Hasil “Quick Count” Indikator: Pramono-Rano Unggul Signifikan, tapi Belum Tentu Satu Putaran
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Jakarta nomor urut 3,
Pramono Anung
dan Rano Karno, dianggap belum tentu menang satu putaran meskipun unggul signifikan dalam hasil hitung cepat (
quick count
) di semua wilayah Jakarta.
Hal ini diketahui dari hasil
survei Indikator
Politik Indonesia yang diperoleh dari 98,75 persen suara yang masuk di seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS).
“Meskipun unggul signifikan, tapi perolehan suaranya tidak signifikan lebih besar atau lebih kecil dari 50 persen,” kata Direktur Riset Indikator, Moch. Adam Kamil, saat ditemui di Hotel Novotel, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (27/11/2024).
Adam menyampaikan, pasangan Pramono-Rano unggul dengan perolehan suara mencapai 49,85 persen.
Dia mengatakan, pasangan calon dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) itu lebih unggul dibandingkan dengan pasangan nomor urut 1, Ridwan Kamil dan Suswono.
Pasangan yang diusung Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus itu memperoleh suara sebanyak 39,53 persen.
Adapun KIM Plus terdiri dari Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Demokrat, dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Kemudian, Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Perindo, Partai Garuda, PBB, PSI, dan Partai Gelora.
Sementara itu, pasangan calon independen Dharma Pongrekun-Kun Wardana memperoleh suara 10,61 persen.
“Oleh karena itu, temuan
quick count
kita tidak konklusif apakah daerah Jakarta akan berlangsung satu putaran atau dua putaran,” kata Adam.
“Oleh karena itu, temuan
quick count
kita tidak konklusif apakah daerah Jakarta akan berlangsung satu putaran atau dua putaran,” imbuhnya.
Adapun survei ini dilakukan dengan metode
Stratified-Cluster Random Sampling
atau perolehan suara di TPS dengan
margin of error
0,92 persen.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Tag: Rano Karno
-
/data/photo/2024/11/27/674708b3322b1.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Hasil “Quick Count” Indikator: Pramono-Rano Unggul Signifikan, tapi Belum Tentu Satu Putaran Nasional 27 November 2024
-

Pasangan Pram-Doel unggul di TPS tempat Megawati `nyoblos`
Ketua RT 010/RW 04 Murni saat membacakan hasil pemungutan suara di TPS 024 di Jalan Kebagusan IV Dalam, Kelurahan Kebagusan, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jakarta, Rabu (27/11/2024). (ANTARA/Narda Margaretha Sinambela)
Pasangan Pram-Doel unggul di TPS tempat Megawati `nyoblos`
Dalam Negeri
Editor: Widodo
Rabu, 27 November 2024 – 16:33 WIBElshinta.com – Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 3 Pramono Anung-Rano Karno (Pram-Doel) unggul dalam perolehan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 024, Jalan Kebagusan IV Dalam, Kelurahan Kebagusan, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jakarta.
Berdasarkan hasil penghitungan suara di TPS 024, Rabu, Ridwan Kamil-Suswono meraih 77 suara, sedangkan pasangan nomor urut 2 Dharma Pongrekun-Kun Wardana mendapatkan 8 suara dan pasangan nomor urut 3 Pramono Anung-Rano Karno memperoleh 216 suara.
Tercatat ada 321 suara dianggap sah dan 20 suara tidak sah. Total ada 321 orang pemilih menggunakan hak pilihnya di TPS 024.
TPS 024 merupakan tempat Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri bersama anak dan cucunya menggunakan hak pilihnya pada hari pemungutan suara 27 November 2024.
Daftar Pemilih Tetap (DPT) di TPS 024 tercatat sebanyak 545 orang, sedangkan Daftar Pemilih Tetap Tambahan (DPTb) terdata 0 orang.
Penghitungan suara tersebut dimulai pukul 13.43 WIB dan merupakan penghitungan yang pertama dilakukan oleh Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 024.
“Nomor satu. Nomor satu, sah,” kata petugas KPPS yang memeriksa sah tidaknya surat suara dan Ketua KPPS Resa Friansyah saling bersahutan di TPS 024.
Saat nama Dharma-Kun dan Pramono-Rano disebut, masyarakat yang menyaksikan saling menyahut secara antusias.
“Menyala Jakarta,” teriak masyarakat yang hadir.
“Duanya dibakar,” tambah masyarakat lainnya.
Sementara itu, surat suara terakhir menjadi milik pasangan Ridwan-Suswono. “Terakhir, nomor satu sah. Habis? Habis,” kata petugas KPPS dengan Ketua KPPS Resa.
KPU DKI Jakarta telah menetapkan tiga paslon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta. Ketiga paslon tersebut adalah Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) nomor urut 1, Dharma Pongrekun-Kun Wardana (Dharma-Kun) dari independen nomor urut 2 dan Pramono Anung-Rano Karno (Pram-Doel) nomor urut 3.
Sebanyak 8,2 juta pemilih yang telah ditetapkan sebagai daftar pemilih tetap (DPT) Pilkada Jakarta 2024 akan menggunakan hak pilihnya di 14.835 tempat pemungutan suara (TPS) pada 27 November 2024.
Adapun rangkaian kampanye Pilkada Jakarta telah dilaksanakan sejak 25 September hingga 23 November 2024.
Sumber : Antara
-

Hasil Final Quick Count Pilkada Jakarta 2024 Versi Indikator, Pramono-Rano Unggul Raih 49,87%
Bisnis.com, JAKARTA — Hasil quick count Pilkada Jakarta 2024 versi Indikator dengan data masuk 100% menunjukkan keunggulan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Pramono-Rano dengan suara 49,87%
Berdasarkan data lembaga survei resmi Indikator Rabu (27/11/2024) hingga pukul 20:10 WIB, pasangan Pramono Anung dan Rano Karno memimpin dengan perolehan suara 49,87%.
Selanjutnya, pasangan Ridwan Kamil dan Suswono menempati posisi kedua dengan perolehan suara 39,53%. Selanjutnya, pasangan Dharma Pongrekun dan Kun Wardana berada di posisi ketiga dengan perolehan suara 10,61%.
Adapun, Indikator melaporkan data masuk sudah mencapai 100% hingga pukul 20:10 WIB.
Sejumlah lembaga survei resmi seperti Poltracking Indonesia, Indikator Politik Indonesia dan Lembaga Survei Indonesia (LSI) bekerja sama dengan Bisnis.com menyajikan hasil quick count Pilkada 2024.
Namun, hasil quick count ini baru dapat diumumkan paling cepat dua jam setelah pemungutan suara resmi ditutup di seluruh wilayah Indonesia bagian barat.
Hal itu mengacu pada Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No. 9/2022 tentang Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu dan Pilkada, lembaga survei dan jajak pendapat diperbolehkan melakukan penghitungan cepat, tetapi hasilnya tidak dapat diumumkan secara langsung.
Pasal 19 ayat (3) secara tegas menyatakan bahwa hasil quick count hanya boleh dipublikasikan paling cepat dua jam setelah jadwal pemungutan suara berakhir.
“Pengumuman hasil Penghitungan Cepat Pemilu sebagaimana dimaksud pada ayat (1) hanya boleh dilakukan paling cepat 2 jam setelah selesai pemungutan suara di wilayah Indonesia bagian barat,” demikian bunyi ketentuan tersebut.
Berdasarkan Buku Pintar KPPS Pilkada 2024, pemungutan suara dilakukan pada pukul 07.00 hingga 13.00. Hasil quick count Pilkada 2024 mulai ditayangkan sejak pukul 15.00 WIB.
KPU pun meminta lembaga survei wajib menyebutkan bahwa data hasil quick count yang diumumkan tersebut bukan hasil resmi atau real count. Hal itu bertujuan untuk memberikan gambaran awal kepada publik, tetapi tetap harus menunggu hasil final dari penghitungan suara resmi oleh KPU.
Berikut ini link hasil hitung cepat (Quick Count) LSI, Indikator dan Poltracking Pilkada 2024 di Bisnis.com:https://pemilu.bisnis.com/quick-count-pilkada
Sementara itu, KPU juga menyediakan situs resmi perhitungan suara atau real count.
Real count dilakukan untuk mengevaluasi hasil perhitungan suara pada Pilkada untuk dibuat keputusan secara bulat.
Hasil real count biasanya sudah akurat yang bisa digunakan untuk mencegah kecurangan.
Masyarakat bisa mengakses real count melalui situs resmi yang diberikan oleh KPU. Link pantau real count bisa dibuka di sini:
Link Real Count KPU
-

KPU Jakut kumpulkan kotak suara dari TPS ke gudang kecamatan bertahap
Jakarta (ANTARA) – Komisi Pemilihan Umum Jakarta Utara (KPU Jakut) mengumpulkan kotak suara dari tempat pemungutan suara (TPS) di daerah itu ke gudang kecamatan melalui petugas kelurahan, secara bertahap.
“Ada yang sudah selesai pengumpulannya dan ada yang masih berproses. Alhamdulillah pelaksanaan Pilkada di Jakarta Utara hari ini berjalan aman dan lancar,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta Utara Abdul Bahder Maloko di Jakarta, Rabu malam.
Ia mengatakan sudah melakukan peninjauan di sejumlah TPS Jakarta Utara serta melihat langsung pelaksanaan dan tidak ada kendala yang berarti.
“Semua berjalan dengan baik,” kata dia.
Selain itu kondisi cuaca juga sangat mendukung yakni cerah dan hal yang dikhawatirkan seperti hujan deras yang mengakibatkan banjir, juga tidak terjadi.
“Kami bersyukur tidak ada hujan tadi yang berdampak pada pelaksanaan pilkada,” kata dia.
Ia mengatakan hingga Rabu malam kegiatan penghitungan suara sudah rampung dan saat ini petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) sedang membawa hasil pemungutan menuju gudang penyimpanan di kecamatan.
“Semoga malam ini semua sudah berada di gudang kecamatan,” kata dia.
Sementara itu, anggota Bawaslu Jakarta Utara Muhamad Shobirin mengatakan sepanjang pelaksanaan Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rabu ini belum ada temuan pelanggaran pemilu.
“Ada persoalan teknis di TPS tapi itu berhasil dicarikan solusi sesuai dengan regulasi,” kata dia.
Ia juga bersyukur kondisi cuaca sangat bersahabat dan tidak terjadi hujan yang bisa saja berisiko menyebabkan banjir.
“Sejauh ini aman dan lancar, kami juga melakukan peninjauan di beberapa TPS Jakarta Utara tadi,” kata dia.
KPU DKI Jakarta telah menetapkan tiga pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta.
Ketiga paslon tersebut adalah Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) nomor urut satu (1), Dharma Pongrekun-Kun Wardana (Dharma-Kun) dari independen nomor urut dua (2) dan Pramono Anung-Rano Karno (Pram-Doel) nomor urut tiga (3).
Sebanyak 8,2 juta pemilih yang telah ditetapkan sebagai daftar pemilih tetap (DPT) Pilkada Jakarta 2024 telah menggunakan hak pilihnya di 14.835 TPS pada 27 November 2024.
Rangkaian kampanye Pilkada Jakarta telah dilaksanakan sejak 25 September hingga 23 November 2024.
Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2024 -

Quick Count Pilkada Jakarta Charta dan SMRC Rampung: Pram-Rano 50 Persen Lebih, Potensi 1 Putaran
TRIBUNJAKARTA.COM – Charta Politika dan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) telah merampungkan hitung cepat atau quick count Pilkada Jakarta 2024.
Hasilnya mirip, paslon nomor 3, Pramono Anung-Rano Karno, unggul di atas 50 persen.
Paslon usungan PDIP dan Hanura itupun berpotensi memenangkan kontestasi politik Jakarta hanya dalam satu putaran.
Sementara paslon nomor 1, Ridwan Kamil-Suswono perolehan suaranya di posisi kedua dan paslon nomor 2, Dharma Pongrekun-Kun Wardana Abyoto di posisi bontot.
Berikut hasil quick count Pilkada Jakarta 2024 versi Charta Politika dan SMRC:
Charta Politika (Data masuk 100 persen)
Ridwan Kamil-Suswono: 39,25 persen
Dharma Pongrekun-Kun Wardana Abyoto: 10,60 persen
Pramono Anung-Rano Karno: 50,15 persen
SMRC (Data masuk 100 persen)
Ridwan Kamil-Suswono: 38,80 persen
Dharma Pongrekun-Kun Wardana Abyoto: 10,17 persen
Pramono Anung-Rano Karno: 51,03 persen
Selain Charta dan SMRC, Litbang Kompas juga telah menuntaskan quick count Pilkada Jakarta 2024.
Hanya saja hasilnya sedikit berbeda. Versi Litbang Kompas, Pramono-Rano unggul, tetapi belum menyentuh 50 persen plus.
Litbang Kompas (Data masuk 100 persen)
Ridwan Kamil-Suswono: 40,02 persen
Dharma Pongrekun-Kun Wardana Abyoto: 10,49 persen
Pramono Anung-Rano Karno: 49,49 persen
3 Paslon
Seperti diketahui, Pilkada Jakarta 2024 diikuti tiga paslon.
Nomor 1 Ridwan Kamil-Suswono. Paslon tersebut diusung Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus berisi 13 partai Gerindra, PKS, Golkar, Demokrat, NasDem, PSI, PKB, Gelora, PBB, Perindo, PAN, PPP, serta Garuda.
Nomor 2 paslon independen, Dharma Pongrekun-Kun Wardhana Abyoto. Paslon ini memenuhi persyaratan dukungan 677.468 KTP warga Jakarta.
Nomor 3 Pramono Anung-Rano Karno, diusung PDIP dan Hanura.
Sebagai informasi, quick count bukanlah hasil resmi yang jadi pedoman penentu pemenang Pilkada, kendati bisa memberi gambaran untuk para pemilih.
Adapun data raihan suara resmi tetap berasal dari hitung manual atau real count yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya
-

Hasil Akhir Quick Count RK VS Dharma VS Pramono, Fix Pilkada DKI Jakarta 2024 Dua Putaran?
TRIBUNJATIM.COM – Hasil akhir quick count Pilkada DKI Jakarta 2024.
Litbang Kompas, Lembaga Survei Indonesia (LSI), Charta Politika Indonesia, dan Indikator diketahui merilis quick count perolehan suara Ridwan Kamil-Suswono vs Dharma Pongrekun-Kun Wardana Abyoto vs Pramono Anung – Rano Karno.
Kini suara masuk di Litbang Kompas, Lembaga Survei Indonesia, dan Charta Politika Indonesia, sudah 100 persen.
Hasilnya, perolehan suara Ridwan Kamil (RK)-Suswono dan Pramono Anung-Rano Karno bersaing sengit.
Lantas apakah akan ada Pilkada DKI Jakarta 2024 putaran kedua?
Berikut hasil akhir quick count Pilkada DKI Jakarta 2024 yang dirilis
Litbang Kompas update pukul 18:18 WIB, suara masuk 100.00 persen
RK-Suswono : 40.02 persen
Dharma-Kun : 10.49 persen
Pramono-Rano : 49.49 persenLembaga Survei Indonesia (LSI) update 19:33, suara masuk 100 %
RK-Suswono : 39.29 persen
Dharma-Kun : 10.61 persen
Pramono-Rano : 50.10 persenCharta Politika Indonesia update pukul 18:50 WIB, suara masuk 100.00 %
RK-Suswono : 39.25 persen
Dharma-Kun : 10.60 persen
Pramono-Rano : 50.15 persenIndikator update 19:12 WIB, suara masuk 99.50 %
RK-Suswono : 39.53 persen
Dharma-Kun : 10.61 persen
Pramono-Rano : 49.86 persenPilkada DKI Jakarta 2024 Bisa Berlangsung 2 Putaran, Ini Syarat dan Aturannya
Siapa yang unggul di Pilkada Jakarta 2024? Ini hasilnya menurut survei dari tiga lembaga. (tribunnews.com)
Provinsi DKI Jakarta merupakan satu-satunya provinsi yang bisa menyelenggarakan Pilkada 2024 dua putaran.
Hal itu berlaku jika tiga paslon Pilkada DKI Jakarta 2024, yakni Ridwan Kamil-Suswono, Dharma Pongrekun-Kun Wardana, dan Pramono Anung-Rano Karno tidak ada yang berhasil meraih lebih dari 50 persen suara.
Jika terjadi hal itu maka akan ada putaran kedua.
Hal tersebut juga tercantum dalam Pasal 107 Ayat (1) UU Pilkada.
“Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang memperoleh suara lebih dari 50 persen (lima puluh persen) ditetapkan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih,” bunyi Pasal 11 ayat (1) UU tentang Provinsi DKI Jakarta.
“Dalam hal tidak ada pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang memperoleh suara sebagaimana dimaksud pada ayat (1), diadakan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur putaran kedua yang diikuti oleh pasangan calon yang memperoleh suara terbanyak pertama dan kedua pada putaran pertama,” bunyi Pasal 11 Ayat (2) UU tentang Provinsi DKI Jakarta.
Selain itu terbaru yakni UU Nomor 2 Tahun 2024 tentang Provinsi Daerah Khusus Jakarta (UU DKJ) yang baru disahkan April 2024 lalu juga mengatur gubernur dan wakil gubernur Jakarta terpilih harus memperoleh lebih dari 50 persen suara.
Berita tentang Pilkada 2024 lainnya
-

Hasil Quick Count Pilkada Jakarta 2024 versi LSI: Data Masuk 99,50%, Pramono-Rano Unggul 50,11%
Bisnis.com, JAKARTA — Hasil final quick count versi Lembaga Survei Indonesia (LSI) menunjukkan pasangan Pramono Anung-Rano Karno menjadi pemenang di Pilkada Jakarta 2024.
Berdasarkan data quick count yang dilakukan LSI hingga Rabu (27/11/2024) pukul 19.30 WIB, pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur nomor urut 3 itu meraih suara sebesar 50,11%.
Sementara itu, Ridwan Kamil-Suswono berada di peringkat kedua. Pasangan cagub dan cawagub nomor urut 1 itu meraih suara sebesar 39,28%.
Adapun, pasangan cagub dan cawagub independen Dharma Pongrekun-Kun Wardana berada di posisi bontot. Raihan suara paslon itu mencapai 10,60%.
Pada saat itu, LSI melaporkan jumlah suara yang telah masuk dalam hasil quick count Pilkada Jakarta 2024 sudah mencapai 99,50%.
Tingkat partisipasi publik dalam Pilkada Jakarta 2024 menurut hasil quick count versi LSI mencapai 69,57%. Margin of error dari hasil quick countini tercatat sebesar 0,54%.
Bahkan, Pramono-Rano unggul di tiga daerah pemilihan atau dapil di Jakarta. Berikut perinciannya:
Wilayah
Ridwan Kamil- Suswono
Dharma-Kun
Pramono-Rano
Jakarta I
40,64%
10,61%
48,75%
Jakarta II
38,33%
9,76%
51,92%
Jakarta III
39,00%
11,31%
49,69%
Total
39,28%
10,60%
50,11%
Sebagai catatan, quick count hanya merupakan salah satu metode penghitungan suara yang dapat menjadi panduan publik dalam memantau hasil Pilkada 2024.
Berdasarkan sejumlah sumber, metode quick count dilakukan dengan menggunakan ilmu statistik, yakni mengambil dan menghitung sebagian kecil sampel suara untuk memprediksi hasil akhir.
Data dihimpun berdasarkan berita acara hasil perhitungan (C1) di TPS. Adapun pemilihan sampel ini tidak dilakukan secara acak, melainkan memiliki beberapa pertimbangan ataupun kriteria tertentu, sehingga sampel tersebut valid untuk menjadi perwakilan dari keseluruhan masyarakat.
Karena mengambil sampel dari beberapa TPS, metode ini memiliki margin of error yang lebih rendah dibandingkan exit poll.
Kendati begitu, hasil quick count bukanlah hasil akhir pemilu (real count) dari Komisi Pemilihan Umum, sehingga tidak dapat dijamin 100% keakuratannya.
-

Pramono berharap hasil suara akhir sama seperti perhitungan cepat
Calon Gubernur DKI nomor urut 3, Pramono Anung mendatangi TPS 046 Cipete Selatan untuk melakukan pencoblosan, Jakarta, Rabu (27/11/2024). ANTARA/Luthfia Miranda Putri.
Pramono berharap hasil suara akhir sama seperti perhitungan cepat
Dalam Negeri
Editor: Widodo
Rabu, 27 November 2024 – 19:01 WIBElshinta.com – Calon gubernur DKI Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung berharap hasil suara akhir nantinya sama seperti perhitungan cepat (quick count) yakni unggul dibandingkan pasangan calon di Pilkada Jakarta 2024 lainnya.
“Ya, mudah-mudahan suaranya (hasil akhir) betul-betul seperti yang sekarang ini mulai dihitung cepat,” kata Pramono di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu.
Selain itu, Pramono mengaku dirinya juga sudah melihat hasil survei terhadap para pemilih yang baru selesai mencoblos di bilik suara (exit poll) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta.
“Tentunya kami sudah mendapatkan hasil dari ‘exit poll’, mudah-mudahan ‘exit poll’ maupun ‘quick count’ maupun ‘real count’ mudah-mudahan akan sama, kurang lebih begitu,” ujar Pramono.
Lebih lanjut, Pramono mengucapkan banyak terima kasih kepada masyarakat Jakarta yang sudah menggunakan hak pilihnya demi mewujudkan pemimpin Jakarta lima tahun ke depan.
“Saya ingin menyampaikan mengucapkan terima kasih bahwa Pilgub Jakarta telah berlangsung dengan baik,” ucap Pramono.
Sementara itu, Juru Bicara Tim Pemenangan Mas Pram-Bang Doel yang juga Loyalis Anies Baswedan, La Ode Basir juga mengaku optimis akan kemenangan Pilkada DKI.
“Berdasarkan informasi yang kami terima dari pesan WhatsApp (WA) yang kami peroleh dari ‘exit poll’ berbagai lembaga survei menunjukkan bahwa pasangan Mas Pram dan Bang Doel meraih angka 53 persen sampai 55 persen,” kata La Ode Basir.
Bahkan, La Ode Basir mengaku dirinya sudah menerima banyak ucapan selamat atas kemenangan Mas Pram-Bang Doel dari banyak pihak ke nomor Wa-nya, termasuk juga dari sejumlah pihak yang berada di kubu lawan pada Pilkada Jakarta 2024.
KPU DKI Jakarta telah menetapkan tiga pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta.
Ketiga paslon tersebut adalah Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) nomor urut 1, Dharma Pongrekun-Kun Wardana (Dharma-Kun) dari independen nomor urut 2 dan Pramono Anung-Rano Karno (Pram-Doel) nomor urut 3.
Sebanyak 8,2 juta pemilih yang telah ditetapkan sebagai daftar pemilih tetap (DPT) Pilkada Jakarta 2024 akan menggunakan hak pilihnya di 14.835 tempat pemungutan suara (TPS) pada 27 November 2024.
Adapun rangkaian kampanye Pilkada Jakarta telah dilaksanakan sejak 25 September hingga 23 November 2024.
Sumber : Antara

