Tag: Rano Karno

  • Alasan Pramono-Rano Tak Pakai JIS untuk Kampanye Akbar: Transportasi Susah

    Alasan Pramono-Rano Tak Pakai JIS untuk Kampanye Akbar: Transportasi Susah

    Jakarta

    Cagub dan Cawagub Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung dan Rano Karno (Doel), mengungkap alasan Jakarta International Stadium (JIS) tidak dijadikan venue kampanye akbar mereka. Mengenai akses transportasi menjadi penyebabnya.

    “Kita lihat transportasinya agak susah. Artinya kita paham situasi di sana,” ungkap Rano saat diwawancarai awak media pada acara ‘Ngerujak Bareng Mas Pram-Bang Doel dan Konser Jakarta Menyala’ di Parkir Timur Senayan, Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Senin (4/11/2024).

    Rano menyebut sebenarnya lokasi dari JIS sendiri ideal tetapi akses transportasinya masih sulit. Golongan ibu-ibu terutama yang menurut Rano akan sulit menjangkau bila kampanye diadakan di JIS.

    “Kalau buat lokasi, ideal. Tapi transportasi ke sana kasihan buat emak-emak terutama. Kalau kita nonton show kan mungkin okelah, tapi inikan kita pertimbangkan banyak emak-emak, banyak anak-anak,” lanjut Doel.

    Pramono melanjutkan bahwasanya inilah yang menjadi alasan dirinya vokal pada perbaikan transportasi menuju JIS. Menurutnya saat ini akses ke JIS memang belum ditopang transportasi umum yang memadai.

    “Makanya kenapa JIS saya usulkan untuk dilakukan perbaikan transportasinya. Karena memang belum sempurna,” ucap Pramono

    “Mas Anies baru satu periode, saya yakin kalau ini periode kedua pasti akan selesai,” tuturnya.

    Diketahui, Pramono-Rano telah menggelar kampanye akbar perdana di Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur. Kampanye akbar selanjutnya akan dilaksanakan di Stadion Madya, Gelora Bung Karno (GBK).

    “Nah jadi hari ini, ini sebetulnya latihan untuk tanggal 23, tanggal 23 kita akan akbar,” tambahnya.

    (lir/lir)

  • Alat bantu tuna netra sudah ada di TPS H-1 pencoblosan Pilkada Jakarta

    Alat bantu tuna netra sudah ada di TPS H-1 pencoblosan Pilkada Jakarta

    Jakarta (ANTARA) – Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta mengungkapkan alat bantu tuna netra (ABTN) dan logistik lainnya sudah ada di Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pilkada DKI Jakarta maksimal satu hari menjelang hari pencoblosan atau 26 November 2024.

    “Distribusinya bersamaan dengan logistik lainnya, maksimal H -1 sudah ada di TPS,” kata Kepala Divisi Perencanaan dan Logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta Nelvia Gustina ujar dihubungi di Jakarta, Senin.

    KPU DKI menyediakan sebanyak satu ABTN di setiap TPS saat pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta 2024.

    “ABTN kami sediakan di TPS yang ada di DKI Jakarta. Jadi setiap TPS disediakan satu ABTN,” kata dia.

    Berdasarkan data, jumlah TPS di Jakarta sebanyak 14.835. Dengan demikian jumlah ABTN yang disediakan pun sama dengan jumlah TPS tersebut.

    Adapun distribusi logistik Pilkada DKI 2024 termasuk ABTN sudah selesai dilakukan oleh penyedia ke gudang KPU kabupaten/kota pada 30 Oktober 2024.

    Selanjutnya, pihaknya akan melakukan distribusi dan serah terima logistik Pilkada dari KPU kabupaten/kota ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) pada 14 November 2024 ditandai dengan Berita Acara Serah Terima dari KPU kabupaten/kota ke PPK.

    Untuk Kepulauan Seribu, kata dia, ada kekhususan. Yakni distribusi logistik dari gudang KPU kabupaten dilakukan langsung ke kelurahan pada H-1 hari pemungutan suara.

    “Kepulauan Seribu ada kekhususan didistribusikan dari gudang KPU kabupaten, nanti H-1 langsung ke kelurahan dan malam atau paginya hari H langsung ke TPS. Untuk logistik turun tidak melalui kecamatan, khusus untuk Kepulauan Seribu saja,” demikian kata dia.

    Pemungutan suara Pilkada Jakarta 2024 akan diadakan pada 27 November 2024. Pilkada DKI Jakarta kali ini diikuti pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur nomor urut 1 Ridwan Kamil-Suswono (RIDO), paslon nomor urut 2 Dharma Pongrekun-Kun Wardana (Dharma-Kun) dan paslon nomor urut 3 Pramono Anung-Rano Karno (Pram-Doel).

    Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2024

  • Bawaslu perkuat pengawasan dengan lantik 2.386 PTPS di Jakut

    Bawaslu perkuat pengawasan dengan lantik 2.386 PTPS di Jakut

    satu pengawas mengawasi satu TPS

    Jakarta (ANTARA) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jakarta Utara memperkuat pengawasan tahapan pilkada di daerah itu dengan melantik 2.386 pengawas tempat pemungutan suara (PTPS).

    “Jumlah mereka sesuai dengan jumlah TPS dan satu pengawas mengawasi satu TPS,” kata anggota Bawaslu Jakarta Utara Yapto Sendra di Jakarta, Senin.

    Ia mengatakan pengawas TPS bekerja mulai dari 23 hari sebelum pemungutan suara dan tujuh hari setelah pemungutan suara

    Ia menjelaskan pengawas TPS memiliki tugas penting dalam proses pemilihan mulai dari mengawasi seluruh tahapan pemungutan dan penghitungan suara di TPS.

    Kemudian, mencegah pelanggaran dan kecurangan, serta menjaga netralitas proses pemilihan.

    Melaporkan kejadian atau potensi pelanggaran, seperti adanya politik uang, tekanan atau intimidasi terhadap pemilih dan membuat laporan hasil pengawasan sebagai bukti administratif jika ditemukan pelanggaran.

    “Mereka bertugas secara efektif pada hari pemungutan suara dan bisa berlanjut hingga penghitungan selesai,” katanya.

    Dirinya berharap kehadiran mereka diharapkan dapat menjamin transparansi dan kejujuran pemilihan sehingga proses pemilihan berlangsung sesuai dengan aturan yang berlaku, menjaga kejujuran dan integritas.

    Selain itu, mereka juga dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat dengan memberikan rasa aman bagi pemilih dan meningkatkan kepercayaan terhadap proses pemilihan sehingga partisipasi masyarakat dalam pemilihan bisa meningkat.

    “Mereka berperan penting untuk memastikan bahwa hasil pemilihan merefleksikan pilihan masyarakat secara akurat dan adil,” katanya.

    Sebelumnya, KPU Jakarta Utara telah menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada DKI Jakarta di wilayah tersebut sebanyak 1.345.815 pemilih.

    Jumlah pemilih itu terdiri dari 666.181 pemilih pria dan 679.634 pemilih perempuan yang akan mencoblos di 2.386 TPS yang tersebar di enam kecamatan dan 31 kelurahan di Kota Jakarta Utara.

    KPU DKI Jakarta juga telah menetapkan tiga pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2024.

    Ketiga paslon tersebut adalah Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) nomor urut 1, Dharma Pongrekun-Kun Wardana (Dharma-Kun) dari independen nomor urut 2 serta Pramono Anung-Rano Karno (Pram-Doel) nomor urut 3.

    Pewarta: Mario Sofia Nasution
    Editor: Edy Sujatmiko
    Copyright © ANTARA 2024

  • 5
                    
                        Ketika Ridwan Kamil Mulai Bawa Prabowo dan Jokowi di Tengah Sulitnya Dongkrak Elektabilitas…
                        Megapolitan

    5 Ketika Ridwan Kamil Mulai Bawa Prabowo dan Jokowi di Tengah Sulitnya Dongkrak Elektabilitas… Megapolitan

    Ketika Ridwan Kamil Mulai Bawa Prabowo dan Jokowi di Tengah Sulitnya Dongkrak Elektabilitas…
    Penulis
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Pertarungan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta 2024 semakin menarik karena masih sulit untuk memprediksi siapa yang akan menjadi pemenang.
    Hasil rilis dari tiga lembaga survei, yakni Lembaga Survei Indonesia (LSI), Parameter Politik Indonesia (PPI), dan Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA, menunjukkan bahwa elektabilitas ketiga pasangan calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) yang bertarung pada
    Pilkada Jakarta 2024
    belum menyentuh angka di atas 50 persen.
    Hal ini membuat peluang Pilkada Jakarta 2024 berlangsung satu putaran seperti yang diharapkan pasangan cagub-cawagub Jakarta nomor urut 1 dan 3,
    Ridwan Kamil
    -Suswono dan
    Pramono Anung
    -Rano Karno, tampaknya tak akan terealisasi.
    Berdasarkan hasil survei LSI, elektabilitas Pramono-Rano sebesar 41,6 persen, Ridwan Kamil-Suswono 37,4 persen, dan 6,6 persen untuk pasangan cagub-cawagub nomor urut 2, Dharma Pongrekun-Kun Wardana.
    Sementara itu, survei PPI memperlihatkan elektabilitas Ridwan Kamil-Suswono 47,8 Persen, Pramono-Rano 38 Persen, dan Dharma-Kun 4,3 Persen.
    Hasil survei LSI Denny JA menunjukkan elektabilitas Ridwan Kamil-Suswono 37,4 persen, Pramono-Rano 37,1 persen, dan Dharma-Kun 4,0 persen.
    Dari hasil survei ketiga lembaga survei tersebut, ini membuktikan bahwa cagub-cawagub yang disokong kekuatan politik raksasa seperti Ridwan Kamil-Suswono belum tentu bisa menguasai pertandingan.
    Pramono Anung pernah menyampaikan bahwa pertarungan dalam pilkada adalah tentang sosok atau figur, bukan partai politik.
    “Karena pertarungan dalam Pilgub (Pilkada Jakarta) ini bukan pertarungan partai politik, bukan pertarungan seperti legislatif, tapi ini pertarungan figur,” kata Pramono Anung di Cipete, Rabu (16/10/2024).
    Di tengah masa kampanye Pilkada Jakarta, Ridwan Kamil bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) pada kesempatan berbeda, tetapi dalam waktu yang berdekatan.
    Ridwan Kamil bertemu Prabowo
    untuk makan malam bersama di Rumah Makan Garuda, Jalan Sabang, Jakarta Pusat, pada Kamis (31/11/2024) malam.
    Sehari berselang, Jumat (1/11/2024) sekitar pukul 14.30 WIB, Ridwan Kamil bertemu dengan Jokowi di Solo, Jawa Tengah.
    Ridwan Kamil tak menampik bahwa pertemuannya dengan Prabowo dan Jokowi berkaitan dengan Pilkada 2024 Jakarta.
    “Ya, sebenarnya intinya membahas hal-hal yang sifatnya umum. Tapi kan, karena itu perhelatan pilkada, ya tentunya itu juga, simbol ya bahwa ada dukungan,” ujar Ridwan Kamil saat ditemui di Harapan Indah, Kota Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (2/11/2024).
    Ridwan Kamil mendapat pesan langsung dari pertemuannya dengan Prabowo. Pesan tersebut masih berkaitan dengan Pilkada 2024 Jakarta.
    “Dengan ajak makan malam, ya memberi pesan, memang Pak Prabowo sangat-sangat mendukung kita (pada Pilkada Jakarta),” kata Ridwan Kamil.
    Pesan dan nasihat juga diterima Ridwan Kamil saat bertemu Jokowi. Salah satu nasihat yang diberikan Jokowi kepadanya adalah mengenai pembangunan Jakarta di masa depan.
    “Pak Jokowi juga sama. Kita diberi kesempatan dan diberi nasihat. Kebetulan beliau kan mantan gubernur Jakarta ya. Sehingga, nasihat-nasihatnya nanti memperkuat bagaimana membangun Jakarta ke depan,” ucap dia.
    Berkait pertemuan Ridwan Kamil dengan Prabowo dan Jokowi, Pramono enggan untuk berkomentar.
    “Terhadap pasangan lain saya enggak mau komentar,” kata Pramono saat ditemui di Jakarta Pusat, Minggu (3/11/2024).
    Ditemui di lain kesempatan, Pramono juga enggan memberikan tanggapannya soal pertemuan Ridwan Kamil dengan Prabowo dan Jokowi.
    Ia hanya mendoakan agar kondisi seluruh kandidat pada Pilkada Jakarta 2024 baik-baik saja.
    “Kalau saya ya, Alhamdulillah, kita doakan semuanya sehat,” kata Pramono saat ditemui di Jakarta Timur, Minggu.
    Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti, menilai langkah Ridwan Kamil bertemu dengan Prabowo Jokowi merupakan upaya untuk meningkatkan elektabilitasnya yang stagnan.
    “Saya kira jawaban yang tersedia dari pertemuan itu (pertemuan Ridwan Kamil dengan Prabowo dan Jokowi) tidak lain dan tidak bukan ya memang (untuk menaikkan elektabilitas),” ungkap Ray dalam program Sapa Indonesia Akhir Pekan Kompas TV, dikutip dari video YouTube
    Kompas TV
    , Sabtu.
    Ray berpandangan bahwa pertemuan dengan Prabowo dan Jokowi menjadi cara bagi Ridwan Kamil untuk lebih banyak mendulang suara pemilih di Jakarta.
    “Saya kira salah satu faktor yang paling utama mengapa Ridwan Kamil sekarang seperti (berupaya) mendulang suara dari dua tokoh ini (Prabowo dan Jokowi) adalah karena kelihatan elektabilitas beliau itu relatif stagnan di Jakarta akhir-akhir ini,” kata Ray.
    Ray menyampaikan, stagnannya elektabilitas Ridwan Kamil pada Pilkada Jakarta menjelang hari pencoblosan yang tinggal beberapa minggu ke depan sangat berisiko.
    Karena itu, pertemuan dengan Prabowo dan Jokowi dilakukan guna meningkatkan suara dukungan.
    “Ya beliau (Ridwan Kamil) membutuhkan semacam
    support
    baru, dulangan suara baru dari dua tokoh ini (Prabowo dan Jokowi),” imbuhnya.
    Namun, Ridwan Kamil menepis spekulasi soal pertemuannya dengan Prabowo dan Jokowi karena elektabilitasnya yang stagnan dan cenderung turun.
    Mantan Gubernur Jawa Barat itu mengeklaim, tingkat elektabilitasnya masih lebih tinggi dibandingkan Pramono Anung.
    “Tidak, elektabilitas saya kan lebih tinggi dari Mas Pram (Pramono Anung). Tidak ada masalah,” ujar Ridwan Kamil di Telaga Senayan, Jakarta Pusat, Minggu.
    Ridwan Kamil menyampaikan, pertemuannya dengan Prabowo dan Jokowi merupakan sinyal kuat bahwa dirinya didukung oleh dua elite politik tersebut.
    “Pertemuan itu artinya, dua presiden itu mendukung pasangan Rido (Ridwan Kamil-Suswono). Udah itu aja, jangan ditafsir macam-macam. Kalau tidak mendukung, ngapain diterima, diberi waktu eksklusif. Ngapain di-posting di IG-nya masing-masing,” ujarnya.
    Lebih lanjut, Ridwan Kamil mengingatkan agar pihak-pihak lain tidak mengeklaim dukungan dari Prabowo dan Jokowi tanpa dasar.
    “Itu menunjukkan secara tersirat, dua presiden itu mendukung, ya kira-kira begitu. Kenapa? Untuk menutupi seolah-olah ada klaim dari yang lain-lain, bahwa yang didukung adalah yang lain-lain gitu. Makanya saya balikin, jangan suka ngeklaim,” ungkap dia.
    Berdasarkan survei yang dirilis oleh Charta Politika Indonesia akhir September 2024 lalu, dukungan Prabowo maupun Jokowi memiliki pengaruh bagi pemilih di Jakarta, tetapi tidak terlalu signifikan.
    Responden yang menyatakan akan memilih pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Jakarta 2024 yang didukung Prabowo berjumlah 21,7 persen.
    Sebanyak 59,1 persen responden tidak memilih pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Jakarta yang didukung Prabowo, sedangkan 19,3 persen responden tidak menjawab.
    Sementara itu, 16,8 persen responden menyatakan akan memilih pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Jakarta yang didukung Jokowi.
    Namun, 64,4 persen responden tidak memilih pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Jakarta yang didukung Jokowi, dan 18,8 persen responden menyatakan tidak tahu.
    Pengamat politik dari Universitas Al Azhar, Ujang Komarudin, mengatakan, ada sejumlah hal yang perlu dilakukan Ridwan Kamil untuk menaikkan elektabilitasnya yang dianggap stagnan.
    “Untuk menaikkan elektabilitas, tidak ada lagi selain mendapatkan dukungan dan simpati publik dengan turun langsung, dengan membangun ikatan emosional dengan warga Jakarta dan komunitas-komunitas pemilih, itu harus dilakukan,” ungkap Ujang kepada
    Kompas.com
    , Minggu.
    Ujang menyampaikan, ada empat hal yang harus dimiliki seseorang ketika hendak maju pada Pilkada Jakarta, yakni popularitas, elektabilitas, visibilitas, dan akseptabilitas.
    Menurut Ujang, faktor akseptabilitas atau penerimaan dari warga Jakarta saat ini begitu penting bagi Ridwan Kamil.
    “Penerimaan dari warga Jakarta ke Ridwan Kamil menjadi penting. Makanya ada penolakan-penolakan dari warga itu kan enggak bagus, memengaruhi elektabilitas Ridwan Kamil sehingga tidak naik-naik, di saat yang sama Pramono-Rano terus naik elektabilitasnya,” kata Ujang.
    Di lain sisi, Ujang menyampaikan bahwa Ridwan Kamil juga harus menawarkan visi dan misi serta gagasan dan program terbaik yang bisa menjadi solusi atas permasalahan warga Jakarta.
    Namun, apa yang ditawarkan ke warga harus lebih realistis dan rasional, serta lebih terukur.
    “(Visi, misi, program, dan gagasan yang ditawarkan Ridwan Kamil) harus beda, yang unggul dari kandidat-kandidat lain sehingga warga Jakarta melihat ide, gagasan, program, visi, misi Ridwan Kamil itu berbeda dan disambut baik oleh warga, menjadi kebutuhan bagi warga untuk menjadi solusi bagi warga Jakarta,” tuturnya.
    (Penulis: Shela Octavia, Achmad Nasrudin Yahya, Ruby Rachmadina, I Putu Gede Rama Paramahamsa | Editor: Irfan Maullana, Jessi Carina, Fitria Chusna Farisa, Ambaranie Nadia Kemala Movanita, Ardito Ramadhan)
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • RIDO akan integrasikan pendidikan berbasis budaya ke kurikulum sekolah

    RIDO akan integrasikan pendidikan berbasis budaya ke kurikulum sekolah

    Jakarta (ANTARA) – Pasangan Calon Gubernur Jakarta dan Calon Wakil Gubernur Jakarta nomor urut 1 Ridwan Kamil dan Suswono (RIDO) berencana mengintegrasikan program pendidikan karakter berbasis budaya ke kurikulum sekolah di Jakarta.

    Hal tersebut disampaikan oleh Suswono saat menghadiri Silaturahmi Akbar Keluarga Besar Pesona Annur Batipuah Ateh di Jakarta pada Minggu.

    “Melalui pendidikan berbasis budaya, kami ingin memastikan generasi ini tumbuh dengan akar yang kuat, menciptakan masyarakat yang menghargai keberagaman dalam harmoni dan kemajuan,” kata dia dalam keterangan tertulisnya.

    Suswono menegaskan bahwa generasi muda Jakarta harus memiliki wawasan global tanpa melupakan identitas budayanya.

    Dia juga menyampaikan apresiasi Keluarga Besar Pesona Annur atas dedikasi mereka dalam memperkaya Jakarta melalui kontribusi di bidang sosial, budaya dan pendidikan.

    Baca juga: Suswono dorong penguatan UMKM farmasi di Pasar Pramuka

    Menteri Pertanian periode 2009-2014 itu menekankan bahwa sinergi antara RIDO dan masyarakat Minangkabau merupakan wujud nyata dari semangat keberagaman yang menjadi landasan utama dalam membangun Jakarta yang lebih solid.

    “Pertemuan ini adalah pengingat bahwa keberagaman adalah kekuatan kita. Dengan saling mendukung dan merangkul identitas budaya, kita dapat menciptakan Jakarta yang lebih tangguh, mandiri dan berdaya saing,” kata Suswono.

    Suswono mengatakan dukungan penuh dari Keluarga Besar Pesona Annur Batipuah Ateh memberi RIDO dorongan dan komitmen baru untuk menciptakan Jakarta sebagai kota modern yang tidak melupakan akar budaya.

    Melalui kolaborasi erat dengan masyarakat, pasangan Ridwan Kamil-Suswono bertekad menjadikan Jakarta tidak hanya kota yang maju secara ekonomi, tetapi juga kota yang menghargai dan menjaga kekayaan budaya lokal untuk generasi mendatang.

    Baca juga: Banyak lahan terlantar, Jakarta berpotensi kembangkan pertanian kota

    Silaturahmi Akbar Keluarga Besar Pesona Annur Batipuah Ateh di Jakarta dihadiri lebih dari 400 warga Minangkabau untuk merayakan kebersamaan dan memperkuat dukungan bagi Jakarta yang lebih maju.

    Acara ini merupakan bagian dari komitmen Suswono dalam mempererat hubungan dengan berbagai komunitas dan mewujudkan visi Jakarta sebagai kota yang inklusif, harmonis dan berbudaya.

    KPU DKI Jakarta telah menetapkan tiga pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta maju dalam Pilkada DKI Jakarta pada Minggu (22/9).

    Ketiga paslon tersebut adalah Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) dan Dharma Pongrekun-Kun Wardana (Dharma-Kun) dari independen serta Pramono Anung-Rano Karno (Pram-Doel).

    Pewarta: Ilham Kausar
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2024

  • Pramono yakin menang mutlak di Tanah Abang

    Pramono yakin menang mutlak di Tanah Abang

    Jakarta (ANTARA) – Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 3 Pramono Anung yakin bakal menang mutlak di Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Pemilihan Kepala Daerah
    (Pilkada) Jakarta 2024. “Di Tanah Abang saya yakin pasti suara saya sangat signifikan,” kata Pramono dalam acara Relawan Gerakan Pramono-Rano Karno (GEPRAK) di Auri, Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu.

    Optimisme itu karena dikordinasikan oleh Guruh Tirta Lunggana. “Bang Guruh Tirta Lunggana merupakan anak dari sahabat lama saya (almarhum Haji Lulung) dan sekarang Tirta yang turun tangan,” katanya.

    Apalagi, menurut Pramono, Guruh Tirta Lunggana yang merupakan mantan Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DKI Jakarta selama ini dikenal totalitas habis (all out) dalam kerja-kerja politik.

    Selain itu, keyakinan Pramono juga lantaran dirinya cukup mengenal kultur sosial masyarakat di Tanah Abang.

    Terkait janji dalam kampanye di masyarakat Tanah Abang, Pramono mengaku akan langsung membenahi berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, termasuk soal masalah permukiman kumuh di Kebon Pala.

    Ketua Relawan GEPRAK, Trianto Tito Macan mengungkapkan, acara hari ini merupakan konsolidasi awal Relawan GEPRAK dalam rangka menyiapkan “Pengawal Suara Pramono-Rano” di 228 Tempat Pemungutan Suara (TPS) se-Tanah Abang.

    Selain itu, Relawan GEPRAK juga terus berkolaborasi dengan berbagai unsur masyarakat untuk memaksimalkan partisipasi pemilih agar nantinya warga berbondong-bondong datang ke TPS pada 27 November 2024.

    KPU DKI Jakarta telah menetapkan tiga pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta maju dalam Pilkada DKI Jakarta pada Minggu (22/9).

    Ketiga paslon tersebut adalah Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) dan Dharma Pongrekun-Kun Wardana (Dharma-Kun) dari independen serta Pramono Anung-Rano Karno (Pram-Doel).

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2024

  • RK klaim Presiden Prabowo dan Jokowi dukung dirinya di Pilkada Jakarta

    RK klaim Presiden Prabowo dan Jokowi dukung dirinya di Pilkada Jakarta

    Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut satu (1) Ridwan Kamil usai bertemu Utusan Kusus Presiden Rafi Ahmad di Jakarta pada Minggu siang. ANTARA/Mario Sofia Nasution

    RK klaim Presiden Prabowo dan Jokowi dukung dirinya di Pilkada Jakarta
    Dalam Negeri   
    Novelia Tri Ananda   
    Minggu, 03 November 2024 – 15:57 WIB

    Elshinta.com – Calon gubernur pada Pilkada Jakarta 2024 nomor urut satu (1) Ridwan Kamil (RK) mengeklaim Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden RI ke-7 Joko Widodo mendukung dirinya dalam perhelatan pilkada pada 27 November 2024.

    “Saya diterima oleh kedua tokoh tersebut secara langsung, baik Presiden Prabowo Subianto maupun Pak Jokowi,” kata Ridwan Kamil saat ditanya terkait pertemuan dirinya dengan kedua tokoh tersebut di Jakarta, Minggu.

    Ia meminta jangan melakukan tafsiran yang salah karena dengan pertemuan tersebut merupakan dukungan secara tersirat.

    “Kalau tidak mendukung kenapa diterima dan diberikan waktu khusus untuk berbicara. Selain itu, juga diunggah di Ig kedua tokoh tersebut,” kata dia.

    Menurut dia, dengan pertemuan tersebut secara empat mata menyiratkan bahwa ada keistimewaan yang diberikan kepada dirinya yang akan maju bersama Suswono sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta di Pilkada 2024. Selain itu, lanjutnya pertemuan tersebut juga untuk menutupi klaim pihak lain yang merasa didukung dalam pilkada ini.

    “Jangan suka ngeklaim didukung pak Prabowo dan pak Jokowi. Dua pertemuan tersebut menjadi bukti kepada siapa dukungan itu diberikan,” kata dia.

    Sebelumnya, Ridwan Kamil bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di rumah makan Padang di Kawasan Sabang, Jakarta Pusat, Kamis (31/10). Sementara pertemuan Ridwan Kamil dengan Jokowi berlangsung di kediamannya di Sumber, Solo, Jawa Tengah, pada Jumat siang (1/11).

    Pemungutan suara Pilkada Jakarta 2024 akan diadakan pada 27 November 2024. Pilkada DKI Jakarta kali ini diikuti pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur nomor urut 1 Ridwan Kamil-Suswono (RIDO), paslon nomor urut 2 Dharma Pongrekun-Kun Wardana (Dharma-Kun) dan paslon nomor urut 3 Pramono Anung-Rano Karno (Pram-Doel).

    Sumber : Antara

  • Kampanye akbar kedua Pramono-Rano di Stadion GBK 23 November

    Kampanye akbar kedua Pramono-Rano di Stadion GBK 23 November

    Jakarta (ANTARA) – Kampanye akbar kedua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut 3
    Pramono Anung dan Rano Karno dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, pada Sabtu (23/11) mendatang.
    “Kalau lihat hari ini, bukan bermaksud takabur, karena kerja keras kami berdua suasana batinnya juga masyarakat juga berubah,” kata Pramono usai kampanye akbar perdana bertajuk “Festival Menyala” di Jakarta International Velodrome Stadion Rawamangun, Jakarta Timur, Minggu.

    Pramono menyebutkan, pada awal kampanye dan hasil setiap lembaga survei yang ada, tidak ada satupun orang yang mengenal dirinya saat masuk ke lapangan menemui warga.

    Terlebih ada anggapan bahwa Pilkada Jakarta akan mudah dimenangkan salah satu kelompok saja. Namun, setelah melihat yang hari ini terjadi, Pramono dan Rano Karno optimis dan yakin akan kemenangan di Jakarta.

    Pada kesempatan yang sama, Rano mengatakan, penyelenggaraan kampanye akbar perdana ini menjadi persiapan menjelang kampanye akbar kedua.

    “Ini (kampanye akbar perdana), sebetulnya latihan untuk tanggal 23 November. Kita akan kampanye akbar,” kata Rano.

    Rano yakin kampanye akbar kedua akan lebih banyak lagi pendukung yang hadir. Keyakinan itu berkaca usai melihat pendukung yang hadir hari ini memenuhi kapasitas lokasi, yakni 7.000 pendukung.

    Rano mengaku pihaknya hendak mencuri hati pemilih Gen Z karena pemilih Pilkada DKI Jakarta 2024 juga banyak berasal dari kalangan Gen Z.

    Karena itu, kampanye akbar kedua nantinya digelar di Stadion Utama GBK karena Rano yakin akan dihadiri banyak pemilih Gen Z.

    Kegiatan ini juga dimeriahkan oleh penampilan artis dan penyanyi Once Mekel, Anang, Happy Asmara, Iwa K, komedian The Limpa serta penampilan tari tradisional Betawi. Ada pula simulasi pencoblosan paslon nomor 3 untuk 27 November 2024.

    KPU DKI Jakarta telah menetapkan tiga pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta maju dalam Pilkada DKI Jakarta pada Minggu (22/9).

    Ketiga paslon tersebut adalah Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) dan Dharma Pongrekun-Kun Wardana (Dharma-Kun) dari independen serta Pramono Anung-Rano Karno (Pram-Doel).

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2024

  • Pramono-Rano Akan Kampanye Akbar Kedua di Stadion Madya GBK 23 November

    Pramono-Rano Akan Kampanye Akbar Kedua di Stadion Madya GBK 23 November

    Jakarta

    Cagub-cawagub Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung dan Rano Karno, telah melaksanakan kampanye akbar perdana di Jakarta International Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur. Kampanye akbar selanjutnya akan dilaksanakan di Stadion Madya, Gelora Bung Karno (GBK).

    “Inilah yang hadir di sini, Gen Z semua, memang nggak mungkin bisa ketampung, maka itu kita bikin yang kedua nanti Stadion Madya di GBK,” kata Rano Karno di Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur, Minggu (3/11/2024).

    “Nah jadi hari ini, ini sebetulnya latihan untuk tanggal 23, tangal 23 kita akan akbar,” tambahnya.

    Lebih lanjut, Doel mengatakan bahwa model kampanye akbar yang akan dilakukan yaitu berkonsep riang gembira. Hal itu, kata dia, adalah kesepakatan dengan Pramono Anung.

    “Kita mau bikin kampanye akbar mungkin cukup sekali, saya bilang ‘Mas kita harus bikin 2 kali’ karena apa? Kita sangat paham, ini suatu proses Gen Z itu harus digalang,” katanya.

    Doel juga mengatakan bahwa sudah tidak zaman kampanye dengan hoaks. Dirinya meminta agar kampanye itu beradu program.

    (ial/rfs)

  • Ridwal Kamil Bantah Tudingan Bagi-Bagi Beras dan Minyak Gratis

    Ridwal Kamil Bantah Tudingan Bagi-Bagi Beras dan Minyak Gratis

    Bisnis.com, JAKARTA – Calon gubernur Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil membantah tudingan terkait pembagian beras dan minyak goreng gratis kepada masyarakat dalam kampanye yang digelar tim Ridwan Kamil-Suswono (RIDO).

    Ridwan Kamil mengatakan tidak ada pembagian gratis, justru yang ada hanyalah pasar sembako murah, di mana warga dapat membeli bahan pokok dengan harga murah.

    “Nah itu aja, itu adalah gudang pasar sembako yang nanti dibeli oleh warga di acara-acara. Jadi difitnah seolah-olah itu pembagian gratis, [padahal sebenarnya] enggak, warga itu membeli dengan harga murah,” kata Ridwan Kamil di Telaga Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (3/11/2024)

    Dirinya juga menyinggung terkait program pangan murah yang juga dilakukan oleh pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI nomor urut tiga Pramono Anung- Rano Karno.

    “Pasangan 03 juga kan melakukan apa bedanya, cuma ya hobi diviralkan dengan cara seperti ini. Clear ya?” tegasnya.

    Sebagaimana diketahui, pada debat dengan tema besar seputar ekonomi dan kesejahteraan sosial ini, Ridwan Kamil alias RK menyinggung terkait persoalan pangan.

    Sebelumnya, RK berjanji mengembangkan segmen ekonomi kecil, dalam hal ini pasar. “Pasar bisa kita kembangkan menjadi pasar besar dunia, di industri halal misalkan,” katanya di Ancol, Jakarta Utara, Minggu (27/10/2024) malam.

    Selain itu, dia juga berjanji menyelesaikan permasalahan lapangan pekerjaan, dengan menyediakan 600.000 kesempatan di sektor formal, kemudian 300.000 di sektor UMKM, dan 100.000 di padat karya dalam program Rp1 miliar per RW. 

    Pada segmen ekonomi yang lebih besar, dia bercita-cita menghadirkan pusat pertumbuhan bisnis di Jakarta sekaligus menggenjot UMKM. Salah satunya melalui akademi digital untuk 100.00 Gen Z.

    Sementara itu, di bidang pendidikan, pihaknya berjanji untuk memberikan pendidikan gratis di sekolah swasta dari tingkat SD hingga SMA, serta mengurangi beban guru di bidang administratif.

    Terkait kesehatan, pasangan tersebut menjanjikan prioritas kepada lansia dan disabilitas dengan program dokter keliling hingga mobil curhat keliling.

    Sementara itu soal pangan, RK-Suswono berjanji melanjutkan program makan gratis sebagaimana dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. 

    Langkah-langkah lain yang akan dilakukan adalah melakukan kontrak kerjasama dengan daerah-daerah pemasok atau penghasil pangan. 

    “Kedua, menghadirkan sembako murah dengan menambah anggaran subsidi pangan, sehingga banyak yang bisa mengakses dan memperbanyak distribusi, sehingga rakyat tidak perlu antre panjang,” imbuh Suswono.

    Terakhir, paslon tersebut berjanji memanfaatkan lahan terlantar untuk dijadikan gerakan terwujudnya urban farming atau pertanian kota.