Tag: Rano Karno

  • Rano Karno ingin warga makin cinta Jakarta melalui Cilandak Berbudaya

    Rano Karno ingin warga makin cinta Jakarta melalui Cilandak Berbudaya

    Jakarta (ANTARA) – Wakil Gubernur DKI Rano Karno atau Bang Doel menginginkan warga makin cinta Jakarta, antara lain melalui Festival Cilandak Berbudaya, Lebak Bulus, Jakarta Selatan sebagai bagian dari rangkaian HUT ke-498 kota itu.

    “Dari mulai awal Juni sampai Juli, kemeriahan ulang tahun Jakarta sangat terasa sekali. Itu menandakan masyarakat Jakarta adalah orang-orang yang mencintai budayanya,” kata Rano Karno dalam sambutan di Festival Cilandak Berbudaya, Jakarta, Sabtu.

    Rano berharap festival menyambut 500 tahun Jakarta ini bisa menumbuhkan rasa cinta warga terhadap budaya Betawi dan kotanya sendiri.

    Dia juga menepis anggapan bahwa anak-anak Betawi ketinggalan zaman.

    Menurutnya, festival budaya seperti ini penting untuk menjaga warisan budaya sekaligus menyesuaikan dengan perkembangan zaman.

    “Siapa bilang anak Betawi ketinggalan zaman? Kalau kita nggak bikin acara begini tiap tahun, baru kita ketinggalan zaman,” ujarnya.

    Rano berharap festival serupa bisa rutin digelar dan menjadi agenda tetap di setiap wilayah Jakarta untuk mengisi masa liburan anak-anak yang baru selesai.

    Ke depannya, dia berencana mendesain festival serupa dengan skala yang lebih besar di tahun depan agar lebih banyak warga yang terlibat.

    Festival ini tidak hanya menjadi wadah ekspresi dan edukasi budaya, tetapi juga memperkuat solidaritas, sportivitas, serta kecintaan terhadap karya dan identitas kebudayaan Jakarta.

    “Mari kita rayakan kekayaan budaya Jakarta dengan penuh sukacita dan semangat kebersamaan. Semoga nilai-nilai luhur budaya terus tumbuh dan mengakar dalam kehidupan masyarakat Jakarta,” katanya.

    Pewarta: Luthfia Miranda Putri
    Editor: Edy Sujatmiko
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Buka Festival Cilandak Berbudaya, Rano Karno Ingin Warga Makin Cinta Jakarta

    Buka Festival Cilandak Berbudaya, Rano Karno Ingin Warga Makin Cinta Jakarta

    Jakarta

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno membuka acara Cilandak Berbudaya di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu (19/7/2025). Festival yang digelar sebagai rangkaian perayaan HUT ke-498 Jakarta itu diharapkan bisa menumbuhkan rasa cinta warga terhadap budaya Betawi dan kotanya sendiri.

    “Dari mulai awal Juni sampai mau masuk Juli, kemeriahan ulang tahun Jakarta sangat terasa sekali. Kita ingin Itu menandakan masyarakat Jakarta adalah orang-orang yang mencintai budayanya,” kata Rano Karno dalam sambutannya, Sabtu (19/7/2025).

    Rano juga menepis anggapan bahwa anak-anak Betawi ketinggalan zaman. Menurutnya, festival budaya seperti ini penting untuk menjaga warisan budaya sekaligus menyesuaikan dengan perkembangan zaman.

    “Siapa bilang anak Betawi ketinggalan zaman? Kalau kita nggak bikin acara begini tiap tahun, baru kita ketinggalan zaman,” ujarnya.

    Ia pun berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat, mulai dari wali kota, dinas, camat, hingga panitia yang telah menyiapkan acara untuk warga. Rano berharap festival serupa bisa rutin digelar dan menjadi agenda tetap di setiap wilayah Jakarta.

    “Harus masuk kalender kegiatan. Supaya setiap wilayah tiap tahun memeriahkan ulang tahun Jakarta-nya. Ini jadi ajang silaturahmi, mempererat ukhuwah, dan menambah kecintaan kita pada Jakarta,” tuturnya.

    (bel/aud)

    Hoegeng Awards 2025

    Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini

  • Alarm Kesehatan ASN Jakarta: Ribuan Alami Masalah Kejiwaan dan Obesitas
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        18 Juli 2025

    Alarm Kesehatan ASN Jakarta: Ribuan Alami Masalah Kejiwaan dan Obesitas Megapolitan 18 Juli 2025

    Alarm Kesehatan ASN Jakarta: Ribuan Alami Masalah Kejiwaan dan Obesitas
    Penulis

    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Hasil pemeriksaan
    kesehatan
    aparatur sipil negara (
    ASN
    ) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI
    Jakarta
    mengungkap fakta memprihatinkan.
    Sebanyak 15 persen ASN diketahui mengalami gangguan kejiwaan, dan lebih dari 60 persen mengalami
    obesitas
    .
    Temuan ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas
    Kesehatan
    (Dinkes) DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, dalam acara peluncuran kampanye kesehatan “Jakarta BERJAGA 2.0” di Balai Kota, Jumat (18/7/2025).
    “Ada yang punya
    masalah kejiwaan
    . Dan ini angkanya tidak kecil, yaitu 15 persen,” kata Ani.
    Masalah kesehatan ini terungkap melalui program skrining kesehatan menyeluruh yang dilakukan Pemprov DKI selama tahun 2024.
    Pemeriksaan menyasar ribuan ASN yang terdiri dari lebih dari 65.000 pegawai, mencakup PNS, CPNS, dan PPPK.
    Selain isu kesehatan mental, Ani menyebut kondisi kesehatan fisik ASN juga menjadi sorotan.
    Sebanyak 62 persen ASN terdeteksi obesitas, sementara 15,4 persen lainnya mengalami kelebihan berat badan (overweight).
    “Hipertensi ditemukan pada 27,6 persen pegawai, dan diabetes mellitus pada 5,7 persen,” jelas Ani.
    Menurutnya, tingginya prevalensi masalah kesehatan ini menjadi alarm serius, mengingat ASN tidak hanya berfungsi sebagai pelayan publik, tetapi juga panutan masyarakat.
    Untuk merespons kondisi tersebut, Pemprov DKI meluncurkan kampanye Jakarta BERJAGA 2.0, singkatan dari Bergerak, Bekerja, Berolahraga, dan Bahagia.
    Kampanye ini ditujukan untuk membangun kesadaran hidup sehat di kalangan birokrasi.
    “Kesehatan beraktivitas adalah bagian dari menciptakan kesehatan jiwa,” ujar Ani.
    Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, dalam acara yang sama menegaskan komitmennya untuk mendorong gaya hidup sehat di lingkungan Pemprov.
    Rano menginstruksikan seluruh ASN agar rutin berolahraga setiap Jumat pagi.
    “Saya wajibkan setiap Jumat pagi kita berolahraga bersama di sini. Agar kita bisa semangat kerja, dan tentu produktivitas meningkat,” kata Rano.
    Ia menekankan bahwa program ini tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan harus menjadi gerakan kolektif dan berkelanjutan.
    “Kita mulai dari sini. Ini bukan hanya soal program, tapi kesadaran. Tidak ada gunanya kita sejahtera kalau kita tidak sehat,” tegasnya.
    Peluncuran kampanye BERJAGA 2.0 mencerminkan pendekatan preventif Pemprov DKI terhadap kesehatan ASN.
    Dalam konteks pelayanan publik, kesehatan jiwa dan fisik pegawai menjadi pondasi utama untuk menciptakan pemerintahan yang produktif, responsif, dan profesional.
    Imbauan kepada seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) agar menjadikan kesehatan pegawai sebagai prioritas pun kembali ditegaskan.
    “ASN harus jadi contoh, baik dalam kinerja maupun gaya hidup,” pungkas Ani.
    (Reporter: Lidia Pratama Febrian | Editor: Faieq Hidayat)
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Pemkot Jaktim tanam ribuan cabai untuk wujudkan kemandirian pangan

    Pemkot Jaktim tanam ribuan cabai untuk wujudkan kemandirian pangan

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur menanam ribuan bibit cabai secara serentak di 10 kecamatan untuk mewujudkan kemandirian pangan di wilayahnya.

    “Hari ini bersama jajaran kita telah menanam sebanyak 3.000 bibit cabai secara serentak di 10 kecamatan se-Jakarta Timur untuk meningkatkan pangan mandiri,” kata Wali Kota Jakarta Timur Munjirin di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Rawa Jaya, Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat.

    Sebanyak 3.000 bibit tanaman cabai tersebut persembahan Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Pengembangan Benih. Tanaman tersebut ditanam oleh 1.000 peserta yang tersebar di 10 kecamatan Jakarta Timur.

    Selain itu, Pemkot Jakarta Timur juga menanam sebanyak delapan bibit tanaman produktif yang terdiri dari empat pohon mangga Irwin dan empat pohon alpukat cipedak persembahan dari Sudin KPKP Jakarta Timur.

    “Pohon produktif dan pelindung juga sebagai upaya mengedukasi masyarakat dalam meningkatkan pangan mandiri dan menciptakan lingkungan yang lebih hijau, sehat, serta berkelanjutan,” ujar Munjirin.

    Sementara itu, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Jakarta Timur Essie Feransie Munjirin mengatakan, kegiatan dilakukan secara setentak di 280 titik se-Jakarta Timur.

    “Alhamdulillah kita telah mengikuti bersama penanaman cabai serentak DKI Jakarta. Dan Jakarta Timur telah menanam 3.000 bibit cabai di 10 kecamatan di 280 titik. Tadi juga kita lakukan panen sayuran dan aksi menanam pohon produktif,” kata Essie.

    Essie berharap, dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan memotivasi seluruh warga, sekaligus menjadi pengingat pentingnya ketahanan pangan di Jakarta.

    “Sesuai yang diharapkan Ibu Gubernur dan Ibu Wakil Gubernur kita, agar tanaman yang telah ditanam dirawat bersama, sehingga dapat mendorong ketahanan pangan keluarga dan pelestarian lingkungan,” ucap Essie.

    Kegiatan bertema “Mewujudkan Keluarga Mandiri Pangan” tersebut dipimpin langsung Tenaga Ahli Tim Penggerak PKK DKI Jakarta Dewi Indriati Rano Karno di Taman Urban Farming Dahlia RW 07, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

    Kegiatan berlangsung secara hybrid di seluruh wilayah Jakarta dengan enam titik tanam utama mewakili lima kota dan satu kabupaten.

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Dukung ketahanan pangan, Dinas KPKP ajak warga aktif “urban farming”

    Dukung ketahanan pangan, Dinas KPKP ajak warga aktif “urban farming”

    Jakarta (ANTARA) – Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) bersama Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) se-DKI Jakarta mengajak warga untuk aktif berkebun di perkotaan (urban farming) untuk mendukung ketahanan pangan keluarga dan pelestarian lingkungan.

    Ajakan itu dilakukan melalui kegiatan Tanam Serentak digelar secara hybrid di seluruh wilayah Jakarta dengan enam titik tanam utama mewakili lima kota dan satu kabupaten, Jumat.

    “Melalui kegiatan ini, kami juga ingin mendorong masyarakat untuk aktif melakukan urban farming, memanfaatkan lahan, pekarangan, dan ruang yang ada secara produktif,” kata Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Hasudungan Sidabalok di Jakarta, Jumat.

    Kegiatan bertema ‘Mewujudkan Keluarga Mandiri Pangan’ itu diharapkan menjadi sarana edukasi bagi masyarakat luas.

    Pasalnya, menanam dan memelihara tanaman adalah bagian dari solusi konkret dalam menghadapi tantangan pangan dan inflasi.

    Menurut Hasudungan, dengan sinergi lintas sektor, dari PKK, Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA), kelompok tani hingga masyarakat umum, maka bisa terbangun ekosistem pangan kota yang tangguh dan mandiri.

    Dengan demikian, ketahanan pangan keluarga di Jakarta dapat terus meningkat, kebutuhan pangan dapat terpenuhi secara mandiri, serta mendorong pemanfaatan lahan dan ruang untuk urban farming.

    “Tak kalah penting, inflasi, khususnya pada komoditas strategis dapat ditekan melalui hasil panen yang langsung dinikmati oleh masyarakat sendiri,” kata Hasudungan.

    Kegiatan tanam serentak diikuti ribuan peserta dari berbagai kalangan, termasuk anggota PKK, perkantoran, RPTRA, kelompok tani, kelas berkebun, binaan, dan masyarakat umum.

    Sebanyak 26.000 bibit tanaman ditanam dalam kegiatan ini, terdiri atas tanaman cabai, tomat, terung, tanaman obat keluarga (toga), serta berbagai tanaman produktif lainnya.

    Tenaga Ahli Tim Penggerak PKK DKI Jakarta, Dewi Indriati Rano Karno mengatakan, program ini tidak hanya mendukung urban farming, tetapi juga memperkuat peran aktif masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan di tengah kota.

    “Luar biasa, yang terpenting bukan hanya menanam, tapi juga bagaimana kita merawat dan memeliharanya dengan sungguh-sungguh. Dengan perawatan yang baik, tanaman bisa tumbuh subur, menghasilkan panen yang melimpah, dan pada akhirnya dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan keluarga maupun masyarakat sekitar,” kata Dewi.

    Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
    Editor: Ade irma Junida
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • 62 Persen ASN Jakarta Obesitas
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        18 Juli 2025

    62 Persen ASN Jakarta Obesitas Megapolitan 18 Juli 2025

    62 Persen ASN Jakarta Obesitas
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI
    Jakarta
    , Ani Ruspitawati, mengatakan, sebanyak 62 persen aparatur sipil negara (ASN) Pemprov DKI mengalami obesitas.
    “Obesitas 62 persen, overweight 15,4 persen, hipertensi 27,6 persen, diabetes mellitus 5,7 persen, dan yang memiliki masalah kejiwaan mencapai 15 persen,” ujar Ani saat acara peluncuran kampanye di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (18/7/2025).
    Menurut Ani, angka-angka tersebut mencerminkan pentingnya intervensi gaya hidup sehat di lingkungan birokrasi.
    Ani menekankan bahwa ASN bukan hanya pekerja publik, tetapi juga panutan masyarakat.
    “Kita semua sebagai ASN adalah role model. Role model untuk menyatukan dan mengajak masyarakat memiliki gaya hidup yang aktif,” kata Ani.
    Ani menyampaikan, aktivitas fisik tidak hanya berdampak pada kesehatan tubuh, tetapi juga berperan dalam menjaga kesehatan mental.
    Terlebih, dia menyoroti temuan 15 persen ASN yang mengalami gangguan kejiwaan.
    “Kesehatan beraktivitas adalah bagian dari menciptakan kesehatan jiwa. Karena itu, hari Jumat kita tetapkan sebagai hari berolahraga bersama. Ini awal dari membentuk gaya hidup sehat,” ucap dia.
    Untuk itu,
    ASN Jakarta
    diwajibkan berolahraga setiap hari Jumat. Hal ini menjadi bagian dari Jakarta BERJAGA 2.0.
    Dalam pelaksanaannya, Dinkes berharap seluruh ASN benar-benar terlibat dan menjadikan aktivitas fisik sebagai bagian dari rutinitas.
    Dalam laporannya, Ani menyebut bahwa kegiatan “senang bersama” pada peluncuran kampanye ini menjadi momentum penting untuk menyebarkan semangat hidup sehat.
    “Kampanye Jakarta BERJAGA adalah sesuatu yang kami inisiasi untuk mengajak masyarakat menjalani gaya hidup sehat dan aktif dalam kegiatan sehari-hari,” kata Ani.
    Ia berharap dukungan dari jajaran pimpinan, termasuk Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, mampu menyuntikkan semangat agar ASN benar-benar menjadi pelopor perubahan gaya hidup masyarakat.
    “Berkenan kami mohon Bapak Wakil Gubernur untuk memberikan semangat dan ajakan kepada semua ASN agar benar-benar menjadi role model,” ujar Ani.
    Sementara Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, dalam sambutannya mendukung penuh pelaksanaan Jakarta BERJAGA 2.0 dan memastikan instruksi gubernur terkait telah diterbitkan.
    “Saya sangat mendukung, dan mungkin Ingub-nya sudah ada,” kata Rano.
    Salah satu kebijakan utamanya adalah mewajibkan olahraga bersama setiap Jumat pagi bagi seluruh ASN Pemprov DKI.
    “Saya wajibkan setiap Jumat pagi kita berolahraga bersama di sini. Agar kita bisa berolahraga dan semangat kerja pasti akan meningkat,” ucap Rano.
    Tak hanya soal olahraga di hari Jumat, kampanye Jakarta BERJAGA juga memperkuat kebijakan Rabu Naik Transportasi Umum yang telah diterapkan sebelumnya.
    “Kalau hari Rabu kita tidak jalan kaki menuju ke terminal untuk naik kendaraan umum, kapan kita akan bergerak?” ujar Rano.
    Rano juga berbagi kisah pribadinya yang baru aktif berolahraga di usia 64 tahun.
    “Jangan seperti saya. Usia 64 baru berolahraga, terlambat, perutnya sudah semakin buncit,” kata dia.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Warga Tak Kunjung Pindah ke Rusun Kampung Bayam, Pramono Diminta Evaluasi Tim
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        18 Juli 2025

    Warga Tak Kunjung Pindah ke Rusun Kampung Bayam, Pramono Diminta Evaluasi Tim Megapolitan 18 Juli 2025

    Warga Tak Kunjung Pindah ke Rusun Kampung Bayam, Pramono Diminta Evaluasi Tim
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Kuasa Hukum eks warga
    Kampung Susun Bayam
    (KSB) meminta agar Gubernur Jakarta
    Pramono Anung
    meninjau ulang timnya yang menangani perkara Rumah Susun (Rusun) Kampung Bayam.
    Pasalnya, hingga kini warga belum bisa kembali menempati rusun kendati Pramono menjanjikan polemik tersebut tuntas usai Lebaran 2025. 
    “Agar meninjau ulang bawahannya yang tidak kompeten dan tidak memiliki pola komunikasi yang baik, sehingga menciptakan rasa curiga warga,” ucap kuasa hukum eks warga KSB Akied Mubarak saat diwawancarai
    Kompas.com
    , Kamis (17/7/2025).
    Akied juga meminta Pramono bisa bersikap tegas terhadap pihak-pihak yang justru menambah masalah baru dan memperkeruh polemik KSB.
    Akied juga menuntut agar eks warga KSB segera dipindahkan ke Rusun Kampung Bayam yang terletak di samping Jakarta International Stadium (JIS). 
    “Molornya perpindahan warga dengan penuh ketidakpastian ini menurut saya bukti lemahnya pemerintahan Pramono,” tutur Akied.
    Dia menyayangkan proses perpindahan warga yang terus molor dari waktu yang semula dijanjikan.
    “Mulai dari terburu-burunya dalam membuat MoU sehingga cacat dan lama dalam menindaklanjuti revisi, lamanya legalitas hunian, legalitas kontrak kerja yg padahal pada 23 April dihadapan Ibu Ima selaku Wakil Ketua DPRD Jakpro mengatakan ke semuanya tinggal hanya sebatas titik koma namun sampai sekarang tidak ada kejelasannya,” tegas Akied.
    Untuk diketahui, polemik Kampung Susun Bayam bermula dari penggusuran warga rusun untuk pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) pada 2019. Wilayah tersebut diklaim secara historis merupakan milik pemerintah provinsi Jakarta.
    Anies Baswedan yang saat itu menjabat sebagai gubernur Jakarta bersama PT JakPro berjanji akan membangunkan rumah susun di samping JIS untuk
    warga Kampung Susun Bayam
    .
    Namun, usai JIS dan rumah susun itu selesai dibangun, PT JakPro justru tidak menepati janjinya.
    Oleh sebab itu, warga merasa tidak terima karena JakPro telah berjanji memberikan izin eks warga KSB tinggal di rumah susun tersebut usai pembangunan JIS rampung.
    Hal ini menyebabkan bentrok kedua belah pihak hingga memerlukan mediasi antara warga dengan Pemprov DKI Jakarta yang difasilitasi Komnas HAM.
    Hasil dari mediasi menyatakan, eks warga KSB sepakat berdamai dan bersedia menunggu keputusan JakPro selanjutnya terkait rencana pembangunan rumah susun baru di Jalan Yos Sudarso.
    Sambil menunggu proses pembangunan rusun itu, eks warga KSB akan tinggal di hunian sementara yang berada di Jalan Tongkol, Ancol, Jakarta Utara.
    Warga juga meminta agar diberikan kehidupan yang layak selama harus tinggal di huntara.
    Di tengah polemik yang belum terselesaikan, Pramono Anung yang saat itu mencalonkan diri sebagai Gubernur Jakarta berjanji akan menyelesaikan permasalahan antara JakPro dan eks warga Kampung Bayam.
    Ia pun berjanji akan kembali mengizinkan eks warga Kampung Bayam menempati rusun samping JIS jika terpilih menjadi gubenur.
    Janji itu pun ditepati oleh Pramono usai resmi menjabat sebagai Gubernur Jakarta. Secara simbolis Pramono dan wakilnya Rano Karno menyerahkan kunci rusun kepada eks warga Kampung Bayam, Kamis (13/3/2025).
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Bank Jakarta-Persija Resmi Kolaborasi, Rano Karno: Saatnya Fokus Raih Juara – Page 3

    Bank Jakarta-Persija Resmi Kolaborasi, Rano Karno: Saatnya Fokus Raih Juara – Page 3

    Sementara itu, Direktur Utama Bank Jakarta Agus Haryoto Widodo mengatakan, Persija adalah semangat warga Jakarta yang memiliki gairah, loyalitas, dan energi positif luar biasa. Ini sejalan dengan semangat baru Bank Jakarta, yaitu maju, dinamis, dan relevan untuk generasi hari ini maupun generasi masa depan.

    “Bank Jakarta sedang bertransformasi. Kita sedang tumbuh, berbenah, dan siap menjadi bank yang bukan cuma dekat secara layanan, tetapi juga dekat secara hati. Kami ingin hadir di ruang-ruang yang punya makna buat warga Jakarta. Persija adalah salah satunya,” kata Agus.

    Selain itu, Direktur Persija Jakarta Mohamad Prapanca menambahkan, kerja sama dengan Persija diyakini akan membawa energi baru bagi kedua pihak. Dia berharap, Persija maupun Bank Jakarta akan memberikan nilai tambah bagi para pendukung setia The Jakmania dan masyarakat luas.

    “Saya mengajak kita semua untuk menjaga semangat kolaborasi ini dengan penuh profesionalisme, integritas, dan dedikasi. Mari kita wujudkan impian bersama untuk terus mengharumkan nama Jakarta di kancah sepak bola nasional dan InsyaAllah internasional,” ucap Prapanca.

     

  • Usai "Rabu Naik Transportasi Umum", ASN DKI Kini Wajib Olahraga Tiap Jumat
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        18 Juli 2025

    Usai "Rabu Naik Transportasi Umum", ASN DKI Kini Wajib Olahraga Tiap Jumat Megapolitan 18 Juli 2025

    Usai “Rabu Naik Transportasi Umum”, ASN DKI Kini Wajib Olahraga Tiap Jumat
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Pemerintah Provinsi Jakarta mewajibkan aparatur sipil negara (ASN) Pemprov DKI berolahraga setiap Jumat pagi.
    Kegiatan ini bagian dari kampanye Jakarta Berjaga (Bergerak, Bekerja, Berolahraga, dan Bahagia) 2.0 yang mulai digelar Jumat (18/7/2025) pagi.
    “Saya wajibkan setiap Jumat pagi kita berolahraga bersama di sini. Agar kita bisa berolahraga, dan semangat kerja pasti akan meningkat,” kata Wakil Gubernur Jakarta,
    Rano Karno
    di halaman Balai Kota Jakarta, Jumat.
    Rano mengatakan, kampanye ini merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Jakarta, Pramono Anung, yang telah dituangkan dalam Instruksi Gubernur (Ingub).
    “Saya sangat mendukung, dan mungkin Ingub-nya (Intruksi Gubernur) sudah ada,” kata Rano.
    Rano berharap, kebiasaan hidup sehat dapat dimulai dari lingkungan kerja Pemprov Jakarta.
    Ia juga ingin olahraga rutin ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar dijalankan secara konsisten.
    “Kita mulai dari sini. Saya dukung penuh, dan ini harus jadi gerakan kolektif,” ujarnya.
    Rano juga menekankan pentingnya kesadaran menjaga kesehatan di kalangan ASN. Menurutnya, kesehatan adalah fondasi utama produktivitas.
    “Ibu bapak sekalian, tidak ada gunanya kita sejahtera kalau kita tidak sehat. Inti utamanya adalah kesehatan,” ucapnya.
    Selain olahraga Jumat, kampanye Jakarta Berjaga juga memperkuat program yang telah lebih dulu berjalan, yakni kewajiban
    ASN Jakarta
    naik transportasi umum setiap Rabu. 
    “Kalau hari Rabu kita tidak jalan kaki menuju ke terminal untuk naik kendaraan umum, kapan kita akan bergerak?” ujar Rano.
    Rano lantas membagikan pengalamannya yang baru rutin berolahraga di usia 64 tahun.
    “Sekali lagi, mari kita bina dari usia muda. Jangan mulai seperti saya, usia 64 baru berolahraga, terlambat, perutnya sudah semakin buncit,” katanya, disambut tawa hadirin.
    Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, menyampaikan hasil pemeriksaan kesehatan ASN tahun 2024.
    Ia menyampaikan sejumlah temuan yang menurutnya perlu mendapat perhatian serius.
    “Obesitas 62 persen,
    overweight
    15,4 persen, hipertensi 27,6 persen, diabetes mellitus 5,7 persen, dan yang memiliki masalah kejiwaan mencapai 15 persen,” papar Ani.
    Ani menjelaskan, kampanye Jakarta Berjaga bertujuan membentuk kebiasaan hidup sehat yang tidak hanya mencakup kesehatan fisik, tetapi juga mental.
    “Kita ingin ASN betul-betul mampu menjadi
    role model
    dan mengajak semua masyarakat untuk ikut serta dalam kampanye Jakarta Berjaga,” ujarnya.
    Adapun program Jakarta Berjaga pertama kali diperkenalkan pada 2023 dengan fokus utama meningkatkan aktivitas fisik ASN.
    “Kami ingin terus mengampanyekan bahwa hari Jumat adalah hari berolahraga untuk kita semua, sebagai langkah awal membentuk gaya hidup sehat,” kata Ani.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Depan Wisudawan STIPAN, Rano Karno Singgung Peran Pendidikan Politik Kader PDIP – Page 3

    Depan Wisudawan STIPAN, Rano Karno Singgung Peran Pendidikan Politik Kader PDIP – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, menghadiri Wisuda XVIII Sekolah Tinggi Ilmu Pemerintahan Abdi Negara (STIPAN) Tahun Akademik 2024/2025-GENAP di Ronatama Graha & Convention Hall, Depok, Jawa Barat, Kamis (17/7/2025).

    Tak hanya Rano Karno, hadir juga Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani, dan Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Djarot Saiful Hidayat. Adapun, Sidang Senat STIPAN dipimpin oleh Prof Ermaya Suradinata, sedangkan jajaran STIPAN dipimpin oleh Ketua STIPAN, Sumarsono.

    Rano yang juga merupakan alumni STIPAN, merasa terhormat dan terharu bisa kembali ke kampus yang telah membentuknya, bukan hanya dalam hal pengetahuan, tapi juga nilai-nilai integritas dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

    “Sebagai orang perfilman, saya tidak punya pengalaman dalam ilmu politik, apalagi ilmu pemerintahan. Pada waktu saya di Banten, saya diperintahkan belajar ilmu politik di STIPAN. Karena saya tahu, orang yang berkecimpung dalam dunia politik harus punya ilmu politik, orang berkecimpung di dunia pemerintahan harus punya ilmu pemerintahan,” kata dia dalam keterangannya, Kamis (17/7/2025).

    Dalam kesempatan itu, Rano juga menceritakan pengalamannya saat menjabat sebagai wakil bupati pada 2008 dalam kondisi minim pengetahuan teknokratis. Oleh PDI Perjuangan (PDIP) diwajibkan untuk memperdalam ilmu politiknya.

    “Kami diwajibkan partai kami, PDI Perjuangan, untuk terus sekolah” ungkap dia.

    Rano menekankan bahwa menjadi pemimpin publik memerlukan pemahaman mendalam tentang ilmu politik dan pemerintahan. “Di STIPAN, saya merasa menjadi semakin pintar,” ungkapnya.