Tag: Rivan A. Purwantono

  • H+1 Tahun Baru, sebanyak 324.208 kendaraan kembali ke Jabotabek

    H+1 Tahun Baru, sebanyak 324.208 kendaraan kembali ke Jabotabek

    Jakarta (ANTARA) – Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono menyampaikan sebanyak 324.208 kendaraan kembali ke wilayah Jabotabek pada Hari H hingga H+1 periode Libur Tahun Baru 2026 atau pada Kamis 1 Januari 2026 pukul 06.00 WIB sampai dengan Sabtu 3 Januari 2026 pukul 06.00 WIB.

    “Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikupa (dari arah Merak), GT Ciawi (dari arah Puncak), GT Cikampek Utama (dari arah Trans Jawa) dan GT Kalihurip Utama (dari arah Bandung). Total volume lalin ini naik 16,24 persen jika dibandingkan lalin normal (278.918 kendaraan),” ujar Rivan dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

    Untuk distribusi lalu lintas kembali ke Jabotabek dari tiga arah yaitu mayoritas sebanyak 147.817 kendaraan (45,59 persen) dari arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 90.590 kendaraan (27,94 persen) dari arah Barat (Merak) dan 85.801 kendaraan (26,46 persen) dari arah Selatan (Puncak).

    Lalin kembali ke Jabotabek dari arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek, dengan jumlah 71.614 kendaraan, meningkat sebesar 29,60 persen dari lalin normal.

    Untuk lalin kembali ke Jabotabek dari arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang, dengan jumlah 76.203 kendaraan, meningkat sebesar 32,17 persen dari lalin normal.

    Total lalin kembali ke Jabotabek dari arah Trans Jawa dan Bandung melalui kedua GT tersebut adalah sebanyak 147.817 kendaraan, meningkat sebesar 30,91 persen dari lalin normal.

    Lalin kembali ke Jabotabek dari arah Merak melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak adalah sebesar 90.590 kendaraan, lebih rendah 8,28 persen dari lalin normal.

    Sementara itu, jumlah kendaraan yang kembali ke Jabotabek dari arah Puncak melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 85.801 kendaraan, meningkat sebesar 27,62 persen dari lalin normal.

    Jasa Marga juga mencatat 2.638.186 kendaraan meninggalkan Jabotabek pada 16 hari periode libur Nataru 2025/2026 yaitu mulai Kamis 18 Desember 2025 pukul 06.00 WIB sampai dengan Sabtu 3 Januari 2026 pukul 06.00 WIB di empat Gerbang Tol (GT) Utama meningkat 11,49 persen dari lalin normal (2.366.223 kendaraan) atau 90,5 persen telah melintas dari total proyeksi 2,9 juta kendaraan.

    Pada periode yang sama, untuk kendaraan kembali menuju wilayah Jabotabek tercatat 2.472.184 kendaraan atau naik sebesar 8,01 persen dari lalin normal (2.288.928 kendaraan) atau 86 persen telah melintas dari proyeksi 2,8 juta kendaraan.

    Pewarta: Aji Cakti
    Editor: Junaydi Suswanto
    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Jasa Marga dorong pemudik manfaatkan diskon tarif tol Nataru

    Jasa Marga dorong pemudik manfaatkan diskon tarif tol Nataru

    Jakarta (ANTARA) – Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono kembali mengingatkan masyarakat bahwa diskon tarif tol sebesar 20 persen mulai kembali diberlakukan pada Rabu, 31 Desember 2025, di sejumlah ruas tol strategis yang dikelola Jasa Marga Group.

    “Pemberlakuan kembali diskon tarif tol sebesar 20 persen mulai hari ini, Rabu (31/12), merupakan bagian dari komitmen Jasa Marga untuk memberikan manfaat langsung kepada pengguna jalan dengan meringankan biaya perjalanan,” ujar Rivan dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

    Diskon tarif tol ini berlaku untuk kedua arah perjalanan bagi semua golongan kendaraan untuk pengguna jalan yang melakukan perjalanan menerus dengan menggunakan kartu tol elektronik.

    Pemberlakuan ini merupakan lanjutan dari program stimulus yang sebelumnya telah diterapkan pada 22 dan 23 Desember 2025 di ruas tol Trans Jawa dan Trans Sumatra sebagai upaya menjaga kelancaran mobilitas nasional selama periode Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026).

    Rivan menjelaskan bahwa diskon tarif tol ini mencakup 8 ruas strategis di Trans Jawa, Trans Sumatra, dan Sulawesi, yaitu Jalan Tol Jakarta–Cikampek, Jalan Layang MBZ, Jalan Tol Palimanan–Kanci, Jalan Tol Batang–Semarang.

    Kemudian, Jalan Tol Semarang Seksi A, B, dan C, Jalan Tol Belawan–Medan–Tanjung Morawa (Belmera), Jalan Tol Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi (MKTT), serta Jalan Tol Manado–Bitung.

    Pada momentum penggantian tahun tersebut, Jasa Marga juga mengucapkan selamat Tahun Baru 2026 kepada seluruh masyarakat, dengan menyongsong harapan baru Jasa Marga dapat senantiasa menghadirkan perjalanan yang semakin aman, nyaman, dan berkeselamatan di seluruh ruas jalan tol Jasa Marga Group.

    Dengan mengutamakan kepuasan pelanggan sebagai prioritas utama, Jasa Marga optimis dapat mempertahankan citra positifnya sebagai pengelola jalan tol terbesar di Indonesia.

    Jasa Marga mengingatkan seluruh pengguna jalan tol untuk selalu berhati-hati dalam berkendara dengan tetap menjaga jarak aman, khususnya saat kondisi hujan yang dapat mengurangi jarak pandang dan meningkatkan risiko kecelakaan.

    Di samping itu, Jasa Marga mengimbau kepada pengguna jalan tol untuk mengantisipasi perjalanan periode libur Nataru 2025/2026 dengan baik, serta merencanakan perjalanan dan manfaatkan informasi lalu lintas terkini secara seketika melalui aplikasi Travoy.

    Sebelum memasuki jalan tol, pengguna juga diingatkan untuk memastikan kendaraan dan kondisi fisik pengemudi dalam keadaan prima, memanfaatkan waktu istirahat di rest area secara cukup, memastikan kecukupan bahan bakar minyak dan saldo kartu uang elektronik, serta mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan.

    Pewarta: Aji Cakti
    Editor: M Razi Rahman
    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • H-2 Tahun Baru, sebanyak 161 ribu kendaraan meninggalkan Jabotabek

    H-2 Tahun Baru, sebanyak 161 ribu kendaraan meninggalkan Jabotabek

    Peningkatan volume lalu lintas ini menunjukkan tingginya animo pergerakan masyarakat menjelang pergantian tahun.

    Jakarta (ANTARA) – Direktur Utama Jasa Marga Rivan A Purwantono menyampaikan terjadi peningkatan arus lalu lintas meninggalkan Jabotabek pada H-2 Libur Tahun Baru 2026 atau pada Selasa, 30 Desember 2025 pukul 06.00 WIB hingga Rabu, 31 Desember 2025 pukul 06.00 WIB sejumlah 161.478 kendaraan.

    “Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas melalui empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikupa (ke arah Merak), GT Ciawi (ke arah Puncak), GT Cikampek Utama (ke arah Trans Jawa), dan GT Kalihurip Utama (ke arah Bandung),” ujar Rivan dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

    Total volume lalu lintas yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini naik 20,44 persen jika dibandingkan lalin normal (134.073 kendaraan).

    “Peningkatan volume lalu lintas ini menunjukkan tingginya animo pergerakan masyarakat menjelang pergantian tahun. Untuk itu, Jasa Marga terus mengoptimalkan layanan operasional, pengaturan lalu lintas, serta kesiapan petugas di lapangan guna memastikan perjalanan pengguna jalan tetap aman, lancar, dan berkeselamatan,” kata Rivan.

    Untuk distribusi lalu lintas meninggalkan Jabotabek menuju ke tiga arah pada H-2 Libur Tahun Baru 2026, yaitu dengan mayoritas sebanyak 72.517 kendaraan (44,91 persen) menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 47.488 kendaraan (29,41 persen) menuju arah Barat (Merak) dan 41.473 kendaraan (25,68 persen) menuju arah Selatan (Puncak).

    Lalu lintas meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek, dengan jumlah 35.711 kendaraan, naik sebesar 41,40 persen dari lalu lintas normal.

    Untuk lalu lintas meninggalkan Jabotabek menuju arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang, dengan jumlah 36.806 kendaraan, naik sebesar 42,56 persen dari lalu lintas normal.

    Total lalu lintas meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa dan Bandung melalui kedua GT tersebut adalah sebanyak 72.517 kendaraan, naik sebesar 41,99 persen dari lalu lintas normal.

    Lalu lintas meninggalkan Jabotabek menuju arah Merak melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak adalah sebanyak 47.488 kendaraan, lebih rendah 3,74 persen dari lalu lintas normal.

    Sementara itu, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabotabek menuju arah Puncak melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 41.473 kendaraan, naik sebesar 23,19 persen dari lalu lintas normal.

    Pewarta: Aji Cakti
    Editor: Budisantoso Budiman
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Pemkot Bandung Minta Warganya Nyalakan Empati bagi Korban Bencana bukan Kembang Api Tahun Baru

    Pemkot Bandung Minta Warganya Nyalakan Empati bagi Korban Bencana bukan Kembang Api Tahun Baru

    Qodari mengaku belum mengetahui apa saja agenda Prabowo selama di Aceh. Qodari hanya mengetahui bahwa Prabowo akan mengunjungi Kabupaten Bener Meriah, Aceh yang merupakan salah satu daerah terdampak parah saat banjir bandang dan longsor.

    “Tidak secara spesifik tadi bicara mengenai kegiatan di Aceh. Tapi kita mendengar bahwa beliau akan berencana ke Aceh,” ujarnya.

    “Saya kalau tidak salah dengar Bener Meriah, tapi nanti dicrosscheck aja dengan Pak Teddy (Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya),” sambung Qodari.

    Sebelumnya, H-1 menjelang Tahun Baru 2026, PT Jasa Marga (Persero) Tbk kembali menggelar diskon tarif tol sebesar 20 persen pada Rabu, 31 Desember 2025 di 8 ruas tol milik perseroan.

    Direktur Utama Jasa Marga Rivan A Purwantono berharap, diskon tarif tol ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat yang melakukan perjalanan pada libur panjang akhir tahun dalam rangka Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.

    “Kami ingin mengingatkan masyarakat bahwa diskon tarif tol sebesar 20 persen akan kembali diberlakukan besok, 31 Desember 2025. Pemberlakuan ini merupakan lanjutan dari program stimulus yang sebelumnya telah diterapkan pada 22 dan 23 Desember 2025 di ruas tol Trans Jawa dan Trans Sumatra,” ujarnya, Rabu (31/12/2025).

    “Diskon tarif tol sebesar 20 persen untuk ruas Trans Jawa dan Trans Sumatra diberlakukan selama tiga hari, yakni pada 22, 23, dan 31 Desember 2025. Sementara itu, khusus Jalan Tol Manado–Bitung, potongan tarif tol diterapkan selama 20 hari, mulai 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026,” terangnya.

     

  • Diskon Tarif Tol Berlaku Lagi, ke Semarang Jadi Cuma Segini

    Diskon Tarif Tol Berlaku Lagi, ke Semarang Jadi Cuma Segini

    Jakarta

    Diskon tarif jalan tol akan berlaku lagi. Perjalanan melalui jalan tol dari Jakarta hingga ke Semarang bisa jadi lebih murah. Segini tarifnya.

    Setelah diskon tarif tol periode libur Natal, besok akan ada lagi diskon tarif tol periode Tahun Baru 2026. Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono sebelumnya mengatakan, stimulus diskon tarif tol 20 persen di Trans Jawa dan Trans Sumatra akan diterapkan selama 3 hari, yaitu pada tanggal 22, 23, dan 31 Desember 2025.

    Diskon tarif tol ini akan berlaku bagi semua golongan kendaraan untuk pengguna jalan yang melakukan perjalanan menerus dengan menggunakan kartu tol elektronik.

    “Stimulus diskon tarif tol ini diharapkan dapat meringankan beban biaya perjalanan bagi para pengguna jalan tol, serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” ucap Rivan.

    Dikutip dari akun Instagram resmi Jasa Marga, Tol Trans Jawa dikenakan diskon tarif sebesar 20 persen. Berikut tarif kumulatif Tol Trans Jawa dari Jakarta ke Semarang atau sebaliknya setelah kena diskon.

    Berlaku 31 Desember pukul 00.00 WIB sampai pukul 24.00 WIBGolongan I: Rp 355.600 (normalnya Rp 413.500)Golongan II dan III: Rp 548.450 (normalnya Rp 639.000)Golongan IV dan V: Rp 722.500 (normalnya Rp 841.000).Golongan I: Rp 367.950 (normalnya Rp 434.500)Golongan II dan III: Rp 567.350 (normalnya Rp 671.000)Golongan IV dan V: Rp 747.550 (normalnya Rp 883.500).

    Pengguna jalan diimbau untuk dapat merencanakan perjalanan selama periode libur panjang dengan memanfaatkan diskon tarif tol. Pastikan kendaraan dan pengendara dalam kondisi prima, patuhi rambu dan arahan petugas di jalan tol, serta beristirahat di rest area saat lelah dalam perjalanan.

    (rgr/dry)

  • Jasa Marga: Arus Keluar Jabotabek Naik 16,21% hingga H+1 Natal 2025

    Jasa Marga: Arus Keluar Jabotabek Naik 16,21% hingga H+1 Natal 2025

    Bisnis.com, JAKARTA — PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mencatat sebanyak 1,56 juta kendaraan meninggalkan kawasan Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Jabotabek) selama periode H-7 hingga H+1 libur Hari Raya Natal 2025.

    Jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabotabek sejak Kamis (18/12/2025) pukul 06.00 WIB hingga Sabtu (27/12/2025) pukul 06.00 WIB itu meningkat sekitar 16,21% dari periode normal.

    Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono mengatakan, arus kendaraan tersebut terpantau melalui empat gerbang tol (GT) utama, yakni GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa), dan GT Kalihurip Utama (arah Bandung).

    “Total volume lalu lintas yang meninggalkan Jabotabek mencapai 1.556.310 kendaraan, atau naik 16,21% dibandingkan lalu lintas normal,” ujar Rivan dalam keterangan resmi, Jumat (27/12/2025).

    Berdasarkan distribusi arah perjalanan, mayoritas kendaraan bergerak ke arah timur. Sebanyak 748.720 kendaraan atau 48,1% tercatat menuju Trans Jawa dan Bandung, disusul 446.404 kendaraan atau 28,7% ke arah barat (Merak), serta 361.186 kendaraan atau 23,2% menuju arah selatan (Puncak).

    Untuk arah timur, lalu lintas menuju Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama tercatat sebanyak 391.177 kendaraan, melonjak 45,96% dari kondisi normal. Sementara itu, arus ke Bandung melalui GT Kalihurip Utama mencapai 357.543 kendaraan, atau meningkat 25,58%. 

    Secara kumulatif, volume kendaraan ke dua koridor tersebut naik 35,46% dari lalu lintas normal.

    Adapun arah barat, kendaraan menuju Merak melalui GT Cikupa tercatat 446.404 unit, relatif stabil dengan kenaikan tipis 0,22% dari kondisi normal. Sementara itu, arus ke Puncak melalui GT Ciawi mencapai 361.186 kendaraan, tumbuh 5,91% dibandingkan lalu lintas normal.

    Rivan menambahkan, pada H+1 Natal 2025 atau periode Jumat (26/12/2025) pukul 06.00 WIB hingga Sabtu (27/12/2025) pukul 06.00 WIB, lalu lintas yang meninggalkan Jabotabek melalui empat GT utama tercatat sebanyak 176.131 kendaraan, meningkat 4,48% dari kondisi normal.

    “Di sisi lain, kami juga mulai melihat pergerakan arus balik. Pada H+1 Natal 2025, kendaraan yang masuk ke Jabotabek melalui empat GT utama mencapai 153.529 kendaraan, atau naik 6,78% dari lalu lintas normal,” jelasnya.

    Jasa Marga mengimbau pengguna jalan tol untuk mengantisipasi perjalanan selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 dengan perencanaan yang matang, termasuk memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima, kecukupan bahan bakar, saldo uang elektronik, serta memanfaatkan waktu istirahat di rest area secara bijak.

    “Informasi kondisi lalu lintas terkini dapat dipantau secara real time melalui aplikasi Travoy, layanan One Call Center Jasa Marga 14080, akun X @PTJASAMARGA, serta kanal media sosial resmi Jasa Marga.”

  • 1,5 juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Pada H-7 sampai H+1 Libur Natal

    1,5 juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Pada H-7 sampai H+1 Libur Natal

    Liputan6.com, Jakarta – Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A Purwantono menyampaikan, sebanyak 1.556.310 kendaraan meninggalkan Jabotabek pada H-7 s.d H+1 atau pada Kamis, 18 Desember 2025 pukul 06.00 WIB sampai dengan Sabtu, 27 Desember 2025 pukul 06.00 WIB, atau pada libur Hari Raya Natal 2025.

    Data tersebut didapatkan dari data empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikupa (ke arah Merak), GT Ciawi (ke arah Puncak), GT Cikampek Utama (ke arah Trans Jawa) dan GT Kalihurip Utama (ke arah Bandung). Total volume lalu lintas yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini naik 16,21 persen jika dibandingkan lalu lintas normal.

    “Untuk distribusi lalu lintas meninggalkan Jabotabek menuju ke tiga arah yaitu dengan mayoritas sebanyak 748.720 kendaraan (48,1 persen) menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 446.404 kendaraan (28,7 persen) menuju arah Barat (Merak) dan 361.186 kendaraan (23,2 persen) menuju arah Selatan (Puncak),” kata Rivan dalam keterangannya, Sabtu (27/12/2025).

    Rivan  menjelaskan,  pada H+1 libur atau pada Jumat, 26 Desember 2025 pukul 06.00 WIB ssmpsi dengan Sabtu, 27 Desember 2025 pukul 06.00 WIB, lalu lintas meninggalkan Jabotabek di empat GT Utama tercatat mencapai 176.131 kendaraan atau meningkat 4,48 persen dari lalu lintas normal atau 168.571 kendaraan. 

    “Masih terjadi pergerakan masyarakat yang meninggalkan Jabotabek pada H-7 hingga H+1 Natal 2025. Di sisi lain, Jasa Marga juga sudah melihat adanya pergerakan arus kendaraan yang masuk ke wilayah Jabotabek pada H+1 Natal 2025. Jasa Marga mencatat arus lalu lintas di 4 GT Utama, sebanyak 153.529 kendaraan atau naik 6,78 persen dari lalu lintas normal (143.777 kendaraan),” ujar Rivan.

     

     

    Dua hari menjelang perayaan Natal, arus kendaraan di ruas Tol Cipularang, Purwakarta, Jawa Barat, terpantau ramai cenderung padat, Selasa.

  • Libur Natal, Lebih dari 1,1 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek

    Libur Natal, Lebih dari 1,1 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek

    Jakarta

    Pergerakan kendaraan selama periode libur Natal 2025 menunjukkan peningkatan signifikan.

    Jasa Marga mencatat sebanyak 1.195.806 kendaraan meninggalkan wilayah Jabodetabek pada periode H-7 hingga H-1 Natal.

    Jumlah tersebut meningkat 16,43 persen dibandingkan lalu lintas normal. Kenaikan ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat selama libur Natal dan akhir tahun.

    Berdasarkan data yang dirilis oleh Jasa Marga pada Kamis (24/12/25) melalui akun sosial media resminya, arus kendaraan paling besar mengarah ke wilayah timur.

    Pergerakan menuju Trans Jawa melalui Gerbang Tol Cikampek Utama tercatat sebanyak 290.558 kendaraan, naik 42,67 persen dari kondisi normal.

    Sementara itu, arus kendaraan ke arah Bandung melalui Gerbang Tol Kalihurip Utama mencapai 269.550 kendaraan. Angka tersebut meningkat 24,08 persen dibandingkan lalu lintas harian biasa.

    Secara keseluruhan, total kendaraan yang bergerak menuju arah Trans Jawa dan Bandung mencapai 560.108 kendaraan. Jumlah ini naik 33,08 persen dari lalu lintas normal dan menjadi arah dengan volume tertinggi.

    Di sisi lain, arus kendaraan ke arah barat juga mengalami peningkatan. Pergerakan menuju Merak melalui Gerbang Tol Cikupa tercatat sebanyak 357.810 kendaraan, atau naik 4,49 persen dibandingkan kondisi normal.

    Untuk arah selatan, lalu lintas menuju kawasan Puncak melalui Gerbang Tol Ciawi mencapai 277.888 kendaraan. Angka tersebut naik 5,38 persen dari lalu lintas normal.

    Menghadapi lonjakan volume kendaraan tersebut, Jasa Marga menyatakan terus mengoptimalkan pelayanan serta kesiapan operasional di seluruh jaringan jalan tol guna menjaga kelancaran arus lalu lintas.

    Tingginya angka pengguna jalan tol beberapa hari terakhir ini jelas karena ada momen libur Natal dan Tahun Baru 2026. Selain itu, ada juga insentif berupa diskon tarif tol yang berlaku selama beberapa hari.

    Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono mengatakan bahwa stimulus diskon tarif tol 20% di Trans Jawa diterapkan selama 3 hari yakni pada 22 dan 23 Desember 2025 lalu serta satu hari lagi di tanggl 31 Desember 2025 mendatang.

    (mhg/dry)

  • Volume Kendaraan ke Timur Naik 31%, Gerbang Tol Cikampek Siaga 37 Gardu

    Volume Kendaraan ke Timur Naik 31%, Gerbang Tol Cikampek Siaga 37 Gardu

    Sebelumnya, PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat, sebanyak 994.549 kendaraan meninggalkan Jabotabek pada H-7 sampai dengan H-2 Natal 2025, atau pada Kamis (18/12/2025) pukul 06.00 WIB hingga Rabu (24/12/2025) pukul 06.00 WIB.

    Total volume lalu lintas (lalin) di periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 ini naik 12,1 persen dibandingkan lalin normal.

    Direktur Utama Jasa Marga Rivan A Purwantono menjelaskan, pada H-2 Natal 2025 atau pada Selasa, 23 Desember 2025 pukul 06.00 WIB hingga Rabu 24 Desember 2025 pukul 06.00 WIB, lalu lintas meninggalkan Jabotabek di empat gerbang tol (GT) utama tercatat mencapai 165.326 kendaraan. Meningkat 23,3 persen dari lalin normal, sebanyak 134.073 kendaraan.

    Rivan juga mencatat adanya peningkatan arus kendaraan menuju arah Trans Jawa dan Bandung pada Selasa, (23/12/2025) di GT Cikampek Utama, sebanyak 40.489 kendaraan meningkat 60,3 persen dari lalin normal (25.255 kendaraan) dan GT Kalihurip Utama, sebanyak 35.455 kendaraan meningkat 37,3% dari lalin normal (25.818 kendaraan).

    “Jasa Marga memproyeksikan akan terdapat peningkatan lalu lintas di 4 GT Utama pada Rabu, 24 Desember 2025 sebanyak 189.280 kendaraan atau naik 35,5 persen dari lalu lintas normal (139.668 kendaraan),” terang dia, Rabu (24/12/2025).

    Untuk distribusi lalu lintas meninggalkan Jabotabek via jalan tol, mayoritas sebanyak 453.441 kendaraan atau 45,6 persen dari total pergerakan menuju arah timur, melintasi Jalan Tol Trans Jawa dan ke arah Bandung.

    Sementara sekitar 30,7 persen dari total pergerakan atau 305.502 kendaraan menuju arah barat (Merak), dan 235.606 kendaraan (23,7 persen) menuju arah selatan (Puncak).

     

  • 994 Ribu Mobil Tinggalkan Jabotabek via Tol hingga Rabu Pagi

    994 Ribu Mobil Tinggalkan Jabotabek via Tol hingga Rabu Pagi

    Liputan6.com, Jakarta – PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat, sebanyak 994.549 kendaraan meninggalkan Jabotabek pada H-7 sampai dengan H-2 Natal 2025, atau pada Kamis (18/12/2025) pukul 06.00 WIB hingga Rabu (24/12/2025) pukul 06.00 WIB.

    Total volume lalu lintas (lalin) di periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 ini naik 12,1 persen dibandingkan lalin normal.

    Direktur Utama Jasa Marga Rivan A Purwantono menjelaskan, pada H-2 Natal 2025 atau pada Selasa, 23 Desember 2025 pukul 06.00 WIB hingga Rabu 24 Desember 2025 pukul 06.00 WIB, lalu lintas meninggalkan Jabotabek di empat gerbang tol (GT) utama tercatat mencapai 165.326 kendaraan. Meningkat 23,3 persen dari lalin normal, sebanyak 134.073 kendaraan.

    Rivan juga mencatat adanya peningkatan arus kendaraan menuju arah Trans Jawa dan Bandung pada Selasa, (23/12/2025) di GT Cikampek Utama, sebanyak 40.489 kendaraan meningkat 60,3 persen dari lalin normal (25.255 kendaraan) dan GT Kalihurip Utama, sebanyak 35.455 kendaraan meningkat 37,3% dari lalin normal (25.818 kendaraan).

    “Jasa Marga memproyeksikan akan terdapat peningkatan lalu lintas di 4 GT Utama pada Rabu, 24 Desember 2025 sebanyak 189.280 kendaraan atau naik 35,5 persen dari lalu lintas normal (139.668 kendaraan),” terang dia, Rabu (24/12/2025).

    Untuk distribusi lalu lintas meninggalkan Jabotabek via jalan tol, mayoritas sebanyak 453.441 kendaraan atau 45,6 persen dari total pergerakan menuju arah timur, melintasi Jalan Tol Trans Jawa dan ke arah Bandung.

    Sementara sekitar 30,7 persen dari total pergerakan atau 305.502 kendaraan menuju arah barat (Merak), dan 235.606 kendaraan (23,7 persen) menuju arah selatan (Puncak).