Tag: Rocky Gerung

  • Daihatsu Rocky Terbaru Dijual Rp 228 Jutaan, Apa Saja yang Beda?

    Daihatsu Rocky Terbaru Dijual Rp 228 Jutaan, Apa Saja yang Beda?

    Jakarta

    Daihatsu Rocky terbaru telah meluncur di Indonesia, Rabu (17/9). Kendaraan berjenis SUV kompak tersebut dibanderol mulai dari Rp 228 jutaan atau naik Rp 16 jutaan dibandingkan model sebelumnya. Lantas, apa saja yang baru?

    Ketika peluncuran, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) tak hanya menghadirkan varian terendah, melainkan juga tertinggi. Hanya saja, mereka belum mengungkap harga varian termahal itu.

    Secara umum, perubahan Daihatsu Rocky terbaru berada di bagian interior dan eksterior kendaraan. Pertama, yang paling kentara, pembaruan terdapat di bagian muka. Kini, mobil tersebut menggunakan gril model honeycomb yang modern.

    Daihatsu Rocky terbaru. Foto: Septian Farhan Nurhuda / detikcom

    Khusus untuk varian tertinggi atau ADS, logo Daihatsu di depan ditulis secara utuh, bukan menggunakan logo seperti biasa. Kemudian pembaruan lainnya termasuk pelindung bumper depan dan belakang, lampu DRL, rear backdoor garnish dan stiker tambahan di sisi-sisi kendaraan.

    Untuk interior, sentuhan anyar terdapat pada nuansa ruangan yang kini serba hitam, termasuk setir kemudi. Lalu pembaruan lain ada di bagian AC register, door inner handle dan center console garnish.

    “Kehadiran Daihatsu Rocky merupakan wujud komitmen kami dalam memenuhi kebutuhan lifestyle Sahabat, khususnya anak muda dan keluarga muda yang ingin tampil beda dan berkarakter modern yang sporty,” ujar Sri Agung Handayani selaku Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor (ADM) di Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, Rabu (17/9).

    “Kami percaya Daihatsu Rocky dapat menjadi partner tepat bagi Sahabat dalam menjalani rutinitas sehari-hari maupun aktivitas bersama keluarga di akhir pekan,” tambahnya.

    Daihatsu Rocky terbaru. Foto: Septian Farhan Nurhuda / detikcom

    Sebagai catatan, selain pembaruan pada interior dan eksterior, tak ada yang anyar dari Daihatsu Rocky terbaru. Kendaraan tersebut masih menggunakan fitur dan mesin yang sama seperti model sebelumnya.

    (sfn/dry)

  • Daihatsu Rocky Terbaru Dijual Rp 228 Jutaan, Apa Saja yang Beda?

    Daihatsu Rocky dan Gran Max Blind Van Terbaru Meluncur di Indonesia

    Jakarta

    PT Astra Daihatsu Motor (ADM) resmi meluncurkan Daihatsu Rocky dan Gran Max Blind Van terbaru di Indonesia, Rabu (17/9). Kedua kendaraan tersebut mendapat sejumlah sentuhan baru, terutama di bagian desain dan fitur.

    Daihatsu Rocky mengalami banyak pembaruan di bagian depan, kendaraan itu kini menggunakan gril model honeycomb yang dirancang minimalis. Kemudian untuk versi tertinggi, logo Daihatsu-nya ditulis utuh dan terpasang di area sentral, lalu ada penyempurnaan di bagian pelindung bumper, DRL dan tambahan stiker di sisi-sisi kendaraan.

    Daihatsu Rocky terbaru meluncur di Indonesia Foto: (Septian Farhan Nurhuda/detikOto)

    Daihatsu Rocky baru hadir dengan tema Shift the Vibes yang fokus ke konsumen muda. Selain eksterior, pabrikan memberikan pembaruan di bagian interior, termasuk headlining, sentuhan hitam di AC register, door inner handle serta center console.

    “Kehadiran Daihatsu Rocky merupakan wujud komitmen kami dalam memenuhi kebutuhan lifestyle sahabat, khususnya anak muda dan keluarga muda yang ingin tampil beda dan berkarakter sporty,” ujar Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Sri Agung Handayani di Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, Rabu (17/9).

    Sementara produk anyar lainnya, yakni Daihatsu Gran Max Blind Van tersedia dalam transmisi otomatis atau AT dan bermesin 1.5 L. Kendaraan niaga tersebut mendapat pembaruan minor, yakni berupa lampu utama atau headlamp levelling dan fuel lid opener.

    Selain itu ada fitur-fitur standar lain, seperti dual airbag, retractable seatbelt dengan pretensioner, immobilizer, VSC, ABS, EBD dan lainnya.

    Daihatsu Gran Max blind van teranyar. Foto: (Septian Farhan Nurhuda/detikOto)

    “Kami memahami bahwa dunia usaha kini menuntut kendaraan operasional yang bukan hanya kuat, tapi juga aman dan nyaman. Untuk itu, Gran Max Blind Van 1.5 AT hadir sebagai bentuk apresiasi kamu untuk terus menghadirkan kendaraan operasional yang memenuhi kebutuhan bisnis modern,” kata Agung.

    Daihatsu Rocky baru dibanderol Rp 228,5 jutaan. Sementara harga Gran Max Blind Van 1.5 AT tak diungkap, namun kabarnya Rp 25 jutaan lebih mahal dari versi manual. Seluruhnya berstatus on the road Jakarta.

    (sfn/dry)

  • Waketum FPTI Harap M Fitra Ali Cetak Atlet Maluku Utara ke Olimpiade

    Waketum FPTI Harap M Fitra Ali Cetak Atlet Maluku Utara ke Olimpiade

    Ternate

    Sekda Pemkab Halmahera Tengah, M Fitra Ali, dikukuhkan sebagai Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Mauku Utara. Pengurus Pusat FPTI berharap kepengurusan baru FPTI Maluku Utara dapat mencetak atlet panjat tebing berprestasi tak hanya di kancan nasional, tetapi juga internasional.

    Wakil Ketua Umum PP FPTI, Irjen Herry Heryawan, mengucapkan selamat dan sukses atas dilantiknya Muhammad Fitra Ali sebagai Ketua Umum FPTI Maluku Utara beserta jajaran pengurus untuk periode 2025-2029.

    “Dengan kepengurusan yang baru, kami menaruh harapan besar agar FPTI Maluku Utara dapat memasyarakatkan olahraga panjat tebing lebih luas lagi,” ujar Herry Heryawan, Senin (15/9/2025).

    Menurutnya, ini adalah momentum penting bagi FPTI Maluku Utara untuk mengajak seluruh lapisan masyarakat mencintai olahraga panjat tebing. FPTI Maluku Utara diharapkan berfokus untuk melahirkan bibit-bibit atlet berkualitas.

    “Kami berharap Maluku Utara bisa menjadi lumbung atlet panjat tebing yang siap bersaing tidak hanya di kancah nasional, tetapi juga internasional. Mari kita cetak atlet berprestasi yang bisa membanggakan nama daerah dan bangsa,” imbuhnya.

    Herry Heryawan yang juga menjabat Kapolda Riau mengajak FPTI Maluku Utara untuk bekerja sama dan berkolaborasi menyambut serta menyukseskan target besar FPTI, yaitu membawa atlet panjat tebing Indonesia di kancah Olimpiade.

    Foto: Waketum FPTI yang juga Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan berharap di bawah kepemimpinan M Fitra Ali, FPTI Maluku Utara dapat mencetak atlet berprestasi di kancah nasional dan internasional. (dok. Polda Riau)

    “Sebagai keluarga besar FPTI, mari kita bekerja sama berkolaborasi untuk menyambut dan mensukseskan target besar kita membawa atlet panjat tebing Indonesia berjuang di Olimpiade Los Angeles 2028,” jelasnya.

    “Teruslah bersemangat, mari kita bersama-sama bersinergi, berkolaborasi, bergandengan tangan menuju kejayaan,” sambungnya.

    Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Panjat Tebing Alam dan Rekreasi FPTI (Federasi Panjat Tebing Indonesia), Rocky Gerung, menyampaikan harapannya agar FPTI bisa dikenal luas. Ia optimistis ke depan akan muncul atlet panjat tebing dari Ternate yang tampil di forum internasional.

    “Kita ingin FPTI dikenal di Maluku Utara, ini adalah awal untuk mencetak atlet masa depan,” kata Rocky Gerung.

    Pelantikan Ketua FPTI Maluku Utara ini digelar di Ternate, Senin (15/9). Kegiatan ini dihadiri oleh Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda.

    (mei/idn)

  • Sindir Rocky Gerung, Menkeu Purbaya: Belajar Ekonomi Lagi Pak!

    Sindir Rocky Gerung, Menkeu Purbaya: Belajar Ekonomi Lagi Pak!

    Jakarta: Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menjadi perbincangan usai menyindir akademisi Rocky Gerung yang sering mengkritik pemerintah. 

    Dalam video yang beredar di media sosial, Purbaya menyebut Rocky Gerung harus belajar lagi tentang ilmu ekonomi. 

    Momen tersebut terjadi di Forum Great Lecture. Awalnya Purbaya sedang mempresentasikan kinerja pertumbuhan ekonomi di era presiden Joko Widodo. Lalu ia menanggapi kritikan Rocky Gerung soal menilai ekonomi Indonesia tidak mengalami perbaikan. 

    “Jadi saya mau ngritik Pak Rocky Gerung sedikit. Dia suka ngeledekin Jokowi nggak ngapa-ngapain. Ini loh Pak,” kata Purbaya sambil menunjukkan grafik di layar besar yang ditampilkan kepada audiens.
     

    Dalam grafik tersebut, Purbaya mengklaim kalau ada pertumbuhan signifikan di era Jokowi. Sesumbar, Purbaya juga mengklaim pertumbuhan tersebut juga berkat andilnya yang berada di samping Jokowi.

    “Jadi ini dipaksa intervensi langsung oleh Presiden (Jokowi) sampai ke sana. Jadi, Presiden Jokowi itu berjasa buat  kita walaupun di sampingnya ada saya sih,” lanjutnya sembari tertawa kecil.

    Tak sampai disitu, puncaknya Purbaya juga meminta Rocky Gerung untuk belajar ekonomi kembali.

    “Jadi, Pak Rocky mungkin sedikit belajar ekonomi lagi, Pak,” katanya yang disambut tawa para audiens di forum tersebut.

    Jakarta: Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menjadi perbincangan usai menyindir akademisi Rocky Gerung yang sering mengkritik pemerintah. 
     
    Dalam video yang beredar di media sosial, Purbaya menyebut Rocky Gerung harus belajar lagi tentang ilmu ekonomi. 
     
    Momen tersebut terjadi di Forum Great Lecture. Awalnya Purbaya sedang mempresentasikan kinerja pertumbuhan ekonomi di era presiden Joko Widodo. Lalu ia menanggapi kritikan Rocky Gerung soal menilai ekonomi Indonesia tidak mengalami perbaikan. 

    “Jadi saya mau ngritik Pak Rocky Gerung sedikit. Dia suka ngeledekin Jokowi nggak ngapa-ngapain. Ini loh Pak,” kata Purbaya sambil menunjukkan grafik di layar besar yang ditampilkan kepada audiens.
     

     
    Dalam grafik tersebut, Purbaya mengklaim kalau ada pertumbuhan signifikan di era Jokowi. Sesumbar, Purbaya juga mengklaim pertumbuhan tersebut juga berkat andilnya yang berada di samping Jokowi.
     
    “Jadi ini dipaksa intervensi langsung oleh Presiden (Jokowi) sampai ke sana. Jadi, Presiden Jokowi itu berjasa buat  kita walaupun di sampingnya ada saya sih,” lanjutnya sembari tertawa kecil.
     
    Tak sampai disitu, puncaknya Purbaya juga meminta Rocky Gerung untuk belajar ekonomi kembali.
     
    “Jadi, Pak Rocky mungkin sedikit belajar ekonomi lagi, Pak,” katanya yang disambut tawa para audiens di forum tersebut.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News

    (PRI)

  • Presiden Jokowi Berjasa Buat Kita, Walaupun di Sampingnya Ada Saya

    Presiden Jokowi Berjasa Buat Kita, Walaupun di Sampingnya Ada Saya

    GELORA.CO  – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sempat memuji hasil kerja Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dalam Forum Great Institute. Menurutnya, ekonomi berhasil tumbuh di era kepemimpinan Jokowi.

    Namun, ia mengatakan hal itu tak lepas dari bantuannya juga. Awalnya, ia menyindir akademisi Rocky Gerung yang mengkritik kinerja Jokowi, lantas Purbaya pun membela Jokowi dengan menunjukkan data pertumbuhan ekonomi.

    “Jadi saya mau ngritik Pak Rocky Gerung sedikit. Dia suka ngeledekin Jokowi nggak ngapa-ngapain,” kata Purbaya dalam video di YouTube Great Institute tersebut dikutip Senin (15/9/2025).

    “Jadi ini dipaksa intervensi langsung (pertumbuhan ekonomi) oleh Presiden sampai ke sana. Jadi, Presiden Jokowi itu berjasa buat kita walaupun di sampingnya ada saya sih,” tuturnya disambut gelak tawa peserta forum.

    Tak lupa meminta Rocky Gerung untuk belajar ekonomi lagi. Sebab, menurutnya Jokowi telah berhasil mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Meski begitu, ia mengagumi sosok Rocky.

    “Jadi, Pak Rocky mungkin sedikit belajar ekonomi lagi, Pak. Gua senang bisa ngeledek dia di sini soalnya. Pak Rocky setiap itu saya lihat tuh pidato Anda di itu menarik sekali. Jadi saya ikutin ahli filsafat. Mumpung bisa kritik, saya kritik di sini,” ucap dia

  • Menkeu Purbaya ‘Roasting’ Rocky Gerung, Warganet: Aku Mulai Suka Sama Bapak Ini

    Menkeu Purbaya ‘Roasting’ Rocky Gerung, Warganet: Aku Mulai Suka Sama Bapak Ini

    Ia lantas menyinggung Rocky Gerung yang sering melontarkan kritik tajam pada Jokowi.

    “Saya mau ngritik pak Rocky Gerung sedikit, dia sering ledekin Jokowi gak ngapa-ngapain,” sebutnya berkelakar.

    “Ini pak (sambil menunjukkan data sambil tertawa, disambut tepuk tangan audien). Kalau di sana kan (Rocky) yang berkuasa, di sini saya berkuasa,” tambahnya.

    Dikatakan Purbaya, peran Jokowi sangat besar dalam menjaga stabilitas ekonomi saat ia masih memerintah.

    “Jadi ini dipaksa, diintervensi langsung Presiden sampai ke sana. Jadi Presiden Jokowi itu berjasa buat kita, walaupun di sampingnya ada saya sih,” tukasnya.

    Namun, ia mengingatkan bahwa pertengahan hingga akhir 2023, kondisi ekonomi kembali menghadapi tantangan.

    “Ini yang anda rasakan tahun 2023-2024. Pertengahan sampai akhir itu ekonomi susah lagi,” jelasnya.

    “Keluarlah istilah Indonesia suram dan lain-lain. Bukan dari politik, tapi dari ekonomi yang dibunuh penyebab utamanya,” sambung dia.

    Di momen itu, Purbaya tak segan memberi kelakar yang sedikit menohok untuk Rocky Gerung.

    “Jadi pak Rocky mungkin sedikit belajar ekonomi lagi pak. Gua senang bisa ledek dia di sini. Soalnya pak Rocky setiap saya lihat pidato anda menarik sekali, saya ikutin, ahli filsafat. Mumpung bisa, saya kritik di sini,” bebernya.

    Lebih lanjut, ia menyebut kondisi sempat membaik hingga April 2024. Namun kemudian kembali tertekan.

    “Kemarin sampai April sudah membaik, makanya saya bilang ekonomi bagus, gak usah takut. Tapi habis itu dibunuh sampai ke sini,” tandasnya.

  • Dia Suka Ledekin Jokowi Nggak Ngapa-ngapain

    Dia Suka Ledekin Jokowi Nggak Ngapa-ngapain

    GELORA.CO  – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kembali menuai sorotan setelah meledek atau “me-roasting” akademisi Rocky Gerung. Video tersebut viral di media sosial.

    Tampak Purbaya sedang berbicara di forum Great Lecture baru-baru ini. Dia merespons soal Rocky Gerung yang mengkritik Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) tidak melakukan apa-apa.

    Berdasarkan data yang dipaparkan, Purbaya justru menyebut Jokowi sudah berupaya menghidupkan ekonomi khususnya setelah pandemi Covid-19.

    “Saya mau kritik Pak Rocky Gerung sedikit, dia suka ledekin Pak Jokowi nggak ngapa-ngapain, ini Pak,” kata Purbaya tertawa, sambil menunjukkan data yang dia paparkan, seperti dalam video yang dibagikan @undercover.id, dikutip Senin (15/9/2025).

    Oleh karena itu, Purbaya menyarankan Rocky Gerung untuk belajar ekonomi lagi.

    “Mumpung bisa kiritik, saya kritik di sini,” kata Purbaya.

    Purbaya Guyur Bank Rp200 Triliun

    Sebelumnya, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan penyaluran dana Rp200 triliun ke lima bank, Jumat (12/9/2025). Kelima bank yakni Mandiri, BRI, BTN, BNI, dan BSI menerima dana dengan jumlah bervariasi.

    Dia memerinci, Rp55 triliun disalurkan ke Bank Mandiri, Rp55 triliun ke BRI, Rp25 triliun ke BTN, Rp55 triliun ke BNI, dan Rp10 triliun ke BSI.

    “Jadi dananya akan kita kirim, sudah saya setujui tadi pagi, sebentar lagi dikirim,” ujar Purbaya di Kantor Kementerian Koordinator (Kemenko) Perekonomian, Jakarta, Jumat (12/9/2025).

    Dia pun berkelakar bank-bank tersebut akan kebingungan untuk menyalurkan dana tersebut.

    “Mungkin bank-nya habis itu bingung, berpikir nyalurin ke mana,” kata dia

  • Dia Suka Ledekin Jokowi Nggak Ngapa-ngapain

    Dia Suka Ledekin Jokowi Nggak Ngapa-ngapain

    GELORA.CO  – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kembali menuai sorotan setelah meledek atau “me-roasting” akademisi Rocky Gerung. Video tersebut viral di media sosial.

    Tampak Purbaya sedang berbicara di forum Great Lecture baru-baru ini. Dia merespons soal Rocky Gerung yang mengkritik Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) tidak melakukan apa-apa.

    Berdasarkan data yang dipaparkan, Purbaya justru menyebut Jokowi sudah berupaya menghidupkan ekonomi khususnya setelah pandemi Covid-19.

    “Saya mau kritik Pak Rocky Gerung sedikit, dia suka ledekin Pak Jokowi nggak ngapa-ngapain, ini Pak,” kata Purbaya tertawa, sambil menunjukkan data yang dia paparkan, seperti dalam video yang dibagikan @undercover.id, dikutip Senin (15/9/2025).

    Oleh karena itu, Purbaya menyarankan Rocky Gerung untuk belajar ekonomi lagi.

    “Mumpung bisa kiritik, saya kritik di sini,” kata Purbaya.

    Purbaya Guyur Bank Rp200 Triliun

    Sebelumnya, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan penyaluran dana Rp200 triliun ke lima bank, Jumat (12/9/2025). Kelima bank yakni Mandiri, BRI, BTN, BNI, dan BSI menerima dana dengan jumlah bervariasi.

    Dia memerinci, Rp55 triliun disalurkan ke Bank Mandiri, Rp55 triliun ke BRI, Rp25 triliun ke BTN, Rp55 triliun ke BNI, dan Rp10 triliun ke BSI.

    “Jadi dananya akan kita kirim, sudah saya setujui tadi pagi, sebentar lagi dikirim,” ujar Purbaya di Kantor Kementerian Koordinator (Kemenko) Perekonomian, Jakarta, Jumat (12/9/2025).

    Dia pun berkelakar bank-bank tersebut akan kebingungan untuk menyalurkan dana tersebut.

    “Mungkin bank-nya habis itu bingung, berpikir nyalurin ke mana,” kata dia

  • Kolektor Rugi Rp1,47 Miliar, Busro Didakwa Curi Uang Kuno hingga 57 Kali

    Kolektor Rugi Rp1,47 Miliar, Busro Didakwa Curi Uang Kuno hingga 57 Kali

    Surabaya (beritajatim.com) – Moch Busro diadili di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya atas kasus pencurian uang kuno milik seorang kolektor, Budi Setiawan. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rocky Selo Handoko mendakwa Busro melakukan tindak pidana pencurian secara berkelanjutan karena aksinya dilakukan berulang kali hingga menyebabkan kerugian miliaran rupiah.

    Dalam dakwaan yang dibacakan di persidangan, JPU mengungkapkan Busro beraksi sejak 2 September 2024 hingga 9 Juni 2025. Korban, Budi Setiawan, kehilangan koleksi uang kuno yang disimpan di rumahnya di Jalan Bawean, Surabaya.

    Modus yang dilakukan Busro terbilang lihai. Ia kerap berpura-pura membantu urusan administratif korban, seperti tanda tangan cek, perpanjangan buku tabungan, hingga pengurusan STNK. Saat rumah dalam keadaan sepi, Busro menyelinap ke ruang tamu dan menguras isi kardus berisi uang kuno yang diletakkan di atas rak lemari tanpa pengaman.

    Yang mengejutkan, pencurian ini dilakukan sedikitnya 57 kali dalam kurun waktu setahun lebih. Barang yang diambil bukan sembarangan, mulai dari koin dollar Australia, euro, ringgit Malaysia, yen Jepang, hingga lembaran uang langka bergambar Soekarno dan Suharto. Jumlahnya mencapai ribuan keping dan lembar.

    Lebih jauh, hasil curian itu dijual kepada Sinchan Collection milik Moh. Iksan. Transaksi dilakukan di warung kopi kawasan Jalan Nias dan Jalan Pandegiling, Surabaya. Uang hasil penjualan dipakai Busro untuk membeli mobil Grand Livina Xgear, motor Honda Beat Street, perhiasan emas, serta berlibur bersama keluarga.

    “Akibat perbuatan terdakwa, saksi Budi Setiawan mengalami kerugian sekitar Rp1,47 miliar,” tegas JPU Rocky Selo Handoko.

    Atas tindakannya, Busro didakwa melanggar Pasal 362 KUHP jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP tentang pencurian berlanjut. [uci/beq]

  • Viral Postingan Anak Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Sebut Ayahnya Lengserkan Agen CIA

    Viral Postingan Anak Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Sebut Ayahnya Lengserkan Agen CIA

    GELORA.CO  – Viral di media sosial anak Menteri Keuangan (Menkeu) yang baru dilantik Purbaya Yudhi Sadewa, Yudo Sadewa menjadi perbincangan karena unggahannya di media sosial Threads. Pasalnya, Yudo melontarkan pernyataan kontroversial yang menyinggung mantan Menkeu Sri Mulyani Indrawati.

    Dalam unggahan di media sosial Threads pada 9 September 2025, Yudo menyampaikan rasa syukur karena ayahnya menjadi Menteri Keuangan. Namun, dia menuliskan jika sang ayah melengserkan agen CIA yang disebut-sebut mengarah ke Sri Mulyani.

    “Alhamdulillah, ayahku melengserkan agen CIA Amerika yang menyamar menjadi menteri,” tulis Yudo, seperti yang beredar dari tangkapan layar akun Threads @rocky_gerung__.

    Unggahan tersebut menyebar secara luas di media sosial. Sejumlah akun media sosial pun membagikan Instagram milik Yudo dengan nama akun @yvdos4dewa yang memiliki sekitar 83.000 pengikut dan 82 postingan.

    Namun, akun tersebut langsung hilang tak lama setelah postingannya di Threads viral di jagat maya. 

    Sebelumnya, dalam acara serah terima jabatan Menteri Keuangan, Selasa (9/9/2025), Purbaya Yudhi Sadewa mengakui tugas yang diembannya tidaklah mudah. Menurutnya, kondisi global yang penuh ketidakpastian menjadi tantangan besar, ditambah dengan dinamika domestik yang juga tidak ringan.

    “Saya merasa sangat terhormat atas kepercayaan yang diberikan kepada saya oleh Bapak Presiden untuk menjabat Menteri Keuangan. Amanah ini tidak ringan di tengah dunia yang dipenuhi tantangan yang semakin kompleks,” kata Purbaya dalam sambutannya pada acara serah terima jabatan Menteri Keuangan di Gedung Kementerian Keuangan, Selasa (9/9/2025).

    Dia juga menyampaikan permohonan maaf usai serah terima jabatan (sertijab) Menkeu di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Selasa (9/9/2025). Mengutip pernyataan eks Menkeu Sri Mulyani, dia menyebut gaya berbicaranya seperti koboi.

    “Saya masih pejabat baru di sini, menterinya juga menteri kagetan jadi kalau ngomong, kalau kata Bu Sri Mulyani, gayanya koboi,” ujar Purbaya.

    Dia mengaku merasa tenang saat berkomentar semasa menjabat Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Sebab, kata dia, saat itu tidak ada yang memonitor komentarnya.

    Namun, dia terkejut ketika telah menjabat sebagai Menkeu, pernyataannya bisa berdampak luas.

    “Waktu di LPS sih gak ada yang monitor jadi saya tenang, ternyata di keuangan beda Bu, salah ngomong langsung dipelintir sana sini,” tuturnya