Tag: Rano Karno

  • Pengawasan taman harus diperketat ketika dibuka 24 jam

    Pengawasan taman harus diperketat ketika dibuka 24 jam

    Jakarta (ANTARA) – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Khoirudin menyatakan bahwa pengawasan taman yang dibuka untuk umum 24 jam perlu diperketat agar tidak dijadikan arena negatif.

    “Kita harus dukung taman-taman dibuka 24 jam, karena memang ada warga masyarakat yang membutuhkan lokasi itu untuk ‘refreshing’ di malam hari,” kata Khoirudin di Jakarta, Rabu.

    Menurut dia, ketika taman resmi dibuka 24 jam maka perlu ada pengawasan yang lebih diperketat supaya warga merasa aman dan nyaman ketika berkunjung pada malam hari.

    Khoirudin mengatakan, pengawasan tersebut juga dilakukan untuk memastikan kawasan taman tidak digunakan sebagai arena yang negatif.

    Pengawasannya harus ketat. “Jangan sampai tempat itu dijadikan arena yang negatif. Saya ‘support’ bahkan kalau perlu ditambah lagi taman yang dibuka 24 jam,” ujarnya.

    Sebelumnya, Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno menyebutkan penambahan waktu operasional 10 taman di Jakarta ditujukan untuk mendukung target Pemprov DKI Jakarta menciptakan 500 ribu lapangan kerja pada 2025.

    Menurut dia, penambahan jam operasional yang akan segera dieksekusi dapat membuka lahan dan peluang bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk berdagang.

    “Taman di Jakarta ini cuma sampe jam 6 sore, malamnya gelap gulita. Nah jadi kenapa kita enggak manfaatkan itu?. Karena untuk juga membuka lapangan kerja kembali lagi,” katanya.

    Pemprov DKI Jakarta bercita-cita membuka 500 ribu lapangan kerja. “Jadi termasuk UMKM itu juga adalah lapangan kerja,” kata Rano kepada wartawan di kawasan Monas, Jakarta, Sabtu (5/4).

    Ke-10 taman itu di antaranya Eco Park Tebet, Lapangan Banteng, Taman Langsat dan Taman Menteng.

    “Ada enam taman yang buka 24 jam, empat taman yang buka sampai jam 10 malam,” kata pria yang biasa disapa Bang Doel ini.

    Pewarta: Khaerul Izan
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

  • Bansos KLJ, KPDJ, dan KAJ Siap Disalurkan, Cek Nama Kamu di Link Resmi Ini

    Bansos KLJ, KPDJ, dan KAJ Siap Disalurkan, Cek Nama Kamu di Link Resmi Ini

    JABAR EKSPRES – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah memastikan bahwa penyaluran Bantuan Sosial (bansos) Pemenuhan Kebutuhan Dasar (PKD) untuk tahun 2025 sudah dimulai sejak Maret lalu untuk tahap pertama, dan ke depannya bakal diberikan secara rutin setiap bulan mulai April 2025.

    Bansos ini mencakup tiga jenis program utama yang sudah dikenal masyarakat, yaitu Kartu Lansia Jakarta (KLJ), Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ), dan Kartu Anak Jakarta (KAJ).

    Baca juga : Alhamdulilah 5 Bansos ini Siap Cair April 2025

    Setiap penerima akan mendapatkan bantuan sebesar Rp300.000 per bulan.

    Nominal ini diharapkan cukup membantu untuk kebutuhan harian, apalagi bagi mereka yang memang masuk dalam kategori rentan.

    Untuk pencairan tahap pertama, warga yang lolos verifikasi sudah menerima dana sekaligus untuk bulan Januari, Februari, dan Maret 2025.

    Nah, mulai bulan April, bantuan akan disalurkan setiap bulan langsung ke rekening penerima, tanpa perlu menunggu akumulasi seperti sebelumnya.

    Ini tentu kabar gembira karena pencairannya jadi lebih teratur dan cepat diterima.

    Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menyampaikan bahwa langkah ini diambil agar penerima tak perlu repot lagi berurusan dengan bank keliling atau menunggu lama pencairan dana.

    Ia mengatakan, “Insyaallah, dimulai bulan April, seluruh penerima bantuan akan diserahkan setiap bulan. Agar para penerima bantuan tidak lagi berhubungan dengan bank keliling.”

    Cek Apakah Kamu Penerima Bansos PKD?

    Buat kamu yang penasaran apakah termasuk penerima bantuan PKD tahun ini, gak perlu bingung.

    Kamu bisa cek sendiri secara online lewat laman resmi milik Pemprov DKI Jakarta berikut ini (https://siladu.jakarta.go.id)

    Cukup masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) kamu, nanti sistem akan langsung menampilkan status penerimaanmu.

    Kalau kamu kesulitan akses internet atau lebih nyaman bertanya langsung, bisa juga melakukan pengecekan melalui Pendamping Sosial (Pendamsos) di kelurahan tempat tinggal kamu atau ke Kantor Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial (Pusdatin Kesos) DKI Jakarta.

    Syarat dan Proses Seleksi Penerima Bansos PKD

    Proses verifikasi penerima dilakukan dengan ketat dan menyeluruh menggunakan basis Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

  • Tingkat kehadiran ASN Jakarta capai 93 persen di hari pertama kerja

    Tingkat kehadiran ASN Jakarta capai 93 persen di hari pertama kerja

    Gubernur Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno bersalaman dengan para ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam rangka halalbihalal di Balaikota, Jakarta, Selasa (8/4/2025). ANTARA/Pemprov DKI Jakarta

    Tingkat kehadiran ASN Jakarta capai 93 persen di hari pertama kerja
    Dalam Negeri   
    Editor: Novelia Tri Ananda   
    Rabu, 09 April 2025 – 08:53 WIB

    Elshinta.com – Tingkat kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencapai 93,44 persen di hari pertama kerja, Selasa (8/4), setelah libur dan cuti bersama nasional dalam rangka perayaan Hari Nyepi dan Idul Fitri 1446 Hijriah. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta, Chaidir, dalam keterangan resmi, Rabu mengatakan, sebanyak 5,15 persen ASN tidak hadir dengan keterangan sah, seperti cuti tahunan, cuti bersalin, cuti karena alasan penting, cuti sakit dan alasan sah lainnya.

    Sementara itu, 1,41 persen ASN tercatat tidak hadir tanpa keterangan. ASN yang tidak hadir tanpa keterangan sah akan dikenakan sanksi sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

    “Prosesnya diawali dengan pemeriksaan oleh atasan langsung. Jika terbukti bersalah, pegawai tersebut akan dikenakan sanksi disiplin,” kata dia.

    Ia menegaskan, BKD DKI Jakarta terus memantau dan memastikan kehadiran pegawai agar pelayanan publik berjalan secara optimal. BKD juga menjamin tugas kedinasan dan pelayanan tetap berlangsung sebagaimana mestinya, karena setiap perangkat daerah bertanggung jawab atas tugas dan fungsinya masing-masing.

    “Kepatuhan terhadap peraturan diharapkan dapat menciptakan lingkungan kerja yang kondusif,” kata Chaidir.

    Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah memberlakukan kebijakan bekerja dari mana saja (work from anywhere/WFA) sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB)Nomor 3 Tahun 2025. Merujuk surat edaran tersebut, WFA bagi ASN diperpanjang hingga 8 April 2025 dari semula 3–5 April 2025.

    Kebijakan tersebut diambil untuk menjamin produktivitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik serta memperhatikan kelancaran, keamanan dan keselamatan mobilitas masyarakat selama arus balik pada masa hari libur nasional Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1947 dan Hari Raya Idul Fitri 1446 H.

    Adapun libur Lebaran pada 31 Maret 2025 dan 1 April 2025 serta cuti bersama lebaran jatuh pada 2 hingga 7 April 2025.

    Sumber : Antara

  • 8
                    
                        Pramono Geram, Gangguan Bank DKI Berujung Pencopotan Direktur IT
                        Megapolitan

    8 Pramono Geram, Gangguan Bank DKI Berujung Pencopotan Direktur IT Megapolitan

    Pramono Geram, Gangguan Bank DKI Berujung Pencopotan Direktur IT
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Gangguan layanan perbankan yang dialami
    Bank DKI
    sejak akhir Maret 2025 menarik perhatian serius dari Gubernur Jakarta Pramono Anung.
    Sejumlah nasabah melaporkan kesulitan dalam bertransaksi melalui layanan digital Bank DKI, seperti JakOne Mobile, pembayaran QRIS, dan tarik tunai di ATM Bersama.
    Merespons keluhan tersebut, Pramono akhirnya memanggil jajaran direksi Bank DKI untuk menggelar rapat terbatas di Balai Kota Jakarta pada Selasa, 8 April 2025.
    Dalam pertemuan terbatas tersebut, Pramono dan Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno meminta penjelasan terkait gangguan yang terjadi.
    “Saya dan Wagub sudah memanggil Direksi Bank DKI. Kami telah mempelajari dan memahami secara detail apa yang terjadi di Bank DKI. Hari ini secara khusus, rapat pertama kami adalah menyangkut Bank DKI,” ujar Pramono di Balai Kota Jakarta.
    Dalam rapat tersebut, Pramono langsung mencopot Direktur Teknologi dan Operasional Bank DKI Amirul Wicaksono dari jabatannya.
    Amirul dinilai lalai dalam pengelolaan sistem teknologi informasi bank daerah tersebut.
    “Jadi untuk itu saya akan putuskan pembebastugasan direktur IT-nya segera dilakukan dan harus dilakukan sekarang,” tegas Pramono.
    Tak hanya pencopotan, Pramono juga menginstruksikan agar masalah ini dilaporkan ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri untuk proses hukum lebih lanjut.
    Ia menduga adanya kemungkinan keterlibatan pihak internal dalam gangguan sistem yang terjadi.
    “Laporkan ke Bareskrim, proses hukum. Karena ini sudah keterlaluan. Tidak mungkin tidak melibatkan orang dalam,” katanya.
    Pramono menekankan pentingnya transparansi dan profesionalisme dalam menyelesaikan permasalahan ini untuk membangun kembali kepercayaan publik terhadap Bank DKI.
    Ia menegaskan bahwa tidak boleh ada siapa pun dari internal mereka, terutama Pemerintah DKI, yang ikut campur dalam urusan tersebut.
    “Siapa pun yang ikut campur, saya akan ambil tindakan. Kenapa ini dilakukan? Untuk membangun
    trust
    kepada publik, bahwa publik ini tidak ada yang terganggu,” lanjutnya.
    Pramono memastikan dana nasabah tetap aman meskipun terjadi gangguan. Ia juga menekankan insiden ini harus menjadi yang terakhir.
    “(Gangguan layanan) ini yang terakhir. Tidak boleh lagi ada kejadian keempat,” ungkap Pramono.
    Ke depannya, Pramono ingin ada perubahan di tubuh Bank DKI. Ia bahkan berharap bank milik daerah ini bisa melantai di bursa saham (IPO) dalam waktu dekat.
    “Kalau bisa, Bank DKI ini IPO. Tidak mungkin diselesaikan satu setengah tahun. Maksimal enam bulan,” harapnya.
    Sementara itu, manajemen Bank DKI menyatakan bahwa manajemen terus berupaya memulihkan layanan.
    Pada Selasa (8/4/2025), Direktur Utama Bank DKI Agus Haryoto Widodo mengungkapkan, layanan transaksi ATM kini telah kembali normal.
    “Nasabah kini dapat kembali melakukan berbagai transaksi seperti tarik tunai, cek saldo, transfer lintas bank (
    off-us
    ), hingga pembayaran tagihan,” ujar Agus Haryoto Widodo di Jakarta.
    Menurut Agus, selama proses pemeliharaan, keamanan data dan dana nasabah tetap menjadi prioritas utama Bank DKI.
    Ia juga mengeklaim setiap permasalahan yang mungkin muncul telah ditindaklanjuti dan diselesaikan dengan sebaik-baiknya.
    Agus menjelaskan, mereka memahami bahwa aktivitas pemeliharaan sistem telah menyebabkan ketidaknyamanan bagi sebagian nasabah.
    “Namun, hal ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan keandalan layanan digital,” jelas Agus.
    Agus juga memastikan gangguan sistem perbankan di Bank DKI bukan disebabkan oleh serangan
    hacker
    .
    “Dari evaluasi yang dilakukan Bank DKI, kami sudah memeriksa mendalam dan belum ada indikasi serangan hacker,” ungkap Agus.
    Agus menjelaskan, gangguan sistem yang dialami Bank DKI dikarenakan sistem pengamanan internal Bank DKI secara otomatis mengaktifkan fitur pemulihan pada 29 Maret 2025.
    Fitur pemulihan tersebut sebetulnya memiliki fungsi sebagai langkah proteksi untuk memastikan stabilitas layanan dan keamanan transaksi seluruh nasabah.
    Kini, beberapa layanan perbankan telah beroperasi secara normal.
     
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Ditanya soal Pertemuan Megawati dengan Prabowo, Pramono dan Doel Kompak Irit Bicara

    Ditanya soal Pertemuan Megawati dengan Prabowo, Pramono dan Doel Kompak Irit Bicara

    loading…

    Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Pramono Anung dan Rano Karno kompak irit bicara ditanya mengenai kabar pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Foto/Refi Sandi

    JAKARTA – Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Pramono Anung dan Rano Karno kompak irit bicara ditanya mengenai kabar pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Pertemuan keduanya dikabarkan di rumah Megawati, Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Senin (7/4/2025) malam.

    “Saya hari ini bertemu dengan Ibu Mega,” ujar Pramono di Pendopo Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (8/4/2025).

    Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta sekaligus Ketua Bidang Kebudayaan DPP PDIP Rano Karno alias Bang Doel mengatakan apabila diperlukan untuk bertemu dengan Megawati akan datang. “Kalau diperlukan datang,” ucap Rano.

    Sebelumnya, Politikus Senior PDIP Hendrawan Supratikno mengaku belum mendapatkan informasi yang utuh terkait pertemuan Prabowo dan Megawati. Dia hanya menduga, pertemuan kedua tokoh dibahas sesuatu yang penting.

    “Jika dua tokoh penting bertemu, yang dibahas pasti hal-hal yang penting, bukan?” kata Hendrawan saat dihubungi, Selasa (8/4/2025).

    Hendrawan malah berharap awak media ikut membantu memberikan bocoran terkait pertemuan Prabowo dan Megawati. “Tolong saya dibantu cari infonya ya. Wartawan lebih terampil cari bocoran, baik yang halus maupun yang lurus,” ujarnya.

    (rca)

  • Pram-Doel halalbihalal bersama jajaran Pemprov DKI di Balai Kota

    Pram-Doel halalbihalal bersama jajaran Pemprov DKI di Balai Kota

    Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Rano Karno beserta Sekretaris Daerah (Sekda) Marullah Matali didampingi istri bersalam-salaman dengan jajaran Pemprov DKI di Balai Kota Jakarta, Selasa (8/4/2025). ANTARA/Lifia Mawaddah Putri.

    Pram-Doel halalbihalal bersama jajaran Pemprov DKI di Balai Kota
    Dalam Negeri   
    Editor: Novelia Tri Ananda   
    Selasa, 08 April 2025 – 13:19 WIB

    Elshinta.com – Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo dan Rano Karno halalbihalal dengan seluruh pegawai Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, di Balai Kota, Jakarta, Selasa. Pada agenda yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB itu terlihat Pramono dan Rano atau yang akrab disapa Doel beserta Sekretaris Daerah (Sekda) Marullah Matali didampingi istri menyalami satu persatu seluruh pegawai Pemprov DKI Jakarta.

    “Dalam kesempatan ini, tadi juga saya dengan Bang Doel berdiskusi,” kata Pramono.

    Tampak antrean pegawai Pemprov DKI yang hendak bersalaman dengan Pramono, Doel dan Marullah hingga luar gedung DPRD DKI Jakarta. Tak hanya bersalaman dengan Pramono, Doel dan Marullah, para pegawai Pemprov DKI lainnya juga tampak juga bersalaman saling bermaafan antarsesama.

    “Minal aidin wal faidzin, Pak Pramono. Semoga Pak Pram sehat selalu. Semangat terus Bapak,” ujar salah satu pegawai kepada Pramono saat bersalaman.

    Di sisi halaman Balai Kota, hiasan tak tampak begitu meriah. Di depan pintu masuk Pendopo Balai Kota hanya tampak terpajang dua buah kembang kelapa khas Betawi. Pramono menyampaikan, pada Selasa ini hanya 2,37 persen pegawai Pemprov DKI yang tidak hadir.

    Meski masih diizinkan untuk bekerja dari mana saja (WFA), Pramono mengatakan persentase ketidakhadiran pegawai Pemprov DKI terbilang kecil.

    Sumber : Antara

  • Gubernur DKI Pramono Bakal Fasilitasi Pendatang Baru Terima Pelatihan Kerja tapi dengan Syarat

    Gubernur DKI Pramono Bakal Fasilitasi Pendatang Baru Terima Pelatihan Kerja tapi dengan Syarat

    PIKIRAN RAKYAT – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan Jakarta kedatangan penduduk baru usai lebaran idul fitri 2025. Hal itu didapatkannya berdasarkan laporan dari Dinas Dukcapil DKI.

    Meski begitu pihaknya hanya melakukan pendataan terhadap para pendatang tersebut dan menegaskan tidak menyelenggarakan operasi yustisi.

    Akan tetapi, Pemprov DKI Jakarta berharap agar pendatang tersebut memang sudah dibekali kemampuan tertentu untuk dapat bersaing dan mempersilakan mencari pekerjaan di Jakarta.

    “Yang kami lakukan adalah kemudian mendata yang datang, kemudian meminta mereka kalau sudah mempunyai keahlian tertentu, keterampilan tertentu, maka apakah ikut pelatihan, atau mendaftar, mencari pekerjaan dipersilakan,” kata Pramono usai acara halal bihalal di Balaikota DKI dihadiri Wakil Gubernur DKI Rano Karno, Selasa, 8 April 2025.

    Meski demikian, Pramono menyebut bahwa pihaknya tetap menyediakan semacam pelatihan keterampilan untuk warga agar memiliki kemampuan guna bersaing pekerjaan. Dia mengatakan latihan keterampilan yang nanti akan diadakan bisa diadakan di tingkat wilayah kecamatan, kelurahan.

    Kendati Pramono memberikan syarat yaitu warga yang pindah sudah terdata identitasnya di Jakarta.

    “Intinya adalah Jakarta terbuka bagi siapa saja, tetapi kami mengharapkan siapapun yang datang tentunya tetap membawa suasana kedamaian, kerukunan dan juga hal-hal yang sudah baik yang ada di DKI Jakarta,” ujarnya.

    Di sisi lain, Pramono tidak menepis bahwa terjadi tren penurunan angka pendatang baru di Jakarta selama tiga tahun terakhir. Meski apakah tahun ini juga angkanya turun atau naik, Pramono masih menunggu data terbaru.

    “Salah satu faktor penyebabnya adalah mungkin ketika itu orang beranggapan bahwa Jakarta, ibu kota, segera pindah. Dan juga memang sekarang ini pemberhataan pembangunan kan tidak hanya terpusat di Jakarta, juga terjadi di mana-mana,” kata Pramono.***

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • Bansos KLJ, KAJ, KPDJ Mulai Disalurkan Bulan April Tanggal Berapa? Cek Info Jadwal Pencairannya di Sini

    Bansos KLJ, KAJ, KPDJ Mulai Disalurkan Bulan April Tanggal Berapa? Cek Info Jadwal Pencairannya di Sini

    JABAR EKSPRES – Cek informasi mengenai jadwal pencairan bansos KLJ, KAJ, dan KPDJ yang dikabarkan mulai cair bulan April 2025.

    Bantuan sosial (bansos) Kartu Lansia Jakarta (KLJ), Kartu Anak Jakarta (KAJ), dan Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ) akan mulai disalurkan setiap bulan pada April 2025, setelah sebelumnya diberikan dalam satu kali pencairan untuk tiga bulan sekaligus.

    Hal ini disampaikan oleh Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, yang memastikan bahwa pencairan bansos untuk ketiga program ini akan lebih rutin dan tepat waktu mulai bulan ini.

    Jadwal Pencairan Bansos KLJ, KAJ, dan KPDJ

    Mulai bulan April 2025, bantuan sosial untuk penerima manfaat KLJ, KAJ, dan KPDJ akan disalurkan setiap bulan, bukan lagi sekaligus untuk tiga bulan seperti yang terjadi pada Maret.

    Pada tahap awal, pencairan untuk tiga bulan (Januari, Februari, dan Maret) sudah dilakukan pada bulan Maret 2025.

    Namun, pada bulan April, setiap penerima manfaat akan mulai menerima bantuan mereka secara bulanan.

    BACA JUGA: Daftar Harga Emas Hari ini Antam, UBS, dan Galeri24 di Pegadaian Senin, 7 April 2025

    BACA JUGA: Pre-Order iPhone 16 Masih Bisa, Simak Spesifikasi Lengkap dengan Harga Jual di Indonesia

    Masing-masing penerima bantuan sosial KLJ, KAJ, dan KPDJ akan menerima bantuan sebesar Rp300 ribu per bulan.

    Rano Karno menjelaskan bahwa perubahan jadwal ini bertujuan agar penerima bantuan tidak lagi harus berurusan dengan bank keliling, yang sebelumnya sempat menjadi kendala bagi sebagian masyarakat.

    Pencairan yang dilakukan setiap bulan ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi penerima manfaat.

    Sebelumnya, pada pencairan Maret 2025, bantuan disalurkan untuk tiga bulan sekaligus (Januari, Februari, dan Maret).

    Hal ini dilakukan karena biasanya kas daerah baru tersedia pada bulan-bulan tersebut.

    Rano Karno berharap dengan pencairan yang lebih rutin ini, bantuan yang diberikan dapat langsung dimanfaatkan oleh penerima untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka.

    “Semoga bantuan yang diterima ini bisa meringankan beban masyarakat, terutama dalam menghadapi perayaan Lebaran,” ungkapnya.

    BACA JUGA: Sinopsis Film “Bidaah”, Drama Malaysia yang Lagi Viral 2025

  • Pemprov DKI Pastikan Pemeliharaan Sistem Bank DKI Aman

    Pemprov DKI Pastikan Pemeliharaan Sistem Bank DKI Aman

    Jakarta: Pemeliharaan sistem yang dilakukan Bank DKI dinilai bagian dari upaya menjaga keamanan nasabah. Selama pemeliharaan, Bank DKI tidak melayani transfer antar bank dan QRIS.

    Staf Khusus Gubernur Bidang Komunikasi Publik Cyril Raoul Hakim mengatakan pihaknya terus memantau situasi dan berkoordinasi secara intensif dengan pihak Bank DKI.

    “Ini bentuk kehati-hatian untuk menjaga keamanan dana nasabah. ATM enggak ada masalah, semua jalan, kecuali transfer antar bank dan QRIS,” kata pria yang akrab disapa Chico Hakim.

    Ia menyampaikan bahwa Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur DKI Rano Karno telah memberi perhatian khusus pada persoalan ini. Ia berharap masalah operasional JakOne Mobile bisa segera rampung.

    Terkait isu dugaan serangan siber, Chico menyebut belum ada informasi resmi yang mengarah ke dugaan tersebut. “Kami belum menerima informasi perihal dugaan serangan siber,” katanya.

    Sebelumnya, Bank DKI melakukan pemeliharaan sistem e-channel sebagai bagian dari upaya preventif dalam memperkuat sistem keamanan transaksi dan meningkatkan keandalan infrastruktur layanan digital, termasuk jaringan ATM dan kanal elektronik lainnya.

    Manajemen Bank DKI memastikan selama pemeliharaan berlangsung, dana dan data nasabah tetap aman. Nasabah diimbau tetap waspada terhadap berbagai modus penipuan digital dan mengutamakan penggunaan kanal resmi Bank DKI dalam memperoleh informasi.

    Terapkan Layanan Terbatas Selama Libur Lebaran

    Bank DKI menerapkan operasional layanan terbatas selama cuti bersama dan libur nasional, pada tanggal 31 Maret 2025, 1-5 April 2025, dan 7 April 2025 pada lokasi Kantor Cabang yang telah ditentukan berikut dengan jam operasionalnya.

    Layanan terbatas yang dilakukan, di antaranya pembukaan rekening, tarik/setor tunai, pemindahbukuan antar rekening Bank DKI, dan penanganan pengaduan nasabah.

    750 unit ATM dapat digunakan nasabah untuk melakukan transaksi perbankan. ATM tersebar di berbagai titik di Jakarta dan sekitarnya, termasuk di kantor Kelurahan dan Kecamatan.

    Selain itu, seiring perluasan jaringan layanan kantor pada beberapa wilayah kota besar lainnya, Bank DKI memiliki jaringan ATM yang berada di beberapa kota besar di luar Jakarta, di antaranya Bandung, Semarang Solo, Gresik, Sidoarjo, hingga Lampung.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (FZN)

  • Pesan Rano Karno untuk Pendatang Baru Jakarta Pasca Lebaran

    Pesan Rano Karno untuk Pendatang Baru Jakarta Pasca Lebaran

    Jakarta: Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno memprediksi jumlah pendatang baru ke ibu kota bisa mencapai 50 ribu orang pasca periode libur Lebaran 2025.

    Prediksi Rano tersebut justru jauh lebih tinggi dibandingkan perkiraan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipol (Disdukcapil) yang memprediksi 15 ribu pendatang baru.

    “Kalau 15.000 itu kecil sekali, sangat kecil. Mungkin bisa di atas, prediksi kita di atas 50.000-an (pendatang baru),” ujar Rano Karno dikutip dari Media Indonesia.

    Pria yang akrab disapa Bang Doel tersebut menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta tidak akan melakukan operasi yustisi pada tahun ini. Rano menilai Jakarta merupakan kota yang dapat dan boleh didatangi masyarakat se-Tanah Air. 
     

     

    Pendatang baru harus punya keterampilan

    Meski begitu, Rano Karno berpesan kepada para pendatang baru harus memiliki kemampuan agar dapat bertahan hidup di Ibu Kota. Mengingat, kompetisi mencari pekerjaan di Jakarta yang tergolong sulit.

    “Memang saran kita harus punya keterampilan, harus punya skill karena kalau kosong-kosong saja nanti akan bersaing dengan masyarakat Jakarta,” ujarnya.

    Sebelumnya, Kepala Disdukcapil Jakarta Budi Awaluddin memperkirakan jumlah pendatang baru ke Jakarta usai periode libur Lebaran 2025 lebih sedikit daripada pendatang usai periode Lebaran 2024.

    “Berdasarkan perhitungan kami, Disdukcapil DKI Jakarta, sekitar 10.000-15.000 jiwa pendatang baru akan datang ke Jakarta pada musim pasca hari raya tahun ini,” ucap Budi.

    Jakarta: Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno memprediksi jumlah pendatang baru ke ibu kota bisa mencapai 50 ribu orang pasca periode libur Lebaran 2025.
     
    Prediksi Rano tersebut justru jauh lebih tinggi dibandingkan perkiraan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipol (Disdukcapil) yang memprediksi 15 ribu pendatang baru.
     
    “Kalau 15.000 itu kecil sekali, sangat kecil. Mungkin bisa di atas, prediksi kita di atas 50.000-an (pendatang baru),” ujar Rano Karno dikutip dari Media Indonesia.

    Pria yang akrab disapa Bang Doel tersebut menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta tidak akan melakukan operasi yustisi pada tahun ini. Rano menilai Jakarta merupakan kota yang dapat dan boleh didatangi masyarakat se-Tanah Air. 
     

     

    Pendatang baru harus punya keterampilan

    Meski begitu, Rano Karno berpesan kepada para pendatang baru harus memiliki kemampuan agar dapat bertahan hidup di Ibu Kota. Mengingat, kompetisi mencari pekerjaan di Jakarta yang tergolong sulit.
     
    “Memang saran kita harus punya keterampilan, harus punya skill karena kalau kosong-kosong saja nanti akan bersaing dengan masyarakat Jakarta,” ujarnya.
     
    Sebelumnya, Kepala Disdukcapil Jakarta Budi Awaluddin memperkirakan jumlah pendatang baru ke Jakarta usai periode libur Lebaran 2025 lebih sedikit daripada pendatang usai periode Lebaran 2024.
     
    “Berdasarkan perhitungan kami, Disdukcapil DKI Jakarta, sekitar 10.000-15.000 jiwa pendatang baru akan datang ke Jakarta pada musim pasca hari raya tahun ini,” ucap Budi.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (PRI)