Tag: Rano Karno

  • DKI kemarin, kasus DBD meningkat hingga kebakaran di Penjaringan

    DKI kemarin, kasus DBD meningkat hingga kebakaran di Penjaringan

    Jakarta (ANTARA) – Sejumlah berita seputar DKI Jakarta pada Jumat (7/3) kemarin masih layak untuk disimak hari ini, antara lain peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD).

    Selain itu kebakaran terjadi di Jalan Karta Jaya V Pluit Penjaringan, Jakarta Utara (Jakut).

    Berikut lima pemberitaan seputar DKI Jakarta kemarin yang masih dapat dinikmati para pembaca untuk mengawali pagi hari ini:

    DKI segera lakukan pendataan terkait kasus DBD meningkat

    Gubernur Provinsi DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan segera melakukan pendataan bersama Dinas Kesehatan terkait dengan peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) untuk penanganan lebih lanjut.

    “Jadi kami sudah koordinasikan dan segera dilakukan antisipasi. Besok secara khusus pada hari Senin kita akan membahas mengenai ini. Karena memang saya mendengar bahwa trennya mengalami kenaikan,” kata Pramono di Jakarta, Jumat.

    Berita selengkapnya klik di sini

    Wagub Rano tekankan pentingnya susu untuk anak

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menekankan pentingnya asupan susu untuk pertumbuhan anak sehingga memasukannya ke dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

    “Susu penting bagi anak dan sudah diprogramkan di DKI. Untuk anak SD disarankan minum susu hangat. Bukan berarti susu pack (kemasan) itu tidak bagus, tapi untuk anak SD sebaiknya susu yang hangat,” kata Rano dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat.

    Berita selengkapnya klik di sini

    DKI bersama Kementerian Ekraf perkuat ekonomi kreatif

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf)/Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menandatangani nota kesepakatan untuk memperkuat ekonomi kreatif.

    Penandatanganan dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Menteri Ekraf RI Teuku Riefky Harsya di Balairung, Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, pada Jumat.

    Berita selengkapnya klik di sini

    Arsip foto – Juru pemantau jentik (Jumantik) tengah mengecek jentik nyamuk di wilayah Jakarta Timur, Jumat (14/2/2025). (ANTARA/HO-Pemerintah Kota Jakarta Timur.)

    Pramono akan kunjungi aparat penegak hukum untuk bangun komunikasi

    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan akan mengunjungi seluruh aparat penegak hukum mulai dari Kepolisian hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk membangun komunikasi yang baik.

    “Biasanya semua aparat penegak hukum termasuk kepolisian, KPK, Kejaksaan Agung, nanti pada waktunya, juga ke TNI, saya akan datang. Kenapa itu saya lakukan? Saya ingin menjalin komunikasi yang baik dengan semuanya,” kata Pramono di Jakarta, Jumat.

    Berita selengkapnya klik di sini

    Gulkarmat kerahkan 70 personel padamkan kebakaran di Penjaringan Jakut

    Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan mengerahkan 70 personel memadamkan kebakaran yang terjadi di Jalan Karta Jaya V Pluit Penjaringan, Jakarta Utara pada Jumat malam.

    “Total kami mengerahkan sembilan unit mobil pemadam kebakaran ditambah enam unit dari Jakarta Barat dengan 70 personel,” kata Kasiops Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu Gatot Sulaeman di Jakarta, Jumat.

    Berita selengkapnya klik di sini

    Pewarta: Ilham Kausar
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

  • Gubernur Pramono minta Jaksa Agung kawal program Jakarta

    Gubernur Pramono minta Jaksa Agung kawal program Jakarta

    Jaksa Agung ST Burhanuddin menerima kunjungan Gubernur Jakarta Pramono Anung dan Wagub Rano Karno di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Jumat (7/3/2025). Foto: Tangkapan layar YT Kejaksaan Agung RI

    Gubernur Pramono minta Jaksa Agung kawal program Jakarta
    Dalam Negeri   
    Editor: Nandang Karyadi   
    Jumat, 07 Maret 2025 – 17:35 WIB

    Elshinta.com – Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin menerima kunjungan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta, Pramono Anung dan Rano Karno di Gedung Kejaksaan Agung RI, Jakarta Selatan, pada Jumat (7/3/2025).

    Dalam pertemuan tersebut, Burhanuddin menyampaikan bahwa Pemprov Jakarta meminta Kejaksaan Agung untuk mengawal pelaksanaan program-programnya selama masa kepemimpinan mereka.

    Burhanuddin menyebut permintaan pendampingan tersebut bertujuan agar setiap kebijakan dan proyek pembangunan di Jakarta berjalan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

    “Yang utamanya adalah beliau meminta kepada Kejaksaan untuk pendampingan-pendampingan. Agar di dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan, khususnya Jakarta, tidak ada hal-hal yang akan bertentangan dengan perundangan-undangan” ujar Burhanuddin.

    Dengan adanya pengawasan dari Kejaksaan, kata Burhanuddin, diharapkan tidak ada pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan dalam pelaksanaan program pemerintah daerah.

    Sementara itu, Gubernur Jakarta Pramono Anung menekankan pentingnya pendampingan hukum dari Kejaksaan Agung, mengingat besarnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jakarta yang mencapai lebih dari Rp 91 triliun.

    “Secara khusus saya meminta, memohon kepada Kejaksaan Agung untuk mendampingi Jakarta di dalam berkontribusi untuk membangun bangsa ini,” kata Pramono.

    Ia menegaskan Jakarta memiliki peran sentral dalam perekonomian nasional, bahkan berkontribusi sebesar 11 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.

    “Karena Jakarta bagaimana pun sekarang ini menjadi pusat perekonomian global dan menjadi episentrum ekonomi Indonesia” ujarnya.

    Lebih lanjut, Pramono menjelaskan bahwa pendampingan dari Kejaksaan Agung diperlukan untuk memastikan tidak ada pihak yang menyalahgunakan anggaran daerah.

    “Kami ingin memastikan bahwa dalam pengambilan keputusan ke depan, tidak ada celah bagi pihak-pihak yang ingin memanfaatkan kebijakan pemerintah daerah untuk kepentingan pribadi. Oleh karena itu, sejak awal kami telah melakukan audit agar jalannya pemerintahan lebih tertib dan transparan,” jelas Pramono.

    Penulis: Rizky Rian Saputra/Ter

    Sumber : Radio Elshinta

  • Wagub DKI Rano Karno: Susu Penting untuk Anak – Halaman all

    Wagub DKI Rano Karno: Susu Penting untuk Anak – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menegaskan pentingnya pemberian susu bagi anak-anak dalam mendukung tumbuh kembang yang optimal. 

    Dalam program makan bergizi yang tengah disiapkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, susu menjadi salah satu komponen utama untuk memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang seimbang.

    “Susu penting untuk anak, dan kami sudah memprogramkan pemberian susu di DKI, khususnya bagi anak-anak SD. Kami menyarankan mereka untuk minum susu hangat, yang tentu lebih bermanfaat dibandingkan susu kemasan dingin. Bukan berarti susu pack itu enggak bagus, tapi sebaiknya untuk anak SD susu yang hangat ” kata Rano Karno dalam keterangan tertulis yang diterima, Jumat (7/3/2025).

    Rano menekankan, susu kaya akan nutrisi penting yang diperlukan dalam masa pertumbuhan anak, dan menjadi bagian integral dari program sarapan bergizi yang digagas oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. 

    “Sangat penting (kebutuhan susu), karena belum tentu anak-anak, maaf mungkin dari keluarga yang tidak semua bisa memberikan susu,” ujar Rano.  

    Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pemberian susu untuk anak sekolah tidak akan dilakukan sembarangan. Pemilihan susu akan disesuaikan dengan usia anak dan diberikan dalam kondisi hangat, sesuai dengan rekomendasi yang ada.

    Program sarapan bergizi ini juga mendapat apresiasi dari Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan, Ribka Tjiptaning.

    Ia menyambut baik inisiatif pemerintah DKI Jakarta yang menyediakan sarapan gratis dengan gizi seimbang.

    Apalagi, salah satu sasaran dari program sarapan bergizi gratis menyasar balita, ibu hamil, dan ibu menyusui, kelompok yang sangat vital dalam upaya pemberantasan stunting.

    Oleh karena itu, Ribka sangat mendukung penuh implementasi sarapan bergizi gratis dapat terus berjalan sebagaimana mestinya. Menurutnya, sarapan bergizi gratis inisiasi pemerintah provinsi DKI Jakarta yang mengedepankan gizi seimbang sudah tepat.

    “Gizi seimbang pada periode emas ini sangat menentukan kecerdasan dan kesehatan anak,” ujar Ribka.

    Sebelumnya, kegiatan sarapan bergizi telah dilaksanakan di kawasan Tanah Abang pada Rabu (26/2/2025). Ada sebanyak 124 porsi makanan bergizi dibagikan, disesuaikan dengan kebutuhan gizi tiap kelompok. 

    Makanan tersebut mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, serat, dan air, serta dilengkapi dengan susu pertumbuhan sebagai sumber protein nabati yang mendukung kebutuhan gizi seimbang.

  • Suplai air dari Waduk Karian ke Jakarta harus masuk sebelum 2030

    Suplai air dari Waduk Karian ke Jakarta harus masuk sebelum 2030

    Sumber foto: Istimewa/elshinta.com.

    Wagub Rano: Suplai air dari Waduk Karian ke Jakarta harus masuk sebelum 2030
    Dalam Negeri   
    Editor: Sigit Kurniawan   
    Rabu, 05 Maret 2025 – 22:05 WIB

    Elshinta.com – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno memastikan suplai air baku dari Waduk Karian, Serpong bisa masuk ke Jakarta sebelum tahun 2030. Nantinya, air baku dari waduk Karian dengan 314 juta meter kubik tampungan air itu akan diolah menjadi Air siap minum melalui Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Karian-Serpong dengan kapasitas 4600 Liter per detik.

    “Saya pernah ada pengalaman, Waduk Karian itu zaman saya jadi gubernur (Banten), jadi saya sangat tahu ketika kesulitannya seperti apa. Nah sekarang waduk Karian sudah selesai, memang itu waduk Karian untuk mensuplai bahanair baku buat Jakarta,” ujar Rano kepada wartawan, Rabu (5/3).

    Menurutnya, salah satu quick win Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung-Rano Karno adalah memperluas cakupan air perpipaan bagi 100 persen warga Jakarta. Untuk itu, Wagub Rano mendorong agar suplai air baku dari Waduk Karian bisa masuk ke Jakarta sebelum tahun 2030.

    “Nah kalau ini selesai airnya nggak masuk? waduh. Artinya, Karyan harus bisa masuk sebelum 2030 ke Jakarta. Kalau tidak, target 100 persen cakupan layanan air bersih bagi warga Jakarta tidak akan tercapai,” katanya.

    Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin mengakui suplai air baku dari Waduk Karian ke Jakarta tergantung percepatan dari Kementerian Pekerjaan Umum. Menurutnya, PAM Jaya telah berkirim surat ke Kementerian Pekerjaan Umum untuk memastikan pasokan air baku dari waduk Karian ke Jakarta bisa dieksekusi sebelum 2030.

    “Karian itu tergantung kementerian PU nih. Harusnya pada 2020 akhir sudah on board  Tapi kalau tidak salah Diah 4 kali addendum di sisi pola KPBU-nya (Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha). Kami agak sedikit pesimis (suplai air waduk Karian ke Jakarta sesuai target),” katanya.

    Sebab, ungkap Arief, salah satu kendala pasokan air dari Waduk Karian ke Jakarta terkendala water way yang hingga kini tak kunjung dibangun. Selain itu, jelasnya, pemerintah pusat pun belum membangun IPA Serpong yang akan mengolah air baku dari Waduk Karian tersebut.

    “Kami sudah bersurat, kami bersurat meminta kepastian itu dan jangan sampai delay. Karena kami tidak bisa pindahkan pasokan air dari Timur Jakarta ke Barat Jakarta, pipanya terlalu panjang,” ucap Arief.

    Sumber : Radio Elshinta

  • Kepala Daerah Diminta Gerak Cepat, Turun Sama-Sama

    Kepala Daerah Diminta Gerak Cepat, Turun Sama-Sama

    PIKIRAN RAKYAT – Wasekjen PDIP bidang Komunikasi Adian Napitupulu beranggapan banjir yang melanda di sejumlah titik wilayah Jabodetabek sebagai gambaran bagi kepala daerah asal PDIP yang baru dilantik.

    “Bagus dong, begitu baru dilantik dia melihat persoalan itu tidak dari cerita orang,” ujar Adian di DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu 5 Maret 2025.

    Lebih lanjut Adian mengatakan bahwa Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno (Doel) sempat bercerita kegiatannya turun ke lapangan ketika banjir melanda wilayah Jakarta.

    Adian meyakini, dari apa yang dilaporkan Doel itu bakal dikerjakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

    “Gua (saya) sarankan hal yang sama seperti yang tadi, emang harus ketemu kok semua kepala Daerahnya, Gubernurnya, Bupatinya, itu ketemu, selesaikan sama-sama,” katanya.

    Dia mengatakan bahwa hal itu sebagaimana arahan partai agar selalu mengupayakan apa yang menjadi persoalan rakyat dengan sebaik-baiknya.

    “Gw tetap percaya ketika dikerjakan bersama-sama tidak ada hal yang tidak bisa diselesaikan,” ujarnya.

    Titik Banjir di Jakarta

    Menurut Kepala Pusat Data Informasi (Pusdatin) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, banjir terjadi di 32 RT dan 5 ruas jalan tergenang.

    Yohan mengatakan bahwa pihak telah melakukan upaya penanganan dengan mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas. Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat.

    “BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop,” ujar Yohan.***

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • Pemprov DKI siap berangkatkan marbut untuk ibadah umrah

    Pemprov DKI siap berangkatkan marbut untuk ibadah umrah

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bekerjasama dengan Dewan Kemakmuran Masjid se-DKI Jakarta siap memberangkatkan para pengurus masjid (marbut) untuk melaksanakan ibadah umrah secara gratis.

    “Kami akan berkoordinasi dengan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) se-DKI Jakarta untuk menyeleksi yang berhak berangkat umrah,” ujar Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno di Jakarta, Rabu.

    Hal tersebut Rano sampaikan saat menghadiri kegiatan “Safari Ramadhan 2025/1446 Hijriah” di Masjid Jami’ Almuaawanah, kawasan Kenari, Senen, Jakarta Pusat.

    Rano berharap setidaknya dalam sepekan dapat menyampaikan kabar gembira pada para marbut yang telah merawat lingkungan masjid atau mushalla.

    Dia menilai positif program memberangkatkan marbut untuk umrah dan berkomitmen terus melanjutkannya di masa mendatang. Begitu pula dengan program-program masjid lain yang telah berjalan selama ini.

    Dalam kunjungannya, dia juga memastikan kesejahteraan pengurus rumah ibadah bagi seluruh agama akan lebih diperhatikan.

    Hal itu selaras dengan harapan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk mewujudkan kota yang menjunjung tinggi kesetaraan dan keadilan bagi seluruh umat beragama.

    “Tentu bagi agama lain juga kita perhatikan, seperti mengikuti perjalanan spiritual ke Vatikan atau ke India, misalnya,” ujar Rano.

    Pada kesempatan ini, dia menyalurkan bantuan “Safari Ramadhan” dari Baznas-Bazis DKI Jakarta kepada DKM Masjid Jami Almuaa’wanah berupa uang sebesar Rp35 juta, 20 buah mushaf Al Quran serta bantuan beras 2,5 liter sebanyak 200 paket.

    Di sela kegiatan safarinya, Rano sempat bernostalgia tentang masa kecilnya yang kerap berkunjung ke kawasan Kenari.

    “Waktu kecil saya pernah tumbuh di Kenari. Dulu saya sering jalan kaki ke Pasar Senen. Karena itu, mengawali kegiatan Safari Ramadhan tahun ini, mampir ke sini,” kenang dia.

    Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

  • Pemprov Akan Lebih Fokus Benahi Ciliwung

    Pemprov Akan Lebih Fokus Benahi Ciliwung

    PIKIRAN RAKYAT – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen lebih fokus membenahi Kali Ciliwung sebagai upaya mengantisipasi banjir.

    Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno mengatakan, pengerukan waduk dan sungai-sungai masuk dalam program 100 hari kerjanya bersama Pramono Anung.

    “Sekarang, dengan PSN (Program Strategis Nasional) pengendalian banjir, kami akan lebih fokus untuk membenahi Ciliwung,” kata Rano Karno di Jakarta pada Selasa, 4 Maret 2025 seperti dikutip dari Antara.

    Anggaran Besar

    Menurutnya Pemprov DKI mendapat anggaran cukup besar dari Pemerintah Pusat terkait PSN untuk pengendalian banjir, tapi tidak menyebut jumlah yang dimaksud.

    “Pemerintah pusat juga mendengar bahwa bukan kita enggak mampu, tapi tentu tidak ada kelar dalam satu tahun dengan anggaran terbatas,” ujarnya.

    Sementara itu, banjir disebabkan meluapnya Kali Ciliwung di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Titik tertinggi terjadi di Kelurahan Pejaten Timur 3,7 meter.

    Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta pukul 3.00 WIB menunjukkan, ketinggian air 30 cm dan tertinggi di kisaran 120 cm.

    “Kemarin banjir di tengah Ciliwung, sekarang sudah mulai Depok, Jakarta Timur. Ini realita yang kita hadapi. Karena itulah, makanya kami mengantisipasinya,” lanjutnya.

    Bantuan Banjir Jakarta

    Wakil Gubernur Rano Karno mengunjungi salah satu wilayah terdampak banjir di Jalan Kamboja 1, Cilandak, Jakarta Selatan pada Selasa, 4 Maret 2025 pagi.

    “Saya bangga, semua kedinasan enggak nunggu instruksi, bergerak berdasarkan SOP,” kata pria yang akrab dipanggil Bang Doel itu.

    Ia mengaku sekira 300 orang jiwa terdampak banjir di lokasi itu. Pemprov DKI menyalurkan bantuan seperti terpal, makanan siap saji, handuk, dan lainnya sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) pada korban banjir.

    “Pegang SOP, jangan keluar dari ketentuan hukum supaya tidak terjadi sesuatu di kemudian hari. Tapi, bisa dipertanggungjawabkan,” lanjut Wakil Gubernur Jakarta.***

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • Kata Wagub Jakarta Rano Karno Soal Program Sarapan Bergizi Gratis yang Diinisiasi Repdem dan Kopmas – Halaman all

    Kata Wagub Jakarta Rano Karno Soal Program Sarapan Bergizi Gratis yang Diinisiasi Repdem dan Kopmas – Halaman all

    Hasiolan EP/Tribunnews.com

    TRIBUNNEWS.COM – Upaya meningkatkan akses gizi seimbang bagi anak-anak terus diperkuat melalui kolaborasi berbagai pihak. 

    Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) dan Koalisi Perlindungan Kesehatan Masyarakat (KOPMAS) bersinergi dalam penyelenggaraan program Sarapan Bergizi Gratis yang digelar bertepatan dengan peringatan Hari Gizi Nasional 2025 di Jakarta Pusat, beberapa waktu yang lalu.

    Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno yang hadir dalam kesempatan tersebut, menekankan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam membangun kebiasaan makan sehat sejak dini.

    “Kami terus bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Repdem dan KOPMAS, agar anak-anak mendapatkan sarapan yang bergizi dan berkualitas,” ujarnya dikutip Selasa (4/3/2025).

    Inisiatif ini bertujuan untuk memastikan para balita dan ibu hamil memperoleh sarapan sehat yang mencakup susu hangat dan diseduh langsung. 

    Sekjen KOPMAS, Yuli Supriati mengatakan untuk membentuk satu generasi emas 2045, tidak cukup hanya pola makan yang benar saja, tapi harus selaras dengan pola asuh. 

    “Karena dari hasil temuan KOPMAS, masih banyak orang tua yang literasi gizinya rendah dan juga keterampilan dalam menyiapkan makanan keluarga khususnya anak-anak tidak sehat.” Sehingga menurut Yuli, dengan diselenggarakannya kegiatan ini, diharapkan para orang tua jadi memahami bagaiman pemberian gizi terutama makanan yang sehat untuk anaknya.

    Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan yang juga perwakilan Repdem, dr Ribka Tjiptaning P AAK, juga memberikan apresiasi terhadap program ini.

    Ia menyoroti pentingnya gizi seimbang, khususnya bagi ibu hamil dan anak balita yang berada dalam masa emas pertumbuhan.

    “Gizi yang tepat di awal kehidupan sangat menentukan kecerdasan dan kesehatan anak di masa depan,” jelasnya.  

     

  • Banjir Jakarta Hari Ini, 15 Ton Sampah Diangkut dari Sungai Ciliwung
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        4 Maret 2025

    Banjir Jakarta Hari Ini, 15 Ton Sampah Diangkut dari Sungai Ciliwung Megapolitan 4 Maret 2025

    Banjir Jakarta Hari Ini, 15 Ton Sampah Diangkut dari Sungai Ciliwung
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Sebanyak 15 ton sampah diangkut dari
    Sungai Ciliwung
    dalam upaya mengatasi banjir yang masih merendam sejumlah wilayah di Jakarta.
    Pembersihan kali ini dilakukan
    Dinas Sumber Daya Air
    (SDA) bersama Badan Air dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jakarta.
    “Saya update tadi ada sekitar 15 ton yang ada di Kali Ciliwung,” ujar Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD Jakarta, Mohamad Yohan, Selasa (4/3/2025).
    Proses pengerukan sampah dilakukan dengan mengerahkan 206 ekskavator di berbagai titik sepanjang sungai.
    Selain itu, Dinas SDA telah mengoperasikan lebih dari 500 pompa mobile dan 500 pompa stasioner yang tersebar di lebih dari 200 lokasi untuk mempercepat penyedotan air dari wilayah-wilayah yang masih tergenang.
    “Dinas SDA itu punya 500 lebih pompa mobile, kemudian, ada 500 pompa mobile dan 500 pompa stasioner yang tersebar di lebih dari 200 lokasi ya, itu sudah diaktifkan semua,” ungkap Yohan.
    Adapun, BPBD Jakarta mencatat hingga Selasa (4/3/2025), masih ada 105 wilayah yang terendam banjir.
    Wilayah yang paling terdampak adalah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur dengan ketinggian air mencapai lebih dari 1 meter.
    “Untuk kejadian hari ini yang paling banyak itu terdampak itu di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur dengan ketinggian di atas 1 meter,” kata Yohan.
    Sebelumnya, Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, mengerahkan lebih dari 1.000 petugas untuk melakukan pengerukan di 17 sungai guna mencegah banjir di wilayah Jakarta.
    “Kalau dihitung dari personelnya, lebih dari 1.000 orang ini. Apalagi kan tadi dilihat ada di beberapa tempat yang zoom,” kata Rano usai memimpin apel kesiapan pengerukan sungai secara serentak di Taman Waduk Pluit, Jakarta Utara, pada Minggu (23/2/2025).
    Pengerukan akan berlangsung hingga Agustus 2025, dan kegiatan ini akan tetap dilanjutkan meskipun memasuki bulan Ramadhan.
    Namun, Rano menegaskan pengerukan dilakukan secara periodik dan tidak hanya setiap enam bulan sekali.
    “Enggak mungkin bahasanya minimal enam bulan sekali harus dilakukan karena sedimentasi ini setiap hari pasti akan bergerak,” ungkap Rano.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Warga Kebon Pala Enggan Pindah ke Rusun meski Rumah Langganan Banjir
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        4 Maret 2025

    Warga Kebon Pala Enggan Pindah ke Rusun meski Rumah Langganan Banjir Megapolitan 4 Maret 2025

    Warga Kebon Pala Enggan Pindah ke Rusun meski Rumah Langganan Banjir
    Editor
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Warga terdampak banjir di Jalan Kebon Pala II, Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur tidak mau menerima tawaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta untuk tinggal di rumah susun (rusun) agar tidak kebanjiran.
    “Sempat sih ditawari, tapi bingung saya karena di sini emang sudah enak, nyaman. Jadi, mempertimbangkan itu karena sudah nyaman,” kata warga Kebon Pala II, Umiana (70), saat ditemui di lokasi banjir, Selasa (4/3/2025), dikutip dari
    Antara.
    Umiana yang sudah tinggal di kawasan Kebon Pala sejak 1970 itu mengaku bahwa kediamannya seringkali banjir ketika hujan deras ataupun banjir kiriman dari wilayah lain.
    Namun demikian, dia nyaman tinggal di Kebon Pala bersama dengan warga lainnya.
    “Banjir sudah berkali-kali, dulu setiap lima tahun sekali. Nah, sekarang jadi kaya tiap pas hujan (banjir), bahkan setahun bisa empat sampai lima kali banjir. Karena sudah nyaman jadi perlu pertimbangan lagi,” ujar Umiana.
    Warga lainnya, Nuryadi (62), mengaku dirinya dan sang anak tak setuju jika harus pindah ke rusun.
    Apalagi, tahun lalu Nuryadi mendapatkan informasi bahwa yang tinggal di rusun hanya gratis di awal saja, tetapi tiga bulan berikutnya dikenakan biaya.
    “Kebanyakan enggak setuju ya, karena banyak yang udah menetap, sudah puluhan tahun. Kalau saya sih ikut anak doang, jadi setahu saya gitu (anak enggak setuju). Apalagi, di sini banyak yang dari nenek moyang turun temurun, jadi sudah nyaman,” kata dia.
    Sementara itu, salah satu warga RT 11/RW 05, Jalan Kebon Pala II, Suaeb (83), mengaku seringkali ditawari oleh pemerintah untuk pindah ke rusun agar tidak terkena banjir.
    Namun, Suaeb mengaku lebih membutuhkan uang untuk bertahan hidup dibandingkan harus pindah ke rusun.
    Bahkan, rumah Suaeb sempat digusur agar menyetujui pindah ke rusun.
    “Setiap ada yang datang saya bilang maunya duit aja berapa, kalau rusun mah saya enggak mau. Sudah dari dulu di Kebon Nanas dikasih kunci enggak mau. Dari dulu sebelum digusur juga saya suruh pindah enggak mau itu, pada 1980. Tapi, pada 1981 saya digusur,” kata dia,
    Menurut dia, tinggal di rusun mempersulit dirinya jika mau dagang gorengan. Apalagi kalau dirinya mendapatkan rusun di lantai atas.
    “Rusun mah bisa apa? Dagang gorengan siapa yang mau beli di atas, kalo kontrak bisa dagang gorengan. Rusun di atas siapa yang mau beli, kalo di bawah penuh juga, sudah pada dagang,” ujar Suaeb.
    Sebelumnya, Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno menawarkan solusi tinggal di rumah susun kepada masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan banjir.
    Sayangnya, mayoritas masyarakat menolak untuk pindah dan tinggal di rusun.
    “Saya lagi promosi rumah susun. Kita punya rumah susun yang akan selesai di daerah Jagakarsa, tiga tower. Itu kualitas bagus. Cuma mungkin masyarakat kita belum terbiasa tinggal di rumah susun. Makanya saya ke kampung-kampung ingin promosi. Ayok pindah ke rumah susun,” kata Rano di Sodetan Ciliwung, Jakarta Timur, Senin (3/3/2025).
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.