senin (31/3/2025).

    “Pusat analisis adalah kehadiran tokoh-tokoh yang datang ke open house presiden tuh. Sementara Pak Jokowi sebagai mantan presiden tentu juga disorot Siapa yang berkunjung di hari Lebaran ini,” imbuhnya.

    Rocky pun menyoroti posisi foto Megawati dengan Didit yang begitu semringah. Masyarakat, kata Rocky, juga bakal menunggu foto-foto Didi Prabowo saat bertemu Jokowi.

    “Siapa yang berkunjung ke Pak Jokowi yang belum bisa ditafsirkan. Tapi sekali lagi satu semangat baru satu keinginan untuk memfasilitasi politik melalui momen kebudayaan semacam ini itu baik karena politik itu menyangkut seluruh aspek yang bisa dimanfaatkan dimanfaatkan artinya dipergunakan untuk membangun relasi,” ungkapnya. 

    Silaturahmi Didit Prabowo

    Dibetitakan, putra presiden Prabowo Subianto Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo, atau Didit Prabowo membagikan momen hari raya Idul Fitri 1446 H bersama Presiden RI terdahulu pada Senin (31/3).

    Pada hari Lebaran pertama, Didit bertemu SBY dalam acara open house ‘Gelar Griya’ di Istana Kepresidenan Jakarta.

    Didit sempat mengajak selfie SBY dalam acara itu. Terlihat SBY menggunakan batik biru sedangkan Didit menggunakan koko cream disertai peci.

    Setelah dari acara di Istana, Didit melanjutkan safari menemui Megawati di Teuku Umar, Jakarta Pusat. Didit menggunakan pakaian koko berwarna hijau.

    Didit membagikan momen pertemuan dengan Megawati Soekarnoputri.

    Terlihat ia sempat selfie bersama Mega dan melakukan foto bersama dengan Puan dan putrinya Pinka Haprani.

    Safari halal bihalal Didit masih berlanjut usai menemui Megawati. Ia terbang ke Solo untuk bertemu Jokowi. Didit datang seorang diri dan hanya ditemani ajudan serta pengawal.

    Selama bertamu, ia hanya 30 menit saja berbincang dengan Jokowi. Didit pun tak berkenan membagikan obrolannya dengan Jokowi, ia memilih tersenyum saja saat mendapat banyak pertanyaan.

    Ia mengaku hanya mengucapkan selamat Lebaran. “Selamat Idul Fitri. Selamat Idul Fitri mohon maaf lahir batin,” ujar Didit.

    Didit juga membagikan momen ketika bertemu Jokowi. Ia sempat berfoto selfie dengan Jokowi bersama Iriana.

    Respon PDIP 

    Juru Bicara PDI Perjuangan (PDIP), Mohamad Guntur Romli menilai kunjungan Didit Hediprasetyo Djojohadikusumo ke rumah Megawati Soekarnoputri, sangat tulus.

    Menurut Romli, hubungan baik antara keluarga Prabowo dengan Megawati sudah berlangsung sejak lama.

    “Silaturahim Lebaran, hubungan baik Mas Didit dan Pak Prabowo dengan keluarga Ibu Megawati Soekarnoputri sejak lama,” kata Romli saat dihubungi Tribunnews.com, Selasa (1/4/2025).

    Dia menuturkan bahwa antara keluarga Megawati dengan Prabowo sejatinya kemarin sering berkunjung.

    “Sering berkunjung, sudah rutin sebelum Pak Prabowo jadi presiden. Kami melihatnya kunjungan yang alamiah, tulus dan tanpa tendensi politis,” ujar Romli.

    Romli menambahkan, hubungan Megawati dengan Prabowo masih sangat baik meskipun wacana untuk keduanya bertemu tak kunjung terlaksana.

    “Meski belum bertemu, Pak Prabowo dengan Ibu Megawati terus menjalin komunikasi, hubungan yang selalu baik,” ungkapnya. (TribunJakarta.com/Tribunnews.com)

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Rocky Gerung Ucapkan Selamat Idul Fitri untuk Prabowo dan Jokowi: Hampir Tak Ada Jeda Saya Kritik

    Rocky Gerung Ucapkan Selamat Idul Fitri untuk Prabowo dan Jokowi: Hampir Tak Ada Jeda Saya Kritik

    TRIBUNJAKARTA.COM – Pengamat politik Rocky Gerung mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah kepada Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). 

    Hal itu disampaikan Rocky Gerung melalui akun youtube Rocky Gerung Official yang berjudul Rocky Gerung: Mohon Maaf Lahir Batin Pak Prabowo dan Pak Jokowi.

    “Memang Hampir tak ada jeda saya mengkritik pemerintah juga ada editing yang dibuat oleh hHersubeno Arif terhadap pernyataan-pernyataan saya,” kata Rocky Gerung dikutip TribunJakarta.com, Senin (31/3/2025).

    “Dan itu dimaksudkan sebetulnya untuk mengimbangi narasi yang hanya dikuasai secara sepihak,” sambungnya.

    Ia pun menjelaskan alasannya kerap memberikan kritik kepada pemerintah. Hal itu bertujuan untuk menghasilkan Indonesia yang bermutu 

    “Dan itu yang sering kita sebutkan sebagai salam akal sehat,” katanya.

    Rocky mengaku ining memastikan adanya arah yang tepat berdasarkan pada prinsip-prinsip demokrasi, konstitusi dan penegakan hukum.

    “Itu sebabnya Kenapa FNN selalu dianggap mencaci-maki kekuasaan, bukan, mencaci-maki itu sifatnya personal. Kita memberi kritik dan kritik itu memang sering saya tahu terlalu tajam,” imbuhnya.

    Rocky Gerung mengungkapkan kritik yang ia sampaikan menyasar kebijakan atau institusi bukan personal.

    Oleh karena itu, Rocky menuturkan Hari Raya Idul Fitri sebagai momen untuk membersihkan batin supaya ada cahaya yang dapat menuntun kepada masa depan.

    KLIK SELENGKAPNYA: Pertemuan Presiden Prabowo dengan Tiga Mantan Presiden RI Diprediksi Tidak Mungkin Terwujud. Pengamat Ungkit Logika Politik PDIP.

    “Saya ucapkan Selamat Idul Fitri Presiden Prabowo dan keluarga, Pak Jokowi dan keluarga, para kabinet dan semua mereka yang telah berupaya untuk merawat akal sehat,” katanya.

    “Kritik akan terus berlangsung tetapi percayalah bahwa ini adalah hasil persahabatan warga negara kecenderungan-kecenderungan ke arah masa depan harus dimulai dengan memperhatikan jebakan-jebakan masa kini,” sambungnya.

    Diketahui, Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tiba di Masjid Istiqlal, Jakarta, Senin (31/3/2025).

    Mereka mengikuti Salat Id atau Idulfitri 1446 Hijriah bersama ribuan warga serta para menteri, wakil menteri, dan pejabat negara lainnya.

    Presiden Prabowo kemudian menggelar open house atau gelar girya Idulfitri di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin, (31/3/2025). 

    Sedangkan, Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dan sang istri Iriana mengikuti salat Idulfitri 1446 Hijriah atau salat Id di dekat kediamannya yang beralamat di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Senin (31/3/2025) pagi.

    Bukan di Masjid Istiqlal Jakarta seperti yang sebelumnya beredar, Jokowi dan Iriana pilih mengikuti salat Id di gedung serba guna milik keluarganya yakni Graha Saba Buana.

    Lokasi gedung Graha Saba Buana yang terletak di Jalan Letjen Suprapto sendiri berada tak jauh dari kediaman Jokowi, hanya berjarak sekitar 750 meter.

    Mengenakan pakaian serasi dengan sang istri yakni putih tulang, celana hitam dan peci warna hitam, Jokowi beranjak dari kediamannya sekitar pukul 05.58 WIB.

    Meski terhitung dekat, Jokowi dan Iriana memilih menggunakan mobil pribadi untuk menuju lokasi salat Id. (TribunJakarta.com/Tribunnews.com)

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Polda Riau Inisiasi Aksi Tanam Pohon, Melindungi Tuah Menjaga Marwah – Halaman all

    Polda Riau Inisiasi Aksi Tanam Pohon, Melindungi Tuah Menjaga Marwah – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, DUMAI – Ketua Yayasan Tumbuh sekaligus founder dari Tumbuh Institute, Rocky Gerung menghadiri prosesi penanaman pohon yang diinisiasi oleh Polda Riau, Kamis (27/3/2025).

    Penanaman pohon yang digagas langsung oleh Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan ini mengambil tema ‘Melindungi Tuah Menjaga Marwah’.

    Menurut Irjen Herry, menamam pohon bukan sekadar menanam kehidupan, tetapi juga menjaga kelestarian alam, melindungi tuah negeri, dan merawat Marwah budaya.

    “Dengan langkah kecil ini, kita berharap Riau semakin hijau, sejuk, dan lestari,” ujar Irjen Herry sesaat sebelum melakukan aksi tanam bibit pohon di Dumai.

     
    Selain untuk penghijauan, aksi penanaman pohon kali ini juga berangkat dari rapat dengan Kemenkopolkam yang meminta wilayahi Riau untuk mulai siaga dengan pergantian musim dari penghujan ke kemarau.

    Hal ini lantaran saat musim kemarau potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) cukup tinggi di wilayah Riau. 

    Selain merugikan masyarakat dan mengganggu kesehatan karena kabut asap, sering kali Karhutla yang gagal ditangani menjadi problem negara tetangga, khususnya Malaysia dan Singapura yang secara geografis berdekatan dengan Provinsi Riau.

    “Kegiatan ini menyadarkan kita untuk siaga supaya ke depan tidak ada lagi ekspor asap ke negara tetangga sehingga membuat citra negara kita tercoreng di mata internasional,” jelas Kapolda.

    Gubernur Riau Abdul Wahid mengatakan, aksi penanaman bibit pohon hari ini diharapkan juga menjadi momen menghidupkan bibit-bibit yang baru terhadap kecintaan masyarakat terhadap Provinsi Riau. 

    “Memang di Sumatera ini, Riau, Jambi, dan Palembang menjadi wilayah yang rawan dengan bencana Karhutla. KIta tidak mau bencana di tahun-tahun lalu terulang kembali hingga siang pun tidak ada sinar matahari karena tertutup kabut asap,” ujar Gubernur Abdul.

    Gubernur berharap, masyarakat dapat memanahi dan berkomitmen bersama dengan seluruh stakeholder terkait untuk bersatu padu mencegah bencana Karhutla kembali terjadi di Negeri Lancang Kuning Riau dan aksi tanam pohon ini bisa membuat Riau makin hijau dan asri.

    Founder Tumbuh Institute Rocky Gerung juga berharap aksi tanam pohon kali ini dapat membawa berkah bagi Provinsi Riau.

    “Semua hal yang kita tumbuhkan dari hati nurani ini akan menjadi berkah pada manusia yang bahkan mereka tidak paham tentang etika lingkungan akhirnya mengerti bahwa hanya dengan menanam kita bisa memuliakan bumi,” ujar Rocky.

    Rocky menilai, Dumai sebagai lokasi yang dipilih untuk aksi tanam pohon kali ini adalah tempat yang sangat mulia untuk memulai suatu percakapan tentang lingkungan karena Dumai langsung berbatasan dengan mereka yang kesal dengan Indonesia karena bencana Karhutla.

    Versi Rocky, menanam adalah merawat oleh karena itu, ia meminta seluruh pihak untuk tidak selesai dengan hanya menanam.

    “Bahkan bila dirasa perlu, masyarakat diberikan insentif untuk ikut menanam dan merawat pohon hingga bertumbuh hingga manfaat dari tumbuhnya pohon tersebut dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

    “Kita harus bisa pastikan apa yang kita tanam itu bertumbuh dan kewadahannya itu sampai ke langit,” kata Rocky Gerung. 

  • Menghijaukan Hutan Riau untuk Melindungi Tuah Menjaga Marwah

    Menghijaukan Hutan Riau untuk Melindungi Tuah Menjaga Marwah

    Dumai: Polda Riau melakukan penanaman pohon yang digagas langsung oleh Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan dengan tema ‘Melindungi Tuah Menjaga Marwah’.

    Herry mengatakan menamam pohon bukan sekadar menanam kehidupan, tetapi juga menjaga kelestarian alam, melindungi tuah negeri, dan merawat Marwah budaya.

    “Dengan langkah kecil ini, kita berharap Riau semakin hijau, sejuk, dan lestari,” kata Herry sesaat sebelum melakukan aksi tanam bibit pohon di Dumai, Kamis, 27 Maret 2025.
     

    Prosesi penanaman pohon ini juga dihadiri Ketua Yayasan Tumbuh sekaligus founder dari Tumbuh Institute, Rocky Gerung.
     
    Selain untuk penghijauan, penanaman pohon kali ini juga berangkat dari rapat dengan Kemenkopolkam yang meminta wilayahi Riau untuk mulai siaga dengan pergantian musim dari penghujan ke kemarau.

    Hal ini lantaran saat musim kemarau potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) cukup tinggi di wilayah Riau. 

    Selain merugikan masyarakat dan mengganggu kesehatan karena kabut asap, sering kali Karhutla yang gagal ditangani menjadi masalah negara tetangga, khususnya Malaysia dan Singapura yang secara geografis berdekatan dengan Provinsi Riau.

    “Kegiatan ini menyadarkan kita untuk siaga supaya ke depan tidak ada lagi ekspor asap ke negara tetangga sehingga membuat citra negara kita tercoreng di mata internasional,” jelas Herry.

    Sementara Gubernur Riau, Abdul Wahid, mengatakan aksi penanaman bibit pohon ini diharapkan menjadi momen menghidupkan bibit-bibit yang baru terhadap kecintaan masyarakat terhadap Provinsi Riau. 

    “Memang di Sumatera ini, Riau, Jambi, dan Palembang menjadi wilayah yang rawan dengan bencana Karhutla. KIta tidak mau bencana di tahun-tahun lalu terulang kembali hingga siang pun tidak ada sinar matahari karena tertutup kabut asap,” jelas Abdul.

    Dia berharap masyarakat dapat memanahi dan berkomitmen bersama dengan seluruh stakeholder terkait untuk bersatu padu mencegah bencana Karhutla kembali terjadi di Negeri Lancang Kuning Riau.

    Senada, Rocky Gerung juga berharap aksi tanam pohon kali ini dapat membawa berkah bagi Provinsi Riau.

    “Semua hal yang kita tumbuhkan dari hati nurani ini akan menjadi berkah pada manusia yang bahkan mereka tidak paham tentang etika lingkungan akhirnya mengerti bahwa hanya dengan menanam kita bisa memuliakan bumi,” ungkap Rocky.

    Rocky menilai Dumai sebagai lokasi yang dipilih untuk aksi tanam pohon kali ini adalah tempat yang sangat mulia untuk memulai suatu percakapan tentang lingkungan karena Dumai langsung berbatasan dengan negara tetangga.

    Versi Rocky menanam adalah merawat, oleh karena itu ia meminta seluruh pihak untuk tidak selesai dengan hanya menanam, bahkan bila dirasa perlu, masyarakat diberikan insentif untuk ikut menanam dan merawat pohon hingga bertumbuh hingga manfaat dari tumbuhnya pohon tersebut dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

    “Kita harus bisa pastikan apa yang kita tanam itu bertumbuh dan kewadahannya itu sampai ke langit,” ujar Rocky Gerung.

    Dumai: Polda Riau melakukan penanaman pohon yang digagas langsung oleh Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan dengan tema ‘Melindungi Tuah Menjaga Marwah’.
     
    Herry mengatakan menamam pohon bukan sekadar menanam kehidupan, tetapi juga menjaga kelestarian alam, melindungi tuah negeri, dan merawat Marwah budaya.
     
    “Dengan langkah kecil ini, kita berharap Riau semakin hijau, sejuk, dan lestari,” kata Herry sesaat sebelum melakukan aksi tanam bibit pohon di Dumai, Kamis, 27 Maret 2025.
     

    Prosesi penanaman pohon ini juga dihadiri Ketua Yayasan Tumbuh sekaligus founder dari Tumbuh Institute, Rocky Gerung.
     
    Selain untuk penghijauan, penanaman pohon kali ini juga berangkat dari rapat dengan Kemenkopolkam yang meminta wilayahi Riau untuk mulai siaga dengan pergantian musim dari penghujan ke kemarau.

    Hal ini lantaran saat musim kemarau potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) cukup tinggi di wilayah Riau. 
     
    Selain merugikan masyarakat dan mengganggu kesehatan karena kabut asap, sering kali Karhutla yang gagal ditangani menjadi masalah negara tetangga, khususnya Malaysia dan Singapura yang secara geografis berdekatan dengan Provinsi Riau.
     
    “Kegiatan ini menyadarkan kita untuk siaga supaya ke depan tidak ada lagi ekspor asap ke negara tetangga sehingga membuat citra negara kita tercoreng di mata internasional,” jelas Herry.
     
    Sementara Gubernur Riau, Abdul Wahid, mengatakan aksi penanaman bibit pohon ini diharapkan menjadi momen menghidupkan bibit-bibit yang baru terhadap kecintaan masyarakat terhadap Provinsi Riau. 
     
    “Memang di Sumatera ini, Riau, Jambi, dan Palembang menjadi wilayah yang rawan dengan bencana Karhutla. KIta tidak mau bencana di tahun-tahun lalu terulang kembali hingga siang pun tidak ada sinar matahari karena tertutup kabut asap,” jelas Abdul.
     
    Dia berharap masyarakat dapat memanahi dan berkomitmen bersama dengan seluruh stakeholder terkait untuk bersatu padu mencegah bencana Karhutla kembali terjadi di Negeri Lancang Kuning Riau.
     
    Senada, Rocky Gerung juga berharap aksi tanam pohon kali ini dapat membawa berkah bagi Provinsi Riau.
     
    “Semua hal yang kita tumbuhkan dari hati nurani ini akan menjadi berkah pada manusia yang bahkan mereka tidak paham tentang etika lingkungan akhirnya mengerti bahwa hanya dengan menanam kita bisa memuliakan bumi,” ungkap Rocky.
     
    Rocky menilai Dumai sebagai lokasi yang dipilih untuk aksi tanam pohon kali ini adalah tempat yang sangat mulia untuk memulai suatu percakapan tentang lingkungan karena Dumai langsung berbatasan dengan negara tetangga.
     
    Versi Rocky menanam adalah merawat, oleh karena itu ia meminta seluruh pihak untuk tidak selesai dengan hanya menanam, bahkan bila dirasa perlu, masyarakat diberikan insentif untuk ikut menanam dan merawat pohon hingga bertumbuh hingga manfaat dari tumbuhnya pohon tersebut dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat.
     
    “Kita harus bisa pastikan apa yang kita tanam itu bertumbuh dan kewadahannya itu sampai ke langit,” ujar Rocky Gerung.

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (DEN)

  • Kapolda Riau Tindak Tegas Pembakar Hutan untuk Jadi Lahan Perkebunan

    Kapolda Riau Tindak Tegas Pembakar Hutan untuk Jadi Lahan Perkebunan

    Dumai, Beritasatu.com – Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan akan menindak tegas para pelaku yang nekat dan sengaja membakar hutan untuk membuka lahan perkebunan.

    Hal ini disampaikan Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan ketika menghadiri apel gelar pasukan dan perlengkapan, serta penanaman pohon antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Bandara Pinang Kampai, Kota Dumai, Riau, Kamis (27/3/2025).

    “Kita menyiapkan sumber daya tentang bagaimana penegakan hukum untuk pelaku-pelaku karhutla atau pembakaran hutan dan lahan tersebut. Saya sudah koordinasi dengan Kajati Riau apabila ada kasus kebakaran hutan dan lahan agar segera kita duduk bersama untuk dibawa ke pengadilan,” tegas Irjen Herry Heryawan.

    Dijelaskan Irjen Herry, pihaknya menyiagakan sebanyak 1.300 personel gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, BPBD, Manggala Agni, dan masyarakat peduli api (MPA) serta relawan lainnya untuk mencegah karhutla.

    Tujuannya untuk menunjukkan komitmen dalam mencegah dan memberantas kasus karhutla. “Kita turun langsung, komplain bukan hanya masyarakat Riau tetapi di negara tetangga kita. Kita tunjukkan bahwa kita sudah berkomitmen melakukan langkah-langkah mitigasi upaya preventif kalau nantinya ini terjadi kita lebih cepat untuk mengatasinya,” ujar Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan.

    Dia menegaskan upaya pencegahan karhutla lebih diutamakan guna menghindari dampak kabut asap yang dapat merugikan masyarakat dan negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.

    “Dalam beberapa tahun terakhir, kebakaran hutan dan lahan telah menjadi masalah yang berulang, terutama di wilayah Provinsi Riau, dampaknya meluas ke berbagai sektor, termasuk kesehatan masyarakat, ekonomi, transportasi, dan hubungan diplomatik dengan negara-negara tetangga,” katanya.

    Sementara itu, Gubernur Riau Abdul Wahid mengungkapkan, Pemprov Riau bersama Forkopimda telah siap siaga dalam mengantisipasi potensi karhutla saat musim kemarau panjang.

    “Mulai 1 April nanti mulai berlaku kesiapsiagaan ini hingga November,” kata Abdul Wahid.

    Dia mengungkapkan, ada tiga daerah di Riau yang rawan karhutla, yakni Kota Dumai, Kabupaten Bengkalis, dan Kabupaten Siak. Untuk menimbulkan kesadaran masyarakat akan bahaya karhutla, Pemprov Riau dan Forkopimda akan mengagendakan Jambore Karhutla.

    “Kita bikin Jambore menyadarkan mulai dari anak-anak agar kita sadar bagaimana untuk menjaga alam supaya tidak ada kebakaran ini lah kita ingin bangkitkan semangat kebersamaan itu hingga ke lapisan bawah,” tutur Wahid.

    Kegiatan ini dihadiri oleh akademisi Rocky Gerung. Rocky menilai upaya Pemprov Riau, Polda dan Forkopimda sudah maksimal dan terorganisasi.

    “Semua upaya harus berorientasi kepada amdal. Amdal itu harus dikembalikan kepada masyarakat. Ini serius, kebakaran hutan pasti terjadi tetapi sekarang kita pastikan bahwa keterlibatan masyarakat sipil untuk menjaga hutan. Ada peralatan, petugas dan lain-lain, tetapi kalau nurani tidak bicara maka percuma, itu penting,” tandasnya.

    Selain Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan dan Gubernur Riau Abdul Wahid, turut hadir Wakil Gubernur SF Hariyanto, Wakapolda Brigjen Jossy Kusumo, dan sejumlah pejabat Forkopimda Riau, Kota Dumai, Kabupaten Siak serta Kabupaten Bengkalis.

  • VIDEO Mencicipi Sensasi Sambal Seruit Buk Lin, Kuliner Khas Bandar Lampung Favorit Selebriti – Halaman all

    VIDEO Mencicipi Sensasi Sambal Seruit Buk Lin, Kuliner Khas Bandar Lampung Favorit Selebriti – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, BANDAR LAMPUNG – Puluhan foto selebriti dan tokoh ternama terpajang di dinding restoran Sambal Seruit Buk Lin, menandai popularitasnya sebagai ikon kuliner khas Lampung.

    Dari Vincent Rompies, Zaskia Sungkar, Shireen Sungkar, Boy William, Charly Vam Houten, band Fourtwenty, dan Kangen band hingga Rocky Gerung, banyak wajah terkenal yang pernah mencicipi kelezatan seruit khas Lampung di sini.

    Di bulan Ramadan, restoran ini semakin diserbu pelanggan.

    Bahkan, bagi yang ingin berbuka puasa di Seruit Buk Lin, reservasi menjadi keharusan.

    “Kalau bulan puasa, ramai, wajib reservasi. Kalau enggak, sulit dapat meja,” ujar Fadly, General Manager Seruit Buk Lin, saat ditemui, Jumat (21/3/2025) malam.

    Rahasia Kelezatan Sambal Seruit Buk Lin

    Aroma sambal terasi yang menggoda, sensasi pedas yang menyengat, dan gurihnya ikan seluang yang renyah berpadu sempurna dalam satu cobek batu.

    Itulah sambal seruit, makanan khas Kota Bandar Lampung yang kini semakin populer, terutama di Seruit Buk Lin—restoran yang selalu dipadati pelanggan saat bulan Ramadan.

    Tim liputan mudik Tribunnews berkesempatan mampir ke restoran Sambal Seruit Buk Lin, di Jalan Ir. H. Juanda, Pahoman, Engal, Kota Bandar Lampung, pada Jumat (21/3/2025) malam.

    Saat itu suasana Seruit Buk Lin begitu ramai.

    Hampir setiap meja penuh oleh pelanggan yang menikmati sajian khas ini selepas berbuka puasa.

    Bukan tanpa alasan restoran ini begitu diburu.

    Rasa otentik dan resep turun-temurun membuat sambal Seruit Buk Lin menjadi ikon kuliner khas Lampung yang digemari warga lokal hingga selebriti.

    Apa yang membuat sambal seruit di sini begitu istimewa?

    Sambal seruit terbuat dari sambal terasi yang dicampur dengan sejumlah bahan.

    Di antaranya, fermentasi daging durian atau tempoyak, terong, ikan seluang, dan daging ikan patin.

    Semua bahan-bahan itu diaduk hingga menyatu dengan sambal seruit yang ditempatkan di atas cobek batu.

    Seruit Buk Lin menggunakan bahan-bahan khas yang menciptakan harmoni rasa yang unik:

    Sambal terasi tanpa tomat – Rasa pedasnya lebih tajam dan khas.
    Rampai (cabai hijau kecil khas Sumatera) – Memberi sensasi segar dan pedas alami.
    Tempoyak – Memberikan rasa asam manis yang menggugah selera.
    Ikan seluang goreng krispi – Menambah tekstur gurih saat disantap.
    Ikan patin suwir.

    Semua bahan ini dicampur dan diaduk langsung di atas cobek batu, menciptakan tekstur dan cita rasa yang khas.

    “Sebelum dicampur menu lain, ini sebenarnya hanya sambal terasi saja.”

    “Tapi yang bikin beda, sambalnya tidak menggunakan tomat, tapi pakai rampai,” jelas Fadly.

    Saat mencicipinya, ada sensasi pedas yang menggigit, lalu disusul dengan rasa gurih dari ikan seluang dan semburat asam manis khas tempoyak. 

    Untuk melengkapi pengalaman bersantap, seruit ini disajikan dengan lalapan segar seperti daun kemangi dan ketimun.

    Perjalanan Panjang Ellynawati Bangun Sambal Seruit Buk Lin

    Popularitas Seruit Buk Lin tak hanya di kalangan warga lokal, tetapi juga pemudik dan wisatawan yang ingin mencicipi kuliner khas Lampung.

    Fadly pun menyarankan, untuk masyarakat yang hendak berbuka puasa di restoran Seruit Buk Lin harus melakukan reservasi.

    Pasalnya, warung makan yang berdiri sejak tahun 2022 ini kerap diserbu warga.

    Keberhasilan Seruit Buk Lin ini tidak datang dalam sekejap.

    Ellynawati, pemilik restoran, mengaku telah empat kali berganti usaha sebelum akhirnya menemukan kesuksesan dengan seruit.

    “Saya sudah tiga kali gonta-ganti usaha kuliner.”

    “Jatuh bangun, gagal, tapi saya terus mencoba,” kenang Ellynawati.

    Bagi Ellynawati, kegagalan adalah bagian dari perjalanan.

    “Saya merasakan jatuh bangunnya, sampai akhirnya yang keempat ini, Seruit Buk Lin yang berhasil sampai saat ini,” ucapnya.

    “Yang penting itu kita tidak meratapi kegagalan, tapi mencoba lagi, coba terus,” tambahnya.

    Kini, kerja kerasnya terbayar.

    “Saya bangga sambal seruit ini bukan hanya dikenal di Lampung, tapi orang-orang dari kota lain juga tahu dan bisa mencicipi,” tuturnya.

    Ia bahkan didapuk sebagai Duta Seruit oleh Pemerintah Kota Bandar Lampung karena dianggap sebagai pelopor dalam mengenalkan makanan khas daerah ini ke skala nasional.

    “Sambal Seruit Buk Lin dianggap sebagai pelopor sambal seruit, makanan khas Kota Bandar Lampung.”

    “Dari situ diharapkan bisa mengembangkan UMKM lainnya, terutama usaha sambal seruit,” jelasnya.

    Saat ini, restoran Seruit Buk Lin memiliki dua cabang, yakni cabang Pahoman dan cabang Korpri yang berlokasi di kawasan Harapan Jaya, Kecamatan Sukarame, Kota Bandar Lampung.

    Saksikan video lengkap liputannya hanya di kanal YouTube Tribunnews.(*)