Tag: Ridwan Kamil

  • Nation Builders Dinner Gathering, Membentuk Kota Masa Depan melalui Kolaborasi, Koneksi, dan Aksi Nyata

    Nation Builders Dinner Gathering, Membentuk Kota Masa Depan melalui Kolaborasi, Koneksi, dan Aksi Nyata

    Jakarta, Beritasatu.com – Dr. Jimmy Oentoro Pendiri Relawan Pemimpin Indonesia (RAPI) dan Maruarar Sirait Pendiri (Sahabat Bang Ara) mengadakan dinner gathering bersama pengusaha, pemimpin komunitas, pemimpin agama dari berbagai latar belakang dan agama bersama Ridwan Kamil dengan tema “Jakarta Baru, Jakarta Maju”.

    Dalam acara ini, para Nation Builders yang terdiri dari ratusan pengusaha, profesional, dan pemimpin organisasi dari berbagai sektor, golongan dan agama berkumpul untuk mendukung Ridwan Kamil sebagai Pemimpin yang menjunjung Keberagaman dan Toleransi serta berkomitmen membangun masa depan Jakarta yang berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan.

    Visi pembangunan ini selaras dengan delapan pilar kerja RAPI dan Sahabat Bang Ara, yaitu: Seni, Bisnis, Komunitas, Media Digital, Keluarga, Pemerintahan, dan Kesehatan. Sebagai bentuk konkret dari komitmen acara ini, Ridwan Kamil menandatangani Pakta Integritas, yang mencerminkan tekadnya untuk membangun Jakarta yang:

    1. Aman, rukun, dan harmonis dalam keberagaman agama dan budaya.

    2. Berlandaskan nilai Pancasila secara utuh dan konsisten.

    3. Maju, bermartabat, dan sejahtera bagi seluruh warga Jakarta tanpa terkecuali.

    Melalui Pakta Integritas ini, Ridwan Kamil juga menyatakan sepakat untuk:

    1. Menjalankan pemerintahan yang adil dan setara tanpa diskriminasi.

    2. Mengalokasikan anggaran untuk operasional rumah ibadah secara transparan.

    3. Mempermudah perizinan rumah ibadah semua agama di Jakarta.

    4. Mendukung pendidikan agama dan pendidikan umum yang inklusif.

    5. Berpartisipasi aktif dalam membangun Jakarta melalui delapan pilar kerja RAPI.

    Dr. Jimmy Oentoro, dan Maruarar Sirait menutup acara dengan penuh optimisme.

    “Melalui Nation Builders Dinner Gathering ini, kita telah memulai langkah penting untuk membangun Jakarta yang adil, harmonis, dan berdaya saing global. Dengan komitmen yang tertuang dalam Pakta Integritas, mari kita bergerak bersama untuk tanggal 27 November 2024, menuju TPS Masing-masing dan mencoblos “Monasnya”, memenangkan satu putaran pasangan R1DO sebagai Gubernur & Wakil Gubernur DK Jakarta’,” ujarnya.

    Sementara itu, Ridwan Kamil mengatakan dengan kolaborasi dan komitmen bersama, Jakarta dapat menjadi kota global.

    “Selain itu menjadi Kota yang adil, berkelanjutan, dan potret toleransi, pluralisme & keberagaman Indonesia. Mari kita jadikan visi ini sebagai aksi nyata untuk masa depan yang lebih baik, Jakarta Baru, Jakarta Maju,” pungkasnya.

  • Maruarar: Saya Lebih Pilih Jadi Petugas Rakyat daripada Petugas Partai
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        22 November 2024

    Maruarar: Saya Lebih Pilih Jadi Petugas Rakyat daripada Petugas Partai Megapolitan 22 November 2024

    Maruarar: Saya Lebih Pilih Jadi Petugas Rakyat daripada Petugas Partai
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Politisi Partai Gerindra
    Maruarar Sirait
    mengaku lebih memilih untuk menjadi petugas rakyat daripada petugas partai.
    “Bagi saya, kalau saya (lebih) memilih menjadi petugas rakyat daripada menjadi petugas partai,” ujar Maruarar Sirait dalam acara diskusi di Batavia PIK, Pademangan,Jakarta Utara pada Jumat (22/11/2024).
    Pria yang akrab disapa Ara ini mengatakan, keputusannya menjadi petugas rakyat tidak lepas dari pengaruh Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (
    Jokowi
    ).
    “Menjadi petugas rakyat daripada petugas partai. Saya ikut Jokowi. Dan, saya pamit baik baik dari PDI Perjuangan,” kata Ara.
    Ketika memutuskan untuk mengikuti langkah Jokowi di Pilpres 2024, Ara berada di kubu pemenang, yaitu Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
    Sekarang, Ara meneruskan cara berpikir dan bertindak yang sama di
    Pilkada Jakarta
    .
    Dia mengaku tetap mengikuti contoh yang ditunjukkan Jokowi, termasuk dalam memberikan dukungan kepada pasangan calon nomor 1, Ridwan Kamil dan Suswono di Pilkada Jakarta.
    “Di dalam hatinya Prabowo dan Gibran dan Jokowi, ada siapa? Ridwan Kamil atau yang lain?” tanya Ara.
    Dia memutuskan untuk kembali mengikuti arah gerak Jokowi karena diyakini pilihan yang tepat.
    “Jadi, saudara-saudara, saya harus katakan apa adanya, karena saya yakin Pak Jokowi pilihannya benar buat rakyat,” ucap dia.
    Sebelumnya diberitakan, Jokowi secara resmi menyatakan dukungannya kepada Ridwan Kamil dan Suswono.
    “Kenapa saya Ridwan kamil, karena rekam jejak,” ujar Joko Widodo saat memberikan sambutan dalam pertemuan di Cempaka Putih, Jakarta Pusat pada Senin (18/11/2024).
    Menurut Jokowi, rekam jejak Ridwan sudah terbukti sejak dia menjabat sebagai wali kota Bandung.
    Sementara, Ridwan Kamil sempat menemui Prabowo untuk makan malam di Rumah Makan Garuda, Jakarta Pusat, Kamis (31/10/2024).
    Dalam pertemuan itu, Ridwan Kamil membahas soal Ibu Kota Negara (IKN) dan beberapa hal yang bersifat pribadi.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Pengamat: Ridwan Kamil yang Jegal Anies, Jokowi dan Prabowo Bantu Menyingkirkan

    Pengamat: Ridwan Kamil yang Jegal Anies, Jokowi dan Prabowo Bantu Menyingkirkan

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pengamat politik dan pemerhati kebangsaan, Tony Rosyid, mengungkapkan analisisnya terkait dinamika politik menjelang Pencoblosan Pilkada DKI Jakarta 2024.

    Menurut Tony, Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, yang telah menjegal Anies Baswedan. Sebab dia hanya akan maju di DKI Jakarta jika Anies Baswedan tidak menjadi calon.

    “Kalau ada Anies, Ridwan Kamil 1000 persen gak akan berani lawan Anies di DKI. Soal ini, tentu ada kalkulasi politiknya,” ujar Tony, melalui analisa tertulisnya, dikutip Jumat (22/11/2024).

    Tony menjelaskan bahwa Anies dianggap sebagai pesaing berat yang sulit dikalahkan oleh Ridwan Kamil. Oleh karena itu, untuk membuka peluang bagi Ridwan Kamil, Anies harus disingkirkan dari peta politik Jakarta. Namun, proses ini tidak bisa dilakukan tanpa campur tangan pihak-pihak berkuasa.

    “Urusan menyingkirkan, itu ranah Jokowi dan Prabowo. Hanya penguasa yang punya instrumen untuk menyingkirkan lawan,” lanjut Tony.

    Tony menyebutkan bahwa baik mantan Presiden Jokowi dan Presiden Prabowo Subianto memiliki kepentingan politik dalam dinamika ini. Jokowi tidak ingin Anies menjadi penghalang bagi Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2029. Rivalitas lama antara Jokowi dan Anies juga menjadi alasan lain.

    Sementara itu, Prabowo disebut ingin memperkuat dominasi politiknya di Jawa Barat, provinsi dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) terbesar di Indonesia, yakni 36 juta. Ridwan Kamil, yang memiliki elektabilitas tinggi di Jawa Barat, dinilai perlu “dipindahkan” ke Jakarta untuk memberi peluang bagi Dedi Mulyadi, kader Gerindra, dalam Pilgub Jawa Barat.

  • Dukungan Anies ke Pramono-Rano Dinilai Malah Untungkan RK-Suswono 
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        22 November 2024

    Dukungan Anies ke Pramono-Rano Dinilai Malah Untungkan RK-Suswono Megapolitan 22 November 2024

    Dukungan Anies ke Pramono-Rano Dinilai Malah Untungkan RK-Suswono
    Tim Redaksi
     
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Politisi Partai Gerindra
    Maruarar Sirait
    menilai, dukungan Anies Baswedan untuk pasangan calon nomor urut 3
    Pramono-Rano
    malah menguntungkan pasangan calon nomor urut 1, Ridwan Kamil (RK)-Suswono.
    “Jadi saya berterima kasih kepada Mas Anies yang sudah mendukung Pramono dan Rano karena membangunkan macan tidur,” kata Maruarar di Gelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (22/11/2024).
    Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Indonesia itu berterus terang, Ridwan Kamil mulanya kehilangan basis pendukung non muslim setelah resmi berpasangan dengan Suswono yang merupakan kader PKS.
    Mereka yang meninggalkan Ridwan Kamil disebut beralih mendukung Pramono-Rano.
    Namun, kini peta politik berubah setelah Anies menyatakan dukungan untuk Pramono-Rano.
    “Begitu Pram dan Rano mendapatkan dukungan Anies, saya yakin basis-basis non-muslim itu akan berkurang,” jelas dia.
    Terlepas dari hal itu, Presiden ke-7 Joko Widodo dan Presiden Prabowo Subianto sebagai Ketua Umum Gerindra akan turun gunung untuk mendukung
    Ridwan Kamil-Suswono
    .
    “Dengan Anies mendukung Pramono, datang kampanye ya kemarin ya, itu membangunkan macan tidur,” kata Maruarar.
    “Selama ini Pramono mengesankan dia dekat sama Jokowi dan Prabowo. Sekarang sudah susah lagi dengan adanya Anies. Macan tidurnya itu yang selama tidur tenang-tenang namanya Jokowi dan Prabowo,” tambah dia.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Maruarar: Saya Lebih Pilih Jadi Petugas Rakyat daripada Petugas Partai
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        22 November 2024

    Maruarar Sebut Prabowo dan Jokowi Hanya Dukung RK-Suswono di Pilkada Jakarta Megapolitan 22 November 2024

    Maruarar Sebut Prabowo dan Jokowi Hanya Dukung RK-Suswono di Pilkada Jakarta
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Politisi Partai Gerindra
    Maruarar Sirait
    menegaskan, Presiden RI ke-8
    Prabowo
    Subianto dan Presiden ke-7 Joko Widodo (
    Jokowi
    ) mendukung pasangan Ridwan Kamil dan Suswono pada
    Pilkada Jakarta
    2024.
    “Dan, Jokowi, Prabowo saya
    clear
    kan, saya jelaskan, hanya mendukung Ridwan Kamil, tidak mendukung yang lain,” ujar Maruarar di Pantai Indah Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara pada Jumat (22/11/2024).
    Prabowo dan Jokowi telah menunjukkan semangat bersatu yang konkret di Pilpres 2024.
    “Kita sudah dapat contoh dari Jokowi dan Prabowo, dua Pilpres bersaing ketat di 2014 dan 2019. Tapi, di 2024 bersatu. Dan dua-duanya mendukung paslon 01,” kata dia.
    Hari ini, Ara menemani Ridwan Kamil berkampanye. Mereka menemui sejumlah kalangan dari multi etnis untuk menegaskan komitmen Ridwan dalam melindungi dan memastikan Jakarta adalah kota yang adil bagi semua golongan.
    Ara mengatakan, Jakarta adalah kota yang plural. Untuk itu, Jakarta membutuhkan sosok pemimpin yang sudah terbukti kinerjanya.
    “Jakarta ini jangan spekulasi, harus orang yang sudah matang sudah berproses (menjadi) walikota, gubernur, Ridwan Kamil. Dan, Joko Widodo, Prabowo mendukung,” ucap dia.
    Sebelumnya, Jokowi secara resmi menyatakan dukungannya kepada Ridwan Kamil dan Suswono.
    “Kenapa saya Ridwan kamil, karena rekam jejak,” ujar Joko Widodo saat memberikan sambutan dalam pertemuan di Cempaka Putih, Jakarta Pusat pada Senin (18/11/2024).
    Menurut Jokowi, rekam jejak Ridwan sudah terbukti sejak dia menjabat sebagai wali kota Bandung.
    Sementara, Ridwan Kamil sempat menemui Prabowo untuk makan malam di Rumah Makan Garuda, Jakarta Pusat, Kamis (31/10/2024).
    Dalam pertemuan itu, Ridwan Kamil membahas soal Ibu Kota Negara (IKN) dan beberapa hal yang bersifat pribadi.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Maruarar: Jokowi Akan Habis-habisan Dukung Ridwan Kamil-Suswono 
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        22 November 2024

    Maruarar: Jokowi Akan Habis-habisan Dukung Ridwan Kamil-Suswono Megapolitan 22 November 2024

    Maruarar: Jokowi Akan Habis-habisan Dukung Ridwan Kamil-Suswono
    Tim Redaksi
     
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Politikus Gerindra
    Maruarar Sirait
    mengatakan, Presiden RI ke-7 Joko Widodo akan habis-habisan mendukung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil-Suswono.
    “Saya sudah bicara dengan Pak
    Jokowi
    . Dia akan gerakan, hadir, dan habis-habisan mendukung Ridwan Kamil,” kata Maruarar saat ditemui di Gelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (22/11/2024).
    Maruarar menilai, Jokowi mempunya basis pendukung yang loyal di Jakarta.
    Untuk itu, dengan “turun gunung”-nya Jokowi di
    Pilkada Jakarta
    2024 untuk memenangkan RK-Suswono akan berdampak besar.
    Apalagi, Jokowi akan menghadiri kampanye akbar Ridwan Kamil-Suswono di Lapangan Banteng, Sabtu (23/11/2024).
    “Turun gunungnya Jokowi, kalau orang bilang enggak ada dampaknya, ya enggak apa. Kalau kami sangat yakin dampaknya besar sekali di Jakarta. Jokowi punya pendukung
    die hard
    di Jakarta,” kata Maruarar.
    Sebab, dalam catatan pemilihan umum (pemilu), Jokowi menang satu kali dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Jakarta 2012 dan dua kali menang pada pemilihan presiden (Pilpres) 2015 serta 2019.
    “Orang yang sudah berinteraksi sedemikian lama, tidak mungkin tidak punya massa yang
    die hard
    , yang
    fighter
    . Apalagi beliau (Jokowi) akan turun ke Lapangan Banteng,” ujar Maruarar.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Dukungan Anies ke Pramono-Rano Dinilai Malah Untungkan RK-Suswono 
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        22 November 2024

    Maruarar Prediksi Pilkada Jakarta Berlangsung 2 Putaran Megapolitan 22 November 2024

    Maruarar Prediksi Pilkada Jakarta Berlangsung 2 Putaran
    Tim Redaksi
     
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Politikus Gerindra
    Maruarar Sirait
    memprediksi,
    Pilkada Jakarta
    2024 akan terjadi dua putaran.
    Pada putaran kedua, pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta nomor urut 1,
    Ridwan Kamil-Suswono
    akan menjadi pemenangnya.
    “Kalau menurut saya, analisa saya, putaran kedua akan terjadi di Jakarta,” ujar Maruarar saat ditemui di Gelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (22/11/2024).
    Menurut dia, kemenangan Ridwan Kamil-Suswono di Pilkada Jakarta 2024 tak lepas dari konsolidasi antara pendukung Presiden Prabowo Subianto dan Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi).
    Karena konsolidasi pendukung dua tokoh negara itu, suara pasangan nomor urut 3, Pramono Anung-Rano akan menurun.
    “Makanya suaranya, Pramono makin lama makin turun. Karena pendukung Prabowo dan pendukung Jokowi konsolidasi,” kata dia.
    Pria yang akrab disapa Ara ini menjelaskan, Ridwan Kamil mulanya kehilangan basis pendukung non-muslim setelah resmi berpasangan dengan Suswono yang merupakan kader PKS.
    Mereka yang meninggalkan Ridwan Kamil itu pindah mendukung Pramono-Rano.
    Namun, kini peta politik berubah setelah Anies menyatakan dukungan untuk Pramono-Rano.
    “Begitu Pram dan Rano mendapatkan dukungan Anies, saya yakin basis-basis non-muslim itu akan berkurang,” jelas dia.
    Maruarar meyakini pendukung Jokowi dan Prabowo lebih besar jika dibandingkan dengan pendukung Anies Baswedan dan PDI-P di Jakarta.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Maruarar Sirait Temani Ridwan Kamil Temui Kelompok Multi Etnis Jakarta
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        22 November 2024

    Maruarar Sirait Temani Ridwan Kamil Temui Kelompok Multi Etnis Jakarta Megapolitan 22 November 2024

    Maruarar Sirait Temani Ridwan Kamil Temui Kelompok Multi Etnis Jakarta
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Politisi Gerindra
    Maruarar Sirait
    menemani calon gubernur Jakarta nomor urut 1,
    Ridwan Kamil
    menemui sejumlah komunitas dari berbagai etnisitas dan agama di Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, Jumat (22/11/2024).
    Dalam kesempatan ini, Ridwan Kamil menandatangani pakta integritas untuk menjamin keamanan dan perlindungan kepada masyarakat dari semua golongan.
    “Menandatangani pakta integritas bahwa agar kami selaku gubernur nanti (menjaga agar) semua agama, Kristen, Katolik dan kepercayaan (berbasis budaya) agar mereka terjamin dalam beribadahnya, difasilitasi rumah ibadahnya, dimudahkan perizinannya, dan sebagainya,” ujar Ridwan Kamil.
    Ridwan Kamil mengaku, menjaga keberagaman bukan merupakan hal yang baru baginya. Sebab, saat menjabat gubernur Jawa Barat dia juga pernah melawan radikalisme di wilayahnya.
    “Ketika saya melawan radikalisme itu banyak perlawanan sampai saya digugat triliunan. Tapi, itulah harga dari sebuah keteguhan dalam membawa wilayah Indonesia ke dalam wilayah Pancasila,” kata dia.
    Selain itu, Ridwan Kamil juga memastikan akan mengalokasikan anggaran untuk program dana operasional rumah ibadah bagi semua agama jika memenangi
    Pilkada Jakarta
    2024.
    Dia juga berjanji akan mempermudah dan mempercepat proses persetujuan bangunan untuk rumah ibadah semua agama di Jakarta.
    Di lokasi yang sama, Maruarar Sirait mengatakan, Jakarta adalah kota yang plural. Untuk itu dibutuhkan sosok pemimpin yang sudah terbukti kinerjanya.
    “Jakarta ini jangan spekulasi, harus orang yang sudah matang sudah berproses (menjadi) wali kota, gubernur, Ridwan Kamil dan, Joko Widodo, Prabowo mendukung,” ucap dia.
     
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Pakar: Keterlibatan Jokowi Mengendorse Calon Kepala Daerah Bisa Turunkan Wibawa

    Pakar: Keterlibatan Jokowi Mengendorse Calon Kepala Daerah Bisa Turunkan Wibawa

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pakar komunikasi politik Universitas Indonesia, Prof Ibnu Hamad, menilai keterlibatan mantan presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam mengendorse calon kepala daerah, khususnya pada Pilkada DKI Jakarta, dapat menurunkan kelas atau wibawa seorang mantan presiden.

    “Seorang mantan presiden bukan ketua umum partai atau pimpinan partai politik. Jika beliau terlalu dalam terlibat dalam mendukung salah satu calon, itu berpotensi menurunkan wibawa atau kelas sebagai mantan presiden,” ungkap Prof Ibnu Hamad, saat wawancara pada program Apa Kabar Indonesia malam yang disiarkan TVOne, dikutip Jumat (22/11/2024).

    Namun, juru bicara kepresidenan, Rido Mustofa Faruq, memberikan pandangan berbeda. Ia menegaskan bahwa keterlibatan mantan presiden Jokowi dalam mendukung calon tertentu merupakan hak pribadi sebagai warga negara.

    “Setiap warga negara, termasuk mantan presiden, memiliki hak politik untuk mendukung siapa yang dianggap layak,” ujar Rido.

    Sebelumnya, Mantan Presiden Joko Widodo memberikan endorsement politik kepada Ridwan Kamil dalam Pilkada Jakarta 2024. Ridwan, calon gubernur nomor urut satu, mengunjungi Jokowi di Solo untuk berdiskusi mengenai masa depan Jakarta.

    Dalam pertemuan tersebut, Ridwan banyak menerima nasihat dari Jokowi mengenai pengalaman beliau saat menjadi Gubernur DKI Jakarta.

    Arahan yang diberikan oleh Jokowi kepada Ridwan adalah hal-hal prinsip tentang membangun kota yang harus adil, menjadi pemimpin yang pancasilais, dan merangkul semua orang.

    “Jadi pemimpin yang harus paham tantangan masa depan yang mungkin lima tahun ke depan beda seperti apa. Saya belajar dari keteladanan Pak Jokowi saat jadi gubernur,” katanya.

  • Maruarar: Jokowi Akan Habis-habisan Dukung Ridwan Kamil-Suswono 
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        22 November 2024

    Maruarar: Pendukung Jokowi-Prabowo Lebih Besar dari Anies dan PDI-P di Jakarta Megapolitan 22 November 2024

    Maruarar: Pendukung Jokowi-Prabowo Lebih Besar dari Anies dan PDI-P di Jakarta
    Tim Redaksi
     
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Politikus Gerindra
    Maruarar Sirait
    meyakini, pendukung Presiden
    Prabowo
    Subianto dan Presiden RI ke-7 Joko Widodo (
    Jokowi
    ) lebih besar jika dibandingkan dengan pendukung
    Anies Baswedan
    dan PDI-P di Jakarta.
    Untuk itu, dia menilai dukungan Jokowi dan Prabowo ke pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil-Suswono akan berdampak lebih besar dibanding dukungan Anies Baswedan ke paslon nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno.
    “Saya yakin, pendukung Jokowi dan Prabowo lebih besar daripada pendukung Anies dan PDI Perjuangan,” ujar Maruarar Sirait di Gelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (22/11/2024).
    Pria yang akrab disapa Ara itu justru berterima kasih kepada Anies karena telah menyatakan dukungan kepada Pramono-Rano.
    “Selama ini Pramono itu mengesankan dia juga dekat sama Jokowi dan Prabowo. Sekarang sudah susah lagi dengan adanya Anies. Macan tidurnya itu yang selama tidur tenang-tenang namanya Jokowi dan Prabowo,” ujar Ara.
    “Saya sudah bicara dengan Pak Jokowi. Dia akan bergerak, hadir, dan habis-habisan mendukung Ridwan Kamil. Kalau Pak Prabowo, beliau ketua partai saya,” tambah dia.
    Dia menjelaskan, mulanya Ridwan Kamil kehilangan pendukung dari kalangan non-muslim setelah berpasangan dengan Suswono yang merupakan kader PKS.
    “Itu basis-basis non muslim itu ke Pramono,” ujar dia.
    Namun, peta politik berubah setelah Anies menyatakan dukungan untuk Pramono-Rano.
    “Begitu Pram dan Rano Kamil mendapatkan dukungan dan bahkan kampanye Anies, saya yakin basis-basis non-muslim itu akan berkurang,” jelas dia.
    Dengan begitu, Ara optimis Ridwan Kamil-Suswono akan memenangi
    Pilkada Jakarta
    2024. Namun, dia memprediksi Pilkada Jakarta 2024 akan terjadi dua putaran.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.