Rano Karno Ingin Banyak Kompetisi Bulu Tangkis di Jakarta karena Olahraga Rakyat
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com –
Wakil Gubernur Jakarta,
Rano Karno
berharap kompetisi
bulu tangkis
di Jakarta diperbanyak karena olahraga rakyat.
Pria disapa Bang Doel ini mengusulkan adanya ajang
Gubernur Cup
untuk mendorong lahirnya atlet-atlet unggul.
“Saya berharap harus ada Gubernur Cup. Artinya, kompetisi harus diperbanyak. Karena bulu tangkis ini kan olahraga rakyat, olahraga favorit, dan olahraga keluarga,” ujar Rano di Gelanggang Remaja Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (31/5/2025).
Selain bulu tangkis, cabang olahraga lainnya, seperti voli dan tenis meja atau pingpong, juga akan dilibatkan dalam Gubernur Cup.
“Keduanya yang lagi naik daun kan voli. Dan punya potensi membesar ini pingpong juga. Jadi, artinya kita sebagai pemerintah daerah tentu harus mendukung,” jelas dia.
Di juga meminta meminta pengurus Persatuan
Bulu Tangkis
Seluruh Indonesia (PBSI) Provinsi DKI Jakarta memperkuat pembinaan atlet dan penyelenggaraan kompetisi.
“
PBSI DKI Jakarta
harus terus diperkuat agar pembinaan atlet maupun penyelenggaraan kompetisi bulu tangkis dapat berjalan secara berkelanjutan,” ujar Rano.
Terkait rencana penyelenggaraan Gubernur Cup, Rano menyebut kompetisi olahraga tersebut akan digelar 22 Juni 2026 atau bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Jakarta.
Ia berharap perencanaan dan desain kegiatan dapat segera dilakukan agar penganggaran dalam APBD perubahan bisa disiapkan sejak dini.
“Supaya kita bisa desain bagaimana kegiatannya. Jadi, mesti segera ketemu,” ucap dia.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Tag: Rano Karno
-
/data/photo/2025/05/31/683ae7205a61c.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Rano Karno Ingin Banyak Kompetisi Bulu Tangkis di Jakarta karena Olahraga Rakyat Megapolitan 31 Mei 2025
-
/data/photo/2025/05/31/683ae7205a61c.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Rano Karno Ingin Gubernur Cup Digelar 22 Juni 2026 Megapolitan 31 Mei 2025
Rano Karno Ingin Gubernur Cup Digelar 22 Juni 2026
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com –
Wakil Gubernur Jakarta,
Rano Karno
ingin ajang
Gubernur Cup
digelar pada 22 Juni 2026 atau bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Jakarta.
Menurut Rano, penyelenggaraan turnamen olahraga tersebut harus dipersiapkan sejak dini agar dapat dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun ini.
“Kalau kita melihat titik sekarang, barangkali memang mungkin di tahun depan. Itu tepatnya memang di pas ulang tahun Jakarta, ya kan? Ulang tahun Jakarta 22 Juni,” ujar Rano Karno di Gelanggang Remaja Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (31/5/2025).
Menurutnya, kegiatan Gubernur Cup harus dilaksanakan dengan persiapan yang matang.
“Kalau sekarang kan enggak keburu, kan? Jadi, kayak persiapan supaya apa? Anggaran perubahan bisa dibikin sekarang. Tapi, mesti segera ketemu supaya kita bisa desain bagaimana kegiatannya,” kata dia.
Rano berharap usulan kegiatan Gubernur Cup dapat menjadi wadah pengembangan bakat warga dalam menyambut perayaan
HUT Jakarta
.
“Ayo kita bikin Gubernur Cup, supaya kompetisi olahraga di Jakarta ini semakin semarak,” ucap dia.
Selain itu, Rano Karno mendorong pengurus Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Provinsi DKI Jakarta untuk terus memperkuat pembinaan atlet dan penyelenggaraan kompetisi secara berkelanjutan.
Menurut dia, bulu tangkis merupakan olahraga rakyat yang sangat populer kalangan masyarakat. Oleh sebab itu, perlu mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah daerah.
“Peran pengurus Provinsi PBSI DKI Jakarta harus terus diperkuat agar pembinaan atlet maupun penyelenggaraan kompetisi bulu tangkis dapat berjalan secara berkelanjutan,” ujar dia.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2025/04/22/6807b78dd8ecb.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
100 Hari Pramono-Rano Karno, Nasdem Jakarta Kritik Program MTU Belum Maksimal Megapolitan 31 Mei 2025
100 Hari Pramono-Rano Karno, Nasdem Jakarta Kritik Program MTU Belum Maksimal
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com –Program Mobile Training Unit
(MTU) dinilai masih belum maksimal dilaksanakan dalam 100 hari kerja Gubernur Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno.
Ketua Komisi B
DPRD DKI Jakarta
dari Fraksi Nasdem, Nova Harivan Paloh menyebut ketersediaan MTU masih terbatas di Jakarta Timur.
“Misalnya di Jakarta Timur, baru ada tujuh unit. Itu belum mencukupi,” kata Nova Harivan Paloh saat dihubungi, Sabtu (31/5/2025).
Selain itu, dia menekankan pentingnya
pelatihan kerja
sebagai pendamping program
Job Fair
.
“Job Fair memang langkah baik, tapi harus didorong dengan pelatihan kerja di Balai Latihan Kerja,” jelas Nova.
Nova juga mengatakan pelatihan kerja harus menghasilkan peningkatan kemandirian ekonomi masyarakat.
“Kita harus cek, setelah mereka dilatih, apakah mereka jadi pengusaha atau pekerja yang andal? Itu bagian dari pengawasan kami,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta Mujiyono menyoroti program
job fair
yang digelar setiap tiga bulan.
Menurut dia, program tersebut belum efektif mengurangi angka
pengangguran
di Jakarta.
“Harus ada pengukuran efektivitas pelaksanaannya, dilihat dari berapa banyak peserta yang mendapatkan kerja,” ujar Mujiyono dari Fraksi Demokrat.
Mujiyono menilai tantangan terbesar terletak pada kesenjangan keterampilan antara lulusan sekolah dan kebutuhan industri.
“Khususnya di sektor-sektor baru seperti digital, maritim, ekonomi kreatif, dan MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition),” tuturnya.
Sebelumnya, Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim mengatakan, satu dari 40 program unggulan Gubernur Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno belum terealisasi menjelang 100 hari masa kerja mereka.
Program yang dimaksud adalah Jakarta Funding, yakni pembentukan badan investasi untuk mendukung pembiayaan pembangunan Jakarta.
“Kalau kita sebutin 40 program kan terlalu panjang ya. Tapi intinya dari 40 program, mungkin hanya ada satu atau dua yang belum bisa direalisasikan dalam 100 hari. Contohnya Jakarta Funding,” ujar Chico di Balai Kota Jakarta, Selasa (27/5/2025).
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -

Selebrasi Penutupan Jakarta Marketing Week 2025 Menuju Global City for Impact
Jakarta: The 13th Annual Jakarta Marketing Week (JakMW) 2025 resmi mencapai puncaknya pada Minggu malam, 25 Mei 2025 di Grand Atrium Kota Kasablanka.
Digelar selama 5 hari pada 21-25 Mei 2025, JakMW 2025 menghadirkan serangkaian acara, mulai dari seminar, talkshow, hiburan, hingga aktivasi para merek.
Hari terakhir JakMW 2025 yang mengusung tema Partnership Day semakin meriah dengan Grand Final Jakarta Future Singer, menghadirkan 20 finalis dari kategori Teens dan Kids yang menampilkan bakat vokal terbaik mereka di hadapan para juri dan penonton.Kemeriahan berlanjut dengan sesi Abang None Jakarta (Abnon): Langkah Abang None Jakarta, Generasi Penerus Bangsa yang digelar bekerja sama dengan Ikatan Abang None Jakarta (IANTA). Sesi ini menampilkan berbagai atraksi dan penampilan yang dibawakan oleh para Abang None.
Kehadiran Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno atas undangan IANTA turut menjadi sorotan. Sosok yang akrab disapa sebagai “Bang Doel” ini menunjukkan kedekatannya dengan budaya Betawi dan komunitas Abnon Jakarta.
Dalam pidatonya Rano Karno menyatakan bahwa budaya merupakan kunci penting dalam mendorong Jakarta menjadi kota global yang sejajar dengan kota-kota besar dunia.
Ia menegaskan bahwa sejak awal masa jabatannya, dirinya telah menjalankan berbagai inisiatif kebudayaan, sebagai amanat langsung dari Gubernur Pramono Anung, yang memberikan ruang penuh bagi dirinya untuk memperkuat diplomasi budaya Jakarta di tingkat global.
“Selama saya menjadi Wakil Gubernur, kebudayaan akan menjadi perhatian khusus. Jakarta tak bisa menjadi kota global jika tidak menampilkan identitas budaya yang kuat dan dikenal dunia. Karena itu, saya berkomitmen untuk menjadikan budaya sebagai wajah Jakarta di panggung internasional, sekaligus membuka ruang bagi generasi muda seperti Abang None Jakarta untuk tampil sebagai duta budaya yang membanggakan,” tegasnya.
(Dalam momen The 13th Annual Jakarta Marketing Week (JakMW) 2025, Pramono Anung menegaskan, “Jakarta harus berubah dan berbenah diri untuk menjadi kota global. Dengan kolaborasi, transparansi, dan perubahan paradigma, Jakarta mampu bersaing dengan kota-kota global lainnya.” Foto: Dok. Instagram resmi MCorp/@markpluscorp)
Sebagai puncak acara, closing ceremony menandai berakhirnya rangkaian JakMW 2025. Acara yang diselenggarakan oleh MCorp dan didukung oleh Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, JakMW 2025 turut menghadirkan tokoh-tokoh publik, pelaku industri, akademisi, serta komunitas bisnis dari berbagai sektor.
Closing Ceremony dibuka dengan penampilan bernuansa budaya khas betawi oleh Orkes Tanjidor dari Sanggar Jali Putra dan Tari Kembang Kipas oleh Sanggar Gema Citra Nusantara persembahan Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta. Rangkaian acara dilanjutkan dengan video kilas balik perjalanan JakMW pertama hingga ke-13 tahun ini.
Dalam sambutannya, Hermawan Kartajaya, Founder & Chair MCorp, menyampaikan pentingnya menjalankan 5P yaitu People, Prosperity, Planet, Peace, dan Partnership sebagai inti dari prinsip SDGs yang relevan untuk masa depan Jakarta sebagai kota global.
“Pertama, people yaitu memenuhi potensi manusia dengan dignity dan equality. Kedua, prosperity yaitu kehidupan yang sejahtera dan penuh kemajuan. Semua orang berhak mendapatkan kemakmuran, bukan hanya kalangan atas, tetapi juga menengah dan bawah. Ketiga, planet otomatis harus dijaga kelestariannya. Keempat, peace yaitu Jakarta harus menjadi kota yang damai, tentram, dan penuh keceriaan, seperti yang kita rasakan selama lima hari ini. Dan yang terakhir, partnership atau Jakarta siap bermitra dengan siapa pun,” Ucap Hermawan.
Malam penutupan juga menjadi malam istimewa bagi MCorp, yang tahun ini merayakan 35th Anniversary MCorp. Sesi malam yang meriah ini juga mempersembahkan MCorp Special Lecture of The Year 2025 kepada Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta.
Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta, menegaskan komitmennya untuk mentransformasi Jakarta menjadi kota global yang berdaya saing tinggi di tingkat dunia.
Ia optimistis Jakarta bisa menembus posisi top 50 kota global. Menurutnya, target ini bukan hanya angka, tetapi representasi dari perubahan besar yang tengah diupayakan, mulai dari tata kelola pemerintahan, infrastruktur, hingga peran aktif Jakarta dalam kancah internasional.
“Jakarta harus berubah dan berbenah diri untuk menjadi kota global. Dengan kolaborasi, transparansi, dan perubahan paradigma, Jakarta mampu bersaing dengan kota-kota global lainnya,” tegas Pramono Anung.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui reformasi birokrasi yang bersih dan objektif, pembukaan akses investasi, peningkatan layanan publik, serta keberanian menghadirkan Jakarta dalam berbagai forum budaya dan ekonomi dunia. Pramono Anung percaya, masa depan Jakarta terletak pada kemampuannya untuk menjadi kota yang terbuka, inklusif, dan kompetitif di tingkat global.
Sebagai penutup, acara ini dimeriahkan dengan Barongsai Show dan pertunjukan spesial dari G-Pluck, The Beatles Tribute Band Indonesia. Kedua pertunjukan ini memenuhi Grand Atrium Kota Kasablanka dengan penuh kebersamaan, dan nostalgia yang menghangatkan suasana malam penutupan.
Dengan berakhirnya JakMW 2025, semangat menuju Jakarta sebagai kota global yang berdaya saing dan berdampak semakin menggelora. Harapannya, acara JakMW sebagai selebrasi kolaborasi lintas sektor yang menyongsong Jakarta akan terus berlanjut dari tahun ke tahun.
(The 13th Annual Jakarta Marketing Week (JakMW) 2025 resmi mencapai puncaknya pada Minggu malam, 25 Mei 2025 di Grand Atrium Kota Kasablanka. Video: Dok. Instagram resmi MCorp/@markpluscorp)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
dan follow Channel WhatsApp Medcom.id(TIN)
-
Penutupan Jakarta Marketing Week 2025 Soroti Visi Kota Global
Bisnis.com, JAKARTA – The 13th Annual Jakarta Marketing Week (JakMW) 2025 resmi mencapai puncaknya pada Minggu malam, 25 Mei 2025 di Grand Atrium Kota Kasablanka.
Digelar selama lima hari pada 21–25 Mei 2025, JakMW 2025 menghadirkan serangkaian acara, mulai dari seminar, talkshow, hiburan, hingga aktivasi komunitas dan merek.
Hari terakhir JakMW 2025 yang mengusung tema Partnership Day semakin meriah dengan Grand Final Jakarta Future Singer, menghadirkan 20 finalis dari kategori Teens dan Kids yang menampilkan bakat vokal terbaik mereka di hadapan para juri dan penonton.
Kemeriahan berlanjut dengan sesi Abang None Jakarta (Abnon): Langkah Abang None Jakarta, Generasi Penerus Bangsa yang digelar bekerja sama dengan Ikatan Abang None Jakarta (IANTA). Sesi ini menampilkan berbagai atraksi dan penampilan yang dibawakan oleh para Abang None.
Kehadiran Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno atas undangan IANTA turut menjadi sorotan. Sosok yang akrab disapa “Bang Doel” ini menunjukkan kedekatannya dengan budaya Betawi dan komunitas Abnon Jakarta.
Dalam pidatonya, Rano Karno menyatakan bahwa budaya merupakan kunci penting dalam mendorong Jakarta menjadi kota global yang sejajar dengan kota-kota besar dunia. Ia menegaskan bahwa sejak awal masa jabatannya, dirinya telah menjalankan berbagai inisiatif kebudayaan sebagai amanat langsung dari Gubernur Pramono Anung, yang memberikan ruang penuh bagi dirinya untuk memperkuat diplomasi budaya Jakarta di tingkat global.
“Selama saya menjadi Wakil Gubernur, kebudayaan akan menjadi perhatian khusus. Jakarta tak bisa menjadi kota global jika tidak menampilkan identitas budaya yang kuat dan dikenal dunia. Karena itu, saya berkomitmen untuk menjadikan budaya sebagai wajah Jakarta di panggung internasional, sekaligus membuka ruang bagi generasi muda seperti Abang None Jakarta untuk tampil sebagai duta budaya yang membanggakan,” tegasnya.
Sebagai puncak acara, closing ceremony menandai berakhirnya rangkaian JakMW 2025. Acara yang diselenggarakan oleh MCorp ini turut menghadirkan tokoh-tokoh publik, pelaku industri, akademisi, serta komunitas bisnis dari berbagai sektor.
Closing ceremony dibuka dengan penampilan bernuansa budaya khas Betawi oleh Orkes Tanjidor dari Sanggar Jali Putra dan Tari Kembang Kipas oleh Sanggar Gema Citra Nusantara persembahan Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta. Rangkaian acara dilanjutkan dengan video kilas balik perjalanan JakMW dari tahun pertama hingga ke-13.
Dalam sambutannya, Hermawan Kartajaya, Founder & Chair MCorp, menyampaikan pentingnya menjalankan prinsip 5P — People, Prosperity, Planet, Peace, dan Partnership — sebagai inti dari prinsip pembangunan berkelanjutan (SDGs) yang relevan untuk masa depan Jakarta sebagai kota global.
“Pertama, people yaitu memenuhi potensi manusia dengan dignity dan equality. Kedua, prosperity yaitu kehidupan yang sejahtera dan penuh kemajuan. Semua orang berhak mendapatkan kemakmuran, bukan hanya kalangan atas, tetapi juga menengah dan bawah. Ketiga, planet otomatis harus dijaga kelestariannya. Keempat, peace yaitu Jakarta harus menjadi kota yang damai, tentram, dan penuh keceriaan, seperti yang kita rasakan selama lima hari ini. Dan yang terakhir, partnership atau Jakarta siap bermitra dengan siapa pun,” ucap Hermawan.
Malam penutupan juga menjadi momen istimewa bagi MCorp, yang tahun ini merayakan 35 tahun kiprah sebagai institusi penggerak strategi pemasaran di Indonesia. Sesi malam yang meriah ini juga mempersembahkan MCorp Special Lecture of The Year 2025 kepada Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta.
Dalam pidatonya, Pramono Anung menegaskan komitmennya untuk mentransformasi Jakarta menjadi kota global yang berdaya saing tinggi di tingkat dunia. Ia optimistis Jakarta bisa menembus posisi Top 50 Global Cities.
Menurutnya, target ini bukan hanya angka, tetapi representasi dari perubahan besar yang tengah diupayakan, mulai dari tata kelola pemerintahan, infrastruktur, hingga partisipasi aktif Jakarta dalam kancah internasional.
“Jakarta harus berubah dan berbenah diri untuk menjadi kota global. Dengan kolaborasi, transparansi, dan perubahan paradigma, Jakarta mampu bersaing dengan kota-kota global lainnya,” tegas Pramono.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui reformasi birokrasi yang bersih dan objektif, pembukaan akses investasi, peningkatan layanan publik, serta keberanian menghadirkan Jakarta dalam berbagai forum budaya dan ekonomi dunia. Pramono Anung percaya, masa depan Jakarta terletak pada kemampuannya untuk menjadi kota yang terbuka, inklusif, dan kompetitif di tingkat global.
Sebagai penutup, acara dimeriahkan dengan pertunjukan Barongsai serta penampilan spesial dari G-Pluck, The Beatles Tribute Band Indonesia. Kedua pertunjukan ini mengisi Grand Atrium Kota Kasablanka dengan atmosfer penuh semangat dan kebersamaan, menutup rangkaian JakMW 2025 dengan hangat dan penuh kesan.
Dengan berakhirnya Jakarta Marketing Week 2025, semangat untuk menjadikan Jakarta sebagai kota global yang berdampak dan berdaya saing kian nyata. Harapannya, JakMW terus menjadi panggung kolaborasi lintas sektor yang menginspirasi transformasi kota di masa mendatang.
-

Menhan Sjafrie: RI-Prancis bakal teken LoI bidang pertahanan
Kami akan kembangkan kerja sama di bidang pertahanan antara Indonesia dan Prancis, khususnya untuk alutsista strategis
Jakarta (ANTARA) – Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan bahwa Indonesia dan Prancis akan meneken surat pernyataan niat (LoI) kerja sama di beberapa bidang, termasuk untuk pertahanan, dalam rangkaian acara kunjungan resmi Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/5).
“Kami akan menandatangani LoI besok dengan para menteri yang lain. Intinya, kami akan kembangkan kerja sama di bidang pertahanan antara Indonesia dan Prancis, khususnya untuk alutsista strategis,” kata Menhan Sjafrie menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui selepas menyambut Presiden Macron di Pangkalan Udara TNI AU (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa malam.
Sjafrie melanjutkan LoI bidang pertahanan itu terkait dengan pembelian alutsista strategis pesawat tempur Rafale buatan Dassault Aviation dan kapal selam Scorpene buatan Naval Group.
Presiden Prancis Emmanuel Macron tiba di Pangkalan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 22:00 WIB setelah lepas landas dari Hanoi, Vietnam.
Di apron Lanud Halim Perdanakusuma, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin dan Menteri Luar Negeri Sugiono menyambut kedatangan Presiden Macron serta Ibu Negara Prancis Brigitte Macron tepat di ujung tangga pesawat.
Presiden Macron menggandeng tangan Brigitte saat keduanya menuruni anak tangga. Tepat di ujung tangga pesawat, Menhan Sjafrie memberikan hormat, dan keduanya bersalaman. Presiden Macron sempat berbincang-bincang singkat dengan Menhan Sjafrie, sebelum akhirnya Sjafrie memperkenalkan Presiden Macron kepada Menlu Sugiono, dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno.
Dalam prosesi penyambutan, Presiden Macron berjalan menyusuri karpet biru yang tergelar di apron Lanud Halim Perdanakusuma sampai ke kendaraannya. Atraksi tarian tradisional Betawi Nanjak Ajer serta musik tradisional Betawi Gambang Kromong turut memeriahkan acara penyambutan untuk Presiden Macron di Lanud Halim Perdanakusuma.
Presiden Macron dan Ibu Negara Prancis menyalami lebih dulu duta budaya Abang None yang menyambut kedatangan, kemudian Presiden Macron dan Brigitte juga sempat menyaksikan langsung tarian yang dipersembahkan untuk mereka.
Usai mengikuti prosesi penyambutan, Presiden Macron sempat melayani permintaan wawancara media Istana. Wawancara itu berlangsung singkat selama kurang lebih semenit.
Presiden Prabowo dijadwalkan menyambut secara resmi kunjungan Presiden Macron di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu. Upacara jajar kehormatan bakal digelar dalam rangkaian penyambutan resmi tersebut.
Di Istana Merdeka, Presiden Prabowo dan Presiden Macron bakal bertemu empat mata, dan memimpin pertemuan bilateral antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Prancis. Keduanya juga kemungkinan akan menyampaikan pernyataan bersama dari hasil pertemuan tersebut.
Selepas acara di Istana Merdeka, Presiden Prabowo dijadwalkan mengajak Presiden Macron ke Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, dan Akademi Militer (Akmil) Magelang, Kamis (29/5). Kunjungan ke Candi Borobudur disebut permintaan dari Presiden Macron.
Kunjungan Presiden Macron di Jakarta dan Magelang berlangsung pada 27 Mei 2025 sampai dengan 29 Mei 2025. Kunjungan itu merupakan rangkaian lawatan luar negeri Macron di kawasan Indo-Pasifik yaitu Hanoi, Vietnam, Indonesia, dan Singapura. Usai merampungkan lawatannya di Indonesia, Presiden Macron dijadwalkan melanjutkan lawatan ke Singapura.
Pewarta: Genta Tenri Mawangi
Editor: Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2025 -

Presiden Macron: Hubungan RI-Prancis strategis, dua negara bersahabat
Jakarta (ANTARA) – Presiden Prancis Emmanuel Macron menyebut kunjungannya ke Indonesia penting karena Indonesia dan Prancis punya hubungan yang strategis, dan dua negara juga bersahabat.
Di apron Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa malam, Presiden Macron juga mengaku senang bisa kembali berkunjung ke Indonesia, setelah terakhir kali ke Bali pada November 2022.
“Saya senang dan sangat antusias berada di sini. Indonesia negara yang indah. Saya ingat terakhir berkunjung ke sini bertemu Presiden (Ke-7) Jokowi (Joko Widodo) 2 tahun yang lalu di Bali, dan sekarang saya bersama istri saya beserta delegasi saya ke sini. Kami senang berada di sini, di Indonesia,” kata Presiden Macron saat menjawab pertanyaan wartawan Istana Kepresidenan RI di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa.
Macron kemudian menyebut dirinya sempat berbicara dengan Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin, dan Macron pun menantikan pertemuan dirinya dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu.
“Saya berterima kasih kepada Menhan Indonesia, dan saya antusias untuk bertemu lagi dengan saudara saya, Presiden Prabowo. Dia adalah sahabat baik saya, dan hubungan antara dua negara sangat strategis, dan bersahabat,” sambung Macron.
Dalam waktu yang relatif singkat, sekitar kurang lebih semenit, Presiden Macron melayani permintaan wawancara wartawan Indonesia. Selepas itu, Presiden Macron bersama Ibu Negara Prancis Brigitte Macron melanjutkan perjalanan ke hotel tempat mereka bermalam.
Presiden Prancis Emmanuel Macron tiba di Pangkalan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 22.00 WIB setelah lepas landas dari Hanoi, Vietnam.
Di apron Lanud Halim Perdanakusuma, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin dan Menteri Luar Negeri Sugiono menyambut kedatangan Presiden Macron serta Ibu Negara Prancis Brigitte Macron tepat di ujung tangga pesawat.
Presiden Macron menggandeng tangan Brigitte saat keduanya menuruni anak tangga. Tepat di ujung tangga pesawat, Menhan Sjafrie memberikan hormat, dan keduanya bersalaman. Presiden Macron sempat berbincang-bincang singkat dengan Menhan Sjafrie, sebelum akhirnya Sjafrie memperkenalkan Presiden Macron kepada Menlu Sugiono, dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno.
Menlu Sugiono juga sempat berbincang-bincang singkat dengan Presiden Macron.
Dalam prosesi penyambutan, Presiden Macron berjalan menyusuri karpet biru yang tergelar di apron Lanud Halim Perdanakusuma sampai ke kendaraannya. Atraksi tarian tradisional Betawi Nanjak Ajer serta musik tradisional Betawi Gambang Kromong turut memeriahkan acara penyambutan untuk Presiden Macron di Lanud Halim Perdanakusuma.
Presiden Macron dan Ibu Negara Prancis menyalami lebih dulu duta budaya Abang None yang menyambut kedatangan, kemudian Presiden Macron dan Brigitte juga sempat menyaksikan langsung tarian yang dipersembahkan untuk mereka.
Presiden Prabowo dijadwalkan menyambut secara resmi kunjungan Presiden Macron di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu. Upacara jajar kehormatan bakal digelar dalam rangkaian penyambutan resmi tersebut.
Di Istana Merdeka, Presiden Prabowo dan Presiden Macron bakal bertemu empat mata, dan memimpin pertemuan bilateral antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Prancis. Keduanya juga kemungkinan akan menyampaikan pernyataan bersama dari hasil pertemuan tersebut.
Selepas acara di Istana Merdeka, Presiden Prabowo dijadwalkan mengajak Presiden Macron ke Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, dan Akademi Militer (Akmil) Magelang. Kunjungan ke Candi Borobudur disebut permintaan dari Presiden Macron.
Kunjungan Presiden Macron di Jakarta dan Magelang berlangsung pada 27 Mei 2025 sampai dengan 29 Mei 2025. Kunjungan itu merupakan rangkaian lawatan luar negeri Macron di kawasan Indo-Pasifik yaitu Hanoi, Vietnam, Indonesia, dan Singapura. Usai merampungkan lawatannya di Indonesia, Presiden Macron dijadwalkan melanjutkan lawatan ke Singapura.
Pewarta: Genta Tenri Mawangi
Editor: Budi Suyanto
Copyright © ANTARA 2025

/data/photo/2025/05/21/682d5a1e51848.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)