Tag: Retno Lestari Priansari Marsudi

  • Mongolia rencanakan kunjungan pejabat tinggi ke Indonesia

    Mongolia rencanakan kunjungan pejabat tinggi ke Indonesia

    Ulan Bator (ANTARA) – Menteri Luar Negeri Mongolia Battsetseg Batmunkh menyebut keinginan pemimpin negaranya untuk dapat melakukan kunjungan resmi ke Indonesia.

    “Ibu menteri juga menyampaikan bahwa mereka merencanakan untuk ‘High Level Visit’ ke Indonesia, apakah itu presiden atau perdana menteri Mongolia yang juga baru terbentuk pada tahun 2024 ini karena merupakan ‘second term’ kepemimpinan untuk presidennya,” kata Duta Besar Indonesia untuk Tiongkok dan Mongolia Djauhari Oratmangun kepada ANTARA di Ulan Bator, Mongolia, Senin (9/12).

    Dubes Djauhari menyampaikan hal tersebut seusai bertemu dengan Menteri Luar Negeri Mongolia Battsetseg Batmunkh di Kementerian Luar Negeri Mongolia di Ulan Batar.

    “Tentunya sebagai duta besar untuk Mongolia, kami akan memfasilitasi hal tersebut dan Ibu Menlu juga sudah berkunjung ke Indonesia dua kali,” tambah Dubes Djauhari.

    Dubes Djauhari juga menyampaikan Menlu Battsetseg Batmunkh berharap dapat bertemu dengan Menteri Luar Negeri Indonesia Sugiono untuk dapat melanjutkan hubungan baik yang sudah terbina.

    “Dalam kunjungan terakhir beberapa waktu yang lalu, beliau selain melakukan ‘courtesy call’ yaitu bertemu dengan menteri luar negeri Indonesia pada saat itu, juga dengan menteri luar negeri Indonesia yang baru, mungkin bertemu dalam satu konferensi tidak lama lagi. Beliau juga bertemu dengan pebisnis Indonesia di sana dan memberikan penghargaan yang tinggi selama ini kepada Konsul Kehormatan Mongolia di di Indonesia yang telah membantu kerja, memperkuat kerja sama,” tambah Dubes Djahari.

    Mongolia diketahui baru kembali membuka Kedutaan Besar di Indonesia setelah Duta Besar (Dubes) Mongolia untuk Indonesia Enkhtaivan Dashnyam menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Prabowo Subianto pada 4 November 2024 lalu. Hal tersebut dilakukan setelah Kedubes Mongolia di Jakarta tutup sementara karena pandemi COVID-19 sehingga hanya ada kantor Konsulat Kehormatan Mongolia di Surabaya, Jawa Timur.

    “Kami juga membahas isu-isu internasional, bagaimana kami saling mendukung untuk pencalonan di badan-badan internasional. Intinya kami membahas isu-isu ekonomi, sosial budaya, turisme, rencana-rencana kunjungan serta semakin memperkuat aktivitas-aktivitas kerja sama di bidang politik keamanan,” ungkap Dubes Djauhari

    Dubes Djauhari pun menilai potensi hubungan Indonesia-Mongolia sangat positif pada masa depan.

    “Sangat positif karena hubungan yang baik dengan menteri luar negeri kita yang lalu dan juga beliau berharap akan berlanjut dengan menteri luar negeri kita yang sekarang, hubungan baik ini tentunya ingin terefleksikan di kerja sama lainnya, khususnya kerja sama di bidang pembangunan ekonomi,” tambah Dubes Djauhari.

    Dalam laman Kementerian Luar Negeri Indonesia disebutkan hubungan diplomatik RI-Mongolia dimulai dengan kunjungan Presiden Soekarno ke Ulan Bator pada 1956 kemudian dilanjutkan Presiden Megawati Soekarnoputri pada 2003.

    Selanjutnya pada September 2012, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melakukan kunjungan ke Mongolia dan menyepakati komitmen untuk memajukan kerja sama di bidang pemajuan HAM, demokrasi, pemerintahan yang baik dan penegakan hukum; bidang pertahanan; perdagangan dan investasi; pertambangan dan pertanian; sosial budaya; dan kerja sama di fora internasional/regional.

    Wakil Presiden Jusuf Kalla juga pernah melakukan kunjungan ke Mongolia pada bulan Juli 2016 dalam rangka menghadiri KTT ASEM.

    Dalam pengembangan kerja sama bilateral, Indonesia dan Mongolia telah membentuk Komisi Bersama untuk Kerja Sama Bilateral. Pada Januari 2022, Kementerian Luar Negeri kedua negara telah menyelenggarakan pertemuan tingkat pejabat Senior dengan membahas potensi kerja sama di bidang perdagangan, kebudayaan, pertanian serta pelatihan personil pasukan perdamaian.

    Terakhir, Menteri Luar Negeri saat itu Retno Marsudi bertemu Menlu Mongolia Battsetseg Batmunkh pada 28-29 Juni 2023 yang salah satu agendanya adalah menyaksikan kesepakatan antara Modena Indonesia dan Nomin Holding Mongolia terkait “distribution channel” alat-alat rumah tangga buatan Modena Indonesia untuk pasar Mongolia.

    Pewarta: Desca Lidya Natalia
    Editor: Biqwanto Situmorang
    Copyright © ANTARA 2024

  • Dicitrakan Kuasai 59 Bahasa, Netizen Justru Kecewa dengan Kemampuan Bahasa Inggris dan Diplomasi Menlu Sugiono

    Dicitrakan Kuasai 59 Bahasa, Netizen Justru Kecewa dengan Kemampuan Bahasa Inggris dan Diplomasi Menlu Sugiono

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Kemampuan bahasa Inggris Menlu Sugiono saat berpidato di sebuah forum internasional di Jakarta kini jadi sorotan.

    Momen pidato itu tampak dalam acara Conference on Indonesia Foreign Community (CIFP) 2024. Video pidatonya itu pun viral di berbagai platform media sosial.

    Video itu salah satunya diunggah akun @Arsipaja di media sosial X. “Sugiono – Menlu RI,” tulis akun tersebut pada Minggu, 1 Desember 2024.

    Dilihat dari video tersebut, Sugiono tampak terbata-bata saat berpidato dalam bahasa Inggris. Padahal, Sugiono berbicara tentang arah politik luar negeri Indonesia.

    “Saya juga ingin menegaskan kembali bahwa politik luar negeri Indonesia, seperti yang dikatakan Prabowo, tidak akan mengubah arahnya dari apa yang tradisional dan konstitusional telah dipatuhi selama ini,” ucapnya dalam bahasa Inggris yang dinilai terbata-bata.

    Di tengah pidato soal arah politik luar negeri Indonesia itu, ia juga tampak gugup dan beberapa kali berhenti sejenak untuk melihat catatan yang dibawanya.

    Pidato terbata-bata Sugiono itu sontak menuai berbagai respons dari warganet. Tak sedikit warganet yang mencibir dan mempertanyakan kemampuan bahasa Inggris pria berusia 45 tahun itu. Banyak juga yang membandingkannya dengan para mantan menlu lainnya, termasuk Retno Marsudi.

    Ada juga yang membeberkan terkait video yang mencitrakan bahwa Sugiono menguasa 32 bahkan 59 bahasa.

    “Cermati isi pidato Menlu yang katanya menguasai 32 bahasa….. Mau dong punya International Relationship
    😂😂😂,” tulis akun @_riverheaven sembari membagikan video sang Menlu saat berpidato yang dinilai grammarnya tidak tepat.

  • Retno Marsudi Temui Menteri PU, Bahas Infrastruktur Air & Sanitasi

    Retno Marsudi Temui Menteri PU, Bahas Infrastruktur Air & Sanitasi

    Jakarta

    Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo didampingi Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti melangsungkan pertemuan dengan Utusan Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Isu Air Retno Marsudi di Kantor Kementerian PU, Jakarta, Selasa (26/11/2024).

    Dody menyampaikan kesiapan Kementerian PU dalam mendukung penanganan isu-isu air melalui pembangunan infrastruktur air. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan ketahanan air, pangan, dan energi, baik pada tingkat nasional maupun global.

    “Tersedianya infrastruktur air dan sanitasi yang layak dan merata sangat penting salah satunya untuk mendorong penurunan stunting. Karena penanganan stunting tidak hanya sebatas pemenuhan pangan saja, ketersediaan air dan infrastruktur juga sangat penting,” kata Dody, dalam keterangan tertulis, Selasa (26/11/2024).

    Dody menambahkan, pihaknya juga tengah berupaya mencapai target akses 100% air minum layak dan akses 100% sanitasi layak di tahun 2030. salah satunya melalui implementasi Inpres Nomor 1 Tahun 2024 tentang Percepatan Penyediaan Air Minum dan Layanan Pengelolaan Air Limbah Domestik.

    Sementara itu, Utusan Khusus PBB untuk Isu Air Retno Marsudi, mengapresiasi peran Kementerian PU dalam memajukan kepemimpinan Indonesia dalam isu air global, terutama setelah keberhasilan penyelenggaraan World Water Forum ke-10 pada bulan Mei 2024 lalu di Bali.

    “Kami siap mendukung langkah-langkah yang dilakukan Kementerian PU untuk meningkatkan akses air bersih, air minum, dan sanitasi,” ujar Retno.

    Retno berharap, sinergi Kementerian PU dan PBB dapat terus terjaga untuk dapat bersama-sama mengatasi isu-isu air. Hal ini utamanya melalui aksi konkret yang tertuang dalam Compendium Projects yang bersifat sukarela.

    “Kami juga terus mengawal pengusulan Indonesia dalam 10th World Water Forum untuk penetapan Hari Danau Dunia (World Lake Day) yang akan dibahas melalui mekanisme Sidang Umum PBB,” imbuhnya.

    (shc/rrd)

  • Ditunjuk Jadi Direktur Gurin Energy, Mantan Menlu Retno Marsudi Ingin Ciptakan Masa Depan Berkelanjutan bagi Asia

    Ditunjuk Jadi Direktur Gurin Energy, Mantan Menlu Retno Marsudi Ingin Ciptakan Masa Depan Berkelanjutan bagi Asia

     

    Singapura, Beritasatu.com – Gurīn Energy menunjuk Retno Marsudi sebagai Direktur Noneksekutif pada dewan direksi perusahaan. Retno resmi bertugas di perusahaan yang mengembangkan energi terbarukan tersebut sejak 21 November 2024.

    Retno Marsudi yang berperan sebagai direktur noneksekutif independen akan memberikan arahan strategis kepada tim manajemen Gurīn Energy. Dia juga akan memberikan kontribusi pada ketahanan dan efektivitas tata kelola perusahaan. 

    ”Saya berharap dapat bekerja sama dengan rekan-rekan direksi lainnya, serta tim manajemen Gurīn Energy, dalam mewujudkan visi kita bersama untuk menciptakan masa depan yang berkelanjutan bagi Asia,” ujar Retno dalam keterangan tertulisnya, dikutip Senin (25/11/2024).

    Penunjukan Retno Marsudi menjadi direktur di perusahaan ini tidak lepas dari kariernya yang cemerlang di Kementerian Luar Negeri Indonesia. Dia telah menjabat sebagai menlu selama empat dekade. Retno merupakan menteri uar negeri wanita pertama di Indonesia dalam Kabinet Presiden Joko Widodo.

    Sebagai pejuang pembangunan berkelanjutan, Ibu Retno Marsudi telah menerima berbagai penghargaan bergengsi di dalam dan luar negeri atas upaya advokasinya. Termasuk di antaranya adalah penghargaan Agent of Change Award dari Badan PBB untuk Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan.

    “Saya sangat senang dapat bergabung dengan anggota Dewan Direksi Gurīn Energy, sebuah perusahaan energi terbarukan yang dinamis dan mengambil langkah berani untuk mewujudkan masa depan energi bersih di berbagai wilayah operasi Gurīn Energy – Jepang, Korea Selatan, Singapura, Indonesia dan wilayah Asia Tenggara lainnya,” ucap Retno. 

    Chairman Gurīn Energy Vimal Vallabh mengungkapkan pihaknya menyambut hangat peran baru Retno di perusahaannya. Dia berharap, dengan adanya Retno, perusahaannya kian berkembang. 

    “Kami merasa terhormat untuk menyambut Yang Mulia Retno Marsudi ke dalam jajaran Direksi Gurīn Energy. Pengalaman beliau yang luas, pandangan strategis yang tajam, dan pengetahuan regionalnya yang mendalam akan memungkinkan kami untuk melangkah lebih mantap dan lebih jauh dalam misi kami untuk mempercepat transisi energi di Asia, dan kami mengucapkan selamat bergabung kepada beliau,” ujar dia.

  • Eks Menlu RI, Retno Marsudi, Jabat Direktur Non-Eksekutif di Perusahaan Energi Singapura

    Eks Menlu RI, Retno Marsudi, Jabat Direktur Non-Eksekutif di Perusahaan Energi Singapura

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Mantan Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi kini menjabat sebagai direktur non-eksekutif independen di perusahaan energi terkemuka asal Singapura, Gurin Energy Pte Ltd.

    Penunjukan ini diumumkan melalui laman resmi Gurin Energy pada Jumat (22/11/2024), dan efektif berlaku mulai Kamis, 21 November 2024.

    Dalam peran barunya, Retno Marsudi akan memberikan arahan strategis kepada tim manajemen Gurin Energy serta memperkuat tata kelola perusahaan.

    “Penunjukan Ibu Marsudi mengikuti kariernya yang sangat terhormat di bidang layanan luar negeri Indonesia yang telah berlangsung selama empat dekade,” tertulis dalam keterangan Gurin Energy dikutip pada Minggu (24/11/2024).

    Retno Marsudi juga dikenal sebagai pejuang pembangunan berkelanjutan.

    Atas dedikasinya, ia telah menerima berbagai penghargaan, termasuk Penghargaan Agen Perubahan dari Badan PBB untuk Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan.

    Ketua Gurin Energy, Vimal Vallabh, menyambut hangat kehadiran Retno Marsudi di jajaran direksi.

    “Kami merasa terhormat untuk menyambut yang mulia Retno Marsudi ke dalam jajaran Direksi Gurin Energy,” ujar Vallabh.

    Dikatakan Vallabh, dengan melihat pengalaman yang dimiliki Retno, pihaknya yakin bisa bergerak lebih kuat dan lebih jauh.

    “Pengalamannya yang luas, pandangan strategis yang tajam, dan pengetahuan regional yang mendalam akan memungkinkan kami untuk bergerak lebih kuat dan lebih jauh dalam misi kami untuk mempercepat transisi energi di Asia, dan kami mengucapkan selamat datang” sebutnya.

  • Retno Marsudi diangkat jadi dewan direksi perusahaan energi Singapura

    Retno Marsudi diangkat jadi dewan direksi perusahaan energi Singapura

    Pengalaman Beliau yang luas, pandangan strategis yang tajam dan pengetahuan regional mendalam memungkinkan kami melangkah lebih mantap

    Jakarta (ANTARA) – Pengembang energi terbarukan asal Singapura, Gurīn Energy, mengumumkan penunjukan Menteri Luar Negeri RI 2014-2024 Retno Marsudi sebagai direktur non-eksekutif dalam jajaran dewan direksi perusahaan tersebut.

    Penunjukan ini berlaku secara efektif pada 21 November 2024.

    Sebagai direktur non-eksekutif independen, Retno akan memberikan arahan strategis kepada tim manajemen Gurīn Energy dan memberi kontribusi pada ketahanan dan efektivitas tata kelola perusahaan, demikian siaran pers yang diterima di Jakarta, Sabtu.

    “Kami merasa terhormat untuk menyambut Yang Mulia Retno Marsudi ke dalam jajaran Direksi Gurīn Energy. Pengalaman Beliau yang luas, pandangan strategis yang tajam, dan pengetahuan regionalnya yang mendalam akan memungkinkan kami untuk melangkah lebih mantap dan lebih jauh dalam misi kami untuk mempercepat transisi energi di Asia,” ujar Chairman Gurīn Energy Vimal Vallabh.

    Retno diangkat sebagai anggota dewan direksi karena dianggap memiliki karier luar biasa di Kementerian Luar Negeri selama empat dekade. Ia juga mencatatkan sejarah sebagai menteri luar negeri perempuan pertama di Indonesia.

    Retno juga dianggap sebagai pejuang pembangunan berkelanjutan yang berkomitmen pada isu-isu kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan.

    Penghargaan seperti Agent of Change Award dari PBB mencerminkan dedikasinya dalam advokasi dan upayanya yang berdampak positif, baik di dalam maupun luar negeri.

    “Saya sangat senang dapat bergabung dengan anggota Dewan Direksi Gurīn Energy, sebuah perusahaan energi terbarukan yang dinamis dan mengambil langkah berani untuk mewujudkan masa depan energi bersih di berbagai wilayah operasi Gurīn Energy– Jepang, Korea Selatan, Singapura, Indonesia dan wilayah Asia Tenggara lainnya,” ujar Retno.

    “Saya berharap dapat bekerja sama dengan rekan-rekan direksi lainnya, serta tim manajemen Gurīn Energy, dalam mewujudkan visi kita bersama untuk menciptakan masa depan yang berkelanjutan bagi Asia,” kata dia.

    Pewarta: Shofi Ayudiana
    Editor: Agus Salim
    Copyright © ANTARA 2024

  • Dua Jabatan Baru Retno Marsudi Selepas Jadi Menteri Jokowi

    Dua Jabatan Baru Retno Marsudi Selepas Jadi Menteri Jokowi

    Jakarta

    Eks Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi mendapatkan jabatan baru usai purnatugas dari pemerintahan. Retno sebelumnya dipercaya Presiden ke-7 Jokowi Widodo menjabat sebagai Menteri Luar Negeri selama 2 periode atau 10 tahun.

    Ia tidak masuk ke dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, yang mana posisi Menteri Luar Negeri saat ini diisi oleh Sugiono. Kendati demikian Retno tetap dipercaya memegang dua peran strategis di kancah internasional, termasuk yang terbaru adalah masuk jajaran direksi perusahaan Singapura.

    1. Ditunjuk Jadi Direktur Gurīn Energy

    Gurīn Energy menunjuk Retno sebagai Direktur Non-Eksekutif dalam dewan perusahaan . Keputusan tersebut berlaku efektif sejak 21 November 2024.

    Sebagai Direktur Non-Eksekutif, Retno bertugas memberikan panduan strategis kepada tim manajemen perusahaan pengembang energi terbarukan itu. Retno juga akan berkontribusi pada ketahanan dan efektivitas tata kelola perusahaan.

    “Penunjukan Retno mengikuti karier cemerlangnya di Kementerian Luar negeri Indonesia selama empat dekade, di mana ia juga menjadi Menteri Luar Negeri perempuan pertama Indonesia di Kabinet mantan Presiden Joko Widodo,” tulis perusahaan dalam keterangannya, Jumat (22/11/2024).

    Sebagai pejuang pembangunan berkelanjutan, Retno telah menerima berbagai penghargaan terkemuka di dalam dan luar negeri atas kerja advokasinya. Hal ini termasuk Penghargaan Agen Perubahan dari Badan PBB untuk Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan.

    “Kami merasa terhormat menyambut Retno Marsudi ke dalam Dewan Direksi Gurīn Energy. Pengalaman beliau yang luas, pandangan strategis yang tajam dan pengetahuan regional yang mendalam akan memungkinkan kami untuk bergerak lebih kuat dan lebih jauh dalam misi kami untuk mempercepat transisi energi di Asia, dan kami menyambutnya dengan hangat,” kata Vimal Vallabh, Ketua Gurīn Energi.

    Sementara itu, Retno mengaku senang dipercaya menjadi dewan direksi di perusahaan asal Singapura itu. Retno menilai Gurīn Energy menjadi perusahaan energi terbarukan yang berani mengambil langkah berani terkait masa depan energi bersih.

    “Saya senang ditunjuk menjadi Dewan Direksi Gurīn Energy, sebuah perusahaan energi terbarukan dinamis yang mengambil langkah berani untuk mewujudkan masa depan energi bersih di wilayah operasinya: Jepang, Korea Selatan, Singapura, Indonesia, dan negara-negara Tenggara lainnya. Asia,” ujar Retno.

    “Saya berharap dapat bekerja bahu-membahu dengan rekan-rekan direktur saya, serta tim manajemen Gurīn Energy, untuk mewujudkan visi bersama kita tentang masa depan yang berkelanjutan di Asia,” sambungnya.

    2. Utusan Khusus Sekjen PBB

    Retno Marsudi sebelumnya juga ditunjuk menjadi Utusan Khusus Sekjen Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) untuk isu air. Ini menjadi sejarah karena Retno adalah orang Indonesia pertama yang menjadi utusan khusus Sekjen PBB.

    Dilansir un.org, penunjukan ini merupakan tindak lanjut atas hasil Konferensi Air Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) 2023. Utusan khusus tersebut akan memanfaatkan hasil-hasil konferensi dalam persiapan menuju berbagai proses air global, khususnya Konferensi Air PBB 2026.

    Selain itu, disebutkan utusan ini bertujuan untuk meningkatkan kerja sama dan sinergi internasional di antara berbagai proses air internasional dalam mendukung pencapaian semua tujuan dan target terkait air. Diantaranya seperti Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) 6 dari Agenda 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan.

    “Mewakili Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam proses air global, Ibu Marsudi juga akan bekerja sama dengan UN-WATER dan para anggotanya dalam mendukung implementasi Strategi Sistem PBB tentang Air dan Sanitasi di semua tingkatan, sejalan dengan Kerangka Akselerator Global SDG 6,” tulis Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres.

    Retno akan menjalankan tugasnya sebagai utusan khusus untuk Air pada 1 November 2024. Retno disebut memiliki pengalaman yang luar biasa dalam diplomasi selama hampir empat dekade, menjabat sebagai Menteri Luar Negeri Republik Indonesia.

    (ily/kil)

  • Retno Marsudi Ditunjuk jadi Direksi Perusahaan Energi Singapura Gurin

    Retno Marsudi Ditunjuk jadi Direksi Perusahaan Energi Singapura Gurin

    Bisnis.com, JAKARTA – Perusahaan pengembang energi terbarukan yang berpusat di Singapura, Gurīn Energy, menunjuk Retno Marsudi sebagai direktur non-eksekutif.

    Mantan menteri luar negeri itu pun efektif menjadi bagian dewan direksi Gurīn Energy sejak 21 November 2024. Sebagai direktur non-eksekutif independen, Retno akan memberikan arahan strategis kepada tim manajemen Gurīn Energy.

    Selain itu, Retno juga akan memberi kontribusi pada ketahanan dan efektivitas tata kelola perusahaan.

    Chairman Gurīn Energy Vimal Vallabh mengatakan penunjukan Retno menyusul karirnya yang dinilai sangat cemerlang di Kementerian Luar Negeri Indonesia. Apalagi, Retno merupakan menteri luar negeri wanita pertama di Indonesia.

    “Kami merasa terhormat untuk menyambut Yang Mulia Retno Marsudi ke dalam jajaran direksi Gurīn Energy,” ujar Vallabh melalui keterangan resmi, Jumat (22/11/2024).

    Menurut Vallabh, pengalaman Retno yang luas, pandangan strategis yang tajam, dan pengetahuan regionalnya yang mendalam akan memungkinkan perusahaan untuk melangkah lebih mantap.

    Sebagai pejuang pembangunan berkelanjutan, kata Vallabh, Retno telah menerima berbagai penghargaan bergengsi di dalam dan luar negeri atas upaya advokasinya. Termasuk di antaranya adalah penghargaan Agent of Change Award dari Badan PBB untuk Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan.

    Sementara, Retno mengaku senang dapat bergabung dengan anggota dewan direksi Gurīn Energy. Menurutnya, Gurīn Energy merupakan perusahaan energi terbarukan yang dinamis dan mengambil langkah berani untuk mewujudkan masa depan energi bersih di berbagai wilayah operasi.

    Adapun daerah operasi Gurīn Energy mencakup Jepang, Korea Selatan, Singapura, Indonesia dan wilayah Asia Tenggara lainnya.

    “Saya berharap dapat bekerja sama dengan rekan-rekan direksi lainnya, serta tim manajemen Gurīn Energy, dalam mewujudkan visi kita bersama untuk menciptakan masa depan yang berkelanjutan bagi Asia,” ujar Retno.

  • Membangun citra  politik, hukum, dan keamanan Indonesia di mata dunia

    Membangun citra politik, hukum, dan keamanan Indonesia di mata dunia

    Jakarta (ANTARA) – Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi model negara demokrasi yang sukses di dunia.

    Namun untuk mewujudkannya, tantangan di sektor politik, hukum, dan keamanan harus dijawab dengan langkah strategis yang konkret.

    Sebagai negara berpenduduk lebih dari 270 juta jiwa dengan beragam budaya, agama, dan etnis, Indonesia berada di pusat perhatian dunia.

    Peran strategis di kawasan Asia Tenggara, komitmen pada isu global, serta kiprah dalam forum internasional menjadi peluang untuk memperkuat citra Indonesia sebagai negara demokrasi yang stabil dan inklusif.

    Sejak Reformasi 1998, Indonesia telah menunjukkan kemajuan signifikan dalam membangun sistem demokrasi.

    Pemilihan umum langsung dan transisi kekuasaan yang damai menjadi salah satu indikator keberhasilan dalam menerapkan sistem politik yang lebih terbuka.

    Namun, berbagai tantangan seperti politik uang, polarisasi sosial, tebang pilih kasus hukum, dan korupsi masih menjadi isu yang harus diatasi.

    Keberhasilan Indonesia memimpin Perhimpunan Bangsa-Bangsa di Asia Tenggara (ASEAN) 2023 menjadi salah satu capaian besar dalam diplomasi politik.

    Indonesia berperan penting dalam menyuarakan resolusi terhadap krisis politik Myanmar, termasuk mendorong implementasi Konsensus Lima Poin ASEAN.

    Meskipun hasilnya belum optimal, inisiatif ini menunjukkan keberanian Indonesia untuk memimpin kawasan menuju stabilitas politik.

    Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar, Indonesia juga aktif dalam mendukung perjuangan Palestina.

    Di forum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Indonesia secara konsisten mengadvokasi hak-hak rakyat Palestina, termasuk mendorong penyelesaian konflik dua negara yang adil.

    Dukungan Presiden Ke-7 RI Joko Widodo dan keuletan diplomasi Indonesia yang dipimpin oleh Menlu RI periode 2014–2024, Retno Marsudi, menempatkan Indonesia menjadi yang terdepan dalam menyuarakan kemerdekaan dan kedaulatan Palestina.

    Langkah ini tidak hanya memperkuat citra Indonesia di mata dunia Islam, tetapi juga mencerminkan komitmen terhadap keadilan global.

    Diplomasi global: Dari G20 hingga APEC

    Keterlibatan Indonesia di forum internasional seperti G20 dan APEC telah meningkatkan pengaruhnya di kancah global.

    Pada Presidensi G20 tahun 2022, Indonesia berhasil mendorong agenda-agenda penting, seperti pemulihan ekonomi pascapandemi, transisi energi hijau, dan digitalisasi ekonomi.

    Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa Indonesia mampu menjadi jembatan antara negara maju dan negara berkembang.

    Di forum Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC), Indonesia menegaskan komitmennya untuk mendorong perdagangan yang inklusif dan berkelanjutan.

    Isu integrasi ekonomi digital menjadi salah satu prioritas, sejalan dengan visi Indonesia untuk menjadi pusat ekonomi berbasis teknologi di Asia Tenggara.

    Diplomasi global Indonesia juga tercermin dalam keberhasilannya menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB.

    Selama periode 2019–2020, Indonesia aktif mendorong dialog damai, termasuk dalam isu konflik di Timur Tengah dan Afrika.

    Hukum: Supremasi yang harus ditegakkan

    Sebagai negara hukum, Indonesia menghadapi tantangan besar dalam memperkuat supremasi hukum.

    Laporan Transparency International 2023 menempatkan Indonesia pada peringkat ke-110 dalam Indeks Persepsi Korupsi.

    Angka ini menunjukkan perlunya reformasi hukum yang lebih serius untuk menciptakan sistem yang transparan dan akuntabel.

    Di sisi lain, keberhasilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menangani kasus-kasus besar tetap layak mendapat apresiasi internasional.

    Namun, konsistensi dalam penegakan hukum harus terus dijaga agar tidak hanya menjadi langkah simbolik rendah substansi.

    Dalam isu hak asasi manusia, penanganan konflik di Papua menjadi perhatian dunia. Kritik terhadap pendekatan keamanan yang dianggap represif sering mencuat di forum internasional.

    Oleh karena itu, Indonesia perlu mengedepankan pendekatan dialogis dan pembangunan berbasis kesejahteraan untuk menyelesaikan isu ini.

    Langkah positif lainnya adalah pengesahan Omnibus Law yang dirancang untuk meningkatkan iklim investasi.

    Meski menuai protes dari kelompok masyarakat sipil, kebijakan ini dipandang sebagai langkah maju untuk menyederhanakan regulasi dan mempercepat pertumbuhan ekonomi.

    Posisi geografis Indonesia yang strategis membuat negara kepulauan ini juga rentan terhadap berbagai ancaman keamanan, baik tradisional maupun nontradisional.

    Terorisme, kejahatan siber, jaringan narkoba dan judi online internasional, serta konflik perbatasan menjadi isu yang membutuhkan perhatian khusus.

    Di tingkat internasional, Indonesia telah mendapatkan pengakuan atas keberhasilannya dalam memberantas jaringan terorisme melalui kerja sama dengan negara lain. Program deradikalisasi menjadi salah satu inisiatif yang diakui dunia, termasuk oleh PBB dan Interpol.

    Namun, tantangan keamanan di Laut Natuna Utara tetap menjadi prioritas. Ketegangan dengan China terkait klaim di Laut China Selatan menuntut Indonesia untuk mengambil sikap tegas tanpa mengorbankan diplomasi.

    Termasuk salah satunya adalah sikap yang ditegaskan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan kenegaraannya baru-baru ini ke China dan Amerika Serikat (AS) terkait stabilitas di Indo-Pasifik.

    Peran Indonesia sebagai mediator yang netral dapat memperkuat stabilitas kawasan sekaligus menjaga kedaulatan nasional.

    Copyright © ANTARA 2024

  • Utusan Khusus PBB: Krisis politik pengaruhi capaian SDGs

    Utusan Khusus PBB: Krisis politik pengaruhi capaian SDGs

    Ada pun situasi dunia saat ini dipenuhi ketidakpastian akibat perang dan konflik di Gaza, Lebanon, Ukraina dan peristiwa lainnya. Rakyat yang harus membayar biaya dari konflik, mereka sangat terdampak oleh konflik dan perang

    Nusa Dua, Bali (ANTARA) – Utusan Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bidang air Retno Marsudi menyebut krisis politik menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) yang saat ini baru mencapai 17 persen dari target pada 2030.

    “Hampir setengahnya menunjukkan hasil minimal atau kemajuan yang moderat dan sepertiganya gagal atau mundur,” kata Retno Marsudi di sela Forum Hubungan Masyarakat Dunia (WPRF) 2024 di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Rabu.

    Menteri Luar Negeri RI 2014-2024 itu mengungkapkan pandemi COVID-19, meningkatnya konflik dan tensi geopolitik dan masalah iklim menjadi biang kerok belum optimalnya pencapaian SDGs tersebut.

    Adapun situasi dunia saat ini, ucap dia, dipenuhi ketidakpastian akibat perang dan konflik di Gaza, Lebanon, Ukraina dan peristiwa lainnya.

    Sementara itu, dalam Konferensi Perubahan Iklim PBB (COP)-29 di Baku, Azerbaijan, diplomat senior itu mengungkapkan isu perubahan iklim juga menjadi perhatian besar.

    Untuk itu, semua pihak harus menjadi pemandu dari isu perubahan iklim tersebut agar capaian SDGs dapat diakselerasi.

    Pasalnya, kehidupan manusia terdampak dari perubahan iklim tersebut mulai dari rantai pasok yang bermasalah, meningkatnya biaya pangan, bencana alam hingga kerusakan infrastruktur.

    “Sekjen PBB dalam pembukaan COP29 menyebutkan hari terpanas, bulan terpanas dan hampir menjadi tahun terpanas yang pernah tercatat dan perubahan iklim ke manusia itu nyata,” katanya.

    Ada 17 tujuan yang ingin dicapai secara global di antaranya terkait mengentaskan kemiskinan, kelaparan, kehidupan sehat dan sejahtera, pendidikan berkualitas.

    Kemudian kesetaraan jender, air bersih dan sanitasi layak, energi bersih dan terjangkau, pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, industri, inovasi, dan infrastruktur serta berkurangnya kesenjangan.

    Selain itu, kota dan permukiman berkelanjutan, konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, penanganan perubahan iklim, ekosistem lautan, ekosistem daratan, perdamaian, keadailan dan kelembagaan yang tangguh, dan kemitraan untuk mencapai tujuan.

    Sementara itu, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) melaporkan SDGs di Indonesia hingga Oktober 2024 sebesar 62,5 persen dari 222 indikator SDGs yang telah sesuai dengan jalur.

    Capaian tersebut lebih baik dibandingkan rata-rata negara di tingkat global sebesar 17 persen dari target SDGs.

    Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
    Editor: Edy M Yakub
    Copyright © ANTARA 2024