Pramono Anung-Rano Karno Dilantik, Duet Politisi dan Seniman untuk Pimpin Jakarta
Penulis
JAKARTA, KOMPAS.com
– Jakarta memasuki babak baru dalam kepemimpinannya. Dua sosok dengan latar belakang berbeda, tetapi sama-sama memiliki rekam jejak panjang, kini resmi menakhodai eks Ibu Kota.
Pramono Anung
, seorang politisi kawakan yang telah malang melintang di pemerintahan, kini duduk sebagai Gubernur Jakarta.
Di sampingnya,
Rano Karno
, figur yang telah membuktikan kapasitasnya sebagai pemimpin, tidak hanya di dunia hiburan tetapi juga dalam pemerintahan.
Perjalanan keduanya tidaklah singkat. Pramono bertahun-tahun berkecimpung dalam politik nasional, dari legislatif hingga eksekutif, menjadikannya sosok yang matang dalam pemerintahan.
Sementara itu, Rano, yang dikenal luas sebagai Si Doel, telah membuktikan lebih dari sekadar aktor.
Pengalamannya sebagai Gubernur Banten dan anggota DPR membentuknya menjadi pemimpin yang siap berkontribusi bagi Jakarta.
Kini, keduanya mengemban amanah besar untuk membangun Jakarta yang lebih baik. Berikut adalah profil singkat Pramono dan Rano.
Pramono Anung adalah politisi senior PDI-P yang telah lama berkiprah di panggung politik nasional.
Sebelum terjun ke
Pilkada Jakarta 2024
, Pramono telah menduduki berbagai posisi strategis, termasuk Wakil Ketua DPR RI (2009-2014) dan Sekretaris Kabinet (2015-2024).
Lahir di Kediri, Jawa Timur, pada 11 Juni 1963, Pramono berasal dari keluarga pendidik. Ayahnya, R Kasbe Prajitna, adalah seorang guru.
Pendidikan
:
Karier dan Organisas
i:
Sebelum aktif di politik, Pramono berkarier di dunia bisnis. Ia pernah menjabat sebagai Direktur PT Tanito Harum dan PT Vietmindo Energitama, serta Presiden Direktur PT Yudhistira Grup.
Karier politiknya dimulai saat bergabung dengan PDI-P di era reformasi. Ia pernah menjadi Sekjen PDI-P (2005-2010) sebelum akhirnya berkiprah di pemerintahan sebagai Sekretaris Kabinet selama hampir satu dekade.
Kini, dengan pengalaman luasnya, Pramono akan memimpin Jakarta.
Rano Karno dikenal luas sebagai aktor legendaris yang membintangi
Si Doel Anak Sekolahan
.
Namun, selain di dunia hiburan, Rano juga memiliki rekam jejak panjang di dunia politik.
Rano lahir di Jakarta dan memulai karier politiknya sebagai anggota MPR RI (1997-2002).
Ia kemudian menjabat sebagai Wakil Bupati Tangerang (2008-2013), Wakil Gubernur Banten (2012-2017), dan sempat menjadi Gubernur Banten (2015-2017).
Karier politik
:
Awalnya bergabung dengan Partai Golkar, Rano kemudian beralih ke PDI-P pada 2011.
Keputusannya itu membuka jalan bagi karier politiknya di pemerintahan hingga akhirnya dipercaya mendampingi Pramono Anung di Pilkada Jakarta 2024.
Dengan pengalaman di berbagai bidang, Pramono Anung dan Rano Karno kini memegang tanggung jawab besar untuk membawa perubahan bagi Jakarta.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Tag: Rano Karno
-
/data/photo/2025/02/20/67b67a6c52c65.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Pramono Anung-Rano Karno Dilantik, Duet Politisi dan Seniman untuk Pimpin Jakarta Megapolitan 20 Februari 2025
-

Rano Karno dan istri datangi rumah Pramono Anung sebelum pelantikan
Wakil Gubernur DKI Jakarta Terpilih periode 2025-2029 Rano Karno dan istrinya, Dewi Indriati mendatangi rumah Gubernur DKI Terpilih Pramono Anung, Jakarta, Kamis (20/2/2025). ANTARA/Luthfia Miranda Putri.
Rano Karno dan istri datangi rumah Pramono Anung sebelum pelantikan
Dalam Negeri
Editor: Novelia Tri Ananda
Kamis, 20 Februari 2025 – 08:05 WIBElshinta.com – Wakil Gubernur DKI Jakarta Terpilih periode 2025-2029 Rano Karno dan istrinya, Dewi Indriati mendatangi rumah Gubernur DKI Terpilih Pramono Anung di Jalan Haji Ambas Nomor 18, Cipete, Jakarta Selatan, sebelum pelantikan.
“Kami sudah sarapan nasi uduk. Panjang hari ini.. panjang,” kata Rano kepada wartawan di Jakarta Selatan, Kamis.
Rano Karno dan istri tiba di rumah Pramono pukul 06.11 WIB dengan kendaraan berwarna hitam. Rano mengenakan setelan kemeja dan celana putih. Dia mengatakan belum mengenakan baju dinas lantaran dikhawatirkan kotor. Sedangkan sang istri mengenakan kebaya dan hijab oranye yang memberikan kesan cerah.
Di sekitar rumah Pramono terdapat deretan rangkaian karangan bunga berisi ucapan selamat atas pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang baru. Kemudian, sejak pukul 06.00 WIB para awak media sudah memenuhi sekitar rumah Pramono untuk bisa mengabadikan momen tersebut.
Sebanyak 961 kepala daerah, terdiri dari 33 gubernur dan 33 wakil gubernur, 363 bupati, 362 wakil bupati, 85 wali kota dan 85 wakil wali kota dilantik dalam satu rangkaian prosesi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis. Upacara pelantikan dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto yang akan mengambil sumpah jabatan para kepala daerah terpilih.
Pelantikan kepala daerah secara serentak disebut menjadi momen bersejarah yang menandai komitmen kuat pemerintah dalam menciptakan pemerintahan daerah yang lebih efektif, efisien, transparan dan berorientasi pada pelayanan publik. Setelah dilantik, para kepala daerah akan menjalani retret atau pembekalan di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah, selama 21-28 Februari 2025.
Sumber : Antara
-

Pesan Megawati untuk Pram-Doel: Jangan Abaikan Arahan Prabowo!
Bisnis.com, JAKARTA – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengingatkan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Terpilih periode 2025-2029, Pramono Anung dan Rano Karno (Pram-Doel) agar jangan mengabaikan arahan dari Presiden Prabowo Subianto.
“Kemarin Ibu Megawati menyampaikan, gubernur yang juga representatif dari pemerintah pusat, jadi jangan mengabaikan arahan Presiden [Prabowo]. Itu tugas utama,” kata Rano Karno kepada wartawan di kediaman Pramono Anung di Jakarta Selatan, Kamis pagi (20/2/2025) dikutip dari Antara.
Ditemui sebelum berangkat ke Istana Kepresidenan untuk menghindari pelantikan kepala daerah, pria yang yang akrab disapa Bang Doel itu mengaku telah mengikuti kegiatan pembekalan dari Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri beberapa waktu lalu.
Bang Doel juga menyampaikan implementasi janji dalam kampanye Pilkada Serentak 2024 yang berkaitan dengan rencana pemerintahan ke depan di Jakarta.
“Walaupun Jakarta punya program, tapi program pemerintah pusat harus dikawal sehingga tuntas,” ujarnya.
Salah satu program yang akan dilaksanakan oleh Pram-Doel setelah resmi dilantik, yaitu mengeruk semua kali di Jakarta untuk mengurangi potensi banjir.
“Karena tugas pertama kita adalah mengeruk semua kali, semua sungai di Jakarta [untuk mencegah banjir],” kata Bang Doel.
Terkait hal itu, Bang Doel mengatakan pihaknya akan melakukan Parade Senja yang melibatkan sekitar 5.000 Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) untuk mendapatkan arahan langsung dari Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta.
Pengerukan kali tersebut merupakan salah satu tugas dari program 100 hari kerja yang akan dijalankan Pramono Anung-Rano Karno sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Dia meyakini seluruh kedinasan sudah memahami tugas pokok dan fungsi masing-masing.
“Karena itulah sebelum besok Jumat [21/2] Pak Gubernur ke Magelang, nanti seluruh rentetan acara setelah pelantikan, kemudian kita sertijab, setelah sertijab kita paripurna DPRD, setelah itu kita langsung rapat pimpinan,” jelasnya.
Sebanyak 961 kepala daerah, terdiri dari 33 gubernur dan 33 wakil gubernur, 363 bupati, 362 wakil bupati, 85 wali kota dan 85 wakil wali kota dilantik dalam satu rangkaian prosesi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis.
Upacara pelantikan dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto yang akan mengambil sumpah jabatan para kepala daerah terpilih.
Pelantikan kepala daerah secara serentak disebut menjadi momen bersejarah yang menandai komitmen kuat pemerintah dalam menciptakan pemerintahan daerah yang lebih efektif, efisien, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Setelah dilantik, para kepala daerah akan menjalani retret atau pembekalan di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah, selama 21-28 Februari 2025.
-

Para Ketua DPRD Hadiri Pelantikan 481 Kepala Daerah di Istana
Jakarta –
Pelantikan 481 pasangan kepala daerah digelar serentak di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, hari ini. Para Ketua DPRD provinsi, kabupaten/kota, turut hadir menyaksikan pelantikan ini.
Pantauan detikcom, Kamis (20/2/2025), terlihat para Ketua DPRD memasuki area Istana Negara lebih dulu. Mereka awalnya menunggu di tenda yang disediakan di area Istana Negara.
“Hari ini saya diundang untuk menyaksikan pelantikan Gubernur baru Jakarta, Mas Pram (Pramono Anung) dan Bang Doel (Rano Karno). Setelah itu langsung serah terima jabatan di Balai Kota,” kata Ketua DPRD DKI Jakarta Khoerudin di Istana.
Total, ada 961 orang kepala daerah dan wakilmya yang akan dilantik. Mereka terdiri dari gubernur, wali kota, bupati beserta para wakilnya.
“Sebanyak 961 kepala daerah, terdiri dari 33 gubernur dan 33 wakil gubernur, 363 bupati, 362 wakil bupati, 85 wali kota, dan 85 wakil wali kota akan dilantik dalam satu rangkaian prosesi. Presiden Prabowo juga dijadwalkan menyampaikan amanat kepada para kepala daerah yang baru dilantik,” kata Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Yusuf Permana, Rabu (19/1)
Pelantikan kepala daerah ini merupakan yang pertama kali digelar secara serentak di Istana Kepresidenan. Momen ini menandai babak baru dalam tata kelola pemerintahan daerah di Indonesia.
(fca/haf)
Hoegeng Awards 2025
Usulkan Polisi Teladan di sekitarmu
-

Pemasangan meter air apartemen hindari kerugian penghuni
Ketua Tim Transisi Pramono Anung-Rano Karno (Doel) Ima Mahdiah (kanan) dan Direktur PAM JAYA Arief Nasrudin (kiri) meninjau Instalasi Pengelolaan Air (IPA) Buaran III milik PAM JAYA di Jalan Raya Kalimalang Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (6/2/2025). ANTARA/Siti Nurhaliza/pri.
Legislator: Pemasangan meter air apartemen hindari kerugian penghuni
Dalam Negeri
Editor: Novelia Tri Ananda
Kamis, 20 Februari 2025 – 08:21 WIBElshinta.com – Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Ima Mahdiah mengungkapkan bahwa pemasangan meteran air di setiap unit apartemen sebagai langkah konkret dalam meminimalkan kerugian pelanggan.
“Harus segera dibereskan dan harus dijelaskan rinci kepada penghuni seluruh apartemen,” kata Ima yang juga Ketua Tim Transisi Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta terpilih Pramono Anung-Rano Karno di Jakarta, Kamis.
Ima menekankan, PAM Jaya harus segera menyosialisasikan terkait pemasangan meter air tersebut dengan harapan tidak ada lagi oknum-oknum yang disinyalir tidak transparan perihal penyesuaian tarif.
“Selain itu untuk menghindari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.
Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudin mengatakan, pihaknya tetap fokus terhadap fungsi dan pelayanan yang berkeadilan, termasuk bagi pelanggan yang tinggal di apartemen. Ia menegaskan, hal itu terus diterapkan kepada warga, apalagi perusahaan air itu merupakan BUMD milik Pemprov DKI Jakarta.
“Jadi tidak ada hal-hal yang kemudian menggunakan intrik, saya dengan tarif ini kemudian kita mau mencari keuntungan atau apapun’,” kata Arief.
Karena itu, kata Arief, perusahaan dituntut untuk mandiri ke depannya dan mampu sebagai penunjang aktivitas warga sehari-hari. Mengacu pada aspek pelayanan dan ketersediaan air bersih di Jakarta.
“Kami juga meminta masyarakat terbuka, kemudian bisa memberikan input yang bagus, yang konstruktif sehingga ini bisa berjalan,” kata dia.
Sebelumnya, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) PAM Jaya menawarkan penghuni rusun dan apartemen yang merasa keberatan terkait kenaikan tarif air untuk memiliki meter pribadi di masing-masing unit supaya tidak terkena tarif progresif.
“PAM Jaya mengenakan tarif sesuai yang digunakan pelanggan,” kata Direktur Pelayanan Perumda PAM Jaya Syahrul Hasan di Jakarta, Senin (17/2) saat rapat dengan Komisi B dan C terkait keluhan warga rusun dan apartemen.
Menurut dia, sesuai Keputusan Gubernur (Kepgub) DKI Jakarta Nomor 730 Tahun 2024 tentang Tarif Air Minum, bahwa pelanggan yang masuk kelompok K III pemakaian di atas 20 meter kubik (m3) akan dikenakan tarif progresif Rp21.500 per m3. Ia menjelaskan, ketika pelanggan yang masuk dalam kelompok K III dalam penggunaan air tidak lebih dari 10 m3, maka tarifnya yaitu Rp12.500 per m3 dan ini bisa diterapkan ketika warga yang tinggal di apartemen menjadi pelanggan PAM Jaya.
Saat ini, kata Syahrul, warga yang tinggal di apartemen bukanlah pelanggan langsung dari PAM Jaya. Meterannya pun berada pada satu titik dan itu dikelola oleh pengurus setempat.
“Diksi naik 71,3 persen kurang tepat. Kalau diperuntukkan sesuai dengan keperluan maka tidak seperti itu. Pemilik unit kalau menjadi pelanggan PAM Jaya maka tarifnya sesuai dengan batas bawah,” katanya.
Sumber : Antara
-

Jangan Abaikan Arahan Presiden Prabowo
loading…
Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta terpilih periode 2025-2030 Pramono Anung-Rano Karno akan resmi dilantik bersama ratusan kepala daerah oleh Presiden Prabowo Subianto. Foto/Refi Sandi
JAKARTA – Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta terpilih periode 2025-2030 Pramono Anung-Rano Karno akan resmi dilantik bersama ratusan kepala daerah oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (20/2/2025) pagi. Pramono mengatakan sempat bertemu dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sebelum acara pembekalan pada Rabu (12/2/2025) berkaitan dengan janji dan rencana pemerintah di Jakarta ke depan.
“Kebetulan yang ikut pembekalan Bang Doel saya sebelum acara pembekalan bertemu dengan Bu Megawati karena saya ada beberapa janji dalam hal berkaitan dengan rencana pemerintahan ke depan di Jakarta,” ucap Pramono di kediamannya kawasan Cipete Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (20/2/2025).
Sementara itu, Rano Karno atau Bang Doel mengatakan arahan dari Megawati yakni jangan mengabaikan arahan Presiden Prabowo meski Jakarta memiliki program. Dia mengatakan, program pemerintah pusat juga harus dikawal sampai tuntas.
“Tentu kemarin ibu menyampaikan masalah tugas dan fungsi di kami ada tiga kelompok, gubernur, bupati, wali kota. Terutama gubernur yang juga representatif dari pemerintah pusat jadi jangan mengabaikan arahan Presiden (Prabowo, red) itu tugas utama walaupun Jakarta punya program, tapi program pemerintah pusat harus dikawal sehingga tuntas. Kemudian arahan bupati tentu spesifik karena memiliki problem yang berbeda-beda,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bang Doel menekankan inti arahan Megawati yakni menyejahterakan rakyat Indonesia khusus Jakarta. “Kemudian wali kota juga seperti itu. Tapi intinya untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia itu arahan dari Ibu,” ungkapnya.
(rca)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5135014/original/006748800_1739703849-20250216-Pemeriksaan_Kesehatan-ANG_7.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)