Tag: Ridwan Kamil

  • Pilkada Serentak 2024, Said Didu Ajak Pemilih Tak Pilih Calon yang Didukung Jokowi

    Pilkada Serentak 2024, Said Didu Ajak Pemilih Tak Pilih Calon yang Didukung Jokowi

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pilkada serentak 2024 yang puncaknya berlangsung pada 27 November mendatang, semakin dekat. Pesan untuk memilih calon kepala daerah baik gubernur, bupati, dan wali kota bermunculan.

    Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu tidak ketinggalan memberikan masukan kepada masyarakat yang akan menggunakan hak pilihnya pada pilkada tahun ini.

    Said Didu secara khusus mengajak warga Indonesia untuk tidak memilih calon kepala daerah yang didukung mantan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi). Dia membeberkan sejumlah asalan sehingga publik harus menghindari untuk memilih calon yang didukung Jokowi.

    “Jika ingin negara/daerah :
    1) bebas korupsi
    2) bebas penggusuran rakyat
    3) bebas narkoba
    4) bebas judi online
    5) bebas nepotisme dan dinasti
    6) bebas dari kekuasaan oligarki
    caranya: Jangan pilih calon yang didukung Joko Widodo,” tulis Said Didu dikutip dari media sosialnya, Jumat (22/11).

    Diketahui, pada pilkada serentak 2024 mendatang, Jokowi diketahui terang-terangan mendukung beberapa calon kepala daerah. Dukungan Jokowi terhadap cakada yang paling disorot di antaranya pasangan cagub/cawagub Jakarta, Ridwan Kamil-Suswono.

    Selain di pilgub Jakarta, Jokowi juga terang-terangan memberikan dukungan terhadap calon gubernur dan calon wakil gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen.

    Kemudian di Pilgub Sumatera Utara (Sumut) ada menantunya, Bobby Nasution yang berpasangan dengan Surya, serta beberapa calon kepala daerah lain yang mendapat dukungan langsung dari Jokowi. (fajar)

  • Saat Anies Blusukan Bareng Pramono, Pendukungnya Malah Konsolidasi Akbar Komit Dukung RIDO

    Saat Anies Blusukan Bareng Pramono, Pendukungnya Malah Konsolidasi Akbar Komit Dukung RIDO

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com Elga Hikari Putra

    TRIBUNJAKARTA.COM – Langkah Anies Baswedan yang mendukung Pramono Anung-Rano Karno di Pilkada Jakarta 2024 ternyata tak menjamin semua pendukungnya alias anak abah bakal mengikuti.

    Tak hanya netizen di media sosial yang hersuara, banyak juga para relawan yang notabene anak abah memilih berbeda pilihan dengan Anies.

    Bahkan saat Anies tengah mendampingi Pramono Anung blusukan di Cengkareng, Jakarta Barat siang tadi, sejumlah relawannya justru menggelar rapat akbar dan menyatakan solid mendukung pasangan Ridwan Kamil-Suswono.

    Hal itulah yang dilakukan sejumlah perwakilan Warga Kampung Kota bersama relawan Abdi Rakyat yang menyatakan mendukung pasangan Ridwan Kamil-Suswono.

    Total ada 22 perwakilan warga kampung dari lima wilayah di Jakarta yang tergabung bersama relawan Abdi Rakyat ini. 

    Diantaranya, warga Kampung Kalijodo Pejagalan, Kampung Tanah Merah, dan sejumlah kampung lainnya.

    Mereka bahkan telah membuat kontrak politik dengan pasangan RK-Suswono, dimana ada 4 poin yang ingin bisa dipenuhi oleh pasangan dari KIM Plus itu.

    Salah satu poin kontrak politik yang telah ditandatangani oleh Ridwan Kamil yakni memenuhi perlindungan hak Warga Kampung Kota yakni membuka ruang dialog dan diskusi serta keterlibatan warga untuk kolaborasi berkelanjutan.

    Ketua Umum Relawan Abdi rakyat, Muhammad Huda menjelaskan alasan Warga Kampung Kota memilih pasangan berjuluk RIDO.

    Alasan utamanya, kata dia, karena melihat komitmen dari pasangan tersebut. Karenanya, ia tak khawatir kendati Anies memilih di pihak Pramono-Rano.

    “Pilihan Pak Anies itu kan preferensi pribadi beliau menurut kami. Sedangkan kami ini sudah keputusan organisasi. 

    Artinya basis-basis kami di perkumpulan tetap solid mendukung Ridwan Kamil-Suswono karena kami lebih memperjuangkan nilai yang harus dihadirkan di Jakarta ke depan dan kami percayakan kepada RIDO,” kata Huda saat konsolidasi bersama Warga Kampung Kota di Kampung Gaji Baru, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (22/11/2024).

    Huda mengatakan, di sisa dua hari jelang masa tenang ini, pihaknya bakal memaksimalkan waktu untuk mensosialisasikan program dari RK-Suswono utamanya yang berkaitan dengan aspirasi warga kampung di Jakarta.

    “Yang kedua kami akan mensosialisasikan kontrak politik ini secara masif. Artinya ada keberpihakan dari RIDO terhadap Warga Kampung Kota,” ujarnya.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Dukungan Anies Bantu Pramono-Rano Lawan Pengaruh Jokowi di Pilkada Jakarta
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        22 November 2024

    Dukungan Anies Bantu Pramono-Rano Lawan Pengaruh Jokowi di Pilkada Jakarta Megapolitan 22 November 2024

    Dukungan Anies Bantu Pramono-Rano Lawan Pengaruh Jokowi di Pilkada Jakarta
    Penulis
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Zaki Mubarak, menilai dukungan Gubernur Jakarta periode 2017-2022,
    Anies Baswedan
    , sangat penting bagi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta,
    Pramono Anung
    dan
    Rano Karno
    , dalam menghadapi persaingan di
    Pilkada Jakarta
    2024.
    Menurut Zaki, dukungan Anies diharapkan dapat membendung pengaruh Presiden RI ketujuh Joko Widodo (Jokowi), yang kini mulai turun langsung untuk mendukung pasangan calon nomor urut 1, Ridwan Kamil dan Suswono.
    “Bagi Pramono dan Rano, dukungan Anies diharapkan mampu membendung efek Jokowi yang mulai turun langsung untuk memenangkan RK dan Suswono,” ujar Zaki saat dihubungi
    Kompas.com
    , Jumat (22/11/2024).
    Dengan dukungan tersebut, Pram dan Rano bisa mendapatkan keuntungan strategis untuk melawan dampak besar yang mungkin ditimbulkan oleh dukungan Jokowi.
    Zaki juga menyebutkan bahwa sangat mungkin Anies akan hadir dalam kampanye akbar kedua yang digelar oleh Pram-Rano nantinya.
    Kehadiran Anies, yang memiliki basis dukungan kuat di Jakarta, diyakini dapat memperkuat popularitas pasangan tersebut.
    “Sangat mungkin Anies akan dihadirkan dalam kampanye akbar Pram-Rano nantinya,” kata Zaki.
    Adapun kampanye akbar kedua Pramono-Rano akan diselenggarakan di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Sabtu (23/11/2024).
    Sedangkan kampanye akbar pertama sudah dilaksanakan di Velodrom, Jakarta Timur, Minggu (3/11/2024).
    Kampanye akbar kedua Pramono-Rano bakal menghadirkan berbagai konser musik, aneka kuliner, dan kegiatan lainnya.
    Anies sebelumnya secara terang-terangan menyatakan dukungan untuk pasangan calon Pramono-Rano.
    Dukungan itu diumumkan Anies saat menghadiri acara apel siaga relawan Warga Kota di Lapangan Blok S, Jakarta Selatan, Kamis (21/11/2024).
    “Itu jelaslah (mendukung),” ucap Anies saat ditanya oleh awak media di lokasi.
    Adapun Warga Kota merupakan relawan Anies yang bakal dikerahkan untuk membantu pemenangan Pramono-Rano.
    Selama acara berlangsung, Anies berulang kali menunjukkan gestur salam tiga jari, melambangkan nomor urut Pramono-Rano pada Pilkada Jakarta 2024.
    Atas dukungan yang diberikan, Anies menaruh harapan besar di pundak Pramono-Rano.
    Ia berharap program-program yang telah ia gagas selama masa jabatannya bisa dilanjutkan oleh Pramono dan Rano.
    “Insya Allah apa yang selama ini dikerjakan bisa dituntaskan oleh Mas Pram dan Bang Doel. Karena mereka udah komitmen, insya Allah diteruskan,” ujar Anies.
    Ia juga meyakini Pramono-Rano akan mampu menyelesaikan berbagai persoalan di Jakarta.
    “Sekarang saya bersyukur, Mas Pram dan Bang Doel semakin hari makin baik,” tambah Anies.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Maruarar Sirait: Jokowi Punya Pendukung "Die Hard" di Jakarta
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        22 November 2024

    Maruarar Sirait: Jokowi Punya Pendukung "Die Hard" di Jakarta Megapolitan 22 November 2024

    Maruarar Sirait: Jokowi Punya Pendukung “Die Hard” di Jakarta
    Tim Redaksi
     
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Politikus Partai Gerindra
    Maruarar Sirait
    menilai, Presiden RI ke-7 Joko Widodo (
    Jokowi
    ) punya basis pendukung yang loyal di Jakarta.
    Untuk itu, dengan “turun gunung”-nya Jokowi di
    Pilkada Jakarta
    2024 untuk memenangkan pasangan gubernur dan wakil gubernur Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil-Suswono akan berdampak besar.
    Apalagi, Jokowi akan menghadiri kampanye akbar Ridwan Kamil-Suswono di Lapangan Banteng, Sabtu (23/11/2024).
    “Turun gunungnya Jokowi, kalau orang bilang enggak ada dampaknya, ya enggak apa. Kalau kami sangat yakin dampaknya besar sekali di Jakarta. Jokowi punya pendukung
    die hard
    di Jakarta,” kata Maruarar di Gelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (22/11/2024).
    Sebab, dalam catatan pemilihan umum (pemilu), Jokowi menang satu kali dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Jakarta 2012 dan dua kali menang pada pemilihan presiden (Pilpres) 2015 serta 2019.
    “Orang yang sudah berinteraksi sedemikian lama, tidak mungkin tidak punya massa yang
    die hard
    , yang
    fighter
    . Apalagi beliau (Jokowi) akan turun ke Lapangan Banteng,” ujar Maruarar.
    Diberitakan sebelumnya, Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) akan menghadiri kampanye akbar calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil-Suswono (Rido) di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Sabtu (23/11/2024).
    “Bapak Presiden Jokowi sudah insya Allah confirmed hadir,” ujar Sekretaris Tim Pemenangan Rido, Basri Baco dalam keterangan resminya pada Kamis (21/11/2024).
    Selain Jokowi, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono juga diundang untuk hadir dalam acara kampanye akbar yang dikemas dengan konser rakyat bernama “Satu1n Jakarta”.
    Kendati demikian, Baco mengatakan, SBY belum memberikan konfirmasi kehadirannya untuk acara besok.
    “Yang masih tentatif Pak SBY. Saat ini, kita masih minta kepastiannya, karena Beliau masih ada kunjungan ke luar daerah,” imbuh Basri Baco.
    Adapun Jokowi secara resmi menyatakan dukungannya kepada Ridwan Kamil dan Suswono.
    “Kenapa saya Ridwan kamil, karena rekam jejak,” ujar Joko Widodo saat memberikan sambutan dalam pertemuan di Cempaka Putih, Jakarta Pusat pada Senin (18/11/2024).
    Menurut Jokowi, rekam jejak Ridwan Kamil sudah terbukti sejak dia menjabat sebagai wali kota Bandung.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Viral Pernyataan Ridwan Kamil soal Janda, Jubir RIDO Curiga Penggalan Video Segaja Dipotong

    Viral Pernyataan Ridwan Kamil soal Janda, Jubir RIDO Curiga Penggalan Video Segaja Dipotong

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pernyataan calon gubernur Jakarta, Ridwan Kamil mengenai janda menuai polemik secara luas. Bahkan, tidak sedikit yang menilai pernyataan itu sebagai bentuk pelecehan terhadap kaum perempuan.

    Merespons hal itu, Juru Bicara Ridwan Kamil-Suswono (RIDO), Cheryl Tanzil menduga ada pihak tertentu yang sengaja memotong penggalan video ketika Ridwan Kamil (RK) dinilai merendahkan janda yang kini viral di media sosial. Menurutnya, hal itu membuat framing tak benar.

    “Video tersebut patut diduga dibuat oleh pihak-pihak yang punya maksud tertentu. Pak Ridwan Kamil menjabarkan program-program RIDO, tapi penggalan video hanya memperlihatkan respons tekstual tanpa konteks,” ujar Cheryl kepada wartawan, Jumat (22/11).

    “Editing video tersebut dilakukan pihak yang andal, pengambilan gambarnya juga patut diduga menggunakan kamera profesional,” imbuhnya.

    Padahal, ia mengatakan bahwa konteks RK dalam agenda tersebut adalah sebelumnya ada perempuan single parent atau janda yang curhat tentang problematika yang dihadapi mewakili aspirasi banyak perempuan yang hadir di lokasi.

    “Pak Ridwan Kamil lantas merespons dengan menyebutkan nama-nama para legislator yang hadir, maksudnya untuk memastikan para anggota dewan tersebut merangkul kaum perempuan, terutama single parents,” tegasnya.

    Menurut Cheryl penggalan video itu sengaja dibuat jelang mendekatnya hari pencoblosan.

    “Padahal faktanya, rekam jejak Ridwan Kamil di Jawa Barat sudah mewisuda lebih dari 70.000 lulusan sekolah keterampilan perempuan dan menyediakan bantuan hukum gratis bagi korban KDRT. Saat mencalonkan diri, paslon RIDO menjadi paslon yang meletakkan kata perempuan sebanyak 16 kali, paling banyak di antara paslon lain. Ini komitmen politis besar terkait keberpihakan kepada perempuan,” tutupnya.

  • Tegas tapi Stabil, Sosok Pramono Anung di Mata Anies hingga Akhirnya Mau Turun Gunung Mendukung

    Tegas tapi Stabil, Sosok Pramono Anung di Mata Anies hingga Akhirnya Mau Turun Gunung Mendukung

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com Elga Hikari Putra

    TRIBUNJAKARTA.COM – Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengungkapkan penilaiannya terhadap sosok Pramono Anung hingga akhirnya mantap mendukung politisi senior PDIP itu di Pilkada Jakarta 2024.

    Menurut Anies, kepribadian sosok Pram cukup lengkap untuk menjadi Gubernur Jakarta penerusnya.

    “Kita paham Jakarta membutuhkan gubernur yang tegas, tapi stabil, tenang, santun, dan itu kombinasi yang dibutuhkan. 

    Gubernur yang ungkapannya mempersatukan, bisa berkomunikasi dengan semua, seluruh kalangan, sehingga dia mengayomi semua. Itulah yang saya lihat ada di Mas Pram,” kata Anies mengenai sosok Pram usai blusukan dengan Cagub nomor urut 03 itu di kawasan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (22/11/2024).

    Karenanya, Anies berharap jika nantinya Pram memimpin Jakarta bisa menyatukan semua pihak.

    “Karena itu saya berharap beliau nanti bisa memimpin pemerintah di Jakarta dan bisa mempersatukan semuanya,” kata Anies.

    Diketahui, hari ini Anies mulai blusukan mengkampanyekan Pramono-Rano setelah pada Kamis (21/11/2024) memimpin apel siaga relawannya untuk memenangkan pasangan tersebut.

    Anies pun menegaskan dirinya mendukung Pram-Rano atas berbagai pertimbangan. Salah satunya mengenai dirinya yang sudah mengenal Pram sejak lebih dari 30 tahun silam.

    “Pokoknya sekarang kita terus sosialisasikan, dan saya ingin tegaskan bahwa memilih Mas Pram itu bukan coba-coba bagi saya, bukan eksperimen. 

    Karena saya kenal, saya tahu pikirannya, saya tahu rekam jejaknya. Saya bekerja bersama sudah 30 tahun lebih, sehingga saya yakin bahwa posisi gubernur di tangan beliau akan bisa baik untuk Jakarta,” kata Anies.

    Lebih lanjut, Anies juga mengapresiasi komitmen Pramono akan prioritas utamanya dalam memimpin Jakarta

    “Jadi, saya bersyukur bahwa program-program yang terkait dengan rakyat kebanyakan menjadi prioritas utama untuk ditingkatkan pada 100 hari pertama. 

    Sehingga rakyat kebanyakan di Jakarta akan merasakan kembali jadi perhatian utama, kembali jadi prioritas utama. Karena kita tahu, kelompok masyarakat bawah inilah yang sangat membutuhkan kehadiran negara dan di Jakarta, rakyat kebanyakan mendapatkan dukungan dari pemerintah cukup besar,” papar Anies.

    3 Paslon

    Seperti diketahui, Pilkada Jakarta 2024 diikuti tiga paslon.

    Nomor 1 Ridwan Kamil-Suswono. Paslon tersebut diusung Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus berisi 13 partai Gerindra, PKS, Golkar, Demokrat, NasDem, PSI, PKB, Gelora, PBB, Perindo, PAN, PPP, serta Garuda.

    Nomor 2 paslon independen, Dharma Pongrekun-Kun Wardhana Abyoto. Paslon ini memenuhi persyaratan dukungan 677.468 KTP warga Jakarta.

    Nomor 3 Pramono Anung-Rano Karno, diusung PDIP dan Hanura.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Semakin Keras Jokowi Kampanyekan RK, Semakin Keras Juga Anies Kampanyekan Pram

    Semakin Keras Jokowi Kampanyekan RK, Semakin Keras Juga Anies Kampanyekan Pram

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pilgub Jakarta yang semakin dinamis telah memunculkan sejumlah kejutan.

    Salah satu kejutan yang masih jadi perhatian publik adalah penegasan Anies Baswedan mendukung calon nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno.

    Terkait hal itu, pegiat media sosial, Chusnul Chotimah menilai, pertarungan Pilgub Jakarta kali ini adalah pembuktian pengaruh antara Jokowi dan Anies Baswedan.

    “Semakin keras Jokowi Kampanyekan Ridwan Kamil Suswono, semakin keras juga Anies Kampanyekan Pram Doel,” tulis Chusnul Chotimah melalui cuitannya di media sosial X, @ch_chotimah2.

    “Pilkada Jakarta sekarang bukan lagi antara RK vs Pram, tapi Jokowi vs Anies. Kira-kira siapa yang paling besar pengaruhnya? Itulah pemenangnya,” tambah Chusnul Chotimah, dikutip Jumat (22/11/2024).

    Sebelumnya, Tatak Ujiyati blak-blakan menyampaikan dukungannya terhadap pasangan calon (paslon) kepala daerah yang didukung oleh Anies Baswedan (ABW) dalam Pilkada 2024.

    Dalam pernyataannya, Tatak menyebutkan beberapa nama paslon yang menurutnya memiliki kualitas terbaik di wilayah masing-masing.

    “Para kandidat yang didukung ABW. Mas Pramono-Bang Doel di DKI Jakarta. Ustadz Syaikhu-Pak Ilham Habibie di Jabar. Mbak Luluk Hamidah-Pak Lukmanul Khakim di Jatim,” ujar Tatak dalam keterangannya di aplikasi X @tatakujiyati (18/11/2024).

    Ia menegaskan bahwa paslon tersebut merupakan yang terbaik di antara kandidat lain di daerah mereka.

    “Semuanya kandidat paling baik di antara para kandidat lain di daerahnya,” Tatak menuturkan.

    Tatak bilang, jika mantan Gubernur DKI Jakarta itu memberikan dukungan, maka sebagai seorang loyalis, ia turut memberikan dukungan.

  • Survei Indikator 6 Hari Jelang Pencoblosan Pilkada Jakarta: Pram-Rano Unggul dari RK-Suswono

    Survei Indikator 6 Hari Jelang Pencoblosan Pilkada Jakarta: Pram-Rano Unggul dari RK-Suswono

    TRIBUNJAKARTA.COM – Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei terbarunya soal Pilkada Jakarta 2024 yang dilakukan pada enam hari jelang pencoblosan.

    Survei dilakukan dengan metode wawancara telepon pada 15-21 November 2024.

    Hasilnya sudah bisa diketahui sehari setelah proses wawancara, tepatnya hari ini, Jumat (22/11/2024).

    Hasil survei terbaru itu menunjukkan paslon nomor 3, Pramono Anung-Rano Karno unggul dengan elektabilitas 42,1 persen.

    Sedangkan, paslon nomor 1, Ridwan Kamil-Suswono, kalah tipis dengan elektabilitas 40,5 persen.

    Untuk paslon nomor 2, Dharma Pongrekun-Kun Wardana Abyoto berada di posisi terakhir dengan elektabilitas 4,8 persen.

    Sementara, responden yang tidak tahu atau tidak jawab 12,6 persen.

    “Hasil survei dapat memberi gambaran tentang peta elektoral jelang pemungutan suara Pilgub Jakarta, dan dijadikan rujukan bagi pengambil keputusan terkait pilkada Jakarta,” terang Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi dalam rilis temuannya.

    Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia di Provinsi Jakarta yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan, dan memiliki telepon/cellphone.

    Sampel sebanyak 1229 responden dipilih melalui metode Double Sampling.

    Double Sampling adalah pengambilan sample secara acak dari kumpulan data hasil survei tatap muka yang dilakukan sebelumnya.

    Margin of error survei diperkirakan ± 2.9 persen pada tingkat kepercayaan 95%, asumsi simple random sampling.

    Wawancara dengan responden dilakukan lewat telepon oleh pewawancara yang dilatih, pada 15-21 November 2024.

    3 Paslon

    Seperti diketahui, Pilkada Jakarta 2024 diikuti tiga paslon.

    Nomor 1 Ridwan Kamil-Suswono. Paslon tersebut diusung Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus berisi 13 partai Gerindra, PKS, Golkar, Demokrat, NasDem, PSI, PKB, Gelora, PBB, Perindo, PAN, PPP, serta Garuda.

    Nomor 2 paslon independen, Dharma Pongrekun-Kun Wardhana Abyoto. Paslon ini memenuhi persyaratan dukungan 677.468 KTP warga Jakarta.

    Nomor 3 Pramono Anung-Rano Karno, diusung PDIP dan Hanura.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Singgung Janda-janda akan Diurus Lahir Batin, Ridwan Kamil Dikritik Keras Netizen

    Singgung Janda-janda akan Diurus Lahir Batin, Ridwan Kamil Dikritik Keras Netizen

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Istilah janda bagi pasangan cagub dan cawagub Jakarta, Ridwan Kami-Suswono tampaknya menjadi sumber kritik bagi pasangan ini. Baik Ridwan Kamil dan Suswono, sama-sama menyinggung soal janda saat kampanye.

    Jika sebelumnya Suswono disorot karena meminta para janda kaya menikahi laki-laki pengangguran, kini Ridwan Kamil juga mendapat sorotan tajam karena menyinggung soal janda.

    Pernyataan itu dilontarkan RK saat agenda kampanye di Kalimalang, Jakarta Timur, pada 16 November lalu.

    “Nanti janda-janda akan disantuni oleh Pak Habiburokhman, akan diurus lahir-batin oleh bang Ali Lubis,” ucap RK yang disahuti dan diberi tepuk tangan oleh warga yang hadir.

    Bahkan, eks Gubernur Jawa Barat itu pun berseloroh bahwa janda akan dinikahi salah satu timnya. “Akan diberi sembako oleh Bang Adnan dan kalau cocok akan dinikahi oleh Bang Ryan,” kata dia dilansir dari jpnn, Jumat (22/11).

    Hal itu pun mengundang kritik keras dari warganet terutama di media sosial X yang kontra dengan pernyataan itu.

    “Cara ngomongnya tuh bikin status janda kayak bahan bercandaan dan objek buat diurus-urus, bahkan dinikahi. padahal mereka juga manusia yang punya martabat, bukan sekadar subjek simpati apalagi guyonan politik,” tulis @blacvorest.

    “Pak @ridwankamil tweets anda bertahun-tahun lalu tampaknya emang udah sesuai sifat asli anda. anda bilang “dulu saya adalah netizen yg julid”. enggak, pak. anda itu sexist dan itu udah ada dalam genetik anda. you’re a disgusting,” tulis @ARomeneer.

    “Gak tahu ini buat becanda kampanye atau beneran. Tp beneran norak, gak elok. Ternyata lebih downgrade dari badut. Surem!” tulis @jvncs_. (fajar)

  • ‘Eh Lu Diem Dulu Lu’ Cerita Ridwan Kamil Digertak Tokoh Betawi di Awal Kampanye, Kini Sudah Adaptasi

    ‘Eh Lu Diem Dulu Lu’ Cerita Ridwan Kamil Digertak Tokoh Betawi di Awal Kampanye, Kini Sudah Adaptasi

    TRIBUNJAKARTA.COM – Cagub Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil, pernah digertak seorang tokoh Betawi sampai menunduk dan minta maaf pada masa awal kampanye.

    Cerita itu disampaikan RK, sapaan karibnya, saat berbicara di podcast CURHAT BANG Denny Sumargo, tayang Kamis (21/11/2024).

    Suami Atalia Praratya itu sedang menceritakan bahwa kondisi di Jawa Barat dan Jakarta berbeda dengan segala budayanya masing-masing.

    RK mengaku agak kaget pada pekan awal kampanye, ia bertamu ke rumah salah satu tokoh Betawi,

    saat itu ia duduk berdampingan.

    “Seminggu saya ke Jakarta kampanye, saya ketemu dengan tokoh Betawi.”

    “Saya duduk di sini, saya duduk di sini (sebelahnya),” kata RK membuka ceritanya.

    Sebagaimana yang biasa ia lakukan, RK hendak mengenalkan diri kepada tuan rumah.

    Namun, belum selesai satu kalimat terucap, RK dipotong sang tokoh Betawi dengan tinggi, seperti menggertak.

    Bukan menakut-nakuti, ternyata si tokoh Betawi mempersilakan RK untuk meminum kopi yang dihidangkan, dan membiarkan tuan rumah dulu yang bicara.

    Setalah dipersilakan, baru RK bisa bicara mengutarakan maksudnya berkunjung.

    “Pak izin saya mau kenalan, nama saya, baru setengah, ‘Eh lu diem dulu lu, gua tuan rumah, lu diem, ngopi dulu’, tapi baek,”

    “‘Setelah ngopi, gua dulu yang ngomong baru lu. Jangan duluan’,”

    “‘Iya Pak, maaf’,” kata RK sambil menunduk beberapa kali menirukan obrolannya dengan si tokoh Betawi.

    RK tertawa mengenang masa-masa awalnya berkampanye itu.

    Gubernur Jawa Barat (2018-2023) itu mengakui agak syok saat itu. Namun, kini dia sudah beradaptasi.

    “Maksudnya kan saya basa-basi dulu ya, Pak saya bertamu ke rumah Bapak, mau minta nasihat, pendapat, kan gitu”

    “Saya baru ngomong berapa detik kan, gaya Betawinya muncul. Itulah yang saya maksud, saya beradabtasi.”

    “Agak (kaget). Tapi sudah biasa sekarang,” kata RK tersenyum.

    3 Paslon

    Seperti diketahui, Pilkada Jakarta 2024 diikuti tiga paslon.

    Nomor 1 Ridwan Kamil-Suswono. Paslon tersebut diusung Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus berisi 13 partai Gerindra, PKS, Golkar, Demokrat, NasDem, PSI, PKB, Gelora, PBB, Perindo, PAN, PPP, serta Garuda.

    Nomor 2 paslon independen, Dharma Pongrekun-Kun Wardhana Abyoto. Paslon ini memenuhi persyaratan dukungan 677.468 KTP warga Jakarta.

    Nomor 3 Pramono Anung-Rano Karno, diusung PDIP dan Hanura.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya