Tag: Ridwan Kamil

  • Gibran Instruksikan Relawan Menangkan Ridwan Kamil-Suswono di Pilkada Jakarta
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        19 November 2024

    Gibran Instruksikan Relawan Menangkan Ridwan Kamil-Suswono di Pilkada Jakarta Megapolitan 19 November 2024

    Gibran Instruksikan Relawan Menangkan Ridwan Kamil-Suswono di Pilkada Jakarta
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Ketua Umum
    Gibran Center
    , Marsudiyanto, mengaku mendapat arahan langsung dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk turun langsung memenangkan pasangan calon
    Ridwan Kamil
    dan
    Suswono
    di
    Pilkada Jakarta
    2024.
    Hal ini ditegaskan Marsudiyanto usai acara deklarasi dukungan dari relawan Gibran Center kepada pasangan berakronim Rido ini.
    “Iya, beliau (Gibran) minta turun supaya memenangkan Rido. Kita yang bagian tim pelaksana harus gaspol, pokoknya dengan waktu yang ada,” ujar Marsudiyanto saat memberikan keterangan di Kantor DPP Gibran Center, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Selasa (19/11/2024).
    Marsudiyanto mengaku diminta Gibran untuk mengarahkan seluruh DPW dan DPD serta relawan untuk memenangkan pasangan Ridwan Kamil-Suswono.
    “Saya diperintahkan untuk turun ke bawah, seluruh DPW dan DPD di DKI ini dari akar rumput untuk menangkan pasangan Rido,” lanjut dia.
    Dalam kesempatan yang sama, calon gubernur Jakarta Ridwan Kamil mengapresiasi dukungan yang disampaikan oleh relawan Gibran.
    Dia menilai, deklarasi dukungan hari ini bukan hal mengejutkan, mengingat Ridwan merupakan ketua tim kampanye Prabowo-Gibran di Jawa Barat pada Pilpres kemarin.
    “Saya dulu adalah ketua tim kampanye daerah Prabowo-Gibran yang memberikan 16,6 juta suara, kalau tidak salah, terbesar se-Indonesia. Ya, tentunya sekarang saya sedang berkontestasi. Mungkin semuanya akhirnya paham agar kita bisa menang di sisa waktu,” kata Ridwan pada kesempatan yang sama.
    Dia berharap, dukungan yang diberikan relawan Gibran Center bisa memperkuat jaringan Rido ke masyarakat dan membantu mencapai kemenangannya di Pilkada Jakarta.
    Tahapan pilkada memasuki masa kampanye pada 25 September-23 November 2024.
    Kemudian, sebelum memasuki hari pemungutan suara, pada 24-26 November 2024 ditetapkan sebagai masa tenang.
    Hari pemungutan suara Pilkada 2024 akan digelar secara serentak di seluruh Indonesia pada 27 November 2024.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Jokowi Dukung Ridwan Kamil, Pramono: Lihat Elektabilitas Saya, Turun Enggak?
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        19 November 2024

    Jokowi Dukung Ridwan Kamil, Pramono: Lihat Elektabilitas Saya, Turun Enggak? Megapolitan 19 November 2024

    Jokowi Dukung Ridwan Kamil, Pramono: Lihat Elektabilitas Saya, Turun Enggak?
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Calon gubernur Jakarta nomor urut 3
    Pramono Anung
    tak ambil pusing perihal dukungan Presiden ke-7 RI Joko Widodo terhadap Ridwan Kamil di
    Pilkada Jakarta
    .
    Dia bilang, dukungan Jokowi kepada RK-Suswono merupakan hak demokrasi.
    Politisi PDI-P itu bahkan menekankan, kendati telah bekerja selama dua periode bersama Jokowi sebagai Menteri Sekretaris Kabinet, dia tidak mempermasalahkan pilihan Jokowi.
    “Jadi bagi saya, ini pilihan demokrasi, boleh-boleh aja, saya tetap konsentrasi seperti sekarang ini untuk keliling belanja masalah dan juga bersilaturahmi dengan rakyat Jakarta, kan yang milih rakyat Jakarta,” kata Pramono Anung di Jakarta Barat, Selasa (19/11/2024).
    Selain itu, mantan seskab itu juga tidak mempermasalahkan adanya pihak-pihak lain yang tidak mendukung dia sebagai calon gubernur Jakarta.
    Bahkan, Pramono tidak risau mengenai elektabilitasnya yang menurun setelah dukungan Jokowi kepada Ridwan Kamil. Dia justru percaya diri elektabilitasnya naik.
    “Ya dilihat saja, elektabilitas saya turun enggak? Malah naik. Pokoknya secara terbuka, saya katakan, siapa saja yang mendukung, tidak mendukung, bagi saya tidak masalah apa-apa, tetap saya doakan untuk kesehatannya,” tutup dia.
    Diberitakan, Jokowi secara resmi menyatakan dukungannya kepada Ridwan Kamil dan Suswono pada Pilkada Jakarta 2024.
    “Kenapa saya Ridwan kamil, karena rekam jejak,” ujar Jokowi saat memberikan sambutan dalam pertemuan di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Senin (18/11/2024).
    Menurut Jokowi, rekam jejak Ridwan sudah terbukti sejak dia menjabat sebagai wali kota Bandung.
    Selain itu, pengalaman Ridwan sebagai gubernur Jawa Barat juga disebut menjadi bukti kepiawaiannya sebagai pemimpin.
    Jokowi menilai, latar belakang pendidikan Ridwan dari teknik arsitektur dan tata kota menjadi alasan agar warga Jakarta memilih Ridwan.
    “Artinya, secara rekam jejak punya, secara ilmu punya. Kurang apa lagi? Mau pilih yang mana lagi,” tegas Jokowi.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Ridwan Kamil temui Jokowi di kediaman Solo

    Ridwan Kamil temui Jokowi di kediaman Solo

    Jumat, 1 November 2024 17:48 WIB

    Presiden RI ketujuh Joko Widodo (kiri) keluar dari kediaman bersama calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut satu Ridwan Kamil (kanan) usai bertemu di kediaman Sumber, Solo, Jawa Tengah, Jumat (1/11/2024). Ridwan Kamil bertemu Presiden RI ketujuh Joko Widodo di Solo untuk bersilaturahmi sekaligus belajar tata kelola kota kepada Joko Widodo yang pernah menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta pada 2012 sampai 2014. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/rwa.

    Presiden RI ketujuh Joko Widodo (kiri) berbincang dengan calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut satu Ridwan Kamil (kanan) saat bertemu di kediaman Sumber, Solo, Jawa Tengah, Jumat (1/11/2024). Ridwan Kamil bertemu Presiden RI ketujuh Joko Widodo di Solo untuk bersilaturahmi sekaligus belajar tata kelola kota kepada Joko Widodo yang pernah menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta pada 2012 sampai 2014. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/rwa.

  • 1
                    
                        Effendi Simbolon Ikut Jokowi Kampanye Ridwan Kamil, Ketua DPP PDI-P: Capek
                        Nasional

    1 Effendi Simbolon Ikut Jokowi Kampanye Ridwan Kamil, Ketua DPP PDI-P: Capek Nasional

    Effendi Simbolon Ikut Jokowi Kampanye Ridwan Kamil, Ketua DPP PDI-P: Capek
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com

    PDI-P
    mengaku “capek” melihat kadernya,
    Effendi Simbolon
    , ikut mengampanyekan Ridwan Kamil-Suswono di
    Pilkada Jakarta
    alih-alih Pramono Anung-Rano Karno yang merupakan usungan PDI-P.
    “Capek,” kata Ketua DPP PDI-P,
    Said Abdullah
    , saat ditanya apakah PDI-P akan menindak Effendi, ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/11/2024).
    Ia menilai upaya itu juga tak akan berpengaruh terhadap tingkat elektoral.
    Said memberi contoh, dirinya merupakan calon anggota legislatif dengan perolehan suara terbanyak se-Indonesia pada Pileg 2024.
    Namun, perolehan suara itu belum tentu akan berpengaruh terhadap tingkat elektoral kandidat yang ia dukung dalam sebuah pilkada.
    Sebab, kata Said, dalam pilkada, yang berpengaruh adalah ketokohan si calon itu sendiri.
    “Kalau urusan tindakan, ina inu, kita fokus tanggal 27. Biar seribu Said, biar suara terbesar di republik, enggak laku,” ujar dia.
    Said juga mengaku tidak tahu status terbaru keanggotaan Effendi di PDI-P, terlebih menyusul tindakannya yang membelot dari arah dukung.
    Ia pun enggan mengomentari lebih jauh seberapa berdampak dukungan Presiden ketujuh Joko Widodo terhadap potensi kemenangan Ridwan Kamil-Suswono.
    “Struktur partai bergerak masif, relawan bergerak masif,
    civil society
    juga bergerak pada satu muara di tanggal 27 untuk memenangkan Mas Pram dan Bang Doel,” sebut Said.
    “Saya bersyukur ada Pak Jokowi di sebelah karena bagi kita, karena status Pak Jokowi adalah presiden ketujuh, kan punya kebebasan.
    Fairness
    . Itu. Berkompetisi secara sehat. Kan Jakarta itu etalase republik, jangan dikotori oleh yang di luar konteks aturan main,” kata dia.
    Effendi Simbolon hadir dalam pertemuan Presiden ke-7 RI Joko Widodo dengan Ridwan Kamil dan sejumlah kader partai politik anggota Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus, Senin (18/11/2024).
    Nama Effendi sempat disapa oleh Ketua Tim Pemenangan Ridwan Kamil dan Suswono, Ahmad Riza Patria. Riza bilang, kader PDI Perjuangan itu mendukung Ridwan.
    “Di sini ada spesial Pak Jokowi, dari PDI Perjuangan ada Effendi Simbolon. Ini kader PDI Perjuangan yang mendukung Ridwan Kamil,” ujar Riza di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Senin.
    Di penghujung acara, nama Effendi kembali disinggung oleh Ridwan Kamil.
    Ridwan menyinggung soal Pilkada Jakarta yang menjadi ajang rekonsiliasi bagi pihak-pihak yang terpecah pada Pemilu Presiden (Pilpres) 2024, termasuk sosok Effendi.
    “Di belakang saya ada Pak Effendi Simbolon, (tadi) mendeklarasikan 7.000 (dukungan dari) orang-orang Batak, beliau dari partai mana kita semua tahu kan,” kata Ridwan usai acara.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Meredam ancaman polarisasi pada Pilkada Karawang 2024

    Meredam ancaman polarisasi pada Pilkada Karawang 2024

    Karawang (ANTARA) – Pemungutan suara pada pemilihan kepala daerah serentak yang akan digelar pada 27 November 2024 tinggal menghitung hari. Saat ini sudah memasuki pengujung masa kampanye.

    Kampanye merupakan proses komunikasi yang dilakukan oleh individu atau kelompok dengan tujuan menciptakan efek tertentu kepada khalayak atau publik.

    Di dunia perpolitikan, kampanye pilkada merupakan kegiatan untuk meyakinkan pemilih dengan menawarkan visi, misi, dan program-program yang digulirkan.

    Kampanye berlangsung sejak 25 September hingga 23 November 2024, dilaksanakan sebagai wujud dari pendidikan politik masyarakat yang dilaksanakan secara bertanggung jawab, yang pada akhirnya dimaksudkan untuk meningkatkan partisipasi pemilih.

    Hal tersebut sesuai dengan ketentuan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 13 tahun 2024 tentang Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

    Pada pilkada tahun ini, pemilih mendapat dua jenis surat suara, yakni untuk pemilihan bupati atau wali kota dan wakil bupati atau wakil wali kota serta surat suara pemilihan gubernur dan wakil gubernur.

    Untuk pemilihan bupati dan wakil bupati, masyarakat Karawang dihadapkan dengan dua pilihan, yakni pasangan Acep Jamhuri-Gina Fadlia Swara serta duet Aep Syaepuloh-Maslani.

    Adapun pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar, masyarakat Karawang harus memilih satu di antara empat pasangan calon.

    Keempat pasangan calon itu adalah Acep Adang Ruchiat-Gitalis Dwi Natarina, Jeje Wiradinata-Ronal Surapradja, Ahmad Syaikhu-Ilham Habibie, serta duet Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan.

    Pada pilkada tahun ini, sesuai dengan data Komisi Pemilihan Umum Karawang, pemilih yang akan menggunakan hak pilihnya mencapai 1.801.870 orang, tersebar di 309 desa dan kelurahan di Karawang.

    Ketua KPU Karawang Mari Fitriana menyebut ada1,8 juta pemilih, terdiri atas Generasi Milenial (usia 25–39 tahun) berjumlah 605.568 orang, Generasi X (40 hingga 55 tahun) sebanyak 580.564 orang.

    Selanjutnya pemilih dari Generasi Z, rentang usia 17 sampai 24 tahun, sebanyak 290.928 orang. Lalu Baby Boomers berusia 56–76 tahun mencapai 283.793 orang. Untuk kelompok lansia usia lebih dari 76 tahun sejumlah 41.015 orang.

    Sementara jika dilihat dari sisi gender, pada pilkada yang akan digelar 27 November 2024, jumlah pemilih laki-laki mencapai 904.006 orang dan pemilih perempuan sebanyak 897.864 orang.

    Para pemilih yang masuk dalam daftar pemilih tetap nantinya akan menggunakan hak pilihnya di 3.793 tempat pemungutan suara pada 27 November 2024.

    Aneka ragam kampanye

    Aneka ragam pola kampanye selama beberapa pekan terakhir ini telah disajikan oleh masing-masing tim pasangan calon peserta pilkada.

    Dari sajian kampanye di media sosial yang disampaikan oleh masing-masing pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Karawang, bukan hanya konten visi dan misi yang mendominasi di beranda media sosial.

    Beragam konten yang bernada saling serang juga bermunculan di berbagai kanal media sosial. Ada tim pasangan calon yang mengunggah dan menyebar konten terkait dengan kandidat beristri dua dan konten kandidat yang diduga terlibat korupsi.

    Selain itu, ada juga konten bergambar kandidat yang memegang minuman beralkohol.

    Tak hanya itu, pada masa kampanye Pilkada Karawang juga terjadi hoaks yang mencatut nama lembaga survei dan lembaga penyelenggara pemilu.

    Kondisi tersebut memicu aksi saling lapor ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Karawang mengenai dugaan pelanggaran kampanye.

    Hingga pekan terakhir masa kampanye, sudah ada lebih dari 20 laporan dugaan pelanggaran kampanye yang sampai ke Bawaslu Karawang, di antaranya berkaitan dengan kampanye di tempat ibadah, netralitas aparatur sipil negara, netralitas kepala desa, dan politik uang. Bahkan, ada juga laporan dugaan pelanggaran kode etik salah seorang pimpinan KPU Karawang.

    Ketua Bawaslu Karawang Engkus Kusnadi menyampaikan bahwa setiap laporan, jika syarat administrasi pelaporannya lengkap, tentu ditindaklanjuti. Terbukti, pihaknya sudah merekomendasi laporan dugaan netralitas aparatur sipil negara ke Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia.

    Selain itu, Bawaslu Karawang juga telah mengeluarkan rekomendasi ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) terkait dengan laporan dugaan pelanggaran kode etik salah satu pimpinan Komisi Pemilihan Umum Karawang.

    Meredam polarisasi

    Pilkada Karawang pada tahun ini diikuti dua pasangan calon bupati dan wakil bupati. Oleh karena itu, kemungkinan terjadinya polarisasi masyarakat cukup tinggi akibat dipicu revalitas tinggi kedua pasangan itu.

    Ketua Bawaslu Karawang Engkus Kusnadi menyampaikan, saat polarisasi masyarakat muncul akibat perbedaan dukungan, sangat mungkin terjadi gesekan.

    Benih-benih terjadinya polarisasi di kalangan masyarakat sudah mulai tampak terlihat dari sejumlah konten dan komentar di grup-grup whatsApp, unggahan-unggahan media sosial, dan lain-lain.

    Sementara itu, guna meredam ancaman polarisasi, di antaranya Bawaslu Karawang menggiatkan komunikasi dengan partai koalisi dan tim masing-masing pasangan calon. Pesan yang disampaikan ialah agar masing-masing pasangan calon melaksanakan kampanye dengan santun dan sesuai ketentuan perundang-undangan.

    Ada beberapa hal yang menjadi perhatian Bawaslu Karawang selama masa kampanye, antara lain, persoalan politik uang, SARA, dan hoaks. Hal tersebut menjadi perhatian karena sering kali menimbulkan polarisasi masyarakat yang berpotensi menimbulkan kekisruhan.

    Atas hal itulah, ia menekankan pengawas pemilu, mulai dari pengawas tingkat desa, kecamatan, hingga pengawas tingkat kabupaten menaruh perhatian terhadap persoalan politik uang, SARA, dan hoaks selama masa kampanye.

    Menjaga pilkada agar berjalan lancar juga perlu peran serta masyarakat untuk ikut melakukan pengawasan, melaporkan jika terjadi kecurangan, atau pelanggaran pemilu.

    Kusnadi juga mengaku kalau pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan sejumlah pegiat media sosial untuk ikut mengampanyekan kampanye pilkada damai. Itu dilakukan untuk mendeteksi dini bila ada konten-konten yang memicu terjadinya polarisasi. Selain itu juga dilakukan patroli siber bersama dengan jajaran pihak kepolisian dari Polres Karawang.

    Beberapa hari lalu, Bawaslu Karawang juga telah melakukan deklarasi pilkada damai dan berintegritas, melibatkan pasangan calon dan jajaran pemerintah daerah. Sedangkan sebelumnya, KPU Karawang juga telah melakukan deklarasi pilkada damai.

    Deklarasi itu diluncurkan agar semua pihak yang terlibat pada pilkada benar-benar menjunjung tinggi kondusivitas daerah selama tahapan pilkada.

    Kasi Humas Polres Karawang Ipda Solikhin menyampaikan jika dikaitkan dengan head to head, Pilkada Karawang tahun ini tentu kategorinya rawan gangguan kamtibmas.

    Namun jika dibandingkan dengan daerah lain yang sentimen kesukuannya tinggi, seperti di luar Jawa, potensi gangguan kamtibmas pada Pilkada Karawang tidak terlalu tinggi. Walakin, tetap diperlukan kewaspadaan gangguan kamtibmas pada Pilkada Karawang.

    Langkah-langkah mitigasi tentu saja dilakukan untuk menghindari gangguan kamtibmas pada pilkada di Karawang. Hal tersebut perlu dilakukan untuk menjaga dan memastikan pelaksanaan pilkada berjalan aman, damai dan kondusif.

    Masyarakat yang terlibat dalam prosesi pilkada diajak tidak mengedepankan ego dan tetap menjaga kondusiflvitas Karawang.

    Jangan sampai hanya gara-gara pilkada, keamanan dan kenyamanan masyarakat Karawang terganggu.

    Suasana aman dan nyaman perlu diwujudkan bersama, agar masyarakat bisa benar-benar bebas menggunakan hak pilihnya sesuai dengan hati nuraninya pada hari pemungutan suara, 27 November nanti.

    Berbeda dukungan dan pilihan merupakan hal wajar. Yang tidak wajar adalah berseteru gara-gara perbedaan dukungan di pilkada.

    Editor: Achmad Zaenal M

    Editor: Achmad Zaenal M
    Copyright © ANTARA 2024

  • PDIP Soal Jokowi Turun Gunung di Pilgub Jateng dan Jakarta: Biarkan Warga Menilai Watak Seseorang – Page 3

    PDIP Soal Jokowi Turun Gunung di Pilgub Jateng dan Jakarta: Biarkan Warga Menilai Watak Seseorang – Page 3

    Jokowi memastikan akan hadir dalam kampanye akbar Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) pada Sabtu, 23 November 2024 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.

    Dia mengatakan, bersedia datang ke kampanye akbar RIDO, apabila diundang untuk hadir oleh pasangan calon nomor urut 1 itu.

    “Gimana? Kalau diundang,” ujar Jokowi.

    Ridwan Kamil yang berdiri di samping Jokowi langsung mengonfirmasi bahwa ada undangan resmi untuk Jokowi agar bisa hadir di kampanye akbar kedua.

    “Diundang, Pak,” kata Ridwan Kamil.

    Adapun Jokowi berada di Jakarta untuk memenuhi undangan yang diberikan Ridwan Kamil. Jokowi secara resmi, juga telah menyatakan dukungannya untuk Ridwan Kamil-Suswono di Pilkada Jakarta 2024.

    “Saya diundang ke Jakarta, saya datang karena saya mendukung,” ucap Jokowi.

    Diketahui, Ridwan Kamil-Suswono akan menggelar kampanye akbar kedua di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat usai sebelumnya melaksanakan kampanye akbar pertama di Lapangan Cendrawasih ada 14 November 2024.

    Kampanye akbar ini bakal menjadi momen penting bagi paslon di Pilkada Jakarta 2024 dalam upaya meraih dukungan luas di masa akhir kampanye Pilkada DKI Jakarta 2024.

    Selain Jokowi, sejumlah tokoh nasional lainnya juga disebut akan hadir untuk memberikan dukungan kepada Ridwan Kamil-Suswono.

    Reporter: Muhammad Genantan Saputra

    Sumber: Merdeka.com

  • Para eks Gubernur Jakarta akan ramaikan kampanye akbar Pramono-Rano

    Para eks Gubernur Jakarta akan ramaikan kampanye akbar Pramono-Rano

    Mungkin di situ ada (Anies Baswedan)Jakarta (ANTARA) – Para eks Gubernur DKI Jakarta akan meramaikan kampanye akbar pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno pada Sabtu (23/11) di Stadion Madya Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta.

    “Ya, semua (mantan Gubernur Jakarta), ada Pak Sutiyoso, Pak Foke,” kata Ketua Harian Tim Pemenangan Pramono-Rano, Prasetyo Edi Marsudi yang akrab disapa Pras di Jakarta, Selasa.

    Pras menyebut, ada kejutan buat warga yang hadir di kampanye tersebut.

    Menurut Pras, tidak menutup kemungkinan kehadiran Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 pada kampanye Pramono-Rano nanti.

    Selain itu, Pras memastikan sejumlah tokoh politik nasional akan hadir di GBK.

    Para tokoh tersebut akan memberikan pelajaran bahwa Jakarta merupakan kota besar dan parameter kota lainnya di Indonesia yang akan menyandang status Kota Global.

    “Tokoh-tokoh politik di republik ini akan turun dan memberi satu pelajaran. Ini kita, mencalonkan sebagai pemimpin bermain dengan gagasan. Kita tidak bermain provokasi, hoaks dan yang lainnya,” jelas Pras.

    Sebelumnya, calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut 3, Rano Karno mengatakan, kegiatan itu akan menjadi momen kampanye terakhir bagi dirinya dan Pramono di Pilkada Jakarta 2024.

    “Kita punya sisa waktu tanggal 23 (November) akan kampanye akbar di Stadion Madya GBK,” kata Rano usai debat di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Minggu (17/11).

    Rano mengatakan, akan ada kejutan dari mereka pada momen kampanye akbar tersebut.

    Rano menilai warga Jakarta akan menyesal apabila melewatkan momen tersebut.

    “Kalau Anda tanggal 23 tidak datang, menyesal karena akan dihadiri tokoh-tokoh yang tak pernah Anda duga,” ucap Rano.

    Ketiga paslon tersebut adalah Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) nomor urut 1, Dharma Pongrekun-Kun Wardana (Dharma-Kun) dari independen nomor urut 2, dan Pramono Anung-Rano Karno (Pram-Doel) nomor urut 3.

    Pilkada untuk memilih gubernur, bupati, dan wali kota yang akan diselenggarakan serentak seluruh daerah pada 27 November 2024.

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Edy Sujatmiko
    Copyright © ANTARA 2024

  • Top 3 News: Bahas Palestina dengan Sekjen PBB, Prabowo Sampaikan Indonesia Siap Kirim Pasukan Perdamaian – Page 3

    Top 3 News: Bahas Palestina dengan Sekjen PBB, Prabowo Sampaikan Indonesia Siap Kirim Pasukan Perdamaian – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral dengan Sekretaris Jenderal Persatuan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB), Antonio Guterres, di Rio de Janeiro, Brasil, Minggu, 17 November 2024. Itulah top 3 news hari ini.

    Pertemuan tersebut berlangsung di sela-sela kunjungan Presiden Prabowo untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Brasil. Dalam pertemuan ini, Prabowo menegaskan komitmen Indonesia dalam mendukung upaya PBB dalam isu-isu seperti keamanan pangan, pengentasan kemiskinan, pelanggaran hak asasi manusia, serta krisis di Palestina.

    Prabowo menyatakan kesiapan Indonesia untuk berkontribusi, termasuk melalui pengiriman pasukan penjaga perdamaian apabila dibutuhkan. Prabowo juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi Guterres dalam mendukung perdamaian dan keadilan internasional.

    Sementara itu, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) bakal memperpanjang jam operasional layanan saat laga tim nasional atau Timnas Indonesia vs Arab Saudi dalam ajang kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta pada Selasa, 19 November 2024.

    Menurut Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani menyebut bahwa kebijakan tersebut dilakukan untuk memudahkan mobilitas masyarakat dari dan menuju SUGBK, Senayan.

    Ayu mengatakan, dengan hadirnya kebijakan ini, maka layanan Transjakarta yang semula beroperasi mulai pukul 05.00-22.00 WIB akan diperpanjang hingga pukul 23.00 WIB.

    Berita terpopuler lainnya di kanal News Liputan6.com adalah terkait masa pencoblosan Pilkada 2024 tinggal hitungan hari, yang artinya masa kampanye akan segera berakhir.

    Para pasangan calon yang berkontestasi pun berlomba-lomba untuk terus merebut hati masyarakat demi bisa terpilih dan duduk sebagai sang pemimpin kepala daerah, termasuk di Jakarta.

    Misalnya, pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta, Pramono Anung-Rano Karno yang perlahan mengeluarkan salah satu kartu mereka, yaitu dengan menyambangi Anies Baswedan, dan diikuti beberapa tokoh “anak abah” sebutan pendukung Anies, seperti Geisz Chalifah yang hadir di kursi pendukung Pramono saat debat pamungkas Pilkada Jakarta 2024.

    Bagaimana dengan paslon Ridwan Kamil-Suswono, apakah satu tokoh andalannya yaitu Presiden ketujuh RI Joko Widodo atau Jokowi bakal turun gunung?

    Berikut deretan berita terpopuler di kanal News Liputan6.com sepanjang Senin 18 November 2024:

    Mulai dari Prabowo tegaskan komitmen Indonesia gabung BRICS hingga rumah Netanyahu dilempar granat di News Flash Liputan6.com.

  • Mengurai Alasan Erwan Pilih Berkampanye Bareng Adhitia Dibanding Paslon Lain di Cimahi

    Mengurai Alasan Erwan Pilih Berkampanye Bareng Adhitia Dibanding Paslon Lain di Cimahi

    JABAR EKSPRES – Kebersamaan Calon Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar), Erwan Setiawan dan Calon Wakil Wali Kota Adhitia Yudisthira dalam setiap kampanye di Kota Cimahi, banyak menibulkan pertanyaan.

    Pasalnya, diketahu jika Erwan diusung menjadi Calon Wakil Gubernur Jabar oleh Partai Golkar yang diketahui mengusung pasangan Dikdik S. Nugrahawan-Bagja Setiawan sebagai Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cimahi.

    Kebersamaan keduanya tidak hanya sebatas berkampanye di lapangan, bahkan saat berkampanye di media sosial pun, Erwan dan Adhitia tampak bersama dan saling memberikan dukungan satu sama lain.

    Terbaru atau pada Kamis, 14 November 2024, tampak Erwan dan Adhitia sama-sama hadir di Lapangan Gunung Bohong Kota Cimahi, membuka Kompetisi Sepak Bola Usia Dini, memperebutkan tiket kompetisi ke Thailand. Setelah sebelumnya mereka juga melakukan live Tik-Tok, dan blusukan ke Pasar Antri bersama.

    Baca Juga: Kolaborasi Digital Adhitia Yudisthira dan Erwan Setiawan di TikTok, Perkuat Dukungan Menuju Pilkada

    Menanggapi kebersamaan Erwan dan Adhitia dalam setiap kampanye di Kota Cimahi, Analis Politik Instrat Henry Baskoro menduga, jika langkah Erwan kemungkinan besar adalah hasil dari perhitungan politik yang matang.

    Menurut Henry, dengan luas wilayah dan kompleksitas politik di Jawa Barat, maka calon gubernur dan wakil gubernur perlu mengambil langkah strategis untuk menjaga dan memperlebar keunggulan, termasuk dengan memutuskan kepala daerah mana yang bisa memberikan dampak positif dalam mendongkrak popularitas.

    ”Saya rasa, Erwan memanfaatkan data elektoral untuk melihat di mana kolaborasi yang paling menguntungkan di antara kandidat (Paslon Pilkada Cimahi) yang ada,” ungkapnya, kepada wartawan, baru-baru ini.

    Henry menilai, kolaborasi Erwan-Adhitia didorong oleh manfaat elektoral yang diharapkan dapat diperoleh ketiaka bergandengan dengan pasangan Ngatiyana- Adhitia. Yang diketahui jika pasangan ini telah menggaet dukungan signifikan di kalangan pemilih Cimahi.

    Baca Juga: Golkar Akui, Adhitia Yudisthira Tokoh Muda yang Mumpuni Bawa Cimahi Lebih Maju

    ”Dengan begitu, langkah Erwan ini adalah strategi berbasis data yang dirancang untuk memaksimalkan keterlibatannya di kota-kota kunci di Jawa Barat, termasuk Cimahi, demi menjaga dan memperlebar keunggulannya di Pilgub Jabar,” terangnya.

  • 10
                    
                        Adu Kuat "Endorsement" Prabowo-Jokowi dan Anies-Ahok pada Pilkada Jakarta…
                        Megapolitan

    10 Adu Kuat "Endorsement" Prabowo-Jokowi dan Anies-Ahok pada Pilkada Jakarta… Megapolitan

    Adu Kuat “Endorsement” Prabowo-Jokowi dan Anies-Ahok pada Pilkada Jakarta…
    Penulis
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Pertarungan pasangan calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) Jakarta nomor urut 1 dan 3,
    Ridwan Kamil-Suswono
    dan
    Pramono Anung-Rano Karno
    tampak masih sengit menjelang hari pencoblosan pada Rabu (27/11/2024) mendatang.
    Pasalnya, kedua cagub-cawagub tersebut sama-sama mendapatkan
    endorsement
    dari tokoh-tokoh kunci pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta 2024.
    Seperti diketahui, Ridwan Kamil-Suswono mendapatkan
    endorsement
    dari Presiden
    Prabowo Subianto
    dan Presiden RI ke-7 Joko Widodo (
    Jokowi
    ). Bahkan, Jokowi sudah memberi dukungan secara terbuka kepada Ridwan Kamil di daerah Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Senin (18/11/2024) malam.
    Sementara itu, Pramono-Rano mendapatkan
    endorsement
    dari dua mantan gubernur Jakarta, yakni
    Anies Baswedan
    dan Basuki Tjahaja Purnama atau
    Ahok
    .
    Berdasarkan hasil survei Litbang
    Kompas
    yang dirilis Selasa (5/11/2024), Prabowo berada di urutan pertama sebagai sosok yang paling memengaruhi pemilih dalam
    Pilkada Jakarta 2024
    .
    Sebanyak 49,7 persen responden mengatakan akan memilih cagub-cawagub Pilkada Jakarta yang didukung oleh Prabowo.
    Sementara itu, Jokowi berada di urutan kedua sebagai sosok yang paling memengaruhi pemilih pada Pilkada Jakarta 2024, dengan 46,6 persen responden memilih pasangan cagub-cawagub yang didukungnya.
    Adapun Anies dan Ahok menempati urutan ketiga dan keempat sebagai sosok yang memengaruhi pemilih pada Pilkada Jakarta 2024.
    Sebanyak 44,2 persen responden mengatakan akan memilih cagub-cawagub Pilkada Jakarta yang didukung oleh Anies, sedangkan 39,9 persen akan memilih cagub-cawagub Pilkada Jakarta yang didukung oleh Ahok.
    “Artinya, tokoh Jokowi dan Presiden Prabowo serta Anies Baswedan masih berpengaruh dalam menentukan pilihan warga Jakarta,” ujar peneliti Litbang
    Kompas
    , Bestian Nainggolan, Selasa.
    Analisis politik sekaligus Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menilai endorsement Prabowo, Jokowi, Anies, dan Ahok secara politik mampu membangun sentimen kedekatan pemilihnya masing-masing kepada cagub-cawagub yang di-
    endorse
    .
    “Jadi harus diakui dalam banyak hal memang
    endorsement
    atau apa pun dukungan politik dari elite-elite itu pastinya akan mengonsolidasi dan menggerakkan pemilih loyalnya kepada figur yang didukung,” ungkap Adi kepada
    Kompas.com
    , Selasa (19/11/2024).
    Adi berujar,
    endorsement
    dari Prabowo dan Jokowi ke Ridwan Kamil-Suswono maupun Anies dan Ahok ke Pramono-Rano sejatinya diharapkan untuk mengonsolidasi pemilih royal mereka agar ikut mendukung calon yang di-
    endorse
    .
    Soal seberapa kuat
    endorsement
    dari keempat tokoh tersebut pada Pilkada Jakarta, ini harus disertai dengan dukungan terbuka.
    “Jadi, dukungan terbuka Jokowi misalnya kepada Ridwan Kamil di Jakarta, itu tentu diharapkan basis-basis pemilih Jokowi, orang-orang yang suka dengan Jokowi, atau yang puas dengan kinerja Jokowi waktu jadi presiden itu arah dukungan politiknya mengarah ke Ridwan Kamil dan Suswono,” kata Adi.
    “Termasuk mesin politik, partai politik yang cukup dekat dengan Jokowi ya, seperti PSI salah satunya. Itu akan semakin masif memberikan dukungan politiknya ke Ridwan Kamil,” sambungnya.
    Menurut Adi, dukungan terbuka salah satu tokoh ke cagub-cawagub tertentu punya pengaruh yang lebih besar ketimbang hanya sekadar memberikan endorsement.
    Karena itu, ia menilai tokoh-tokoh yang sudah meng-
    endorse
    salah satu cagub-cawagub seharusnya juga ‘turun gunung’ seperti yang dilakukan Jokowi kepada Ridwan Kamil.
    “Anies sebetulnya akan jauh lebih ngefek
    endorsement
    politiknya kalau ikut terjun langsung, berkampanye, dan memberikan dukungan politik secara terbuka kepada Pramono Anung dan Rano Karno. Kalau memang Anies betul mendukung paslon nomor 3 itu,” jelas Adi.
    “Menarik kalau kemudian Anies juga turun gunung, berkampanye, meminta pemilihnya untuk mendukung Pramono-Rano. Kalau itu dilakukan, pasti akan berdampak signifikan, tapi kalau dukungan Anies masih samar-samar, hanya melalui foto-foto, atau hanya melalui para jubir, ya tentu penebalan dukungan Anies melalui
    endorsement
    -nya tidak terlalu penting,” lanjut Adi.
    Lebih lanjut, Adi mengungkapkan bahwa ada banyak pemilih yang belum tentu akan memilih calon yang ia sukai sehingga dukungan terbuka tokoh tertentu menjadi sangat penting.
    “Pemilih kita sekalipun terkonfirmasi misalnya suka dengan calon tertentu, tapi kalau dia tidak diajak, tidak dikomunikasikan secara langsung, dia bisa pindah ke lain tempat. Intinya, pemilih itu perlu diajak langsung, perlu disentuh hati dan pemikirannya secara langsung,” imbuhnya.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.