Tag: Rano Karno

  • DKI sepekan, larangan kembang api hingga siaga bencana akhir tahun

    DKI sepekan, larangan kembang api hingga siaga bencana akhir tahun

    Jakarta (ANTARA) – Peristiwa penting dan menarik terjadi di Jakarta selama sepekan terakhir mulai dari Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan tidak ada pesta kembang api saat malam Tahun Baru 2026 di Jakarta hingga BPBD DKI siagakan personel hingga peralatan antisipasi banjir akhir tahun.

    Berikut rangkuman berita selengkapnya yang masih menarik untuk dibaca.

    1. Pramono tegaskan tak ada pesta kembang api di malam Tahun Baru 2026

    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan bahwa tidak ada pesta kembang api saat malam Tahun Baru 2026 di Jakarta.

    “Saya segera memutuskan kembang api menurut saya juga nggak perlu ada. Jadi pakai (atraksi) drone saja cukup,” kata Pramono di Jakarta Utara, Jumat.

    Berita selengkapnya klik di sini

    2. Jakbar tegur pengembang bangun “pavling block” tanpa izin di Kembangan

    Suku Dinas Bina Marga Jakarta Barat memberikan surat teguran kepada pengembang Perumahan PGP terkait pembangunan struktur “paving block” (bata beton) tanpa izin di Jalan Cendrawasih, RW 04 Kelurahan Meruya Selatan, Kecamatan Kembangan.

    Jalan beraspal aset Pemprov DKI Jakarta itu dibangun dengan material paving block oleh pihak pengembang Perumahan PGP.

    Berita selengkapnya klik di sini

    3. DKI fokuskan penanggulangan kemiskinan di 10 kecamatan

    Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menetapkan 10 kecamatan sebagai lokasi prioritas dalam penanggulangan kemiskinan di wilayahnya agar upaya penanggulangan di ibu kota bisa lebih terarah.

    “Bukan berarti yang wilayah lain, tidak. Itu tahu wilayah Jakarta yang tersebar, mari kita trial di 10 ini, fokuskan. Agar upaya yang dilakukan lebih terarah dan berdampak signifikan,” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno dalam Rapat Kerja Daerah Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Provinsi DKI Jakarta Triwulan IV 2025 di Jakarta, Jumat.

    Berita selengkapnya klik di sini

    4. Ratusan personel gabungan tertibkan lahan TPU Kober Rawa Bunga

    Sekitar 200 personel gabungan melakukan penertiban di area Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kober Rawa Bunga, Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis pagi.

    “Penertiban dilakukan karena ada masyarakat yang memanfaatkan area TPU Kober Rawa Bunga untuk tempat usaha,” kata Wakil Wali Kota Jakarta Timur Kusmanto di TPU Kober Rawa Bunga, Jakarta Timur, Kamis.

    Berita selengkapnya klik di sini

    5. BPBD DKI siagakan personel dan alat antisipasi bencana di akhir tahun

    Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta menyiagakan personel hingga peralatan sebagai upaya kesiapsiagaan dan antisipasi potensi bencana seperti banjir di wilayah Jakarta pada akhir tahun 2025.

    “Memasuki akhir tahun, BPBD memang meningkatkan kesiapsiagaan. Kami memperkuat pemantauan cuaca dan pasang laut melalui informasi BMKG, menyiagakan personel dan peralatan, serta memastikan jalur komunikasi lintas instansi berjalan 24 jam,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan melalui pesan teks yang diterima di Jakarta, Rabu.

    Berita selengkapnya klik di sini

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • DKI fokuskan penanggulangan kemiskinan di 10 kecamatan

    DKI fokuskan penanggulangan kemiskinan di 10 kecamatan

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menetapkan 10 kecamatan sebagai lokasi prioritas dalam penanggulangan kemiskinan di wilayahnya agar upaya penanggulangan di ibu kota bisa lebih terarah.

    “Bukan berarti yang wilayah lain, tidak. Itu tahu wilayah Jakarta yang tersebar, mari kita trial di 10 ini, fokuskan. Agar upaya yang dilakukan lebih terarah dan berdampak signifikan,” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno dalam Rapat Kerja Daerah Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Provinsi DKI Jakarta Triwulan IV 2025 di Jakarta, Jumat.

    Ke-10 kecamatan itu, yakni Cengkareng, Kalideres, Tambora (Jakarta Barat); Jagakarsa (Jakarta Selatan); Johar Baru (Jakarta Pusat); Jatinegara (Jakarta Timur); Penjaringan, Pademangan, Tanjung Priok (Jakarta Utara); dan Kepulauan Seribu Selatan (Kepulauan Seribu).

    “Lokasi tersebut di lima wilayah kota dan Kepulauan Seribu mencakup kawasan dengan tingkat kerentanan sosial dan ekonomi yang tinggi,” kata Rano.

    Dia menyampaikan, Pemprov DKI Jakarta telah melaksanakan bimbingan teknis penanggulangan kemiskinan berbasis kolaborasi di 10 lokasi prioritas penanggulangan kemiskinan tersebut.

    Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Rano instruksikan jajaran rampungkan penyusunan DTSEN tahun ini

    Rano instruksikan jajaran rampungkan penyusunan DTSEN tahun ini

    Jakarta (ANTARA) – Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menginstruksikan jajarannya merampungkan penyusunan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) tahun ini agar bisa dimanfaatkan tahun 2026 sehingga penyaluran bantuan sosial hingga perlindungan sosial lebih efektif dan akurat.

    “Penyusunan tata kelola DTSEN dan kewajiban penggunaanya oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), UKPD (Unit Kerja Perangkat Daerah) harus diselesaikan tahun ini,” kata dia dalam Rapat Kerja Daerah Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Provinsi DKI Jakarta Triwulan IV 2025 di Jakarta, Jumat.

    DTSEN merupakan hasil transformasi dari tiga sumber data, yakni Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) dan Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) yang diwujudkan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Sosial RI.

    Basis data ini akan menjadi sumber data utama penyelenggaraan program pembangunan nasional, terutama dalam program penanggulangan kemiskinan, seperti pemberian bantuan sosial (bansos) dan pemberdayaan sosial.

    Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • DKI fokuskan penanggulangan kemiskinan di 10 kecamatan

    DKI targetkan 167 ribu warga keluar dari garis kemiskinan pada 2030

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Provinsi menargetkan bisa mengeluarkan 69,51 ribu-167,27 ribu warga dari garis kemiskinan pada 2030 dan ini dinilai bisa tercapai karena kapasitas fiskal daerah atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) memadai.

    “Alokasi APBD dinilai memadai untuk mendukung pencapaian target tersebut,” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno dalam Rapat Kerja Daerah Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Provinsi DKI Jakarta Triwulan IV 2025 di Balai Kota Jakarta, Jumat.

    Dia mengatakan, jangan ragu untuk membuat rencana asalkan terukur dan terarah serta dijalankan secara tepat sasaran dan terkoordinasi. “Jangan ragu melakukan tender di tahun ini,” katanya.

    Dia mencatat Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) DKI Jakarta tahun ini bisa mencapai Rp7 triliun dan dana ini bisa digunakan sebagian untuk membantu warga keluarga dari kemiskinan.

    Per Maret 2025, tingkat kemiskinan di Jakarta berada pada angka 4,28 persen, lebih tinggi dibandingkan September 2024, yakni sebesar 4,14 persen. Angka ini masih relatif jauh dari target Pemprov DKI Jakarta yang bisa menurunkan tingkat kemiskinan menjadi 1,82-2,91 persen pada tahun 2030.

    Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Berani Tilap Donasi Bencana, Megawati Ultimatum Kader PDIP: Saya Pecat Kalian!

    Berani Tilap Donasi Bencana, Megawati Ultimatum Kader PDIP: Saya Pecat Kalian!

    FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengultimatum kadernya. Agar tidak megorupsi uang donasi untuk korban bencana di Sumatra.

    Itu diungkapkan saat PDIP membuka donasi untuk korban bencana Sumatra. Dilaksanakan pada acara peringatan Hari Ibu di Gedung Nyi Ageng Serang, Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis 18 Desember 2024.

    Dia memberi peringatan. Jika ada yang korupsi, maka dirinya tak segan memecat.

    “Awas lho ibu-ibu, kalau nyumbang-nyumbang Rp10 (miliar), Rp5 (miliar) masuk sini (menunjuk kantong), saya pecat kalian tahu,” kata Megawati.

    Presiden ke-5 RI itu meminta para kadernya untuk berempati kepada para korban. Dia membandingkan kadernya dengan para korban bencana.

    “Ke mana perikemanusiaan kalian? Kalian tidak melihat anak-anak seperti apa? Coba bayangkan kalau kita yang mengalami di situ bagaimana? Kita nih enak-enakan loh duduk di sini,” ujarnya.

    Adapun total donasi yang dikumpulkan berjumlah Rp3,2 miliar. Bakal terus dibuka hingga 22 Desember 2025.

    Itu diungkapkan Ketua DPP PDIP, yang juga Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno.

    “Rencananya tanggal 22 Desember bertepatan Hari Ibu, tapi bukan berarti donasi kita tutup, tidak. Tapi arti dalam peringatan Hari Ibu, kita buka sampai tanggal 22 Desember,” kata Rano. (Arya/Fajar)

  • Pramono Anung–Rano Karno Sumbang Rp2,5 M, PDIP Galang Donasi untuk Korban Bencana Sumatra

    Pramono Anung–Rano Karno Sumbang Rp2,5 M, PDIP Galang Donasi untuk Korban Bencana Sumatra

    Jakarta (beritajatim.com) — PDI Perjuangan (PDIP) menggalang donasi bagi korban bencana alam di sejumlah wilayah Sumatra dalam peringatan Hari Ibu melalui acara bertajuk “Merawat Pertiwi: Perempuan Tangguh, Pertiwi Utuh”. Dalam kegiatan tersebut, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyumbang total Rp 2,5 miliar.

    Sumbangan itu terdiri atas donasi pribadi Pramono Anung sebesar Rp2 miliar dan Rano Karno sebesar Rp500 juta. Selain dari kedua tokoh tersebut, penggalangan dana juga memperoleh tambahan sumbangan dari para kader PDI Perjuangan yang hadir, sehingga total donasi yang terkumpul mencapai Rp 3,2 miliar.

    Wakil Gubernur DKI Jakarta yang juga Ketua DPP PDIP, Rano Karno, mengatakan penggalangan dana ini merupakan bagian dari kepedulian partai terhadap korban bencana alam di Sumatra. Ia memastikan, sejak awal terjadinya bencana, mesin partai telah bergerak melalui Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDIP.

    “Baguna kita sudah berada di tiga wilayah bencana di Sumatra, yaitu Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Bahkan, Kapal RS Malahayati milik PDIP juga sudah berkeliling di perairan sekitar Sumatra untuk memberikan bantuan medis dan logistik,” ungkap Rano Karno.

    Menurut Rano, bantuan yang disalurkan tidak hanya berupa logistik, tetapi juga layanan kesehatan bagi warga terdampak di wilayah-wilayah bencana tersebut. Ia menegaskan, PDIP akan terus mengawal penyaluran bantuan agar tepat sasaran.

    Rano Karno juga menyampaikan bahwa kesempatan berdonasi masih dibuka bagi masyarakat maupun kader partai yang ingin berkontribusi membantu korban bencana alam di Sumatra.

    “Bagi yang ingin menyumbang, masih ada kesempatan hingga tanggal 22 Desember nanti. Donasi bisa berupa uang maupun barang-barang kebutuhan pokok,” katanya. [hen/beq]

  • “Jakarta Drum Corps International” langkah DKI jadi kota global

    “Jakarta Drum Corps International” langkah DKI jadi kota global

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan perhelatan drum corps berskala internasional, “Jakarta Drum Corps International” 2025 menegaskan langkah DKI Jakarta sebagai kota global yang mendorong perkembangan seni dan budaya.

    “Dengan menyulap stadion menjadi ruang seni yang dinamis, Jakarta merangkul kreativitas, keberagaman serta kolaborasi antarnegara,” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno dalam keterangan di Jakarta, Jumat.

    Dalam satu dekade terakhir, Jakarta juga menjadi saksi tumbuhnya salah satu bentuk seni pertunjukan yang berkembang secara konsisten, yakni “drum corps”.

    Dia berharap “Jakarta Drum Corps International” semakin memperluas pengenalan “marching arts” di tingkat nasional maupun internasional.

    “Jakarta Drum Corps International (DCI) 2025” diadakan di Jakarta International Velodrome pada 19&21 Desember 2025, diikuti 55 kontingen band dari 11 provinsi di Indonesia, dua tim dari luar negeri, yakni Malaysia dan Hong Kong. Selain itu delegasi Amerika Serikat, Jepang dan Thailand.

    Ketua Indonesia Drum Corps International (IDCI), Beno Muhammad Ibnu menjelaskan, perjalanan drum corps di Indonesia dimulai pada 2016 melalui “Indonesia Drum Corps Championship” (IDCC).

    IDCC dirancang untuk membangun ekosistem “drum corps” nasional yang berstandar kompetitif dan profesional. Periode 2017-2019 menjadi fase penguatan teknik musikal dan visual.

    “Pada fase ini, Indonesia mulai diakui sebagai bagian penting perkembangan ‘drum corps’ di kawasan Asia,” katanya.

    “Bandung menjadi saksi kembalinya lintasan dan panggung pertunjukan ‘drum corps’ nasional,” ujar Beno.

    Hingga akhirnya, kompetisi kembali diselenggarakan dalam format penuh dengan peningkatan signifikan pada kualitas pertunjukan dan standar penilaian. Kolaborasi dengan drum corps internasional pun semakin terintegrasi.

    Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Rano Karno Buka Jakarta Drum Corps International, Cerita Pengalaman di Banten

    Rano Karno Buka Jakarta Drum Corps International, Cerita Pengalaman di Banten

    Jakarta

    Wakil Gubernur (Wagub) Jakarta, Rano Karno membuka event Jakarta Drum Corps International 2025. Rano menargetkan indeks city atau peringkat kota global Jakarta bisa meningkat dengan adanya event tersebut.

    Pembukaan Jakarta Drump Corps International 2025 dilakukan di Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur, Kamis (18/12/2025) malam. Acara dihadiri Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Kesejahteraan Rakyat sekaligus Ketua Pelaksana Jakarta Indonesia Drum Corps Association (IDCA) 2025 Beno, Koordinator Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Firdaus Ali, Wali Kota Jakarta Timur Munjirin, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Ardiansyah, Staf Khusus Gubernur Bidang Pemuda dan Olahraga Diki Budi, Ketua Umum IDCA Hari Doyo Sugianto.

    “Jakarta harus mencapai nilai sebagai indeks city, harus mencapai 50 poin. Pada tahun 2023 Jakarta pada posisi 24. Dan Alhamdulillah setelah kami 6 bulan di Jakarta, kita bisa meningkatkan menjadi nomor 71,” kata Rano dalam sambutannya.

    “Ini adalah salah satu usaha saya untuk segera meningkatkan indeks city Jakarta dengan kegiatan internasional seperti ini,” sambungnya.

    Rano mengulas kembali perjuangannya membawa Provinsi Banten sampai ke Eropa lewat marching band. Dia berharap Jakarta nantinya bisa menorehkan prestasi lebih dari yang pernah diraih Banten.

    “Pengalaman saya membawa sebuah provinsi pada tahun 2013 menjuarai sebuah kejuaraan marching band, pada waktu itu mendapat piala presiden dan dengan itu kita diundang bisa bermain di Amsterdam di Belanda, dan mendapat gold medal di sana,” tuturnya.

    “Bayangin sebuah provinsi kecil yang bernama Banten, bisa mengirim anak-anak ya sampai ke Amerika. Ini Jakarta, Jakarta harus lebih dari Banten,” lanjutnya.

    Pembukaan dilakukan dengan pemukulan gong. Setelahnya dilakukan penandatanganan prasasti.

    “Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, Jakarta Drum Corps International 2025 secara resmi saya nyatakan dibuka,” kata Rano.

    Sementara, Ketua Umum IDCA Hari Doyo Sugianto menyampaikan, Jakarta Drump Corps International 2025 akan diselenggarakan selama tiga hari mulai 19 hingga 21 Desember 2025. Event internasional ini diikuti oleh peserta dari 12 provinsi dan tiga negara.

    “Untuk peserta diikuti 12 provinsi dan 3 negara. Ada satu delegasi Jepang yang negaranya itu Malaysia Thailand Hongkong,” ujarnya.

    Dia menyebut Jakarta baru pertama kali menjadi tuan rumah penyelenggaraan event ini dan akan menjadi agenda rutin tahunan. Event ini diharapkan dapat memberi warna baru di Jakarta khsusunya bagi Indonesia.

    “Sebenarnya event ini event tahunan dari DCI Indonesia yang sekarang menjadi Jakarta DCI atau Jakarta Drum Corps International. Dan ini pertama di Jakarta dan membawa ini memberikan warna baru buat bangsa ini,” jelasnya.

    Ada 5 kategori yang dilombakan dalam event ini. Berikut kategorinya:

    1. Drum corps
    2. Sound sport
    3. Drumline battle
    4. Street parade
    5. Flag ensemble

    Halaman 2 dari 2

    (dek/isa)

  • DKI juarai Anugerah Mitra Usaha Mikro 2025

    DKI juarai Anugerah Mitra Usaha Mikro 2025

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meraih juara pertama kategori Mitra Pemerintah Daerah Pendukung Penjaminan Usaha Mikro Terbaik dalam Anugerah Mitra Usaha Mikro 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Republik Indonesia.

    “Penghargaan ini merupakan buah dari sinergi yang solid antara Pemprov DKI Jakarta dan BUMD,” kata Kepala Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BP BUMD) DKI Jakarta, Syaefuloh Hidayat dalam keterangan di Jakarta, Kamis.

    Penghargaan tersebut diraih melalui sinergi Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BP BUMD) DKI Jakarta bersama PT Jamkrida Jakarta (Perseroda) dalam kompetisi tingkat nasional yang diikuti oleh seluruh pemerintah provinsi di Indonesia.

    Syaefuloh menyampaikan, penghargaan dari Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) mencerminkan konsistensi Jakarta dalam membangun ekosistem UMKM yang inklusif dan berdaya saing.

    Ia menambahkan, arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menjadi fondasi penting dalam memastikan kebijakan pembinaan BUMD selaras dengan kebutuhan riil masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro di Jakarta.

    BP BUMD DKI Jakarta memastikan capaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan penjaminan.

    Anugerah Mitra Usaha Mikro 2025 menegaskan posisi Pemprov DKI Jakarta sebagai mitra strategis pemerintah pusat dalam mendorong pertumbuhan usaha mikro yang tangguh, inklusif dan berdaya saing, sejalan dengan agenda nasional penguatan ekonomi kerakyatan.

    Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Diminta Megawati Sumbang Rp 2 M ke Korban Bencana Sumatera, Pramono: Sami'na Wa Atho'na
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        18 Desember 2025

    Diminta Megawati Sumbang Rp 2 M ke Korban Bencana Sumatera, Pramono: Sami'na Wa Atho'na Megapolitan 18 Desember 2025

    Diminta Megawati Sumbang Rp 2 M ke Korban Bencana Sumatera, Pramono: Samina Wa Athona
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com – 
    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan tanggapan mengenai permintaan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang ingin dirinya menyumbang Rp 2 miliar untuk korban bencana alam di Sumatera.
    Elite PDI-P itu pun langsung menyatakan kepatuhannya atas permintaan tersebut.
    “Sami’na wa atho’na (kami dengar dan kami patuh),” ucap Pramono sambil tersenyum saat ditemui di wilayah Jakarta Pusat, Kamis (18/12/2025).
    Adapun permintaan donasi itu terjadi saat Megawati diminta bernyanyi dalam peringatan Hari Ibu 2025 bertajuk Merawat Pertiwi di Ballroom Jayakarta, wilayah Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis.
    Saat itu, Megawati bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno naik ke panggung untuk membagikan bibit pohon asli Indonesia kepada kepala daerah perempuan kader PDI-P.
    Usai pembagian bibit dan sesi foto bersama, Rano Karno melontarkan celetukan bahwa Megawati akan bernyanyi.
    “Dalam rangka hari ibu, Ibu Mega kita mau menyanyikan lagu,” celetuk Rano Karno dari atas panggung, Kamis.
    “Setuju, enggak? Setuju?” tanya Rano kepada hadirin yang hadir dalam ballroom.
    Tak beberapa lama, Rano menyanyikan lagu berjudul “Cinta Hampa.”
    Megawati tidak langsung bernyanyi. Ia mengambil pengeras suara untuk menyampaikan wejangan untuk perempuan.
    “Saya sebagai Ketua Umum selalu mengatakan bahwa jangan merasa rendah diri kaum perempuan karena seperti tadi yang Bu Bintang bilang di dalam konstitusi kita tolong diingat, bahwa setiap warga negara Indonesia mempunyai hak yang sama. Artinya laki-laki, perempuan, sama, cuma yang beda kodrat,” ucap Megawati.
    Setelah mengatakan hal itu, Megawati menarik Rano Karno ke sampingnya. Ia mempertanyakan mengapa Rano Karno menyuruhnya bernyanyi, padahal ia tidak pernah bilang mau bernyanyi di atas panggung.
    “Saya juga ini lagi mau nanya, ini enak aja. Apa namanya, kalau nembak itu apa?” kata Megawati.
    “Nodong,” ucap Rano membantu menemukan padanan kata yang tepat.
    “Nodong, iya. Siapa yang bilang saya mau nyanyi, dia yang mau nyanyi,” ucap Mega sembari menunjuk Rano Karno.
    “Tadi saya bilang Bu Ibu nyanyi. (Ibu bilang), ‘Saya mau nyanyi tapi kamu donasiin musti besar’. ‘Siap’,” jawab Rano.
    Mega menyampaikan, ia hanya ingin bernyanyi jika Rano Karno menyumbang donasi yang besar untuk Sumatera.
    Menurut dia, uang donasi yang diberikan Rano sebesar Rp 500 juta belum cukup besar. Ia ingin Rano menambah donasi hingga Rp 1 miliar.
    “Teruskan saya bisik-bisik kamu maunya mintanya donasinya berapa? Katanya tadi ya setengah M (miliar), ngapain setengah M, aku nggak mau nyanyi. Ayo ibu-ibu saya tantang tadi katanya Rp 1 miliar,” pinta Megawati.
    “Udah Bu, udah Rp 1 M sekarang. Habis Ibu nyanyi kita omongin sekarang. Jangan ditutup (dulu donasinya), ini Ibu Gubernur belum nyumbang loh, Bu,” seloroh Rano.
    Mega kemudian menantang jumlah donasi yang lebih besar.
    “Saya tantang. Saya mau nyanyi kalau naiknya 100 persen. Siapa? Angkat tangan. Jadi kalau 100 persen itu jadi Rp 2 M, ayo siapa yang mau, kalau tidak bisa sampai itu, setop,” seloroh Mega.
    Ia ingin Gubernur Jakarta
    Pramono Anung
    memberikan donasi Rp 2 miliar, jauh lebih besar dari Rp 1 miliar.
    “Ini suka bohong sama saya. Kalau yang tahu namanya Pram (Pramono Anung) udah nambahin,” kata Mega lagi.
    “Tadi Pak Gubernur nelpon, Gubernur nyumbang Rp 1 miliar,” timpal Rano.
    Mega bilang, donasi sebesar Rp 2 miliar adalah perintah Ketua Umum (Ketum), yang artinya harus dilaksanakan.
    “Oh, kalau gitu, masa Rp 1 miliar? Kalau gitu saya bilang gini, Ketua Umum memerintahkan Gubernur DKI untuk nyumbangnya Rp 2 M. Ayo nyanyi. Makanya jangan lemes jadi perempuan. Apalagi kalau saya nari, naik lagi (sumbangannya). Saya pintar nari, loh,” tandas Megawati.
    Selanjutnya, Megawati benar-benar bernyanyi di atas panggung bersama beberapa orang, termasuk Rano.
    Saat acara selesai, pembaca acara menyampaikan bahwa Gubernur DKI Jakarta pada akhirnya menyumbang Rp 2 miliar untuk korban bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera, sehingga total donasi terkumpul mencapai Rp 3,2 miliar.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.