Tag: Rocky Gerung

  • Harga Rocky Hybrid Naik atau Masih Sama Setelah GIIAS?

    Harga Rocky Hybrid Naik atau Masih Sama Setelah GIIAS?

    Jakarta

    Daihatsu Rocky Hybrid mendapatkan harga spesial selama Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025. Setelah pameran otomotif itu berakhir, simak harga yang ditawarkan para tenaga penjual Daihatsu.

    Berdasarkan penjelasan tenaga penjual Daihatsu, harga Rocky Hybrid dibanderol Rp 293.900.000 OTR (on the road) DKI Jakarta usai GIIAS berakhir.

    “Masih sama,” ujar tenaga penjual Daihatsu.

    Pun wiraniaga lain yang coba dihubungi masih menggunakan harga yang sama seperti di GIIAS 2025. “Betul (harganya masih sama seperti GIIAS),” kata dia.

    Saat dikonfirmasi lebih lanjut, Marketing & Customer Relation Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation Tri Mulyono tidak merespons pertanyaan detikOto terkait harga Rocky Hybrid.

    Rocky Hybrid berhasil bikin penasaran selama pameran GIIAS 2025, lebih dari 500 orang telah antusias mencoba langsung mobil ramah lingkungan itu.

    Fredy Handjaja, Chief Executive PT Astra International Tbk., Daihatsu Sales Operation mengatakan pemesanan Rocky Hybrid menjadi yang tertinggi selama GIIAS 2025.

    “Kami berhasil mencatatkan total SPK sebanyak 580 unit, khususnya Rocky Hybrid yang mendapat SPK tertinggi 147 unit, disusul Gran Max series sebanyak 134 unit, dan Sigra 123 unit,” kata Fredy Handjaja.

    Daihatsu Rocky Hybrid ini menggunakan sistem “serial hybrid” di mana motor listrik menggerakkan roda kendaraan sementara mesin bertindak sebagai generator untuk mengisi daya mesin. Daihatsu Rocky ini menggunakan mesin 1.2L (WA-VEX) untuk menyalakan generator.

    Motor listrik Rocky Hybrid mampu menghasilkan tenaga maksimum sebesar 106 PS dan torsi maksimum 170 Nm, sehingga menjadikan mobil ini memiliki torsi terbesar di kelasnya dengan akselerasi yang sangat responsif. Baterai pada Rocky Hybrid memiliki daya 0,74 kWh, atau 6 kali lebih besar dibandingkan mobil lain di kelasnya, bahkan setara dengan hybrid SUV medium yang beredar saat ini.

    Daihatsu Rocky e-Smart Hybrid adalah salah satu contoh mobil hybrid dengan pendekatan berbeda. Apalagi klaim konsumsi bahan bakarnya, cocok untuk penggunaan perkotaan yang dinamis.

    Dalam hal efisiensi bahan bakar, Rocky Hybrid mampu mencapai 28 KM/L dengan mode pengujian WLTC (Worldwide Harmonized Light Vehicles Test Cycle), bahkan mampu mencapai hingga 34,8 KM/L berdasarkan metode pengujian JC08 (Japan Cycle 08) yakni pengujian efisiensi bahan bakar di Jepang. Selain efisiensi bahan bakar, Rocky Hybrid juga rendah emisi karena hanya menghasilkan 83 gram CO2/km.

    (riar/dry)

  • Gerindra: Amnesti dan Abolisi Bukan Politik Balas Budi, tapi Demi Persatuan – Page 3

    Gerindra: Amnesti dan Abolisi Bukan Politik Balas Budi, tapi Demi Persatuan – Page 3

    Lebih lanjut, Sugiat mengungkap bahwa inisiatif awal pemberian amnesti-abolisi berasal dari Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, yang sebelumnya berdiskusi dengan berbagai tokoh publik.

    “Pak Dasco berdialog dengan akademisi, aktivis, dan tokoh masyarakat, seperti Romo Magnis, Marzuki Darusman, Rocky Gerung, Jumhur Hidayat, hingga Syahganda Nainggolan, sebelum menyampaikan masukan kepada Presiden,” ujarnya.

    Ia juga menekankan bahwa keputusan ini merupakan bentuk penguatan sistem demokrasi di Indonesia. Presiden Prabowo, kata Sugiat, ingin menegaskan bahwa kritik terhadap pemerintah tidak seharusnya dibalas dengan kriminalisasi.

    “Presiden ingin menunjukkan bahwa ia tidak anti kritik dan tidak akan menggunakan hukum untuk membungkam lawan politik,” tegasnya.

    Di akhir pernyataannya, Sugiat menyatakan bahwa Presiden Prabowo ingin penegakan hukum di Indonesia berlandaskan keadilan dan kebijaksanaan, bukan sentimen politik.

    “Penegakan hukum tidak boleh didasarkan pada asumsi atau sentimen, tapi harus objektif, adil, dan bijak,” pungkasnya.

  • Perang Harga Mobil Makin Brutal, Gaikindo Tak Mau Intervensi

    Perang Harga Mobil Makin Brutal, Gaikindo Tak Mau Intervensi

    Jakarta

    Perang harga mobil di Indonesia makin memanas. Bahkan, sejumlah produsen ternama mulai berani mematok harga di luar nalar alias terlalu murah. Apa kata Gaikindo mengenai fenomena tersebut?

    Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Yohannes Nangoi menegaskan, pihaknya tak bisa melakukan intervensi terharap keputusan produsen mematok harga produknya terlalu murah di Indonesia. Sebab, kata dia, ada aturan yang melarang tindakan tersebut.

    “Kami dari Gaikindo tidak pernah melakukan kontrol mengenai harga, kami menyerahkan sepenuhnya harga ke pemain otomotif nasional,” ujar Yohannes Nangoi saat ditemui di ICE BSD, Tangerang.

    “Karena kami juga tahu mengenai undang-undang perlindungan konsumen yang melarang kami melakukan monopoli atau apa lah begitu. Jadi meminta (produsen) menaikkan atau menurunkan harga sama-sama nggak boleh,” tambahnya.

    Gaikindo soal perang harga mobil di GIIAS 2025. Foto: Rifkianto Nugroho

    Menurut Nangoi, perang harga punya dampak positif dan negatif. Sebab, di satu sisi, konsumen yang baru beli diuntungkan. Namun, di sisi lain, konsumen lain akan merasa dirugikan.

    “Kami serahkan itu semua ke produsen. Kalau mereka mau turunin harga, mungkin baik untuk konsumen. Meski ada juga nggak baiknya, mereka yang udah beli duluan akan kecewa. Itu sih terserah,” kata dia.

    Sebagai catatan, sejumlah produsen asal China membanderol produknya dengan angka tak masuk akal. Misalnya, BYD yang menawarkan mobil listrik Atto 1 mulai dari Rp 190 jutaan.

    BYD Atto 1 resmi diluncurkan di GIIAS 2025 dengan harga mulai Rp195 juta. Mobil listrik murah ini langsung bikin pasar mobil bekas ketar-ketir. Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom

    Sebelum kemunculan BYD Atto 1, beberapa pabrikan setempat juga ramai-ramai memangkas harga kendaraan di Indonesia. Misalnya seperti Chery, MG Motors, BAIC dan masih banyak lagi. Bahkan, penurunan angkanya tembus Rp 100 jutaan.

    Bukan hanya China, produsen asal Jepang pelan-pelan mulai ikutan perang harga. Honda baru-baru ini membanderol HR-V Hybrid jauh lebih murah dibandingkan varian termahal di model sebelumnya. Mereka juga memasang harga StepWGN lebih rendah dibandingkan permintaan mayoritas konsumen.

    Selain Honda, Daihatsu juga tak mau ketinggalan. Karuan saja, mereka hanya membanderol Rocky Hybrid mulai dari Rp 290 jutaan. Nominal tersebut, untuk ukuran mobil hybrid yang berstatus CBU Jepang, tentu sangat terjangkau!

    (sfn/rgr)

  • Daihatsu Sigra Cross Style, Cocok Nggak Nih Kalau Dijual?

    Daihatsu Sigra Cross Style, Cocok Nggak Nih Kalau Dijual?

    Jakarta

    Ada yang beda dari Daihatsu Sigra dalam Gaikindo Indonesia International Auto Show 2025. Tampangnya jadi lebih sporty, kental dengan nuansa perjalanan.

    Daihatsu Sigra yang masih sebatas konsep itu punya nama X-Style atau Cross Style. Mobil ini dipajang Daihatsu supaya bisa menjadi inspirasi bagi pengunjung.

    Mobil yang basisnya dari model Sigra ini didesain sebagai kendaraan multifungsi, namun tetap menawarkan perpaduan fungsionalitas LCGC MPV yang kompak. Hanya saja terdapat penambahan gaya crossover, yang digadang-gadang cocok buat keluarga muda dengan gaya hidup yang aktif.

    Adapun sentuhan eksterior bodi mobil berupa 2 tone color sand beige dan dominasi warna hitam pada sisi bumper depan-belakang. Uniknya lagi Sigra X-Style ini disematkan over fender, plus roof rail dan roof box, jadi aura mobil petualangnya makin keluar.

    Kombinasi warna sand beige dan hitam matte di bagian eksterior memberikan kesan sporty dan modern. Sentuhan modifikasi terlihat jelas dari penggunaan roof box di bagian atas, yang membuatnya cocok digunakan untuk kebutuhan keluarga aktif yang gemar bepergian.

    Sigra X-Style Foto: Ridwan Arifin

    Masuk ke dalam interior sudah terpasang audio berukuran 9 inch.

    Mobil LCGC MPV terus mendapat sambutan baik, khususnya pembeli mobil pertama. Model ini telah terjual sekitar 425 ribu unit sejak 2016 dan menjadi pilihan utama bagi masyarakat Indonesia di segmennya.

    Daihatsu Sigra selama ini dikenal sebagai salah satu LCGC 7-seater terlaris di Indonesia karena harganya terjangkau, irit, dan muat banyak. Melalui Sigra X-Style, Daihatsu ingin memperlihatkan bahwa mobil LCGC pun bisa tampil gaya dan fungsional sekaligus.

    Kalau menurut detikers, Daihatsu Sigra X-Style ini cocok nggak dijual versi produksi massal? Mengingat Daihatsu Rocky Crossfield sebelumnya pernah tampil di GIIAS 2024 sebagai inspirasi modifikasi bertema outdoor dan mendapat animo dari para pengunjung GIIAS sehingga akhirnya diwujudkan dalam bentuk produksi komersil.

    (riar/rgr)

  • Mobil Hybrid Ini Tahan 34,5 Km/Liter, Laku Segini di GIIAS 2025

    Mobil Hybrid Ini Tahan 34,5 Km/Liter, Laku Segini di GIIAS 2025

    Jakarta, CNBC Indonesia – Faktor efisiensi dan pengiritan penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jadi poin penting pertimbangan konsumen dalam memilih mobil baru. Kehadiran mobil listrik, terutama dari China memberikan alternatif pilihan bagi konsumen akan kendaraan yang lebih irit dan ramah lingkungan.

    Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyebutkan penjualan mobil listrik berbasis baterai (battery electric vehicle/BEV) pada semester I 2025 tercatat sebanyak 35.846 unit. Sayangnya, mobil listrik punya kendala harga baterai yang mahal, pengisian baterai yang lama, dan terbatasnya tempat pengisian ulang daya baterai, terutama di luar kota bagi mereka yang ingin bepergian jauh.

    Alternatif pilihan yang realistis adalah mobil hybrid, yang menggabungkan penggunaan BBM dan baterai listrik. Hal itu tergambar dari penjualan Rocky Hybrid di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 yang mencapai ratusan surat pemesanan kendaraan (SPK).

    “Dalam pelaksanaan GIIAS 2025, Daihatsu membukukan 580 Surat Pemesanan Kendaraan(SPK). Dari jumlah tersebut, Rocky Hybrid mencatatkan 147 SPK,” kata Chief Executive Officer PT Astra International Tbk – Daihatsu Sales Operation (PT AI-DSO) Fredy Handjaja Senin (4/8/2025).

    Berdasarkan uji kendaraan yang dilakukan di Jepang pada Rocky Hybrid, satu liter BBM bisa dipakai untuk menempuh 28 km hingga 34,5 km (dengan metode Japan Cycle ’08/JC08). Selain itu, dari segmen low cost green car (LCGC), Daihatsu Sigra mencatat pemakaian BBM 14 km/liter untuk dalam kota dan 17,6 km/liter untuk luar kota. Semua penggunaan BBM ini sangat tergantung pada kondisi jalan dan gaya berkendara.

    Adapun berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) pada semester pertama 2025, total penjualan mobil sebanyak 374.740 unit. Daihatsu menempati peringkat kedua dengan penjualan 64.405 unit dan menguasai market share 17,2%.

    Sedangkan data penjualan wholesales Gaikindo Juni 2025 tercatat 57.760 unit atau turun 22,6% dibandingkan Juni 2024 sebesar 74.615 unit secara year on year (yoy).

    (fys/wur)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Harga Rocky Hybrid Naik atau Masih Sama Setelah GIIAS?

    Harga Daihatsu Rocky Naik Setelah GIIAS 2025?

    Jakarta

    Hari ini menjadi hari terakhir pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025. Salah satu mobil yang mendapat harga spesial selama pameran ialah Daihatsu Rocky Hybrid. Setelah GIIAS 2025 usai, harganya bakal naik?

    “Jadi salah satu strategi dari masing-masing brand, kita mencoba untuk mendapatkan animo sejauh mana konsumen Daihatsu, apakah masyarakat pada umumnya memang tertarik dengan ini atau tidak. Tetapi kita coba memberikan sesuatu yang spesial karena memang kita memberikan penawaran spesial selama di GIIAS ini,” kata Marketing & Customer Relation Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation Tri Mulyono di ICE BSD City, Tangerang Selatan.

    Saat disinggung berapa besaran harga Daihatsu Rocky Hybrid setelah GIIAS 2025, Tri belum mengungkapkannya.

    “Yang pasti di GIIAS ini harganya spesial, belum tahu (apakah naik di atas Rp 300 juta),” jelas Tri.

    Rocky Hybrid saat ini masih diimpor utuh dari Jepang. Harganya dibanderol Rp 293.900.000 OTR (on the road) DKI Jakarta selama periode GIIAS 2025. Daihatsu rencananya memulai pengiriman pada November 2025.

    Tri mengatakan Rocky Hybrid mendapat animo yang positif sepanjang perhelatan GIIAS 2025. Tak sedikit konsumen yang penasaran dengan teknologi e-Smart Hybrid pada Rocky.

    “Masukan dari konsumen yang sudah melihat ataupun memang belum melihat artinya di luar GIIAS, responsnya positif, harganya, dan produk yang kami tawarkan,” kata Tri.

    Jadi yang spesial dari Daihatsu Rocky e-Smart Hybrid yang baru meluncur ini bukan paralel ataupun series-paralel seperti yang umum digunakan oleh Toyota Hybrid System. Mesin pembakaran tidak terhubung langsung dengan roda penggerak.

    Daihatsu Rocky Hybrid ini menggunakan sistem “serial hybrid” di mana motor listrik menggerakkan roda kendaraan sementara mesin bertindak sebagai generator untuk mengisi daya mesin. Daihatsu Rocky ini menggunakan mesin 1.2L (WA-VEX) untuk menyalakan generator.

    Motor listrik Rocky Hybrid mampu menghasilkan tenaga maksimum sebesar 106 PS dan torsi maksimum 170 Nm, sehingga menjadikan mobil ini memiliki torsi terbesar di kelasnya dengan akselerasi yang sangat responsif. Baterai pada Rocky Hybrid memiliki daya 0,74 kWh, atau 6 kali lebih besar dibandingkan mobil lain di kelasnya, bahkan setara dengan hybrid SUV medium yang beredar saat ini.

    Daihatsu Rocky e-Smart Hybrid adalah salah satu contoh mobil hybrid dengan pendekatan berbeda. Apalagi klaim konsumsi bahan bakarnya, cocok untuk penggunaan perkotaan yang dinamis.

    Dalam hal efisiensi bahan bakar, Rocky Hybrid mampu mencapai 28 KM/L dengan mode pengujian WLTC (Worldwide Harmonized Light Vehicles Test Cycle), bahkan mampu mencapai hingga 34,8 KM/L berdasarkan metode pengujian JC08 (Japan Cycle 08) yakni pengujian efisiensi bahan bakar di Jepang. Selain efisiensi bahan bakar, Rocky Hybrid juga rendah emisi karena hanya menghasilkan 83 gram CO2/km.

    (riar/rgr)

  • Terungkap! Toyota Bakal Jual Mobil Hybrid ‘Murah’ di Indonesia

    Terungkap! Toyota Bakal Jual Mobil Hybrid ‘Murah’ di Indonesia

    Jakarta

    PT Toyota Astra Motor (TAM) mengumumkan akan menjual mobil hybrid ‘murah’ di Indonesia. Peluncuran tersebut kemungkinan besar akan digelar dalam waktu dekat. Lantas, model apa gerangan?

    Kepastian Toyota akan meluncurkan mobil hybrid murah di Indonesia diumumkan Jap Ernando selaku Direktur Pemasaran PT TAM. Namun, dia belum mengungkap modelnya, termasuk kapan tanggal pasti peluncurannya.

    “Model hybrid kita kan dimulai dari Alphard, kemudian Zenix dan Yaris, nah tunggu tanggal mainnya kita akan hadirkan mobil hybrid yang bisa menjangkau khalayak lebih luas. Saya kasih bocoran dikit lah,” ujar Jap Ernando saat ditemui di ICE BSD, Tangerang, Sabtu (2/8).

    Keputusan Toyota hendak meluncurkan mobil hybrid murah seakan merespons situasi pasar yang makin kompetitif. Sayangnya, mereka masih malu-malu mengungkap tanggal peluncuran produk tersebut.

    “Hanya itu saja bocorannya, pokoknya tunggu tanggal mainnya,” kata dia.

    Meski masih dirahasiakan, namun mobil hybrid ‘murah’ Toyota mengacu pada dua model, yakni Toyota Raize Hybrid dan Veloz Hybrid. Kemunculan kedua produk tersebut sudah dibicarakan sejak lama.

    Mengapa Raize Hybrid? Sebab, saudara kandungnya, Daihatsu Rocky Hybrid telah meluncur di Indonesia. Kendaraan itu menyasar konsumen pemula atau entry level dengan harga yang cukup terjangkau. Namun, Jap tak menolak atau mengiyakan dugaan tersebut.

    Kemudian yang kedua, ada Veloz Hybrid. Kemunculan mobil tersebut sebenarnya sudah dibahas sejak lama, bahkan setahun terakhir.

    Sebuah kode NJKB yang diduga Toyota Veloz Hybrid pun telah tercantum di Permendagri Nomor 8 Tahun 2024 tentang Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor dan Pajak Alat Berat Tahun 2024.

    Dalam dokumen tertera kode W102RE-LBVFJ 1.5 Q HV CVT dan W 102RE-LBVEJ 1.5 0 HV CVT TSS yang mengacu ke Veloz Hybrid. Kode awalan W102RE merupakan kode produksi untuk Veloz.

    Kemudian HV diyakini singkatan dari ‘Hybrid Vehicle’. Sementara CVT berarti jenis transmisi, yaitu Continuously Variable Transmission, dan TSS sebagai singkatan dari fitur Toyota Safety Sense.

    (sfn/rgr)

  • Harga Rocky Hybrid Naik atau Masih Sama Setelah GIIAS?

    Dijual di Bawah Rp 300 Juta, Daihatsu Rocky Hybrid Ikut ‘Perang’ Harga?

    Jakarta

    Persaingan harga mobil elektrifikasi di Indonesia semakin seru. Kini mobil hybrid yang statusnya Completely Built Up (CBU) dari Jepang dijual di bawah Rp 300 juta.

    Mobil tersebut ialah Daihatsu Rocky e-Smart Hybrid. Statusnya masih diimpor utuh dari Jepang.

    “Ya memang Rp 293,9 itu harga OTR DKI (Jakarta). Hari ini kalau berbicara harga, patokannya mengacu di DKI karena tidak ada opsennya,” ujar Marketing & Customer Relation Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation Tri Mulyono di ICE BSD City, Tangerang Selatan.

    Perang harga di segmen mobil elektrifikasi Indonesia mulai terlihat. Terutama kompetisi harga strategis mobil listrik dari merek-merek Tiongkok yang agresif ingin merebut pangsa pasar.

    Daihatsu menyebut strategi harga Rocky hybrid sebagai bagian dari pendekatan khusus untuk menarik minat konsumen selama periode pameran otomotif terbesar di Tanah Air.

    “Ketika men-setting harga tersebut, ini menjadi salah satu strategi buat di masing-masing brand. Kita mencoba untuk mendapatkan animo sejauh mana, konsumen Daihatsu, apakah masyarakat pada umumnya, apakah tertarik dengan ini atau tidak. Tapi memang kita mencoba sesuatu yang spesial, memberikan penawaran yang spesial selama periode di GIIAS ini,” kata Tri.

    Meskipun Daihatsu memberi harga spesial pada Rocky hybrid selama pameran, Daihatsu tidak melihat itu sebagai bagian dari “perang harga” yang agresif seperti di segmen lain.

    “Kalau terkait perang harga rasanya elektrifikasinya di level berbeda, kalau teknologi hybrid ataupun elektrifikasi yang lain, perangnya tidak sepenuhnya di situ,” katanya.

    Dengan harga spesial yang ditawarkan, Rocky hybrid menyasar konsumen yang ingin merasakan SUV dengan teknologi mumpuni namun tetap kompetitif. Apakah strategi ini cukup untuk memenangkan hati pasar di tengah tekanan persaingan yang ketat?

    “Masukan dari konsumen yang sudah melihat ataupun memang belum melihat artinya di luar GIIAS, responsnya positif, harganya, dan produk yang kami tawarkan.” kata Tri.

    (riar/rgr)

  • Sufmi Dasco Disebut Otak di Balik Skenario Amnesti Hasto dan Abolisi Tom Lembong

    Sufmi Dasco Disebut Otak di Balik Skenario Amnesti Hasto dan Abolisi Tom Lembong

    GELORA.CO –  Sebuah manuver politik tingkat tinggi di awal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mulai terkuak ke publik. Usulan pemberian amnesti dan abolisi untuk Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristianto dan Co-Captain Timnas AMIN Tom Lembong disebut bukan sekadar wacana, melainkan sebuah skenario yang didalangi sosok kuat di lingkaran kekuasaan.

    Informasi krusial ini dibocorkan oleh Ketua Dewan Direktur Great Institute, Syahganda Nainggolan, dalam perbincangannya di podcast Forum Keadilan TV.

    Menurut Syahganda, di balik layar ada seorang “Prof. Dasco” yang menjadi motor penggerak utama inisiatif ini. Sosok yang diduga kuat merujuk pada politisi senior Gerindra sekaligus Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad.

    Syahganda bahkan mengaku bahwa dirinya bersama Rocky Gerung dan Jumhur Hidayat sempat memberi masukan langsung kepada Dasco terkait nasib Hasto dan Tom Lembong, yang disambut dengan sinyal akan adanya perubahan besar.

    Syarat Politik Megawati: Hasto Bebas, PDIP Merapat?

    Lebih dalam dari sekadar konsolidasi, Syahganda Nainggolan mengungkap adanya syarat politik yang diduga menjadi kunci utama di balik rencana pembebasan Hasto Kristianto.

    Ia secara gamblang menyebut bahwa langkah ini menjadi penentu sikap Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

    “Kasus Tom Lembong dan Hasto lebih dipolitisasi daripada persoalan hukum murni,” tegas Syahganda dalam podcast tersebut.

    Menurut bocorannya, Megawati tidak akan memberikan restu bagi PDI Perjuangan untuk bergabung dengan pemerintahan Prabowo jika Hasto tidak diamankan dari jeratan kasus yang sedang menimpanya.

    Hal ini menempatkan nasib Hasto sebagai kartu truf dalam negosiasi politik antara Gerindra dan PDIP.

    Jika Hasto benar-benar mendapat abolisi, pintu bagi PDIP untuk masuk ke dalam kabinet akan terbuka lebar. Syahganda menilai langkah ini sangat wajar sebagai bagian dari upaya Prabowo merangkul semua kekuatan politik demi fondasi pemerintahan yang solid.

    Keniscayaan Politik di Atas Supremasi Hukum

    Syahganda Nainggolan membela langkah ini sebagai sebuah keniscayaan politik, bukan pengkhianatan terhadap hukum.

    Ia berpandangan bahwa kasus yang menjerat kedua tokoh tersebut sudah terlampau sarat dengan muatan politis, sehingga penyelesaiannya pun harus melalui pendekatan politik.

    Alasan utamanya, kata Syahganda, adalah kebutuhan mendesak Presiden Prabowo untuk membangun persatuan nasional yang kokoh.

    Konsolidasi ini dianggap vital untuk menghadapi berbagai tantangan, khususnya di panggung internasional yang semakin kompleks.

    Langkah strategis ini juga diharapkan dapat menjadi titik awal untuk membangun kembali kepercayaan publik dalam kondisi yang ia sebut sebagai “low trust society”.

    Dengan keputusan berani ini, diharapkan sentimen positif dan kepercayaan terhadap pemerintahan Prabowo dapat meningkat.

    Meski demikian, Syahganda memberikan catatan penting. Ia mengingatkan bahwa peran masyarakat sipil (civil society) sebagai kekuatan penyeimbang dan pengawas (check and balances) tidak boleh dimatikan.

    Pengawasan kritis tetap harus berjalan untuk memastikan pemerintahan tidak melenceng dari koridor demokrasi.

  • Sudah Segini Jumlah Daihatsu Rocky Hybrid yang Dipesan Orang RI

    Sudah Segini Jumlah Daihatsu Rocky Hybrid yang Dipesan Orang RI

    Jakarta

    Daihatsu Rocky Hybrid mencuri perhatian di panggung Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025. Mobil irit ramah lingkungan ini sudah dijual dengan harga spesial selama di GIIAS 2025.

    “Rocky (hybrid), sampai dengan kemarin, kita bisa on the spot hanya di GIIAS saja. Kalau di GIIAS kemarin sekitar 80-an. Tapi nasional belum compile,” ujar Marketing & Customer Relation Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation Tri Mulyono di ICE BSD City, Tangerang Selatan, Kamis (31/7/2025).

    Rocky Hybrid saat ini masih diimpor utuh dari Jepang. Harganya dibanderol Rp 293.900.000 OTR (on the road) DKI Jakarta selama periode GIIAS 2025. Daihatsu rencananya memulai pengiriman pada November 2025.

    Tri mengatakan Rocky Hybrid mendapat animo yang positif sepanjang perhelatan GIIAS 2025. Tak sedikit konsumen yang penasaran dengan teknologi e-Smart Hybrid pada Rocky.

    “Masukan dari konsumen yang sudah melihat ataupun memang belum melihat artinya di luar GIIAS, responsnya positif, harganya, dan produk yang kami tawarkan,” kata Tri.

    Jadi yang spesial dari Daihatsu Rocky e-Smart Hybrid yang baru meluncur ini bukan paralel ataupun series-paralel seperti yang umum digunakan oleh Toyota Hybrid System. Mesin pembakaran tidak terhubung langsung dengan roda penggerak.

    Daihatsu Rocky Hybrid ini menggunakan sistem “serial hybrid” di mana motor listrik menggerakkan roda kendaraan sementara mesin bertindak sebagai generator untuk mengisi daya mesin. Daihatsu Rocky ini menggunakan mesin 1.2L (WA-VEX) untuk menyalakan generator.

    Motor listrik Rocky Hybrid mampu menghasilkan tenaga maksimum sebesar 106 PS dan torsi maksimum 170 Nm, sehingga menjadikan mobil ini memiliki torsi terbesar di kelasnya dengan akselerasi yang sangat responsif. Baterai pada Rocky Hybrid memiliki daya 0,74 kWh, atau 6 kali lebih besar dibandingkan mobil lain di kelasnya, bahkan setara dengan hybrid SUV medium yang beredar saat ini.

    Daihatsu Rocky e-Smart Hybrid adalah salah satu contoh mobil hybrid dengan pendekatan berbeda. Apalagi klaim konsumsi bahan bakarnya, cocok untuk penggunaan perkotaan yang dinamis.

    Dalam hal efisiensi bahan bakar, Rocky Hybrid mampu mencapai 28 KM/L dengan mode pengujian WLTC (Worldwide Harmonized Light Vehicles Test Cycle), bahkan mampu mencapai hingga 34,8 KM/L berdasarkan metode pengujian JC08 (Japan Cycle 08) yakni pengujian efisiensi bahan bakar di Jepang. Selain efisiensi bahan bakar, Rocky Hybrid juga rendah emisi karena hanya menghasilkan 83 gram CO2/km.

    (riar/dry)